0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan12 halaman

Permainan Bola Voli

MAKALAH BOLA VOLI

Diunggah oleh

novianti.adesta31
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan12 halaman

Permainan Bola Voli

MAKALAH BOLA VOLI

Diunggah oleh

novianti.adesta31
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERMAINAN BOLA VOLI

Disusun Oleh: Kelompok 5

1. Angel Maulida Simanjuntak


2. Angelita Meisia Simamora
3. Charistine Indryani Giawa
4. Doly Paskalis Baylon Turnip
5. Fiona Renata Simanjuntak
6. Gitit Gita Gloria
7. Margaretha Angelina Sinaga
8. Novianti Adesta
9. Naily Itqiyana Firdausy Halwa
10. Zerlitha Zalfa Puspaningtyas

Guru Pembimbing: Willy Fachreza S.Pd

SMAN 16 Batam

Jl. S. Parman Mangsang Permai RT. 5, RW. 1, Kel. Mangsang, Kec. Sei
Beduk
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat Rahmat-Nya kami
dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Bola Voli” ini dengan sebaik-baiknya dan tepat
pada waktunya. Kami menyadari bahwa dalam upaya penyelesaian tugas makalah ini, banyak
megalami berbagai kesulitan sehingga tidaklah mengherankan apabila dalam makalah ini
masih banyak ditemukan kesalahan-kesalahan.

Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru di sekolah serta
rekan-rekan kami yang telah memberikan dorongan kepada kami atas selesainya makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu, sumbang saran
dan kritik dari berbagai pihak yang sifatnya membangun, sangat kami harapkan dan ucapan
terima kasih. Semoga makalah ini bermanfaat untuk pembaca.
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Permainan bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer di dunia,
termasuk di Indonesia. Olahraga ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari
enam pemain, dengan tujuan utama untuk memukul bola melewati net agar jatuh di area
lawan. Bola voli tidak hanya menuntut kemampuan fisik seperti kecepatan, kekuatan, dan
kelincahan, tetapi juga memerlukan koordinasi, strategi, dan kerja sama tim yang baik agar
dapat meraih kemenangan.

Seiring dengan perkembangan zaman, permainan bola voli semakin diminati oleh
berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Selain sebagai sarana rekreasi
dan hiburan, bola voli juga berperan penting dalam meningkatkan kesehatan jasmani dan
mental para pemainnya. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai tantangan yang
harus dihadapi, seperti kurangnya pemahaman teknik dasar, minimnya fasilitas latihan, serta
kurang optimalnya kerja sama antar pemain. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kajian
yang mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas permainan bola voli
agar dapat meningkatkan prestasi atlet dan popularitas olahraga ini.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Apa pengertian dan sejarah permainan bola voli?


2. Apa saja teknik dasar yang harus dikuasai dalam permainan bola voli?
3. Bagaimana peraturan dasar dalam permainan bola voli?
4. Berapa ukuran lapangan bola voli secara keseluruhan?

1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah yang dibuat, tujuan dalam penelitian ini adalah:
1. Agar mengetahui pengertian dan sejarah permainan bola voli.
2. Agar mengetahui Teknik dasar dalam permainan bola voli.
3. Agar mengetahui peraturan dalam permainan bola voli,
4. Agar mengetahui ukuran lapangan bola voli.
5.
Bab II
Pembahasan
2.1 Pengertian Bola Voli
Dikutip dari buku Model Pembelajaran Permainan Bola Voli yang dituliskan oleh
Destriana, Destriani, Herry dan Muslimin, bola voli merupakan cabang olahraga
permainan beregu yang dimainkan oleh dua tim atau regu secara berlawanan dengan
jumlah pemain untuk masing-masing regu yang bertanding adalah enam orang.

2.2 Sejarah Bola Voli


Bola voli pertama kali diciptakan pada tahun 1895 oleh William G Morgan, seorang
pembina pendidikan jasmani di YMCA (Young Men's Christian Association) di di
Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. William G Morgan menciptakan permainan
ini sebagai mengembangkan kebugaran jasmani pada tubuh, selain bersenam umum.
Pada tahun 1896, permainan ini dikenal sebagai "mintonette" namun kemudian diubah
menjadi "volleyball" oleh Alfred T Halstead, saat pada demonstrasi pertandingan
pertamanya di International YMCA Training School.

