Pedoman O2SN Kec. Tapos 2025
Pedoman O2SN Kec. Tapos 2025
Disahkan di : Tapos
Pada Tanggal :
Mengetahui,
Ketua K3S Kecamatan Tapos
Sumiati, M.Pd
NIP. 196811041993072001
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................................................................i
DAFTAR ISI...........................................................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................................................................1
A. Latar Belakang............................................................................................................................................1
B. Tujuan.........................................................................................................................................................1
C. Sasaran........................................................................................................................................................1
D. Registrasi Online........................................................................................................................................1
B. RINCIAN PESERTA...................................................................................................................................6
BAB IV PENUTUP.................................................................................................................................................7
LAMPIRAN............................................................................................................................................................8
A. KIDS ATHLETICS......................................................................................................................................9
B. RENANG.................................................................................................................................................12
C. BULU TANGKIS.....................................................................................................................................13
D. PENCAK SILAT......................................................................................................................................14
E. KARATE.................................................................................................................................................15
F. SENAM....................................................................................................................................................19
G. TENIS MEJA...........................................................................................................................................23
H. CATUR....................................................................................................................................................24
I. TAEKWONDO........................................................................................................................................26
J. FUTSAL...................................................................................................................................................28
v
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
B. TUJUAN
C. SASARAN
Peserta O2SN SD Tahun 2025 adalah siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Tahun
Pelajaran 2024/2025.
1
BAB 2
PELAKSANAAN
A. PENDAFTARAN PESERTA
B. Pendaftaran yang menyatakan keikutsertaan setiap peserta kecamatan dengan cabang olahraga
dan nomor pertandingan yang diikuti harus sudah di terima oleh panitia paling lambat ... April
2025 dr pukul. 08.00 s.d 14.00 WIB ( Saat TM Berlangsung ).
2
D. KEABSAHAN PESERTA
Setiap peserta akan dilakukan pemeriksaan keabsahan peserta meliputiadministrasi oleh panitia
sebelum pelaksanaan kegiatan. Apabila terjadi keragu-raguan dalam hal pemeriksaan administrasi,
siswa yang bersangkutan didiskualifikasi. Keputusan panitia bersifat final dan tidakdapat di
ganggu gugat.
E. PERSYARATAN PESERTA
G. PENGHARGAAN
Juara I, II, dan III mendapatkan medali/piala dan piagam penghargaan.
H. BIAYA
Seluruh biaya penyelenggaraan selama kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional SD Tingkat
Kecamatan Tapos dibebankan ke APBN.
I. KEPANITIAAN
1. Pelindung : Pendamping Satuan Pendidikan kecamatan Tapos
2. Penasehat : Ketua KKS Kecamatan Tapos
3. Ketua : Wuri Chandra, S.Pd.
4. Wakil Ketua : Rina Hastarita, S.Pd.
5. Sekretaris : Ikhsan Nugraha, S.Pd.
6. Bendahara : Budi Dermawan, S.Pd.
7. Perlengkapan : Masrokan, S.Pd.
8. Koordinator Pelaksana:
a. Taekwondo : Aji Susilo
b. Pencak Silat : Yoyo Ristoyo
c. Karate : Yulia
d. Kids Athletic : Herman Simpati
e. Mini Soccer : Wawan Setiawan
f. Catur : Herman Simpati
g. Tenis Meja : Nita Sumiati
h. Badminton : Alfian Nurfikri
i. Renang : Sutisna
j. Senam : (Tidak ada pendaftar)
.
J. LAIN-LAIN
Hal-hal yang belum diatur dan tercantum dalam pedoman ini akan diatur dalam ketentuan
tersendiri, yang memiliki kekuatan hukum yang sama dengan pedoman.
BAB III
KETENTUAN
O2SN
Peserta
No Cabang Olahraga
Putra Putri
1 Kids’ Athletics 2 2
2 Renang 2 2
3 Bulutangkis 1 1
4 Pencak Silat (Jurus Tunggal) 1 1
5 Karate (KATA) 2 2
6 Senam 2 2
7 Catur Standar 1 1
8 Tenis Meja 1 1
9 Taekwondo (Poomsae) 1 1
10 Futsal 10
Jumlah 23 13
LAMPIRAN – LAMPIRAN
PETUNJUK TEKNIS CABANG OLAHRAGA
KIDS’ ATHLETICS
A. Peraturan Umum
1. Tanggal dan tempat perlombaan
Hari/tanggal : April 2025
Tempat : Stadion Mini Sukatani, Kec. Tapos, Kota Depok
2. Peralatan Perlombaan
Peralatan Perlombaan Panitia penyelenggara menyediakan seluruh peralatan perlombaan.
Semua peralatan yang akan digunakan telah sesuai dengan Peraturan Perlombaan World
Athletics (Wa) dan peraturan PB PASI yang berlaku (peralatan Kids’ Athletics yang sesuai
dengan standar World Athletics dan PB PASI).
