0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
140 tayangan21 halaman

Modul Ajar SPLDV untuk Kelas VIII

Diunggah oleh

riskiyah riskiyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
140 tayangan21 halaman

Modul Ajar SPLDV untuk Kelas VIII

Diunggah oleh

riskiyah riskiyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR UPT SMP NEGERI 3 GRESIK

Mata Pelajaran Fase Kelas Alokasi Waktu

MATEMATIKA D VIII 80 menit

Konten/ Pemecahan Masalah pada Sistem Persamaan Linear Dua


Materi Variabel (SPLDV)

Penyusun : Syaiful Munir

Satuan pendidikan : UPT SMP NEGERI 3 GRESIK

Tahun penyusunan : 2022

KOMPETENSI AWAL SARANA DAN PRASARANA

Konsep PLDV dan SPLDV


Alat/Bahan : Alat Tulis dan Gawai
Penyelesaian SPLDV dengan cara grafik,
Media : Tayangan PPt, Youtube
eliminasi, substitusi, dan campuran
eliminasi - substitusi
Deskripsi: Deskripsi:
Peserta didik diharap sudah menguasai Alat tulis yang dibutuhkan adalah buku
dan membedakan antara PLDV dan tulis dan bolpen untuk menulis tugas dan
SPLDV serta dapat menyelesaikan SPLDV Gawai untuk mencari materi tambahan.
dengan empat cara yang telah diajarkan Tayangan PPt pada saat pendahuluan
dan penyampaian masalah. Video cara
penyelesaian SPLDV melalui kanal
youtube

TARGET PESERTA DIDIK


MODEL PEMBELAJARAN
(Kesiapan/Minat/Gaya Belajar)

Kesiapan belajar (Readiness)


Problem Based Learning (PBL)
Kelompok: perlu bantuan–cakap–mahir

Deskripsi: Deskripsi:
 Kelompok perlu bantuan: dapat Pembelajaran dimana guru memberikan
menyelesaikan SPLDV hanya dengan 1 masalah dan siswa secara kelompok
cara (eliminasi); dapat membuat melakukan diskusi dan presentasi.
model matematika tapi harus Fase PBL sebagai berikut:
dipahamkan dulu masalahnya Fase 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah
 Kelompok cakap: dapat Fase 2: Mengorganisasikan Peserta Didik
menyelesaikan SPLDV dengan 4 cara; Fase 3: Membimbing penyeldikan individu
dapat membuat model matematika dan kelompok
Fase 4: Mengembangkan dan Menyajikan
ketika ada contoh yang sama
Hasil Karya
 Kelompok mahir: dapat Fase 5: Menganalisis dan Mengevaluasi
menyelesaikan SPLDV dengan 4 cara; proses pemecahan masalah
dapat membuat model matematika
tanpa kesulitan
Target Peserta Didik (Berdiferensiasi)
Cakap : 18 siswa, absen 1, 2, 5, 6, 7, 9, 12, 14, 15, 16,
17, 18, 23, 25, 26, 27, 30, 31
Kelompok
Perlu bantuan : 6 siswa, absen 3, 8, 10, 11, 13, 29
Mahir : 8 siswa, absen 4, 19, 20, 21, 22, 24, 28, 32
1. Peserta didik cakap: nilai hasil asesmen diagnostik di sekitar
rata-rata (70)
Aspek
2. Peserta didik perlu bantuan: nilai hasil asesmen diagnostik
Pengelompokan
jauh di bawah rata-rata
3. Peserta didik mahir : nilai hasil tes diagnostik ≥ 90

Profil Pelajar Pancasila

DIMENSI P3 DESKRIPSI
Peserta didik akan mengembangkan kemampuan bergotong
Bergotongroyong royong dengan saling memberi masukan untuk menemukan
konsep SPLDV yang benar. Serta peserta didik juga harus bernalar
kritis dalam menentukan secara tepat cara memecahkan masalah
Bernalar Kritis
yang berkaitan dengan SPLDV

