0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan8 halaman

Pembahasan FIS UM UGM 001

Dokumen ini membahas soal-soal fisika dalam ujian masuk UGM, mencakup berbagai konsep seperti gerak lurus, gerak parabola, dan hukum Newton. Setiap soal disertai dengan data yang diketahui dan langkah-langkah penyelesaian untuk menemukan jawaban yang tepat. Hasil akhir mencakup nilai-nilai seperti jarak, tinggi maksimum, gaya sentripetal, dan percepatan.

Diunggah oleh

Miranda Nurdini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan8 halaman

Pembahasan FIS UM UGM 001

Dokumen ini membahas soal-soal fisika dalam ujian masuk UGM, mencakup berbagai konsep seperti gerak lurus, gerak parabola, dan hukum Newton. Setiap soal disertai dengan data yang diketahui dan langkah-langkah penyelesaian untuk menemukan jawaban yang tepat. Hasil akhir mencakup nilai-nilai seperti jarak, tinggi maksimum, gaya sentripetal, dan percepatan.

Diunggah oleh

Miranda Nurdini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pembahasan Fisika UM UGM

Tryout Inkubasi – Bagian 001


Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

1. (D) 37,5 m 3. (A) 80 m


Diketahui Diketahui
𝑚 = 4 kg 𝜃 = 45°
𝑎 = 3 m/s! 𝑣" = 20√2 m/s
𝑡 = 5 detik Ditanyakan 𝒔𝒎𝒂𝒌𝒔 ?
𝑣" = 0 m/s Ketika sebuah benda bergerak parabolik,
Ditanyakan 𝒔? maka untuk kerangka acuan sumbu 𝑥
Nilai 𝑣" = 0 karena diketahui benda benda bergerak menurut konsep GLB.
bergerak dari keadaan awal diam. Hal ini karena pada sumbu 𝑥 benda gak
Kemudian benda bergerak dipercepat dipercepat. Sehingga jangkauan
selama 5 detik. Berarti benda mengalami maksimumnya adalah:
GLBB dipercepat. Untuk menentukan 𝑠()*+ = 𝑣", . 𝑡()*+
jarak dapat menggunakan persamaan 2 Dimana 𝑣", = 𝑣" . cos 𝜃 dan 𝑡()*+ =
GLBB yaitu: !-! ./0 1
sehingga:
1 2
𝑠 = 𝑣" . 𝑡 + 𝑎𝑡 ! 2𝑣" sin 𝜃
2 𝑠()*+ = (𝑣" cos 𝜃) C F
Substitusikan yang diketahui: 𝑔
1 𝑣"! sin 2𝜃
𝑠 = 0 + (3)(5)! 𝑠()*+ =
2 𝑔
𝑠 = (1,5)(25) Substitusikan yang diketahui:
𝑠 = 37,5 !
G20√2H sin 2(45°)
Maka benda menempuh jarak sejauh 𝑠()*+ =
10
37,5 m. 400(2) sin 90°
𝑠()*+ =
10
2. (C) 45 m 𝑠()*+ = 80
Diketahui Maka jangkauan maksimum gerak
𝑣" = 30 m/s parabola dari benda adalah 80 m.
Benda dilempar vertikal ke atas
Ditanyakan 𝒉𝒎𝒂𝒌𝒔 ? 𝒈𝑻𝟐
4. (C)
Ketika benda dilempar ke atas, maka 5

