100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan38 halaman

Elemen Portfolio & Monitoring

Dokumen tersebut membahas tentang analisis portfolio kredit perbankan. Terdapat penjelasan mengenai definisi portfolio dan elemen-elemen penting dalam menganalisis kualitas portfolio seperti pertumbuhan aset, tingkat gagal bayar, dan rasio keuntungan."

Diunggah oleh

anjar_ae39
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan38 halaman

Elemen Portfolio & Monitoring

Dokumen tersebut membahas tentang analisis portfolio kredit perbankan. Terdapat penjelasan mengenai definisi portfolio dan elemen-elemen penting dalam menganalisis kualitas portfolio seperti pertumbuhan aset, tingkat gagal bayar, dan rasio keuntungan."

Diunggah oleh

anjar_ae39
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

E-Book Series

Selamat datang GREAT


People di modul -

Elemen Portfolio & Monitoring


Learning Objectives

Setelah mengikuti modul ini peserta diharapkan :

Mengetahui definisi portfolio

Mengetahui elemen dalam analisa portfolio

Mengetahui langkah – langkah dalam menganalisa


portfolio cabang
Why

Great people, setelah mengetahui


tujuan mempelajari modul ini.

Selajutnya kita akan membahas


tentang pentingnya mempelajari
modul ini bagi great people sebagai
seorang credit analyst.

Mari kita simak ilustrasi berikut ini :


Outline

Pembahasan dalam modul ini adalah sebagai berikut :

Definisi Portfolio

Pentingnya Portfolio Quality

Elemen Portfolio

Langkah – Langkah Analisa Portfolio


DEFINISI

PORTFOLIO

Asset BFI dalam bentuk piutang (pinjaman) yang diberikan kepada debitur

PORTFOLIO QUALITY

Kualitas dari piutang yang diberikan, apakah piutang tersebut memberikan


keuntungan atau kerugian bagi BFI, piutang bertumbuh atau tidak

PORTFOLIO ANALYSIS

Analisa atas kualitas piutang debitur, kenapa kualitas piutang baik ataupun
jelek, pertumbuhan atau penurunan jumlah piutang, dan kenapa terjadi hal
tersebut
DEFINISI

Why Portfolio Quality is Very Important

If portfolio not growth?


• Income will not increase
• Organization not changed and employee not growth?
• Benefit not increase?

If debtor deliquent?
• Loss
• Collateral being inventory

If we doing inventory?
• Selling inventory with loss or gain, depends on collateral condition
and amount debt
• Can’t selling inventory, and loss for debt
DEFINISI

How portfolio must be going

1 2 3 4 5 6 7
Growth Bad Debt

Portfolio growth, with bad debt level decreasing


DEFINISI

Portfolio Quality VS Booking Quality


• Kualitas atas piutang yang • Kualitas atas proses akuisisi
diberikan kepada debitur piutang baru yang diberikan
• Lebih ke menilai hasil akhir kepada debitur
piutang kepada debitur, • Lebih ke menilai apakah
untung rugi (net, impairment) proses akuisisi debitur baru
sudah dijalankan dengan
maksimal untuk memberikan
keuntungan optimum bagi
BFI
• Hasil dari booking quality
bisa berimpact ke portfolio
quality jika tidak ditangani
dengan proses yang benar
DEFINISI

GCL, NCL,
CoC Flow Rate,
Roll Rate
Deliquency
Ratio Impairment
PD, INV
Portfolio
Quality

TOR, LOR
ENR, ANR
Growth Vintage Ever

Risk Rank
30+ 1-12 Sales
Booking Defect
Quality

1MOB, 3
MOB, 6
FID
MOB
ELEMEN PORTFOLIO

ENR & ANR

FID (01, 03, 06, & Compre)

Deliquency Ratio (0+, 30+, 60+, 90+, 180+)

Risk Rank

NCL Category (WO, LOR, Recovery)

Impairment Category (Impairment Past Due & Inventory)

Inventory Analysis (TOR, Stock Inventory)

Flow Rate & Roll Rate


ELEMEN PORTFOLIO

ENR & ANR


ELEMEN PORTFOLIO

ENR Growth

•ENR Growth  Pertumbuhan Asset


•Perhitungan ENR Growth YTD:

𝐸𝑁𝑅 𝑏𝑢𝑙𝑎𝑛 𝐵𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛−𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠

•𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝑀𝑒𝑖 𝑌𝑇𝐷 = 𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠


× 12
𝑀

•Notes :
•M = Jumlah Bulan sd Bulan Berjalan
ELEMEN PORTFOLIO

ENR Growth

Ket Des 20 Jan 21 Feb 21 Mar 21 Apr 21 Mei 21 Jun 21


ENR 472,526 487,462 507,490 531,067 554,339 580,611 606,450

Dari Tabel diatas berapa ENR Growth Per Mei 2021 ??