Tujuan pembelajaran

Elemen Capaian Pembelajaran


Di akhir fase D peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan
menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan.
Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar.
Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif,
asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang
ekuivalen. Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi
(domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk
Aljabar diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik.
Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi
linear secara grafik. Mereka dapat menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linear satu variabel. Mereka dapat menyajikan,
menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan
relasi, fungsi dan persamaan linear. Mereka dapat
menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel melalui
beberapa cara untuk penyelesaian masalah
Kode TP Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan penyelesaian sistem
8.2.1 persaman linear dua variabel (SPLDV) melalui beberapa cara
yang dipilih sendiri
Peserta didik dapat memecahkan masalah yang berkaitan
8.2.4
dengan sistem persaman linear dua variabel (SPLDV)
Pemahaman Bermakna
 Memodelkan soal cerita secara matematis
Kegunaan SPLDV bagi  Menggunakan SPLDV dalam menyelsaikan SPLTV
peserta didik  Menyelsaikan masalah keseharian yang berlkaitan
dengan SPLDV
 Menumbuhkan sikap gotong royong dalam kelompok
 Meningkatkan cara berpikir atau bernalar secara kritis
 Ulet dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman
 Belajar SPLDV berarti belajar menyelesaikan
Manfaat SPLDV dalam permasalahan sehari-hari dengan cara-cara yang mudah
kehidupan sehari-hari namun tujuan tercapai.
 Belajar SPLDV memungkinkan diri kita memahami
permasalahan sehari-hari yang kompleks menjadi
sederhana.

