0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
336 tayangan29 halaman

Panduan Lengkap Android Studio Pemula

1. Dokumen tersebut memberikan instruksi lengkap untuk membangun aplikasi Android pertama menggunakan Android Studio, termasuk cara menginstalasi Java Development Kit (JDK), Android Studio, dan mengkoneksikan perangkat Android ke Android Studio. Instruksi selanjutnya menjelaskan cara membuat proyek Android pertama dengan nama "Hello World" dan menambahkan teks ke antarmuka pengguna. Dokumen tersebut juga menjelaskan cara membuat aplikasi Android sederhana lainny

Diunggah oleh

yulia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
336 tayangan29 halaman

Panduan Lengkap Android Studio Pemula

1. Dokumen tersebut memberikan instruksi lengkap untuk membangun aplikasi Android pertama menggunakan Android Studio, termasuk cara menginstalasi Java Development Kit (JDK), Android Studio, dan mengkoneksikan perangkat Android ke Android Studio. Instruksi selanjutnya menjelaskan cara membuat proyek Android pertama dengan nama "Hello World" dan menambahkan teks ke antarmuka pengguna. Dokumen tersebut juga menjelaskan cara membuat aplikasi Android sederhana lainny

Diunggah oleh

yulia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

0

CHAPTER 1

1
BAB 1
MEMBANGUN APLIKASI PERTAMA

Android Studio adalah lingkungan pengembangan terpadu (Integrated


Development Environment atau IDE) resmi untuk pengembangan aplikasi Android,
yang didasarkan pada IntelliJ IDEA.
1.1. Pemasangan software
1. Mengunduh aplikasi Java Development Kit (JDK) dan Android Studio.
Setelah kedua aplikasi terunduh maka lihat di folder download akan tampak
kedua aplikasi seperti pada Gambar 1.1.

Gambar 1.1. Aplikasi Android Studio dan JDK

2. Setelah mengunduh kedua aplikasi tersebut, pertama melakukan installasi


Java Development Kit (JDK) terlebih dahulu, jangan melakukan installasi
android studio terlebih dahulu. Proses instalasi JDK ditunjukkan pada
Gambar 1.2.

Gambar 1.2. Instalasi JDK

3. Lakukan installasi Java Development Kit (JDK) sampai proses installasi


selesai.
4. Kemudian setelah installasi selesai. Lalu cari folder java di Local Disk C
untuk mencari folder bin dalam folder java, seperti C:\Program
Files\Java\jdk-11.0.6\bin yang ditampilkan pada Gambar 1.3.

1
Gambar 1.3. Folder instalasi JDK

5. Setelah menemukan folder bin copy alamat folder lalu masuk pada menu
control panel dan cari advance system setting seperti pada alamat berikut
Control Panel\System and Security\System. Klik pada menu tersebut maka
akan muncul System Properties lalu mencari tombol environment variable
seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.4.

Gambar 1.4. Sistem properties

6. Setelah muncul seperti tampilan Gambar 1.4 maka klik tombol environment
variables kemudian pada menu system variables mencari menu path
kemudian klik edit.
7. Maka akan terbuka window baru yaitu edit system variable. arahkan kursor
pada box bagian variable value dan arahkan kursor kebagian paling kanan.
tambahkan titik koma (;) dan paste alamat lokasi folder JDK yang telah
kita copy sebelumnya dan klik ok seperti yang ditampilkan pada Gambar
1.5.

2
Gambar 1.5. Pemasangan alamat bin JDK

8. Maka setelah melakukan proses tersebut java development kit sudah


terpasang di laptop.
9. Selanjutnya. Melakukan installasi pada android studio seperti yang
ditampilkan pada Gambar 1.6.

Gambar 1.6. Proses installasi Android Studio

10. Lakukan installasi android studio sampai selesai. Sampai melakukan


installasi component tambahan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.7.

Gambar 1.7. Downloading component

3
11. Tunggu sampai proses downloading component selesai dan proses instalasi
selesai.
12. Kemudian untuk jangan lupa melakukan installasi pada SDK untuk
komponen tambahan lainnya.
13. Setelah installasi selesai maka secara otomatis akan muncul jendela
welcome to android studio kemudian untuk memulai sebuah projek klik
start a new android studio project seperti pada Gambar 1.7.

