0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan8 halaman

Modul 4 Hilmi

Diunggah oleh

muhammadhilmi020605
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan8 halaman

Modul 4 Hilmi

Diunggah oleh

muhammadhilmi020605
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL 4

STRUKTUR KONDISI IF DAN IF ELSE

4.1 Tujuan Praktikum


Setelah mengikuti praktikum pada modul 4 ini mahasiswa diharapkan
mampu:
1. Mampu mengetahui struktur kondisi if dan if else
2. Mampu membuat program untuk menentukan jam seorang pegawai
3. Mampu membuat program untuk menentukan biaya parker seseorang

4.2 Dasar Teori


Struktur kondisi digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses.
Struktur kondisi dapat diibaratkan sebagai katup atau kran yang mengatur
jalannya air. Bila katup terbuka maka air akan mengalir dan sebaliknya bila katup
tertutup air tidak akan mengalir atau akan mengalir melalui tempat lain, Struktur
kondisi IF dibentuk dari pernyataan IF dan digunakan untuk menyeleksi suatu
kondisi tunggal. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka
pernyataan yang ada di dalam blok IF akan diproses dan dikerjakan. Struktur
kondisi IF dibentuk dari pernyataan IF dan digunakan untuk menyeleksi suatu
kondisi tunggal. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka
pernyataan yang ada di dalam blok IF akan diproses dan dikerjakan. Dalam
struktur kondisi IF...ELSE minimal terdapat dua blok perintah. Jika kondisi yang
diperiksa bernilai benar atau terpenuhi maka blok perintah pertama yang
dilaksanakan dan jika kondisi yang diperiksa bernilai salah maka blok perintah
yang kedua yang dilaksanakan (Solihin, 2019).
Bentuk umum pernyataan if dimulai dengan perintah if, diikuti oleh
kondisi di dalam tanda kurung, diikuti oleh pernyataan. Tanda kurung setelah if
adalah bagian dari sintaks. Kondisi menentukan keputusan seleksi apakah akan
pernyataan akan dijalankan. Kondisi biasanya merupakan ekspresi yang logis.
Jika nilai kondisi itu benar, pernyataan dijalankan. Jika nilainya salah, pernyataan
tidak dijalankan dan komputer melanjutkan ke pernyataan berikutnya dalam

14
program. Pernyataan yang dikerjakan hanya ketika kondisi benar disebut dengan
action statement.

15
16

Kondisi if melakukan operasi hanya berdasar satu kondisi, selain kondisi


tersebut akan diabaikan. Pada pernyataan kondisi if- else, jika kondisi yang
diinginkan tidak terpenuhi maka akan dilakukan suatu operasi lain. Pada sintaks
ini dimulai dengan if diikuti oleh ekspresi kondisional yang terkandung di dalam
tanda kurung, diikuti oleh pernyataan, diikuti oleh kata else, diikuti oleh
pernyataan kedua. Ketika dieksekusi, pertama yang dilakukan adalah memeriksa
kondisi. Jika kondisi bernilai true, sistem mengeksekusi pernyataan 1. Jika
kondisi bernilai false sistem akan mengeksekusi pernyataan 2 (sesudah else) dan
kemudan melanjutkan dengan sisa program (Kairy, 2009).

4.3 Praktikum
1. Program Lama Bekerja Seorang Pegawai
17

#include <stdio.h>

int main() {
int clock_in, clock_out, working_hours;

printf("Masukkan jam masuk (1-12): ");


scanf("%d", &clock_in);

printf("Masukkan jam pulang (1-12): ");


scanf("%d", &clock_out);

if (clock_in < 1 || clock_in > 12 || clock_out < 1 || clock_out > 12) {


printf("Jam masuk atau jam pulang tidak valid. Harus antara 1 - 12
jam.\n");
return 1;
}
if (clock_out < clock_in) {
clock_out += 12;
}
working_hours = clock_out - clock_in;
if (working_hours > 11) {
printf("Jam bekerja tidak valid. Harus kurang dari 12 jam.\n");
return 1;
}
printf("Lama bekerja: %d jam.\n", working_hours);

return 0;
}

Input:
Output:

Gambar 4.1 Output Program Lama Bekerja Seorang Pegawai


2. Program Diskon
18

#include <stdio.h>
#include <string.h>

int main() {
char code[3];
char type;
float price, discounted_price;
printf("Masukkan kode: ");
scanf("%s", code);
printf("Masukkan jenis (A/B/C): ");
scanf(" %c", &type);
printf("Masukkan harga: ");
scanf("%f", &price);
if (strcmp(code, "PRO") != 0) {
printf("Kode produk tidak valid.\n");
return 1;
}
switch (type) {
case 'A':
discounted_price = price * 0,9;
break;
case 'B':
discounted_price = price * 0,85;
break;
case 'C':
discounted_price = price * 0,8;
break;
default:
printf("Jenis produk tidak valid.\n");
return 1;
}
printf("Harga setelah diskon: %.2f\n", discounted_price);

return 0;
}

Input:

Output:
19

Gambar 4.2 Output Program Diskon


3. Program Biaya Parkir
Input:

#include <stdio.h>

float hitungBiayaParkir(int jamMasuk, int jamKeluar) {


int lamaParkir = jamKeluar - jamMasuk;
float biaya = 0;

if (lamaParkir <= 2) {
biaya = 2000;
} else {
biaya = 2000 + (lamaParkir - 2) * 500;
}

return biaya;
}

int main() {
int jamMasuk, jamKeluar;
float biaya;

printf("Masukkan jam masuk: ");


scanf("%d", &jamMasuk);

printf("Masukkan jam keluar: ");


scanf("%d", &jamKeluar);

biaya = hitungBiayaParkir(jamMasuk, jamKeluar);

printf("Biaya parkir: %.2f\n", biaya);

return 0;
}

Output:
20

Gambar 4.3 Output Program Biaya Parkir

4.4 Kesimpulan
Kondisi ifdan kondisi if else adalah konstruksi kontrol yang sering
digunakan dalam bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi. Jadi
Kesimpulannya, kondisi if dan kondisi if else digunakan untuk membuat aplikasi
yang interaktif dan logistik. Kondisi ifhanya mengakhiri blok kode jika suatu
kondisi benar, sedangkan kondisi if else akan mengeksekusi blok kode jika suatu
kondisi benar atau akan mengeksekusi blok kode lain jika kondisi salah.
LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL : STRUKTUR KONDISI IF DAN IF ELSE


NAMA : MUHAMMAD HILMI HAKIM
NIM : 0701231042
PROGRAM STUDI : ILMU KOMPUTER

Medan, Juni 2024


Menyetujui,

Asisten Laboratorium

Noni Fauzia Rahmadani

Mengetahui,

Laboran

Luthfi Fathurahman, S.Kom

21

Anda mungkin juga menyukai