100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
623 tayangan25 halaman

3.2 Supervisi Pembelajaran

Supervisi pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pencapaian standar nasional pendidikan. Kepala sekolah melakukan supervisi kelas kepada guru dengan lima langkah: perencanaan, observasi, analisis, tindak lanjut, dan pelaporan. Supervisi dilaksanakan secara teratur untuk mendorong peningkatan kompetensi guru dan pemenuhan standar pendidikan.

Diunggah oleh

advan email
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
623 tayangan25 halaman

3.2 Supervisi Pembelajaran

Supervisi pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pencapaian standar nasional pendidikan. Kepala sekolah melakukan supervisi kelas kepada guru dengan lima langkah: perencanaan, observasi, analisis, tindak lanjut, dan pelaporan. Supervisi dilaksanakan secara teratur untuk mendorong peningkatan kompetensi guru dan pemenuhan standar pendidikan.

Diunggah oleh

advan email
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA LEMBAGA

SUPERVISIPEMBELAJARAN

A. Latar Belakang
Peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar nasional Pendidikan
telah menetapkan kebijakan tentang pengkategorian sekolah berdasarkan keterlaksanaan standard
nasional pendidikan ke dalam kategori standard, mandiri dan bertaraf internasional, penjelasan
pasal 11, ayat
2 dan ayat 3 peraturan pemerintah tersebut menyebutkan bahwa dengan diberlakukannya Standart
Nasional Pendidikan, maka pemerintah memiliki kepentingan untuk memetakan madrasah
menjadi madrasah yang sudah atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Hal tersebut
memberikan gambaran bahwa kategori sekolah standard dan mandiri didasarkan pada
terpenuhinya
8 (delapan) Standard Nasional Pendidikan, yaitu Standar Isi, Standar Proses,
Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standard
Sarpras, Standar pengelolaan, Standard Pembiayaan dan Standar Penilaian Pendidikan.

Sebagai pemimpin sekolah, maka kepala sekolah bertanggung jawab menggerakan dan
mengarahkan segenap potensi guru untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah dan (delapan)
Standar Nasional Pendidikan. Maka Kepala sekolah mempunyai tugas sebagai administrator,
pemimpin pengajaran dan supervisor.

Supervisi adalah suatu aktivitas manajemen pengelolaan personal pendidikan. Kegiatan


supervisi pada prinsipnya merupakan kegiatan membantu dan melayani guru agar diperoleh
guru yang lebih bermutu yang selanjutnya diharapkan terbentuk situasi proses belajar mengajar
yang lebih baik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan dan 8 (delapan) Standar Pendidikan
Nasional.

Program supervisi kelas yang dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada guru dilakukan dengan 5
(lima) langkah, yaitu : (1) Perencanaan&Jadwal Supervisi; (2) Program Observasi
Supervisi kelas; (3) Analisis; (4) Tindak Lanjut; (5) Pelaporan.

B. Tujuan
1) Mendorong sekolah untuk dapat menyelenggarakan pendidikan agar mencapai
kondisi memenuhi Standard Nasional Pendidikan
2) Memberikan arahan upaya-upaya yang harus dilakukan sekolah untuk dapat
memenuhi
Standar Nasional Pendidikan.
3) Meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi
pendidik
4) Meningkatkan kualitas proses pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang bermuara
pada peningkatan kualitas lulusan
C. Prinsip supervisi kelas
1) Ilmiah yang mencakup unsur-
unsur :
a. Sistematis berarti dilaksanakan secara teratur, terencana dan
continue;
b. Objektif artinya data yang didapat berdasarkan pada observasi nyata, bukan
tafsiran pribadi;
c. Menggunakan alat instrument data yang dapat memberikan informasi sebagai umpan
balik untuk mengadakan penilaian terhadap proses belajar mengajar
2) Demokratis, artinya menjungjung tinggi asas musyawarah, memiliki jiwa kekeluargaan
yang kuat serta sanggup menerima pendapat orang lain
3) Kooperatif, artinya mengembangkan usaha bersama dalam menciptakan situasi
belajar mengajar yang lebih baik
4) Konstruktif dan
kreatif
5) Praktis, artinya dapat dikerjakan sesuai dengan situasi dan kondisi yang
ada
6) Fungsional, supervisi dapat berfungsi sebagai sumber informasi bagi
pengembangan manajemen pendidikan dan peningkatan proses belajar mengajar
7) Relevansi, artinya pelaksanaannya harus sesuai dan menunjang pelaksanaan yang
berlaku

