Proses Transfer Elektron
Kelompok 4
Nama Anggota :
1. Aranxtha Olivia Sanchez
2. Katharina Kening Weking
3. Kevin Nyovi Chiasidy
4. Khanaldy Wijaya Herianto
5. Rosa Evalinda Dom
Proses Transfer Elektron
Merupakan proses produksi ATP (energi) dari NADH dan
FADH2 yang dihasilkan dalam glikolisis, dekarboksilasi
oksidatif, dan siklus krebs.
Transfer elektron terjadi di membran dalam mitokondria,
yang dibantu oleh kelompok-kelompok protein yang
terdapat pada membran tersebut. Proses ini disebut juga
dengan fosforilasi oksidatif dan ditemukan pada tahun 1948
oleh Eugene Kennedy dan Albert Lehninger.
Transfer elektron merupakan tahapan terakhir dari
respirasi aerob yang nantinya akan menghasilkan ATP dan
H2O sebagai hasil akhirnya. Dalam transfer elektron,
oksigen berperan sebagai penerima elektron terakhir yang
nantinya akan membentuk H2O yang akan dikeluarkan dari
sel.
Disebut dengan transfer elektron karena dalam
prosesnya terjadi transfer elektron dari satu protein ke
protein yang lain. Elektron yang ditransfer berasal dari
NADH dan FADH2 yang telah terbentuk sebelumnya.
Elektron akan ditransfer dari tingkat energi tinggi
menuju tingkat energi yang lebih rendah sehingga
akan melepaskan energi yang akan digunakan untuk
membentuk ATP.
Tahapan transfer elektron adalah sebagai berikut.
• NADH akan melepaskan elektronnya (e-) kepada komplek protein I. Peristiwa ini
membebaskan energi yang memicu dipompanya H + dari matriks mitokondria menuju
ruang antar membran. NADH yang telah kehilangan elektron akan berubah menjadi
NAD+.
• Elektron akan diteruskan kepada ubiquinon.
• Kemudian elektron diteruskan pada komplek protein III. Hal ini akan memicu
dipompanya H+ keluar menuju ruang antar membran.
• Elektron akan diteruskan kepada sitokrom c.
• Elektron akan diteruskan kepada komplek protein IV. Hal ini juga akan memicu
dipompanya H+ keluar menuju ruang antar membran.
• Elektron kemudian akan diterima oleh molekul oksigen, yang kemudian berikatan
dengan 2 ion H+ membentuk H2O.
• Bila dihitung, transfer elektron dari bermacam-macam protein tadi memicu
dipompanya 3 H+ keluar menuju ruang antar membran. H+ atau proton tersebut akan
kembali menuju matriks mitokondria melalui enzim yang disebut ATP sintase.
• Lewatnya H+ pada ATP sintase akan memicu enzim tersebut membentuk ATP secara
bersamaan. Karena terdapat 3 H+ yang masuk kembali ke dalam matriks, maka
terbentuklah 3 molekul ATP.
• Proses pembentukan ATP oleh enzim ATP sintase tersebut dinamakan dengan
kemiosmosis.
Penjelasan di atas adalah proses transfer elektron yang berasal dari molekul NADH.
Bagaimana dengan elektron yang berasal dari FADH 2 ?
• FADH2 akan mentransfer elektronnya bukan kepada komplek protein I, namun pada
komplek protein II. Transfer pada komplak protein II tidak memicu dipompanya
H+ keluar menuju ruang antar membran. Setelah dari komplek protein II, elektron akan
ditangkap oleh ubiquinon dan proses selanjutnya sama dengan transfer elektron dari
NADH. Jadi pada transfer elektron yang berasal dari FADH 2 , hanya terjadi 2 kali
pemompaan H+ keluar menuju ruang antar mebran. Oleh sebab itu dalam proses
kemiosmosis hanya terbentuk 2 molekul ATP saja.
Jadi kesimpulannya adalah:
• Satu NADH yang menjalani transfer elektron akan menghasilkan 3 molekul ATP.
• Sedangkan satu molekul FADH2 yang menjalani transfer elektron akan menghasilkan 2
molekul ATP.
Disinilah akhir dari respirasi aerob molekul glukosa. Respirasi ini akan menghasilkan
energi sebanyak 36 / 38 ATP dengan hasil akhir berupa CO 2 dan H2O yang akan
dikeluarkan dari tubuh sebagai zat sisa respirasi. Satu molekul glukosa dengan 6 atom C,
ketika mengalami respirasi aerob akan melepaskan 6 molekul CO 2. Karbondioksida
tersebut dibebaskan pada tahap dekarboksilasi oksidatif dan siklus krebs
Mengumpulkan Informasi
1. Bahan yang diperlukan dalam reaksi transfer
elektron?
Jawab: NADH, NAD+
2. Zat yang dihasilkan dalam reaksi transfer elektron?
Jawab: ATP dan H2O
3. Jumlah ATP yang dihasilkan dari setiap bahan yang
di proses di RTE?
Jawab: 36 ATP
Bahan Diskusi
1. Berapa jumlah bahan yang diproses dalam RTE, bila
bahan yang dipecah dalam reaksi respirasi adalah 1
molekul glukosa?
Jawab: 2 molekul NADH
2. Berapa jumlah ATP yang dihasilkan dalam RTE, bila
bahan yang dipecah dalam reaksi respirasi adalah 1
molekul glukosa?
Jawab: 34 ATP
3. Berapa jumlah air yang dihasilkan dalam RTE, bila
bahan yang dipecah dalam reaksi respirasi adalah 1
molekul glukosa?
Jawab: 6 H2O