Anda di halaman 1dari 59

FOTO POLOS ABDOMEN(BNO) 1

posisi dan 2dan3 posisi:


Normal:
Variasi normal:
Pathologis :
Gambaran FPA normal:
Perhatikan : kontour dan densitas dari
parenkim organ-organ ,hepar,lien,pankreas
dan kedua ginjal.
Hepar: densitasnya homogen,lokasi
RUQ,batas atas diaphragma,bawah pinggir
costa XI kanan.
Lien :densitas homogen,LUQ,atas dibawah
diaphragma kiri,bawah dibawah costa XII.
Pankreas: fisiologis tidak kelihatan,kl ada
kalsifikasi/patologis kadang terlihat pada FPA.
Ginjal: umumnya kiri(13x6 cm) lebih besar dr
kanan(12x6 cm),srg yg kiri agak lobulated
akibat terdesak oleh lien.pole atas kiri di Th.XI
dan pole bwh L2-3.kanan lebih rendah dr kiri.
Muskulus psoas: pinggir lateralnya
bersinggungan dengan medial ginjal.
Uterus: fisiologis srg tidak kelihatan pd
FPA,patologis(membesar)mendesak vesica yg
penuh (fullblas) uterus kadang2 dapat
kelihatan .
Prostat: kalau ada kalsifikasi menyerupai
`Rosette`di tengah symphisi pubis itu biasanya
pada prostat.
Buli-buli: kalau terisi penuh dapat terlihat.
Variasi normal:
Gaster ; sering jelas kelihatan kl gas terkumpul di
dlmnya dan posis tegak,kdg2 tampak juga bulbus
duodeni.
Usus halus:Pada orang dewasa,fisiologisnya tidak
berisi udara jd tidak kelihatan,pada anak jelas
kelihatan,lokasinya ditengah abdomen,pada
orang gemuk kdg2 terlihat bbp coilnya di tengah
abdomen,dan srg juga terlihat ileum terminalis
berisi gas dan sdkt cairan.
Kolon: lokasinya khas(dipinggir
abdomen,bilateral.normalnya terisi udara,srg
juga terisi feses yg
mengeras/scibala,haustranya jelas
terlihat,plica semilunaris juga tampak tegas.
Rektum: umunya jelas kelihatan,sbb terisi gas
dan fecal material,dan lokasi yg khas di pelvis
bawah.
Gambaean x-ray Flanks
dari luar ke dalam:
Subcutan fat.
Musculus obliqus externus,
~fatty layers (tipis).
Musculus obliqus internus,
~fatty layers(tipis)
Musculus transversus abdominis,
Extraperitoneal fat,
Peritoneal Parietalis.
Kalau omentum banyak menumpuk di
abdomen mk dpt dgn mudah melihat
peritoneum parietale diantara extra peritoneal
fat dgn Omentum~ddg kolon/usus.
Peritoneum parietale tetap berada
diluar/eksternal dari psoas margin(pinggir
muskulus psoas) di daerah iliac fossa kdg2
diluar dr tepi crista iliaca.
Sangat penting utk diketahui bahwa penumpukan
lemak sngt banyak dekat ujung costa XII dan
dekat SIAS shg menilai pneumoperitoneum yg
sedikit saja dapat terlihat disana pada film posisi
lateral sinar datar.
Diantara muskulus2 diluar peritoneum itu ada
lapisan2 lemak tipis teratur,kl jadi kabur /tidak
paralel lagi berarti terjadi Peradangan(peritonitis.
Variasi normal dari Flanks:
Panjang dan lebar Flank stripe tergantung
pada: usia,individual,dan perubahan pada
subperitoneal fat masses.
Pada anak sangat sedikit terlihat,tp pada
dewasa sangat jelas kelihatan.ini akibat usus
halus pada anak berisi gas,shg terjadi lateral
bulging dari flank.
Posisi tegak,tampak gas di lambung,dan sdkt
fluid level di bulbus duodeni.
Akumulasi gas fisiologis dan kejadian
fluid level:
Udara lambung akan mencapai kolon dlm
1/2jam,
Pd posisi tegak gas tampak di gaster dan
bulbus duodeni.