Gambar 1.7. Tampilan menu awal Android Studio

14. Setelah itu akan muncul jendela untuk pemilihan projek. Pilih empty activity
yang ditunjukkan pada Gambar 1.8.

Gambar 1.8. Pilihan template projek

15. Kemudian, akan muncul jendela penamaan projek, tempat penyimpanan


dan minimal OS android yang digunakan. Saya memberi nama pada projek
saya “Hello World 2”. Pada menu package name bisa diatur sesuai yang
diinginkan dan akan mengikuti dengan nama yang telah dibuat seperti pada
Gambar 1.9.

4
Gambar 1.9. Konfigurasi projek

16. Kemudian akan muncul halaman utama pada android studio, tunggu sampai
gradle sync selesai. Kemudian untuk menampilkan tulisan hello world pada
layar aplikasi tidak memerlukan edit dimana-mana hanya saja masuk pada
code activity_main. Disini saya menambahkan nama saya diatas tulisan
hello world dengan menambahkan menu text view seperti yang ditampilkan
pada Gambar 1.10.

Gambar 1.10. Program activity_main

5
17. Kemudian untuk melakukan desain pada tampilan pada masuk ke menu
design disebelah menu text dibagian bawah. Maka akan muncul tambilan
berikut untuk melakukan perubahan tata letak tulisan seperti yang
ditunjukkan pada Gambar 1.11.

Gambar 1.11. Tampilan menu design

18. Untuk menyambungkan aplikasi andoid studio langsung dengan


handphone android pertama yaitu melakukan download driver USB sesuai
dengan android yang digunakan (Saya menggunakan Xiaomi Redmi 4a)
kemudian lakukan installasi pada driver tersebut. Dengan android
disambungkan ke PC dengan menggunakan kabel data yang hanya sebagai
pengisian daya.
19. Kemudian agar dapat terhubung harus masuk pada opsi pengembangan
yaitu dengan cara mengetuk 7 kali pada versi MIUI nya sesuaikan dengan
tipe handphone yang digunakan seperti pada Gambar 1.12.

Gambar 1.12. Ketuk 7 kali versi MUI

20. Setelah diketuk 7 kali, jika terdapat notifikasi untuk melakukan otosisasi
tekan saja ok. lalu, masuk ke opsi pengembangan kemudian setting seperti
Gambar 1.13.

6
Gambar 1.13. Opsi pengembang

21. Setelah itu lakukan running program pada android studio dan pastikan
device android sudah terpasang, kemudian setelah melakukan run program
tunggu sampai aplikasi muncul di android seperti pada Gambar 1.14.

Gambar 1.14. Hasil running program

22. Kemdian untuk melihat logcat atau aktivitas pada saat aplikasi di run dapat
dilihat pada menu logcat dibagian bawah kemudian klik bagian tersebut
pada awalnya pada bagian log level pada bagian drop down masih terpilih
verbose kemudian pada pilihan tersebut ganti ke debug. Maka dapat dilihat
seperti Gambar 1.15.

7
Gambar 1.15. Logcat

23. Untuk dapat menambahkan pernyataan log ke aplikasi maka pertama harus
merubah pada menu setting di file > setting sesuai dengan Gambar 1.16.

Gambar 1.16. Setting file

24. Kemudian buka file mainactivity. Kemudian tambahkan pernyataan log


“Hello World” pada program. Kemudian run aplikasi Kembali seperti paga
Gambar 1.17.

Gambar 1.17. MainActivity

25. Kemudian akan muncul kegiatan log seperti Gambar 1.18.

8
Gambar 1.18. Logcat MainActivity

26. Kemudian pada Gradle Scripts pada module:app dan pada Android
Manifest tidak perlu menambahkan program.
27. Selesai

1.1. Membuat Aplikasi Hello Toast


1. Membuka aplikasi android studio, kemudian akan muncul jendela welcome
to android studio kemudian untuk memulai sebuah projek klik start a new
android studio project seperti pada Gambar 1.19.

Gambar 1.19. Tampilan menu awal

2. Setelah itu akan muncul jendela untuk pemilihan projek. Pilih empty activity
seperti pada Gambar 1.20.

Gambar 1.20. Template projek

9
3. Kemudian, akan muncul jendela penamaan projek, tempat penyimpanan
dan minimal OS android yang digunakan. Saya memberi nama pada projek
saya “Hello Toast” seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.21.

