0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan14 halaman

Teorema Pythagoras pada Segitiga Siku-siku

Dokumen ini adalah bahan ajar untuk siswa SMP tentang Teorema Pythagoras, yang mencakup penggunaan alat peraga dan pola bilangan untuk memahami konsep tersebut. Materi ini dirancang untuk kelas VIII dengan alokasi waktu 2 x 40 menit, dan mencakup tujuan pembelajaran, kompetensi inti, serta latihan soal. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan sejarah Pythagoras dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

Elisabeth Gultom
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan14 halaman

Teorema Pythagoras pada Segitiga Siku-siku

Dokumen ini adalah bahan ajar untuk siswa SMP tentang Teorema Pythagoras, yang mencakup penggunaan alat peraga dan pola bilangan untuk memahami konsep tersebut. Materi ini dirancang untuk kelas VIII dengan alokasi waktu 2 x 40 menit, dan mencakup tujuan pembelajaran, kompetensi inti, serta latihan soal. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan sejarah Pythagoras dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

Elisabeth Gultom
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PPG SM-3T ANGKATAN V UNIVERSITAS NEGERI MEDAN FORM – 11

Program Studi Pendidikan Matematika

BAHAN AJAR

Sekolah : SMP Negeri 4 Medan


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII/ 1 (satu)
Materi Pokok : Teorema Pythagoras
Sub Materi : Menggunakan alat peraga dan pola bilangan untuk menemukan
Teorema Pythagoras

Alokasi Waktu :2 40 menit (1 Pertemuan)

Pertemuan 1
Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggugjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi, secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual konseptual dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba mengolah dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar dan Indikator


3.8 Memahami teorema pythagoras melalui alat peraga dan penyelidikan berbagai pola
bilangan.
Indikator:
 Menggunakan alat peraga dan pola bilangan untuk menemukan Teorema Pythagoras.

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 1
Petunjuk Penggunaan Bahan Ajar
Untuk keefektifan penggunaan bahan ajar ini diharapkan mempedomani hal-hal berikut :
1. Bahan ajar ini dikemas secara ringkas dan sederhana.
2. Kerjakan secara mandiri latihan yang disajikan dalam bahan ajar ini dengan mempedomani
materi ajar yang disajikan dalam bahan ajar ini atau bahan bacaan yang berkaitan.
3. Untuk mempermudah pemahaman anda, pelajari secara seksama rangkuman yang disajikan
pada bagian akhir bahan ajar ini.
4. Ukurlah kemampuan anda dengan mengerjakan tes formatif yang disediakan, untuk itu
dalam bahan ajar ini disediakan kunci jawaban tes formatif

Tujuan Pembelajaran :
 Peserta didik mampu menggunakan alat peraga dan pola bilangan untuk menemukan
Teorema Pythagoras.

A. Uraian Materi Bahan Ajar


Teorema Pythagoras
Pythagoras (582 SM – 496 SM) lahir di pulau Samos, di daerah
Ionia, Yunani Selatan. Salah satu peninggalan Pythagoras yang
paling terkenal hingga saat ini adalah teorema Pythagoras, yang
menyatakan bahwa kuadrat sisi miring suatu segitiga siku-siku
sama dengan jumlah kuadrat dari sisi-sisinya. Yang unik, ternyata
rumus ini 1.000 tahun sebelum masa Pythagoras, orang-orang
Yunani sudah mengenal penghitungan “ajaib” ini. Walaupun fakta
Sumber: Ensiklopedi
Matematika dan Peradaban
Manusia, 2003 di dalam teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya
Pythagoras, namun teorema ini dianggap sebagai temuan Pythagoras, karena ia yang pertama
membuktikan pengamatan ini secara matematis. Pythagoras menggunakan metode alajabar
untuk menyatakan teorema ini.
Berdasarkan uraian di atas dapat kita ambil beberapa kesimpulan, antara lain:
1. Pythagoras adalah orang yang mempunyai rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Sekalipun
teorema tentang segitiga siku-siku sudah dikenal masyarakat sebelumnya, tapi dia terus
menggalinya sehingga dapat membuktikan kebenaran teorema tersebut secara matematis.

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 2
2. Tanpa kita sadari ternyata bumi yang indah beserta kehidupan yang ada di dalamnya ini
tidak lepas dari perhitungan matematika. Oleh karena itu kita perlu belajar matematika
dengan lebih mendalam sehigga bisa menguak rahasia alam sekaligus membuktikan ke-
Mahabesaran ciptaan Tuhan YME.
3. Matematika adalah ilmu yang menarik untuk kita pelajari, bukan ilmu yang
menyeramkan seperti dikatakan sebagian orang. Karena telah banyak sejarah yang
menceritakan tentang peran matematika dalam memajukan peradaban manusia, salah
satunya adalah teorema Pythagoras yang menjadi pelopor perkembangan ilmu geometri
dan arsitektur.

