PERMAINAN BOLA VOLY
A. Pengertian Bola Voly
Permainan bola voly adalah permainan beregu yang dimainankan oleh dua tim
yang berebeda, yang mana masing masing tim beranggotakan 2-6 orang. Dengan
tujuan permainan adalah memukul bola kedaerah pertahanan lawan untuk
mendapatkan poin. Bola dipukul menggunakan tangan, dan harus melewati net agar
jatuh di daerah lawan dan mencegah lawan melakukan hal yang sama..
B. Sejarah Bola Voly
Sejarah Voly Dunia
Olahraga ini awalnya bukan disebut dengan nama bola voli, melainkan
diberi nama olahraga Mintonette. Cabang olahraga ini ditemukan pertama kali
oleh William G. Morgan. Permainan ini diciptakan pertama kali oleh William
G.Morgan pada tahun 1870 dan menjadi salah satu cabang olahraga yang digemari
masyarakat. Beliau adalah seorang instruktur pendidikan jasmani atau dalam
Bahasa Inggris disebut dengan Director of Phycal Education di YMCA. Kemudian
YMCA itu sendiri adalah singkatan dari Young Men’s Cristian Association. Yaitu
sebuah organisasi yang didirikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran utama umat
Agama Kristen kepada para pemuda.
Di tahun 1896, olahraga “Mintonette” ini berubah nama menjadi volleyball
atau bola voli. Hal ini dilakukan dalam demonstrasi pertandingannya yang
pertama kali diadakan di YMCA Training School. Di awal tahun 1896, William G
Morgan diundang oleh Dr. Luther Halsey Gulick (seorang Director of the
Professional Physical Education Training School yang juga merupakan Executive
Director of Department of Physical Education of the International Committee of
YMCA) untuk mendemonstrasikan permainan yang baru diciptakannya dalam
sebuah konferensi di stadion kampus YMCA yang baru. Dalam kesempatan yang
dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani tersebut, William G Morgan
membawa 2 tim. Setiap tim beranggota 5 orang. Morgan menjelaskan, bahwa
permainan yang diciptakannya tersebut bisa dimainkan di dalam maupun luar
ruangan dengan leluasa. Menurutnya juga, beliau menyampaikan bahwa
permainan ini bisa dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada standar jumlah
pemain yang membatasi dalam permainan tersebut, dan tujuan dari permainan ini
adalah untuk mempertahankan agar bola tetap bergerak melewati net yang tinggi,
dari satu daerah ke daerah lain (daerah tim lawan).
Sejarah Voly Indonesia
Permainan bola voli masuk ke Indonesia pada zaman penjajahan Belanda,
tahun 1928. Namun, pada waktu itu, bola voli hanya dimainkan oleh orang-orang
Belanda dan para bangsawan. Karena pada saat itu, untuk mengembangkan
olahraga (termasuk olahraga bola voli) di Indonesia, guru-guru pendidikan
jasmani didatangkan dari Belanda. Selain para guru pendidikan jasmani, para
tentara pun punya peran dalam pengenalan dan pengembangan permainan bola
voli di Indonesia. Permainan olahraga bola voli berkembang dengan begitu
pesatnya di Indonesia. Sehingga, tak butuh waktu lama, mulai bermunculan klub-
klub bola voli di kota-kota besar Indonesia. Dengan adanya fenomena inilah,
akhirnya pada tanggal 22 Januari 1955, didirikanlah PBVSI (Persatuan Bola voli
Seluruh Indonesia) di Jakarta. Bersamaan dengan itu, diadakan juga kejuaraan
bola voli nasional yang pertama kalinya. Sejak didirikan, PBVSI mulai aktif
mengembangkan berbagai kegiatan bola voli di Indonesia, baik di dalam, maupun
ke luar negeri. Perkembangan permainan bola voli semakin melambung di
Indonesia ketika menjelang diadakannya Asian Games IV di tahun 1962 dan
dilanjutkan dengan Ganefo I di tahun berikutnya, yaitu tahun 1963. Hal ini
berlaku untuk semua kategori, baik pria maupun wanita. Pada bulan Oktober
tahun 1951, permainan bola voli mulai dipertandingkan dalam acara resmi Pekan
Olahraga Nasional (PON) II di Jakarta pada waktu itu.
C. Teknik Dasar Bola Voly
1. Servis
Servis adalah teknik dasar permainan bola voli untuk memulai suatu set
atau pertandingan. Teknik dasar ini juga dapat menjadi senjata pertama yang
dapat digunakan pemain untuk menghasilkan poin langsung. Terdapat dua jenis
servis dalam permainan bola voli, yaitu servis atas dan servis bawah.
