TERMINOLOGI MEDIS
P ROG R AM P ROF ESI A P OT E K ER
FAKULTAS FAR MASI UN I V E RSITAS JE MBE R
2019
PENDAHULUAN
Topik ini membahas tentang riwayat singkat istilah medis yang berasal dari
berbagai Bahasa, zaman dan lain-lain beserta contoh-contoh yang sampai saat
ini masih sering digunakan, konsep dasar pembentukan istilah formasi dan
analisis kata.
Diharapkan mahasiswa dapat memahami konsep dasar terminology medis,
mengenal unsur kata pembentukan istilah system tubuh manusia, penyakit dan
prosedur medis terkait sehingga mampu berkomunikasi dengan kalangan profesi
kesehatan.
TERMINOLOGI MEDIS
(MEDICAL TERMINOLOGY)
1. The technical or special term or expressions used business, art, science or
special subject.
2. Nomenclature as a field of study atau Ilmu Peristilahan Medis.
Istilah medis : Bahasa profesi (medis) yang merupakan sarana komunikasi antara
mereka yang berkecimpung langsung atau tidak langsung di bidang
asuhan/pelayanan medis/kesehatan
Unsur-unsur pembentuk Istilah Medis
Sebagian besar struktur istilah medis tersusun dari 3 (tiga) kata, yakni :
Prefix, root, dan suffix. Dalam struktur setiap kata/istilah harus memiliki minimal satu root.
Tidak semua istilah medis terdiri dari tiga unsur prefix, root, dan suffix, adakalanya satu
istilah terdiri hanya dua unsur kata – prefix + root – atau root + suffix -.
1. Akar kata / kata dasar kata / root berupa nama organ (bagian
tubuh).
2. Awalan (prefix), ditambahkan didepan kata dasar.
Contoh : a (tidak/tanpa) febrile (panas)
3. Akhiran (suffix), ditambahkan sesudah kata dasar. Contoh :
myo (otot) pathy (penyakit)
4. EPONYMS → penyakit khusus / syndrome / kedaan penyakit
dinyatakan dengan nama orang (biasanya yg pertama
mengidentifikasi penyakit tersebut. Contoh : Alzheimer’s
disease, Bell’s palsy, Crohn’s disease
Note :
- kata dengan akhiran x ketika ada tambahan suffix maka
huruf x diubah menjadi g atau c
Contoh : pharynx (throat) pharyngeal “pertaining to the
throat” ; coccyx (terminal portion of the vertebral column)
coccygeal “pertaining to the coccyx”
- ketika suffix berawalan dengan rh ditambahan ke dalam
root, maka huruf r nya didobel
Contoh : hem/o (blood) + rhage (bursting forth) =
hemorrhage (a bursting forth of blood)
men/o (menses) + -rhea (flow, discharge) =
menorrhea (menstrual flow)
PREFIX
- Kata sifat, kata keterangan
- Menyatakan hubungan atau kondisi akar kata, letaknya sebelum akar kata
- bisa ditulis dengan tanda setrip (-)
Contoh : a- berarti tidak atau tanpa
digabung dengan kata febrile (panas)
menjadi afebrile (berarti tidak panas atau tanpa ada panas/demam)
Latihan :
• Primigravida • Parathyroid
• Multiceluler • Disphagia
• Polydipsia • Intradermal
• Hyperlipidemia
• Multiple sclerosis
• Hypocalcemia
• Malabsorbsi
• Bradycardia
SUFFIX
- Suffix terdiri dari satu atau lebih suku kata yang ditambahkan pada akar kata
untuk memodifikasi artinya
- Membentuk kata benda, kata sifat, kata kerja
- Terdapat beberapa kategori suffix :
1. Berkaitan dengan kondisi
2. Berkaitan dengan spesialisasi medis
3. Berarti berkaitan dengan atau menyerupai
4. Berkaitan dengan pembedahan
5. Berkaitan dengan gejala atau diagnosis
Noun Suffix (Kata Benda)
Forming
Plural
AKHIRAN
TERKAIT
PROSEDUR
PEMBEDAHAN
tracheostomy
AKHIRAN TERKAIT GEJALA DAN DIAGNOSIS
LATIHAN
Akhiran yang berarti tumor ( -oid, -oma, -osis, -rrhagia)
Akhiran yang berarti penyakit ( -pathy, -penia, -phobia, - ptosis)
Pendarahan yang berlebihan (-rrhea, rrhage, - rrhexis, -pathy)
Akhiran – penia berarti (keadaan, defisiensi, ruptura)
