0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan10 halaman

Pengenalan Android Studio

pengenalan ttg android studio

Diunggah oleh

nicholassg902
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan10 halaman

Pengenalan Android Studio

pengenalan ttg android studio

Diunggah oleh

nicholassg902
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama:jerry alfinson

Kelas:11B
Mapel:Pilihan
Judul:Pengenalan android studio

Daftar Isi
Daftar Isi
1.Pengenalan android studio.................... 2
2.Komponen utama android studio.......... 2
3.Langkah Langkah Memulai Proyek Baru 5
Kesimpulan................................................9
Refrensi................................................... 10
1.Pengenalan android studio
-Android Studio adalah Integrated Development
Environment (IDE) resmi untuk pengembangan aplikasi
Android berdasarkan IntelliJ IDEA. Untuk mendukung
pengembangan aplikasi dalam sistem operasi Android,
Android Studio menggunakan build system, emulator,
template code, dan integrasi ke Github berbasis Gradle.
-Peluncuran Android Studio ini diumumkan oleh Google pada
16 mei 2013 pada event Google I/O Conference untuk tahun
2013. Sejak saat itu, Android Studio mengantikan Eclipse
sebagai IDE resmi untuk mengembangkan aplikasi Android

2.Komponen utama android studio


-Pada pengembangan aplikasi android, kita dapat membuat
tampilan android dengan lebih mudah mengunakan android
studio. Pada android studio sudah disediakan beberapa
komponen yang dapat digunakan (tinggal drag n drop untuk
menggunakan komponen tersebut). Namun sebelum kita
dapat membuatnya, mari kita bahas beberapa komponen
yang paling sering digunakan.
1. Penggunaan UI control basics pada Android Studio Palette
2. Basic Views
3. Handling User Input
4. Button
-Manifests (app/manifest/AndroidManifest.xml)
Pada folder ini, berisi AndroidManifests.xml. Pada bagian ini
berisi tentang package (paket) pada projek kita. Xml ini berisi
tentang Activity ,Services ,User Permission, Content
Provider dll.
1. <manifest>
Manifest berisi nama package di Activity class kalian.yang
merupakan element root di file AndroidManifest.xml.
2. <application>
Application merupakan sub element dari manifest. Disini
berisi tempat pendeklarasian tentang Aplikasi kalian ,seperti
icon ,judul aplikasi ,gaya theme.

- Java (app/packagename/MainActivity.java)
Pada folder kedua yaitu Java , yang terdapat nama package
berisi file class Activity java, yang bisa kita ambil contoh
bernama MainActivity.java.

-Resource (app/res/drawable/filegambar)
Di folder ketiga yaitu folder drawable ,yang merupakan isi
dari folder resource.Folder drawable digunakan untuk
menyimpan file-file gambar berformat .jpg atau .png.

-Resource (app/res/layout/activity_main.xml)
Di folder keempat yaitu layout ,yang merupakan isi dari
folder resource. Folder layout digunakan untuk menyimpan
file-file layout yang merupakan tempat membuat komponen
User Interface (antarmuka ).

-Resource (app/res/mipmap/ic_launcher)
Di folder kelima yaitu mipmap yang merupakan isi dari
folder resource. Folder mipmap digunakan untuk menyimpan
file , icon launcher aplikasi yang bernama ic_launcher.

-Resource (app/res/values)
Di folder keenam yaitu values , yang merupakan isi dari
folder resource.
Folder values digunakan untuk menyimpan file-file
seperti string.xml , styles.xml , dan color.xml.
1. string.xml berisi resource data-data text yang akan
digunakan untuk komponen Aplikasi.
2. Styles.xml berisi resource tentang tema seperti Toolbar,
yang akan digunakan untuk komponen Aplikasi.
3. Color.xml. berisi resource warna-warna dari file styles.xml.

-Gradle
Gradle adalah build tools yang digunakan pada Android
Studio, untuk mencompile-merun project Aplikasi yang akan
kalian buat.Jika di Eclipse build tools yang digunakan
adalah Ant.
Gradle
Gradle adalah build tools yang digunakan pada Android
Studio, untuk mencompile-merun project Aplikasi yang akan
kalian buat.Jika di Eclipse build tools yang digunakan
adalah Ant.