Bayi baru lahir tdk ada gas di ususnya.tapi
ketika ia menangis lalu terhirup gas ke
paru,dan sbgn turun via oesophagus ke
lambung,15 menit melewati pylorus.
1 -2 jam ke abdomen/usus( gas mengisi loop
dari usus halus,setelah 3-4 jam gas mengisi
kolon.
Asal gas di usus halus bayi,adalh
tertelan,menangis,makan,minum,ddg perut
msh kendur,reesorpsi blm sempurna,dan
valvula ileocaecal msh lemah,shg regurgitasi
dr colon ke usus halus.
Setelah anak mulai berjalan,mk gerakan
daphragma sdh kuat,dan resorpsi melalui p.d
sdh banyak mk gas tsb,akan berkurang
,bahkan hilang dr usus halus.
Pada orang dewasa srg akumulasi gas/airfluid
level di ileocaeacal itu masih fisiologis.dan
dikolon gas dan scibalous ada itu dari proses
pembusukan bahan makanan.
KEADAAN PATOLOGIS YG UMUM
DITEMUI:
Gas usus meningkat:
Cairan dlm usus meningkat:
Free air (pneumoperitoneum):
Free fluid(fluid collection
intra/ekstraperitoneal cavity:
Gas usus meningkat:
Berasal dr makan,minum,bicara dsb.
Absorpsi oleh p.darah~habis.
Absorpsi menurun jumlah gas
meningkat,terjadi akibat vascularisasi
menurun.mis:
pneumonia,pleuritis,pneumothorax,thypoid,b
ronkitis,nasopharingitis,dan Neurogenik.
Gambaran Radiologi:
Kl masih Meteorismus,tampak Resting small
intestinal loop.
Tidak ada pembentukan air fluid level.
Jd jumlah gas meningkat,tapi usus tidak
meregang,hanya melebar.
Kl meregang dan melebar(dilatasi dan
distensi),disertai Air fluid level,maka tidak lagi
Meteorismus tapi sdh Ileus.
Cairan dalam usus:
Berasal dr makanan,minuman,dan sekresi
kelenjar.
Biasanya spt gas diabsorpsi,dan kl terjadi
peregangan usus,~absorpsi menurun,dan
secara simultan juga terjadi sekresi yg
meningkat.
Kl terjadinya obstruksi di usus proksimal maka
cairan dikeluarkan melalui mekanisme
Muntah,kl di distal ~Retensi cairan di usus.
Pneumoperitoneum(free air):
Utk membuktikan secara X-ray,buat BNO 2
atau 3 posisi,AP,LLD dan Erect,sbb gas akan
mencari tempat yg tinggi.
Posisi erect: di kanan~Sickle shape.atau two
air buble dgn airfluid level.
Posisi LLD: dibawah arcus costa,di fossa iliaka.
Penyebab: perfurasi Gitract,peritonitis(bakteri
memproduksi gas),Pertubasi.
Cairan bebas dlm cavum Peritoneum:
Pasien posisi tegak~vesica urinaria dikosongkan: ~
Stellata shape:20-30 cc.
~ New moon shape: 100-150 cc.
~ Half moon shape : 200-300 cc.
~ Full moon shape : >500 cc.
Beda Half moon dgn VU ialah Bundar atau
oval,lebih/kurang confluent dibanding
VU,mencapai symphysis,lateral tepisah dgn ddg
pelvis,oleh zona clear lemak/soft tissue.
GAMBARAN PATOLOGIS YG KHUSUS:
1.dilatasi akut Gaster(Gastectase):
2.acut doudenal obstructivus:
3.intestinal obstructivus:
4.strangulasi obstructivus.
5.incomplete obstructivus.
6.intestinal obstructivus ec.Gallstone.
7.hernia.
8.mekanikal obstruksi dari usus besar.
9.congenital malformasi yg ~intestinal obstr.
10.intussusepsi/invaginasi.
11.volvulus.
12.intestine knot-formation(complicated volv.
13.mesenteric thrombosis/intestine infarc.
14.mesenteric strangulation.
15.rad.exam.of porphyria.