saat mencapai tinggi maksimum benda Diketahui


akan diam untuk sesaat. Atau kecepatan Kecepatan awal 𝑣"
𝑣' = 0. Kasus ini dapat ditinjau dengan Sudut elevasi 𝜃
persamaan 3 GLBB vertikal yaitu: Waktu total selama berada di udara 𝑇
Ditanyakan 𝒉𝒎𝒂𝒌𝒔 ?
𝑣'! = 𝑣"! − 2𝑔ℎ
Persamaan untuk waktu total selama
Substitusikan yang diketahui:
benda berada di udara ketika bergerak
0 = 𝑣"! − 2𝑔ℎ
secara parabolik adalah:
2𝑔ℎ = 𝑣"!
2. 𝑣" sin 𝜃
𝑣"! 𝑇=
ℎ= 𝑔
2𝑔
Ubah subjek menjadi:
30!
ℎ= 𝑇𝑔 = 2. 𝑣" sin 𝜃
2(10) 𝑇𝑔
900 = 𝑣" sin 𝜃
ℎ= 2
20 Sedangkan untuk tinggi maksimum yang
ℎ = 45
dicapai memenuhi persamaan:
Maka tinggi maksimum benda adalah 45
(𝑣" . sin 𝜃)!
m. ℎ()*+ =
2𝑔

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

Substitusikan 𝑣" . sin 𝜃 ke persamaan Diketahui


ℎ()*+ . 𝑚8 = 4 kg
𝑇𝑔 ! 𝑚! = 6 kg
K2L
ℎ()*+ = Asumsikan 𝑔 = 10 m/s!
2𝑔 Ditanyakan 𝒂 dan 𝑻?
𝑇 ! 𝑔!
ℎ()*+ = 4
2𝑔
𝑔𝑇 !
ℎ()*+ =
8
Maka tinggi maksimum proyektil adalah
26 #
.
5

5. (E) 16 N
Diketahui
𝑚 = 2 kg
𝜔 = 4 rad/s
𝑟 = 0,5 m
Ditanyakan 𝑭𝒔 ?
Gaya sentripetal menggunakan konsep Tinjau benda 2 (6 kg)!
hukum Newton II pada gerak melingkar Benda 2 lebih berat dan menarik benda
yaitu: 1. Sistem bergerak menurut benda 2.
𝐹+ = 𝑚. 𝑎+ Berdasarkan gambar, gaya yang searah
Namun terdapat perbedaan yaitu pada dengan arah gerak benda bernilai positif.
percepatan. Yang digunakan adalah Tinjau dengan hukum II Newton:
percepatan sentripetal. ∑𝐹! = 𝑚! . 𝑎
𝑣! 𝑤! − 𝑇! = 𝑚! . 𝑎
𝐹+ = 𝑚. Q R
𝑟 𝑇! = 𝑤! − 𝑚! . 𝑎
Karena 𝑣 = 𝜔. 𝑟 maka: Tinjau benda 1 (4 kg)!
(𝜔. 𝑟)! Benda 1 terbawa oleh tali yang ditarik
𝐹+ = 𝑚.
𝑟 oleh benda 2. Berdasarkan gambar, gaya
!
𝑟! yang searah dengan arah gerak benda
𝐹+ = 𝑚. 𝜔 .
𝑟 bernilai positif.
𝐹+ = 𝑚. 𝜔! . 𝑟 Tinjau dengan hukum II Newton:
Substitusikan yang diketahui: ∑𝐹8 = 𝑚8 . 𝑎
𝐹+ = (2)(4)! (0,5) 𝑇8 − 𝑤8 = 𝑚8 . 𝑎
𝐹+ = 16 𝑇8 = 𝑤8 + 𝑚8 . 𝑎
Maka gaya sentripetal yang dialami Karena tali yang menghubungkan katrol
benda sebesar 16 N. gak putus. Maka kekuatan gaya tegang
tali keduanya sama.
𝑇8 = 𝑇!
𝑤8 + 𝑚8 . 𝑎 = 𝑤! − 𝑚! . 𝑎
Karena kita mau nyari percepatan 𝑎.
Maka kumpulkan variabel 𝑎 di salah satu
ruas.
𝑚8 . 𝑎 + 𝑚! . 𝑎 = 𝑤! − 𝑤8
𝑎(𝑚8 + 𝑚! ) = 𝑤! − 𝑤8
𝑤! − 𝑤8
𝑎=
6. (A) 𝒂 = 𝟐 𝐦/𝐬𝟐 dan 𝑻 = 𝟒𝟖 N 𝑚8 + 𝑚!

