0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan14 halaman

Penyebab dan Solusi Kenakalan Remaja

Dokumen tersebut membahas tentang proposa karya ilmiah mengenai kenakalan remaja. Mencakup pengertian remaja dan kenakalan remaja, jenis-jenis kenakalan remaja seperti hubungan seks bebas dan penyalahgunaan narkoba, penyebab kenakalan remaja seperti faktor internal dan eksternal seperti keluarga dan lingkungan, serta akibat dari kenakalan remaja bagi remaja.

Diunggah oleh

Cecilia Gabrilli
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan14 halaman

Penyebab dan Solusi Kenakalan Remaja

Dokumen tersebut membahas tentang proposa karya ilmiah mengenai kenakalan remaja. Mencakup pengertian remaja dan kenakalan remaja, jenis-jenis kenakalan remaja seperti hubungan seks bebas dan penyalahgunaan narkoba, penyebab kenakalan remaja seperti faktor internal dan eksternal seperti keluarga dan lingkungan, serta akibat dari kenakalan remaja bagi remaja.

Diunggah oleh

Cecilia Gabrilli
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSPAL KARYA ILMIAH TENTANG KENAKALAN REMAJA

NAMA GURU BIDANG STUDI: LISNA WATI S.Pd

DISUSUN OLEH:

• ATIKA YUDA SAKINAH


• ARYAN EKA SURYANI
• CAESALVINIA PUTRI ANISA
• CECILIA GABRILLI
• DELLA ANGGITA
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Remaja adalah masa peralihan dari kanak kanak ke dewasa.Seorang remaja


sudah tidak ada lagi dapat dikatakan sebagai kanak kanak,namun ia masih belum cukup
matang untuk dapat dikatakandewasa. Masa remaja adalah masa dimana seorang
remaja sedang berada dalam pencarian jati dirinya, ingin mengenal siapa dirinya.
Kenakalan remaja adalah pelampiasan masalah yang dihadapi oleh kalangan
remaja yang tindakannya menyimpang, kenakalan remaja disebabkan oleh dua faktor
yaitu subjektif (dari diri sendiri) dan objektif (dari lingkungan).Remaja yang melakukan
perilaku menyimpang dalam hal ini yaitu kenakalan remaja disebabkan dari diri sendiri
atau lingkungan.
Penyebabnya bisa dari sifat bawaan atau dari keluarganya misalnya orang tua
yang terlalu sibuk,kurangnya komunikasi atau perceraian,ekonomi yang tidak
cukup,lingkungan sekitar yang membuat tidak nyaman,ajakan dari teman atau orang
sekitar yang bersifat negatif,kurang kasih sayang,terbiasa dimanja dan di didik terlalu
keras,seorang anak tidak dibekali dengan pendidikan agama sejak kecil.
Keluarga tidak harmonis,disebabkan karena orang tua terlalu sibuk masing
masing,bertengkar hingga tindakan kekerasan dalam rumah tangga,dan perceraian
menjadi tidak baik. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab kenakalan remaja yang
paling banyak ditemui. Hal ini mengakibatkan remaja mencari tempat di luar rumah
untuk melampiaskan dengan menunjukkan kenakalannya.
Selain itu,kondisi ekonomi yang kekurangan dapat membuat anak remaja
bertindak nakal dan melakukan tindakan krimininal,seperti pencurian.Banyaknya
keinginan seorang remaja dapat membuatnya nekat memenuhi keinginan tersebut
dengan jalan apapun,dan membuat remaja menjadi cenderung berbuat semaunya.
Faktor lingkungan tentunya juga berperan penting sebagai faktor penyebab
kenakalan remaja.Remaja yang tidak dibimbing dengan baik di rumah oleh orang
tuanya,akan mengikuti teman di pergaulan.Oleh karena itu,pergaulan remaja harus
benar benar diperhatikan oleh orang tua.
Lingkungan tempat tinggal juga bisa menjadi faktor penyebab kenakalan remaja.
Jika lingkungan tempat tinggal banyak pelaku buruk seperti mabuk
mabukan,judi,pencurian,narkoba,tawuran,dan lain lain,bisa jadi remaja akan
terpengaruh.
Minimnya pemahaman tentang agama,jika anak kurang atau tidak memiliki
pemahaman tentang agama sama sekali,hal ini bisa mendorongnya melakukan
perbuatan yang melanggar norma,seperti hubungan seks bebas,menonton video porno
dan lain lain.
Cara mengatasi kenakalan remaja menjadi hal penting yang perlu dibekali pada
setiap orang tua.Sebab,kenakalan remaja bukanlah kondisi yang dapat disepelekan. Ada
beberapa cara mengatasi kenakalan remaja yang bisa dilakukan oleh orang tuanya,di
antaranya melakukan komunikasi yang tepat untuk mencegah remaja jatuh ke dalam
pergaulan yang salah.
Orang tua harus menghargai bahwa anak remaja memiliki pandangan yang
berbeda.Hindari komunikasi yang terkesan menggurui atau hingga menghakimi
pendapat anak. Sebab,komunikasi negatif adalah penyebab umum konflik antar orang
tua dan remaja.Memahami perasaan mereka,mengetahui kesulitan yang secara umum
dialami oleh para remaja akan mengajak orang tua untuk berempati pada anak. Selain
itu penting sekali bagi orang tua untuk mengendalikan diri sebagai cara mengatasi
kenakalan remaja.Karena salah satu ciri umum remaja adalah mereka senang
memprovokasi orang tua sehimgga orang tua bereaksi negatif.
Cara mengatasi kenakalan remaja berikutnya yang bisa dilakukan yaitu,membuat
batasan yang jelas. Adapun batasan batasan jelas dan aturan tersebut harus masuk
akal,memiliki alasan yang dapat diterima oleh anak dan orang tua. Orang tua juga perlu
menaruh rasa percaya pada remaja bahwa tidak akan melakukan kesalahan yang sama
dan memberikan kesempatan untuk berubah.