Gambar 1.21. Konfigurasi projek

4. Kemudian untuk membuat aplikasi Hello Toast. Masukkan program pada


Activity_Main.xml. yaitu pada program kali ini menggunakan LinierLayout
untuk mengatur dimensi atau ukuran tampilan aplikasi, mengatur tampilan
button dan ukuran font untuk angka yang akan di counting. Pertama yaitu
membuat ukuran dimensi untuk perangkat yaitu dengan membuat variable
yang nantinya akan dipanggil pada program dimens.xml seperti yang
ditampilkan pada Gambar 1.22.

Gambar 1.22. Program dimen

5. Lalu yang kedua yaitu membuat program untuk button, yang pertama yaitu
untuk button toast yang kedua yaitu digunakan untuk button count. Di
dalam program button ini juga terdapat beberapa variabel untuk

10
perumpamaan yang nantinya akan diterjemahkan pada program xml nya.
Button yang pertama ini digunakan untuk button Toast seperti pada Gambar
1.23.

Gambar 1.23. Program button

6. Kemudian, untuk mengatur font angka untuk counting akan diatur dalam
program TextView dan dilanjut dengan pemrograman button kedua yaitu
button count.sama halnya yang sebelumnya pada program Text View dan
Button untuk Count terdapat beberapa variabel atau perumpamaan yang
nantinya akan diisi pada program xml yang dituju. Seperti pada Gambar
1.24.

Gambar 1.24. Program TextView dan Button

7. Lalu Pada Fungsi Xml nya pada program untuk membuat Hello Toast saya
membuat 3 buah program xml yang pertama yaitu dimens.xml, color.xml,
string.xml yang akan digunakan untuk program sebagai pendeklarasian
variabel pada Activity_Main.xml. Pertama yaitu program xml untuk
dimensi yaitu disini saya menggunakan program xml dimens dengan nama

11
dimens.xml dan untuk mengatur layout pada aplikasi maka tulis program
seperti pada Gambar 1.25.

Gambar 1.25. Program dimens

8. Sama halnya dengan dimens.xml. maka tuliskan program sama halnya


dengan Gambar dibawah untuk dapat mengatur warna tampilan dari aplikasi
yang akan di program pada color.xml. untuk pewarnaan menggunakan
bilangan Hexa sehingga jika digabungkan akan membentuk sebuah warna
seperti pada Gambar 1.26.

Gambar 1.26. Program color

9. Kemudian untuk mengatur angka atau tulisan untuk counting, yaitu tulislah
program pada string.xml untuk dapat mengatur angka pada counting, angka
permulaan dan juga notice pada saat button Toast di klik. Seperti pada
Gambar 1.27.

Gambar 1.27. Program string

10. Setelah ActivityMain.xml, dimens.xml, String.xml, Color.xml selesai


dibuat maka akan muncul tampilan layout seperti yang ditampilkan pada
Gambar 1.28.

12
Gambar 1.29. Tampilan design program

11. Setelah memasukkan program ke semua program xml. Kemudian yang


terakhir yaitu melakukan program pada MainActivity.xml yaitu digunakan
untuk penempatan program atau rumus counter up untuk dapat mengisi
button count sehingga jika di klik button count maka angka akan terus
bertambah sejumlah klik yang diberikan dan juga untuk menampilkan
semua yang telah deprogram dari ActivityMain.xml. sehingga untuk
membuat Hello Toast tulislah program seperti berikut.
package com.freak.hellotoast;

import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.TextView;
import android.widget.Toast;

import androidx.appcompat.app.AppCompatActivity;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {


private int mCount = 0;
private TextView mShowCount;

@Override
protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);
mShowCount = (TextView) findViewById(R.id.show_count);}

public void countUp(View view) {


mCount++;
if (mShowCount != null)

13
mShowCount.setText(Integer.toString(mCount)); }

public void showToast(View view) {


Toast toast = Toast.makeText(this,
R.string.toast_button_toast, Toast.LENGTH_LONG);
toast.show(); }}

12. Tetapi, ketika menambahkan fungsi dimens, color dan string pada program
ActivityMain.xml kemudian warna pada program merah, maka bukan
berarti program yang di input-kan salah untuk me-resolve masalah tersebut
yaitu klik pada program yang merah tersebut kemudian akan muncul lampu
merah atau notifikasi eror disisi kiri program kemudian klik lampu tersebut
kemudian pilih opsi pertama untuk menambahkan dan juga memberikan
inisialisasi program tersebut pada fungsi xml. Sehingga file program xml
akan terbentuk seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.30.