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

Karena 𝑤 = 𝑚. 𝑔 maka: 𝑣:< − 𝑣9< = 10


(𝑚! − 𝑚8 )𝑔 𝑣:< = 10 + 𝑣9< … (2)
𝑎=
𝑚8 + 𝑚! Substitusikan persamaan (2) ke (1). Dan
Substitusikan yang diketahui: juga yang diketahui:
(6 − 4)10 2(10) = 2𝑣9< + 3(10 + 𝑣9< )
𝑎=
4+6 20 = 2𝑣9< + 30 + 3𝑣9<
2(10) 20 − 30 = 5𝑣9<
𝑎=
10 −10 = 5𝑣9<
𝑎=2 10
Untuk menentukan gaya tegang tali 𝑇. 𝑣9< = −
5
Cukup substitusikan 𝑎 ke salah satu 𝑣9< = −2
persamaan 𝑇. Kita pakai 𝑇8 ya: Maka kecepatan akhir bola A setelah
𝑇8 = 𝑚8 𝑔 + 𝑚8 𝑎 bertumbukan adalah −2 m/s.
𝑇8 = 4(10) + 4(2)
𝑇8 = 40 + 8 8. (E) 44 𝐦𝟐 /𝐬𝟐
𝑇8 = 48 Diketahui
Maka percepatan dan gaya tegang tali 𝑚 = 5 kg
berturut – turut bernilai 𝑎 = 2 m/s! dan ℎ =3m
𝑇 = 48 N. 𝜃 = 37°
𝜇 = 0,2
7. (A) −𝟐 m/s Ditanyakan 𝒗?
Diketahui Berikut adalah gambar dari kejadian
𝑚9 = 2 kg yang dijelaskan pada soal.
𝑣9 = +10 m/s karena bergerak ke kanan
𝑚: = 3 kg
𝑣: = 0 m/s (diam)
Keduanya bertumbukan lenting atau
elastik sempurna.
Ditanyakan 𝒗<𝑨 ?
Kasus ini dapat ditinjau dengan hukum
kekekalan momentum. Karena selama
tumbukan gak ada gaya eksternal yang Saat di puncak bidang miring balok
memengaruhi tumbukan. memiliki energi potensial. ketika balok
𝑝 = 𝑝< dilepas dari ketinggian ℎ balok bergerak
𝑚9 . 𝑣9 + 𝑚: . 𝑣: = 𝑚9 . 𝑣9< + 𝑚: . 𝑣:< menuruni bidang miring, dan bekerja
𝑚9 . 𝑣9 + 0 = 𝑚9 . 𝑣9< + 𝑚: . 𝑣:< gaya gesek disepanjang 𝑠. Karena balok
𝑚9 . 𝑣9 = 𝑚9 . 𝑣9< + 𝑚: . 𝑣:< … (1) gak berhenti ketika berada di dasar
dari bentuk di atas terdapat kendala bidang miring. Maka energi kinetik di
yaitu kita gak tau berapa nilai 𝑣:< . Tapi dasar bidang dasar adalah akumulasi
bisa dicari dengan persamaan koeZisien dari energi potensial dan usaha oleh
restitusi (𝑒). Karena tumbukan lenting gaya gesek.
sempurna maka 𝑒 = 1. 𝐸𝑘 = 𝐸𝑝 + 𝑊2=+
(𝑣:< − 𝑣9< ) Tinjau energi potensial balok di
𝑒=−
𝑣: − 𝑣9 ketinggian ℎ:
(𝑣:< − 𝑣9< ) 𝐸𝑝 = 𝑚. 𝑔. ℎ
1=−
0 − 10 𝐸𝑝 = (10)(10)(6)
(𝑣:< − 𝑣9< )
1=− 𝐸𝑝 = 600
−10 Usaha yang dilakukan oleh gaya gesek:
𝑣:< − 𝑣9<
1= 𝑊2=+ = −𝑓. 𝑠
10