3. Nomor Perlombaan Kids’ Atletik meliputi :
B. Peraturan Khusus
a) Peraturan Perlombaan
1. Kids’Athletics Olimpiade Olahraga Siswa Nasional SD Tahun 2025 diselenggarakan dengan
menggunakan Peraturan Perlombaan World Athletics (Wa) dan peraturan PB PASI yang berlaku
(peraturan perlombaan mengacu kepada buku pedoman Kids’ Athletics yang dikeluarkan oleh World
Athletics (Wa) dan disesuaikan dengan kondisi tempat perlombaan.
2. Semua peserta perlombaan dianggap telah mengetahui danmengerti isi dari peraturan tersebut.
b) Peserta
1) Persyaratan peserta mengacu pada Panduan Umum O2SN SD 2025
2) Peserta telah lolos pemeriksaan keabsahan.
3) Setiap sekolah mengirim satu tim yang terdiri dari 2 (dua) atlet putra dan 2 (dua) atlet putri.
4) Setiap tim harus mengikuti seluruh event (nomor) dalam Kids’Atletik yang dilombakan.
f) Protes
1) Menyangkut suatu hasil perlombaan dapat diajukan dalam kurun waktu tidak lebih dari 30 menit
setelah hasil perlombaan diumumkan secara resmi.
2) Protes pada tingkat pertama dapat disampaikan secara lisan oleh atlet yang bersangkutan atau
ofisial tim atas nama atlet tersebut kepada wasit. Kemudian wasit akan mempertimbangkan dengan
disertai bukti-bukti yang cukup dan dianggap perlu untuk diambil keputusan.
3) Pengajuan banding kepada Dewan Hakim dilakukan secara tertulis oleh Tim manajer atau offisial
atas nama atlet dengan disertai uang protes sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).
g) Pakaian
1) Pakaian seragam perlombaan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan merupakan seragam
resmi sekolah/kontingen yang bersangkutan.
2) Para peserta perlombaan diwajibkan memakai pakaian yang bersih dan sopan (tidak tembus
pandang/tidak transparan).
h) Sepatu
Atlet boleh menggunakan sepatu spike, atau sepatu kets dan boleh tidak menggunakan sepatu.
2) Penentuan juara umum Kids’ Atletik ditentukan berdasarkan banyaknya perolehan medali.
C. Petunjuk Kid’s
Atletik Formula 1
Deskripsi :
Lari dengan kombinasi sprint, gawang dan slalom
Prosedur :
a) Peserta akan berlari keliling dilintasan berjarak 80 meter.
b) Lintasan dibagi menjadi area sprint, lari gawang dan slalom
c) Setiap peserta harus mulai dengan roll depan atau samping diatas matras.
d) Setiap peserta harus melakukan lari dalam lintasan secara lengkap.
e) Pelari yang melakukan kesalahan (contoh : menjatuhkan rintangan atau lari diluar rintangan)
mendapat tambahan waktu 1(satu) detik tiap kesalahan.
Penilaian :
Ranking dilakukan dengan waktu tercepat yang dicatat setiap peserta.
I. RENANG
1. Khusus
a) Tidak ada pengelompokan umur/kelas
b) Susunan acara perlombaan dan nomor-nomor perlombaan (lihat lampiran)
c) Pelaksanaan perlombaan:
1) Menggunakan peraturan perlombaan PRSI/FINA (FINA Rules terbaru).
2) Semua nomor perlombaan dilaksanakan langsung final (timed–final).
3) Semua nomor perlombaan menggunakan peraturan 1 kali start.
d) Persyaratan peserta
1) Persyaratan peserta, kelahiran, dan sekolah mengacu pedoman umum O2SN SD tahun 2024.
2) Peserta yang akan mengikuti perlombaan adalah peserta terbaik tiap kecamatan sesuai hasil seleksi
di kecamatannya masing- masing.
e) Jumlah peserta dan nomor perlombaan:
1) Tiap nomor perlombaan diwakili maksimal 2 orang per kecamatan.
2) Setiap peserta/perenang boleh mengikuti 6 nomor yang diperlombakan.
3) Nomor perlombaan yaitu :
a. Gaya Bebas 25m
b. Gaya Punggung 25 m
c. Gaya Dada 25 m
d. Gaya Kupu-kupu 25 m
f) Pendaftaran peserta
1) Pendaftaran peserta dilakukan oleh kecamatan yang bersangkutan dengan menggunakan formulir
kepada panitia penyelenggara.