1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana gejala gejala yang muncul pada remaja yang terlibat kenakalan
?
2. Bagaimana pembinaan terhadap kenakalan remaja ?
1.3 TUJUAN

1. Memahami pengertian kenakalan remaja.


2. Mengetahui penyebab kenakalan remaja dan gejala gejala yang dapat
memperlibatkan hal hal yang mengarah pada kenakalan remaja serta untuk
memahami hal hal yang perlu diperhatikan.
3. Mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kenakalan remaja bagi remaja itu
sendiri.
4. Mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kenakalan remaja bagi masyarakat
sekitar.
1.4 MANFAAT

1. Terhindar dari kenakalan remaja.


2. Terhindar dari dampak negatif kenakalan remaja.
3. Menambah pengetahuan bagi pembaca.
BAB II

KAJIAN TEORI

2.1 PENGERTIAN REMAJA

Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa.Masa ini adalah
masa dimana seseorang tidak dapat diatakan masih anak-anak namun juga belum bisa
dikatakan dewasa.Saat dimana seseorang sedang berada dalam pencariaanjati
dirinya,dan dalam masa ini seseorang manusia mengalami masa pubertas,saat pubertas
biasanya manusia ingin mencoba hal baru labilnya,emosionalnya,dan banyak timbul
masalah baik dalam keluarga maupun lingkungan sosial

Remaja menunjukan perbedaan awal masa remaja yang kira-ira dari usia 13 tahun-17
tahun usia saat dimana remaja memasuki sekolah menengah.masa remaja awal yang
dimulai dari umur 12-15 tahun,masa remaja pertengahan dari umur 15-18 tahun dan
masa remaja ahir dari umur 18-21 tahun(Mons dan Haditono,2002.

2.2 JENIS-JENIS KENAKALAN REMAJA

2.2.1 Free sex

Free sex adalah hubungan seksual diluar pernikahan yang dilakukan oleh remaja dan
berganti-ganti pasangan.Kenakalan yang satu ini sedang marak terjadi dikalangan
remaja sma maupun smp yang bergaul dilingkungan yang kurang baik.

2.2.2 Penyalhgunaan narkoba

Penyalah gunaa narkoba adalah salah satu kenakalan remaja,saat ini pemerintahaan
sedang berusaha menanggulangi permasalahan narkoba yang terjadi dikalangan
remaja.Predaraan narkoba bermanfaat apabila digunaan sebagaimana mestinya,namun
remaja menyalah gunakan kegunaan naroba ini dengan mengkonsumsi tanpa adanya
resep dari doktor terlebih dahulu padahal narkoba sangat berbahaya jika terlalu sering
dikonsumsi

2.2.3 Tawuran

Tawuran biasanya terjadi karena perbedaan pendapat antara kelompok remaja yang
tidak mampu mengalah satu sama lain,Tawuran ini seringkali dilakukan oleh remaja baik
tingkat Mahasiswa maupun SMA.Tawuran juga bisa terjadi karna remaja tersebut
kurang senang atau terjadinya masalah diantara kedua belah pihak.

