0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
918 tayangan2 halaman

Naskah Lomba Puisi - Merdeka

Puisi ini menceritakan tentang perjuangan seorang pejuang yang berani melawan penjajah demi memperjuangkan kemerdekaan tanah airnya. Ia rela mati demi merdeka dan mengangkat tinggi panji kemenangan meskipun tubuhnya tertembak peluru dan berlumuran darah. Walaupun namanya tak diketahui, ia akan selalu diingat sebagai pahlawan sejati yang menyerahkan nyawa demi kemerdekaan.

Diunggah oleh

Ahmad syaifiqul
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
918 tayangan2 halaman

Naskah Lomba Puisi - Merdeka

Puisi ini menceritakan tentang perjuangan seorang pejuang yang berani melawan penjajah demi memperjuangkan kemerdekaan tanah airnya. Ia rela mati demi merdeka dan mengangkat tinggi panji kemenangan meskipun tubuhnya tertembak peluru dan berlumuran darah. Walaupun namanya tak diketahui, ia akan selalu diingat sebagai pahlawan sejati yang menyerahkan nyawa demi kemerdekaan.

Diunggah oleh

Ahmad syaifiqul
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

“Merdeka atau Mati”

Karya : Chairil Anwar

Genangan darah tumpah di atas tanah tak bertuan


Beratus-ratus nyawa melayang
Bergelimpangan di atas tanah tak bertuan
Sebuah tanah lapang yang dahulu
Menjadi medan perang

Seorang pejuang berteriak lantang


Mengangkat tinggi panji kemenangan
Gagah berani memegang senjata
Melawan penjajah hina dan nista

Dua kata menjadi pilihan


Merdeka atau mati
Tak ada selain itu
Kecuali merdeka atau mati

Hujan peluru memberondong tubuh kekarnya


Tetap tegak meski tubuh berlubang
Tertembak peluru tajam
Darah bercucuran membanjiri medan perang

Meski namamu tak kami kenal


Meski jasadmu tertimbun bersama gundukan tanah
Atau ragamu berserakan hancur lebur
Terkena ledakan senjata penghancur
Namun kau lah pahlawan sejati Kami
Yang telah menyerahkan jiwa dan ragamu
Demi sebuah hak kebebasan
Yakni kemerdekaan

Sekali lagi lantangkan dua pilihan!


MERDEKA! atau MATI!

Anda mungkin juga menyukai