Anda di halaman 1dari 21

INFORMASI DASAR PENYAKIT

TUBERKULOSIS (TBC)
DISAMPAIKAN PADA PELATIHAN PELATIH KADER TBC
BOGOR, 2-7 JULI 2018
CV FASILITATOR

Nama : Dr. sulistya Widada Pekerjaan : Puskesmas 1995-1998

Tmp/tgl lahir : Klaten, 18 November 1967 Dokter Pertamina 1998-1999

Agama : Islam RS Djuanda, Kuningan 1999-2002

Pendidikan : SD 1981 Subdit Imunisasi 2002-2014


SMP 1984 Subdit Arbovirosis 2014-2018

SMA 1987 Subdit TB 2018 ---

PT 1994
TUJUAN PEMBELAJARAN

 TPU
Peserta mampu menjelaskan informasi dasar penyakit TBC
 TPK
Peserta mampu menjelaskan:
1. Gejala-gejala TBC
2. Cara penularan TBC
3. Jenis pemeriksaan TBC
4. Tatalaksana pasien TBC
5. Penyakit komorbid TBC
6. Pencegahan penularan TBC
TUBERKULOSIS (TBC)

 Penyakit menular langsung, disebabkan


oleh kuman (Mycobacterium tuberculosis)
o Bukan penyakit keturunan / kutukan /guna-
guna.
 Dapat menyerang siapa saja
 Bisa disembuhkan
 Sebagian besar menyerang paru-paru
(dapat menyerang tulang,kelenjar, kulit)
GAMBAR MACAM-MACAM TBC

TBC PARU TBC TULANG TBC KULIT


1. GEJALA TBC PADA ORANG DEWASA
GEJALA TBC PADA ANAK
Demam > 2 Berat badan
minggu yang turun / tidak
tidak jelas naik dalam
penyebab dua bulan
nya

Batuk > 2 Anak lesu,


tidak aktif,
minggu
tidak nafsu
(bukan gejala makan.
utama)
2. PENULARAN TBC

o Penularan melalui o Kuman bertahan


udara. dirungn gelap dan
o Sumber penularan lembab sampai
adalah percikan beberapa bulan.
dahak penderita. o Jumlah kuman yang
o Dipengaruhi oleh keluar :
jumlah kuman, lama  Bicara : 0-210
kontak dan daya  Batuk : 0-3.500
tahan tubuh.  Bersin : 4.500-1
o Penderita HIV/AIDS, juta
Kencing manis, Usila,
Gizi Buruk, Anak
lebih rentan terkena
TBC
3. PEMERIKSAAN TBC
4. TATALAKSANA TBC

a. Pengobatan
b. Pengawas minum obat (PMO)
c. Pemantauan pengobatan
d. TB resisten obat (TB-RO)
a. Pengobatan TBC

 Pengobatan TBC sensitif obat selama 6-8


bulan:
o Tahap awal: 4 jenis obat dan diminum
setiap hari, selama 2-3 bulan.
• Isoniasida (INH)
• Rifampicin (R)
• Pirazinamide (P)
• Ethambutol (E)
o Tahap lanjutan: 2 jenis obat dan diminum
3 kali perminggu, selama 4-5 bulan.
• Isoniasida (INH)
• Rifampicin (R).
b. Pengawas minum obat

Adalah seseorang yang secara sukarela


mendampingi pasien TBC menelan obat.

Tugas :
1. Memastikan pasien menelan obat sesuai aturan
2. Mendampingi dan memberikan dukungan moral
3. Mengingatkan pasien TBC untuk mengambil obat
dan periksa ulang dahak sesuai jadwal
4. Menemukan dan mengenali gejala-gejala efek
samping obat dan merujuk ke Sarana Pelayanan
Kesehatan
5. Memberikan penyuluhan tentang TBC kepada
keluarga pasien atau orang yang tinggal serumah
c. Pemantauan kemajuan pengobatan

1. TBC dewasa
Pemeriksaan dahak mikroskopis:
o Pada bulan ke dua (untuk pengobatan kategori 1)
o Pada bulan ke tiga (untuk pengobatan kategori 2)
o Bulan ke lima (konfirmasi bakteriologis)
o Akhir pengobatan (konfirmasi bakteriologis)
2. TBC anak:
o Perkembangan kondisi anak
o Peningkatan berat badan
d. TBC resisten obat (TB-RO)

 Adalah kondisi kuman M. Tuberculosis sudah kebal terhadap obat


anti tuberkul0sis (OAT).
 Disebabkan oleh penatalaksanaan yang tidak tepat, misalnya:
o Kualitas obat rendah
o Putus minum obat
o Pengobatan tidak standard (dosis, jangka waktu, jenis obat)
 Membutuhkan pengobatan 9-24 bulan.
 Segera konsultasi dengan petugas kesehatan
5. KOMORBID TBC

 Adalah penyakit yang diderita oleh seseorang yang


dapat mempercepat atau mempermudah timbulnya
penyakit TBC.
1. Infeksi HIV / AIDS
2. Kencing manis / Diabetes mellitus / DM
Tidak harus menunjukkan gejala batuk.
Infeksi HIV / AIDS

 Penderita HIV akan mempunyai risiko 20-37 kali


dibandingkan dengan yang tidak terinfeksi HIV.
 Angka kematian ODHA dengan TBC sebesar 36 % (1.030.000
penderita TB positif HIV - 374.000 meninggal (WHO, 2017).
 Pasien TBC harus diperiksa HIV serta sebaliknya.
 Bagi penderita AIDS yang tidak terbukti sakit TBC
diberikan pengobatan INH.
Kencing Manis / Diabetes mellitus / DM

 Penderita DM mempunyai risiko 3 kali lebih tinggi


terkena TBC.
 Semua penderita DM harus diperiksa TBC serta
sebaliknya.
 Akan membantu proses penyembuhan.
6.PENCEGAHAN PENULARAN TBC

Minum Tidak
obat membuang
teratur dahak
sampai disembarang
sembuh tempat
Menutup Perilaku Hidup Bersih dan sehat :
mulut o Menjemur peralatan tidur
saat o Ventilasi kamar
bersin o Makanan bergizi
atau o Olahraga teratur
batuk o Tidak merokok dan minum minuman beralkohol
ETIKA BATUK

 Jika sedang menderita batuk sebaiknya menggunakan masker.


 Tutup mulut dan hidung saat batuk (dengan tisue, sapu tangan
atau lengan bagian dalam).
 Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.
EVALUASI

1. Sebutkan gejala –gejala penyakit TBC pada orang


dewasa!
2. Bagaimana cara penularan penyakit TBC ?
3. Bagaimana cara mencegah terjadinya penularan
penyakit TBC di masyarakat?