1. Luas Persegi dan Luas Segitiga Siku-Siku


D C

A s B
Pada gambar tersebut tampak sebuah persegi ABCD yang panjang sisinya s satuan
panjang.
Luas persegi ABCD = sisi x sisi
L =sxs
L= satuan luas
Selanjutnya, perhatikan gambar di bawah ini.
S R

P p Q

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 3
Pada gambar tersebut tampak sebuah persegi panjang PQRS yang panjangnya p dan
lebarnya l satuan. Diagonal QS membagi persegi panjang PQRS menjadi dua buah segitiga
siku-siku, yaitu PQS dan QRS. Luas persegi panjang PQRS sama dengan jumlah luas
PQS dan QRS. Adapun luas PQS sama dengan luas QRS, sehingga diperoleh
Luas PQS = luas QRS

= luas persegi panjang PQRS

Karena persegi panjang PQRS berukuran panjang p dan lebar l , luas PQS = p x l atau

Luas segitiga siku-siku = alas x tinggi

Luas persegi dan luas segitiga siku-siku sangat bermanfaat dalam menemukan teorema
Pythagoras.

2. Menemukan Konsep Teorema Pythagoras

D b P a C

a c
Q c b
b c c

b c S
a c a

A B
a R b

Pada gambar diatas tampak bahwa luas persegi ABCD sama dengan luas
persegi (luas daerah yang tidak diarsir) ditambah luas empat segitiga
siku-siku (luas daerah yang diarsir), sehingga diperoleh ,

Luas daerah yang diarsir = luas empat segitiga siku-siku


Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 4
=4x axb

= 2 ab

Dan luas daerah yang tidak diarsir = luas persegi PQRS


=axa
= a2

D a P b C

K R

a Q
a2

A b M B
Pada gambar tampak bahwa luas persegi EFGH sama dengan luas persegi (luas daerah yang
tidak diarsir) ditambah luas empat segitiga siku-siku (luas daerah yang diarsir), sehingga
diperoleh
Luas daerah yang berwarna hijau = luas dua persegi panjang
=2xbxa
= 2 ba
Luas daerah yang tidak diarsir = luas persegi berwarna kuning + luas persegi berwarna biru
= (b x b) + (a x a)
= b2 + a2

Konsep Teorema Pythagoras

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 5
2
C2

b2 b c

a
a2

Sehingga dapat ditulis sebagai berikut:

Kesimpulan:

Luas daerah persegi yang panjang sisinya adalah sisi miring suatu
segitiga siku-siku sama dengan jumlah luas daerah persegi yang
panjang sisinya adalah sisi siku-siku segitiga tersebut.

Kesimpulan tersebut selanjutnya dikenal dengan teorema Pythagoras. Teorema Pythagoras


tersebut selanjutnya dapat dirumuskan seperti berikut.

Untuk setiap segitiga siku-siku, berlaku kuadrat panjang sisi miring sama
dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya.

b c

a
Jika ABC adalah segitiga siku-siku dengan c panjang sisi miring, sedangkan a dan b panjang
sisi siku-sikunya maka berlaku

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 6
Pernyataan di atas jika diubah ke bentuk pengurangan menjadi

atau

Contoh:
Nyatakan Teorema Pythagoras yang berlaku pada segitiga berikut:

5 cm
3 cm

B 4 cm C

q r

R Q
P

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 7
T

s t

Penyelesaian :
Tabel berikut memperhatikan hubungan setiap segitiga dan Teorema Pythagoras yang
berlaku.
Nama Segitiga Teorema Phytagoras

∆ABC 52 = 32 + 42

∆PQR r2 = p2 + q2

∆RST
t2 = r2 + s2

B. Latihan
PILIHAN BERGANDA
Berilah tanda silang (x) huruf a,b,c, atau d pada jawaban yang paling benar !
1. Pernyataan-pernyataan di bawah ini yang benar untuk segitiga siku-siku ABC adalah ….
A

c b

B a C
a. c + a = b2
2 2

b. c2 - b2 = a2
c. c2 + b2 = a2

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 8
d. a2 + b2 = c2

2. Persegi panjang ABCD mempunyai diagonal AC sehingga terbentuk 2 segitiga siku-siku


yaitu segitiga ABC dengan siku-siku di B dan segitiga CDA dengan siku-siku di D.
Manakah di antara pilihan berikut yang memenuhi rumus Teorema Pythagoras pada
segitiga-segitiga tersebut?
a. AB2+BC2=AC2
b. AC2+BC2=AB2
c. AD2+AC2=CD2
d. AC2+CD2=AD2

3. Di antara pernyataan berikut ini manakah yang benar?


a. Teorema Pythagoras berlaku pada semua jenis segitiga
b. Teorema Pythagoras berlaku pada segitiga siku-siku dan segitiga tumpul
c. Teorema Pythagoras hanya berlaku pada segitiga siku-siku
d. Teorema Pythagoras berlaku pada segitiga siku-siku dan segitiga lancip

