STANDAR OPERASIONAL MENGUMPULKAN SPUTUM
Diajukan sebagai tugas mata kuliah Keperawatan Dasar
yang dibimbing oleh Bapak Supono, S.Kep,Ns,M.Kep,Sp.KMB
Oleh
Mochammad Alif Hidayah (P17211223071)
Laila Rizka Nur Imamah (P17211223075)
Kharisma Rindi Fitriani (P17211223089)
Nur Aisyah Arifianingrum (P17211223099)
Eirya Ertistiarsa (P17211223104)
Evi Nuriffah Putri (P17211224111)
Adha Fina Rahma Faradisa (P17211224117)
Vida Mawadati (P17211224118)
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN MALANG
2023
A. Pengertian
Sputum (dahak) adalah cairan berupa lendir atau mukus yang dihasilkan oleh
trakea,paru-paru,serta bronkus dan kemudian dikeluarkan melalui mulut yang biasa
disebut dengan meludah (expectoratorian) (Dorla(Donsu et al., n.d.)nd,1992). Pada
pasien yang didiagnosa terkena bakteri Mycobacterium Tuberculasa,akan dilakukan
pengambilan sampel sputum pada saluran pernapasan dengan cara mengeluarkan atau
membantukkan sputum. Adapun sputum yang dipilih ialah mengandung darah dan
unsur lain (Donsu et al., n.d.).
B. Tujuan
1. Mengidentifikasi adanya bakteri MycobacteriumTuberculosis pada sputum pasien
2. Untuk memperkuat diagnosa terhadap pemberian OAT dan diagnosa TB paru
3. Pencegahan dini terhadap penularan kuman TB (Mikrobiologi, 2015)
C. Prosedur
Persiapan Alat
1. Tempat pot sputum sebanyak tiga buah yang telah diberikan etiket pada
luarnya
2. Formulir permintaan pemeriksaan sputum BTA diserta dengan blanko TB 05
3. Tissue
4. Tempat khusus penempatan pot sputum yang sudah diambil
5. Formulir permintaan pemeriksaan sputum BTA
6. Air minum
Persiapan Pasien
1. Menjelaskan kepada pasien mengenai skutum(dahak) secara detail. Tujuannya
agar dahak yang dibatukkan benar benar merupakan skutum, bukan lainnya
(air liur, darah, dan atau campuran keduanya).
2. Menjelaskan kepada pasien bagaimana cara mengeluarkan skutum yang benar
sesuai prosedur agar hasilnya sesuai dengan keinginan medis.
3. Menyiapkan pot/wadah sebanyak 3 buah untuk tempat skutum yang
dikeluarkan
D. Langkah – Langkah
1. Instruksikan pasien untuk berkumur-kumur terlebih dahulu dan melepas gigi
palsu (jika ada) sebelum mengeluarkan sputum
2. Persilahkan pasien untuk ke tempat khusus pengambilan sputum
3. Sputum diambil dari batuk pertama
4. Ajarkan pasien cara batuk yang efektif (Cara yang efektif yaitu dengan
menarik napas dalam dan kuat (pernapasan dada) kemudian batukkan sputum
dari bronchus-trakea-mulut-pot penampung)
5. Selanjutnya, periksa hasil sputum pasien, bila ternyata yang dibatukkan adalah
air liur, pasien harus mengulang tindakan untuk mengeluarkan sputum
6. Bila sputum susah keluar, berikan obat glyserol gulaykolat 200 mg kepada
pasien/ minum air teh manis saat malam sebelum pengambilan sputum
7. Terkhir, pot penampung sputum diletakkan ditempat khusus yang telah
ditentukan, dilengkapi dengan data² pasien dan siap dikirim ke laboratorium
untuk dilakukan pemeriksaan sputum.
DAFTAR PUSTAKA
Mikrobiologi, B. (2015). Prosedur Pengambilan Sputum. Universitas Hasanuddin.
Donsu, D. J. D., SKM, M. S., Ida Mardalena, I. M., Dewi, S. C., SKM, M. K., Ratnawati, N.
A., Kep, M., Ghofur, A., Kp, S., & Yustiana Olfah, A. (n.d.). Buku Panduan Praktek
Kebutuhan Dasar Manusia I.