2.2.4 Broken home

Broken home juga dapat mnyebabkan seorang remaj kehilngan perean orang tua dan
keluarga dihidupnya,merasa stres,tertekan,hingga merasa dirinya yang menjadi
penyebab perpisahan anatara keluarganya.Tak banyak juga anak yang mengalami
broken home akan mencari plarian ke jalan yang tidak baik atau melakukan kenaalan
remaja karna merasa tidak dapat kasih sayang yang cukup.

2.2.5 Merokok

Merokok umunya dilakukan oleh remaja laki-laki meski rata-rata dilakukan oleh
remaja ditingkat SMP dan SMA.Hal ini dipengaruhi dari lingkungan yang kurang baik dan
sudah menggap hal itu adalah kebiasan.terkadang juga merokok itu dipngaruhi oleh
gengsi yang merasa diri remaja kurang gaul jika tidak merokok/dikucilkan oleh yang lain.

2.2.6 Melanggar preaturan lalu lintas

Remaja sangatlah sering melakukan pelanggaran dalam lalu lintas seperti kebut-
kebutan dijalan raya tidak memakai helm atau belum cukup umur dalam mengedarain
kendaraan.Biasanya ini sering mengakibatkan kecelakaan dijalan raya yang sering terjadi
dan ini juga terjadi karna kurangnya simpatik orang tua untu tidak membolehkan anak
mengendari kendaraan dibawah umur.

2.3 PENYEBAB KENAKALAN REMAJA

Prilaku nakal remaja biasa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal)
maupun dari luar (eksternal)

*Faktor internal

1).krisis identitas

Perubahan biologis dan sosiologi pada diri remaj memungkinkan terjadinya dua
bentuk intregasi,Pertama terbentuknya perasaan akan konsisten dalam kehidupan
remaja tersebut,kedua tercapainya identitas peran kenakalan remaja karna remaja gagal
mencapai masa intregasinya.

2).Kontrol diri yang lemah

Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat
diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada prilaku “nakal” atau bisa
disebut salah pergaulan.

*Faktor eksternal

1).Keluarga

Perceraian orang tua,tidak adanya komunikasi antara anggota keluarga,atau


perselisishan antara anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada
remaja.Pendidikan yang salah dikeluarga bisa memicu prilaku negatif pada remaja salah
satunya seperti memanjakan anak,tidak memberikan pendidikan agama,atau penolakan
terhadap ekssitensi anak,bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.

2).Teman sebaya yang kurang baik

Teman sangat lah penting bagi remaja karna pada fase remaja maka remaja
membutuhkan teman umtuk melakukan beberapa aktivitas jika teman saja sudah tidak
baik maka anak tersebut akan ikut terjerumus dalam kenkalan teman nya

3).Komunikasi/lingukungan tempat tinggal yang kurang baik

Selain teman lingkungan juga berpengaruh pada seorang remaja jika dia hidup
dilingkungan seperti tempat hiburan malam,sering terjadinya pemalakan,tempat tempat
atau lingkungan lain nya itu aan membuat seorang anak terpengaruh akibat sering
melihat atau berbaur.
2.4 AKIBAT KENAKALAN REMAJA

Dampak kenakalan remaja pasti akan berimbas pada remaja tersebut.Bila tidak segera
ditangani ia aan tumbuh mejadi sosok yang berkepribadian buruk.Remaja yang yang
melakukan kenakalan-kenakalan tentu pastinya aan dihindarin atau malah dikucilkan
oleh banyak orang akibat dikucilkan remaja mengalami gangguan mental.Dampak
kenalakan remaja yang sering terjadi ,tak sedikit keluarga yang harus menaggung
malu.Masa depan suram dan tak menentu bisa menunggu para remaja yang melakukan
kenakalan.