2) Peserta diwajibkan mencantumkan waktu terbaik terakhir.
h) Hal-hal lain yang belum tercantum dalam ketentuan perlombaan ini akan ditentukan kemudian.
b. Khusus
1) Perenang Lapor
Setiap perenang yang akan turun agar mendaftarkan diri ke petugas pengatur atlet pada 4 seri
sebelum nomor yang akan diikuti:
a) Pemanggilan melalui pengeras suara.
b) Pemanggilan nama perenang yang akan start melaluipengeras suara hanya dilakukan satu kali
setelah perenang berada/siap dibelakang tempat start.
c) Perenang yang namanya diumumkan (saat nomor lintasannya disebutkan) melalui pengeras suara,
di mohon untuk berdiri menghadap alur lintasan sebagai perkenalan terhadap penonton/undangan.
2) Upacara Penghormatan Pemenang (UPP):
a) UPP diusahakan untuk dapat dilaksanakan setiap 2 (dua) nomor perlombaan selesai dilaksanakan.
b) Dalam mengikuti UPP para peserta upacara harus memakai seragam kecamatan masing-masing.
c) Peserta diharapkan dapat mengikuti UPP dengan tertib dan khidmat.
d) Agar UPP dapat dilaksanakan dengan lancar dimohon kepadapara pembina untuk mempersiapkan
atletnya yang menjadi juara untuk mengikuti UPP.
e) Hal-hal yang belum tercantum akan ditentukan kemudian.
II. BULUTANGKIS
I. PERATURAN CABANG BULU TANGKIS
1. Nomor-Nomor Yang Dipertandingkan
a. Perorangan Tunggal Putera
b. Perorangan Tunggal Puteri
2. Peserta
a. Peserta didik SD kelas 3, 4 dan 5 Tahun Pelajaran 2024/2025
b. Dilahirkan tanggal 1 Januari 2013 atau sesudahnya
c. Memiliki NISN yang terdaftar di Dapodik
d. Mengisi Link Pendaftaran
e. Bukan peraih juara 1,2 dan 3 pada O2SN tingkat nasional tahun sebelumnya
3. Referee, Wasit/ Hakim Servis/ Hakim Garis
a. Pengurus KKG PJOK Kec. Tapos akan menunjuk seorang referee
beserta deputinya untuk memimpinpertandingan-pertandingan
b. Penunjukan wasit, hakim service dan hakim garis atau yang didelegasikan ditetapkan oleh referee
4. Shuttlecocks
Shuttlecocks yang dipergunakan adalah yang disediakan dan diatur oleh Panitia O2SN Kec. Tapos.
5. Peraturan Permainan
a. Peraturan pertandingan yang dipergunakan adalah peraturan pertandingan PBSI/BWF
b. Scoring Sistem yang dipergunakan adalah “Rally Point”
c. Apabila score (point) mencapai angka 11, pemain diberikan waktu istirahat selama 1
(satu) menit;
d. Pada waktu pergantian tempat antara game pertama dan game kedua pemain diijinkan
istirahat selama 120 detik (2 menit). Pelatih diperkenankan ke lapangan untuk memberikan
instruksi- instruksi tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan;
e. Bila terjadi one game all (game satu sama) pemain dijinkan untuk beristirahat selama 5 menit;
f. Apabila terjadi gangguan, referee berhak untuk menunda atau memindahkan pertandingan
ke tempat/ hari lain dengan ketentuan hasil pertandingan yang telah diperolehnya tetap
berlaku;
g. Barang-barang yang boleh diletakkan dekat lapangan pertandingan hanya air minum
dan perlengkapan atlet lainnya sebagai cadangan;
h. Pemain yang pada gilirannya harus bertanding, harus sudahberada di tempat pertandingan 30
(tiga puluh) menit sebelumnya;
i. Pemain yang pada gilirannya harus bertanding, tetapi tidak hadir di lapangan setelah
dipanggil tiga kali dalam jangka waktu 5 (lima) menit dinyatakan kalah;
j. Setiap pemain diwajibkan berpakaian olahraga bulutangkis.
k. Pemain yang mendapat cedera di lapangan, apabila tidak dapat melanjutkan
pertandingan dinyatakan kalah
l. Tiap pemain berhak mendapat istirahat 30 (tiga puluh) menit diantara 2 (dua)
pertandingan yang harus dimainkannya secara berturut-turut
m. Ketentuan yang ada peraturan yang ada pada juknis ini akan disepakati bersama dalam
kegiatan Teknikal Meeting sebelum pelaksanaan lomba.
12
E. Jumlah Pelatih
Jumlah pelatih setiap kontingen adalah 1 (satu) orang. Pelatih yang mendampingi diharapkan
memahami peraturan kategori tersebut.
F. Penutup
Segala sesuatu yang belum tercantum dalam panduan ini akan ditentukan pada saat pertemuan
teknik.
