Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN KASUS

dengue fever

Nama : Reflika Fitra R.


Preseptor : dr. Aspri Sulanto, Sp.A

Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati


Bandar Lampung Tahun 2018
IDENTITAS PASIEN
Nama Ayah : Tn.U
Nama : An. K Umur : 30 Tahun
Umur : 8 tahun Pekerjaan : Buruh
Jenis Kelamin : Perempuan Pendidikan Terakhir: Tamat Sekolah
Menengah Atas
TTL :Lampung, 22 April
2010
Nama Ibu : Ny. A
Agama : Islam Umur : 28 Tahun
Status perkawinan: Belum Menikah Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Pendidikan : Sekolah Pendidikan Terakhir: Tamat Sekolah
Alamat : Kampung baru, Badar Menengah Atas
Lampung
ANAMNESIS
• Dilakukan secara Autoanamnesis dan Alloanamnesis
• Lokasi : RS Pertamina Bintang Amin (Ruang Anak)
• Tanggal : 7 agustus 2018
• Tanggal masuk : 7 agustus 2018

Keluhaan Utama
Demam

Keluhan Tambahan
Mimisan, muntah darah, penurunan nafsu makan
• Riwayat Perjalanan Penyakit
4 hari sebelum masuk rumah sakit Ibu Os mengatakan bahwa Os
mengalami demam tinggi yang dirasa terus menerus. Kemudian ibu Os
memberi OS parasetamol yang dibeli dari apotik terdekat tetapi demam
OS hanya turun pada saat Os diberi Parasetamol dan kemudian demam
kembali naik. Os mengalami mimisan sebanyak 2 kali dirumah, setiap
mimisan ibu os menekanhidung Os dan menyumbatnya dengan tisu.
Muntah darah juga terjadi sebanyak satu kali SMRS. BAB (+), BAK (+) tetapi
dalam jumlah sedikit. Selain itu ibu menceritakan Os menjadi
rewel.Kemudian ibu Os membawa Os ke puskesmas terdekat. OS
melakukan cek darahdan kemudian di rujuk ke rumah sakit pertamina
bintang amin
Riwayat Penyakit Dahulu Riwayat Kehamilan:
• Pasien pernah mengalami DCA dan GPA : G2P1A0
Pemeriksaan Kehamilan: Dilakukan
ISPA
setiap bulan ke bidan

Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat Persalinan :


Presentasi : kepala
• Tidak ada keluarga yang memiliki
Cara Persalinan : spontan
sakit yang sama dengan pasien Ketuban : jernih

