0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

495-Article Text-996-3-10-20240712

Diunggah oleh

elenjohn
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

495-Article Text-996-3-10-20240712

Diunggah oleh

elenjohn
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia

Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

Analisis Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Posisi Menyusui Yang Benar Di Klinik Budi Mulia
Medika Palembang Tahun 2024

Tirta Anggraini1 Leny 2 Arly Febrianti 3


Program Studi DIII Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Mulia Sriwijaya1
STIKes Hesti Wira Sriwijaya3

Informasi Artikel : ABSTRAK


Diterima : 4 April 2024
Direvisi : 22 Mei 2024 Masa nifas adalah masa setelah plasenta lahir dan
Disetujui : 02 Juni 2024
berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti
Diterbitkan : 15 Juni 2024
sebelum hamil, masa nifas berlangsung selama kira-kira
*
Korespondensi Penulis :
6 minggu Nifas dibagi menjadi 3 periode Peurperium
tirtaanggraini1705@gmail.com
Dini, Peurperium Intermedial Remote peurperium.
Pemberian ASI bukanlah sekedar memberi makanan
kepada bayi akan tetapi Ketika ibu mendekap bayi yang
sedang memberikan ASI , pandang mata tertuju kepada
bayi, maka terciptalah bonding ikatan kasih sayang.
Sikap ibu yang positif dalam menyusui menimbulkan
rasa aman dan nyaman pada bayi.mencegah hipotermi,
memberikan nutrisi yang terbaik pada bayi dari segenap
manfaat yang sangat luar biasa pada ASI, manfaat dan
terbaik pada ASI, Tujuan penelitian ini Pengetahuan
yang memadai dan sikap positif ibu diperlukan untuk
mendukung keberhasilan menyusui dan laktasi
dibutuhkan suatu penelitian yang bertujuan untuk
Mengetahui Analisis Pengetahuan Ibu Nifas Tentang
Posisi Menyusui Yang Benar Di klinik Budi mulia Tahun
2024. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian
ini adalah metode deskriktif kuantitatif dengan Teknik
Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan tehnik
Total sampling yaitu tehnik penentuan sampel bila semua
anggota populasi digunakan sebagai sampel, besar
sampel pada penelitian ini berjumlah 26 orang
responden ,Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengetahuan Ibu nifas tentang posisi menyusui yang

Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 1


Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

benar yaitu dari 26 ibu dalam penelitian, frekwensi ibu


yang mempunyai pengetahuan baik terhadap posisi
menyusui yang benar sebanyak 6 orang (23,0%), yang
pengetahuan kurang terhadap posisi menyusui yang
benar sebanyak 8 orang (30,8%) dan pengetahuan kurang
terhadap posisi menyusui yang benar sebanyak 12 orang
(46,2%)

Kata Kunci : Analisis, Ibu Nifas, Posisi Menyusui

ABSTRACT
Antenatal care is a health service for pregnant women
during their pregnancy with the aim of early detecting
problems with maternal and fetal health, providing health
education andplanning for childbirth so that they can face
childbirth safely. This research is Action Research, that is,
researchers must include plan (planning), do
(implementation), and see (evaluation).. This research is a
quantitative study with a crosssectional approach. The
sample amounted to 50 respondents, sampling using
purposive sampling. The results showed that 32
respondents had good knowledge and 18 respondents had
sufficient knowledge, 32 respondents had antenatal care
inspection visits that complied with the rules and 18
respondents did not comply with the rules. The statistical
test results obtained a p value of 0.000 so that it can be
concluded that there is a relationship between pregnant
women's knowledge about danger signs of pregnancy and
the number of visits for antenatal care examinations at the
Sukajadi Health Center, Prabumulih city.

Keywords: Antenatal Care, Knowledge, Danger Signs of


Pregnancy.

Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 2


Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

PENDAHULUAN yang baik dan benar yaitu menyusui bayi


Laktasi Dikenal juga dengan inisiasi secara eksklusifsejak lahir sampai umur
menyusui dini (IMD). Proses produksi,
dengan umur 6 bulan dan meneruskan
sekresi, dan pengeluaran ASI.Laktasi adalah menyusui anak sampai umur 24 bulan dan
keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI mulai umur 6 bulan, bayi mendapat makanan
di produksi sampai dengan proses bayi pendamping ASI (MP-ASI).
menghisap dan menelan ASI.
Laporan anak dunia 2018 yaitu dari
Laktasi merupakan bagian integraldari 136,7 juta bayi lahir diseluruh dunia hanya
siklus reproduksi mamalia termaksud 32,6% dari mereka yang disusui secara
manusia. Masa laktasi mempunyai tujuan eksklusif dalam 6 bulan pertama. Sedangkan
meningkatkan pemberian ASI sampai anak di Negara industry, bayi yang tidak diberi ASI
umur 2 tahun secara baik dan benar serta anak eksklusif lebih besar meninggal dari pada bayi
mendapatkan kekebalan tubuh secara alami. yang diberi ASI eksklusif. Pemberian ASI

