Anda di halaman 1dari 45

PEMERINTAH PROVINSI BALI

DINAS PEKERJAAN UMUM


J A L A N P U L A U B E L I T O N N O . 2 , T L P . 2 2 2 8 8 3 ; F A X 2 4 4 8 6 2 , D E N P A SA R

PRESENTASI LAPORAN AKHIR


EVALUASI KINERJA JARINGAN DAN DETAIL DESAIN D.I. GERANA

TAHUN ANGGARAN : 2017


LATAR BELAKANG
• Meningkatkan
tujuan Evaluasi Kinerja & permasalahan
Swasembada Pangan
Detail Desain
• Meningkatkan Jaringan Irigasi D.I. Gerana
Kesejahteraan Petani

• Alih Fungsi Lahan meningkat


• Operasi debit mungkin tidak
sesuai dg. Kondisi saat ini
Hasil Pertanian
• Pola Tanam tidak seragam
Yang Optimal
• Jaringan irigasi mulai rusak
• O&P yang tidak optimal

Pengelolaan
Pengukuran Luas Sawah Baru
Sistem Irigasi yang dan Detail Desain Jar. Irigasi
efektif dan efisien

Pemerintah Prov.
(PU)
MAKSUD DAN TUJUAN

 Maksud Pekerjaan :
• Evaluasi Sistem Operasi Jaringan Irigasi.
• Mengetahui Efektivitas pemberian air
sesuai dengan luasan terbaru setelah
adanya alih fungsi lahan.

 Tujuan Pekerjaan :
• Mengetahui kinerja jaringan irigasi.
• Membuat detail desain jaringan irigasi.
LOKASI PEKERJAAN
Di Daerah Irigasi Gerana berada di Kab. Badung (Bd. Gerana
di desa Petang, Daerah irigasi berada Kec. Abiansemal)

Lokasi DI Gerana
Lingkup Pekerjaan adalah :
 Inventarisasi Jaringan
Irigasi (saluran &
bangunan)
 Pengukuran Luas Sawah
Terbaru
 Pengukuran Trace
Saluran dan Bangunan
Irigasi
 Analisis Kinerja Jaringan
Irigasi
 Detail Desain Jaringan
Irigasi
 RAB & Spektek
DESKRIPSI DAERAH STUDI
KONDISIGEOGRAFIS DAS

 Secara hidro geografis Daerah


Irigasi Gerana berada di
Kecamatan Petang dan
Kecamatan Abiansemal Kab.
Badung.
 Bd. Gerana terletak di sub DAS
Tukad Ngongkong anak sungai
Tukad Ayung dengan luas DAS
bendung 29,03 km2, dengan
panjang sungai utama 17,47 km.
 Posisi bendung pada Koordinat :
115°13'44.43„ BT
8°22'24.76" LS

Sumber : Map Info Bali, 2017


KONDISI TOPOGRAFI

KONDISI KETINGGIAN DAERAH :

 DAS hulu bendung mempunyai


ketinggian antara + 1.000 m
sampai + 2.050 m dpl.

 Sedangkan DAS bagian tengah


berada pada ketinggian antara +
700 m sampai + 1000,0 m dpal.

 Sedangkan DAS hilir rencana


bendung berada ketinggian antara
+ 550 m sampai + 700 m dpl.

 Sedangkan daerah persawahan D.I.


Gerana mempunyai ketinggian
antara + 250 m sampai + 300 m
dpl.

Sumber Foto : Survei Lapangan, 2016.


KONDISI KEMIRINGAN :

 DAS Tukad Ngongkong di


lokasi D.I. Gerana memiliki
tebing-tebing yang curam di
bagian hulu dengan vegetasi
yang sangat subur dengan
kemiringan curam > 40 %

 Pada lokasi daerah persawahan


mempunyai kemiringan lahan
antara 8 – 15 %

Sumber : Map Info, Bali


KONDISI IKLIM

1. Aspek Curah Hujan, stasiun


hujan terpilih :
 Sta. Baturiti (3.290,7 mm/th)
 Sta. Pelaga (2.128,3 mm/th)
 Sta. Melinggih (2.679,1 mm/th)

