0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
325 tayangan13 halaman

Modul Ajar TKJ

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa SMKN 1 Linggo Sari Baganti dalam program Teknik Komputer dan Jaringan, dengan fokus pada pengalamatan jaringan, CIDR, dan VLSM. Pembelajaran berlangsung selama 8 JP dan mencakup teori serta praktik melalui berbagai metode seperti diskusi kelompok dan proyek. Tujuan akhir adalah agar siswa mampu merancang jaringan yang efisien dan memahami konsep dasar pengalamatan IP.

Diunggah oleh

rizaldi58
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
325 tayangan13 halaman

Modul Ajar TKJ

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa SMKN 1 Linggo Sari Baganti dalam program Teknik Komputer dan Jaringan, dengan fokus pada pengalamatan jaringan, CIDR, dan VLSM. Pembelajaran berlangsung selama 8 JP dan mencakup teori serta praktik melalui berbagai metode seperti diskusi kelompok dan proyek. Tujuan akhir adalah agar siswa mampu merancang jaringan yang efisien dan memahami konsep dasar pengalamatan IP.

Diunggah oleh

rizaldi58
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Satuan Pendidikan : SMKN 1 Linggo Sari Baganti


Alamat : Jalan Raya Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan
Program / Konsentrasi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan
Mata Pelajaran : Kompetensi Keahlian TKJ
Kelas/Fase/Semester : XI/F/Ganjil
Durasi Pembelajaran : 8 JP (8 X 45 Menit)
Tahun Ajaran : 2025/2026

A. Identifikasi 1. Peserta Didik


1.1 Pengetahuan awal Peserta didik memahami dasar-dasar jaringan
komputer, seperti model OSI, TCP/IP, dan
perangkat jaringan. Minat pada teknologi
informasi, pemrograman jaringan, dan analisis
teknis Siswa kelas XI dengan pengalaman dasar
teknologi informasi dari kelas X. Memahami
pengalamatan jaringan, CIDR, VLSM, dan
subnetting untuk kebutuhan konfigurasi
jaringan
1.2 Minat bakat Berdasarkan tes BK dan formulir SPMB, peserta
didik tertarik pada aktivitas observasi lapangan,
desain teknis, dan diskusi kelompok tentang
pengalamatan jaringan, CIDR, VLSM, dan
subnetting untuk kebutuhan konfigurasi
jaringan
1.3 Latar Belakang Materi ini relevan untuk memahami jenis
pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi
sistem jaringan dan konfigurasi jaringan
1.4 Kebutuhan Belajar Peserta didik perlu memahami jenis pekerjaan
yang berhubungan dengan pengalamatan jaringan
dan subnetting, dan mampu mengaplikasikan
pengetahuan melalui analisis infrastruktur
jaringan sederhana .
2. Materi Pelajaran 1. Fakta : Pengertian alamat IP, subnet mask, dan
notasi CIDR
2. Konsep : Prinsip CIDR, VLSM, dan struktur
subnetting
3. Prosedural : Langkah-langkah menghitung
subnetting dan menerapkan VLSM
4. Metakognitif : Strategi merancang jaringan
efisien dengan analisis kebutuhan IP
5. Ruang Lingkup dan Konteks
Materi pengalamatan jaringan relevan untuk
merancang jaringan di perusahaan, sekolah,
atau rumah. Memahami CIDR dan VLSM
membantu mengelola alamat IP secara efisien,
mendukung konektivitas internet, dan
optimalisasi sumber daya jaringan dalam
kehidupan sehari-hari
 Keimanan dan  Komunikasi
Ketaqwaan Terhadap
Tuhan YME
3. Dimensi Profil Lulusan   Penalaran Kritis
Kewargaan
 Kreativitas  Kolaborasi
 Kemandirian
B. Desain 1. Capaian Pembelajaran Peserta didik mampu memahami dan
Pembelajaran mengaplikasikan konsep pengalamatan jaringan,
CIDR, VLSM, dan menghitung subnetting untuk
merancang jaringan yang efisien
2. Lintas Disiplin Ilmu *)  Matematika : Mengkalkulasi bilangan biner
 Teknologi Informasi : Mendesain Jaringan
3. Tujuan Pembelajaran  Pertemuan 1 : Memahami konsep alamat IP,
**) CIDR, dan VLSM
 Pertemuan 2 : Mengaplikasikan perhitungan
subnetting dalam studi kasus jaringan
 Pertemuan 3 : Merefleksikan pentingnya
efisiensi pengalamatan dalam kehidupan nyata
4. Topik Pembelajaran Pengalamatan jaringan, CIDR, VLSM, dan
**) Subnetting