ASI eksklusif atau lebih tepat pemberian Eksklusif selama 6 bulan dihubungkan dengan

ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif adalah penurunan diare (53,0%) dan ISPA (27,0%),

bayi hanya diberikan ASI saja, sejak usia 30 sementara di Negara berkembang hanya 39%

menit post natal (setalah lahir) pada usia 6 ibu-ibu yang memberikan ASI eksklusif.

bulan, tanpa tambahan cairan lain seperti susu Berdasarkan data World Health Organization

formula, sari buah, air putih, madu, air teh, (WHO) cakupan ASI Eksklusif masih rendah

dan tanpa tambahan makanan padat seperti untuk Negara berkembang dan Negara miskin

buah-buahan, biskuit, bubur susu, bubur nasi seperti cakupan ASi eksklusif dibeberapa

dan nasi tim ,Menyusui memang memberikan Negara berkembang dan miskin

banyak manfaat, baik pada bayi maupun pada Cakupan ASI Eksklusif di Indonesia
bunda. ASI yang bunda berikan pada si kecil juga belum mencapai angka yang diharapkan
mengandung nutrisi unik seperti protein, yaitu sebesar 80% dari data badan penelitian
lemak, antibodi, sel darah putih, serta zat lain dan pengembangan kesehatan 2019
yang tidak bisa di dapatkan dari susu formula.. menunjukkan bayi yang mendapatkan ASI

Menurut WHO-UNICEF (United Eksklusif di Indonesia hanya 15,3%.

Nation Child’s Fund) dalam Global Strategy Menyusui adalah suatu proses
For Infant and Young Child Feeding
alamiah. Berjuta-juta ibu diseluruh dunia
menerapkan cara pemberian makan pada bayi berhasil menyusui bayinya tanpa pernah

Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 21


Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

membaca buku tentang ASI bahkan ibu yang rendah dibanding dat survey sosial ekonomi
buta huruf pun dapat menyusui anaknya nasional (SUSENAS) 2019 sebesar 61,5 %.
dengan baik. Walaupun demikian dalam Ibu Nifas Secara nasional dan khususnya di
lingkungan kebudayaan kita saat ini provinsi Sumatera Selatan sebesar 87,1 % .
melakukan hal yang alamiah tidaklah selalu
Menurut Data World Health
mudah. Pemberian ASI yang baik adalah
Organisasion (WHO) kematian bayi sebesar
sesuai kebutuhan bayi istilahnya on demand,
18 per 1.000. Penyebab kematian tersebut
kalau ASI diberikan pada saat anak sudah
antara lain karena asfiksia neonatorum, infeksi
menangis sebenarnya itu sudah terlambat,
. Infeksi tersebut disebabkan karena
keberhasilan menyusui harus diawali dengan
perawatan tali pusat yang kurang hygienis .
kepekaan terhadap waktu yang tepat saat
pemberian ASI Berdasarkan data bank dunia angka
kematian bayi neonatal di Indonesia 11,7 dari
Pencapaian ASI eksklusif hingga saat
1.000 bayi lahir hidup 2021 . terdapat 11
ini belum mengembirakan. Hal ini karena ibu
sampai 12 bayi meninggal dari 1.000 bayi.
kurang percaya diri bila ASInya cukup untuk
Menurut laporan Badan Pusat Statistik
bayinya. Kurangnya pengetahuan ibu tentang
(BPS),Indonesia memiliki angka
cara menyusui yang baik dan benar,
kematian bayi 16,85 per 1.000 kelahiran
kurangnya pengertian dan keterampilan
hidup pada 2022 Artinya, dari setiap 1.000
petugas kesehatan tentang keunggulan ASI
bayi yang lahir dengan selamat, sekitar 16
dan manfaat menyusui menyebabkan mereka
bayi di antaranya meninggal sebelum
mudah terpengaruhi oleh promosi susu
mencapai usia 1 tahun.
formula yang sering dinyatakan sebagai
pengganti Air Susu Ibu . Sebagai gambaran Berdasarkan Komunikasi data Kesmas
pemberian ASI di indonesia berdasarkan jumlah kematian bayi di sumatera selatan
SDKI (survei Demografi Kesehatan Angka lahir mati di Sumatera Selatan tahun
Indonesia) 2020 yaitu 32,3 %, masih jauh dari 2022 adalah 32 kasus dan jumlah kematian
rata-rata dunia yaitu 38 %. bayi baru lahir sebanyak 145 sedangkan
kematian bayi mencapai 166 kasus. Tingginya
Dinkes Sumatera Selatan, pemberian
Angka Kematian Neonatal (AKN) disebabkan
ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja
banyaknya proses persalinan di Indonesia
kepada bayi tanpa diberi makanan dan
yang masih ditolong bukan perawat atau
minuman lain sejak dari lahir sampai umur 6
tenaga medis. Padahal, proses persalinan
bulan, kecuali pemberian obat dan vitamin.
harus dibantu tenaga medis dan dukun bayi
Angka cakupan menurut Riskesdas lebih
Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 22
Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