3.Langkah Langkah Memulai Proyek Baru


-Persyaratan sistem Android Studio
Berikut ini adalah persyaratan sistem untuk Android Studio di
Windows.
● Microsoft® Windows® 64-bit 8/10/11
● Arsitektur CPU x86_64; Intel Core generasi ke-2 atau
yang lebih baru, atau CPU AMD dengan dukungan
untuk Windows Hypervisor
● RAM 8 GB atau lebih
● Ruang disk minimum yang tersedia 8 GB (IDE + Android
SDK + Android Emulator)
● Resolusi layar minimum 1280 x 800
-Langkah2
1. Buka browser web apa saja, lalu buka halaman download
Android Studio.
2. Klik Download Android Studio. Halaman Persyaratan dan
Ketentuan yang berisi Perjanjian Lisensi Android Studio akan
terbuka.
3.Baca Perjanjian Lisensi tersebut
4.Di bagian bawah halaman, jika Anda setuju dengan
persyaratan dan ketentuan, centang kotak Saya telah
membaca dan menyetujui persyaratan dan ketentuan di
atas.
5. Klik Download Android Studio untuk memulai download.
6.Jika diminta, simpan file ke lokasi yang mudah ditemukan,
seperti folder Downloads.
8.Tunggu download selesai. Proses ini mungkin memerlukan
waktu lama, bahkan Anda bisa melakukan aktivitas lain.
Menginstal Android Studio di Windows
1.Buka folder tempat Anda menyimpan file penginstalan
Android Studio yang didownload.
2.Klik dua kali file tersebut.
3.Jika Anda melihat dialog User Account Control tentang
mengizinkan penginstalan melakukan perubahan pada
komputer, klik Yes untuk mengonfirmasi penginstalan.
4.Klik Next untuk memulai penginstalan.
5.Terima setelan penginstalan default untuk semua langkah.
6.Klik Finish saat penginstalan selesai untuk meluncurkan
Android Studio.
7.Pilih preferensi tema terang atau gelap saat Android Studio
pertama kali diluncurkan. Screenshot dalam kursus ini
menggunakan tema terang, tetapi Anda dapat memilih tema
mana pun sesuai keinginan.
8.Selama penginstalan, wizard penyiapan akan mendownload
dan menginstal komponen serta alat tambahan yang
diperlukan untuk pengembangan aplikasi Android. Proses ini
mungkin berlangsung beberapa saat, bergantung pada
kecepatan internet. Selama proses ini, Anda mungkin melihat
dialog User Account Control untuk Windows Command
Processor. Klik Yes untuk menerima dialog.
9.Anda mungkin juga menerima Windows Security
Alert tentang adb.exe. Klik Allow Access jika diperlukan,
untuk melanjutkan penginstalan.
Saat download dan penginstalan selesai, klik Finish.
10.Jendela Welcome to Android Studio akan ditampilkan dan
Anda siap untuk mulai membuat aplikasi.
-Langkah2 untuk membuat proyek baru di Android Studio:
1.Buka android studio
2.Mulai proyek baru
3.Pilih template proyek
4.Konfigurasi Proyek
5.Tunggu proses singkronisasi
6.Explorasi struktur proyek
7.Mulai pengembangan
8.Jalankan Aplikasi
9.Debuggin dan pengujian
10.Build dan Distribusi
1. Memilih Template Proyek
● Template Proyek: Saat membuat proyek baru, Anda
akan diminta untuk memilih template. Template ini
menyediakan struktur dasar dan komponen awal untuk
aplikasi Anda.
2. Konfigurasi SDK dan Proyek
● Name
● Package name
● Save location.
● Language
● Minimum API level
● Use AndroidX
3. Sinkronisasi dan Proses Awal
● Setelah memilih template dan mengkonfigurasi
pengaturan, Android Studio akan melakukan sinkronisasi
proyek dengan Gradle. Proses ini termasuk mengunduh
dependensi yang diperlukan dan menyiapkan struktur
proyek. Tunggu hingga proses ini selesai untuk memulai
pengembangan.
-Cara menjalankan proyek Android Anda di emulator atau
perangkat fisik menggunakan Android Studio:
1.Buat dan Konfigurasi Emulator
-Buka AVD Manager
-Buat Emulator Baru
-Pilih Versi Sistem Operasi:
-Konfigurasi Emulator
-Mulai Emulator
2. Jalankan Aplikasi di Emulator
-Pilih Emulator
-Pilih Perangkat
-Klik "OK"
-Langkah2 Debugging
1.Menyiapkan Debugger
2. Menambahkan Breakpoint
3. Mulai Debugging
4. Menjalankan Aplikasi
5. Memeriksa dan Mengontrol Eksekusi
6. Memeriksa Logcat
7. Menangani Exceptions
8. Menghapus atau Menonaktifkan Breakpoint

Kesimpulan
Android Studio adalah alat yang kuat dan komprehensif untuk
pengembangan aplikasi Android. Memahami proses
pembuatan proyek, konfigurasi awal, pengembangan,
debugging, dan distribusi adalah kunci untuk membangun
aplikasi Android yang sukses. Dengan pembelajaran yang
berkelanjutan dan penggunaan alat bantu yang tepat, Anda
dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas aplikasi yang Anda
buat.

Refrensi
1.ChatGPT
2.
https://www.binaracademy.com/blog/mengenal-android-stu
dio-untuk-pemula
3.
https://sis.binus.ac.id/2022/02/15/menggunakan-komponen-
dasar-ui-pada-android-studio/
4.
https://medium.com/@nilawilda/mengenal-struktur-folder-a
ndroid-studio-deed9418e599
5.
https://developer.android.com/codelabs/basic-android-kotlin
-compose-install-android-studio?hl=id#0

Terimakasih

Anda mungkin juga menyukai