PROPOSAL TERAPI KREATIVITAS KELOMPOK
MEMBUAT ES MELON & JASUKE DI BALAI DESA HADUYANG
KEC. NATAR, LAMPUNG SELATAN
Dosen Pembimbing Akademik :
1. Ns. Sulastri M.Kep, Sp. Jiwa
2. El rahmayati S.Kp. M.Kes
3. Idawati Manurung S.Kp.M.Kes
Dosen Pembimbing Lahan :
1. Ns. Mario Kurniawan S.Kep
2. Ns. Anna Tassa eka putri , S.Kep
Disusun Oleh:
Jihaan Zain S. 2414901073 Dea Ananda S. 2414901070
Sefti Octa Rina 2414901086 Karlina Wulandasari 2414901074
Nuria Uspika 2414901095 Lantika Febriyani 2414901076
Rianti Dwi Astuti 2414901052 Nadia Riani 2414901041
Adi Sumardi 2414901067 Deris Julizar AR 2414901079
Trisan Tya 2414901061 Rizki Lutfiani 2414901054
Alviza Rahmi 2414901002 Fadilla Aprilia H. 2414901025
Restu Gentari 2414901096 Dini Risrika I. 2414901072
Mela Resta 2414901037 Siti Dwi Yunita 2414901057
Bagus Andrianto 2414901014 Gustia Purnama 2414901029
PROGRAM STUDI PROFESI NERS KEPERAWATAN
POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG
T.A 2024/2025
TERAPI KREATIVITAS KELOMPOK
MEMBUAT ES MELON & JASUKE
A. Latar Belakang
Berdasarkan data dari WHO, ada lebih dari 20 juta orang diseluruh dunia menderita
skizofrenia. Survey Kesehatan Mental 2020 ditemukan 185 per 1000 penduduk di
Indonesia unjukan adanya gejala gangguan jiwa. Hal ini didukung data dari Depkes RI
yang melaporkan bahwa di Indonesia jumlah penderita penyakit jiwa berat sekitar 6 juta
orang atau sekitar 2,5% dari total penduduk Indonesia, Perilaku kekerasan merupakan
salah satu penyakit jiwa yang ada di Indonesia, dan hingga saat ini diperkirakan jumlah
penderitanya mencapai 2 juta orang dengan tanda gejalanya yaitu muka merah, mata
melotot, merusak barang/melukai orang lain dan gaduh gelisah (Siuta et.al, 2020).
Terapi Kreatifitas merupakan salah satu bentuk kegiatan terapi psikologi yang
dilakukan dalam sebuah aktivitas dan diselenggarakan secara kolektif dalam rangka
pencapaian penyesuaian psikologis, perilaku dan pencapaian adaptasi optimal pasien.
Dalam kegiatan aktivitas kelompok; tujuan ditetapkan berdasarkan akan kebutuhan dan
masalah yang dihadapi oleh Sebagian besar peserta dan sedikit banyak dapat diatasi
dengan pendekatan terapi aktivitas
Terapi Kreatifitas merupakan suatu cara untuk melatih kemampuan klien agar
bisa mandiri dan memiliki kreatifitas setelah klien keluar dan memulai bergabung dengan
masyarakat yang ada dilingkungannya. Terapi ini sangat bermanfaat bagi klien agar klien
merasa mempunyai kemampuan yang bisa diterapkan dalam masyarakat dan kehidupan
sehari-hari, kreatifitas ini akan dilakukan sekelompok pasien bersama-sama dengan
pengarahan mahasiswa dan berdiskusi satu sama lain.
Terapi kreatif kelompok dalam pembuatan es melon & jasuke berfokus pada
pemberdayaan masyarakat dan pengembangan keterampilan. Kegiatan ini bertujuan
untuk meningkatkan kreativitas serta kemampuan ekonomi peserta. Melalui pelatihan ini,
peserta diajarkan teknik pengolahan yang sederhana dan dapat dilakukan di rumah,
sehingga mereka bisa memanfaatkan hasilnya untuk konsumsi sehari-hari atau sebagai
sumber pendapatan tambahan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan
praktis, tetapi juga menciptakan kesempatan untuk berinteraksi sosial dan membangun
komunikasi di antara peserta. Dengan demikian, terapi kreatif ini berperan penting dalam
meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup individu secara keseluruhan.