V. KARATE
a. Pengertian Umum
1. Peraturan Pertandingan
a) Peserta adalah anggota Federasi Olahraga karate-do Indonesia (FORKI)
b) Peserta mengunakan pakaian karate (karate-gi) putih polos dan peserta putrid memakai kaos putih
c) Pelatih wajib mengunakan pakaian, jaket dan sepatu olahraga
d) Peraturan pertandingan yang digunakan adalah peraturan pertandingan World Karate Federation
(WKF) Tahun 2025 yang telah disesuaikan.
e) Semua peserta dianggap telah memahami dan mengerti Peraturan Pertandingan, bagi yang belum
memahami, akan dijelaskan pada saat Pertemuan Teknik.
2. Peserta
a) Peserta O2SN diwakili oleh 2 (dua) orang putra dan 2 (dua) orang putri.
b) Merupakan Atlet Cabang Olahraga Karate yang telah LULUS proses pemeriksaan keabsahan
dari Tim Keabsahan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SDTahun 2025.
b. Jenis dan Sistem Pertandingan
1. Jenis Pertandingan
1) KATA Perorangan Putri (1 emas, 1 perak dan 2 perunggu).
2) KATA Perorangan Putra(1 emas, 1 perak dan 2 perunggu).
2. Sistem Pertandingan
a) Sistem pertandingan yang diterapkan sistem eliminasidengan referchance.
b) Jumlah dan pembagian pool ditentukan melalui Pertemuan Teknik (Technical Meeting).
13
a. Pengaturan Pertandingan KATA
1) Dalam pertandingan KATA sistem eliminasi dengan repechange akan diterapkan.
2) Variasi ringan diperbolehkan sepanjang diperbolehkan oleh aliran yang bersangkutan.
3) Tabel skor akan menampilkan pilihan kata dari setiap periode dan setiap ronde.
4) Kontestan harus menampilkan KATA yang berbeda dalam setiap putaran. Sekali KATA sudah
dimainkan maka tidak boleh diulang.
b. Panel Juri
1) Panel yang terdiri dari lima juri untuk setiap partai akan ditugaskan oleh Komisi Wasit atau
Tatami Manager.
2) Sebagai tambahan pencatat waktu, pencatat skor dan pembuat pengumuman akan ditunjuk
14
KATA Resmi WKF
Anan Jion Papuren
Anan Dai Jitte Passai
Annanko Jyoroku Pinan 1-5
Aoyagi Kanchin Rohai
Bassai Dai Kanku Dai Saifa (Saiha)
Bassai Sho Kanku Sho Sanchin
Chatanyara Kanshu Sanseiru
Kushanku
Chinte Kosokun (Kushanku) Sanseru
Chinto Kosokun (Kushanku) Dai Seichin
Enpi Kosokun (Kushanku) Sho Seienchin
Fukygata 1-2 Kosokun Shiho Seipai
Gankaku Kururunfa Seirui
Garyu Kusanku Seisan (Seishan)
Gekisai (Geksai) Matsumura Rohai Shinpa
Gojushiho Mattskaze Shinsei
Gojushiho Dai Matusumura Bassai Shinsochin
Gojushiho Sho Meikyo Sochin
Hakucho Myojo Suparinpei
Hangetsu Naifanehin (Naihanshin) 1-3 Tekki 1-3
Haufa Nijushiho Tensho
Heian 1-5 Napaipo Tmorai Bass
Heiku Niscishi Useishi (Goju)
Ishimine Bassai Ohan Unshu (Unshu)
Itosu Rohai 1-3 Pachu Wankan
Jiin Paiku Wanshu
Hanya KATA yang tercantum di daftar KATA resmi yang dapat dimainkan:Catatan:
Nama beberapa kata terduplikasi karena variasi dalam ejaan Roman.
Dalam beberapa kasus, kata mungkin dikenal dengan nama yang berbeda dari style
(ryu- ha) dengan style lainnya, dan bisa terjadi dengan nama yang sama menjadi kata
yang berbeda antara satu style dengan style yang lainnya.
3. Diskualifikasi
Seorang kontestan atau regu dapat didiskualifikasi karena salah satu alasan berikut:
1) Membawakan kata yang salah atau mengumumkan kata yang salah.
2) Tidak melakukan hormat pada saat memulai dan pada saat selesai peragaan kata.
3) Sebuah jeda atau berhenti dalamperagaan selama beberapa detik.
4) Mengganggu fungsi Juri (seperti juri harus berpindah untuk keselamatan alasan
atau melakukan kontak fisik dengan seorang Juri).
5) Sabuk jatuh selama peragaan kata.
6) Tidak mengikuti instruksi dari Juri Kepala atau kesalahan lainnya.
15
4. Pelaksanaan Pertandingan Kata
1) Saat dimulai pertandingan babak penyisihan kontestan yang satu mengenakan sabuk merah
(Aka) sedangkan yang satunyamenggunakan sabuk biru (AO), dan berbaris pada parimeter
area pertandingan yang menghadap Juri kepala. Setelah memberi hormat kepada Panel Juri,
kontestan yang mengenakan Sabuk biru (Ao) dan kontestan yang mengenakan Sabuk merah
(Aka) akan melakukan hormat dan memulai selanjutnya pada babak penyisihan, kedua
kontestan memainkan kata secara bersamaan. Setelah menyelesaikan tampilan KATA
kedua kontestan akan menghormat lalu meninggalkan area. Setelah penampilan KATA
diselesaikan, keduanya akan kembali ke perimeter arena pertandingan dan menunggu
keputusan dari Panel Juri.