Servis atas
Servis atas adalah teknik dasar servis yang dilakukan dengan memukul
bola di atas kepala. Berikut langkah-langkah untuk melakukan servis atas.
Pemain berdiri di belakang garis belakang dengan posisi kaki kiri
di depan kaki kanan.
Kedua kaki sedikit ditekuk.
Tangan kiri dan kanan sama-sama memegang bola.
Tangan kiri menyangga bola kemudian tangan kanan memegang
bola bagian atas, sehingga bola berada di atas kepala.
Lambungkan bola ke atas dengan tangan kiri setinggi satu meter.
Tangan kanan ditarik ke belakang di atas kepala untuk melakukan
awalan.
Segera pukul bola menggunakan tangan kanan.
Servis bawah
Servis bawah dilakukan untuk memulai permainan dengan
mengarahkan bola ke dalam lapangan lawan. Teknik dasar servis bawah
adalah memukul bola memakai satu tangan di bawah pinggang atau
setinggi pinggang. Berikut langkah-langkah untuk melakukan servis
bawah.
Pemain berdiri di belakang garis belakang dengan posisi kaki kiri
berada agak di depan kaki kanan.
Letakkan bola di telapak tangan kiri.
Kepalkan telapak tangan kanan dengan ibu jari masuk ke dalam
kepalan tangan.
Lambungkan bola ke atas setinggi 50 cm sampai 1 meter,
bersamaan dengan itu tarik tangan kanan ke belakang untuk
melakukan awalan.
Setelah bola yang dilambungkan turun sejajar dengan pinggang,
ayunkan tangan kanan ke depan untuk memukul bola.
2. Passing
Passing merupakan teknik dasar permainan bola voli untuk mengoper bola
kepada teman dalam satu regu.
Passing bawah
Teknik passing bawah dilakukan saat bola yang datang jatuh di depan atau
Msamping badan dengan setinggi perut ke bawah dari pemain. Berikut ini
langkah-langkah cara melakukan passing bawah.
Berdiri tegak dengan kaki membuka selebar bahu dan posisi lutut sedikit
ditekuk.
Kedua lengan dirapatkan di depan badan dan dijulurkan lurus
kebawah.
Siku jangan ditekuk, pastikan sudut antara lengan dengan badan
sebesar 45 º.
Taruh salah satu tangan di atas telapak tangan yang lain dengan
kedua ibu jari sejajar.
Saat bola di jarak yang tepat, segera ayunkan kedua lengan yang
telah diluruskan dari arah bawah ke atas depan.
Usahakan bola memantul pada lengan paling lebar, yaitu di antara
pergelangan tangan dan siku.
Passing atas
Passing atas merupakan teknik operan bola yang dilakukan dengan ujung
jari-jari ketika bola datang setinggi bahu atau lebih. Cara melakukan
passing atas adalah sebagai berikut.
Pemain berdiri dengan bertumpu pada kedua kaki selebar bahu.
Lutut ditekuk dan badan condong sedikit ke depan dengan tangan
siap di depan dada.
Ketika akan melakukan passing, segera ambil posisi badan di
bawah bola dengan tangan diangkat di depan atas dahi.
Jari-jari tangan membentuk setengah bulatan. Jarak antar jari agak
direnggangkan.
Ketika bola bersentuhan dengan ujung jari, rapat dan tegangkan
jari-jari.
Bersamaan dengan itu, dorong pergelangan tangan ke atas dengan
kuat dan oper bola.
3. Smash
Smash merupakan teknik dasar permainan bola voli dengan memukul bola
ke arah lapangan lawan dengan keras, sehingga bola dengan cepat jatuh ke
area pertahanan. Berikut adalah teknik dasar untuk melakukan smash.
Berat badan ditumpukan pada kaki depan, badan mengarah ke
depan.
Maju dua langkah ke depan dengan langkah terakhir lebar.
Melompat dibantu dengan kedua lengan mengayun ke depan.
Pukul bola dengan kuat menggunakan telapak tangan bagian atas.
Mendarat dengan kedua lutut direndahkan, condongkan tubuh ke
depan, dan kedua lengan di depan sebelah samping badan.
4. Blocking
Menurut penjelasan buku Official Volleyball Rules 2017-2020, blocking
adalah teknik untuk mengantisipasi atau menghalau bola yang datang dari
lawan. Dalam permainan bola voli, hanya pemain baris depan yang diizinkan
untuk melakukan teknik dasar blocking. Berikut adalah langkah-langkah untuk
melakukan blocking dalam permainan bola.
Berdiri tegak bertumpu pada kedua kaki menghadap ke net.
Kedua tangan diletakkan di depan dada dengan telapak tangan
posisi terbuka.