2.3 Perkembangan Bola Voli di Indonesia


Permainan bola voli pertama kali masuk ke Indonesia (saat itu Hindia Belanda) pada
zaman penjajahan Belanda, tepatnya guru-guru pendidikan jasmani yang didatangkan
oleh Belanda pada 1928. Kemudian pada 22 Januari 1955, pembentukan induk organisasi
bola voli Indonesia dengan penamaan Persatuan Bola Voli Indonesia Seluruh Indonesia
(PBVSI), demikian dikutip dari buku Model Pembelajaran Permainan Bola Voli yang
dituliskan oleh Destriana, Destriani, Herry dan Muslimin.
Berdirinya organisasi dipelopori oleh klub bola voli Surabaya (IBVOS) dan klub bola
voli Jakarta (PERVID) yang diprakarsai oleh W J Latumenten, yang juga menjadi ketua
dari PBVSI yang pertama.
Sebagai informasi, PBVSI saat ini diketuai oleh Komisaris Jenderal Polisi
(Purnawirawan) atau Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo. Sejak didirikannya Persatuan
Bola Voli Indonesia Seluruh Indonesia (PBVSI) pada 1995 sampai saat ini,
mengembangkan dalam kegiatan yang bertaraf internasional, seperti Sea Games, Asian
Games, bahkan Olympiade. Pada 1996, Indonesia mengikuti Olimpiade untuk pertama
kalinya di Atlanta, Amerika Serikat hingga tim bola voli Indonesia menjadi unggulan
teratas dalam Kejuaraan Dunia.
2.4 Teknik Dasar Bermain Bola Voli
A. Servis
Teknik dasar bola voli yang pertama adalah servis. Ini adalah pukulan awal yang
menandakan bahwa permainan telah dimulai. Tak hanya itu, pukulan awal ini juga
menjadi kesempatan utama bagi tim untuk mendapatkan poin. Secara teknis, ada
beberapa cara melakukan servis dalam permainan voli, yaitu:

- Servis bawah
Pemain dapat melakukan servis untuk memulai permainan bola voli dari arah bawah.

- Servis atas
Servis atas yang dilakukan dengan melambungkan bola di atas kepala dan memukulnya.
Biasanya, teknik servis ini dipadukan dengan lompatan, sehingga pukulan bola menjadi
sangat kencang dan lebih sulit ditangkis.

- Servis mengambang
Servis ini memiliki teknik dasar yang tidak berbeda dengan servis bawah, cukup
melambungkan bola di atas kepala dan segera memukul bola dengan telapak tangan lain
dari sisi bawah sehingga bola menuju ke tim lawan dengan melambung

B. Forearm passing

Teknik dasar bola voli berikutnya adalah passing atau mengoper bola. Tujuan dari
passing dalam permainan voli tidak berbeda dengan passing pada permainan olahraga
basket atau sepak bola, yaitu mengoper bola ke rekan satu tim untuk memudahkan
mendapatkan poin.

Forearm passing adalah teknik mengoper bola yang paling sering dilakukan. Cara
melakukan teknik ini yang bertumpu pada lengan depan untuk mengoper bola pada rekan
satu tim. Kedua lengan lurus dan bagian pergelangan disatukan dan saling menangkup
dengan bagian ibu jari bersisian. Lalu, kedua kaki sedikit ditekuk saat melakukan teknik
mengoper bola ini.

C. Bump passing atau bumping


Teknik dasar bola voli ini juga bertujuan untuk mengoper bola ke rekan satu tim. Cara
melakukannya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan forearm passing. Hanya saja, kamu
bisa melakukan teknik bump passing dengan mengarahkan lengan, sehingga bola dapat
memantul ke arah rekan satu tim yang kamu tuju saat hendak mengoper.

D. Overhand passing
Sementara itu, overhand passing atau disebut juga passing atas dilakukan ketika bola
berada di atas kepala. Cara melakukannya yaitu menekuk siku dan mengarahkan kedua
telapak tangan ke atas, dengan posisi ibu jari dan jari lainnya membuat bentuk seperti
segitiga. Dorong siku untukBertahan atau blocking
Teknik dasar bola voli satu ini juga harus kamu kuasai. Tujuannya untuk mencegah agar
bola tidak masuk ke area tim kamu dan tim lawan mendapatkan poin. Hal terpenting
yang perlu kamu perhatikan dalam melakukan pertahanan pada permainan bola voli
adalah posisi tubuh, ketepatan waktu, dan ketahanan tubuh. Mudahnya, kamu bisa
memanfaatkan tubuh untuk membantu menahan serangan dari tim lawan. mengoper
bola, bisa pula diikuti dengan gerakan melompat.