Gambar 1.30. File xml values

13. Setelah program selesai semua dibuat dan tidak eror pada program,
kemudian lakukan proses running program pada emulator android. Disini
saya langsung saja di run pada handphone atau android saya, yaitu saya
menggunakan Xiaomi Redmi 4A. untuk dapat connect dengan android
studio maka hp harus dalam opsi pengembangan.
14. Setelah masuk dalam opsi pengembangan, jika terdapat notifikasi untuk
melakukan otosisasi tekan saja ok. lalu, masuk ke opsi pengembangan
kemudian setting seperti gambar 1.31.

14
Gambar 1.31. Opsi Pengembang

15. Setelah itu akan muncul jika device sudah ditemukan yaitu Xiaomi Redmi
4A kemudian langsung saja untuk melakukan running program seperti pada
Gambar 1.32.

Gambar 1.32. Desain layout

16. Untuk memastikan bahwa running program telah berhasil. Maka bisa
dilihat pada tab run seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.33.

15
Gambar 1.33. Tab run

17. Kemudian setelah melakukan run program tunggu sampai aplikasi muncul
di android seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.34.

Gambar 1.34. Hasil program


18. Selesai

1.3. Membuat Aplikasi Scroll View


1. Membuka aplikasi android studio, kemudian akan muncul jendela welcome
to android studio kemudian untuk memulai sebuah projek klik start a new
android studio project seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.35.

Gambar 1.35. Tampilan menu awal

2. Setelah itu akan muncul jendela untuk pemilihan projek. Pilih empty activity
seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.36.

16
Gambar 1.36. Template projek

3. Kemudian, akan muncul jendela penamaan projek, tempat penyimpanan


dan minimal OS android yang digunakan. Saya memberi nama pada projek
saya “Scroll View” seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.37.

Gambar 1.37. Konfigurasi projek

4. Kemudian akan muncul halaman utama pada android studio, tunggu sampai
gradle sync selesai.
5. Kemudia terdapat 3 buah Text View dan 1 Buah Scroll Text. Untuk Text
view pertama yaitu untuk mengatur heading, lalu Text View yang kedua
digunakan untuk membuat Sub Heading dan mengatur tata letaknya
dibawah heading dan untuk segala text pengisi dari Heading, Sub Heading
dan didalam Artikel dapat diisi pada file String.xml Kemdian yang ketiga
yaitu membuat sebuah teks panjang menggunakan menggunakan Scroll

17
View yang didalamnya terdapat Text View dan button untuk mengantur
artikel dan membuat button toast. Sehingga untuk keseluruhan program dari
activity_main adalah seperti berikut.
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:orientation="vertical"
android:padding="@dimen/padding_regular"
tools:context=".MainActivity">

<TextView
android:id="@+id/article_Heading"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:background="@color/colorPrimary"
android:padding="@dimen/padding_regular"
android:text="@string/article_title"

android:textAppearance="@android:style/TextAppearance.Large"
android:textColor="@android:color/white"
android:textColorHighlight="@color/colorAccent"
android:textSize="19sp"
android:textStyle="bold"
app:fontFamily="serif-monospace" />

<TextView
android:id="@+id/article_Subheading"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_below="@id/article_Heading"
android:padding="@dimen/padding_regular"
android:text="@string/article_subtitle"
android:textAppearance="@android:style/TextAppearance"
android:textStyle="bold" />

<ScrollView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"

18
android:layout_below="@id/article_Subheading">

<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="vertical">

<TextView
android:id="@+id/txtV_Article"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:autoLink="web"
android:lineSpacingExtra="5sp"
android:scrollbars="vertical"
android:text="@string/article_content"
app:fontFamily="casual"/>

<Button
android:id="@+id/btn_Toast"
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:onClick="YuliaEka"
android:paddingTop="@dimen/padding_regular"
android:text="@string/toast_eka" />

</LinearLayout>
</ScrollView>
</RelativeLayout>

6. Kemudian menambahkan file xml pada app -> Res -> Values. Yaitu untuk
menambahkan file dimens.xml yang digunakan untuk mengisi padding pada
variabel @dimen yang dibuat pada tab activity_main. Xml. Maka untuk
programnya seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.38.