Pertanyaan Pemantik

No Pertanyaan

1 Bagaimana cara menyelesaikan SPLDV?


2 Kapan menggunakan konsep SPLDV dalam menyelesaikan soal cerita?
Apakah ciri soal cerita dalam kehidupan sehari-hari yang dapat
3
diselesaikan dengan SPLDV?
4 Adakah aplikasi yang dapat menyelesaikan SPLDV secara cepat?
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Belajar (TP 8.2.1 dan 8.2.2)
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Peserta Didik dan Bantuan Guru Waktu
Persiapan 1. Dokumen: modul ajar, media, lembar -
asesmen, LKPD, buku siswa, buku panduan
guru, dll.
2. Suasana: memperhatikan cuaca, kondisi
kelas, perlengkapan kelas, isi wa grup
sekolah, dll
Pendahuluan 1. Guru mengucap salam dan menyiapkan peserta 15
didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti menit
proses pembelajaran.
2. Guru mengulang sebentar pelajaran
pertemuan sebelumnya yaitu membuat model
matematika terkait PLDV
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yakni dapat membuat model matematika dan
menyelesaikan masalah terkait SPLDV
4. Guru menyampaikan alur/langkah
pembelajaran yang akan dilakukan dan
memberikan apersepsi
atau tes awal
Kergiatan Inti 58
Orientasi Peserta 1. Guru memberikan pengarahan secara klasikal menit
Didik pada Masalah tentang aktivitas yang akan dilakukan masing-
masing kelompok.
2. Guru memberikan pengarahan ulang secara
klasikal tentang cara menentukan model
matematika tentang PLDV dan menyelesaikan
SPLDV (lihat bahan bacaan yang terlampir)
Mengorganisasikan 3. Guru membagi kelas menjadi 3 kelompok
Peserta Didik berdasarkan karakteristik kesiapan belajar,
seperti pada pertemuan sebelumnya
Membimbing 4. Guru memberikan pengarahan dan
penyeldikan fasititasi kepada kelompok mahir, yakni:
individu dan a. Guru menyampaikan LKPD ungu bahan diskusi
kelompok b. Guru menjelaskan tentang tugas-tugas yang
akan dikerjakan.
c. Peserta didik diminta mengerjakan soal-soal
tantangan yang mengaplikasikan konsep SPLDV
dalam kehidupan sehari-hari.
5. Guru memberikan pengarahan dan
memfasititasi kepada kelompok cakap, yakni:
a. Guru membimbing cara membuat model
matematika terkait SPLDV dari contoh soal
cerita yang dibacakan
b. Guru menyampaikan LKPD coklat bahan
diskusi
c. Guru menjelaskan petunjuk singkat yang ada
di LKPD
d. Peserta didik dimintamengerjakan LKPD sesuai
waktu yang ditentukan
6. Guru memberikan pengarahan dan
memfasititasi kepada kelompok perlu
bantuan, yakni:
a. Guru menyampaikan LKPD biru bahan diskusi
b. Guru memberikan penjelasan langsung/eksplisit
tentang model matematika terkait SPLDV dari
soal cerita pada LKPD
c. Guru menjelaskan tentang tugas-tugas yang
akan dikerjakan.
d. Guru sesekali datang ke kelompok untuk
memastikan mengerjakan tugas dengan benar
Mengembangkan 7. Setiap kelompok menugaskan perwakilan
dan Menyajikan kelompoknya untuk menyampaikan hasil
Hasil Karya diskusi kelompok secara kreatif di depan kelas
8. Guru membimbing jalannya presentasi dengan
mengarahkan peserta didik untuk memberikan
tanggapan secara kritis
9. Kelompok yang presentasi menjawab
tanggapan dari kelompok lain
Menganalisis dan 10. Peserta didik diminta untuk mengunpulkan
Mengevaluasi hasil diskusinya
proses pemecahan 11. Guru merefleksikan pembelajaran yang
masalah telah dilaksanakan.
Penutup 1. Siswa diminta untuk mengisi angket penilaian diri 7
dengan jujur menit
2. Guru menyampaikan refleksinya
terhadap pembelajaran kali ini
3. Guru menyampaikan bahwa pada
pertemauan berikutnya diadakan asesmen
sumatif
Asesmen
1. Asesmen Diagnostik
Dilakukan minimal pada H-4 sebelum kegiatan pembelajaran dengan soal dan hasil
terlampir
2. Asesmen Formatif
a. Kegiatan Pembelajaran 1
 Soal-soal apersepsi (terlampir)
 Ceklis dimensi profiil pelajar Pancasila bergotongroyong dan bernalar kritis
(terlampir)
 Observasi ketercapaian tujuan pembelajaran (terlampir)
b. Kegiatan Pembelajaran 2
 Ceklis pencapaian dimensi profil pelajar Pancasila
 Hasil jawaban LKPD sebagai bahan penentuan LKPD
 Penilaian Diri
3. Asesmen Sumatif
Materi : SPLDV
Bentuk Soal : pilihan ganda biasa, pilihan ganda kompleks, benar-salah, dan uraian
Banyak Soal : 5 butir
Waktu : 20 menit
Master Soal : terlampir

Pengayaan dan Remidial


1. Pengayaan diberikan kepada peserta didik dengan capaian lebih dari KKTP (Kriteria
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) dengan memberikan soal HOTS sebagai latihan.
 Materi Pembelajaran Pengayaan: menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan
dengan SPLDV
2. Remedial diberikan kepada peserta didik dengan capaian kurang dari KKTP atau yang
membutuhkan pembelajaran ulang atau sesuai kebutuhan peserta didik
 Menbuat model matematika dari masalah sederhana sehari-hari
 Menyelesaikan masalah nyata sederhana yang berkaitan dengan SPLDV

Refleksi Peserta Didik dan Guru


Refleksi Peserta Didik

Lembar Penilaian Diri (terlampir)

Refleksi Guru

Momen terbaik apa yang saya rasakan ketika melakukan kegiatan ini?

Apa saja yang tidak berjalan dengan baik saat saya melakukan kegiatan? Mengapa?