2.5 CARA MENGATASI KENAKALAN RAMAJA

1. Kegaggalan yang mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa
dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan.
2. Adanya motivasi dari keluarga,guru,teman sebaya untuk melakukan hal positif.
3. Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga terciptanya
keluarga yang harmonis.
4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua
memberi arahan dengan siapa,dikominitas mana remaja harus bergaul.
5. Remaja membentuk ketahanan diri agar terhindar dan terpengaruh jika teman
sebayanya atau komunitas lingkungan yang tidak sesuai dengan harapan
BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode observasi wawancara. Metode observasi digunakan


untuk mengidentifikasi kondisi fisik objek penelitian. Sedangkan metode wawancara
digunakan untuk mengumpulkan data tentang keadaan remaja, bentuk kenakalan
remaja, penyebab kenakalan remaja, dan dampak kenakalan remaja bagi remaja itu
sendiri dan lingkungan sekitar.

3.2 Objek Penelitian

Objek yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah :

1. Remaja yang nakal yang masih duduk dibangku sekolah menengah atas

2. Remaja yang sering tawuran.

3. Remaja yang sering mencuri.

4. Remaja yang pernah mabuk - mabukan dan merokok.

5. Remaja yang berjudi.

6. Remaja melakukan seks bebas

7. Remaja menonton pornografi.

Remaja yang dijadikan objek penelitian ini adalah remaja yang berada di sekitar
Bengkulu.

3.3 Waktu Penelitian

Kami melakukan Penelitian ini pada hari kamis tanggal 17 Februari 2022 pukul 15.00-
16.00 WIB.

3.4 Sempel penelitian

isi wawancara pada pak rt di RAWA MAKMUR

Pewawancara: Selamat pagi pak, boleh saya minta waktunya sebentar?

Nara Sumber: Oh..iya selamat pagi, ada apa?

Pewawancara: Begini pak, kami sedang melakukan penelitian tentang kenakalan remaja
di lingkungan sekitar ini. boleh saya mewawancarai bapak sebagai narasumber kami?

Nara Sumber: Oh...iya boleh, silahkan.

Pewawancara: Em.... menurut bapak bagaimana kasus2 di daerah ini, apakah cukup
memprihatinkan? dan kenakalan2 apa saja yang telah trjadi di sekitaran ini?

Nara Sumber: Em... iya kenakalan remaja yang sering terjadi disini yaitu seperti mencuri,
berjudi, seks bebas, tawuran antar komplek dll sbgainya

Pewawancara: Melihat banyaknya hal buruk yang biasa dilakukan tersebut menurut
bapak apa yang seharusnya remaja disini lakukan agar terhindar dari kenakalan-
kenakalan tersebut.