𝐸𝑁𝑅 𝑏𝑢𝑙𝑎𝑛 𝐵𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛−𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠


• 𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝑀𝑒𝑖 𝑌𝑇𝐷 = 𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠
𝑀
× 12

580,611 −472,526

• 𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝑀𝑒𝑖 𝑌𝑇𝐷 = 472 ,526


5
× 12 = 0.5489%
ELEMEN PORTFOLIO

Perbandingan ENR Growth

 ENR Growth Annually  Membandingkan ENR Growth dari tahun


sebelumnya dengan tahun saat ini.

Contohnya :
𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠 2021 − 𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠 2020
𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝐴𝑛𝑛𝑦𝑎𝑙𝑙𝑦 =
𝐸𝑁𝑅 𝐷𝑒𝑠 2020

 ENR Growth Year to year  Membadingkan ENR Growth bulan berjalan di


tahun saat ini dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya. Misalnya adalah
kita ingin melihat berapa ENR Growth by year on year dari Mei 2021 dan Mei
2020

𝐸𝑁𝑅 𝑀𝑒𝑖 2021 − 𝐸𝑁𝑅 𝑀𝑒𝑖 2020


𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝑌𝑒𝑎𝑟 𝑡𝑜 𝑌𝑒𝑎𝑟 =
𝐸𝑁𝑅 𝑀𝑒𝑖 2020
ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

 Didalam Penilaian Year to year kita juga dapat membandingkan ENR Growth
by Quarterly on Quarterly . Misalnya kita ingin melihat ENR Growth per Quartal
2 . Maka :

𝐸𝑁𝑅 𝑄2 (𝐽𝑢𝑛𝑖) − 𝐸𝑁𝑅 𝑄1(𝑀𝑎𝑟)


𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝑄𝑢𝑎𝑟𝑡𝑒𝑟𝑙𝑦 𝑜𝑛 𝑄𝑢𝑎𝑟𝑡𝑒𝑟𝑙𝑦 =
𝐸𝑁𝑅 𝑄1(𝑀𝑎𝑟)

 ENR Growth Month on Month  Membandingkan pencapaian ENR Growth


bulan berjalan dengan bulan sebelumnya di tahun yang sama. Misalnya kita
ingin melihat ENR Growth month of month per Juni 2016.

𝐸𝑁𝑅 𝐽𝑢𝑛𝑖 2020 − 𝐸𝑁𝑅 𝑀𝑒𝑖 2020


𝐸𝑁𝑅 𝐺𝑟𝑜𝑤𝑡ℎ 𝑀𝑜𝑛𝑡ℎ 𝑜𝑛 𝑀𝑜𝑛𝑡ℎ =
𝐸𝑁𝑅 𝑀𝑒𝑖 2020
ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Mana yang lebih baik, cabang A atau cabang B?


ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Contoh : Mana kondisi cabang yang paling baik ????? Mana cabang paling
buruk?????
ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Contoh : Mana kondisi cabang yang paling baik ????? Mana cabang paling
buruk?????
ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Apa yang terjadi dengan cabang berikut ?


ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Apa yang terjadi dengan cabang berikut ?


ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Apa yang terjadi dengan cabang berikut ?


ELEMEN PORTFOLIO
Perbandingan ENR Growth

Apa yang terjadi dengan cabang berikut ?


ELEMEN PORTFOLIO

LOR, RECOVERY RATIO (INVENTORY) & TOR

LOR (Loss on
Reposses) Recovery Ratio TOR (Turn Over Ratio)

• Kerugian atas • Recovery atas • Performa penjualan


penjualan barang penjualan barang barang inventory
inventory yang inventory dibandingkan dibandingkan sisa
dilakukan inventory sisa pokok hutang inventory di bulan
sebelum WO barang inventory sebelumnya yang siap
• Rumusnya Inv Amount • Rumusnya adalah Inv jual (Inv Days > 30 hari)
– Inv Selling Selling / Inv Amount • Rumusnya adalah Total
• Tetapi untuk LOR di Penjualan Inventory
bagian Inventory, bukan (unit)/OS Inventory M-
hanya menampilan 1 Inv Days > 30 hari
LOR kontrak yang
inventory sebelum WO,
tetapi juga LOR kontrak
yang inventory setelah
WO
ELEMEN PORTFOLIO
Cara Menghitung TOR