2) Saat dimulai pertandingan perebutan medali, kontestan memainkan kata satu per-satu, kedua
kontestan menjawab panggilan namanya kemudian kontestan yang satu mengenakan sabuk
merah (Aka) sedangkan yang satunya menggunakan sabuk biru (AO), dan berbaris pada
parimeter area pertandingan yang menghadap Juri kepala. Setelah memberi hormat kepada
Panel Juri, AO kemudian mundur keluar arena pertandingan. Setelah maju ketitik awal, suatu
penyebutan nama kata secara jelas harus dilakukan, Aka akan melakukan hormat dan memulai
kata. Setelah menyelesaikan tampilan KATA Aka akan menghormat lalu meninggalkan area
untuk menunggu penampilan AO. Setelah KATA AO diselesaikan, keduanya akan kembali ke
perimeter arena pertandingan dan menunggu keputusan dari Panel.
3) Jika menurut Juri kepala kontestan akan didiskualifikasi, maka dia dapat memanggil para juri
untuk mengambil keputusan.
4) Jika satu kontestan didiskualifikasikan, Juri Kepala akan membuat isyarat bendera cross dan
uncross lalu menaikan berdera yang mengindikasikan pemenang.
5) Setelah kedua kontestan menyelesaikan KATA, kontestan akan berdiri berdampingan pada
perimeter. Juri kepala akan menyerukan keputusan (Hantei) dan meniup peluit 2 nada tone. Dan
pada saat bersamaan Para Juri akan memberikan suaranya. Jika AKA dan AO keduanya
didiskualifikasi pada pertandingan yang sama maka lawan pada putaran berikut akan menang
secara bye (dan tidak ada hasil yang diumumkan), kecuali terjadi diskualifikasi ganda. pada
perebutan medali, maka pemenang akan diumumkan secara HANTEI.
6) Keputusan yang dibuat harus antara Aka atau AO. Tidak ada nilai seri/seimbang yang
diberikan, kontestan yang menerima mayoritas suara terbanyak akan dinyatakan sebagai
pemenang.
7) Pada saat pemain mengundurkan diri setelah lawannya memulaipenampilan, kontestan
dapat menggunakan kembali kata tersebut diputaran berikutnya, seperti situasi dimana
menang secara KIKEN.
8) Para peserta pertandingan akan memberi hormat pada satu sama lainnya, kemudian kepada
Panel juri dan kemudian meninggalkan arena pertandingan.
5. Penutup
Demikian panduan pertandingan karate ini dibuat untuk menjadi pedoman pelaksanaan
O2SN SD tahun 2025 cabang olahraga karate, Hal-hal yang belum tercantum pada
Buku Petunjuk Teknis ini, akan ditetapkan pada saat Pertemuan Teknik (Technical
Meeting).
VI. SENAM
A. Senam Artistik
1. Peraturan Umum Nomor Perlombaan:
a. Senam Artistik Putra 2 orang
1) Perlombaan Serba bisa (individual all around)
2) Perlombaan per-alat, terdiri dari :
• Lantai (floor exercise).
• Meja lompat (voulting table).
• Kuda pelana (pommel horse) Memakai Bangku Jamur.
b. Senam Artistik Putri 2 orang
1) Perlombaan Serba bisa (individual all around)2)Perlombaan per-alat,
terdiri dari :
• Lantai (floor exercise).
• Meja lompat (voulting table).
• Balok Keseimbangan (Balance Beam)
Peserta Perlombaan:
1) Perorangan putra (2 anak) perwakilan dari Sekolah
2) Peserta Belum Pernah menjadi juara 1, 2 dan 3 dalam kejuaraan tingkat Intenasional (FIG,
AGU, SEAGZONE, PAN Pasific, Kejuaraan yang diikuti oleh KONI Pusat atau
Kemendikbud).
3) Peserta yang sudah pernah menjadi juara 1, 2 dan 3 pada O2SN SD tidak boleh mengikuti
perlombaan ini.
Peraturan Perlombaan:
1) Peraturan perlombaan menggunakan COP 2017-2020 dengan modifikasi dan kebijakan
dari PB. PERSANI.
2) Semua peserta dianggap telah memahami dan mengerti isidari peraturan tersebut.
Pakaian dan Sepatu:
1) Peserta diwajibkan memakai pakaian senam sesuai dengan peraturan perlombaan senam
(Memakai kaos singlet, celana senam pendek).
2) Peserta tidak diwajibkan mengenakan sepatu senam.