4. Dalam segitiga siku-siku berlaku kuadrat jumlah sisi siku-sikunya sama dengan kuadrat
hipotenusanya. Benar atau salahkah pernyataan tersebut?
a. Benar
b. Salah, seharusnya "Dalam segitiga berlaku kuadrat jumlah sisi siku-sikunya sama
dengan kuadrat hipotenusanya"
c. Salah, seharusnya "Dalam segitiga siku-siku berlaku kuadrat jumlah sisi siku-sikunya
sama dengan kuadrat jumlah hipotenusanya"
d. Salah, seharusnya "Dalam segitiga siku-siku berlaku jumlah kuadrat sisi siku-sikunya
sama dengan kuadrat hipotenusanya"

5. Perhatikan gambar di samping. Hubungan yang terdapat pada gambar tersebut adalah ....
a

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 9
b
c
e
d

a. e2 = a2 + b2 – c2
b. e2= a2 + b2 – d2
c. e2 = a2 + b2 + c2
d. e2= a2 + b2 + d2

ESSAY
1. Tentukan Teorema Pythagoras yang berlaku pada segitiga siku-siku berikut :

s r

2. Nyatakan Teorema Phytagoras yang berlaku untuk segitiga-segitiga berikut ini:

C
D
E

PEDOMAN PENSKORAN PENILAIAN

Rubrik

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 10
No. PILIHAN GANDA SKOR

1. A 5

2. A 5

3. C 5

4. D 5

5. D 5

ESSAY SKOR

1. t² = s² + r² 10

2. AB² = OA² + OB² 15


AC² = AB² + BC²
AD² = AC² + CD²
AE² = AD² + DE²
Dengan mensubstitusikan, maka akan diperoleh:
AE² = OA² + OB² + BC2 + CD² + DE²

JUMLAH SKOR 50

C. Rangkuman
 Pada segitiga siku-siku yang panjang sisi-sisinya berturut-turut a,b dan c dengan c adalah
sisi miring, maka berlaku: c2 = a2 + b2

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 11
 Jika sisi yang ketiga adalah sisi miring, maka panjang sisi miring tersebut adalah akar dari
jumlah kuadrat panjang kedua sisi segitiga siku-siku tersebut. Tapi jika sisi yang ketiga
adalah sisi siku-siku,maka panjang sisi yang ketiga adalah akar dari selisih kuadrat kedua
sisi yang diketahui.

D. Uji Kompetensi
1. Tentukan Teorema Pythagoras yang berlaku pada segitiga siku-siku berikut :
z

x
y

2. Diketahui ΔXYZ siku-siku di Y dengan panjang sisi XY = 10 cm dan YZ = 24 cm.


Nyatakan teorema phytagoras yang berlaku untuk mencari panjang sisi miringnya (XZ)?
3. Diketahui segitiga ABC dengan panjang sisi-sisinya 15 cm, 12 cm, dan 9 cm.
a. Berapakah panjang sisi terpanjang? Tentukan kuadrat dari panjang sisi terpanjang
tersebut.
b. Tentukan jumlah kuadrat dari dua sisi yang lainnya.
4. Jika panjang sisi segitiga siku-siku adalah p cm, dan q cm dan panjang sisi miringnya
adalah r cm maka tuliskan hubungan antara p, q, dan r ?

Penyelesaian
Rubrik Penilaian:
No Deskripsi Jawaban yang Diinginkan Skor
teorema phytagoras yang berlaku adalah
1.
x

10
z
y

x² = y² + z²
2. Diketahui: ΔXYZ
X siku-siku di Y dengan panjang sisi XY =
10 cm dan YZ = 24 cm. 10
10
Ditanya: Teorema phytagoras untuk menentukan panjang
sisi miringnya?
Y Z
24
Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 12
Penyelesaian:

Panjang sisi miring ΔXYZ = XZ


Panjang sisi siku-siku = XY
Panjang sisi siku-siku = YZ
Dengan menggunakan teorema Pythagoras, maka dapat di
hitung panjang sisi miringya sebagai berikut.

3. Penyelesaian:
a. Sisi terpanjang dari segitiga ABC adalah 15 cm. Kuadrat 10
dari panjang sisi terpanjang tersebut adalah 225.
b. Jumlah kuadrat dari dua sisi lainnya yaitu 122 + 92 = 144
+ 81 = 225. 10
4.
r

10
p

q
r² = p² + q²
atau p² = r² - q² atau q² = r² - p²

Jumlah 50

E. Daftar Pustaka

Tim.2014. Matematika untuk SMP/MTs Kelas VIII. Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, Kemdikbud.

Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 13
Bahan Ajar Teorema Pythagoras ”Menggunakan alat peraga dan pola bilangan
untuk menemukan Teorema Pythagoras Kelas VIII SMP/ MTs” 14

Anda mungkin juga menyukai