5. Praktik Pedagogis  Problem-Based Learning


 Project-Based Learning
 Ceramah
 Diskusi Kelompok
 Tanya Jawab
 Penugasan
6. Kemitraan Guru TJKT, Guru Matematika, Guru TIK
Pembelajaran
7. Lingkungan Luring di kelas dan lingkungan sekolah, dengan
Pembelajaran budaya belajar kolaboratif, kreatif, dan mandiri
8. Pemanfaatan Digital WhatsApp, Googleclassroom, Canva untuk
visualisasi, Quizizz untuk asesmen
C. Pengalaman Berkesadaran  Bermakna  Menggembi
Belajar 1. Awal
rakan
 Orientasi  Apersepsi  Motivasi
 Orientasi :
1. Guru membuka dengan salam, berdo’a,
membaca Al-Qur’an dan menyapa untuk
suasana hangat.
2. Guru memeriksa kehadiran dan
menetapkan kesepakatan belajar (aktif,
saling menghargai).
3. Aktivitas Interaktif : Peserta didik
menuliskan sebuah alamat IP Address via
padlet
4. Pertanyaan Pemantik:
o Apa saja jenis kelas pengalamatan IP
Address ?
o Bagaimana cara mengaplikasikan
pengalamatan jaringan ke dalam sebuah
jaringan ?

2. Inti  Berkesadaran Bermakna  Menggembi


rakan
Pertemuan ke 1-2 : Konsep alamat IP, CIDR dan VLSM
 Memahami:
o Guru menjelaskan konsep alamat IP,
CIDR, dan VLSM melalui ceramah dan
video singkat.
o Tanya jawab untuk memperjelas konsep.
 Mengaplikasikan:
o Diskusi kelompok: Merancang skema
subnetting untuk jaringan kecil
o Penugasan proyek: Rancang alamat IP
untuk laboratorium sekolah menggunakan
Canva atau kertas.
 Merefleksi:
o Peserta didik mengevaluasi hasil projek
dan membandingkan efisiensi IP
o Tulis refleksi singkat (100 kata): “Apa
yang dipahami tentang konsep alamat
IP ?”
Pertemuan ke 3-4 : Langkah-langkah perhitungan subnetting
dan VLSM
 Memahami:
o Guru menjelaskan langkah-langkah
perhitungan subnetting dan VLSM melalui
ceramah dan slide PPT
o Tanya jawab untuk memperdalam konsep.
 Mengaplikasi:
o Diskusi kelompok: Menerapkan materi
dalam mendesain jaringan perusahaan
o Penugasan: Presentasi hasil projek di
depan kelas untuk mendapat umpan balik
o Simulasi konfigurasi jaringan pada
software seperti Cisco Packet Tracert
 Merefleksi:
o Peserta didik menyimpulkan pentingnya
analisis lingkungan.
o Tulis refleksi singkat (100 kata): “Apa
tantangan terbesar dalam perhitungan
subnetting dan mendesain jaringan ?
3. Penutup  Berkesadaran  Bermakna  Menggembi
rakan
 Peserta didik menyimpulkan materi dengan
bimbingan guru.
 Guru memberikan penghargaan atas capaian
pembelajaran.
 Guru menginformasikan rencana kegiatan
berikutnya.
1. Asesmen pada Awal Tes tertulis untuk pemahaman awal tentang
Pembelajaran konsep pengalamatan IP
2. Asesmen pada Proses Tugas individu dengan mengerjakan LKPD
a. Asesmen
Pembelajaran tentang materi konsep alamat IP, CIDR dan VLSM
3. Asesmen pada Akhir Ujian sumatif berupa 10 soal essay.
Pembelajaran

Punggasan Utara, Juli 2025 Mengetahui:


Guru Mata Pelajaran, Kepala SMKN 1 Linggo Sari baganti

Rizaldi, S.Pd.,Gr Hendra, S.Pd


NIP. 19910815 202321 1 015 NIP. 19790419 200604 1 004
LAMPIRAN 1 : ASESMEN FORMATIF AWAL

1. Asesmen pada Awal Pembelajaran


Jenis : Tes tertulis (formatif awal)
Materi : Pemahaman awal tentang konsep dasar alamat IP dan subnet mask.
Tujuan : Mengukur pemahaman awal peserta didik
Soal :
1. (20 poin) Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan IP address ! dan tuliskan
3 buah contoh alamat IP !
2. (20 poin) Jelaskan yang dimaksud dengan subnet mask, dan tuliskan contoh alamat
subnet mask !
3. (20 poin) Apa yang dimaksud dengan Net Id dan Host Id beserta contoh ?
4. (20 poin) Ada berapa macam kelas IP ?
5. (20 poin) Jelaskan fungsi dari Subnet mask !