B. Tujuan
Tujuan Umum :
Klien mampu membuat es melon & jasuke
Tujuan Khusus :
1. Klien mengetahui pengertian pembuatan es melon & jasuke
2. Klien mengetahui alat dan bahan es melon & jasuke
3. Klien mengetahui cara pembuatan es melon & jasuke
4. Klien dapat mendemonstrasikan cara pembuatan es melon & jasuke
5. Klien dapat mengungkapkan perasaannya setelah melakukan kegiatan kreatifitas
kelompok.
C. Kriteria Klien
1. Klien yang sudah koperatif.
2. Klien yang tidak memiliki kelemahan fisik.
3. Klien resiko perilaku kekerasan yang sudah dapat mengontrol emosinya.
4. Klien halusinasi yang sudah dapat mengontrol halusinasinya.
D. Proses Seleksi
1. Melakukan pengkajian pada klien ‘
2. Observasi mencocokkan kriteria yang dipilih dan kesesuaian dengan klien.
3. Diskusikan dengan kelompok untuk menentukan klien yang akan di ambil
4. Komunikasikan dengan kader yang ada didesa untuk efektif atau tidaknya
mengambil pasien yang sudah diseleksi
5. Kontrak dengan klien yang sudah di setujui untuk diajak melakukan TKK.
E. Data Pasien
No. Nama Kondisi Klien Diagnose klien
1. Tn. Y Klien kooperatif,mulai bisa Koping tidak efektif
diarahkan
2. Tn. F Kondisi tenang, mulai bisa Halusinasi
diarahkan
3. Tn. M Kondisi tenang, bisa diarahkan Halusinasi
4. Tn. E Kondisi tenang, mulai bisa Halusinasi
diarahkan
5. Tn. A Kondisi tenang, mulai bisa Halusinasi
diarahkan
6. Tn. I Kondisi tenang, mulai bisa Halusinasi
diarahkan
7. Tn. Y Kondisi tenang, mulai bisa DPD
diarahkan,
8. Tn.M Kondisi tenang, bicara kurang Isolasi Sosial
jelas
9. Ny.D Kondisi tenang,mulai bisa Halusinasi
diarahkan
F. Pengorganisasian
a) Waktu
Hari / Tanggal : kamis, 25 September 2024
Waktu : 09.00 WIB s.d. 10.00 WIB
Tempat : kantor balai desa haduyang
b) Alokasi waktu
Waktu Kegiatan
08.00- 09.00 Persiapan
09.00- 09.30 Pembukaan, perkenalan,penjelasan tentang pembuatan es
melon dan memperagakan cara pembuatan es melon
bersama klien
09.30 – 09.50 penjelasan tentang pembuatan jasuke dan memperagakan
cara pembuatan jasuke bersama klien
09.50 – 10.00 Evaluasi dan penutup
c) Mahasiswa yang terdiri dari 20 orang yaitu
:
1. Leader : Fadilla Aprilia H.
2. Co Leader : Karlina Wulandasari
3. Fasilitator :
- Dini Risrika
- Nuria Uspika
- Mela Resta
- Deris Julizar AR
- Gustia Purnama
- Restu Gentari
- Trisan Tya
- Rianti Dwi Astuti
4. Observer :
- Sefti Octa Rina
- Jihaan Zain S.
5. Dokumentasi : Siti Dwi Yunita
d. Setting Tempat
: Fasilitator
: Klien
: Leader dan Co Leader
: Observer
: Dokumentasi
e.) Prosedur Kerja
Alat dan Bahan es melon : Alat & Bahan Jasuke :
1. Melon 1. jagung manis
2. Es batu 2. margarin
3. Gula pasir 3. Keju parut secukupnya
4. syrup 4. Susu kental manis secukupnya
5. selasih 5. Air
6. air 6. Parutan keju
7. parutan 7. Baskom
8. baskom 8. Cup
9. centong 9. Centong
10. pisau
Proses Pelaksanaan
1. Persiapan
a. Membuat kontrak dengan klien yang sesuai dengan kriteria.
b. Mempersiapkan alat, bahan dan tempat pertemuan.
2. Orientasi
a. Salam terapeutik dari mahasiswa kepada klien
b. Perkenalan kepada klien
c. Evaluasi/validasi menanyakan perasaan klien saat ini
d. Kontrak (topik, tempat, waktu)
e. Mahasiswa menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu pembuatan es melon &
jasuke
f. Mahasiswa menjelaskan aturan berikut :
- Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus minta izin.
- Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
- Setiap klien wajib memperhatikan,membuat es melon & jasuke
3. Tahap Kerja
a. Mahasiswa menjelaskan pengertian, tujuan, alat, bahan, dan cara pembuatan.
b. Mahasiswa memberikan contoh terlebih dahulu kepada pasien cara
pembuatan es melon & jasuke.