2. Aspek Iklim :
Sta. klimatologi Tampaksiring(2016)
 Suhu, T : 24,91 o C
 Kec. Angin,U2 : 49,59 km/hr
 Kelemb. Relatif, RH : 94,18 %
 Penyinaran, n/N : 44,24 %

Sumber : Map Info, Bali


DATA IKLIM RATA-RATA BULANAN STA. TAMPAKSIRING

No Uraian Parameter Notasi Satuan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des Rata-rata
o
1 Temperatur Rata-rata T C 25.43 25.67 25.04 25.68 24.79 24.52 23.95 24.01 23.98 24.69 25.55 25.56 24.91
2 Kelembaban Relatif RH % 94.00 94.40 95.00 94.60 92.60 95.60 94.20 93.60 94.00 93.80 96.40 92.00 94.18
3 Kelembaban Maksimum RH max % 98.67 97.11 98.67 97.89 98.11 98.78 98.78 98.44 97.78 99.00 98.78 98.67 98.39
4 Kecepatan Angin U2 km/hr 49.22 50.68 54.08 41.84 42.12 42.86 39.80 56.04 57.70 54.34 42.46 51.90 48.59
5 Penyinaran Matahari n/N % 30.40 28.00 39.00 45.80 54.00 45.44 46.87 49.60 56.00 55.20 47.25 33.30 44.24

Sumber : BMKG Tuban, 2017


KONDISI DAERAH IRIGASI Gerana

1. Luas Daerah Irigasi


 DI Gerana merupakan daerah irigasi semi
teknis dg luas baku sawah 1.027 Ha
 Luas daerah irigasi fungsional 1.027 ha
sudah dikembangkan

2. Pola Tanam
 Pada musim normal, pola tanam : Padi –
Padi - Palawija

3. Jaringan dan Bangunan Irigasi


 Saluran irigasi terutama pada jaringan
primer dan sekunder mengalami kerusakan
 Bangunan irigasi relative baik namun sudah
ada kerusakan, ada sedimentasi dan
sampah.
SKEMA JARINGAN IRIGASI
D.I. GERANA

Sumber : Dinas PU Provinsi Bali – Bid. SDA, 2017.


SUBAK PENGELOLA DAN PETAK TERSIER
D.I. GERANA

Luas (Ha)
No. Petak Nama Bangunan Nama Petak Subak Pengelola
Baku Fungsional
0 BG.0 Daerah Irigasi 1027.00 1027.00
1 BG.1 G.1.Ki 35.00 35.00 Sbk. Karang Dalem
2 BG.2 C.1.Ki 97.00 97.00 Sbk. Karang Dalem
3 BG.3 C.2.Ki 143.00 143.00 Sbk. Karang Dalem
4 BKD.1 KD.1.Ka 80.00 80.00 Sbk. Karang Dalem Daerah Irigasi Gerana
5 BKD.2 KD.2.Ka 15.00 15.00 Sbk. Karang Dalem
6 KD.2.Ki 53.00 53.00 Sbk. Karang Dalem dikelola oleh 9 organisasi
7 BKD.3 KD.3.Ka 14.00 14.00 Sbk. Taman subak dengan 21 buah
8 BKD.4 KD.4.Ka 13.00 13.00 Sbk. Tegeh Kangin
9 BKD.5 KD.5.Ki 36.00 36.00 Sbk. Sengempel petak tersier dan
10 BKD.6 KD.6.Ki 55.00 55.00 Sbk. Citra memperoleh air dari
11 BKD.7 KD.7.Ki 24.00 24.00 Sbk. Citra
12 BG.4 C.3.Ka 20.00 20.00 Sbk. Gerana
Bendung Gerana.
13 BG.5 C.4.Ki 55.00 55.00 Sbk. Gerana
14 BG.6 C.5.Ka 34.00 34.00 Sbk. Gerana
15 BS.1 S.1.Ka 13.00 13.00 Sbk. Gerana
16 S.1.Ki 8.00 8.00 Sbk. Gerana
17 BS.2 S.2.Ka 138.00 138.00 Sbk. Sangeh
18 BS.3 S.3.Ka 58.00 58.00 Sbk. Sangeh
19 BS.4 S.4.Ka 8.00 8.00 Sbk. Blakiuh
20 BS.5 S.5.Ki 88.00 88.00 Sbk. Blakiuh
21 BS.6 S.6.Ka 40.00 40.00 Sbk. Blakiuh
2054.00 2054.00
Sumber : Skema Jaringan Irigasi DI Gerana (Dinas PU Propinsi Bali, Bid. SDA, 2017).

