Anda di halaman 1dari 17

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2012

LAPORAN PRAKTIKUM IP ADDRESS DAN PENGKABELAN

Disusun Oleh :

Hardika Dwi Hermawan 11520241004 Timur Rohimiasih 11520241006 Reny Murni Hidayati 11520241009 Ali Hasan Azis 11520241020

Laporan ini guna memenuhi tugas mata kuliah Praktik Jaringan Komputer

Hidayati 11520241009 Ali Hasan Azis 11520241020 Laporan ini guna memenuhi tugas mata kuliah Praktik Jaringan Komputer

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

1.

TUJUAN PRAKTIKUM

     Mampu memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP dan menguji kualitas
 Mampu memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP dan menguji kualitas kabel UTP
straight throught dan crossover
 Mampu membangun LAN
 Mampu melakukan konfigurasi IP Addrass dikomputer jaringan
Mampu menjelaskan tentang IP Address
Mampu membuat cable cross/straight
Mampu mengkoneksikan computer dengan cable cross/straight
Mampu menganalisa kesalahan saat membangun jaringan LAN
2.
SKENARIO PRAKTIUM (STUDI KASUS)
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mentransfer data dari suatu komputer ke
komputer lain, misalnya dengan menggunakan flash disk, namun jika flash disk yang digunakan
sedang rusak, maka janganlah bingung. Ada cara lain sebagai pengganti flash disk, yaitu dengan
menggunakan kabel jaringan yang dibuat dengan menggunakan kabel UTP dan konektor RJ-45.
Ada 2 tipe pemasangan yaitu tipe cross dan tipe straight.
Tipe cross digunakan ketika akan menghubungkan dua buah komputer. Tipe straight
digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB/Switch. Jadi tipe yang akan digunakan
adalah tipe cross.
Berikut cara pemasangan kabel secara cross :
1.
Kupas kabel UTP hingga kulitnya terkelupas
2.
Pisahkan setiap kabel yang melilit
3.
Susun dengan urutan pemasangan kabel tipe cross yang telah dijelaskan pada
langkah kerja.

4. Kemudian pasang konektor RJ-45 di kedua ujung kabel sesuai dengan urutan tipe pemasangan cross.

5. Cek dengan LAN Tester.

6. Sambungkan kedua komputer dengan kabel tersebut.

7. Setting IP komputer.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

8. Cek IP lewat Command Prompt dengan cara mengetikkan ipconfig.

9. Cek sambungan kedua komputer lewat command prompt dengan cara ketik ping(spasi)ip komputer yang akan dituju.

10. Jika sudah terhubung, maka sudah siap untuk mentransfer data.

Demikian cara yang mungkin bisa membantu untuk mentransfer data. Namun cara ini tidak bisa untuk menyimpan data seperti halnya flash disk, kabel ini hanya untuk mentransfer data.

3. DASAR TEORI Pada komputer, laptop dan perangkat jaringan internet memiliki nomor identifikasi yang unik
3.
DASAR TEORI
Pada komputer, laptop dan perangkat jaringan internet memiliki nomor identifikasi
yang unik dan berbeda dari perangkat lainnya, yang biasanya di sebut dengan IP Address.
IP (Internet Protocol) Address adalah alamat numeric yang ditetapkan untuk
sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan computer yang memanfaatkan IP untuk
komunikasi node-nya. (Telkomspeedy.com)
IP disimpan dalam angka biner antara 32-bit(untuk IPv4) sampai 128-bit(untuk
IPv6). Contoh IP Address yang umum adalah 192.168.10.2(untuk IPv4), yang lain adalah
202.134.0 155. Peran alamat IP adalah sebagai berikut: "Sebuah nama menunjukkan apa
yang kita mencari. Sebuah alamat menunjukkan di mana ia berada. Sebuah route
menunjukkan bagaimana menuju ke sana."
Terdapat 2 versi IP Address, yaitu IPv4 dan IPv6.
a.
IPv4 (IP Versi 4) mekanisme pengalamatan dengan panjang 32 bit yang dibagi kedalam 2
bagian yaitu :
 Identitas Jaringan (network ID)
 Identitas host (host ID)
Format pengalamatannya dikenal dengan nama “dotted-decimal nottion”.
Contoh :
ID)  Identitas host (host ID) Format pengalamatannya dikenal dengan nama “dotted-decimal nottion”. Contoh : 3

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

Karena IPv4 menggunakan 32 bit alamat, maka total IP address yang mungkin

adalah :

32 bit alamat, maka total IP address yang mungkin adalah : Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa

Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:

   Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau
Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau
beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast
digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah internetwork IP. Alamat Unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.

Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.

Alamat Unicast IPv4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high- order bit), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 Range IP Pada Tiap Kelas 1) Kelas A 2) Kelas B
Range IP Pada Tiap Kelas 1) Kelas A 2) Kelas B 3) Kelas C 4)
Range IP Pada Tiap Kelas
1)
Kelas A
2)
Kelas B
3)
Kelas C
4)
Kelas D
5)
Kelas E

Dalam pengalamatan tidak semua kelas IP digunakan. Kelas yang digunakan adalah kelas A, B, dan C saja. Kelas D digunakan untuk keperluan multicasting. Kelas E digunakan untuk keperluan pengembangan.

Kelas E digunakan untuk keperluan pengembangan. Kelas IP ditentukan oleh byte pertama. Perubahan bit pertama

Kelas IP ditentukan oleh byte pertama. Perubahan bit pertama pada byte pertama akan menentukan kelas IP address.

b.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

b. PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 IPv6(IP versi 6) adalah metode terbaru pengalamatan dalam jaringan yang
IPv6(IP versi 6) adalah metode terbaru pengalamatan dalam jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. Panjang totalnya
IPv6(IP versi 6) adalah metode terbaru pengalamatan dalam jaringan yang menggunakan
protocol TCP/IP. Panjang totalnya adalah 128bit dan secara teori mampu menyediakan
alamat hingga : 2 128 = 3,4 x 10 38 host.
Format notasinya dikenal sebagai “colon-hexadecimal format”.
Contoh :
Ada tiga pengelompokan netmask/subnetmark secaa umum, yaitu :
1. 255.0.0.0, netmask untuk classfull Addressing kelas A
2. 255.255.0.0.0, netmask untuk classfull Addressing kelas B
3. 255.255.255.0, netmask untuk classfull Addressing kelas C
Kabel UTP dan RJ45
untuk classfull Addressing kelas C Kabel UTP dan RJ45 Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah salah

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah salah satu Perangkat keras jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan perangkat keras lainnya, misalnya menghubungkan modem NIC atau pun ke server, atau menghubungkan semua perangkat keras jaringan yang ada.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 4. ALAT DAN BAHAN a. Crimping tool. b. LAN Tester. c.
PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 4. ALAT DAN BAHAN a. Crimping tool. b. LAN Tester. c.
4. ALAT DAN BAHAN a. Crimping tool. b. LAN Tester. c. Cabel UTP. d. Konektor
4.
ALAT DAN BAHAN
a. Crimping tool.
b. LAN Tester.
c. Cabel UTP.
d. Konektor RJ-45.
e. 2 buah komputer/laptop.
5.
LANGKAH KERJA
a. Kupas kabel UTP secukupnya kemudian bersihkan.
b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A.
kemudian bersihkan. b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A. Putih-hijau Hijauh Putih-orange Biru Putih-biru

Putih-hijau

Hijauhkemudian bersihkan. b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A. Putih-hijau Putih-orange Biru Putih-biru 7

kemudian bersihkan. b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A. Putih-hijau Hijauh Putih-orange Biru Putih-biru

Putih-orange

kemudian bersihkan. b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A. Putih-hijau Hijauh Putih-orange Biru Putih-biru

Biru

kemudian bersihkan. b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A. Putih-hijau Hijauh Putih-orange Biru Putih-biru

Putih-biru

kemudian bersihkan. b. Pilih dan susun ujung ke-1 dengan susunan T568A. Putih-hijau Hijauh Putih-orange Biru Putih-biru

7

Orange Putih-coklat Coklat PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 c. Setelah disusun, potong sama panjang kurang

Orange

Putih-coklatOrange Coklat PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 c. Setelah disusun, potong sama panjang kurang lebih 1,5

Orange Putih-coklat Coklat PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 c. Setelah disusun, potong sama panjang kurang lebih

Coklat

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

c. Setelah disusun, potong sama panjang kurang lebih 1,5 cm. Jangan terlalu panjang,

jika terlalu panjang jaket pelindung tidak akan bisa ikut masuk dalam konektor RJ-

45. d. Setelah itu masukan kedalam konektor RJ-45 dan di-crimping. e. f. tool. Putih-orange
45.
d.
Setelah itu masukan kedalam konektor RJ-45 dan di-crimping.
e.
f.
tool.
Putih-orange
konektor RJ-45 dan di-crimping. e. f. tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai

Orange

RJ-45 dan di-crimping. e. f. tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai dengan

Putih-hijau

di-crimping. e. f. tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai dengan ujung ke-1

Biru

e. f. tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai dengan ujung ke-1 kupas

Putih-biru

f. tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai dengan ujung ke-1 kupas secukupnya

Hijau

tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai dengan ujung ke-1 kupas secukupnya pada
tool. Putih-orange Orange Putih-hijau Biru Putih-biru Hijau Setelah selesai dengan ujung ke-1 kupas secukupnya pada

Setelah selesai dengan ujung ke-1 kupas secukupnya pada ujung ke-2 dan bersihkan.