Cara membuat es melon sebagai berikut :
1. Kupas buah melon dan belah menjadi dua lalu serut kasar sisihkan.
2. Rendam biji selasih di air hangat sampai semua biji mengapung.
3. Siapkan wadah, masukkan melon serut dan biji selasih.
4. Tambahkan sirup rasa melon dan air.
5. Aduk hingga merata tes rasa.
6. Masukkan es batu. Aduk semua hingga rata.
Cara membuat jasuke sebagai berikut :
1. Kupas jagung, lalu cuci, kemudian parut dan rebus jagung selama 30
menit.
2. Campurkan margarin pada jagung yang sudah direbus.
3. Siapkan wadah, lalu masukkan jagung dan tambahkan keju serta susu kental
manis di atasnya, kemudian sajikan.
c. Setelah dicontohkan oleh peraga, klien membuat es melon & jasuke yang sudah
dibagikan dengan didampingi oleh fasilitator.
d. Mahasiswa memberi pujian pada klien yang dapat menyelesaikan
kreatifitas
e. Mahasiswa menganjurkan klien menceritakan perasaannya setelah
melakukan kegiatan hari ini.
4. Tahap Terminasi
a. Mahasiswa menanyakan perasaan klien setelah mengikuti kegiatan pembuatan
es melon & jasuke dan beri pujian atas keberhasilan pasien.
b. Mahasiswa menanyakan kembali apa pengertian, tujuan, alat, bahan, cara
pembuatan es melon & jasuke
5. Tahap Evaluasi
a. Evaluasi dilakukan ketika proses TKK berlangsung khususnya pada tahap kerja.
Aspek yang dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TKK.
b. Kriteria Evaluasi
- 80% klien mampu mengetahui pengertian pembuatan es melon & jasuke
- 80% klien mampu mengetahui alat dan bahan pembuatan es melon & jasuke
- 80% klien mampu mengetahui cara pembuatan es melon & jasuke
- 80% klien mampu mendemonstrasikan cara pembuatan es melon & jasuke
- 80% klien mampu mengungkapkan perasaannya setelah melakukan
pembuatan es melon & jasuke
10. Kesimpulan
Dari kegiatan hari ini dapat disimpulkan bahwa membuat suatu hal harus dengan
ketekunan dan kesabaran. Jika kita mengerjakan sesuatu dengan baik maka akan
mendapatkan hasil yang maksimal
DAFTAR PUSTAKA
Siauta, Moomina. Tuasikal, Hani. Embu, Selpina.2020. Upaya Mengontrol Perilaku Agresif Pada
Perilaku Kekerasan Dengan Pemberian Rational Emotive Behavior Therapy.Semarang:
Jurnal Unimus
https://www.superindo.co.id/artikel/info-resep/es-melon-selasih
https://id.scribd.com/document/534970877/PROPOSAL-TKK
https://allofresh.id/blog/cara-membuat-jasuke/
DAFTAR PUSTAKA
Nurhidayati. Wediawati, Tuti. Barata, Wira. 2020. Pelatihan Pengolahan Hasil Ternak Melalui
Pembuatan Telur Asin Ayam Bawang Ibu-Ibu PKK di Desa Sangkuliman. Kalimantan Timur:
Jurnal Padamu Negeri https://doi.org/10.37638/padamunegeri.v1i2.540
Siauta, Moomina. Tuasikal, Hani. Embu, Selpina.2020. Upaya Mengontrol Perilaku Agresif Pada Perilaku Kekerasan
Dengan Pemberian Rational Emotive Behavior Therapy.Semarang: Jurnal Unimus
Memberi Tanggapan Tentang
Klien mampu Klien mampu Klien mampu Klien mampu Klien mampu
No. Nama menyebutkan menyebutkan menyebutkan mendemonstrasikan mengunkapkan perasaan
Klien pengertian dan alat dan bahan cara pembuatan pembuatan es nya setelah membuat es
tujuan pembuatan nya melon melon
es melon alat bahan
1 Tn. Y
2 Tn. F
3 Tn. M
4 Tn. E
5. Tn. A
6. Tn. I
7. Tn. Y
8. Tn. M
9. Tn. D
Petunjuk :
1. Tulis nama panggilan klien yang ikut TKK pada kolom nama klien.
2. Untuk tiap klien, beri penilaian tentang kemampuan mengetahui pengertian, alat dan bahan,
3. Menyebutkan cara pembuatan nya, mampu mendemostrsikan pembuatan kerajinan nya, mengungkapkan perasaan nya
4. Masukkan respon klien ke dalam table.