Tabel Skor Penilaian :

No. Kriteria Penilaian Skor Maksimal Skor yang


Soal Diperoleh
1 Kejelasan definisi dan contoh IP 20
2 Ketepatan definisi dan contoh Subnet 20
mask
3 Kejelasan Net Id dan Host Id dan contoh 20
4 Ketepatan macam kelas IP 20
5 Kejelasan fungsi 20
Total 100

Catatan Penilaian :
 Skor diberikan berdasarkan ketepatan, kejelasan, dan kelengkapan jawaban.
 Setiap jawaban dinilai sesuai kriteria spesifik per soal.
 Total skor maksimal adalah 100 poin.
2. Asesmen pada Proses Pembelajaran

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) : Merancang jaringan komputer laboratorium

LKPD ( Lembar Kerja Peserta Didik )


Pertemuan 1 - 3
Judul Menganalisis rancangan jaringan komputer laboratorium
Petunjuk 1. Berdo’alah terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran
Penggunaan 2. Bacalah dengan cermat petunjuk dan materi yang terdapat didalam
LKPD
3. Gunakan referensi atau sumber lain untuk menambah pengetahuan
4. Kerjakan setiap langkah kerja dengan teliti
Penerapan K3 1. Memakai pakaian pratikum
2. Mendengarkan instruksi dari guru mata pelajaran
3. Memulai dengan hati-hati
4. Mengembalikan peralatan kerja kepada tempat semula
5. Dilarang bersenda gurau saat melakukan kegitan praktek
Tujuan 1. Menjelaskan konsep alamat IP, CIDR dan VLSM.
Pembelajaran 2. Menjelaskan langkah-langkah perhitungan subnetting dan VLSM.
3. Merancang jaringan laboratorium sekolah.
KKTP 1.1.1 s.d 1.1.1 Memahami kelas-kelas IP, CIDR dan VLSM
1.1.3 1.1.2 Membedakan konsep CIDR dan VLSM
1.1.3 Menjelaskan langkah-langkah perhitungan subnetting dan VLSM

Deksripsi/ 1. Isi tabel dengan jawaban berdasarkan pemahaman atau riset.


Gambar Kerja 2. Cantumkan sumber referensi.
3. Diskusi kelompok: Setiap anggota berkontribusi pada satu aspek.
4. Refleksi: Tulis satu paragraf (3-5 kalimat) tentang apa yang dipelajari.

Persiapan : Kertas HVS


Alat dan Bahan Pena
Pelaksanaan: LKPD: Tabel analisis rancangan jaringan laboratorium
Langkah Kerja
Aspek Pertanyaan Jawaban Sumber
No. Referensi
1 IP Apa itu Net ID dan Host ID?
2 CIDR Sebutkan kepanjangan dari CIDR
!
3 VLSM Apa itu teknik VLSM?
4 Kelas Ada berapa macam kelas IP!
IP
5 Rancan Bagaimana merancang sebuah
gan jaringan dengan IP?

Hasil : Tes singkat


Cek Diskusi kelompok
Kemampuan Tugas
(Asesmen
Formatif)

Penilaian :
 Kelengkapan: 40% (semua kolom diisi).
 Ketepatan: 40% (jawaban sesuai fakta).
 Kreativitas: 20% (solusi orisinal).

3. Asesmen pada Akhir Pembelajaran


Jenis : Ujian sumatif (10 soal essay)
Materi : Pengalamatan Jaringan
Tujuan : Mengevaluasi pemahaman dan kemampuan analisis.