2. Peraturan Khusus
a) Nomor Perlombaan Serba Bisa (individual all around):
1) Peralatan: merupakan seluruh alat yang dipakai pada nomor perlombaan
perorangan, yaitu meja lompat, kuda pelana dengan bangku jamur, dan lantai.
2) Ketentuan Rangkaian: seluruh rangkaian pada nomor perlombaan perorangan.
3) Element: merupakan seluruh element yang dilakukan pada nomor perlombaan
perorangan.
4) Keterangan Tambahan: nomor perlombaan serba bisa merupakan akumulasi dari
seluruh nomor perlombaan per-alat yang diikuti oleh setiap peserta, dan merupakan
ajang penyisihan untuk menentukan finalis pada nomor perlombaan per-alat.
b) Nomor Perlombaan Meja Lompat (Vaulting Table):
1) Peralatan: meja lompat dengan ketinggian 100 – 120 cm
2) Ketentuan Rangkaian: hanya melakukan handspring
3) Element
19
Tabel Penilaian Element
NO ELEMET NILAI
Lompatan : HANDSPRING
Dilakukan 2 kali berturut-turut, diambil nilai
terbaik
(berlaku pada babak penyisihan atau
kompetisi I)
Dilakukan 2 kali berturut-turut dibagi 2
(untuk final
per-alat atau kompetisi III)
Nilai awal 10,0
Keterangan Tambahan;
Tabel Pengurangan Nilai Pelaksanaan Lompatan
Fase Kesalahan Gerakan Pemotongan
Layangan Lutut tekuk s.d 0.3
Pertama Posisi tubuh yang tidak s.d 0.2
Benar s.d 0.2
Kaki terbuka 1.0
Ayunan tangan yang Invalid
Berlebihan
Posisi tubuh membentuk
sudut 90o
7) Keterangan Tambahan.
Tabel Pengurangan nilai Pelaksanaan pada alat bangku Jamur
Kesalahan gerakan Pemotongan
Setiap kali Ujung kaki tidak point s.d 0,2
Kaki terbuka s.d 0,3
Lutut bengkok/tekuk s.d 0,3
Kaki menyentuh alat s.d 0,2
bangku 0,1
jamur 1,0
Tangan/siku tekuk
Jatuh/turun (maximal 3
kali)
10) Element
Tabel Element Lantai (floor exercise)
Nilai
No Elemen yang Ditawarkan
Elemen
1. Roll depan. Lompat vertical ke balingbaling 0,5
2. Roll belakang panjang (menyudut) 0,5
3. Roll belakang ke handstand (lengan lurus) 0,7
4. Handspring salto depan tekuk/lurus 2,0
5. Hansdstand, roll depan, kop-kip 1,5
6. Split ke samping atau ke depan 0,5
7. Tumpu posisi L (minimal 2 detik) 0,5
8. Berputar 360 derajat dengan lompatan/bertumpu 1 kaki 0,5
9. Sikap keseimbangan tumpu satu kaki 0,5
10. Dari berdiri press to hansdstand (tahan 2 detik) 0,8
11. Round off flic-flac salto belakang tekuk (jongkok) 2,0
Jumlah nilai awal 10,0
Hasil Kejuaraan
Perlombaan ini akan menghasilkan 4 nomor juara yaitu:Juara perseorangan serba bisa,
Juara perseorangan alat lantai, Juara perseorangan alat meja lompat Juara
perseorangan alat kuda pelana
Ketentuan Juara
Juara perseorangan serba bisa ditentukan oleh jumlah nilai yang dikumpulkan oleh setiap
pesenam pada babak penyisihan.
Juara perorangan peralat ditentukan oleh nilai tertinggi pesenam yang masuk pada babak
final pada setiap alat dengan ketentuan seorang pesenam hanya boleh mengikuti
perlombaan pada 1 alat saja.
1. Peserta Pertandingan
a. Setiap sekokah diwakili oleh 1 (satu) atlet Putra dan 1 (satu) atlet Putri
b. Tahun Kelahiran setelah 1 Januari 2013 dan duduk di kelas 3, 4, 5 Sekolah Dasar.
2. Sistem Pertandingan
Sistem pertandingan yang digunakan pada O2SN tahun 2025 ini menggunakan
Sistem Gugur, dan nomor pertandingan yang dimainkan adalah nomor tunggal
putra dan tunggal putri.
3. Tempat dan Waktu Pertandingan
Tempat :
Tanggal Pelaksanaan : April 2025
Waktu : 08.00 - Selesai
4. Peraturan Pertandingan
a. Peraturan yang digunakan adalah peraturan PP. PTMSI yangterbaru.
b. Bola yang digunakan adalah DONIC 40+/Butterfly 40+ warnaPutih
c. Tiap pertandingan berlaku prinsip THE BEST OF FIVE.
d. Keputusan panitia bersifat mutlak tidak dapat diganggu gugat.