Sumber : Skema DI Balian Kanan.


PERMASALAHAN UMUM
SISTEM IRIGASI
DI GERANA
1. ALIH FUNGSI LAHAN MENINGKAT

Dokumentasi Alih Fungsi Lahan di D.I. Gerana

Dokumentasi Alih Fungsi Lahan di D.I. Gerana


2. POLA TANAM TIDAK SERAGAM

Ada Pengolahan tanah, ada tanam palawija

Ada sedang tanam, ada padi masak bahkan, ada sudah panen
3. PERMASALAHAN SALURAN IRIGASI

 Saluran primer dan


saluran sekunder sudah
banyak rusak
 Pada saluran sekunder
Saluran Induk (BG.1 – BG.2) Saluran Induk (BG.2 – BG.3) ada tanpa pasangan
(tanah) banyak bocor dan
longsor
 Saluran sudah tertutup
waled relatif tinggi dan
sampah

Saluran Induk BG.4 – BG.5 Saluran Induk BG.5 – BG.6


4. PERMASALAHAN BANGUNAN IRIGASI

Bangunan di saluran
Irigasi
Bangunan Bagi BG.2 Bangunan Pintu BG.2c
 Bangunan bagi, terjun,
relatif masih baik
 Pintu2 air masih berfungsi
dengan baik.
 Banyak
sedimen/sampah di hulu
bangunan

Bangunan Bagi BG.3 Bangunan Bagi BG.5


PARAMETER KINERJA SISTEM
IRIGASI
REKOMENDASI KINERJA JARINGAN IRIGASI
Evaluasi Kinerja mempunyai cakupan kajian
sebagai berikut :

A. Optimalisasi pola tata tanam


B. Efisiensi pemberian air setelah alih fungsi
lahan
C. Manajemen pengelolaan pertanian
D. Identifikasi operasi jaringan irigasi yang
tidak efektif
E. Usulan rehab jaringan irigasi baik saluran
dan bangunan yang sistem operasinya
sudah tidak efektif
METODE PERENCANAAN
(DED) USULAN PERBAIKAN
JARINGAN IRIGASI
Mulai
TAHAPAN PEKERJAAN

PENGUMPULAN DATA ORIENTASI LAPANGAN


SEKUNDER
- Kondisi jaringan irigasi
- Data Hujan dan debit - Sosial budaya masyarakat
- Data jaringan irigasi - Usulan masyarakat
- Pola tata tanam perbaikan jaringan irigasi
- Data O & P Irigasi
- Data Skema DI.
KAJIAN TEKNIS
KEIRIGASIAN

PEKERJAAN SURVEY
LAPORAN (survey hidrometri, survey jaringan irigasi,
PENDAHULUAN survey pola tanam, survey sosial budaya
dan managemen Subak, survey pertanian)

SURVEY TOPOGRAFI ANALISIS HIDROLOGI


- Sawah Fungsional Eksisting - Debit andalan
- Batas Terluar Setiap Petak Tersier - Curah hujan efektif
- Sarana Fisik dalam Petak Tersier - Evapotranspirasi
- Luas Alih Fungsi Lahan Sawah - Pola tata tanaman
- Luas Fungsional Sawah Terbaru - Keb. air irigasi dan non irigasi
- Pengukuran Situasi dan Potongan

A
A
DATA KUISIONER :
- Subak2 Pengelola Tersier & OP
- Survey Pertanian Tingkat Subak
(Biaya & Hasil Produksi)

- Penetapan Parameter Kinerja


- Desain Efektif Jaringan Irigasi
- Evaluasi dan Usulan Kinerja
KONSEP LAPORAN
AKHIR
PENGGAMBARAN FINAL JARINGAN IRIGASI
(Situasi, Potongan, Skema Irigasi Terbaru )
BOQ & RAB , O & P Jaringan Irigasi

