0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan3 halaman

Titrasi Asam Basa: Soal dan Pembahasan

Dokumen ini berisi soal-soal tentang penilaian harian kimia tentang titrasi asam basa. Terdapat 10 soal pilihan ganda mengenai konsep-konsep dasar titrasi asam basa seperti reaksi kimia yang terjadi, penentuan konsentrasi larutan, penggunaan indikator, dan perhitungan volume larutan yang diperlukan.

Diunggah oleh

Fred Marini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan3 halaman

Titrasi Asam Basa: Soal dan Pembahasan

Dokumen ini berisi soal-soal tentang penilaian harian kimia tentang titrasi asam basa. Terdapat 10 soal pilihan ganda mengenai konsep-konsep dasar titrasi asam basa seperti reaksi kimia yang terjadi, penentuan konsentrasi larutan, penggunaan indikator, dan perhitungan volume larutan yang diperlukan.

Diunggah oleh

Fred Marini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENILAIAN HARIAN KIMIA

TITRASI ASAM BASA.

KELAS : XI IPA 5
HARI/TGL : Selasa, 06 April 2021

Pilihlah salah satu Jawaban Yang Paling benar!

1. Larutan asam klorida di tambah 3 tetes indikator fenolftalein kemudian dititrasi dengan larutan
natrium hidroksida. Persamaan reaksi yang terjadi sebagai berikut :
HCl + NaOH NaCl + 2H2O

Dari pernyataan tersebut, zat yang berfungsi sebagai titran adalah.....

a. Air
b. Fenolftalein
c. Natrium klorida
d. Asam klorida
e. Natrium hidroksida

2. Titrasi larutan HBr dengan larutan KOH 0,2 M diperoleh hasil sebagai berikut :

Percobaan Volume HBr Volume KOH

1 20 21

2 20 19

3 20 20

Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan HBr adalah.... M

a. 0,2
b. 0,5
c. 2
d. 4
e. 5

3. Pada titrasi asam lemah dan basa kuat, perubahan pH di sekitar titik ekivalen terjadi pada
pH.....

a. 7
b. < 7
c. > 7
d. 4
e. Antara 4 – 7
4. Titik ekuivalen titrasi antara CH3COOH 0,1 M dengan KOH 0,1 M dapat ditunjukkan dengan
bantuan indikator…
a. Fenoftalein (pH 8-10)
b. Metil merah (pH 4-6)
c. Kresol merah (pH 1-2)
d. Alizarin kuning (pH 1-2)
e. Bromtimol biru (pH 6-8)
5. Larutan asam sulfat 10 mL dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 20
mL larutan NaOH, maka kemolaran larutan asam tersebut adalah…
a. 0,15 M
b. 0,30 M
c. 0,10 M
d. 0,20 M
e. 0,25 M
6. Jika 20 mL H3PO4 0,1M dititrasi dengan larutan natrium hidroksida 0,2 M sampai tepat berubah
menjadi HPO42_, maka volume basa yang diperlukan adalah…
a. 10 mL
b. 20 mL
c. 25 mL
d. 30 mL
e. 40 mL

7. Grafik berikut yang menunjukkan titrasi larutan HCl 0,1 M dalam labu dengan larutan NaOH
0,1 M dalam buret adalah
8. Berikut ini data hasil titrasi HCN dengan larutan Ba(OH)2 0,1 M
Percobaan Volum HCN (mL) Volume Ba(OH)2 (mL)

1 25 14

2 25 16

3 25 15

Konsentrasi larutan HCN sebesar…


a. 0,05 M
b. 0,12 M
c. 0,25 M
d. 0,48 M
e. 0,96 M

9. Jika dilakukan titrasi HCl – NaOH menggunakan indikator fenolftalein maka titik akhir
titrasi berada pada pH sekitar…
a. 6,5
b. 7,0
c. 8,0
d. 10
e. 11

10. Volume H2SO4 0,025 M yang diperlukan untuk tepat menentralkan 525 mL KOH 0,06 M
adalah…. L
a. 0,22
b. 0,47
c. 0,63
d. 0.79
e. 1.26

Anda mungkin juga menyukai