Bagaimana saya memodifikasi kegiatan pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik


peserta didik saya?
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik
1. Buku Refensi dan pengayaan di perpustakaan
2. https://youtu.be/oID6BRAdS54 (metode eliminasi)
3. https://youtu.be/6rN4p0db89A (metode substitusi)
4. https://youtu.be/9rEeURp6WaM metode campuran)
5. https://youtu.be/kOQ1VDYK8a8 (metode grafik)
6. https://youtu.be/hALJUAkxxHI (soal cerita SPLDV)

Glosarium
Variabel
(peubah) simbol yang melambangkan suatu kuantitas dalam suatu ekspresi
matematika, serta sering digunakan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan
Linear
1. tenletak pada suatu garis lurus; 2. sepanjang atau menyinggung suatu kurva;
3. berdimensi satu (linear)
Persamaan linear
sebuah persamaan aljabar, yang tiap sukunya mengandung konstanta, atau perkalian
konstanta dengan variabel tunggal. Persamaan ini dikatakan linear sebab variabelnya
berderajat satu / berdimensi satu, dapat digambarkan sebagai garis lurus dalam
Sistem koordinat Kartesius.

Sistem persamaan linear Dua Variabel (SPLDV)


merupakan suatu sistem yang terdiri atas dua persamaan linier yang mempunyai dua
variable, dan variabelnya berderajat satu / berdimensi satu.

Daftar Pustaka
As’ari, Abdur Rahman, dkk. Edisi revisi 2017. Matematika SMP/MTs Kelas VIII.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : Puskur dan Perbukuan,
Balitbang, Kemdikbud Buku Siswa halaman 189 s.d 252.

As’ari, Abdur Rahman, dkk. Edisi revisi 2017. Matematika SMP/MTs Kelas VIII.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : Puskur dan Perbukuan,
Balitbang, Kemdikbud Buku Guru halaman 189 s.d 252.

Agus Nurbaktiono dkk ,Edisi 2019. Buku Pendamping Matematika kelas 8, Media Karya
Putra Kartasura. halaman 43 s.d. 49.

Tosho Gakko, Tim (2021), Matematika Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII, Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, riset, dan Teknologi

Tosho Gakko, Tim (2021), Buku Panduan Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama
Kelas VIII, Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan
Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, riset, dan
Teknologi
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK

Bentuk x + 3 = 6 adalah bentuk persamaan linear dengan satu variabel, dimana x adalah variabel .
Sedangkan bentuk x + y = 5 adalah bentuk persamaan linear dengan dua variabel di mana x
dan y adalah variabel-variabelnya.

Persamaan linear dengan dua variabel adalah persamaan dengan dua variabel dan pangkat variabel- variabelnya
adalah pangkat satu. Misalnya. x + y = 10
Pasangan x dan y pada penyelesaian di atas bisa lebih dari satu pasangan. Jika x = 1,
maka y = 9 ;
Jika x = 2, maka y = 8 ;
Jika x = 3, maka y = 7 ;
dan seterusnya

Perhatikan bentukx + y = 10
x–y=4

Bentuk tersebut dinamakan bentuk sistem persamaan linear dengan dua variabel. Pada sistem persamaan linea

Cara menyelesaikan SPLDV ada 4 cara :


1. Metode grafik
2. Metode eliminasi
3. Metode substitusi
4. Metode campuran eliminasi dan substitusi

Metode Grafik
SPLDV : x+y=2
x–y=4
x+y=2
Titik potong dengan sumbu y , jika x = 0 maka y = 2, koordinat ( 0 , 2 ) Titik
potong dengan sumbu x , jika y = 0 maka x = 2, koordinat ( 2 , 0 ) x – y = 4
Titik potong dengan sumbu y , jika x = 0 maka y = –4, koordinat ( 0 , –4 ) Titik
potong dengan sumbu x , jika y = 0 maka x = 4, koordinat ( 4 , 0 ) Dari grafik
diperoleh nilai x = 3 dan nilai y = –1
Metode Eliminasi
Tentukan nilai x dan y pada SPLDV 2x + y = 8 dan 4x + y = 22
2x + y = 8
4x + y = 22(–)
–2x= – 14
x = – 14 : (– 2)
x=7