16.x-ray finding in colic and spasm.
17.pleurodynia.
18.inhibition ileus(paralitic ileus).
19.acut regional enteritis.
20.foreign bodies.
21.acut appendisitis.
22.acut typilitis.
23.acut cholesistitis.
24.acut pancreatitis.
25.perforasi ulkus gaster dan doudenum.
26.inflamasi lokal cavum peritoneal.
27.para dan perirenal inflamasi.
28.carbuncle of kidney.
29.Gynecological lesion.
30.x-ray finding in abdominal trauma.
31.other lesion in urinary tract .
GASTRECTASE:
A.displacement and anomali:
1.volvulus,
2.hernia diaphragmatica,
3.obstruksi arteri mesenterika.
B.primary organic stenosis.
1.pyloric ulcer atau carcinoma.
2.cicatric pyloric changes.
3.inflamatory lesion.
C.secondary stenosis.
1.displacement of adjacent organ.
2.extraventricular tumor/inflamation.
F.functional stenosis.
1.circulatory disturbance,2.paresis(post.Op),3.abnormal increase in gastric
content.
INTESTINAL OBSTRUCTIVUS:
Mekanikal obstruksi:
1.simple occlusion of gut,tumor,invaginasi.
2.simple obstr.ec.perlengketan.
3.strangulasi obstr.ec.incarcerata bowel loop.
Adynamic obstructive (paralitic ileus):
ini mis.pd post operasi.
Congenital malformasi yg
menyebabkan obst.intestin:
1.meconium ileus.
2.inferforate anus.
Intussusepsi/invaginasi:
1.Iliaca 10%
2.ileo-colica 40%
3.ileo-caecal 40%
4.Colica 10%
VOLVULUS:
Volvulus stomach.
Volvulus small intestine.
Volvulus large bowel.
Volvulus caecum.
Volvulus flexure.
Volvulus sigmoid.
INHIBITION/PARALITIC ILEUS:
PERITONITIS:
1.adanya retensi gas dan fluid level usus.
2.peristaltik menurun.
3.perubahan mukosa usus/Edema mukosa.
4.flank stripe/retroperitoneal fat jadi kabur.
5.reticulated marking in subcutaneus fat.
6.gerakan diaphragma terbatasi.
7.secondary changes in the lungs and pleura.
Acut regional enteritis:
Acut duodenitis.
Acut phlegmon jejunitis.
Acut ileitis.
Local inflamation in the peritoneal
cavity:
Inflamation flank,
Circumscribed abses.
Diffuse inflamation.
Abses pelvik.
Intestinal abses.
Subphrenic abses.
GYNECOLOGICAL LESION:
ACUT SALPHYNGITIS.
TORSION TUMOR.
ECTOPIC PREGNANCY.
X-ray examination in abdominal
trauma:
Sign of free fluid.
Sign of free gas.
Sign of peritonitis.
Sign of retroperitoneal bleeding.
Sign of meteorism.
FOTO ABDOMEN dgn KONTRAS
Sialography: water soluble kontras (single).
Oesophagography/Barium Swallow:
barium dan gas(double kontras)
Magduodenogrphy/Barium meal:
barium dan gas(double kontras).
Followthrough intestine: Barium(single.c)
Colon inloop/Barium enema:
barium dan gas(double kontras)
Sialography : untuk menilai Salivary gland.
Barium swallow: untuk menilai Oesophagus.
Barium meal: untuk menilai gaster dan
duodenum.
Barium followtrough :untuk menilai usus halus
(jejunum dan ileum).
Barium enema: untuk menilai Usus
besar(colon).
Sialography:
Penyakit yg sering didiagnosa yaitu:
batu(sialolithiasis ) ,Tumor dan
radang(sialodenitis.
Gambaran : obstruksi total/parsial.atau
irreguler out line.
Barium swallow:
Indikasi: dysphagia,pain,menilai adanya
tracheobronkial fistel (non ionic contras),dan
melihat perforasi (non ionic water soluble
contras). Kontra indikasi : tidak ada.
Penyakit yg srining: corpus alienum,trauma
chemical,radang dan tumor.