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

𝑊2=+ = −𝜇. 𝐹> . 𝑠 𝐸𝑘 + 𝐸𝑝2F)- = 0


8
Wah kita gak tau gaya normalnya. Cari !
Energi kinetik adalah 𝑚𝑣=+C dan energi
!
dulu nilai gaya normalnya. Karena ini A(
potensial gravitasi adalah −𝐺 .
bidang miring maka gaya normalnya B

adalah: Dengan 𝑚 adalah massa objek yang ingin


∑𝐹? = 0 kabur dari bumi.
𝑚. 𝑔. cos 𝜃 − 𝐹> = 0 Substitusikan apa yang diketahui:
1 𝑀𝑚
𝐹> = 𝑚. 𝑔. cos 𝜃 !
𝑚𝑣=+C + C−𝐺 F=0
𝐹> = 5(10) cos 37° 2 𝑅
1 !
𝑀𝑚
𝐹> = 50(0,8) 𝑚𝑣=+C −𝐺 =0
2 𝑅
𝐹> = 40 1 𝑀𝑚
!
Panjang lintasan 𝑠 juga gak tau. Tapi bisa 𝑚𝑣=+C =𝐺
2 𝑅
dicari dengan deZinisi sinus. 1 ! 𝑀
𝑣 =𝐺
ℎ 2 =+C 𝑅
sin 37° =
𝑠 Ubah subjek persamaan menjadi 𝑣=+C :
3 2𝐺𝑀
0,6 = !
𝑣=+C =
𝑠 𝑅
3
𝑠= 2𝐺𝑀
0,6 𝑣=+C = j
𝑠=5 𝑅
Substitusikan 𝐹> dan 𝑠 ke persamaan Maka kecepatan lepas objek dari bumi
𝐸𝑘 = 𝐸𝑝 + 𝑊2=+ . !@A
adalah f . Sebagai info, nilai aslinya
1 B
𝑚𝑣 ! = 𝑚𝑔ℎ + (−𝜇. 𝐹> ). 𝑠 adalah ≈ 11 km/s.
2
1
(5)𝑣 ! = 5(10)(3) + G−0,2(40)H(5)
2 10. (C) 𝟒 × 𝟏𝟎𝟔 Pa
2,5𝑣 ! = 150 − 40 Diketahui
2,5𝑣 ! = 110 𝑙" = 2 m
110 𝐴 = 0,01 m!
𝑣! =
2,5 ∆𝑙 = 1 cm
𝑣 ! = 44 𝐹 = 200 N
Maka nilai dari 𝑣 ! adalah 44 m! /s! . Ditanyakan 𝑬?
Ubah satuan pertambahan panjang
9. (B) f
!@A menjadi meter sehingga nilainya
B
menjadi ∆𝑙 = 10H! m.
Diketahui Modulus Young atau modulus elastisitas
𝑀 adalah massa bumi adalah perbandingan antara tegangan
𝑅 adalah jari – jari bumi dan regangan.
𝑣=+C adalah kecepatan lepas Menentukan tegangan:
𝐺 tetapan gravitasi universal 𝐹
Ditanya 𝒗𝒆𝒔𝒄 ? 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 =
𝐴
Kecepatan lepas adalah kecepatan yang 200
dibutuhkan untuk ‘lepas’ dari pengaruh 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 =
0,01
gaya gravitasi. Kalau tempatnya bumi, ya 𝑡𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 = 20000
berarti nilai kecepatan untuk bisa keluar Menentukan regangan:
dari pengaruh gaya gravitasi bumi. ∆𝑙
𝑟𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 =
Kecepatan lepas bisa diperoleh apabila 𝑙"
akumulasi energi kinetik dengan energi 10H!
𝑟𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 =
potensial gravitasi, lebih besar atau 2
sama dengan nol. 𝑟𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 = 0,5 × 10H!