Gambar 1.38. Program dimens

19
7. Kemudian untuk mengisikan teks pada content dan mengganti teks pada
heading dan sub heading dilakukan pada file string.xml. maka tuliskan
program seperti berikut atau sesuai dengan keinginan.
<resources>
<string name="app_name">Scroll Text</string>
<string name="article_title">Mechatronics
Engineering</string>
<string name="article_subtitle">About
Mechatronics</string>
<string name="article_content">
<b>Hello</b> I\'m Writer : <i>Yulia Eka Mawarni</i>
\n
Ceck My Blog at https://freak.home.blog/
\n\n
<b><i>Mechatronics Engineering ;</i></b>
\n
<b><i>Mechatronics</i></b>, which is also called
Mechatronics Engineering, is a multidisciplinary branch of
engineering thas focuses on the engineering of both
electrical and mechanical systems, and also includes a
combination of robotics, electronics, computer,
telecommunications, system, control, and product engineering.
As technology advanse over time, various subfields of
engienering have succeeded in both adapting and multiplying.
The intention og Mechatronics is to produce a design solution
that unifies each of these various subfields. Originally, the
field of mechatronics was intended to be nothing more than
combination of mechanics and electronics, hence the name
being a portmanteau of mechanics and electronics; however, as
the complexity of technical systems continued to evolve, the
definition had been broadened to include more technical
areas.
\n\n
The word mechatronics originated in japanese-english
and was created by Tetsuro Mori, an engineer of Yaskawa
Electric Corporation. The Word mechatronics was registered as
trademark by the company in Japan with the registration
number of "46-32714" in 1971. However, the company later
released the right to use the word to public whereupon the
word began being used across the world. Nowadays, the word is
translated into many languages and is considered an essential
term for industry.

20
\n\n
</string>
<string name="toast_eka">Hello Writer!!</string>
<string name="toast_content">Yulia Eka</string>
</resources>

8. Kemudian pada tab MainActivity.java digunakan untuk mengaktifkan Toast


pada button sehingga ketikkan program seperti pada Gambar 1.39.

Gambar 1.39. Program MainActivity

9. Setelah ActivityMain.xml, dimens.xml, String.xml, MainActivity.xml


selesai dibuat maka akan muncul tampilan layout seperti pada Gambar 1.40.

Gambar 1.40. Desain layout

10. Tetapi, ketika menambahkan fungsi dimens dan string pada program
ActivityMain.xml kemudian warna pada program merah, maka bukan
berarti program yang di input-kan salah untuk me-resolve masalah tersebut
yaitu klik pada program yang merah tersebut kemudian akan muncul lampu
merah atau notifikasi eror disisi kiri program kemudian klik lampu tersebut
kemudian pilih opsi pertama untuk menambahkan dan juga memberikan

21
inisialisasi program tersebut pada fungsi xml. Sehingga file program xml
akan terbentuk.
11. Setelah program selesai semua dibuat dan tidak eror pada program,
kemudian lakukan proses running program pada emulator android. Disini
saya langsung saja di run pada handphone atau android saya, yaitu saya
menggunakan Xiaomi Redmi 4A. untuk dapat connect dengan android
studio maka hp harus dalam opsi pengembangan.
12. Setelah masuk dalam opsi pengembangan, jika terdapat notifikasi untuk
melakukan otosisasi tekan saja ok. lalu, masuk ke opsi pengembangan
kemudian setting seperti Gambar 1.41.

Gambar 1.41. Opsi pengembang

13. Setelah itu akan muncul jika device sudah ditemukan yaitu Xiaomi Redmi
4A kemudian langsung saja untuk melakukan running program seperti pada
Gambar 1.42.

Gambar 1.42. Device Xiaomi Redmi 4A

22
14. Untuk memastikan bahwa running program telah berhasil. Maka bisa
dilihat pada tab run seperti pada Gambar 1.43.

Gambar 1.43. Proses running program


15. Kemudian setelah melakukan run program tunggu sampai aplikasi muncul
di android dan jika berhasil maka akan muncul aplikasi Scroll Text pada
Android seperti pada Gambar 1.44.