Susun ujung ke-2 dengan susunan T568B kemudian di-crimping dengan crimping

Putih-coklatCoklat PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 g. Setelah itu kita cek dengan LAN Tester ,

CoklatPutih-coklat PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 g. Setelah itu kita cek dengan LAN Tester , jika

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

g. Setelah itu kita cek dengan LAN Tester, jika semua lampu menyala sesuai dengan

urutan masing-masing kabel maka pemasangan kabel cross berhasil.

masing-masing kabel maka pemasangan kabel cross berhasil. h. Kita cek dengan menggunakan 2 buah PC/laptop. i.
h. Kita cek dengan menggunakan 2 buah PC/laptop. i. PC/laptop. j. Change adapter setting k.
h.
Kita cek dengan menggunakan 2 buah PC/laptop.
i.
PC/laptop.
j.
Change adapter setting
k.
dan pilih properties.
l.
Kemudian pilih internet protocolversion 4 (TCP/IPv4)
m.
Kemudian isikan IP seperti gambar berikut

Masukan masung-masing kabel pada konektor NIC atau LAN Card masing-masing

Kemudian kita set ip address PC/Laptop yang menggunakan OS Windows 7 dengan

masuk ke menu Start -> Control Panel -> Network and Sharing Center ->

pada Kemudian klik kanan pada Local Area Connection seperti pada gambar diatas

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 Untuk PC/laptop ke 2 sama langkahnya dengan langkah I s.d. m

Untuk PC/laptop ke 2 sama langkahnya dengan langkah I s.d. m tetapi ip address pada hostid-nya harus diisi berbeda.

Setelah keduannya diisi IP kita lakukan cek dengan perintah ping apakah terkoneksi atau tidak dengan menggunakan command prompt. Jika hasilnya seperti gambar berikut maka koneksi berhasil.

n. o.
n.
o.
atau tidak dengan menggunakan command prompt . Jika hasilnya seperti gambar berikut maka koneksi berhasil. n.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

6.

PERMASALAHAN DAN TROUBLESHOOTING

1. Permasalahan pada saat ping muncul pesan eror “request time out” .

Karena kemungkinan windows firewall kedua computer dalam keadaan turn on. Troubleshooting : Windows firewall salah
Karena kemungkinan windows firewall kedua computer dalam keadaan turn on.
Troubleshooting :
Windows firewall salah satu computer di set dalam keadaan turn off. Caranya:
a. Klik Start
b. Pilih control panel
c. Pilih windows firewall
d. Pilih Turn Windows firewall on or off
e. Klik turn off

f. Klik OK.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

2. Apabila pada saat mengakses data yang di share muncul pesan eror seperti di bawah ini,

data yang di share muncul pesan eror seperti di bawah ini, Kemungkinan setting public folder sharing
Kemungkinan setting public folder sharing kedua atau salah satu computer dalam keadaan turn off, dan
Kemungkinan setting public folder sharing kedua atau salah satu computer dalam
keadaan turn off, dan password protected sharing dalam keadaan turn on.
Troubleshooting:
a.
Klik star
b.
Klik control panel
c.
Pilih network and sharing center
d.
Pilih change advanced sharing settings
e.

Pada point public folder sharing klik turn on dan pada password protected sharing klik turn off.

sharing settings e. Pada point public folder sharing klik turn on dan pada password protected sharing

f. Klik Save changes

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

3. Pada saat cek koneksi kedua computer dalam keadaan kelas yang berbeda, sebagai contoh kelas A dengan IP Address 9.3.3.2 dengan Kelas B dengan IP 128.3.3.3 muncul pesan “PING: transmit failed. General failure.”