E. Bertahan atau blocking


Tujuannya untuk mencegah agar bola tidak masuk ke area tim kamu dan tim lawan
mendapatkan poin. Hal terpenting yang perlu kamu perhatikan dalam melakukan pertahanan
pada permainan bola voli adalah posisi tubuh, ketepatan waktu, dan ketahanan tubuh.
Mudahnya, kamu bisa memanfaatkan tubuh untuk membantu menahan serangan dari tim
lawan.
2.5 Ukuran Lapangan Bola Voli
Induk organisasi olahraga bola voli internasional adalah Fedération Internationale de
Volleyball (FIVB). Di Indonesia, badan pengatur bola voli disebut Persatuan Bola Voli
Seluruh Indonesia (PBVSI). Berdasarkan panduan peraturan bola voli oleh FIVB, standar
ukuran lapangan bola voli yaitu panjang lapangan 18 meter dan lebar lapangan 9 meter.

Area permainan lapangan voli berbentuk persegi panjang dengan dimensi 18 meter x 9
meter. Area permainan dikelilingi oleh zona bebas dengan lebar minimal 3 meter.

a. Penanda Garis
Setiap garis di lapangan bola voli memiliki lebar 5 cm, serta berwarna
cerah sehingga bisa kontras dengan lantai. Dua garis samping dan garis akhir
memiliki fungsi sebagai garis batas. Garis tengah berfungsi membagi lapangan
bermain berukuran 9 m × 9 m menjadi dua lapangan yang sama besar. Dari
garis samping ke garis samping, garis ini memanjang dari bawah jaring. Tepi
belakang garis serang menandai zona depan setiap lapangan. Garis ini berjarak
3 meter dari tengah lapangan.
b. Jaring dan Tiang
Dalam pertandingan bola voli, jaring dipasang secara vertikal di atas garis
tengah lapangan. Tinggi jaring ditentukan secara berbeda untuk kategori putra
dan putri; untuk putra setinggi 2,43 meter, sedangkan untuk putri setinggi 2,24
meter. Pengukuran tinggi ini dilakukan dari bagian tengah lapangan
permainan. Jaring tersebut berwarna hitam dengan anyaman berbentuk persegi
berukuran 10 cm, serta memiliki lebar 1 meter dan panjang antara 9,5 hingga
10 meter.

Di sisi luar jaring, pada kedua ujungnya, dipasang antena yang terbuat dari
bahan fiberglass. Antena ini memiliki panjang 1,8 meter dengan diameter 10
mm. Pemasangannya dilakukan tepat di atas garis samping lapangan, dengan
bagian atas antena menjulang setinggi 80 cm di atas bagian atas jaring.
Sementara itu, tiang penopang jaring memiliki tinggi sekitar 2,55 meter. Tiang
tersebut ditempatkan pada jarak antara 0,50 hingga 1,00 meter di luar garis
samping lapangan. Untuk memastikan kestabilan dan keamanan, tiang tersebut
dipasang dengan bebas dari kawat dan diikat secara kuat ke tanah.

2.6 Peraturan Permainan Bola Voli

Permainan bola voli bukanlah olahraga yang dapat dimainkan secara asal, karena
terdapat berbagai aturan yang harus dipatuhi. Aturan tersebut mencakup jumlah pemain,
daerah service, jaring (net), ukuran bola, lama waktu permainan, hingga sistem perolehan
poin dalam setiap set.
Pemahaman terhadap peraturan ini sangat penting agar pemain tidak melakukan
kesalahan seperti menyentuh net, melakukan double hit, atau membawa bola. Dengan
mematuhi aturan yang ada, jalannya pertandingan berlangsung adil, teratur, dan sesuai
standar resmi.
1. Jumlah Pemain dalam Permainan