Misalkan di bulan Juni 2021, cabang melakukan Inv Days Jumlah Unit
penjualan inventory sebanyak 30 unit. Di akhir 1-30 hari 15
bulan Mei 2021, cabang memiliki sisa inventory
31-90 hari 25
sebanyak 48 unit dengan inventory days sebagai
berikut: 90-180 hari 7
180-270 hari 1
> 270 hari 0
Total 48

Dari data diatas, maka perhitungan TOR di bulan Juni 2021 adalah:

30 (𝑢𝑛𝑖𝑡) 30
𝑇𝑂𝑅(𝐽𝑢𝑛𝑖) = = = 90.99%
48 𝑢𝑛𝑖𝑡 − 15 (𝑢𝑛𝑖𝑡) 33
ELEMEN PORTFOLIO

COST OF CREDIT (COC)

NCL (Net Credit Loss) (+) Impairment (Pencadangan


Kerugian) (+)
Kerugian yang sudah didapat dari
Kerugian yang akan didapat dari
performance credit
performance credit

• WO In/GCL (+) • Impairment


• Loss on Reposses/LOR (+) Inventory/Pencadangan
• WO Recovery (-) Kerugian Inventory/LLP
Amount (Inv) (+)
• Impairment Loses
Receivable/Pencadangan
Kerugian untuk kontrak past
due sebelum WO/LLP
Amount(+)
ELEMEN PORTFOLIO
RUMUS NCL, LLP, & COC

NCL
• NCL = Net Credit Loss
• NCL = WO In (GCL) – WO Recovery + LOR

LLP
• LLP = Loan Loss Provision (Pencadangan Kerugian)
• LLP = LLP Amount + LLP Amount (Inv)

COC
• COC = Cost Of Credit
• COC = NCL + LLP
ELEMEN PORTFOLIO
NCL (WO IN/GCL)

Ada yang masih inget definisi WO apa ?


• WO adalah kontrak yang PD > 210 hari untuk DF dan NDF pada saat End Of Month
• WO adalah kontrak yang PD > 270 hari untuk Leasing, PBF dan SME pada saat End Of Month

Sekarang WO In itu apa ? Apa bedanya sama WO ?


• WO In adalah kontrak yang PD > 210 / PD > 270 hari (tergantung product apa) pada saat End Of
Month pertama kali

Sekarang siapa yang menyimpulkan hubungan antara WO In dengan WO


• Setiap WO In adalah WO tetapi tidak semua WO adalah WO In

Kapan pengakuan bulan WO In tersebut


• Contoh adalah ada kontrak (NDF Car) PD 209 hari di tanggal 15 Januari 2021, sd akhir bulan
Januari 2021 kontrak masih PD maka EOM Januari dikatakan WO dan merupakan WO pertama
kali sehingga bisa kontrak tersebut merupakan WO In bulan Januari
ELEMEN PORTFOLIO
NCL (LOR & WO Recovery)

Apa itu LOR ?


• LOR (Loss on Reposses) adalah kerugian yang timbul dari aktivitas penjualan
barang inventory yang kontrak statusnya ketika di-inventory-kan awalnya masih aktif
(kontrak yang dilakukan inventory sebelum kontrak tersebut WO).
• Rumusnya adalah inventory amount (OSP barang inventory) – inventory selling (nominal
penjualan barang tarikan).
• LOR ini diluar biaya reposses karena biaya reposses tidak masuk dalam kategori LOR.

Kalau WO Recovery ?
• Cash in atau maksimum sebesar OSP dari penyelesaian kontrak-kontrak
yang sudah berstatus WO, seperti pelunasan dan penjualan barang tarikan yang ketika
dilakukan penarikan unit statusnya sudah WO.
• Kontrak WO yang baru berhasil di inventory belum bisa dikatakan WO Recovery, baru
bisa dikatakan WO Recovery jika sudah berhasil dijual.
ELEMEN PORTFOLIO
CONTOH SOAL

1. Ada sebuah kontrak (NDF Car) pada tanggal 15 Januari 2021 PD kontrak tersebut adalah
205 hari dengan OSP Rp. 75.586.253. Kontrak tersebut dilakukan penarikan unit pada
tanggal 21 Januari 2021 dan inventory pada tanggal 28 Januari 2021. Enam bulan kemudian,
tepatnya pada tanggal 28 Juli 2021, barang inventory tersebut berhasil dijual dengan harga
Rp. 65.000.000. Yang menjadi pertanyaan adalah berapakah NCL untuk kontrak ini?

