Anda di halaman 1dari 16

Alkaloids 2

Antibacterial and antifungal activity of Flindersine isolated from


the traditional medicinal plant, Toddalia asiatica (L.) Lam.
Di susun oleh:
• Nisa Rahma D. • Alif Kurniawan
155070507111010 155070507111016
• Fatchur Rohmi L.S • Fadhyla Widya P.
155070507111012 155070507111020
• Aldea Putri C.H • Mazaya Alma G.
155070507111014 155070507111022
Antibacterial and antifungal activity of Flindersine isolated from the traditional me
dicinal plant, Toddalia asiatica (L.) Lam.
INTRODUCTION
Introduction
Toddalia asiatica (L.) Lam. (Rutaceae) digunakan sebagai obat tradisional di India

Penyakit paru Pencernaan Malaria

Rematik Cholera
Influenza
Diare

Demam
 Ekstrak ethanol daun Toddalia asiatica menunjukkan aktivitas
spasmolitik dan aktifitas antimalaria dari isolat alkaloid nitidin

Menemukan coumarin baru

Fokus Penelitian:
Screening berbagai ekstrak pelarut dan senyawa aktif
terisolasi Flindersine dari daun Toddalia asiatica untuk aktivitas
antibakteri dan antijamur.
MATERIALS
&
METHODS
Preparation of Extracts
Daun Akar Dikeringkan pada Digiling secara
kucing suhu ruang manual

1 kg serbuk
Difilter dan Didapatkan
diekstraksi dengan
dievaporasi 3L heksana
serbuk

dihasilkan ekstrak pada


Sisa bahan diekstraksi
heksana 8 gram, kloroform
dengan pelarut kloroform,
14 gram, etil asetat 25 gram,
etil asetat, methanol, dan air
methanol 16 gram, dan air
dengan perkolasi dingin
19 gram
Isolation and identification of active compound

Fase etil asetat dipisahkan dengan kromatografi


kolom silika gel (200 g-Acme ini 100-200 mesh)

dieluasi dengan heksan diikuti oleh kombinasi dari


heksana: etil asetat

Fraksi 10 menghasilkan kristal. Kristal tersebut


diidentifikasi dengan kristalografi tunggal (XRD)
RESULT
Result
• Menunjukkan aktivitas penting yang melawan bakteri dan jamur
• Menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram positif yaitu Bacilus subtilis,
Ekstrak Etil Staphylococus aureus, Staphylococus epidermidis, Enterococcus faecalis dan bakteri Gram
Asetat negatif pseudomonas aeruginosa

• Menunjukkan aktivitas melawan Staphylococus aureus dan Staphylococus


Ekstrak epidemis
Heksan

Ekstrak
• Menunjukkan aktivitas Staphylococus dan Staphylococus epidemis
Kloroform

Ekstrak
• Menunjukkan aktivitas hanya melawan bakteri Gram positif
Metanol
Minyak essensial dari daun Toddalia asiatica ditemukan
aktif melawan E. coli, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas
aeruginosa, Staphylococus aureus, Aspergilus fumingatus,
Aspergillus niger, Microsporum gypsum dan Rhizophus
stolonifer. Toddalia asiatica digunakan untuk meringankan
demam. Demam sangat sering merupakan gejala yang
menyertai infeksi oleh bakteri atau virus.

(Saxena dan Sharma, 1999).


Aktivitas antibakteri ekstrak heksana, metanol dan air dari daun dan batang Toddalia asiatica aktif melawan bakteri Gram neg
atif dan Gram positif (Narod, dkk., 2004). Ditemukan bahwa MIC ekstrak metanol terhadap Staphylococcus aureus adalah 2 m
g / ml. Hasil tersebut berkorelasi dengan hasil ekstrak etil asetat yang menunjukkan MIC 0,039 mg / ml untuk Staphylococcus
aureus (Tabel 2).
Jika dibandingkan ekstrak lainnya, ekstrak etil asetat menunjukkan aktivitas antibakteri dan anti jamur yang baik terhadap ju
mlah jamur yang paling banyak. Sedangkan ekstrak air tidak menunjukkan aktivitas anti jamur yang baik (Tabel 2).
Berdasarkan hasil skrining, dipilih
ekstrak etil asetat untuk fraksinasi dan
diambil fraksi aktifnya, yang kemudian
di substitusi dengan kristalografi
tunggal (XRD) sehingga parameter unit
sel ditemukan
a=12,0756(4)
b=6,6462 (2)
c=14,6256
λ=900
β=93,914
ϒ=900
Gambar 1. Flindersine (2,6-dihydro-2,2-dimethyl-
5H-pyrano [3,2 c] quinoline-5-one-9cl). Isolasi ν=1171, 07 (7)
dari daun Toddalia asiatica
Metode Pengenceran Microbroth Isolasi uji bakteri dan jamur

Senyawa ini menghambat pertumbuhan


Flindersine bakteri Gram positif, bakteri Gram negati
f, bakteri resisten obat dan jamur

Kesimpulan :
Analisis menyeluruh terhadap hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara Ekstrak
Toddalia asiatica, hanya ekstrak etil asetat yang menunjukkan aktivitas uji melawan bakteri dan jamur
paling baik. Senyawa murni di identifikasi sebagai Flindersine yang di isolasi dari ekstrak etil asetat
yang menunjukkan aktivitas antimikroba sebanding atau lebih besar dari crude ekstrak. Senyawa ini
terisolasi dari Toddalia asiatica yang memiliki aktivitas antimikroba yang baik secara in vitro dan dapat
dianggap sebagai calon obat yang berpotensi dalam pengobatan penyakit menular yang disebabkan
oleh patogen mikroba.