2x + y = 8x 2 4x + 2y = 16
4x + y = 22x 1
4x + y = 22 (–)
y =–6

Cara Substitusi
Tentukan nilai x dan y pada SPLDV: 2x + y = 8 dan 4x + y = 22 2x + y
= 8  y = 8 – 2x
Substitusi y = 8 – 2x pada 4x + y = 22, diperoleh: 4x +
( 8 – 2x ) = 22
4x + 8 – 2x = 22
4x – 2x = 22 – 8
2x = 14
x=7
Substitusi x = 7 pada y = 8 – 2x, diperoleh:
y = 8 – 2 (7)
y = 8 – 14
y=–6

Metode Campuran Eliminasi dan Substitusi


Tentukan nilai x dan y pada SPLDV: 2x + y = 8 dan 4x + y = 22
2x + y = 8
4x + y = 22(–)
–2x= – 14
x = – 14 : (– 2)
x=7
Substitusi x = 7 pad 2(7) + y = 8
14 + y = 8
y = 8 – 14
y =–6 a 2x + y = 8
Membuat persamaan linear dua variabel
Persamaan adalah kalimat terbuka yang dihubungkan dengan tanda sama dengan
Persamaan linear dua variabel adalah kalimat terbuka yang dihubungkan dengan tanda sama dengan
mengandung dua variabel, pangkat dari variabel satu
Bentuk persamaan linear dua variabel adalah
Contoh :
axRp5000.000,00
Pembeli membayar sebesar + by = c , dengan
untuk bajua,
danb, c ∈ .Harga
celana. R, a,bsatu≠ baju
0 Rp100.000,00 dan harga
celana Rp200.000,00. Nyatakan pernyataan diatas dalam bentuk persamaan linear dua variabel

Pembahasan :
Untuk menjawab pertanyaan dengan memisalkan banyaknya baju dengan b dan banyak celana dengan c
sehingga bentuk persamaan linear dua variabelnya adalah
100.000b + 200.000c = 500.000
atau dapat disederhanakan dengan cara membagi kedua ruas dengan 100.000 sehingga menjadi
b + 2c = 5

Latihan
1. Berilah tanda (PLDV) untuk suatu persamaan yang merupakan PLDV dan beri tanda (SPLDV) untuk
suatu persamaan yang merupakan SPLDV serta beri tanda (X) jika bukan PLDV maupun SPLDV.
a. 3a + 2b = 6 (……..) d. 8p + 10 = 8 (……..)
b. 2x – y + 10 = 0 e. 2x + 4y – z = 8 (……..)
4x + y = 20 (……..)
c. 2x + 4y – z = 8 (……..) f. 5q – 2p = 10 (……..)

2. Diantara persamaan berikut ini, manakah yang merupakan PLDV dan manakah yang merupakan SPLDV
serta sebutkan perbedaanya!
a) 5x – 2y = 5
b) 2x + 3y – 6 = 0 dan -4x + 6y = 12
c) x = y + 3 dan 2x – 7y = -8
d) 4y – x –21 = 0
3. Dengan grafik tentukan penyelesaian dari sistem persamaan linier berikut untuk x,y Real 1. x + y
= -2 dan 2x – y = 6
2. 2x + y = 6 dan 2x + y = 8
4. Dengan metode substitusi tentukan penyelesaian dari sistem persamaan linear dua variabel berikut
untuk x, y,  Real.
1. y – 2x = 2 dan 5x – 4y = 4 2.
x + 2y = 17 dan 3x + y = 14
5. Tentukan penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel berikut dengan metode eliminasi untuk
x,y Real
1. x + y = 0 dan 4x + 3y = 3
2. 5x – 3y = 26 dan 3x + 5y = 36
6. Tentukan penyelesaian sistem persamaan linier dua variabel berikut dengan metode campuran eliminasi
dan substitusi , untuk x,y Real
1. x + 3y = -7 dan 2x + 5y = 21
2. 12x + 7y = -4 dan 4x + 5y = 20
Bahan Apersepsi Kegiatan Belajar

