0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan7 halaman

Mikrotik Kelompok 9

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah konfigurasi jaringan menggunakan Mikrotik, termasuk penggantian nama ether, pemberian alamat IP, dan pembuatan bridge untuk mengelola koneksi antar perangkat. Setiap langkah disertai dengan fungsi dan pengertian untuk memastikan pemahaman yang jelas tentang pengaturan jaringan. Proses diakhiri dengan pengaturan DHCP Server untuk otomatisasi pemberian alamat IP kepada perangkat yang terhubung.

Diunggah oleh

Guntur Poerwan67
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan7 halaman

Mikrotik Kelompok 9

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah konfigurasi jaringan menggunakan Mikrotik, termasuk penggantian nama ether, pemberian alamat IP, dan pembuatan bridge untuk mengelola koneksi antar perangkat. Setiap langkah disertai dengan fungsi dan pengertian untuk memastikan pemahaman yang jelas tentang pengaturan jaringan. Proses diakhiri dengan pengaturan DHCP Server untuk otomatisasi pemberian alamat IP kepada perangkat yang terhubung.

Diunggah oleh

Guntur Poerwan67
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KELOMPOK 9

-Uci
-Anandita
-Dewa
-Ibnu

1. Mengganti nama ether 1 menjadi ISP

Fungsinya : Supaya mengetahui jaringan yang berasal dari computer.

2. Mengganti nama ether 2 menjadi server

Fungsinya : Supaya mengetahui jaringan yang berasal dari mikrotik.


3. Memberi alamat ip pada ISP

Fungsinya : Menangani koneksi antar perangkat pengirim dan penerima melalui sebuah jaringan.

4. Memberikan alamat ip pada SERVER

Fungsinya : Menangani koneksi antar perangkat pengirim dan penerima melalui sebuah jaringan.
5. Membuat Bridge untuk port 1-2

Fungsinya : Sebagai Access Point atau pemancar yang bisa melayani banyak client atau disebut juga
Point to Multi Point.

6. Membuat Bridge untuk port 3-4

Fungsinya : Sebagai Access Point atau pemancar yang bisa melayani banyak client atau disebut juga
Point to Multi Point.
7. Memberikan IP Address pada Bridge 1-2

Fungsinya : Memberikan fleksibilitas dalam manajemen , keamanan, dan pengaturan jaringan pada
konfigurasi mikrotik.

8. Memberikan IP Address pada Bridge 3-4

Fungsinya : Memberikan control yang lebih besar terhadap konfigurasi jaringan, dan memastikan
setiap AP dapat dikelola.
9. Ke menu“Ports”, ISP dan SERVER harus sesuai port 1-2, ether 3 dan ether 4 harus sesuai port
3-4

Pengertian : ISP & SERVER tergabung dalam bridge1-2, yang berarti semua perangkat yang
terhubung ke port ini akan berada dalam satu jaringan lokal yang sama (broadcast domain yang sama).
Ether 3 & ether 4 tergabung dalam bridge3-4, yang memiliki fungsi yang sama dengan bridge1-2
namun untuk port 3 dan 4. Artinya, perangkat yang terhubung ke port ini akan berada dalam satu
jaringan lokal yang sama, tetapi terpisah dari jaringan yang ada di bridge1-2.
10. Bridge 1-2 & Bridge 3-4 telah mempunyai IP Address

Pengertian : Dengan konfigurasi ini kita telah mempunyai dua jaringan yang terpisah (dengan IP
Address yang berbeda) di kedua Bridge.
11. Klik menu DHCP SERVER klik DHCP Setup

Fungsi : Untuk mengatur dan mengelola pemberian alamat IP secara otomatis kepada perangkat yg
terhubung.
Pengertian : Pada kolom DHCP Server Interface pilih Bridge 1-2, dan bikin lagi dan pilih Bridge 3-4,
lalu klik Next sampai “Setup has completed successfully” lalu klik Ok.
12. Jika muncul tulisan "Setup has completed successfully" lalu klik OK

Fungsi :Untuk menandakan bahwa proses konfigurasi setup telah berhasil dilaksanakan tanpa ada
kesalahan.
Pengertian :Proses pengaturan awal telah selesai dgn lantar tanpa kesalahan, dan mikrotik siap
digunakan.

Anda mungkin juga menyukai