Fokus ke arah datangnya bola, kemudian melompat untuk
mencegat datangnya bola.
Setelah melayang di udara, segera arahkan tangan ke arah
datangnya bola.
Pukul bola ke arah bawah menuju ke dalam lapangan lawan dengan
kedua telapak tangan, pastikan bola tidak melenceng keluar
lapangan.
D. Peraturan Dasar
1. Peraturan Dasar
Aturan dasar permainan bola voli adalah setiap tim hanya bisa menyentuh bola
sebanyak tiga kali. Pada awal pertandingan salah seorang pemain akan melakukan
servis ke area lawan dengan melambungkan bola sebelum dipukul. Pemain wajib
bertukar posisi sesuai dengan arah jarum jam setelah rally selesai. Blocking hanya
bisa dilakukan oleh 3 pemain depan, sehingga pemain lainnya bertugas memukul
bola melewati net. Pertandingan bola voli terdiri dari lima set. Set pertama
menggunakan sistem 25 rally point. Pada pertandingan terakhir menggunakan
sistem 15 poin.
2. Ukuran Lapangan
Terdapat aturan yang mengatur ukuran lapangan bola voli. Menurut FIVB,
ukuran lapangan bola voli yang baik adalah 9 x 18 meter. Garis batas serang
pemain belakang memiliki jarak 3 meter dari garis tengah. Sementara garis tepi
lapangan harus berukuran 5 cm.
3. Net
Net permainan bola voli dipasang tegak lurus di atas garis tengah dengan
ketinggian 2,43 meter untuk putra dan 2,34 meter untuk putri. Ketinggian net
diukur dari tengah lapangan permainan. Ketinggian net diukur dari tengah
lapangan dan harus sama tinggi.
4. Bola Voli
Standar bola voli yang digunakan harus memenuhi kriteria-kriteria di bawah ini
Bola berbentuk bulat.
Terbuat dari kulit yang lunak atau berbahan sintetis.
Tekanan udara di dalam bola harus 0,30-0,325 kg/cm2.
Keliling bolanya antara 65-67 cm dengan berat sebesar 260-280 gram.
Bola harus terdiri dari beberapa kombinasi warna.
5. Jumlah Pemain
Pada permainan bola voli terdapat dua regu atau tim. Setiap tim terdiri dari 6
orang pemain yang termasuk libero. Libero merupakan pemain yang keluar masuk
saat pertandingan namun tidak memiliki hak dalam melakukan smash terhadap
bola hingga ke seberang net.
6. Seragam atau Pakaian
Setiap pemain dalam permainan bola voli harus memiliki dan memakai atribut
yang lengkap. Berikut beberapa atribut yang wajib dimiliki para pemain:
Warna dan desain dari baju, celana, dan kaos kaki harus seragam
Jersey atau atasan dengan nomor punggung atau nomor dada
Tinggi nomor punggung 20 cm dan nomor dada minimal 15 cm. Garis
yang membentuk angka harus memiliki ketebalan minimal sebesar 2 cm
Celana pendek serta nomor di bagian paha kanan\
Sepatu wajib lunak dan ringan dengan karet atau gabungan bahan, tanpa
hak.
7. Teknik Penilaian (Skor)
Pada permainan bola voli terdapat dua kriteria penilaian, yaitu kesalahan reli
dan kemenangan dalam setiap set. Berikut faktor-faktor penilaian bola voli:
Jika penyervis memenangkan reli, maka timnya akan mendapat satu poin
serta harus melanjutkan servis lagi
Jika penyervis gagal, maka regu lawan akan mendapatkan satu poin dan
berhak melakukan servis
Jika regu lawan membuat kesalahan dan menerima sanksi, maka regu lain
akan memperoleh poin
Dalam set kecuali set V, jika dimenangkan oleh suatu tim yang mendapat
25 poin terlebih dahulu dengan minimal selisih dua angka
Jika terdapat seri, maka permainan dilanjutkan hingga poin menyentuh
angka selisih dua
Jika kedudukan skor kemenangan dalam set 2-2, maka pada set V
dimainkan hingga poin mencapai angka 15 dengan selisih minimal 2 angka
Jika ada salah satu tim menolak untuk bermain setelah dipanggil, maka tim
tersebut dinyatakan kalah 0-25 atau 0-3 setiap set.
8. Pelanggaran Permainan Bola Voli
Melakukan kesalahan saat blok atau tabir
Pemain keluar dari posisi
Pemain menyentuh net
Pemain menggapai melewati net
Kesalahan saat pukulan serang
Pemain masuk ke dalam lapangan lawan
Pemain menginjak garis saat melakukan servis.
E. Bentuk Dan Ukuran Lapangan