1. Pada persamaan 4y + 9 = – 3, tentukan variabel, konstanta dan koefisien!


2. Berikut ini manakah yang merupakan persamaan linear dengan satu variabel ? Beri alasan!
 m – 4 = 15
 a + b = 12
 p( 9 – 2p ) = 10
 x + 3 = 2x – 4
3. Petruk dan Gareng membeli permen di toko yang sama. Petruk membeli 5 bungkus sedang Gareng
membeli 3 bungkus. Banyak permen pada setiap bungkus adalah sama. Jika Petruk memberikan 6
buah permen pada adiknya dan ternyata sisanya sama dengan banyak permen milik Gareng,
berapakah banyak permen dalam setiap bungkus?

Bahan Tes Awal Kegiatan Belajar


1. Seorang tukang parkir mendapat uang sebesar Rp17.000,00 dari 3 buah mobil dan 5 buah sepeda
motor, sedangkan dari 4 buah mobil dan 2 buah sepeda motor dia mendapatkan uang Rp.18.000,00.
Tentukan model matematika permasalahan tersebut!

2. Tentukan penyelesaian yang mungkin dari persamaan linier dua variable 2x + y = 8 , untuk x
dan y anggota himpunan bilangan cacah ! ( soal open ended / penyelesaian terbuka )
TUJUAN: Dapat memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persaman linear dua variabel
(SPLDV)

Permasalahan
Perhatikan permasalahan berikut ini

Seorang tukang parkir memperoleh uang sebesar


Rp150.000,00 dari parkir mobil dan sepeda motor.
Diketahui bahwa tarif parkir mobil Rp5.000,00 dan
biaya parkir sepeda motor Rp2.000,00. Jika jumlah roda
semua kendaraan yang parkir saat itu 130 buah, berapa
banyaknya sepeda motor dan mobil yang sedang parkir?

Jawaban:
TUJUAN: Dapat memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persaman linear dua variabel
(SPLDV)

Permasalahan
Perhatikan permasalahan berikut ini

Uang kertas Rp100.000,00 akan ditukar dengan


uang kertas Rp2.000,00 dan uang kertas
Rp5.000,00. Jika dihitung banyaknya lembaran
semua uang yang diterima adalah 32 lembar,
berapa banyak (lembar) masing- masing uang
kertas Rp2.000,00 dan uang kertas Rp5.000 yang
diperoleh?

Jawaban:
Misal: banyak lembar uang 5.000 = m
banyak lembar uang 2.000 = d
Lengkapi tabel berikut
Bentuk
No Kalimat Model Matematika
Sederhana
Uang kertas Rp100.000,00 akan ditukar
I dengan uang kertas Rp2.000,00 dan uang 5.000m + … = 100.000 5m + … = …
kertas Rp5.000,00.

II … … …

Dipereroleh SPLDV:

Penyelesdaian:
TUJUAN: Dapat memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persaman linear dua variabel
(SPLDV)

Permasalahan
Perhatikan permasalahan berikut ini.

Ibu ke swalayan untuk membeli masker dan tisu dengan


semua uangnya sebanyak Rp75.000,00. dimana harga
masker Rp2.000,00 dan harga tisu Rp5.000,00. Jika banyak
masker yang dibeli ibu sama dengan banyak tisu ditambah
6, berapa banyaknya masing-masing masker dan tisu yang
dibeli ibu?

Petunjuk:
1. Buat pemisalan banyak masker dan banyak tisu
2. Tulis PLDV dari kalimat pertama dan kalimat kedua
3. Tulis SPLDV dari dua kalimat tersebut
4. Selesaikan dengan metode campuran eliminasi dan substitusi.