yang telah terlatih. Bidan atau perawat juga METODE PENELITIAN


harus mampu dan terampil membantu proses Jenis penelitian yang dilakuakn
adaptasi bayi dengan perawatan neonatal menggunakan metode penelitian deskriktif
esensial. Perawatan neonatal esensial adalah kuantitatif yaitu peneliti hanya akan
suatu perawatan penting dan harus dilakukan mendeskripsikan variable tertentu dan
untuk bayi siapa, kapan, dan dimana saja disajikan dalam table distribusi frekuensi.
terdiri atas persalinan yang bersih dan aman, Penelitian dilaksanakan diklinik budi mulia
stabilitas suhu, inisiasi pernafasan spontan, medika tahun 2024 . Populasi dalam penelitian
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Pencegahan ini adalah semua ibu menyusui yang ada
Infeksi (PI) serta pemberian imunisasi. diklinik Budi mulia Palembang bulan
Februari-April tahun 2024 sebanyak 26
Untuk kota Palembang, berdasarkan
orang.
laporan program anak, jumlah kematian bayi
di tahun 2019 sebanyak 52 kematian bayi dari Pengambilan sampel penelitian ini
29.235 kh (profil seksi pelayanan kesehatan menggunakan tehnik Totalsampling yaitu
dasar, 2019). Penyebab kematian antara lain tehnik penentuan sampel bila semua anggota
adalah BBRL, down syndrome, infeksi populasi digunakan sebagai sampel. Sampel
neonatus, pendarahan intrakranianl, sianosis, penelitian ini adalah jumlah seluruh ibu nifas
kelainan jantung, respirasion distress yang menyusui di Klinik budi mulia medika
syndrome, post op hidrosefalus, dan lainnya. Tahun 2024 berjumlah 26 orang. Data yang
Berdasarkandata tempat penelitian di dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data
klinik Budi mulia medika Palembang tahun primer yaitu data yang diperoleh dengan
2023 yaitu dari bulan februari -april yaitu mengumpulkan responden dan memberikan
sebanyak 26 orang tujuan penelitian ini untuk kuisioner yang berisi daftar pertanyaan yang
menganalilis pengetahuan ibu nifas tentang disusun sesuai tujuan penelitian.Kuesioner
posisi menyusui yang benar .Berdasarkan yang digunakan adalah bersifat tertutup yaitu
latar belakang diatas maka peneliti tertarik responden mengisi jawaban sesuai pilihan
untuk melakukan penelitian yang berjudul jawaban yang telah disediakan. Instrument
“Analisis Pengetahuan Ibu Nifas Tentang penelitian ini berupa kuesioner (daftar
Posisi Menyusui Yang Benar Di Klinik pertanyaan) yang diberikan kepada ibu
Budi Mulia Medika Palembang Tahun menyusui untuk menilai pengetahuan ibu
2024” tentang posisi menyusui yang benar.

Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 23


Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

Pengolahan data dilakukan secara kurang terhadap posisi menyusui yang benar
sederhana dengan Instrumen penelitian ini sebanyak 12 orang (46,2%). Hasil penelitian
berupa kuisioner (daftar pertanyaan) in relevan di puskesmas pattallassang takalar
kemudian data diperoleh dan diolah secara Pengetahuann F %
manual dengan menggunakan kalkulator,
Baik 6 23
kemudian dianalisa secara deskriptif dalam
bentuk tabel dan narasi. Penelitian ini Cukup 8 30,8
bertujuan untuk menganalisis Pengetahuan
Kurang 12 46,2
Ibu Nifas Tentang Posisi Menyusui Yang
Benar Di Klinik Budi Mulia Medika Jumlah 26 100
Palembang Tahun 2023.Pada analisa
Sri Surjati Banjar Sari Surakarta, di mana ibu
univariat, data yang dipeoleh dari hasil
nifas memiliki yang baik tentang posisi
pengumpulan dapat disajikan dalam bentuk
menyusui yang benar ,Jadi dari hasil
tabel distribusi frekuensi, ukuran tendensi
penelitian yang dilakukan di Puskesmas
sentral atau grafik.
Pattallassang menunjukkan bahwa dari 26
responden yang jadikan sampel dalam
Data pada tabel 1 terlihat 26 ibu yang penelitian mempunyai pengetahuan bervariasi
merupakan sampel dalam penelitian, karenakan hanya sebagaian ibu yang
frekwensi ibu yang mempunyai pengetahuan mengetahui tentang sebenarnya posisi
baik terhadap pengetahuan posisi menyusui menyusui yang benar.
yang benar sebanyak 6 orang (23,0%), yang
Pengetahuan adalah hasil rasa
pengetahuan cukup terhadap pengetahuan
keingintahuan manusia terhadap sesuatu dan
posisi menyusui yang benar sebanyak 8 orang
hasrat untuk meningkatkan harkat hidup
(30,8%) dan pengetahuan kurang terhadap
sehingga kehidupan menjadi lebih baik dan
pengetahuan posisi menyusui yang benar
nyaman yang berkembang sebagai upaya
sebanyak 12 orang (46,2%)
untuk memenuhi kebutuhan manusia baik
Hasil penelitian dari 26 ibu yang dimasa sekarang maupun dimasa depan.
merupakan sampel dalam penelitian, Pengetahuan hanya sekedar menjawab
frekwensi ibu yang mempunyai pengetahuan pertanyaan what, misalnya apa alam, apa
baik terhadap posisi menyusui yang benar manusia, apa air dan lainnya. (Ariani)
sebanyak 6 orang (23,0%), yang pengetahuan
Menurut penelitian Ratih Kumorojati
cukup terhadap posisi menyusui yang benar
Windayani Tingkat pengetahuan ibu
sebanyak 8 orang (30,8%) dan pengetahuan
Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 24
Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

menyusui tentang teknik menyusui yang benar merubah perilaku menyusui yang tidak atau
di Puskesmas Pakualaman sebagian besar kurang benar menjadi benar dengan
adalah cukup yaitu 22 responden atau 64,7%. mengaplikasikan teknik menyusui yang benar
Tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang pula (Qomariah
pengertian teknik menyusui yang benar di
Menurut Hepilita (2016) Teknik
Puskesmas Pakualaman sebagian besar adalah
menyusui adalah cara yang dilakukan oleh ibu
cukup yaitu 21 responden atau 61,8%. Tingkat
untuk memberikan ASI kepada bayi dari
pengetahuan ibu menyusui tentang prinsip
payudara ibu dengan posisi yang baik dan
teknik menyusui yang benar di Puskesmas
tepat dengan tujuan untuk memperlancar
Pakualaman sebagian besar adalah cukup
produksi ASI, memperkuat refleks menghisap
yaitu 23 responden atau 67,6%.
bayi dan mengurangi serta mencegah
Tingkat pengetahuan ibu menyusui terjadinya bendungan ASI. Teknik menyusui
tentang posisi teknik menyusui yang benar di yang benar merupakan cara menyusui yang
Puskesmas Pakualaman sebagian besar adalah terdiri dari persiapan menyusui, cara
cukup yaitu 18 responden atau 52,9%. Tingkat menyusui dan posisi menyusui. Hal ini perlu
pengetahuan ibu menyusui tentang langkah diperhatikan karena menyusui terutama di
langkah teknik menyusui yang benar di awal kehidupan bayi merupakan saat yang
Puskesmas Pakualaman sebagian besar adalah paling menentukan pertumbuhan dan
cukup yaitu 18 responden atau 52,9%. Tingkat perkembangan bayi selanjutnya.
pengetahuan ibu menyusui tentang frekuensi
Pengetahuan baik yang dimiliki
dan lama teknik menyusui yang benar di
seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor
Puskesmas Pakualaman sebagian besar adalah
diantaranya faktor internal dan eksternal salah
baik yaitu 15 responden atau 44,1%.
satunya adalah Umur merupakan rentang
Menurut Trianita & Nopriantini waktu seseorang yang dimulai sejak dia
(2018) Sikap ibu menyusui dalam hal ini dilahirkan hingga berulang tahun. Jika
merupakan penilaian ibu terhadap menyusui seseorang itu memiliki umur yang cukup
khususnya dalam praktek menyusui. Sikap ibu maka akan memiliki pola piker dan
menyusui ini bisa tergambar ataupun tidak pengalaman yang matang pula. Umur akan
dari tindakan atau prakteknya dalam sangat berpengaruh terhadap daya tangkap
menyusui, suatu sikap belum otomatis sehingga pengetahuan diperolehnya akan
terwujud dalam suatu tindakan. Sikap yang semakin baik dan pendidikan merupakan
positif tercermin dalam satu ketertarikan seluruh proses kehidupan yang dimiliki oleh
untuk mencoba sampai dengan menerima dan setiap individu berupa interaksi individu
Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 25
Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