Yg dinilai: ukuran,btk dan
posisi.obstruksi,mucosal pattern,filling
defek,add.shadow ,indentasi dan striktur.
Barium meal:
Indikasi: dyspepsia,BB turun,upper abdominal
mass,GI haemorrhagic,perforasi(NICM/LOCM).
Kontra indikasi: complete large bowel
obstruction.
Yang dinilai : ukuran,bentuk dan
posisi,mucosal pattern,mobility,filling
defek,add.shadow,indentasi,bentuk-bentuk
khusus mis: nice.apthaosa dll.
Penilaian duodenum dan gaster sinkron.
Barium followthrough:
Indikasi: pain,diare,bleeding,partial
obstruction,abdominal mass,failed small
bowel enema.
Kontra indikasi: complete obstruction,suspek
perforation.
Yang dinilai: out line,mucosal pattern,bentuk
isi dan transit rate.
Barium enema:
Indikasi: change in bowel habit,pain,mass,melena
dan obstruction.
Kontra indikasi: absolut~ toxic
megacolon,pseudomembranous colitis,3 s/d7
hari stlh biopsi rektum .Relative~ incomplete
preparation,recent barium meal.
Yang dinilai: ukuran,bentuk dan
posisi,haustrasi,mucosal pattern,obstruksi,filling
defek,add.shadow ,indentasi dan bentuk khusus.
Tehnik Pembuatan Film:
Standard: Supine dan Erek posisi.
LLD dan sinar datar adl.Tambahan,utk tau air
fluid level.Ini harus ditunggu 10 menit.
Untuk supine lebih baik kl vu dikosongkan.
Erek chest fim: lebih akurat terutama utk gas
yg sangat sedikit.diantara hepar &diaphragma.
>10% kasus akut abdomen akibat kelainan di
rongga dada.
Misalnya: pleural efusi~Pankreatitis.
Heart failure ~pneumonia aspirasi.~muntah
muntah ~obstruksi usus.
Post op~srg menyebabkan kompikasi
subphrenic abses~akut abdomen.
FPA supine: distribusi gas,pergeseran oleh soft
tissue mass.~kaliber usus bertambah.
Obliterasi psoas line~ada cairan /inflamasi
proses di daerah tsb.
Erek: air fluid level(+)~akut abdomen.kl free
gas(+)~pneumoperitoneum.
Kl >3buah small bowel fluid level lebih
panjang dari 2,5cm~abnormal yg
menunjukkan Dilatasi & stasis small bowel.
Horizontal x-ray film:
Baik erek maupun LLD memungkinkan utk
menunjukan lokasi dr air fluid level,kl ada
pneumoperitoneum~tampak gbrn abses cavity.
LLD kl pasien tdk kuat utk posisi erek.perforasi
ulcus gaster~pneumoperitoneum,tampak jelas
dgn posisi ini.
Gas yg mengisi duodenal loop~dilatasi ~adl salah
st tanda umum Pankreatitis akut.sangat baik
terlihat pd posisi ini.
Gambaran normal:
Gaster biasanya berisi udara yg relatif
banyak,pd posisi erek ~tampak air fluid level.
Duodenal cap: srg berisi udara~air fluid
level(+) pd posisi erek.
Small bowel: kl terisi udara mk tampak valvula
conniventes,kaliber >2,5cm ada air fluid
level~abnormal.(ada dilatasi).
Kolon: terisi banyak gas,ada haustra,kaliber10-
15 cm,kl>15cm~obstruksi.
Pada inflamatory bowel disease mk diameter
kolon transversuml >5,5cm,dianggap
megacolon.
Caecum>9cm diameternya ~perforasi.
Caecal fluid level~kdg2 ada pada yg normal.
19% dr Normal~psoas line dx~kabur.
Pada anak Psoas line tdk kelihatan pada 52%
dan properitoneal fatline 18% dr yg normal.
Pneumoperitoneum:
90 % PP~butuh operasi darurat.
1cc udara pd PP~dpt dilihat dgn posisi erek
dan LLD tapi dgn menunggu 10menit.
76% dr erek,90% dr LLD dan 56%dr Supine
horizontal.