Jawaban:
Lembar Refleksi Penilaian Diri:

Mata Pelajaran : Matematika


Nama : ___ _
Kelas : VIII
Materi : SPLDV
Tanggal Mengisi : ___ _

Alternatif
No Pernyataan
Ya Tidak
Saya bersyukur atas kesempatan yang diberikan Tuhan dalam mempelajari
1. PLDV sehingga saya dapat mengetahui kegunaan matematika dalam kehidupan sehari-
hari
Saya bersyukur atas kesempatan berlatih untuk bertanggungjawab
2.
menyelesaikan tugas melalui belajar SPLDV
Saya optimis dapat memperbaiki pemahaman saya terhadap hal-hal yang belum
3.
saya pahami sepenuhnya dalam belajar tentang mengidentifikasi SPLDV
Saya akan belajar keras untuk mempelajari lebih lanjut terkait SPLDV dan saya
4.
yakin akan bisa memahaminya

5. Saya telah berperan aktif dalam kegiatan belajar matematika pada hari ini

Saya akan berperan lebih banyak selama belajar matematika dalam kelompok
6.
pada hari-hari yang akan datang dan saya yakin hal itu bisa saya lakukan

Gambar sebuah emotikon yang mewakili suasana hati kalian selama belajar matematika
pada hari ini di kolom berikut.
RUBRIK PENGAMATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

BERGOTONG ROYONG
BERKEMBANG
BELUM MULAI SANGAT
NAMA SESUAI
NO PESERTA BERKEMBANG BERKEMBANG BERKEMBANG
HARAPAN
DIDIK Tidak aktif saat Jarang Sering Menjadi
diskusi memberikan memberikan pemimpin dalam
kelompok kontribusi saat kontribusi saat diskusi
berdiskusi berdiskusi kelompok
1
2
3
dst

BERNALAR KRITIS
BELUM MULAI SANGAT
BERKEMBANG
BERKEMBANG BERKEMBANG BERKEMBANG
Memberikan Memberikan Memberikan Secara kritis
NAMA informasi dalam informasi dan informasi dan memberikan
NO PESERTA memecahkan gagasan dalam gagasan yang informasi yang
DIDIK masalah memecahkan relevan untuk kompleks dan
masalah serta memecahkan abstrak dari
memperjelas masalah gagasan yang
informasi paling relevan
saat memecah-
kan masalh
1
2
3
dst
KKTP MENGGUNAKAN INTERVAL NILAI
(PERTEMUAN 2)

Tujuan Pembelajaran

peserta didik dapat menentukan penyelesaian sistem persaman linear dua


variabel (SPLDV)

Indikator Tujuan pembelajaran

1 Dapat menentukan pemisalan variabel I dan variabel II

2 Dapat menentukan koefisien dari masing-masing variabel

3 Dapat menuliskan model matematika dari kalimat pada soal cerita

4 Dapat menyelesaikan SPLDV dengan benar

Nama Peserta didik :

Kelas/Absen :

Kurang Cukup Baik Baik


Kriteria Berdasar Indikator TP (1) (2) (3) sekali
(4)
Dapat menentukan pemisalan variabel I
dan variabel II
Dapat menentukan koefisien dari masing-
masing variabel
Dapat menuliskan model matematika
dari kalimat pada soal cerita
Dapat menyelesaikan SPLDV dengan benar

Skor diperoleh
Persentase ketuntasan:

%skor = ----------- x 100% = … %


16

Interval ketuntasan

0 - 45% : belum mencapai, remedial di seluruh bagian

46 - 59% : belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan

60 - 80% : sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial


81 - 100% : sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih
Asesmen Sumatif

KISI-KISI PENULISAN ASESMEN SUMATIF

LEVEL BENTUK NOMOR


NO TUJUAN PEMBELAJARAN MATERI INDIKATOR SOAL
KOGNITIF SOAL SOAL

Peserta didik dapat


Diberikan empat macam
menyusun persamaan
persamaan linear dimana dua
linear dua variabel PG
1 PLDV persamaan merupakan PLDV, L-1 1
(PLDV) sebagai model Kompleks
peserta didik dapat menentukan
matematika dari
persamaan yang merupakan PLDV
masalah konteks-tual