dengan lingkungannya, baik secara formal terdahulu dalam proses pengasuhan anak
maupun informal yang melibatkan perilaku sebelumnya
individu maupun kelompok. Pendidikan
berarti bimbingan yang diberikan oleh DAFTAR REFERENSI
seseorang kepada perkembangan orang lain
Ayu Putri Ariani. (2019). Aplikasi Metode
untuk menuju ke arah cita-cita tertentu, untuk
Penelitian Kebidanan Dan Kesehatan
mengisi kehidupan sehingga dapat mencapai
Reproduksi, Yogjakarta: Nuha
kebahagiaan.
Medika.

Azhar. (2016). Asi: Si Kecil Tak Mudah Sakit,


KESIMPULAN DAN SARAN
http//www.zwitsal.co.id/bayi/asi-si-
Berdasarkan hasil penelitian dengan
keciltak-mudah-sakit/diaskes pada
judul Analisis Pengetahuan Ibu Nifas Tentang
tanggal 23 Apri 2018.
Posisi Menyusui Yang Benar Di Klinik Budi
Mulia Medika Palembang Tahun 2024 yang di Data Puskesmas Pattallassang 2014 jumlah
lakukan maka di simpulkan bahwa ibu nifas yang menyusui.
pengetahuan Ibu nifas tentang posisi Darti. 2018. Skripsi, Gambaran Keefektifan
menyusui yang benar yaitu dari 26 ibu dalam Proses Menyusui DiKlinik Bersalin
penelitian lebih banyak jika di bandingkan Mariani, Fakultas
dengan frekwensi ibu yang mempunyai Keperawatan Maternitas Dan
pengetahuan baik terhadap posisi menyusui Keperawatan Anak, diaskes pada
yang benar sebanyak 6 orang (23,0%), yang tanggal 23 April 2018
pengetahuan kurang terhadap posisi menyusui
Heryani. 2017. Buku Ajar Asuhan
yang benar sebanyak 8 orang (30,8%) dan
Kebidanan-Ibu Nifas Dan Menyusui,
pengetahuan kurang terhadap posisi menyusui
Jakarta Timur: Trans Info Media
yang benar sebanyak 12 orang (46,2%) ,
Mulyani. 2018. ASI dan Panduan Ibu
Hal ini di sebabkan oleh ibu sudah
Menyusui, Yogyakarta:Nuha Medika
banyak mengetahui posisi menyusui yang
Rahmawati. 2019. Ilmu Praktis Kebidanan,
benar serta besar nya rasa ingin tau ibu tentang
Surabaya: Victory Inti Cipt
proses menyusui dengan cara mengakses
informasi dari internet dan media social Setiawan. 2020.
sebagai media informasi tentang pentingnya MetodologiPenelitianKebidanan,
posisi menyusui yang benar sebagai upaya Yogyakarta, NuhaMedika
proses pembelajaran serta pengalaman ibu

Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 26


Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Volume.14 No.1, Juni 2024 . Available online https://journal.budimulia.ac.id/

Saleha. 2019. Asuhan Kebidanan Wawan. 2021. Teori dan Pengukuran,


Pada Masa Pengetahuan, Sikap dan Perilaku
Nifas, Jakarta: Salemba Medika. Manusia, Yogyakarta: Nuha Medika
Sofian. 2013. Obstetri Fisiologi, Obstetri
Patologi, Jakarta: EGC.

Copyright © 2023 e-ISSN (online) : 2656-8403 ISSN (Print): 2087-9407 27

Anda mungkin juga menyukai