D. Langkah-Langkah Supervisi
Langkah supervisi haruslah dilaksanakan dengan tersusun, cermat, dan sesuai dengan
prinsip keterbukaan/demokrasi, objektifitas serta sesuai dengan kompetensi kepala sekolah.
Langkah langkah supervisi dilakukan dengan 5 (lima) langkah, yaitu :
1) Perencanaan & Jadwal; Perencaan dilaksanakan di awal tahun pelajaran dan dimatangkan
pada akhir tahun pelajaran dengan disusunnya suatu buku program supervisi kelas per
tahun pelajaran. Jadwal supervisi dibuat dengan table berikut tanggal setiap pelaksanaan
supervisinya. Supervisi kelas dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
2) Lembaran Observasi Supervisi kelas; dibuat per masing-masing guru untuk kemudian diisi
oleh kepala sekolah pada saat melakukan observasi, dengan skor nilai yaitu baik sekali
(BS); baik (B); Cukup (C); Kurang (K); Kurang Sekali (KS).
3) Analisis; analisis dilakukan atau dirangkum dalam tiga bentuk, yaitu table, grafik
dan diagram persentasi, dengan menggunakan rumus F/N x 100%
4) Tindak Lanjut; hasil dari analisis kemudian diolah, diklasifikan untuk mencari
permasalahan permasalahan yang ada, untuk dievaluasi dan dicari solusinya agar
kualitas pendidikan semakin meningkat.
5) Pelaporan; kepala sekolah melaporkan hasil supervise yang dilaksanakan setiap tiga
bulan sekali tresebut atau ditotal 4 (empat) kali dalam satu tahun, kepada pengawas dan
ketua yayasan.
E. Penutup
Supervisi dilakukan agar kualitas pendidikan meningkat, sehingga 8 (delapan) standard nasional
pendidikan dan visi, misi serta tujuan pendidikan di KB Al-Mustofa dapat tercapai secara maksimal
sesuai harapan bersama.

Tasikmalaya, 16 Juli 2022


Kepala Sekolah

Rohaeini Susilawati
JADWAL SUPERVISI KELAS
KB Al-Mustofa
SEMESTER 1
TAHU AJARAN 2022/2023

No Hari, Tanggal Nama Guru Kelompok Jabatan Realisasi Ket.


25 09 2022 Dewi Sulastri
1 B Guru Kelas Terealisasi
25 09 2022 Rohaeini Susilawati Guru Kelas
2 A Terealisasi

3 B Guru Kelas Belum


Guru Kelas
4 A Belum

Tasikmalaya, september 2022


Kepala KB Al Mustofa
PROGRAM SUPERVISI KELAS

KB AL Mustofa

SEMESTER I TAHUN PELAJARAN : 2022/2023


No Nama Guru Materi Supervisi Guru Ags Minggu Sep Minggu Ke Okt Minggu Ke Nov Minggu Ke Ket
Kelp Ke

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

Rohaeini Susilawati Administrasi Kelas V V


Adm Perencanaan Pembelajaran V V
1 A1
Kegiatan Tatap Muka V V

Adm Penilaian V V

Dewi sulastri Administrasi Kelas V V

Adm Perencanaan Pembelajaran V V


2 B1
Kegiatan Tatap Muka V V

Adm Penilaian V V

Tasikmalaya, juli 2022


Kepala KB AL Mustofa
SUPERVISI KELAS
Nomor : 1
Instru men Su prvisi

SUPERVISI KELAS
Nomor : 1

Hari/tanggal : 25 09 2022
Nama Guru : ROHAEINI SUSILAWATI
No Aspek yang dinilai BS B C K SK Ket.

1. Penyusunan Materi pengajaran

2. Penggunaan metode

3. Penggunaan alat peraga

4. Penggunaan waktu kegiatan

5. Pengelolaan kelas

6. Perhatian terhadap anak

7. Hubungan guru dengan anak

8. Penampilan

9. Kerapihan dan keteraturan

Tasikmalaya, 25 09 2022
Kepala KB
SUPERVISI KELAS
Nomor : 2
Hari/tanggal : senin 26 2022/2023
Nama Guru : Dewi Sulastri
No Aspek yang dinilai BS B C K SK Ket.