Peserta didik dapat


Diberikan soal cerita terkait
menentukan persamaan a – x = b dimana a dan
2 penyelesaian PLDV b bilangan dan x variabel, peserta L-2 PG Biasa 2
persaman linear dua didik dapat menyusun PLDV dari
variabel (PLDV) soal cerita tersebut
Peserta didik dapat
memecahkan Diberikan soal cerita tentang
masalah yang pesergipanjang dengan panjang n
3 berkaitan dengan SPLDV lebihnya dari lebar dan kelilingnya L-2 B–S 3
sistem persaman m, peserta didik dapat
linear dua variabel menentukan luasnya
(SPLDV)

Peserta didik dapat


memecahkan Diberikan masalah SPLDV tentang
masalah yang banyak dan harga dua barang
4 berkaitan dengan SPLDV berbeda, peserta didik dapat L-3 Uraian 4
sistem persaman menentukan harga masing-masing
linear dua variabel satuan barang.
(SPLDV)
Soal Asesmen sumatif
1. Di antara persamaan di bawah ini, yang merupakan PLDV adalah ….:
 5x – 2y = 5
 x = 4 + 3x
 2x – 7y = – 8z
 4y – x –21 = 0
2. Dari 450 buku yang diterima seorang pengecer, ternyata 25 buku diantaranya rusak. Setelah terjual x
buah, buku yang tersisa adalah 215 buah. Model matematika untuk menghitung banyaknya buku yang
terjual adalah ....
🌕 450 – x = 215
🌕 x – 25 = 215
🌕 x – 415 = 215
🌕 425 – x = 215
3. Sebuah kebun berbentuk persegi panjang mempunyai panjang 4 m lebihnya dari lebarnya. Nyatakan
dengan benar atau salah pernyataan berikut.
a. Jika keliling kebun tersebut 72 m, maka luasnya adalah 320 m2
🌕 Benar
🌕 Salah
b. Jika keliling kebun tersebut 114 m, maka luasnya adalah 640 m2
🌕 Benar
🌕 Salah

Bentuk Soal Uraian


4. Ali membawa 4 lembar uang lima puluh ribuan. Jika ia membeli 10 kg apel dan 4 kg mangga, ia
menerima kembalian Rp10.000,00. Jika ia membeli 8 kg apel dan 10 kg mangga maka uangnya kurang
Rp20.000,00. Tentukan harga masing masing tiap kg untuk apel dan mangga !
Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran
NO
ALTERNATIF / KUNCI JAWABAN SKOR
SOAL
1. 5x – 2y = 5 dan 4y – x –21 = 0 1
2 425 – x = 215 1
3 a. Benar 1
b. Salah 1
1 Ali membawa 4 lembar uang lima puluh ribuan. Jika ia membeli 10 kg apel dan 4 kg mangga, ia
menerima kembalian Rp10.000,00. Jika ia membeli 8 kg apel dan 10 kg mangga maka uangnya
kurang Rp20.000,00. Tentukan harga masing masing tiap kg untuk apel dan mangga !

misal x = harga 1 kg apel


y = harga 1 kg manga maka 1
10x + 4y = Rp190.000,00 1
8x + 10y = Rp220.000,00 1
1
Eliminasi x
10x + 4y = 190.000 | x4 | → 40x + 16y = 760.000
8x + 10y = 220.000 | x5 | → 40x + 50y = 1.100.000 (– ) 2
2
– 34y = – 340.000 y
= 10.000 2
substitusi y = 10.000 ke persamaan 10x + 4y = 190.000, diperoleh, 10x + 4 1
(10.000) = 190.000 1
10x + 40.000 = 190.000 2
10x = 150.000 1
x = 15.000 2
Jadi harga 1 kg apel adalah Rp15.000,00 dan harga 1 kg manga adalah Rp10.000,00 1
2

Anda mungkin juga menyukai