TITRASI ASAM BASA
1. Sebanyak 100 mL larutan HCl 0,02 M dicmpur 5. Sebanyak 100 mL larutan HCl 0,1 M di campur
dengan 100 mL CH3COOH 0,02 M Ka = 2 x 10 -5 maka dengan 100 mL larutan Ba(OH) 2 0,05 M maka PH
PH setelah kedua larutan tersebut di campur larutan adalah…
adalah… a. 5 d. 8
a. 1 – log 2 b. 6 e. 9
b. 2 – log 3 c. 7
c. 3 – log 3
d. 5 – log 3 6. pH yang terjadi jika 100 mL H2SO4 PH = 2 dicampur
e. 6 – log 3 dengan 100 mL NaOH PH = 10
a. 4 – log 225 d. 6 – log 525
2. Dari data percobaan titrasi larutan asam klorida x M b. 5 – log 495 e. 6 – log 495
dengan larutan NaOH 0,1 M adalah sebagai berikut: c. 5 – log 495
No. HCl x M NaOH
(dalam ml) (dalam ml) 7. PH yang terjadi bila 100 mL HCl 0,2 M di campur
1. 10 20 dengan 100 mL KOH 0,1 M ...
2. 10 21 a. 7 d. 5 – log 5
3. 10 19 b. 5 e. 2
Berdasarkan data tersebut , maka harga x adalah…. c. 5 – log 2
a. 0,05
b. 0,1 8. Sebanyak 25 mL larutan NaOH 0,1 M dicampurkan
c. 0,15 dengan 75 mL larutan yang sama 0,05 M, pH larutan
d. 0,2 setelah dicampur:
e. 0,5 a. 11 + log 6,25 d. 12 + log 6,25
b. 11 + log 6,25 e. 13 – log 6,25
3. Data hasil titrasi 25 ml larutan NaOH 0,2 M dengan c. 12 – log 6,25
larutan HCl 0,25 M sbb :
No. HCl 0,25 M 9. Disediakan dua buah labu 250 mL :
1 5 ml I. Larutan NaOH 0,1 M, 200 mL
2 10 ml II. Larutan H2SO4 x M, 25 mL
3 20 ml Untuk merancang percobaan agar dapat diketahui
4 25 ml molaritas larutan H2SO4 saat terjadi titik ekivalen
5 30 ml adalah ….
Dari data tersebut yang menunjukkan terjadinya titik a. larutan H2SO4 dimasukkan dalam buret diukur
netralisasi terletak nomor volume yang dibutuhkan
a. 1 b. larutan NaOH diambil 25 mL ditetesi indikator PP
b. 2 c. saat titik ekivalen warna larutan berubah
c. 3 menjadi merah muda, kemudian hilang lagi
d. 4 d. saat titik ekivalen untuk menentukan molaritas
e. 5 H2SO4 digunakan hubungan :
Va . Ma . a = Vb . Mb . b
4. Kurva berikut menggambarkan perubahan pH pada e. saat terjadi titik ekivalen terbentuk garam asam
titrasi
10. Perhatikan hasil titrasi larutan NaOH
0,1 M dengan larutan HCl 0,15 M :
No NaOH 0,1 M HCl 0,15 M
7 1 2 mL 20 mL
2 8 mL 20 mL
3 15 mL 20 mL
4 25 mL 20 mL
a. Asam kuat dititrasi dengan basa kuat 5. 30 mL 20 mL
b. Asam lemah dititrasi dengan basa kuat
Netralisasi terjadi pada nomor ….
c. Asam kuat dititrasi dengan basa lemah
a. 1 d. 4
d. Asam kuat dititrasi dengan basa lemah
b. 2 e. 5
e. Basa kuat dititrasi dengan asam lemah
c. 3
TITRASI ASAM BASA
11. Sebanyak 100 mL larutan natrium hidroksida 0,05 M dalam 500 ml air, dari larutan diambil 50 ml
direaksikan dengan 100 mL asam oksalat 0,05 M direaksikan dengan NaOH sambil di panaskan gas
menurut reaksi : NH3 yang terjadi di alirkan kedalam 300 ml larutan
2NaOH(aq) + H2C2O4(aq) Na2C2O4(aq) + 2H2O(l) HCl 0,2 M. jika untuk menetralkan larutan yang
Pernyataan dibawah ini yang benar adalah: terjadi di butuhkan 40 ml NaOH 0,25 M, maka kadar
a. semua pereaksi habis bereaksi (NH4)2SO4 dalam pupuk tersebut adalah ...