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

Menentukan modulus Young: 200


𝑡𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 j 3
𝐸= 𝑣()*+ =
𝑟𝑒𝑔𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 2
20000
𝐸= 100
0,5 × 10H! 𝑣()*+ = j
3
𝐸 = 40000 × 10!
𝐸 = 4,0 × 10I 10
𝑣()*+ =
Maka nilai modulus Young kawat adalah √3
4,0 × 10I Pascal. Rasionalkan!
10√3
𝑣()*+ =
𝟏𝟎√M 3
11. (A) 𝟑
m/s Maka kecepatan maksimum balok
Diketahui 8"√M
adalah m/s.
𝑚 = 2 kg M

Pegas disusun seri


𝟑
𝑘8 = 100 N/m 12. (E) √𝟏𝟖 SA
𝑘! = 200 N/m Diketahui
∆𝑥 = 0,1 m 𝑇9 : 𝑇: = 3: 2
Ditanyakan 𝒗𝒎𝒂𝒌𝒔 ? 𝑟: = 2 SA
Kecepatan maksimum didapat dari Ditanyakan 𝒓𝑨 ?
persamaan kecepatan osilasi berikut: Soal ini dapat diselesaikan dengan
𝑣 = 𝐴. 𝜔. cos 𝜃 konsep hukum Kepler III, yaitu
Nilai maksimum 𝑣 didapat ketika 𝜃 = 0° Perbandingan kuadrat periode planet
sehingga: dengan pangkat tiga jari – jari lintasan
𝑣 = 𝐴. 𝜔. cos 0° orbit planet adalah konstan.
𝑣()*+ = 𝐴. 𝜔 Secara matematis dapat dituliskan:
Pada soal dikatakan balok ditarik sejauh 𝑇!
= 𝑘𝑜𝑛𝑠𝑡𝑎𝑛
∆𝑥 = 0,1 m kemudian dilepas. Nilai 𝑟M
tersebut sama dengan amplitudo – nya Karena ada dua planet yaitu A dan B
(𝐴). maka persamaan menjadi:
Kecepatan sudut didapat dari ∑𝐹 = 𝑇9! 𝑇:!
=
𝑚. 𝑎()*+ . sehingga hubungan kecepatan 𝑟9M 𝑟:M
sudut dengan tetapan pegas adalah 𝜔 = Substitusikan yang diketahui di soal:
*
𝑇9! 𝑟9M
f($. =
𝑇:! 𝑟:M
Menentukan 𝑘'O')P dari rangkaian seri: 𝑇9 ! 𝑟9M
1 1 1 C F = M
= + 𝑇: 𝑟:
𝑘' 𝑘8 𝑘! 3 ! 𝑟9M
1 1 1 C F = M
= + 2 2
𝑘' 100 200 9 𝑟9M
1 2 1 =
= + 4 8
𝑘' 200 200 9×8
1 3 𝑟9M =
= 4
𝑘' 200 𝑟9M = 18
200 &
𝑟9 = √18
𝑘' =
3 &
Maka nilai 𝑟9 adalah √18 SA.
Substitusikan yang diketahui kedalam
persamaan 𝑣()*+ :
13. (C) 0,6 m
Diketahui
𝐴 = 0,05 m