1. Penyusunan Materi pengajaran √

2. Penggunaan metode √

3. Penggunaan alat peraga √

4. Penggunaan waktu kegiatan √

5. Pengelolaan kelas √

6. Perhatian terhadap anak √

7. Hubungan guru dengan anak √

8. Penampilan √

9. Kerapihan dan keteraturan √

Tasikmalaya, 26 september 2022


Kepala KB
SUPERVISI KELAS
Nomor : 3

Hari/tanggal : Jumat, 21 Agustus 2020


Nama Guru :
No Aspek yang dinilai BS B C K SK Ket.

1. Penyusunan Materi pengajaran √

2. Penggunaan metode √

3. Penggunaan alat peraga √

4. Penggunaan waktu kegiatan √

5. Pengelolaan kelas √

6. Perhatian terhadap anak √

7. Hubungan guru dengan anak √

8. Penampilan √

9. Kerapihan dan keteraturan √

Tasikmalaya, 21 Agustus 2020


Kepala KB
Analisis Hasil Su pervisi

A. PENDAHULUAN

Supervisi wajib dilaksanakan oleh Ketua Pengelola sebagai salah satu langkah mengelo la

manajemen Sumber Daya Manusia dalam hal ini Pendidik dan Tenaga Kependidikan disekolah

yang dilakukan salahsatunya melalui supervise kelas.

Supervisi kelas mengacu kepada misi utama pembelajaran yaitu kegiatan yang ditujukan untuk

memperbaiki dan meningkatkan mutu proses dan prestasi akademik, dengan kata lain supervise

kelas adalah kegiatan yang berurusan dan berkaitan dengan perbaikan dan peningkatan proses dan

hasil pembelajaran di sekolah.

Dalam konteks profesi pendidikan, mutu pembelajaran merupakan refleksi dari salah satu

kemamputan kompetensi guru yaitu professional guru, karena itu supervise kelas berkepentingan

dengan upaya peningkatan kemampuan professional guru yang berdampak terhadap peningkatan

mutu proses dan hasil pembelajaran.

Langkah-langkah supervise kelas sebagai salahsatu pengelolaan manajemen SDM / Pendidik


dan

Tenaga Kependidikan yang dilakukan oleh ketua pengelola yaitu


:

1. Perencanaan

2. Jadwal Supervisi

3. Realisasi Supervisi

4. Analisis

5. Tindak lanjut/evaluasi

6. Laporan

B. TUJUAN

1. Meningkatkan mutu kinerja guru

2. Membantu guru dalam memahami tujuan pendidikan dan apa peran sekolah

dalam mencapai tujuan tersebut

3. Membantu guru dalam melihar secara lebih jelas dalam memahami keadaan

dan kebutuhan siswanya


4. Membentuk moral kelompok yang kuat dan mempersatukan guru dalam satu tim yang

efektif, bekerjasama secara akrab dan bersahabat serta saling menghargai satu sama lain;

5. Meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya akan meningkatkan

prestasi belajar siswa

6. Meningkatkan kualitas pengajaran guru baik itu dari segi strategi, keahlian dan alat

pengajaran/media APE;

7. Sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan bagi kepala sekolah untuk merespon guru

8. Meningkatkan kefektifan kurikulum sehingga berdaya guru dan terlaksana dengan baik

9. Meningkatkan keefektifan dan keefesiensian sarana dan prasarana yang ada untuk

dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan

siswa;

10. Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah khususnya dalam mendukung

terciptanya prestasi belajar

11. Meningkatkan kualitas situasi umum sekolah sehingga tercipta situasu yang tenang dan

tentram serta kondusif yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang menunjukan

keberhasilan lulusan.

C. ANALISASI DATA

Masalah masalah professional yang berhasil diidentifikasi, selanjutnya maka perlu dikaji,

dianalisis lebih lanjut dengan maksud untuk memahami esensi masalah yang sesungguhnya dan

faktor-faktor penyebabnya.

Analisis data yang terkumpul ditabulasikan serta telah dihitung banyaknya frekuensi sesuai

dengan klarifikasi alternatif jawaban supervise, kemudian diolah dengan menggunakan

persentase (%). Hal ini untuk mengetahui perbandingan frekuensi alternatif jawaban.

Adapun analisa data dalam supervisi ini menggunakan tabel persentase dengan langkah-langkah

sebagai berikut :

a. Membuat tabel dengan kolom-kolom nomor urut jawaban frekuensi yang

diobservasikan persentasenya.

b. Mencari frekuensi jawaban (F) dengan jalan menjumlahkan jawaban dari keseluruhan

angket untuk alternative jawaban masing-masing nomor


c. Mencari frekuensi jawaban (N) dengan jalan menjumlahkan frekuensi-frekuensi dari

setiap alternatif jawaban.

d. Melaksanakan perhitungan persentase.