LAPORAN AKHIR
POLA PIKIR DED SISTEM IRIGASI
INPUT PROSES OUTPUT
-Uji Konsistensi Data Hujan
Data Sekunder : -Analisis Basic Year
-Data Hujan -Curah Hujan Efektif
- Padi
Hujan Efektif
-Data Iklim
- Palawija
-Analisis Evapotranspirasi

Hujan Efektif Kebutuhan Air NFR


Evapotranspirasi Penyiapan Lahan (Net Field Requirement)
Asumsi Perkolasi (KAPLH) Padi & Palawija

Data Survey : Analisis :


-Topografi, Geologi Inventarisasi/  Q Rencana Saluran
-Skema DI Potret DI dan Bangunan
-Pertanian Prediksi Efisiensi Irigasi • Efektivitas Pemberian
-Sosial Ekonomi Air

Analisis Akhir :
Analisis :
• Data Debit • Penggambaran
• Dimensi Saluran
• Kriteria Teknis Desain • Ekonomi, BOQ
• Dimensi Bangunan
• RAB
ANALISIS DATA
HIDROKLIMATOLOGI
ANALISIS DATA KLIMATOLOGI

EVAPOTRANSPIRASI POTESIAL DIEvapotranspirasi


Perhitungan GERANADi Daerah Irigasi Gerana
No Uraian Parameter Notasi Satuan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des
A DATA :
o
1 Temperatur Rata-rata T C 25.43 25.67 25.04 25.68 24.79 24.52 23.95 24.01 23.98 24.69 25.55 25.56
2 Kecepatan Angin U2 km/hr 49.22 50.68 54.08 41.84 42.12 42.86 39.80 56.04 57.70 54.34 42.46 51.90
3 Kelembaban Relatif RH % 94.00 94.40 95.00 94.60 92.60 95.60 94.20 93.60 94.00 93.80 96.40 92.00
4 Kelembaban Maks RH max % 98.67 97.11 98.67 97.89 98.11 98.78 98.78 98.44 97.78 99.00 98.78 98.67
5 Penyinaran Matahari n/N % 30.40 28.00 39.00 45.80 54.00 45.44 46.87 49.60 56.00 55.20 47.25 33.30
6 Nilai Angot RA mm/hr 16.32 16.14 15.50 14.36 13.04 12.32 12.64 13.66 14.88 15.80 16.04 16.04
B PERHITUNGAN :
7 Tekanan Uap Jenuh ea mbar 32.28 32.63 31.72 32.64 31.36 30.98 30.19 30.27 30.23 31.22 32.45 32.47
8 Tekanan Uap Aktual ed mbar 30.34 30.80 30.13 30.88 29.04 29.62 28.44 28.33 28.42 29.28 31.28 29.87
9 ea - ed mbar 1.94 1.83 1.59 1.76 2.32 1.36 1.75 1.94 1.81 1.94 1.17 2.60
10 D 1.75 1.83 1.64 1.84 1.56 1.49 1.36 1.37 1.36 1.54 1.79 1.80
11 P 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45 1002.45
12 L 582.03 581.91 582.23 581.90 582.36 582.49 582.79 582.75 582.77 582.41 581.97 581.96
13 g 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63 0.63
14 Weigthing Factor W 0.73 0.74 0.72 0.74 0.71 0.70 0.68 0.68 0.68 0.71 0.74 0.74
15 Weigthing Factor 1-W 0.27 0.26 0.28 0.26 0.29 0.30 0.32 0.32 0.32 0.29 0.26 0.26
16 Faktor Konversi (0.25+0.5n/N) 0.40 0.39 0.45 0.48 0.52 0.48 0.48 0.50 0.53 0.53 0.49 0.42
17 Fungsi Suhu f(T) 15.74 15.79 15.66 15.79 15.61 15.55 15.44 15.45 15.44 15.59 15.77 15.77
18 Fungsi Kec. Angin f(U2) 0.40 0.41 0.42 0.38 0.38 0.39 0.38 0.42 0.43 0.42 0.38 0.41
19 Fungsi Tekanan Uap f(ed) 0.10 0.10 0.10 0.10 0.10 0.10 0.11 0.11 0.11 0.10 0.09 0.10
20 Fungsi Penyinaran f(n/N) 0.37 0.35 0.45 0.51 0.59 0.51 0.52 0.55 0.60 0.60 0.53 0.40
21 Radiasi matahari glb pdk Rs mm/hr 6.56 6.29 6.90 6.88 6.78 5.88 6.12 6.80 7.89 8.31 7.80 6.68
22 Radiasi matahari glb. Pendek Rns mm/hr 4.92 4.72 5.17 5.16 5.09 4.41 4.59 5.10 5.91 6.23 5.85 5.01
23 Radiasi matahari glb. Panjang Rnl mm/hr 0.57 0.53 0.70 0.77 0.94 0.80 0.85 0.89 0.98 0.95 0.78 0.63
24 Radiasi Netto Rn mm/hr 4.35 4.19 4.48 4.39 4.14 3.61 3.74 4.21 4.93 5.29 5.07 4.38
25 Kecepatan Angin Siang U day m/dt 0.57 0.59 0.63 0.48 0.49 0.50 0.46 0.65 0.67 0.63 0.49 0.60
26 Uday/U night 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00
27 Koef. Pendekatan Penman C 1.10 1.10 1.00 0.90 0.90 0.90 0.90 1.00 1.10 1.10 1.10 1.10
28 W.Rn A 3.19 3.11 3.23 3.26 2.95 2.54 2.55 2.88 3.37 3.74 3.75 3.24
29 (1 - W) x f(U2) x (ea - ed) B 0.21 0.19 0.18 0.17 0.26 0.16 0.21 0.26 0.24 0.24 0.12 0.28
30 Evapotranspirasi Eto mm/hr 3.74 3.63 3.41 3.09 2.89 2.42 2.49 3.14 3.97 4.38 4.25 3.87
ETo mm/bln 115.93 105.38 105.75 92.74 89.48 72.75 77.09 97.26 119.23 135.67 127.54 119.96
Sumber : Hasil Perhitungan.
ANALISIS DATA HUJAN
Distribusi Hujan Rata-rata Bulanan DI GERANA