b. reaksinya ekivalen (Ar N = 14; H = 1 ; S = 32 ; O = 16)
c. reaksi tersebut tidak dapat berlangsung A. 11,22 %
d. terdapat sisa NaOH B. 22,5 %
e. terdapat sisa H2C2O4 C. 33,25 %
D. 66,5 %
12. Larutan kalium hidroksida 0,25 M sebanyak 400 mL E. 75,5 %
ditambahkan kedalam 200 mL asam sulfat 0,25 M.
Pernyataan dibawah ini yang benar adalah …. 17. Bahan kimia di laboratorium kualitasnya ada yang
a.[H+]>[OH-], larutan bersifat asam proanalisis (PA) dan teknis, pada umumnya
b.[H+]=[OH-], larutan bersifat netral laboratorium sekolah hanya menyediakan yang
c. [H+]<[OH-], larutan bersifat basa teknis. Untuk membuat larutan KOH ditimbang 2,8
d.larutannya membirukan lakmus merah gram dan dilarutkan sampai dengan 500 mL air, 10
e.larutan KOH bersifat sebagai pereaksi pembatas mL larutan tersebut dititer dengan larutan standar
HCl 0,1 M ternyata membutuhkan 7,5 mL.
13. Sebanyak 250 ml asam asetat 0,5 M ditambah 500 Kemurnian KOH teknis tersebut adalah ....
ml asam yang sama dengan konsentrasi 0,25 M. (K = 39; O = 16; H = 1)
maka PH larutan setelah ditambah air 250 ml adalah A. 7,5 %
… (Ka = 2 x 10 – 5 ) B. 13,3 %
a. 1 < PH < 3 C. 15 %
b. 2 < PH < 3 D. 30 %
c. 4 < PH < 5 E. 75 %
d. 11 < PH < 12
e. 12 < PH < 13 18. Sebanyak 2 gram contoh tablet vitamin C dengan
rumus HC6H7O6 dilarutkan dalam air sampai volum
14. Pada percobaan titrasi CH3COOH dengan NaOH 100 mL. 10 mL larutan ini dititrasi dengan NaHCO3
dengan reaksi : 0,03 M sebanyak 13 mL, maka kadar vitamin C dalam
CH3COOH + NaOH NaCH3COO + H2O tablet tersebut adalah . . . . (Ar C = 12, H = 1, O = 16).
Sebanyak 25 mL larutan CH3COOH dititrasi, dan A. 24,96 % D. 34,32 %
ternyata memerlukan 30 mL larutan NaOH 0,1 M. B. 29,6 % E. 36,36 %
Konsentrasi larutan CH3COOH tersebut adalah ... C. 30,6 %
A. 0,10 M
B. 0,12 M 19. Untuk menentukan kadar cuka dapur dari larutan
C. 0,15 M encer asam asetat CH3COOH, 5 mL larutan cuka ini
D. 0,20 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,2 M memerlukan
E. 0,24 M 96 mL NaOH. Jika massa jenis cuka 1,05 g mL–1
maka kadar % asam asetat dalam cuka dapur
15. Jika sebanyak 2 gram cuplikan ammonium sulfat, tersebut adalah . . . .
(NH4)2SO4, dilarutkan dalam air hingga volume 250 A. 21,19 % D. 24,16 %
cm3. Larutan diambil 25 cm 3 untuk didihkan bersama B. 20,5 % E. 26 %
0,1 mol/L NaOH 50 cm3 sampai semua gas NH3 C. 22,6 %
terbentuk. Sisa NaOH dinetralkan dengan 0,1 mol/L
HCl 24,3 cm3, maka kemurnian ammonium sulfat 20. Sebanyak 0,4 gram suatu cuplikan NaOH dilarutkan
tersebut adalah… dalam air kemudian ditambahkan 25 L H 2SO4 0,1 M
A. 50% maka kadar NaOH dalam cuplikan ...
B. 65% A. 66,7% D. 33,3%
C. 70% B. 60 % E. 16,7%
D. 85% C. 50 %
E. 90%
16. Untuk menentukan kadar (NH 4)2 SO4 dalam pupuk ZA
ditimbang 50 gram pupuk ZA. Kemudian dilarutkan