2. Ada sebuah kontrak (NDF Car) pada tanggal 15 Januari 2021 PD kontrak tersebut adalah
205 hari dengan OSP Rp. 75.586.253. Kontrak tersebut dilakukan penarikan unit pada
tanggal 2 Februari 2021 dan inventory pada tanggal 9 Februari 2021. Enam bulan
kemudian, tepatnya pada tanggal 9 Agustus 2021, barang inventory tersebut berhasil dijual
dengan harga Rp. 65.000.000. Yang menjadi pertanyaan adalah berapakah NCL untuk
kontrak ini?

Siapa yang jawaban NCL nya sama ?


Siapa yang jawaban NCL nya beda ?
Kalau sama kenapa ?
Kalau beda kenapa ?
ELEMEN PORTFOLIO
NCL (LOR & WO Recovery)

a. WO In = Rp. 0 (karena kontrak tidak masuk WO, kontrak terselesaikan, atau masuk inventory
sebelum EOM bulan Januari 2021 sehingga bukan WO In)
b. LOR (di bulan Juli) = Rp. 10.586.253 (OSP Inventory Amount Rp. 75.586.253 – Harga Jual Rp.
65.000.000). Hal ini dikarenakan ketika kontrak ini di inventory-kan, status kontrak masih aktif
c. WO Recovery = Rp. 0 (kontrak ini pun bukan kontrak WO sehingga otomatis tidak ada recovery
WO)
d. Jadi NCL = WO In + LOR – WO Recovery = Rp. 10.586.253

a. WO In (di bulan Januari)= Rp. 75.586.253 (karena kontrak masuk WO di EOM Januari, kontrak
baru berhasil ditarik di bulan Februari dimana awal Februari pun kontrak sudah WO)
b. LOR = Rp. 0 (karena kontrak ini ketika inventory berstatus kontrak sudah tidak aktif, sehingga tidak
kita perhitungkan LOR nya)
c. WO Recovery (di bulan Agustus) = Rp. 60.000.000 (kontrak ini ketika inventory sudah berstatus
WO sehingga jika unit dijual maka hasil penjualan akan masuk sebagai WO Recovery)
d. Jadi NCL = WO In + LOR – WO Recovery = Rp. 10.586.253

Sama kan hasilnya, karena secara kasus harusnya sama, OSP Rp. 75.586.253, terjual Rp.
60.000.000, cuma yang membedakan hanyalah komponen dari NCL nya saja
ELEMEN PORTFOLIO

LLP (LOAN LOSS PROVISION)

LLP = Impairment Losses = Cadangan Kerugian Kredit

• Berdasarkan PSAK 55 (Peraturan Standar Akuntansi Keuangan) / IAS 39


(International Accounting Standard) bahwa perusahaan jasa keuangan
(bank/multifinance) harus melakukan pencadangan kerugian atas piutang ragu-ragu
yang diberikan kepada debitur
• Pencadangan piutang ragu-ragu di BFI sendiri terdiri dari:
• Pencadangan piutang kontrak past due (belum WO) atau impairment losses
receivable atau LLP Amount
• Pencadangan piutang kontrak inventory (bukan INV WO) atau impairment
inventory atau LLP Amount (Inv)
ELEMEN PORTFOLIO
LLP AMOUNT

Days Past Due Fixed Rate


Current 0.0%
1-30 3.5% Pencadangan dihitung dari fixed rate
31-60 10.5% dikalikan dengan OSP kontrak di
61-90 10.5% bucket past due tersebut. Data LLP
91-120 35.0% Amount di dashboard yang akan
121-150 35.0% muncul adalah selisih perhitungan
151-180 50.0% pencadangan bulan ini dengan bulan
181-210 100.0% sebelumnya.
211-240 100.0%
241-270 100.0%

Overdue cabang tinggi,


cadangan kerugian yang
dibebankan tinggi
Overdue cabang rendah,
cadangan kerugian yang
dibebankan rendah
ELEMEN PORTFOLIO
LLP AMOUNT (CARA PERHITUNGAN)

Pencadangan cabang Pekanbaru di bulan Februari 2021 yang akan tertulis di dashboard adalah
sebesar Rp. 269.426.557 yang didapat dari Rp. 4.297 miliar – Rp. 4.028 miliar (lihat kembali
contoh di dashboard dimana terlihat angka LLP amount di bulan Februari sebesar 269 juta)
ELEMEN PORTFOLIO
LLP AMOUNT INVENTORY