600.00
Hujan Rata-rata Bulanan (mm)

500.00

400.00

300.00

200.00

100.00

0.00
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nop Des
Bulan

masa cukup air masa tidak cukup air

Hujan Rata-rata Bulanan DI GERANA


Bulan
No. Stasiun
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des
1 Sta. Pelaga 326.85 249.72 252.19 227.15 156.31 74.08 66.92 51.69 95.31 135.41 250.70 302.27
2 Sta. Baturiti 425.94 393.05 407.25 364.52 228.78 94.29 83.90 54.02 80.77 204.36 363.88 506.72
3 Sta. Malinggih 536.56 436.00 371.08 314.60 172.12 86.13 72.73 66.67 71.42 123.52 311.15 363.14
Rata-rata 429.78 359.59 343.51 302.09 185.74 84.83 74.52 57.46 82.50 154.43 308.58 390.71
Sumber : Hasil Perhitungan.
ANALISIS SISTEM IRIGASI
USULAN POLA TATA TANAM

Usulan Pola Tata Tanam DI GERANA


Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II
Alternatif I
Padi I Bero LP Padi II Palawija Bero LP

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II
Alternatif II
Padi I Bero LP Padi II Palawija Bero LP

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II
Alternatif III
Padi I Bero LP Padi II Palawija Bero LP

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II
Alternatif IV
Padi II Bero LP Padi II Palawija LP

Sumber : Kajian Hujan Rata-rata Bulanan.