Troubleshooting: Samakan Kelas IP Address dengan cara:
Troubleshooting:
Samakan Kelas IP Address dengan cara:

a. Klik Start

b. Klik control panel

c. Pilih network and sharing center.

d. Pilih change adapter settings

e. Pilih Local Area Network

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

f. Klik kanan,pilih properties

g. Pada networking, double klik Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)

double klik Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4) Klik Use the following IP Addres, pada IP address kedua

Klik Use the following IP Addres, pada IP address kedua computer diisi IP dengan kelas yang sama dan subnet mask kedua computer sama pula. Seperti pada gambar dibawah ini.

h.
h.
IP dengan kelas yang sama dan subnet mask kedua computer sama pula. Seperti pada gambar dibawah

i. Klik ok.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

7.

JAWABAN C

1. Replay from berarti komputer tersebut sudah terhubung dengan PING yang sesuai.

2. Time out,artinya IP address tidak terdaftar.

4. 3. Destination host unreachable,artinya kemungkinan terjadi masalah karena host tidak terhubung,atau kabel
4.
3. Destination host unreachable,artinya kemungkinan terjadi masalah karena host tidak
terhubung,atau kabel terlepas,atau LAN card mengalami kerusakan.
Bytes, secara default ukuran paket ICMP PING adalah 32 bytes,maka bisa diubah
dengan memberi opsi ukuran.
5.
Time,artinya mengindikasikan ketersediaan bandwidth yang disediakan untuk paket
PING ,jika bandwidth PING habis maka statistik dari time akan semakin membesar.
6.
TTL(Time To Live),artinya sebuah ukuran yang menunjukkan identitas sebuah host.
7.
Packet Sent,artinya komputer melakukan ping ke komputer atau alamat lain dengan
statistik jumlah PING atau ICMP terkirim.
8.
Packet Received,artinya komputer menerima PING.
9.
10.
11.
12.
Packet Lost,artinya paket data yang hilang.Jika jaringan yang digunakan dalam
keadaan bagus maka paket loss=0(0% loss).Apabila yang dikirim 4,maka yang
diterima juga harus 4.
Minimum,artinya perkiraan perjalanan paket dalam mili second,durasi waktu
perjalanan paling cepat.
Maximum,artinya perkiraan perjalanan paket dalam mili second,durasi waktu
perjalanan paling lama.
Average,artinya rata-rata dari keseluruhan data PING .
8.
KESIMPULAN

IP (Internet Protocol) Address adalah alamat numeric yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan computer yang memanfaatkan IP untuk komunikasi node-nya. Terdapat 2 versi IP Address, yaitu IPv4 dan IPv6. IPv4 (IP Versi 4) mekanisme pengalamatan dengan panjang 32 bit. IPv6(IP versi 6) adalah metode terbaru pengalamatan dalam jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. Panjang totalnya adalah 128bit dan secara teori mampu menyediakan alamat hingga : 2 128 = 3,4 x 10 38 host.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Pemasangan kabel UTP ini memiliki 2 cara yaitu stright dan cross over. Kabel stright digunakan untuk mengkoneksikan device yang berbeda sedangakan kabel cross over untuk device yang sama. Susunan warna pada kabel UTP ada dua yaitu T568A dan T568B. Susunan untuk kabel T568B adalah putih-orange, orange, putih-hijau, biru, putih-boru, hijau, putih-coklat, coklat. sedangkan untuk T568A yaitu putih-hijau, hijau, putih-orange, biru, putih-biru, orange, putih-coklat, coklat. Langkah untuk membuat jaringan dua komputer memang cukuplah mudah. Setelah kita mempersiapkan kabel cross dengan mengecek terlebih dahulu dengan LAN Tester, kita cek menggunakan 2 buah PC/laptop. Masukan pada konektor NIC atau LAN card masing- masing PC/Laptop. Kemuadia pilih set ip address PC/Laptop yang menggunakan Windows 7 dengan masuk menu Start Control Panel Network and Sharing Center Change dapter setting. Kemudian atus IP antara dua komputer tersebut. Untuk mengecek lakukan perintah ping menggunakan command prompt. Jika terjadi kesalahan atau troubeleshooting, cek kembali IP yang digunakan untuk membuat jaringan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA Hardika, Timur, Reny, Ali. 2012. Laporan_E1.2_HardikaDwiHermawan_PengenalanJaringanKomputer.pdf ---.
DAFTAR PUSTAKA
Hardika, Timur, Reny, Ali. 2012.
Laporan_E1.2_HardikaDwiHermawan_PengenalanJaringanKomputer.pdf
---. 2012. 1_Modul Criping dan IP Address.pdf. PTI : UNY
http://www.docstoc.com/docs/14901807/Instalasi-dan-konfigurasi-jaringan-LAN
http://nurmanto.com/pengertian-ip-address/

9.

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1

PEND. TEKNIK INFORMATIKA KELAS E1 17