STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
STERILISASI INSTRUMEN
NO DOKUMEN :
VERSI :
TANGGAL BERLAKU :
TANGGAL KAJI ULANG :
STATUS DOKUMEN : MASTER : SALINAN NO :
Disusun oleh: Tanda tangan :
.........
Petugas Sub. Bidang ....
UDD …. Palang Merah Indonesia Tanggal :
Diperiksa oleh : Tanda tangan :
.........
Kasub. Bidang .....
UDD …. Palang Merah Indonesia Tanggal :
Disetujui oleh : Tanda tangan :
.........
Kepala Bidang …..
UDD …. Palang Merah Indonesia Tanggal :
Disahkan oleh: Tanda tangan :
.........
Manajer Kualitas Tanggal :
UDD ….Palang Merah Indonesia
SPO Halaman 1 dari 2
STERILISASI INSTRUMEN Nomor :
Versi : 005
Unit Transfusi Darah PMI Sub Bidang
Bidang Pelayanan Tanggal Berlaku :
Kota Bukittinggi Aftap Tanggal Kaji Ulang :
Donor Darah
1. Pengertian :
Suatu tindakan yang digunakan untuk mensterilkan instrumen logam baik
menggunakan autoclave uap basah ataupun autoclave kering/oven.
2. Tujuan :
Untuk menyeterilkan instrumen logam daro mikrooganisme dan
mencegah infeksi nosokomial.
3. Kebijakan :
- Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor
270/Menkes/SK/III/2007
- Tentang Pedoman Manaejerial Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
- Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
382/Menkes/SK/III/2008 Tentang pedoman pencegahan dan
pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
4. Alat dan Bahan
- Sterilitator
- Air
- Ember
- Deterjen
- Enzymatic
- Sikat
- Laken (Kain pembungkus)
5. Prosedur
- Instrumen yang sudah dipakai diproses
- Dekontaminasi : direndam dalam larutan Enzymatic (Gigazyme)
selama 10 menit
- Di cuci : setelah direndam bilas dengan air mengalir dan cuci
dengan deterjen menggunakan sikat, dibilas dan keringkan.
- Setelah proses pencucian dimasukan ke pembungkus alat
(sterization pouch) atau di bungkus dengan laken 2 lapis atau
lanen.
- Tempelkan autoclave tape di pembungkus alat tersebut untuk
indikator steril.
- Tulis dipembungkus nama alat / set instrumen, tanggal penyeterilan
dan tanggal kadaluarsa.
- Masukkan instrumen ke sterilitator.
- Susun set alat disterilitator dengan posisi miring atau tegak dan
jangan terlalu banyak, agar ada sela ruang untuk lewatnya uap
panas.
- Nyalakan sterilitator, atur suhu dan lamanya proses sterilisasi.
- Simpan alat yang sudah steril ditempat yang sudah disediakan.
6. Teknis Pelaksanaan
- Semua petugas bertanggung jawab dengan penggunaan alat
- Dengan langkah-langkah sesuai prosedur kerja
- Sterilisasi wajib 1x sehari dilakukan setelah kegiatan dinas malam
selesai
- Petugas setiap dinas malam wajib melakukan sterlisasi alat
(instrumen).