Mulai Tanam
Alternatif
Padi I Padi II Palawija
Alternatif I 15 Nopember 1 April 1 Juli
Alternatif II 1 Desember 15 April 15 Juli
Alternatif III 15 Desember 1 Mei 1 Agustus
Alternatif IV 1 Januari 15 Mei 15 Agustus
ANALISIS HUJAN EFEKTIF

Hujan Efektif Tahun Dasar (th. 2004) Hujan Efektif (mm/hr)


No. 1/2 Bulan ke- Hjn 1/2 Bulanan (mm)
Sta. Pelaga Sta. Malinggih Padi Palawija
I 79.00 200.00 139.50 6.510 3.720
1 Jan
II 72.00 248.00 160.00 7.000 4.000
I 122.00 237.00 179.50 8.377 4.787
2 Feb
II 120.00 180.00 150.00 8.077 4.615
I 138.00 394.00 266.00 12.413 7.093
3 Mar
II 59.00 142.00 100.50 4.397 2.513
I 93.00 0.00 46.50 2.170 1.240
4 Apr
II 30.00 0.00 15.00 0.700 0.400
I 52.00 0.00 26.00 1.213 0.693
5 Mei
II 114.00 130.00 122.00 5.338 3.050
I 63.00 0.00 31.50 1.470 0.840
6 Jun
II 8.00 0.00 4.00 0.187 0.107
I 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000
7 Jul
II 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000
I 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000
8 Ags
II 0.00 0.00 0.00 0.000 0.000
I 21.00 0.00 10.50 0.490 0.280
9 Sep
II 0.00 156.00 78.00 3.640 2.080
I 7.00 98.00 52.50 2.450 1.400
10 Okt
II 17.00 0.00 8.50 0.397 0.227
I 70.00 107.00 88.50 4.130 2.360
11 Nop
II 172.00 321.00 246.50 11.503 6.573
I 187.00 90.00 138.50 6.463 3.693
12 Des
II 99.00 0.00 49.50 2.166 1.238
Sumber : Hasil Perhitungan.
KEBUTUHAN AIR IRIGASI D.I. GERANA

Rekapitulasi Kebutuhan Air Irigasi Satuan DI Gerana ( Pola Tanam Usulan )


Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
No. Pola Tata Tanam Satuan Total
I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II
A Kebutuhan Air Irigasi Satuan :
1 Pola Tata Tanam Alternatif I lt/dt/ha 0.236 0.000 0.000 0.000 0.000 0.427 0.868 1.371 0.883 0.480 0.704 0.665 0.198 0.413 0.650 0.660 0.665 0.000 0.191 1.100 0.534 0.000 0.319 0.728 11.094
2 Pola Tata Tanam Alternatif I lt/dt/ha 0.000 0.148 0.000 0.000 0.000 0.344 1.021 1.129 1.240 0.149 1.082 0.933 0.722 0.198 0.522 0.650 0.777 0.286 0.000 0.557 0.430 0.000 0.037 1.085 11.310
3 Pola Tata Tanam Alternatif I I lt/dt/ha 0.286 0.000 0.000 0.000 0.000 0.000 0.945 1.282 1.005 0.505 0.747 1.310 0.977 0.722 0.250 0.522 0.765 0.399 0.502 0.457 0.000 0.000 0.091 0.803 11.568
4 Pola Tata Tanam Alternatif IV lt/dt/ha 0.008 0.198 0.000 0.000 0.000 0.000 0.414 1.207 1.177 0.270 1.104 0.976 1.355 0.977 0.772 0.250 0.602 0.386 0.626 0.749 0.000 0.000 0.000 0.856 11.927
Sumber : Hasil Perhitungan.

Rekapitulasi Kebutuhan Air Irigasi Total DI Gerana ( PTT Alternatif Terpilih )


Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
No. Pola Tata Tanam Satuan Total
I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II
A Luas sawah fungsional 1027 ha
1 Pola Tata Tanam Alternatif I lt/dt 242.00 0.00 0.00 0.00 0.00 438.69 891.08 1408.18 907.33 492.49 723.25 683.44 203.55 424.58 667.91 678.08 682.47 0.00 196.57 1129.80 548.02 0.00 327.95 748.13 11393.51
2 Pola Tata Tanam Alternatif II lt/dt 0.00 152.39 0.00 0.00 0.00 352.91 1048.26 1159.90 1273.07 153.15 1111.16 957.93 741.88 203.55 535.68 667.91 798.42 293.45 0.00 572.07 441.12 0.00 38.47 1113.87 11615.18
3 Pola Tata Tanam Alternatif IIII lt/dt 293.29 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 970.53 1317.08 1031.88 518.89 767.59 1345.84 1003.37 741.88 256.82 535.68 785.54 409.41 515.57 468.85 0.00 0.00 93.68 824.39 11880.29
4 Pola Tata Tanam Alternatif IV lt/dt 8.31 203.68 0.00 0.00 0.00 0.00 424.70 1239.35 1208.41 277.70 1133.33 1002.27 1391.84 1003.37 792.46 256.82 618.05 396.52 643.26 769.15 0.00 0.00 0.00 879.61 12248.83
Sumber : Hasil Perhitungan.