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

𝜔 = 4𝜋 rad/s 𝜌8 = 𝜌
8"Q
𝑘= 𝑝! = 1,5𝑝
M
𝑇! = 0,3𝑇
Ditanyakan 𝝀?
Panjang gelombang memiliki hubungan Ditanyakan 𝜌! ?
dengan bilangan gelombang (𝑘). Konsep: Persamaan gas ideal
Bilangan gelombang adalah Persamaan gas ideal mengalami
perbandingan 1 putaran sudut pernuh modiZikasi sehingga:
terhadap panjang gelombang. 𝑃𝑉 = 𝑛𝑅𝑇
𝑚
2𝜋 𝑃𝑉 = K L 𝑅𝑇
𝑘= 𝑀
𝜆 𝑚
Substitusikan yang diketahui: 𝑃𝑀 = 𝑅𝑇
𝑉
10𝜋 2𝜋 𝑃𝑀 = 𝜌𝑅𝑇
=
3 𝜆 𝑃𝑀
2𝜋 × 3 𝜌=
𝜆= 𝑅𝑇
10𝜋 Karena gas masih sama, hanya 𝜌, 𝑇, dan
3
𝜆= 𝑝 yang berubah sehingga:
5 𝑃8
𝜆 = 0,6 𝜌8 𝑇8
Maka panjang gelombangnya adalah 0,6 =
𝜌! 𝑃!
m. 𝑇!
𝜌8 𝑃8 𝑇!
=
14. (B) 9 m/s 𝜌! 𝑃! 𝑇8
Diketahui 𝜌8 𝑃(0,3𝑇)
=
𝜆9 = 2 m 𝜌! 1,5𝑃(𝑇)
𝑣9 = 6 m/s 𝜌 1
=
𝜆: = 3 m 𝜌! 5
Ditanyakan 𝑣: 𝜌! = 5𝜌
Konsep: Cepat rambat gelombang Maka rapat massa gas ideal menjadi 5
Gelombang merambat di medium yang kali semula.
berbeda, maka yang berubah adalah
cepat rambat dan panjang 16. (A) 60 kJ
gelombangnya. Sedangkan frekuensinya Diketahui
adalah sama, sehingga: 𝑉8 = 1,5 mM
𝑣 = 𝜆𝑓 𝑇8 = 27°C
𝑣 𝑇! = 87°C
𝑓=
𝜆 𝑃 = 2 × 10R N/m!
Perbandingan kedua mediumnya: Terjadi proses isobarik
𝑣9 𝑣:
= Konsep: Usaha luar proses isobarik
𝜆9 𝜆:
𝜆: Isobarik adalah proses termodinamik
𝑣: = 𝑣9 yang terjadi pada tekanan tetap. Pada
𝜆9
3 tekanan tetap suhu berbanding lurus
𝑣: = (6) dengan volume. Hal ini mengacu pada
2
𝑣: = 9 m/s hukum Charles.
Maka cepat rambatnya menjadi 9 m/s. Hubungan perbandingannya adalah
𝑇∝𝑉
15. (D) 𝟓𝝆 Bentuk persamaannya adalah
Diketahui: 𝑇8 𝑉8
=
𝑇8 = 𝑇 𝑇! 𝑉!
𝑝8 = 𝑝

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

Sebelum melakukan perhitungan, ubah 𝑇!


𝑊 = 𝑝 C 𝑉8 − 𝑉8 F
suhu menjadi suhu mutlak atau satuan 𝑇8
Kelvin. 𝑝𝑇! 𝑉8
𝑊= − 𝑝𝑉8
𝑇8 = 27 + 273 = 300 K 𝑇8
𝑇! = 87 + 273 = 360 K 𝑝𝑉8
𝑊= (𝑇 − 𝑇8 )
Substitusikan yang diketahui: 𝑇8 !
UV
300 1,5 Maka besar usaha adalah ( (𝑇! − 𝑇8 ).
= 6(
360 𝑉!
360 × 1,5
𝑉! = 18. (E) 60 dB
300
Diketahui
𝑉! = 1,8
𝐼 = 10HI W/m!
Usaha luar yang dilakukan gas adalah:
Ditanyakan 𝑻𝑰?
𝑊 = 𝑃. ∆𝑉
Taraf intensitas bunyi adalah hasil
𝑊 = 𝑃. (𝑉! − 𝑉8 )
logaritma basis 10 dari perbandingan
𝑊 = (2 × 10R ). (1,8 − 1,5)
antara intensitas bunyi yang dihasilkan
𝑊 = (2 × 10R ). (0,3)
sumber, terhadap intensitas ambang
𝑊 = 0,6 × 10R
batas pendengaran manusia (𝐼" =
𝑊 = 60000
10H8! W/m! ).
Usaha luar yang dilakukan sebesar
Persamaannya adalah:
60000 J. dibagi 1000 agar menjadi
𝐼
kiloJoule (kJ) yaitu 60 kJ. 𝑇𝐼 = 10 log C F
𝐼"
𝒑𝑽𝟏 Substitusikan yang diketahui:
17. (A) (𝑻𝟐 − 𝑻𝟏 )
𝑻𝟏 10HI
𝑇𝐼 = 10 log Q H8! R
Diketahui 10
𝑃=𝑝 𝑇𝐼 = 10 log(10I )
𝑇8 hasil dari log 10I adalah 6. Pelajari lagi
𝑇! mekanisme menentukan hasil logaritma
Proses ekspansi secara isobarik pada basis dan numerus yang sama.
Ditanyakan 𝑊 Sehingga hasil taraf intensitasnya:
Konsep: Ekspansi isobarik 𝑇𝐼 = 10(6)
Ekspansi adalah pemuaian atau 𝑇𝐼 = 60
bertambahnya volume dari keadaan Maka taraf intensitas bunyi yang
awal. Gunakan persamaan gas ideal yang dihasilkan adalah 60 dB.
telah dimodiZikasi:
𝑃𝑉 = 𝑛𝑅𝑇 19. (D) 100 kali
𝑃𝑉
= 𝑛𝑅 Diketahui
𝑇 𝑇W8 = 60 dB
𝑃𝑉
= 𝑘𝑜𝑛𝑠𝑡𝑎𝑛 𝑇W! = 80 dB
𝑇
Maka perbandingannya untuk Ditanyakan 𝑰𝟐
menentukan volume kedua adalah: Konsep: Taraf intensitas
𝑃8 𝑉8 𝑃! 𝑉! Taraf intensitas bunyi adalah ukuran
= logaritmik dari kuatnya bunyi yang
𝑇8 𝑇!
𝑇8 𝑃! 𝑉! = 𝑃8 𝑉8 𝑇! diterima oleh telinga manusia,
𝑇! 𝑃8 dibandingkan dengan ambang
𝑉! = 𝑉 pendengaran. Satuan yang digunakan
𝑇8 𝑃! 8
𝑇! adalah desibel (dB).
𝑉! = 𝑉8 𝐼
𝑇8 𝑇W = 10 log C F
Maka usaha yang dilakukan gas adalah: 𝐼"