Nara Sumber: Semua hal tersebut jika dilakukan tentunya akan merugikan mereka
sendiri jadi alangkah baiknya jika setiap remaja dapat memupuk keyakinan bahwa
melakukan kenakalan-kenakalan tersebut hanya akan mendatangkan masalah dan
kerugian bagi diri sendiri baik sekarang maupun nantinya
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1.Hasil Penelitian
4.1.1 Hasil Observasi
Berdasarkan observasi yang kami lakukan dibeberapa tempat-tempat
tongkrongan di Kota Bengkulu dapat dideskripsikan bahwa tingkat kenakalan
remaja sangat tinggi terbukti dari banyaknya jenis dan bentuk kenakalan remaja
yang ada. Kenakalan remaja ini rata-rata dilakukan oleh pelajar SMP,SMA dan
tidak menutup kemungkinan Mahasiswa serta anak yang putus sekolah.
Kenakalan tersebut berupa : narkoba, minum-minuman keras,
merokok, bolos sekolah, ugal-ugalan di jalan, mencuri, tawuran, berjudi,
menonton pornografi dan free sex. Kenakalan ini sangat mengganggu aktivitas
masyarakat sekitar.
4.1.2 Hasil Wawancara
Berdasarkan wawancara yang kami lakukan kepada salah satu siswa di
sekolah SMAN 8 Kota Bengkulu,dapat kami peroleh informasi bahwa usia rata-
rata kenakalan remaja adalah 16-17 tahun karena mereka berada di masa
pencarian jati diri yang memerlukan bimbingan,pengawasan dan pergaulan yang
tepat. Jika mereka salah pada pergaulan maka mereka akan terjerumus kedalam
pergaulan bebas yang mengakibatkan mereka menjadi nakal.
Tidak hanya mereka yang tidak bersekolah namun siswa yang mengenyam
pendidikanpun juga bisa terpengaruh pergaulan bebas jika mereka berada di
pergaulan yang salah. Bahkan, dari hasil penelitian kami remaja yang nakal rata-
rata adalah pelajar SMA. Sebenarnya mereka sadar akan kenakalan dan
kesalahan yang mereka lakukan, tetapi mereka berpendapat kenakalan adalah
dunia mereka dan menganggap bahwa kenakalan sudah menjadi kebiasaan. Hal
ini terbukti dengan pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukakan baik
peraturan di sekolah maupun norma-norma yang berlaku dimasyarakat. Bahkan
mereka mengakui bahwa mereka pernah minum-minuman keras, merokok,
mengkonsumsi narkoba, mencuri, ugal-ugalan dijalan ataupun tawuran, dan lebih
parah lagi free sex.
Hal yang mendorong mereka berbuat kenakalan adalah karena mereka
berusaha mencari jati diri, namun mereka berada pada pergaulan yang salah
sehingga apapun yang dilakukan pada sekelompok pergaulan akan langsung ia
ikuti, meski yang negatif sekalipun. Mereka merasa jika ia mengikuti kelompok
pergaulan tersebut ia akan merasa senang dan mendapat kepuasan batin
tersendiri, namun jika ia berada di luar kelompok pergaulan tersebut ia akan
merasa tersiksa dan menganggap itu bukan dunianya yang sebenarnya.
Diakui bahwa mereka yang masih sekolah tidak pernah memperhatikan apa
yang dikatakan dan diajarkan oleh guru, selalu melanggar tata tertib di sekolah
dan tidak pernah mengerjakan tugas yang diberikan bapak/ibu guru, mereka
mengakalinya dengan menyontek milik teman lain. Pelanggaran yang sering ia
lakukan disekolah contohnya adalah : tidak pernah memakai kaos kaki, dasi, ikat
pinggang, dan sepatu yang tidak sesuai dengan peraturan sekolah.
Meski mereka sering mendapat peringatan baik dari guru maupun orang tua
mereka tetap tidak menghiraukan perkataan itu karena mereka berada di
lingkungan yang menganggap bahwa yang ia perbuat adalah suatu perbuatan
yang biasa, bahkan jika ia tidak melakukannya ia akan dianggap kuper dan culun.
1.Pembahasan
4.2.1 Kondisi Remaja di Kota Bengkulu
Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan dapat diketahui bahwa
rata-rata pelajar di Kota Bengkulu sudah terbawa arus kenakalan remaja. Hal ini
disebabkan karena kurangnya pengawasan dari orang tua, lingkungan yang
mendukung untuk berbuat kenakalan, kurangnya penyaluran emosi, mudah
terprovokasi, dan kekurangan dalam pembentukan hati nurani.
Remaja yang nakal ini rata-rata berusia 14-19 tahun yang masih duduk dibangku
SMP dan SMA, namun ada juga yang sudah putus sekolah.
4.2.2 Bentuk Kenakalan Remaja di Kota Bengkulu
Di Kota Bengkulu banyak sekali bentuk kenakalan remaja mulai dari
kenakalan ringan sampai kenakalan yang sangat berat dan berbahaya. Namun,
kenakalan yang perlu diperhatikan adalah kenakalan yang berat dan berbahaya
seperti kebiasaan minum-minuman keras, karena minuman keras ini sangat
berbahaya bagi kesehatan tubuh serta akal remaja itu sendiri. Kenakalan lain
yang juga sangat berbahaya adalah penyalahgunaan narkoba, jika narkoba
digunakan sebagaimana mestinya narkoba juga bermanfaat bagi tim medis
namun jika tidak digunakan sebagaimana mestinya selain pemborosan narkoba
juga sangat berbahaya jika dikonsumsi bahkan menyebabkan kematian. Merokok
juga tak dapat dianggap enteng, meski hampir setiap lapisan masyarkat tidak
asing lagi dengan merokok tapi kebiasaan merokok remaja ini patut
ditanggulangi karena merokok dapat meyebabkan berbagai macam penyakit yang
sangat berbahaya seperti kanker yang mngakibatkan kematian.
Kenakalan remaja yang tak kalah berbahaya lagi adalah free sex, banyak
sekali hal-hal berbahaya yang ditimbulkan akibat perilaku ini mulai dari
kehamilan diluar nikah, putus sekolah, kehilangan masa depan.
4.2.3 Penyeab Kenakalan Remaja
Penyebab kenakalan remaja menurut penelitian kami adalah terdiri dari 2
faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor
yang berasal dari dalam diri remaja itu sendiri sedangkan faktor eksternal adalah
faktor yang berasal dari luar remaja itu sendiri.
Faktor internal meliputi :
a. Kurangnya penyaluran emosi, biasanya mereka tidak menemukan tempat
curhat sehingga seringkali memendam masalah tanpa konsultasi kepada orang
yang lebih mengerti. Mereka menutup diriya dari orang lain ditambah lagi tak
ada orang yang memperhatikannya.
b. Kelemahan dalam pengendalian dorongan-dorongan dan kecenderunganya,
mereka mudah terprovokasi dengan lingkungan sehingga jika lingkungannya
tidak baik maka mereka akan mengikuti keadaan lingkungan yang tidak baik
tersebut dan sebaliknya.
c. Kekurangan dalam pembentukan hati nurani, kurang dalam pendidikan
religi sehingga tidak ada yang membentengi diri terhadap hal-hal yang tidak baik.
d. Adanya perubahan biologis dan sosiologi pada diri remaj memungkinkan
terjadinya dua bentuk intregasi,Pertama terbentuknya perasaan akan konsisten
dalam kehidupan remaja tersebut,kedua tercapainya identitas peran kenakalan
remaja karna remaja gagal mencapai masa intregasinya.
Sedangkan faktor eksternal meliputi :
a. Lingkungan keluarga atau faktor dari rumah, mereka tidak mendapat
perhatian dari keluarga sendiri sehingga mereka berusaha mendapatkan perhatian
di lingkungan yang lain.
b. Lingkungan masyarakat, masyarakat sangat berpengaruh dengan keadaan
remaja, karena remaja cenderung meniru orang-orang disekitarnya. Jika
lingkungan itu baik maka kemungkinan remaja didalamnya juga ikut baik, begitu
sebaliknya jika lingkungan itu buruk maka kemungkinan remaja didalamnya juga
ikut buruk.
4.2.4 Dampak Kenakalan Remaja Bagi Remaja itu Sendiri
Dampak kenakalan remaja bagi kehidupan remaja itu sendiri sangatlah
besar, antara lain :
a. Minum-minuman keras : dampak dari minuman keras ini adalah tidak
sadarkan diri sehingga banyak sekali tindak kejahatan yang disebabkan karena
minum-minuman keras, fungsi otak juga akan turun jika mengkonsumsi minum-
minuman keras.
b. Merokok : dampak dari merokok juga sangat besar, meski tidak berdampak
secara langsung namun dampak merokok dapat dirasakan dalam jangka waktu
yang lama. Bahaya dari merokok adalah penyakit kanker paru-paru, kanker
mulut, kanker tenggorokan dan banyak lagi penyakit mematikan yang disebabkan
oleh kebiasaan merokok.
c. Narkoba : dampak dari narkoba sangat besar, karena penyalahgunaan
narkoba si pengkonsumsi akan mengalami gangguan sistem syaraf, over dosis,
kecanduan bahkan bisa berujung kematian.
d. Free sex : dampak dari kenakalan yang satu ini sangatlah besar karena free
sex bisa menyebabkan kehamilan bagi perempuan, apalagi jika si perempuan
masih duduk di bangku sekolah dia belum memiliki kesiapan untuk menjadi
seorang ibu sehingga dia berusaha untuk mengugurkan kandungan dengan cara
aborsi, dan itu sangat membahayakan nyawa bagi diri sendiri. Selain itu harus
menanggung malu dan dikucilkan di masyarakat. Kebiasaan yang buruk ini juga
menyebabkan penyakit yang sangat berbahaya yaitu penyakit AIDS yang
disebabkan oleh virus HIV, dan virus ini menyebar melalui hubungan seksual.
e. Berjudi : dampaknya adalah pada saat ia kalah bermain judi online,
tindakan remaja adalah menggadaikan barang yang mereka miliki. Serta, ketika
remaja menang bermain judi online uangnya akan ia gunakan untuk mabuk-
mabukan.
f. Mencuri : ada faktor-faktor penyebab meningkatnya pencurian
oleh remaja dikarenakan kebutuhan remaja tidak terpenuhi, kurangnya
pengawasan dari orang tua, pengaruh faktor lingkungan pergaulan remaja.
Dampak terjadinya pencurian pada korban pencurian diantaranya adalah
kekecewaan akan kehilangan benda,pencurian menimbulkan keresahan dalam
masyarakat.
g. Tawuran : dampak psikologi dengan timbulnya stres, frustasi, dan bahkan
traumatik dalam diri individu, merusak citra diri pelajar yang terlibat tawuran,
merusak nama baik sekolah sebagai lembaga Pendidikan, dan terganggunya
proses belajar- mengajar.
Dan dari beberapa jenis kenakalan remaja diatas bisa mengakibatkan putusnya
sekolah bagi pelajar.
4.2.5 Dampak Kenakalan Remaja Bagi Masyarakat Sekitar
Selain dampak bagi diri sendiri, kenakalan ini juga berdampak bagi
masyarakat sekitar. Masyarakat akan merasa resah dan terganggu jika remaja
banyak yang minum-minuman keras, mengkonsumsi narkoba, melakukan
perjudian, mencuri, melakukan tawuran, dan melakukan free sex. Masyarakat
takut jika mereka mempengaruhi anak-anaknya.
Selain bagi masyarakat yang merasakan dampaknya terutama adalah
orang tua, tentu saja orang tua tidak ingin anak yang ia cintai termasuk anak yang
nakal dan meresahkan masyarkat. Jika hal itu terjadi mereka akan menanggung
malu dan dikucilkan di masyarakat.
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Kenakalan remaja adalah sebuah masalah yang terus ada, tetapi kenakalan remaja yang
berhubungan dengan minuman keras sangat lah memprihatinkan di kota Bengkulu.
Kondisi remaja di Bengkulu sangat memprihatinkan karena banyak sekali jenis kenakalan
remaja yang mereka alami, bahkan mereka sama sekali tidak merasa bersalah dari
perbuatan mereka. Lebih parahnya lagi hampir 70% remaja pernah melakukan
kenakalan entah itu minum-minuman keras, merokok, narkoba, free sex.

