0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan6 halaman

Panduan Kerajinan Bahan Keras Kelas 9

Dokumen ini membahas tentang jenis-jenis bahan keras dan lunak yang digunakan untuk membuat kerajinan tradisional beserta karakteristik dan proses pembuatannya. Bahan-bahan yang dijelaskan antara lain tanah liat, kulit, getah pohon, tepung, fiberglass, sabun, dan plester yang masing-masing memiliki sifat dan proses yang berbeda-beda. Dokumen ini bertujuan untuk memberikan informasi dasar mengenai bahan-bahan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan6 halaman

Panduan Kerajinan Bahan Keras Kelas 9

Dokumen ini membahas tentang jenis-jenis bahan keras dan lunak yang digunakan untuk membuat kerajinan tradisional beserta karakteristik dan proses pembuatannya. Bahan-bahan yang dijelaskan antara lain tanah liat, kulit, getah pohon, tepung, fiberglass, sabun, dan plester yang masing-masing memiliki sifat dan proses yang berbeda-beda. Dokumen ini bertujuan untuk memberikan informasi dasar mengenai bahan-bahan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

IDENTIFIKASI BAHAN KERAS

Jenis Bahan Keras


No Gambar Kerajinan Nama Bahan
Alami Buatan

6
7

B. FUNGSI BAHAN LUNAK

Fungsi
No Gambar Kelengkapan Kelengkapan Kelengkapan Kelengkapan
Busana Benda Bangunan Ritual

11

12

13
14

C. KARAKTERISTIK BAHAN LUNAK

No KARAKTERISTIK Bahan Lunak


 memiliki warna yang beragam, tetapi semuanya merupakan warna natural
15
tanah, yaitu cokelat
 Berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak sehingga mudah dibentuk.
16
Jika terbakar akan berbau sate
 Mudah hancur jika tidak melalui proses pembakaran. Jika dibakar, jenis
17
kerajinan ini disebut keramik.
 Getah dari pohon nyatu yang berwarna putih.
 Warnanya yang putih memudahkan untuk diberi warna warni.
18
 Jika ingin dibentuk, getah harus dimasak terlebih dahulu agar lunak dan
elastis.
 Berasal dari adonan tepung yang dilumat hingga kalis dan mudah dibentuk.
19
 Tidak tahan air, karena jika terkena air akan mudah rusak.
 Pewarnaan dapat dilakukan dengan glasir (pembakaran tinggi hingga 1300
20 O
C), dapat pula hanya dibakar bisquit (900 OC) lalu diberi warna cat langsung.
 Memiliki struktur cair, dan jika mengering akan mengeras
 Kerajinan fiberglass dibuat dengan cara dicetak/dicor.
21
 Pewarnaan dilakukan saat masih keadaan cair maupun saat bahan
mengering.
 berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat.
 dapat pula diparut/dihaluskan dan dibentuk seperti flour clay.
22
 Pewarnaan dilakukan dengan mempertahankan warna atau dapat pula
ditambah biang warna saat sabun dibuat adonan.
 berwujud padat (silinder), namun jika dipanaskan akan mencair.
 Pengolahan kerajinan dilakukan dengan cara cetak/cor.
23
 dapat dicampur dengan aroma pewangi tertentu untuk menambah sensasi
saat digunakan.
 Wujud bahan adalah bubuk putih, dicampur dengan air menjadi adonan
yang kental. Adonan inilah yang akan mengeras jika didiamkan.
24  Teknik pengplahan dengan cara dicetak atau di cor.
 Pewarnaan biasanya setelah produk jadi.
 mudah pecah sehingga harus berhati-hati saat berkarya dengan bahan ini.

D. PROSES PEMBUATAN KERAJINAN BAHAN LUNAK

1. KERAJINAN TANAH LIAT


No Gambar Nama Alat / Bahan

25
26

27

28

29

30

2. KERAJINAN KULIT
No Gambar Nama Alat / Bahan

31
32

33

34

35

36

3. KERAJINAN KULIT
No Gambar Nama Alat / Bahan

31

32
33

34

35

36

Anda mungkin juga menyukai