5. Peraturan Khusus
a. Para peserta pertandingan harus sudah hadir (siap) 10 menit sebelum
pertandingan dimulai.
b. Tidak diperkenankan memakai kostum yang sama dengan warna bola
c. Siapapun tidak diperkenankan memasuki arena pertandingan untuk melakukan protes
VIII. CATUR
A. PESERTA
a. Peserta pertandingan adalah pelajar SD baik Putra maupun Putri yang telah memenuhi
persyaratan sesuai ketentuan dan peraturan pertandingan catur O2SN.
b. Peserta Putra dan peserta Putri yang duduk dikelas 3, 4, 5 dengan persyaratan usia yang
sudah ditentukan oleh Panitia.
F. PERALATAN CATUR
Panitia akan menyediakan Peralatan Catur baik Jam catur Digital,Papan catur dan Buah
catur Standar FIDE.
G. PENENTUAN JUARA / RANGKING
Berdasarkan :
a. Poin Tertinggi / Victory Point (VP) tertinggi, jika sama ditentukan oleh :
b. Direct Encounter
c. Buchollz, jika sama
d. Sonneborn Berger (SB), jika sama
e. Progresive Score (PS)
H. HADIAH
Panitia Pelaksana akan memberikan hadiah berupa Medali bagi para pemenang Juara 1,2 dan
Juara 3.
I. WASIT YANG MEMIMPIN PERTANDINGAN
Wasit yang memimpin Pertandingan Catur O2SN Tingkat Kota Depok adalah wasit
dari Pengcab Percasi Kota Depok.
J. PROTES
a. Protes yang bersifat teknis permainan diajukan langsung pada saat persoalan terjadi
kepada Wasit.
b. Keputusan Wasit Ketua bersifat final, mengikat dan tidak bisa diganggu gugat serta
berlaku segera setelah diputuskan.
K. KETENTUAN KHUSUS
a. Setiap pemain diwajibkan untuk berpakaian rapi ,dan sopan.
b. Setiap penonton dilarang merokok didalam ruangan pertandingan. Sanksi bagi peserta
yang melanggar akan dikeluarkan dari arena pertandingan.
c. Setiap pemain dan penonton wajib mematikan Ponsel/Handphonenya di ruangan
pertandingan. Sanksi bagi pemain yang HP nya berbunyi / bergetar saat
pertandingan sedang berlangsung, dinyatakan kalah.
d. Pemain yang tidak menempati kursi / duduk di kursi sesuai dengan nomor meja
yang tercantum di Pairing, dinyatakan kalah.
e. Pemain yang menang wajib melaporkan hasilnya kepada Wasit.
f. Peserta wajib mengisi Kartu Hasil Pertandingan secara lengkap & benar (Nomor
meja, nama lawan, score,tanda tangan).
g. Score pada Kartu Hasil Pertandingan yang sudah ditanda tangani tidak dapat diubah.
h. Setelah babak ketiga tidak ada lagi claim tentang keabsahan peserta.
i. Apabila sampai dengan babak ketiga ternyata diketahui bahwa peserta tersebut telah
melanggar administrasi, melampaui batas usia, tidak bersekolah sesuai pendaftaran, dll
maka pemain tersebut akan didiskualifikasi, dikeluarkan dari pairing dan dikeluarkan
dari turnamen, hasil kemenangannya dinyatakan
gugur serta point yang telah diraihnya akan dikembalikan kepadalawannya
j. Setiap pemain diwajibkan menjunjung tinggi sportivitas danfair play.
L. LAIN-LAIN
Hal-hal yang belum diatur dan tercantum dalam Ketentuan Umum dan Peraturan
Pertandingan ini akan diputuskan kemudian oleh Panitia / Wasit.
IX. TAEKWONDO
A. Peraturan Umum
1. Panitia Pelaksana
a. Pertandingan Tae Kwon Do dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana yang secara
teknis ditunjuk oleh Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Depok.
b. Wasit dan juri yang bertugas telah mendapat rekomendasi dari Pengurus T.I Kota
Depok.
2. Peserta
Peserta adalah Siswa berstatus aktif dan mewakili kecamatannya masing-masing,
dengan menyerahkan surat keterangan Rekomendasi dari Sekolahnya.
Peserta Maksimal Kelahiran tahun 2012 kelas 3, 4, 5,(melampirkan fotocopy
akte kelahiran)
Peserta Wajib melampirkan surat keterangan sehat
Melampirkan pas photo di form pendaftaran.
Setiap Kontingen sekolah dapat mengirimkan atletnya, terdiri dari 1 Orang
Putra dan 1 Orang Putri untuk masing-masing Individu Poomsae.
WAJIB BERSERTIFIKAT Taekwondo KOTA DEPOK.