Petunjuk Umum
1. Bacalah setiap soal dengan cermat.
2. Tulis jawaban dengan jelas dan lengkap pada lembar jawaban yang disediakan
3. Gunakan referensi yang relevan untuk mendukung jawaban.
4. Waktu pengerjaan: 90 menit.
Soal :
1. Jelaskan pengertian IP Address dan berikan dua contoh alamat IP untuk kelas yang
berbeda ! (10 poin)
2. Apa yang dimaksud dengan Subnet Mask? Jelaskan fungsinya dalam jaringan ! (10
poin)
3. Jelaskan perbedaan antara Net ID dan Host ID dalam pengalamatan IP ! Berikan
contoh untuk masing-masing! (10 poin)
4. Sebutkan dan jelaskan lima kelas IP Address beserta rentang alamatnya ! (10 poin)
5. Apa kepanjangan dari CIDR? Jelaskan konsep dasar CIDR dan berikan contoh
notasinya ! (10 poin)
6. Jelaskan pengertian VLSM dan keunggulannya dibandingkan subnetting tradisional !
(10 poin)
7. Sebuah perusahaan memiliki jaringan dengan alamat 192.168.1.0/24. Bagaimana cara
membagi jaringan ini menjadi 4 subnet dengan jumlah host yang berbeda
menggunakan VLSM ? Jelaskan langkah-langkahnya ! (10 poin)
8. Jelaskan langkah-langkah umum dalam melakukan subnetting untuk sebuah alamat IP !
(10 poin)
9. Mengapa pengelolaan alamat IP yang efisien penting dalam desain jaringan ? Berikan
contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari ! (10 poin)
10. Rancang sebuah jaringan sederhana untuk laboratorium sekolah dengan 3 subnet
(masing-masing untuk 20, 10, dan 5 host) menggunakan alamat 172.16.0.0/16.
Tentukan alamat subnet dan rentang IP untuk masing-masing subnet menggunakan
VLSM ! (10 poin)
Kunci Jawaban
1. Pengertian IP Address: IP Address adalah alamat numerik yang diberikan kepada
perangkat dalam jaringan untuk mengidentifikasi dan berkomunikasi. Contoh :
192.168.1.1 (Kelas C), 10.0.0.1 (Kelas A).
2. Subnet Mask: Subnet Mask adalah angka biner yang digunakan untuk memisahkan
bagian Net ID dan Host ID dari alamat IP. Fungsinya menentukan bagian jaringan dan
host dalam alamat IP, memungkinkan perangkat saling berkomunikasi untuk mengenali
jaringan mana yang menjadi tujuannya. Contoh: 255.255.255.0.
3. Net ID dan Host ID: Net ID mengidentifikasi jaringan, sedangkan Host ID
mengidentifikasi perangkat dalam jaringan tersebut. Contoh: Untuk IP 192.168.1.10
dengan subnet mask 255.255.255.0, Net ID adalah 192.168.1.0, dan Host ID adalah 10.
4. Kelas IP Address :
 Kelas A: 1.0.0.0–126.0.0.0 (untuk jaringan besar).
 Kelas B: 128.0.0.0–191.255.0.0 (jaringan menengah).
 Kelas C: 192.0.0.0–223.255.255.0 (jaringan kecil).
 Kelas D: 224.0.0.0–239.255.255.255 (multicast).
 Kelas E: 240.0.0.0–255.255.255.255 (eksperimental).
5. CIDR: Classless Inter-Domain Routing. CIDR menggunakan notasi /n untuk
menunjukkan jumlah bit subnet mask, memungkinkan pengalokasian IP yang lebih
fleksibel. Contoh: 192.168.1.0/24.
6. VLSM: Variable Length Subnet Mask memungkinkan pembagian subnet dengan
ukuran berbeda untuk efisiensi alamat IP. Keunggulan: mengurangi pemborosan alamat
IP dibandingkan subnetting tradisional yang menggunakan ukuran subnet sama.
7. Pembagian 4 Subnet dengan VLSM (192.168.1.0/24) :
 Urutkan kebutuhan host: misalnya, 60, 30, 14, 6 host.
 Subnet 1: /26 (64 host), alamat 192.168.1.0–192.168.1.63.
 Subnet 2: /27 (32 host), alamat 192.168.1.64–192.168.1.95.
 Subnet 3: /28 (16 host), alamat 192.168.1.96–192.168.1.111.
 Subnet 4: /29 (8 host), alamat 192.168.1.112–192.168.1.119.
8. Langkah Subnetting :
 Tentukan jumlah subnet dan host per subnet.
 Hitung jumlah bit yang diperlukan untuk host dan subnet.
 Tentukan subnet mask baru.
 Hitung rentang alamat IP untuk setiap subnet.
 Alokasikan alamat IP ke perangkat.
9. Pengelolaan Alamat IP : Efisiensi mencegah kehabisan alamat IP, mendukung
skalabilitas, dan mengurangi konflik. Contoh: Di sekolah, VLSM digunakan untuk
mengalokasikan IP ke laboratorium, ruang guru, dan server secara optimal.
10. Rancangan Jaringan (172.16.0.0/16) :
 Subnet 1 (20 host): /27 (32 host), alamat 172.16.0.0–172.16.0.31.
 Subnet 2 (10 host): /28 (16 host), alamat 172.16.0.32–172.16.0.47.
 Subnet 3 (5 host): /29 (8 host), alamat 172.16.0.48–172.16.0.55.