Analisa data dilakukan dengan rumus sebagai

berikut : F
P = X 100 %
N
Keterangan :

P = banyak persentasi

F = frekuensi dari setiap alternatif jawaban

N = jumlah keseluruhan frekuensi alternatif jawaban

100 % = bilangan tetap

Dengan standar prosentase yaitu :

0% = Tidak seorangpun memberikan jawaban

1% - 25% = Sebagian kecil memberikan jawaban

26% - 49% = Hampir setengahnya memberikan jawaban

50% = Setengahnya memberikan jawaban

51% - 75% = Lebih setengahnya memberikan jawaban

76% - 99% = Hampir seluruhnya memberikan jawaban

100% = Seluruhnya memberikan jawaban

a. Melakukan analisa dan penafsiran data sesuai dengan hasil penelitian.


D. HASIL ANALISA
DATA

Supervisi dilakukan sebanyak 4 (empat)kali dalam satu tahun, atau satu semester dua kali.

Sehingga dalam satu tahun, kepala sekolah akan mengolah data untuk dianalisasi sebanyak empat

kali.

DATA PENILAIAN SUPERVISI KE SATU (data guru sebanyak 2


orang)

No Aspek yang dinilai BS B C K KS Jumlah

1. Penyusunan Materi pengajaran - 2 - - - 2 guru

2. Penggunaan metode - 2 - - - 2 guru

3. Penggunaan alat peraga - 1 1 - - 2 guru

4. Penggunaan waktu kegiatan - 1 1 - - 2 guru

5. Pengelolaan kelas - 2 - - - 2 guru

6. Perhatian terhadap anak - 1 1 - - 2 guru

7. Hubungan guru dengan anak - 1 1 - - 2 guru

8. Penampilan - 2 - - - 2 guru

9. Kerapihan dan keteraturan - 2 - - - 2 guru

JUMLAH - 18 - - - 18

Rumus : F/N x 100%

F = jumlah nilai BS/B/C/K/KS

N = 2 guru
Hasil analisis dalam bentuk table persentasi

PONT nomor 1
Penyusunan matari pengajaran

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 2 100%

3. Cukup /C 0 0

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

Hasil analisis dalam bentuk grafik

PONT nomor 1
Penyusunan matari pengajaran

kurang sekali

kur an g

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 20 40 60 80 100 120

PONT nomor 1
Penyusunan matari pengajaran

b aik s

ekali b aik

cu ku p

ku ran g

ku ran g s ekali
PONT supervisi nomor 2
Penggunaan metode

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 2 100%

3. Cukup /C 0 0

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 2


Penggunaan metode
100
90
80
70 baik sekali
60
50 baik

40 cukup
30
kurang
20
10 kurang sekali
0
hasil penilaian

PONT Supervisi nomor 2


Penggunaan metode

baik se

kali baik

cukup

kurang

kurang s ek ali
PONT nomor 3
Penggunaan alat peraga

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 2 0

3. Cukup /C 0 0

4. Kurang / K 0 100%

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervise nomor 3


Penggunaan Alat peraga

kurang sekali

kurang

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 50 100 150

PONT supervise nomor 3


Penggunaan alat peraga

baik sekali

baik

cukup kurang

kurang sekali
PONT supervisi nomor 4
Penggunaan waktu kegiatan

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 1 50%

3. Cukup /C 1 50%

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 4


Penggunaan waktu kegiatan

kurang sekali

kurang

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 0,2 0,4 0,6

PONT Supervisi nomor 4


Penggunaan waktu kegiatan

baik sekali

baik

cukup

kurang

kurang sekali
PONT supervisi nomor 5
Pengelolaan kelas

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 2 100%

3. Cukup /C 0 0

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 5


Pengelolaan kelas

kurang sekali

kurang

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2

PONT Supervisi nomor 5


Pengelolaan kelas

baik sekali

baik

cukup kurang

kurang sekali
PONT supervisi nomor 6
Perhatian terhadap anak

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 1 50%

3. Cukup /C 1 50%

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 6


Perhatian terhadap anak

kurang sekali

kurang

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6