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved


Pembahasan Fisika UM UGM
Tryout Inkubasi – Bagian 001
Doc. ALT-FIS 001 | Babehhh Faisal

Substitusikan yang diketahui untuk 𝑇W8 : Maka kecepatan keduanya adalah 13


𝐼8 m/s.
𝑇W8 = 10 log C H8! F
10
𝐼8
60 = 10 log C H8! F
10
𝐼8
6 = log H8!
10
𝐼8 = 10I × 10H8!
𝐼8 = 10HI
Substitusikan yang diketahui untuk 𝑇W! :
𝐼!
𝑇W! = 10 log C H8! F
10
𝐼!
80 = 10 log H8!
10
𝐼!
8 = log H8!
10
𝐼! = 105 × 10H8!
𝐼! = 10HX
Perbandingan 𝐼! : 𝐼8 :
𝐼! 10HX
=
𝐼8 10HI
𝐼! 10!
=
𝐼8 1
𝐼!
= 100
𝐼8
𝐼! = 100𝐼8
Maka intensitasnya bertambah 100 kali
lipat.

20. (D) 13 m/s


Massa truk adalah 𝑚' = 1.400 kg yang
bergerak dengan kecepatan 𝑣' = 10
m/s. Truk ditabrak oleh mobil bermassa
𝑚( = 600 kg dengan kecepatan 𝑣( =
20 m/s. Setelah tabrakan keduanya
bergabung dan memiliki kecepatan 𝑣'< =
<
𝑣( = 𝑣′. Tinjau dengan hukum
kekekalan momentum.
𝑚' 𝑣' + 𝑚( 𝑣( = 𝑚' 𝑣'< + 𝑚( 𝑣(
<
< <
𝑚' 𝑣' + 𝑚( 𝑣( = 𝑚' 𝑣 + 𝑚( 𝑣
𝑚' 𝑣' + 𝑚( 𝑣( = (𝑚' + 𝑚( )𝑣 <
𝑚' 𝑣' + 𝑚( 𝑣(
𝑣< =
𝑚' + 𝑚(
1.400(10) + 600(20)
𝑣< =
1.400 + 600
14.000 + 12.000
𝑣< =
2.000
26.000
𝑣< =
2000
𝑣 < = 13

@2025 Alternatifa Project. All rights reserved

Anda mungkin juga menyukai