Macam - macam dari kenakalan remaja yaitu seperti tauran antar pelajar, penggunaan
obat-obatan terlarang, pergaulan bebas sehingga dapat merugikan diri sendiri dan bisa
menghancurkan masa depan.

Dampak dari kenakalan remaja ini sangat banyak selain putus sekolah kebiasaan minum-
minuman keras dan narkoba dapat merusak sistem syaraf dan mengganggu dalam
belajar, kenakalan seperti free sex juga memberi dampak yang sangat besar bagi
pelakunya mulai dari kehamilan yang tidak dikehendaki sampai penyakit kelamin. Selain
dampak bagi diri sendiri dampak bagi masyarakat juga tidak kalah serius, kenakalan
remaja dapat membuat masyarakat resah dan pengucilan terhadap pelaku.

5.2 Saran

Melalui ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap remaja di kota
Bengkulu untuk berhenti mengonsumsi minuman keras dan menjadi pribadi yang lebih
baik.

Dan di harapkan pula masyarakat di Kota Bengkulu dapat berperan dalam mengatasi
kenakalan remaja tersebut.

• Pengawasan orang tua hendaknya lebih diperketat dan lebih memperhatikan anaknya
mengetahui teman, dan kegiatan anaknya.

• Pendidikan moral hendaknya lebih ditingkatkan dan ditekankan di setiap mata


pelajaran di sekolah.

• Membekali anak dengan pendidikan agama sehingga mereka bisa membentengi diri
dari kenakalan remaja.

• Tidak mudah terprovokasi dengan pergaulan yang bersifat negatif.

• Hendaknya menghabiskan waktu dengan kegiatan positif untuk mengatasi kejenuhan


dan agar tidak mencari sesuatu yang kurang baik.

• Hendaknya memilih teman yang baik.

• Menyaring budaya dari luar khususnya yang tidak sesuai dengan norma.

• Membijaki pengaruh globalisasi dengan mengambil sisi positif dan membuang sisi
negatif.

Anda mungkin juga menyukai