PONT Supervisi nomor 6


Perhatian terhadap anak

baik sekali

baik

cukup kurang

kurang sekali
PONT supervisi nomor 7
Hubungan guru dengan anak

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 1 50%

3. Cukup /C 1 50%

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 7


Hubungan guru dengan anak

kurang sekali

kurang

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 20 40 60

PONT Supervisi nomor 7


Hubungan guru dengan anak

baik sekali

baik

cukup kurang

kurang sekali
PONT supervisi nomor 8
Penampilan

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 2 100%

3. Cukup /C 0 0

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 8


Penggunaan metode

kurang sekali

kurang

cukup

baik

baik sekali

hasil penil aian

0 20 40 60 80 100 120

PONT Supervisi nomor 8


Penampilan

baik sekali

baik

cukup kurang

kurang sekali
PONT supervisi nomor 9
Kerapihan dan keteraturan

No Skor penilaian F %

1. Baik sekali /BS 0 0

2. Baik / B 2 100%

3. Cukup /C 0 0

4. Kurang / K 0 0

5. Kurang sekali / KS 0 0

Jumlah 2 100%

PONT supervisi nomor 9


Kerapihan dan keteraturan

kurang sekali

kur ang

cukup

baik

baik sekali

hasil penilaian

0 20 40 60 80 100 120

PONT Supervisi nomor 9


Kerapihan dan keteraturan

baik sekali

baik

cukup kurang

kurang sekali
Tindak Lanjut
Nama Guru :
Hari/Tanggal : Selasa 14 Agustus 2020
Supervisor :
Jabatan : Kepala TK

No Program Hasil Masalah Penyebab Solusi Kendala Tindak lanjut keterangan


supervisi

1 Perhatian Menunjukan belum Guru masih diperlukan Belum terbiasa Kepala sekolah bersama
terhadap hasil yang memenuhi belum bisa motivasi agar guru teman teman guru
anak cukup baik target visi, memberikan bisa membagi memberikan motivasi,
misi, tujuan perhatian kepada perhatian secara agar bisa lebih
sekolah seluruh anak maksimal kepada memberikan perhatian
secara maksimal seluruh anak secara maksimal kepada
karena kelas seluruh anak
yang dipegang
kelas dengan
usia anak kecil
3-4 tahun

2 Hubungan Menunjukan belum Guru masih diperlukan Belum terbiasa Kepala sekolah bersama
anak dengan hasil yang memenuhi belum bisa motivasi agar guru teman teman guru
guru cukup baik target visi, melakukan bisa memegang memberikan motivasi,
misi, tujuan hubungan cukup seluruh anak agar bisa memberikan
sekolah dekat dengan secara maksimal pendekatan yang sama
anak karena kepada seluruh dan maksimal kepada
kelas yang anak seluruh anak
dipegang kelas
dengan usia
anak kecil 3-4
tahun
TINDAK LANJUT SUPERVISI
Nama Guru :
Hari/Tanggal : Jumat, 21 Agustus 2020
Supervisor :
Jabatan : Kepala Sekolah
No Program Hasil Masalah Penyebab Solusi Kendala Tindak lanjut keterangan
supervise
1 Penggunaan Menunjukan belum Guru belum Diperlukan Banyak situasi Sekolah mengevaluasi
waktu hasil cukup memenuhi mampu kontroling waktu diluar kendali ulang, waktu KBM,
kegiatan baik target visi, memanajemen (saling seperti anak yang salahsatunya
misi, tujuan waktu kegiatan mengingatkan tiba tiba mau ke dijadwalkan dan
sekolah antara antara teman toilet, dan satu dibiasakan jam toilet
perpindahan dari sejawat) anak ke toilet training. Sehingga
pembukaan ke anak yg lain ikut kebutuhan pribadi
inti ikutan semua anak
sehingga waktu ke toilet, tidak
KBM menjadi mengganggu KBM
terganggu pembelajaran
PENUTUP

Alhamdulillah buku yang berisi mengenai kegiatan Supervisi kelas ke -1 pada semester1 (Satu) tahun
pelajaran
2020/2021 ini, berkat hidayah dan kemudahan dari Allah swt, dapat selesai sesuai dengan yang
diharapka n bersama. Supervisi dilakukan agar kualitas pendidikan meningkat, sehingga 8 (delapan)
standart nasiona l pendidikan dan visi, misi serta tujuan pendidikan di KB……………………………dapat
tercapai secara maksima l sesuai harapan bersama.

Wabillahitaufiq walhidayah, Wassalammu’alaikum., Wr.,


Wb.

Tasikmalaya, Juli 2020


Kepala KB

Anda mungkin juga menyukai