Gas bisa dilihat: di subhepatic space,hepato
renal fossa(Morrison
pouch),subdiaphragma,dan rigler sign.
Pseudo PP:
Chileiditis syndrom.
Subdiaphragmatic fat.
Curvilinier pulmonary collapse.
Uneven diaphragma.
Distended viscous.
Omental fat.
Subphrenic abses.
Ad1: usus menggembung masuk ke antara
diaphragma dgn hepar.
Ad2: posisi foto berubah dia tetap.
Ad3: berada diatas diaphragma,ddg tebal dan
batas ireguler dgn paru.
Ad4: adanya distended bowel dan omental fat
diantara liver dgn diaphragma.
PP tanpa peritonitis~ini akibat perforasi ulcer
yg sdh menyembuh.~Perlengketan.
Post op.PP~60% post op ~PP dan baru akan
hilang plg lambat 24hari.ini terjadi akibat
bocornya persambungan usus,atau perforasi.
Perbedaan usus halus dgn Besar:
Valvula conniventes ~ haustra
Loop banyak ~loop sedikit
Distribusi di Tengah ~ di pinggir/periper
Diameter: 3-5 cm ~ >5 cm
Radius curvatura: kecil ~besar.
Feses padat : tidak ada ~ ada.
Obstruksi usus halus:
Operasi meningkat~perlengketan~obstruksi
usus halus.(75-80 )%.
Obstruksi total~dilatasi dan akumulasi gas dan
cairan shg ~kuranganya kaliber usus besar.
Perobahan bayangan di FPA ~3-5 jam kl
obstruksi total,dan akan maksimal pd 12jam.
Pd obstruksi parsial akan lebih lama.dan kdg2
tampak normal,jadi hrs dilakukan pakai
kontras atau USG.
Dilatasi usus halus bisa bentuk sosis,oval,atau
dikeliingi densitas jaringan lunak.
Pd posisi erek~string bead sign
Pd kira 2 6% dr obstruksi usus halus ,mk loop
usus lebih banyak menggambarkan oleh
pengisian cairan dengan sedikit atau tdk ada
gas.
Jd pengisian cairan dlm loop usus halus hrs
diteliti benar agar diagnosa tak terlambat.
Jadi kuncinya lihat ada tdk air fluid level,dlm
loop usus halus,jk diagnosa meragukan
lakukan pemberian kontras,barium via oral.
Penyebab obstruksi: volvulus,hernia,abses
appendik,chron`s disease,gall stone
ileus,intussusepsi/invaginasi,dan mesenteric
thrombosis/small intetine infark.
Obstruksi usus besar:
Yg plg banyak pybbnya ialah: karsinoma.
Kira2 60%~di kolon sigmoid.
Divertikel sdh menurun ~diet tinggi serat.
Volvulus colon 10% dr obstruksi UB di USA dan
eropa,85% di negara berkembang.
Kunci: gambaran x-ray tergantung pada
kompetensi dari ileocaecal valve.
Tiga corak dr Obstr.UB:
Type IA: ileocaecal valve competence,tampak
distensi usus besar terutama caecum dan
colon ascenden,usus halus tidak distensi.
TypeIB: ileocaecal valve competence,caecum
dan usus halus distensi,begitujuga dengan
colon ascenden distensi.
Type II:ileocaecal
incompetence.colonascenden dan caecum
tidak distensi,usus halus distensi.
Type IA~punya potensi utk perforasi.
Type II.kolon dan usus halus sama2
dilatasi~susah dibedakan dgn paralitik
ileus,tapi klinisnya berbeda,tapi kl msh sulit
mk buat x-ray lateral kiri~ada udara di rektum
itu berarti paralitik.
Pseudo obstruksi usus besar:
Pneumonia
Septisemia
Obat2an
DM
Penyakit collagen
Ameloid disease
Neurological disorders.
Paralitik ileus:
Post op.
Peritonitis
Inflamasi;
1.appendisitis,2.pankreatitis,cholesistitis&salfin
gitis.
Trauma.
Congestif cardiac Failure.
Pneumonia
Renal failure,renal colic
hypokalemi