Silsilah Keluarga Keadaan bayi saat lahir


Jenis kelamin : Perempuan
• Pasien merupakan anak kandung Kelahiran : Anak kedua
kedua dan mempunyai 2 saudara. Kondisi saat lahir : Hidup, langsung
menangis
Berat badan : 3800 gram
Panjang badan : 48 cm
Riwayat Perkembangan dan
Riwayat Perkembangan dan Pertumbuhan
Pertumbuhan •9–12 bulan
• 0–3 bulan Duduk sendiri, mulai berdiri dengan
berpegangan, bisa berjalan dituntun,
Menggerakkan kepala (kanan, kiri
mengenali anggota keluarga, takut pada
dan tengah), bereaksi terhadap
objek dengan matanya, terhadap orang asing dan dapat menunjuk benda
suara, menoceh dan tersenyum. yang dimau.
• 3–6 bulan
•12–18 bulan
Mengangkat kepala, meraih benda Dapat berjalan sendiri, mengucapkan
yang ada dalam jangkauannya, kata-kata, dan dapat menyusun mainan
memasukkan benda ke mulut, (2–3 kotak/kubus).
tertawa dan menjerit bila diajak
bermain.
•18–24 bulan
• 6–9 bulan Dapat naik turun tangga dengan atau
Bisa tengkurap dan berbalik tanpa bantuan, mengerti bagian-bagian
sendiri, merangkak, belajar duduk, tubuh, berbicara dengan sedikit kata-kata,
bersuara tanpa arti, dapat dan mulai belajar makan sendiri.
bermain tepuk tangan.
Riwayat Pemberian Makanan
Riwayat Perkembangan dan
Pertumbuhan ASI  (+) selama 1,5 tahun
• 2–3 tahun
Susu Formula diberikan pada umur 6
bulan
Mampu berbicara dengan kalimat
sederhana, dapat melompat,
memanjat dan mencoret-coret kertas. Riwayat Imunisasi
• 3-4 tahun BCG : (+)
Mampu mengambil makanan sendiri, Polio : (+)
gosok gigi tanpa bantuan, berpakaian DPT : (+)
tanpa bantuan, menyebut 4 warna Hepatitis B : (+)
• 4-5 tahun Campak : (+)
Mampu menggambar orang, berdiri
satu kaki, bermain ular tangga, Riwayat Sosial, Ekonomi dan Lingkungan
melompat dengan satu kaki Pasien merupakan anak kedua. Ayah
• 5-6 tahun penderita bekerja sebagai buruh. Ibu
Mampu menggambar orang 3 bagian, penderita sebagai ibu rumah tangga .
mengerti 4 kata, berdiri satu kaki 6 Secara ekonomi, keluarga penderita
detik, berjalan dengan tumit kaki
tergolong kurang mampu.
• PEMERIKSAAN FISIK
Kepala
• Keadaan umum: Tampak sakit
sedang Wajah : Normal (+)
• Kesadaran : Compos mentis Bentuk : Normochepaly
• Vital sign Ubun-ubun : Rata, tidak menonjol
Rambut : Hitam, lurus, tidak
Nadi : 144 x/menit, mudah dicabut
regular, isi cukup
Respirasi : 20 x/menit Mata : Conjungtiva anemis -/-, Sklera
ikterik -/-, reflex cahaya +/+, pupil isokor
Suhu : 38, 5 o C
• Kulit : Sawo Matang Hidung : Normosepta, darah (-), secret (-
• Antropometri /-) Pernapasan cuping hidung (-/-),septum
deviasi (-)
BB : 20,5 Kg
PB : 126 cm Telinga : Normotia, membran timpani
utuh, sekret (-/-), serumen (-/-) Massa (-/-
), nyeri tekan tragus (-/-)
• Mulut : Tidak ada kelainan. Thorax
Labioschisis (-), Letak uvula medial Thorax anterior-Posterior/Paru
Inspeksi :Simetris saat dinamis dan statis,
• Pembesaran tonsil : (T1/T1)
retraksi ICS (-), sianosis (-), masa (-),
• Pharing : Pharing tidak perubahan warna kulit (-)
hiperemis Palpasi : stremfremitus kanan sama
• Gigi : Karies dentis (-) dengan kiri
Perkusi : sonor pada kedua lapangan
• Leher paru
Auskultasi : Suara nafas vesikular,
• Inspeksi :Simetris Benjolan (-
wheezing (+/+), crackles (+/+)
)
• Palpasi :Trakea di tengah. Jantung
Tidak ada pembesaran kalenjar Inspeksi : pulsasi, iktus cordis dan
getah bening dan kelenjar tiroid voussour cardiaque tidak
terlihat
Palpasi : thrill tidak teraba
Perkusi : batas jantung dalam batas
normal
Auskultasi :Irama reguler, murmur dan
gallop tidak ada Bunyi Jantung I dan II
normal.
• Abdomen
– Inspeksi : Bentuk simetris, distensi (-), asites (-), tidak ada benjolan,
– Palpasi : massa (-), Nyeri tekan (-),hepar dan lien tidak teraba, turgor
kulit kembali dengan cepat
– Perkusi : timpani
– Auskultasi : bising usus (+) normal 5x/ menit.
• Genitalia Eksterna
Teraba 2 buah testis pada scrotum
• Anal
Tidak ditemukan kelainan
• Ekstremitas
Makulopapular (-), edema (-), Akral hangat. Edema tidak ada, sianosis tidak
ada, CRT (<2 detik).
RESUME
• Demam tinggi terus menerus
• Mimisan (+)
• Muntah darah (+) PENATALAKSANAAN
Medikamentosa :
• Penurunan nafsu makan
IVD RL 20 tpm/ makro
Paracetamol infus 4 x 250 mg
RENCANA PEMERIKSAAN Paracetamol tab 4 x ½ tab
– Cek darah ulang Ondancentron 2 x 4 mg iv
Sucralfat syirup 3 x 1 cth
Mikrolek supp 1 x 1
DIAGNOSIS KLINIK
• Dengue fever
PROGNOSIS
DIAGNOSA BANDING Ad Vitam : ad bonam
• Thyfoid fever Ad Functionam : ad bonam
Ad Sanationam : ad bonam
• Malaria
• ANALISA KASUS

4 hari sebelum masuk rumah sakit Ibu Os mengatakan bahwa Os mengalami


demam tinggi yang dirasa terus menerus. Kemudian ibu Os memberi OS
parasetamol yang dibeli dari apotik terdekat tetapi demam OS hanya turun pada
saat Os diberi Parasetamol dan kemudian demam kembali naik. Os mengalami
mimisan sebanyak 2 kali dirumah, setiap mimisan ibu os menekanhidung Os dan
menyumbatnya dengan tisu. Muntah darah juga terjadi sebanyak satu kali SMRS.
BAB (+), BAK (+) tetapi dalam jumlah sedikit. Selain itu ibu menceritakan Os
menjadi rewel.Kemudian ibu Os membawa Os ke puskesmas terdekat. OS
melakukan cek darahdan kemudian di rujuk ke rumah sakit pertamina bintang amin.

• Pada pemeriksaan fisik Nadi : 114 kali/menit, RR : 22 kali/menit, Suhu : 38.5,0C

• Pada pemeriksaan laboratorium didapat Leukosit : 1200 dan IGG (+)


PEMBAHASAN KASUS
KASUS
4 hari sebelum masuk rumah sakit Ibu Os mengatakan bahwa Os mengalami demam
tinggi yang dirasa terus menerus. Kemudian ibu Os memberi OS parasetamol yang dibeli
dari apotik terdekat tetapi demam OS hanya turun pada saat Os diberi Parasetamol dan
kemudian demam kembali naik. Os mengalami mimisan sebanyak 2 kali dirumah, setiap
mimisan ibu os menekanhidung Os dan menyumbatnya dengan tisu. Muntah darah juga
terjadi sebanyak satu kali SMRS. BAB (+), BAK (+) tetapi dalam jumlah sedikit. Selain itu
ibu menceritakan Os menjadi rewel.Kemudian ibu Os membawa Os ke puskesmas
terdekat. OS melakukan cek darahdan kemudian di rujuk ke rumah sakit pertamina
bintang amin