Dalam permainan bola voli, setiap regu terdiri dari 6 orang pemain inti di lapangan,
ditambah dengan 5 pemain cadangan serta 1 pemain libero. Minimal jumlah pemain yang
boleh berada di lapangan adalah 4 pemain. Apabila jumlah pemain kurang dari ketentuan
tersebut, maka tim dianggap tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Hanya pemain yang telah tercatat pada score sheet yang berhak mengikuti
pertandingan. Setelah score sheet ditandatangani oleh pelatih dan kapten tim, daftar
pemain tidak dapat diubah atau diganti lagi.
2. Daerah Service
Service merupakan pukulan pertama yang digunakan untuk memulai permainan bola
voli. Service dilakukan dari daerah belakang garis lapangan, tepatnya pada area servis
yang memiliki lebar 9 meter di belakang garis akhir. Daerah ini ditandai dengan dua garis
pendek sepanjang 15 cm yang diletakkan 20 cm di belakang garis akhir sebagai
perpanjangan dari garis samping. Kedua garis tersebut sudah termasuk dalam batas sah
daerah servis. Selain itu, daerah servis juga dapat diperpanjang ke belakang hingga batas
akhir daerah bebas, sehingga pemain memiliki cukup ruang untuk melakukan variasi
teknik service.
Pemain yang melakukan service wajib berdiri di dalam area tersebut dan tidak
diperbolehkan menginjak atau melewati garis belakang sebelum bola dipukul. Bola service
harus melewati net dan jatuh ke area permainan lawan agar dinyatakan sah. Service yang
dilakukan dengan baik menjadi peluang awal bagi tim untuk mengendalikan jalannya
pertandingan.
Namun, terdapat beberapa kondisi yang service dinyatakan fault (salah), antara lain:
1. Bola servis menyentuh antenna
2. Pada saat memukul bola, kaki menginjak garis lapangan
3. Bola tidak dilambungkan terlebih dahulu
4. Bola dipukul keluar lapangan
5. Mengulurulurkan waktu/memperlambat permainan
6. Service dari luar garis perpanjangan lapangan.
3. Jaring (Net)

Net bola voli memiliki ukuran standar yang berbeda untuk putra dan putri. Untuk tim
putra, tinggi net ditetapkan sebesar 2,43 meter, sedangkan untuk tim putri tingginya adalah
2,24 meter. Net memiliki lebar 1 meter dengan panjang mencapai 9 meter, sehingga sesuai
dengan lebar lapangan bola voli. Tiang penyangga net dipasang dengan tinggi 2,55 meter,
dan letaknya berjarak sekitar 0,5 hingga 1 meter dari garis samping lapangan.
Pada bagian atas net dipasang antena dengan panjang 80 cm yang menjulang ke atas
sebagai penanda batas vertikal jalannya bola. Selain itu, di sisi kanan dan kiri net terdapat
pita samping berwarna putih dengan lebar 5 cm dan panjang 1 meter yang berfungsi
sebagai garis batas samping net. Semua ukuran ini dibuat agar permainan berlangsung
sesuai aturan resmi serta memudahkan wasit dalam mengawasi jalannya pertandingan.

4. Ukuran Bola
Bola yang digunakan dalam permainan bola voli memiliki ukuran dan berat tertentu
sesuai standar internasional. Bola ini memiliki diameter sekitar 20–22 cm dengan keliling
65–67 cm, serta berat antara 260–280 gram. Tekanan udara di dalam bola harus dijaga
pada kisaran 0,30–0,325 kg/cm² atau setara dengan 29,4–31,8 kPa (4,26–4,61 psi) agar
pantulan bola tetap ideal saat digunakan dalam pertandingan.
5. Lama waktu Permainan
Permainan bola voli tidak ditentukan oleh batasan waktu tertentu seperti pada cabang
olahraga lain, melainkan berdasarkan jumlah set yang dimainkan. Pertandingan resmi
menggunakan sistem best of five set, artinya tim yang berhasil memenangkan tiga set
lebih dahulu akan dinyatakan sebagai pemenang.
Set 1–4 dimainkan hingga 25 poin, sedangkan set ke-5 hingga 15 poin. Set hanya
dimenangkan jika ada selisih minimal 2 poin dari lawan, sehingga durasi permainan bisa
berbeda tergantung jalannya pertandingan.
6. Sistem Perolehan Poin dalam Set
Sistem skor dalam bola voli memakai rally point system, yaitu setiap reli yang
dimenangkan akan menambah angka bagi tim. Untuk meraih kemenangan dalam satu set,
sebuah tim harus mencapai 25 angka dengan selisih minimal dua angka dari lawan. Jika
kedudukan imbang di 24–24, permainan dilanjutkan hingga salah satu tim unggul dua
angka, kondisi ini dikenal dengan istilah deuce. Khusus pada set kelima sebagai set
penentuan, jumlah poin yang harus dicapai hanya 15 angka, tetap dengan selisih dua angka
untuk menentukan pemenang.

Anda mungkin juga menyukai