Akhiran –ptosis berarti (penyakit, takut, prolaps)
AKAR KATA
- Bagian pokok dari kata yang menyampaikan arti pokok atau signifikansinya
- Arti dasar dimodifikasi dengan suffix, prefix, atau akar kata lainnya
- Terdiri dari satu kata, seringkali dikombinasikan dengan vocal menjadi bentuk
kombinasi. Bentuk kombinasi mempermudah pengucapan bila digabungkan
dengan suku kata yang lain, contoh : Hepat / o / megali
Bentuk Kombinasi
Contoh bentuk kombinasi :
Cardi/o bentuk kombinasi dengan kata dasar cardi
Gastr/o
Oste/o
Chol/e
Vokal : a, e, i, o, u biasanya o
Bentuk kombinasi digunakan sebelum suffix yang dimulai dengan konsonan dan
sebellum akar kata lain. Contoh :
Hepat/o + megali = hepatomegali
- Pada beberapa kata vocal ini akan hilang bila bertemu dengan suffix yang
diawali dengan huruf vocal. Contoh : heoat/o + it is = hepatitis
- Beberapa kata dapat terdiri dari dua kata (kata majemuk), contoh :
Osteo / arthr / it is
Kata dasar kata dasar suffix
AKAR KATA BAGIAN TUBUH
Akar kata Arti Contoh
Aden / o Kelenjar Adenoma
Angi/o Pembuluh darah Angiography
Cutane/o ; derm/a ; dermat/o Kulit Dermatologist
Neur/o Syaraf Neurologist
Opthalm/o Mata Opthalmologist
Ot/o Telinga Ototoxic
Tonsil / o Tonsil Tonsilitis
Vas/o Pembuluh darah Vasodilatasi
Mamm/o ; mast/o Payudara Mammae
AKAR KATA MENUNJUKKAN WARNA
Akar kata Arti Contoh
Alb/o ; albin/o Putih Albumin
Erythr/o Merah Erythrocyt
Cyan/o Biru Cyanosis, arocyanosis
Melan/o Hitam Melanoma
AKAR KATA BERHUBUNGAN DENGAN UKURAN
Akar kata Arti Contoh
Macr/o Besar Macrocephaly
Micr/o Kecil Microtrauma
AKAR KATA BERHUBUNGAN DENGAN
SENYAWA DALAM TUBUH
Akar kata Arti Contoh
Lip/o Lemak Lipolisis
Calc/I Kalsium Hypocalcemia
Glyc/o Gula Glycolisis
Lith/o Batu Nephrolithiasis
Latihan
1. Dari kata berikut ini, manakah yang termasuk bentuk kombinasi, prefix
dan suffix
hepat / o supra-
-ase intra-
hypo- -graphy
-graph -de
-cyte
-algia
2. Gabungkan kata-kata berikut :
Enter/o dan –al :
Leuk/o dan –cyte :
Endo- dan cardi/o dan –al :
Esophag/o dan gastr/o dan –stomi :
3. Pasangkan suffix dibawah ini dengan artinya :
A. –ectomy 1. insisi
B. –oma 2. eksisi
C. –algia 3. hancur, rusak
D. -penia 4. tumor jinak
E. -tomi 5 sakit
F. -lysis 6. kekurangan
4. –ectomy mempunyai arti………………………., kata mastectomy
mempunyai arti…………….
-it is mempunyai arti……………., inflamasi pada payudara
disebut……………………….
Contoh penggunaan istilah medis yang terkait
tubuh serta terdiri dari prefix, root, dan suffix :
- Bronch-itis : radang pipa bronkus - Positive : positif
- Gastr/o-enter-it’is : radang lambung-usus - Epitaxis : mimisan
- Trache/o-bronch-itis : radang pipa nafas - Appendix : usus buntu
trakea-bronkus - Appendic-itis : radang usus buntu
- My/o-cardi/o-pathy : penyakit otot-jantung - Hepat/o-megali : pembesaran hati
- Peritoneum : lapisan pembungkus rongga - Hepat-oma : tumor (ganas) hati
perut
LATIHAN
1. Cephalgia A. radang tulang punggung
2. Cystocele B. operasi rekonstruksi hidung
3. Spondylitis C. organ hati membesar
4. Otorhinolaryngologist D. kondisi lumpuh sebelah tubuh
5. Nephroptosis E. sakit kepala
6. Rhinoplasty F. muntah darah
7. Thoracpcentesis G. hernia kantung kemih
8. Hepatomegaly H. gambar pembuluh arteria
9. Hemiplegia I. Posisi letak ginjal menurun
10. Hematemesis J. Pelunakan tulang rawan
11. Arterogram K. tindakan bedah menusuk di dada
12. Chondromalacia L. specialist THT
Cells, Tissues and Organs
Word Parts Pertaining to cells, tissues and organs
Body Structure
Directions
Body Cavities
Body Regions
Quadrant of
the Abdomen