Pedoman Penskoran

No. Soal Kriteria Penilaian Skor Maksimal Skor Diperoleh


1 Kejelasan definisi dan kebenaran 10
contoh
2 Kejelasan definisi dan fungsi 10
3 Ketepatan perbedaan dan contoh 10
4 Kelengkapan dan kebenaran kelas IP 10
5 Kejelasan definisi dan contoh CIDR 10
6 Kejelasan definisi dan keunggulan 10
VLSM
7 Ketepatan langkah VLSM dan 10
alamat
8 Kelengkapan langkah subnetting 10
9 Kejelasan pentingnya efisiensi dan 10
contoh
10 Ketepatan rancangan dan 10
perhitungan
Total 100

LAMPIRAN 4 : MATERI PEMBELAJARAN

1. Pengertian Dasar
 Alamat IP: Alamat numerik untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan.
Contoh: 192.168.1.1 (Kelas C), 10.0.0.1 (Kelas A).
 Subnet Mask: Memisahkan Net ID (jaringan) dan Host ID (perangkat). Contoh:
255.255.255.0.
 Net ID dan Host ID: Net ID menunjukkan jaringan, Host ID menunjukkan
perangkat. Contoh: IP 192.168.1.10, Net ID: 192.168.1.0, Host ID: 10.
 Kelas IP :
- Kelas A: 1.0.0.0–126.0.0.0 (jaringan besar)
- Kelas B: 128.0.0.0–191.255.0.0 (jaringan menengah)
- Kelas C: 192.0.0.0–223.255.255.0 (jaringan kecil)
- Kelas D: 224.0.0.0–239.255.255.255 (multicast)
- Kelas E: 240.0.0.0–255.255.255.255 (eksperimental)

2. Konsep CIDR dan VLSM


 CIDR (Classless Inter-Domain Routing): Pengalamatan fleksibel dengan no- tasi
/n untuk jumlah bit subnet mask. Contoh: 192.168.1.0/24.
 VLSM (Variable Length Subnet Mask): Membagi subnet dengan ukuran
berbeda untuk efisiensi IP. Keunggulan: Mengurangi pemborosan alamat diband-
ingkan subnetting tradisional.
3. Prosedur Subnetting dan VLSM
 Langkah Subnetting:
1. Tentukan jumlah subnet dan host per subnet.
2. Hitung bit untuk host dan subnet.
3. Tentukan subnet mask baru.
4. Hitung rentang alamat IP per subnet.
5. Alokasikan IP ke perangkat.
 Langkah VLSM:
1. Urutkan kebutuhan host dari terbesar ke terkecil.
2. Alokasikan subnet dengan subnet mask sesuai kebutuhan.
3. Tentukan rentang alamat IP per subnet.
 Contoh VLSM: Jaringan 172.16.0.0/16 untuk 3 subnet (20, 10, 5 host):
– Subnet 1: /27 (32 host), 172.16.0.0–172.16.0.31
– Subnet 2: /28 (16 host), 172.16.0.32–172.16.0.47
– Subnet 3: /29 (8 host), 172.16.0.48–172.16.0.55

4. Strategi Perancangan Jaringan


 Analisis kebutuhan IP untuk efisiensi alokasi.
 Gunakan VLSM untuk mengoptimalkan penggunaan alamat IP.
 Rencanakan skalabilitas jaringan untuk kebutuhan masa depan.
Konteks Penerapan

 Relevansi: Merancang jaringan untuk sekolah, perusahaan, atau rumah.


 Manfaat: Mengelola IP secara efisien, mendukung konektivitas internet, dan
men- goptimalkan sumber daya jaringan.

Anda mungkin juga menyukai