Anda di halaman 1dari 12

HUBUNGAN KARAKTERISTIK EKONOMI

DENGAN MASALAH GIZI GANDA DI INDONESIA


Pengertian Masalah Gizi Ganda

Masalah gizi ganda merupakan keadaan pada


suatu masyarakat dengan masalah kurang gizi dan
masalah gizi lebih yang terjadi bersamaan.
Masalah gizi ganda pada berbagai negara dengan
budaya dan kebiasaan makan yang berbeda-beda.
Ada banyak bukti menunjukkan bahwa ketika
kondisi ekonomi meningkat, obesitas dan penyakit
tidak menular pun meningkat dengan angka gizi
kurang yang tinggi pula (FAO 2006).
Fakta Masalah Gizi Ganda di Indonesia

Laki laki dan Laki laki dan


Masalah Gizi
perempuan perempuan
Ganda
kurus gemuk 2x lipat
(Lanjutan)

sementara dalam dua dekade


Anak anak lebih muda (<5 tahun) terakhir, jumlah anak pra-sekolah
yang gemuk > anak-anak lebih tua yang berberat badan kurang 2x
(6-12 tahun) yang gemuk lipat dibandingkan jumlah mereka
yang mengalami stunting.

Berdasarkan Survei Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan


Masyarakat tahun 2012 yang mewakili 85% populasi.
Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar
wilayah perdesaan (45.3%) yang tidak memiliki
masalah gizi ganda adalah karena wilayah tersebut
tidak memiliki masalah gizi lebih. Akan tetapi
sebagian besar wilayah perkotaan (45.0%) yang
tidak memiliki masalah gizi ganda adalah karena
wilayah tersebut tidak memiliki masalah kurang gizi
dan juga tidak memiliki masalah gizi lebih. Wilayah
yang memiliki masalah gizi ganda tersebar di 22
propinsi di Indonesia.
Propinsi dengan proporsi wilayah
kabupaten/kota terbanyak yang memiliki
masalah gizi ganda adalah Propinsi Jambi.
Sebanyak 4 dari 10 kabupaten/kota di Propinsi
Jambi memiliki masalah gizi ganda. Selain itu,
Propinsi Jambi tidak memiliki kabupaten/kota
yang terbebas dari masalah kurang gizi dan
masalah gizi lebih secara bersamaan.
Tidak
Jawa mempunyai
Jawa barat Bali Lampung Yogyakarta
Tengah masalah
gizi ganda
Analisis Penyebab Masalah Gizi Ganda di
Indonsia

Kekurangan dan kelebihan gizi dapat


berdampak buruk terhadap kesehatan dan
kualitas hidup manusia.
Lambatnya
pertumbuhan Daya tahan Produktivitas
Kurang Gizi
(terutama tubuh yang rendah
pada anak)
(Lanjutan)
Data dari berbagai negara menunjukkan bahwa
masalah kegemukan tidak lagi monopoli negara dan
orang kaya, tetapi juga diderita oleh masyarakat miskin.

Memperbesar
Produktivitas
Kelebihan Gizi resiko penyakit
menurun
degeneratif
(Lanjutan)
Faktor Makanan
Langsung Infeksi

Kesejahteraan
Faktor Masyarakat
Tidak
Langsung
Daya beli
Pola Konsumsi
Kondisi tubuh orang yang berpendapatan rendah
umumnya kurus, sebaliknya pada masyarakat yang
mememiliki pendapatan tinggi umumnya mememiliki
pola konsumsi makanan yang tinggi hingga berlebihan
dalam mengonsumsi suatu makanan akibatnya banyak
dari orang dengan tinggkat pendapatan tinggi akan
cenderug menglami obesitas dan mengalami beberapa
ganguan kesehatan akibat konsusmi makan yang
berlebihan itu.
Karakteristik Sosial Ekonomi terhadap Beban Ganda Malnutrisi /
DBM (Double Burden Of Malnutrition)

Pendidikan Ibu
Kemiskinan
Solusi Masalah Gizi Ganda

Masalah gizi ganda merupakan masalah yang harus


diselesaikan tidak hanya melibatkan satu sektor,
akan tetapi harus melibatkan lintas sektor untuk
menanggulangi bersama-sama secara intensif dan
berkelanjutan. Program-program tersebut dapat
melalui program BKKBN, Kementerian Pertanian,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Kementerian Kesehatan, dan lembaga lainnya yang
dapat membantu dalam menagani masalah gizi
ganda di Indonesia