Anda di halaman 1dari 5

c  



 


 


Klasifikasi klinis fraktur

c  › c   


c    c  
 c   c  
 c   c   

{acam fraktur berdasarkan hubungan ujung fragment fraktur dengan jaringan sekitarnya sebagai
berikut :

c    c   c    c    

Gaya atau trauma penyebab fraktur dapat berupa :

 

  



Pada tulang panjang

‡Y  ›   

‡Y  ’›
     
        
   
’  

‡Y 
 ›
’›
      


‡Y  


 
   



     
 
 
   


 

{ G FRKTUR

namnesa ; Pemeriksaan fisik.

Π 
  
  


   



  
  
›’ 
  

c ! 

    
 
 "#!$      
 

{      
  
      

 
  
  


 

   

 
  

Pemeriksaan radiologi%   


 
   
  
  

&  


alam menggambarkan/mendiagnosa fraktur hendaknya meliputi :

   '


  (
   %


   
  
%

  


    
Terapi fraktur meliputi 3 dasar obyektif yaitu : 

Reduksi / reposisi :


 
   

    
 



     
  

{empertahankan reduksi sampai healing dan cukup untuk mencegah displacement (immobilisasi)

 )  
 *    +    
 

      ,    
 )   




 
  

{engembalikan fungsi otot, sendi dan tendon (rehabilitasi)

=> 
 ©


 
   
  



FRKTUR TULG TU H LG

       -  


 

 
 
        
      
.
  

  
 



Pada tulang tubular dan tidak adanya fiksasi yang kaku, proses healing dalam 5 fase yaitu :

+Y Fase destruksi jaringan & hematoma


     
   
   

,Y Fase inflamasi dan proliferasi seluler

‡Y G 
 -       

  

‡Y å

 
.
   

‡Y (
    

‡Y "     

)Y Fase pembentukan kallus:

Y     -
  

 


Y 



.    

Y 0   



 
 

Y { 

 - 

     


  
  


Y 0 
  £ 

’
.  
   

Y   
    
 
   

Y 0  /
    


Fase konsolidasi

Y    
 .
 

Y m

 
. 


Y 
      

Y 
 
   



 

Y ( 

  

 

 


  

Fase remodeling:

‡Y 
  
 
 
   
 

‡Y G     


  


-agaimana penyembuhan fraktur pada tulang cancellous ?


 

     
 
.

 
 

   



    
     
 


 

‡Y 

     





‡Y  
   
  
  
 
 . 

‡Y  
  
    
%
    
   

-agaimana penyembuhan fraktur pada kartilago sendi ?

‡Y    
   
    
   

 

‡Y { 
  


  
   

 

‡Y c         




     
 
 

‡Y å     

      


  
    
  

‡Y å         


      

 
.    



.    

-agaimana penyembuhan fraktur pada tulang kortikal dengan fiksasi internal yang rigid ?

Fraktur yang telah direduksi dan difiksasi internal :

‡Y c       



      

‡Y   
   
    



 



&

 

   .  

 

  
  
0  



‡Y !     0 1


 
   
  0
&
 

1

‡Y 



0
& 

1 

.  
  

  
 2 


‡Y 0  


     0    1 
  
0 -     1

‡Y 00 -     1


    
G 

0
G 
 
 
 
  
 
 
 .    

-agaimana menilai penyembuhan fraktur ?

0

   
 



§Y  

 
   
       

§Y  
   
 

.
  ‘     

PR K WKTU

c   

‡Y   
)



  
&,

3


‡Y 
  &

‡Y  


 
 

‡Y %   
 

    
    
  


  ›

P  {-UH -R{L R FRKTUR

{   :  



& 

      
 
  



Ô       


 
 & 
  
     


 


½  
  
   &3
   


  
 
  

+Y    


     


,Y
   .


 
   
 


)Y   
 
  
     

/Y     


.

K{PLK FRKTUR

Komplikasi sistemik0    ! 


    

Komplikasi lokal yang awal


  
 

    
  

            

  

Komplikasi lokal yang lambat 


   



-



   
  


    
  
  #