Gambar 1.44. Hasil program


16. Selesai

1.4. Memanfaatkan Template yang Tersedia


1 Membuka aplikasi android studio, kemudian akan muncul jendela welcome
to android studio kemudian untuk memulai sebuah projek klik start a new
android studio project seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.45.

23
Gambar 1.45. Tampilan menu awal

2. Setelah itu akan muncul jendela untuk pemilihan projek. Untuk mencoba
template yang ada misalnya pilih fragment + ViewModel seperti yang
ditampilkan pada Gambar 1.46.

Gambar 1.46. Template projek

3. Kemudian, akan muncul jendela penamaan projek, tempat penyimpanan


dan minimal OS android yang digunakan. Saya memberi nama pada projek
saya “Template” seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.47.

24
Gambar 1.47. Konfigurasi projek

4. Tambahkan program TextView untuk menampilkan kata-kata untuk


mencoba template android studio dengan menekan tombol button,
kemudian tambahkan tombol button, dan tambahkan program TextView
lagi untuk menampilkan hasil setelah menekan tombol button pada
activity_main.xml maka untuk program activity_main adalah sebagai
berikut.
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:id="@+id/container"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:paddingTop="30dp">

<com.google.android.material.bottomnavigation.BottomNavigationView
android:id="@+id/nav_view"
android:layout_width="0dp"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginStart="0dp"
android:layout_marginEnd="0dp"
android:background="?android:attr/windowBackground"
app:layout_constraintBottom_toBottomOf="parent"
app:layout_constraintLeft_toLeftOf="parent"
app:layout_constraintRight_toRightOf="parent"

25
app:menu="@menu/bottom_nav_menu" />
<fragment
android:id="@+id/nav_host_fragment"

android:name="androidx.navigation.fragment.NavHostFragment"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
app:defaultNavHost="true"
app:layout_constraintBottom_toTopOf="@id/nav_view"
app:layout_constraintLeft_toLeftOf="parent"
app:layout_constraintRight_toRightOf="parent"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
app:navGraph="@navigation/mobile_navigation" />
<LinearLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="vertical"
tools:ignore="MissingConstraints" >
<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="Tekan Tombol Bawah Ini : "
android:textSize="90px"
android:textAlignment="center"
tools:ignore="MissingConstraints" />
<Button
android:id="@+id/Tekan"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="Press"
android:textSize="20dp"
android:background="@android:color/holo_blue_dark"
android:onClick="press"
tools:ignore="MissingConstraints" />
<TextView
android:id="@+id/content"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:text="//"
android:textSize="30dp"
android:textAlignment="center"
tools:ignore="MissingConstraints" />
</LinearLayout>

26
</androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout>

5. Tambahkan program pada MainActivity.java untuk mengaktifkan tombol


button seperti yang ditampilkan pada Gambar 1.48.

Gambar 1.48. Program MainActivity

17. Setelah program selesai semua dibuat dan tidak eror pada program,
kemudian lakukan proses running program pada emulator android. Disini
saya langsung saja di run pada handphone atau android saya, yaitu saya
menggunakan Xiaomi Redmi 4A. untuk dapat connect dengan android
studio maka hp harus dalam opsi pengembangan.
18. Setelah masuk dalam opsi pengembangan, jika terdapat notifikasi untuk
melakukan otosisasi tekan saja ok. lalu, masuk ke opsi pengembangan
kemudian setting seperti Gambar 1.49.

27
Gambar 1.49. Opsi pengembang

19. Setelah itu akan muncul jika device sudah ditemukan yaitu Xiaomi Redmi
4A kemudian langsung saja untuk melakukan running program seperti pada
Gambar 1.50.

Gambar 1.50. Device Xiaomi Redmi 4A

20. Untuk memastikan bahwa running program telah berhasil. Maka bisa
dilihat pada tab run seperti pada Gambar 1.51.

Gambar 1.51. Proses running program

21. Kemudian setelah melakukan run program tunggu sampai aplikasi muncul
di android dan jika berhasil maka akan muncul aplikasi Template pada
Android seperti pada Gambar 1.52.

Gambar 1.52. Hasil program


22. Selesai

28

Anda mungkin juga menyukai