B. Kategori Pertandingan
Cabang olahraga Tae Kwon Do di O2SN (SD) 2025 tingkat Kecamatan dan tingkat
Kota Depok mempertandingkan Kategori Poomsae sebagai berikut :
1) Individu Putra Taegeuk 3 Tingkat kecamatan dan Taegeuk 5 untuk Tingkat Kota
2) Individu Putri Taegeuk 3 Tingkat Kecamatan dan Taegeuk 5 untuk Tingkat Kota
C. Peraturan Pelaksanaan Pertandingan
1. Memenuhi tingkat keamanan dan kenyamanan pada pertandingan ini.
2. Semua peserta dianggap telah memahami dan mengerti isi dari peraturan tersebut.
3. Peraturan Pertandingan dibahas pada saat TM
D. Medali
Poomsae Tingkat Kota :
1. Juara I (1 orang putra dan 1 orang putri) akan mendapat medali emas.
2. Juara II (1 orang putra dan 1 orang putri) akan mendapatkan medali perak.
3. Juara III Bersama (2 orang putra dan 2 orang putri) akan mendapatkan medali perunggu.
E. Jumlah Pelatih
Jumlah pelatih setiap kontingen adalah 1 (satu) orang. Pelatih yang mendampingi
diharapkan memahami peraturan kategori tersebut.
F. Rincian Pertandingan
DOBOK TAMPIL
Memakai Baju Poomsae atau Baju Taekwondo dobok kerah putih atau merah
hitam untuk Poomsae.
G. Penutup
Segala sesuatu yang belum tercantum dalam panduan ini akan ditentukan pada saat
pertemuan TM.
X. Mini Soccer
A. PESERTA
a. Peserta pertandingan adalah pelajar SD yang telah memenuhi persyaratan
sesuai ketentuan dan peraturan pertandingan Futsal O2SN.
b. Peserta kelas 3, 4, 5 dengan persyaratan usia yang sudah ditentukan oleh
Panitia dengan batas usia kelahiran 1 Januari 2013
B. WAKTU DAN TEMPAT PERTANDINGAN
Hari : Rabu
C. SISTEM PERTANDINGAN
Sistem pertandingan O2SN cabang olahraga Mini Soccer menggunakan
Sistem GUGUR
D. PERATURAN UMUM
a. Goal Clearen tidak boleh dilempar ke depan
b. Kick off boleh ke arah mana saja, apabila di shooting langsung ke arah garang dan
terjadi gol maka dianggap sah.
c. Tendangan pelanggaran (dengan ketentuan 2 kali sentuh)
d. Penjaga gawang melempar bola apabila bola out gawang (gol tidak sah apabila tidak
menyentuh pemain) atau menendang bola apabila menangkap bola main gol sah,
penjaga gawang boleh menggiring bola setelah menangkap bola main.
e. Setiap pelanggaran langsung atau tidak langsung untuk kick in, corner kick semua
dihitung diberikan selama 4 detik, jika lewat 4 detik maka akan diberikan tendangan
untuk lawan
f. Kick in kaki boleh masuk kedalam area lapangan dan bola diatas garis.
g. Time out 1 kali perbabak untuk setiap tim ( 1 Menit )
h. Pergantian pemain pengganti harus menunggu pemain yang diganti keluar lapangan
di area pergantian pemain.
i. Daftar Line Up setiap tim maksimal 10 pemain.
j. Peserta akan dikenakan sanksi apabila memainkan pemain yang tidak terdaftar
diLine Up,dan dinyatakan kalah walk out (WO)
k. Apabila jadwal pertandingan sudah mulai dan peserta tidak hadir, diberikanwaktu
tenggang 5 menit dan apabila dalam waktu tenggang tidak hadir maka tim tersebut
dinyatakan kalah walk out (WO),
l. Setiap tim wajib memiliki 2 (Dua) Jersey berwarna gelap dan terang (Home & Away)
m. Setiap pemain wajib menggunakan nomor punggung.
n. Warna jersey penjaga gawang (Kiper) harus berbeda dengan jersey pemain.
o. Setiap pemain wajib menggunakan pelindung kaki/shin guard, pemain
yang melanggar tidak diperkenankan bermain dan mendapatkan kartu
kuning.
p. Menggunakan babak knock off (sistem gugur).
q. Waktu petandingan 2 X 10 menit
r. Akumulasi terkena 2 (dua) kali kartu kuning dalam 1 (satu) pertandingan mendapat
hukuman dilarang bermain pada pertandingan yang sedang dimainkan,terkena kartu
merah langsung dalam satu pertandingan mendapat hukuman dilarang bermain pada
pertandingan selanjutnya.
s. Protes hanya dapat dilakukan oleh Kapten dari masing-masing tim sekolah tanpa
campur tangan pemain lain disaat pertandingan berjalan dalam lapangan.
t. Protes yang berlebihan oleh salah satu akademi pada saat pertandingan, Wasit punya
wewenang penuh untuk memberi hukuman.
u. Keputusan Wasit mutlak.