Aging Inventory NDF MOTOR NDF-CAR DF NEW-CAR DF USED-CAR LSG -IDR Mortgage
< 30 0.0% 0.0% 0.0% 0.0% 0.0% 0.0%
31-60 20.0% 5.0% 20.0% 10.0% 10.0% 0.0%
61-90 20.0% 5.0% 20.0% 10.0% 10.0% 10.0%
91-120 30.0% 10.0% 30.0% 20.0% 20.0% 20.0%
121-150 30.0% 10.0% 30.0% 20.0% 20.0% 20.0%
151-180 30.0% 10.0% 30.0% 20.0% 20.0% 20.0%
181-210 60.0% 30.0% 60.0% 50.0% 30.0% 30.0%
211-240 60.0% 30.0% 60.0% 50.0% 30.0% 30.0%
241-270 60.0% 30.0% 60.0% 50.0% 30.0% 30.0%
>270 100.0% 100.0% 100.0% 100.0% 100.0% 70.0%

Aging Inventory cabang Pencadangan dihitung dari fixed rate dikalikan dengan
tinggi, cadangan kerugian OSP kontrak ketika inventory (inventory amount) di
yang dibebankan tinggi bucket days inventory tersebut. Data LLP Amount di
dashboard yang akan muncul adalah selisih
perhitungan pencadangan bulan ini dengan bulan
Aging Inventory cabang sebelumnya. Untuk kontrak inventory yang ditarik
rendah, cadangan kerugian
yang dibebankan rendah setelah kontrak masuk WO, tidak masuk dalam
perhitungan pencadangan.
ELEMEN PORTFOLIO

NCL YTD & COC YTD

• Semua perhitunga YTD memiliki perumusan yang sama, tinggal dilihat apa komponen
YTD yang ingin dihitung, apakah NCL, CoC ataupun kompenen lainnya
• Berikut perumusannya:

• Artinya, jika kita ingin menghitung NCL YTD bulan Maret 2021, perumusannya adalah
sebagai berikut:

• Untuk CoC YTD bulan Juni 2021, perumusannya adalah sebagai berikut:
ELEMEN PORTFOLIO

NCL YTD & COC YTD

• Nilai GCL akan selalu bernilai positif atau minimal 0, karena biasanya tidak akan ada pembatalan
WO In di bulan berikutnya. Semakin tinggi nilai WO In, maka performa cabang semakin jelek.
• Nilai WO Recovery juga akan selalu bernilai positif atau minimal 0, karena biasanya tidak akan ada
pembatalan WO Recovery di bulan berikutnya. Semakin tinggi nilai WO Recovery, maka performa
cabang semakin bagus (karena kerugian kontrak WO kembali).
• Nilai LOR akan bernilai positif ataupun negatif. Jika positif artinya cabang mengalami kerugian
penjualan barang inventory (bukan Inv WO) dan jika negatif maka cabang mengalami keuntungan
penjualan barang inventory (bukan Inv WO)
• Nilai LLP Amount akan bernilai positif ataupun negatif. Jika positif artinya kontrak past due (bukan
WO) cabang di bulan tersebut bertambah jika dibandingkan kontrak past due (bukan WO) bulan
sebelumnya. Jika negatif artinya kontrak past due (bukan WO) cabang di bulan tersebut berkurang
jika dibandingkan kontrak past due (bukan WO) bulan sebelumnya.
• Nilai LLP Amount (Inv) akan bernilai positif ataupun negatif. Jika positif artinya kontrak inventory
(bukan WO) cabang bertambah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jika negatif artinya
kontrak inventory (bukan WO) cabang berkurang dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
• Nilai NCL & CoC bisa bernilai positif ataupun negatif. Jika positif artinya cabang mengalami
kerugian dan jika negatif artinya cabang mengalami keuntungan
ELEMEN PORTFOLIO

LANGKAH ANALISA PORTFOLIO

• Menghitung masing-masing hasil ratio portfolio quality dan


deteksi hasil yang over budget & anomali data
• Deteksi problem dari hasil over budget atau anomali data
yang ada, dengan asumsi-asumsi yang dibuat
• Pengolahan data secara komprehensif kembali atas
asumsi-asumsi yang dibuat untuk menghasilkan deteksi
masalah paling tepat atas permasalahan portfolio yang
ada
• Memberikan solusi mitigasi resiko yang tepat atas deteksi
problem yang dilakukan sebelumnya
Sekian pembelajaran pada modul ini

Terima
Terima Kasih
Kasih

Anda mungkin juga menyukai