LEADERSHIP
DEFINISI LEADERSHIP
“Aktivitas mempengaruhi perilaku orang lain, baik secara individu maupun kelompok agar melakukan
aktivitas dalam usaha mencapai tujuan dalam situasi tertentu” (Silalahi, 2007)
“ Pengaruh, seni dari proses mempengaruhi orang-orang sedemikian sehingga mereka mau bekerja
keras dengan sepenuh hati dan penuh semangat ke arah pencapaian tujuan organisasi/kelompok”
FAKTOR/ELEMEN LEADERSHIP Ada pihak yang mempengaruhi, Ada pihak yang dipengaruhi, Ada
aktifitas mempengaruhi (dalam situasi tertentu), Ada tujuan yang ingin dicapai.
ARTI UTAMA KEPEMIMPINAN DALAM ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
The attribute of the position (atribut dari suatu posisi) -> kepemimpinan sebagai suatu posisi,
menunjuk pada kekuasaan dan wewenang yang berada pada posisi tertentu,
The characteristic of a Person (sifat seseorang) -> menunjuk kepada kecakapan seseorang untuk
memahami bahwa manusia memiliki kekuatan untuk memberikan motivasi kepada orang lain yang
berbeda dari waktu ke waktu (kharisma),
The catagory of behavior (katagory perilaku) -> perilaku pemimpin berupa prestasi yang dimiliki dan
perilaku pemimpin yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup kelompok (teladan).
BENTUK-BENTUK KEKUASAAN (FRENCH & RAVEN)
Coercive Power (kekuatan atau kekuasaan memaksa) -> kekuasaan didasarkan atas rasa takut,
Reward Power (kekuatan atau kekuasaan berdasarkan imbalan) -> kekuasaan didasarkan atas harapan
untuk mendapatkan pujian atau penghargaan, Legitimate Power (kekuasaan yang sah/formal) ->
kekuasaan didapatkan dari posisi/jabatan/kedudukan yang sah dalam hierarkhi keorganisasian,
Expert Power (kekuasaan berdasarkan keahlian) -> kekuasaan yang didasarkan atas keahlian khusus,
Referent Power (kekuasaan berdasarkan daya tarik atau penunjukkan)
DASAR LEGITIMASI POSISI SEORANG PEMIMPIN
Legal Power (kekuasaan legal) -> kekuasaan didasarkan pada otoritas rasional legal yang didapat
karena menduduki posisi formal dalam hierarkhi organisasi,
Personal Power (kekuasaan pribadi) -> kekuasaan didasarkan atas daya tarik (kharisma, tradisi,
keahlian) pribadi seseorang yang dapat menimbulkan kesadaran pengikut untuk menerima, mengakui
dan mengikutinya karena dirasa baik dan benar.
HAL-HAL YANG PERLU MENJADI PERHATIAN SEORANG PEMIMPIN :
Manusia adalah subyek, bukan faktor produksi/obyek,
Secara individual, manusia memiliki sistem nilai (individual value),yang mungkin suatu saat bertolak
belakang dengan sistem nilai perusahaan (corporate value),
Manusia adalah seorang pribadi yang unik (tidak ada yang sama),
Pencapaian sasaran dalam organisasi tidak boleh bertentangan dengan martabat manusia,
Manusia adalah entitas yang utuh (unified entity) - terdiri dari pengetahuan, keahlian, sikap dan
kepribadian, yang pada perilakunya akan dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Memahami kompleksitas setiap individu anggota organisasi melalui model manusia.