PTT USULAN :
PTT : Padi-padi-palawija
IT : 280 %
RANKING DATA DEBIT BD. GERANA

Debit Tahunan Debit Tahunan


No Tahun Ranking Tahun
(lt/dt) (lt/dt)
1 2006 39,024.00 1 2013 18,547.00
2 2008 20,052.00 2 2014 18,598.00
3 2009 19,066.00 3 2015 18,668.00
4 2012 19,649.00 4 2009 19,066.00
5 2013 18,547.00 5 2012 19,649.00
6 2014 18,598.00 6 2008 20,052.00
7 2015 18,668.00 7 2006 39,024.00
Sumber : Hasil Perhitungan.

Basic Year :

R80 = (n/5) + 1

= (7/5) + 1

= 2.400

= Atau debit pada rangking ke-2

= (Th. 2014)
DEBIT ANDALAN DI BENDUNG
Debit Andalan (Q80)
No Bulan Periode
(lt/dt) (m3/dt)
I 631.9 0.632
1 Januari
II 668.8 0.669
I 820.7 0.821
2 Februari
II 712.9 0.713
I 1,023.1 1.023
3 Maret
II 911.5 0.912
I 1,834.3 1.834
4 April
II 1,599.5 1.600
I 985.0 0.985
5 Mei
II 899.9 0.900
I 825.9 0.826
6 Juni
II 761.0 0.761
I 702.0 0.702
7 Juli
II 691.0 0.691
I 758.7 0.759
8 Agustus
II 691.0 0.691
I 539.1 0.539
9 September
II 376.0 0.376
I 406.9 0.407
10 Oktober
II 405.4 0.405
I 435.0 0.435
11 Nopember
II 458.6 0.459
I 593.8 0.594
12 Desember
II 600.7 0.601
Sumber : Hasil Perhitungan.
NERACA AIR DI BENDUNG
Debit Andalan Kebutuhan Air PTT Alternatif (lt/dt) Neraca Air PTT Alternatif (lt/dt)
Bulan Periode
(lt/dt) PTT Alt. I PTT Alt. II PTT Alt. III PTT Alt. IV PTT Alt. I PTT Alt. II PTT Alt. III PTT Alt. IV
I 771.00 241.996 0.000 293.288 8.309 529.00 771.00 477.71 762.69
Jan
II 772.00 0.000 152.389 0.000 203.682 772.00 619.61 772.00 568.32
I 789.00 0.000 0.000 0.000 0.000 789.00 789.00 789.00 789.00
Feb
II 792.00 0.000 0.000 0.000 0.000 792.00 792.00 792.00 792.00
I 784.00 0.000 0.000 0.000 0.000 784.00 784.00 784.00 784.00
Mar
II 790.00 438.689 352.910 0.000 0.000 351.31 437.09 790.00 790.00
I 749.00 891.076 1,048.258 970.528 424.698 -142.08 -299.26 -221.53 324.30
Apr
II 783.00 1,408.180 1,159.895 1,317.077 1,239.348 -625.18 -376.90 -534.08 -456.35
I 775.00 907.333 1,273.074 1,031.884 1,208.410 -132.33 -498.07 -256.88 -433.41
Mei
II 776.00 492.495 153.145 518.886 277.696 283.51 622.85 257.11 498.30
I 720.00 723.245 1,111.158 767.590 1,133.331 -3.25 -391.16 -47.59 -413.33
Jun
II 770.00 683.437 957.929 1,345.842 1,002.274 86.56 -187.93 -575.84 -232.27
I 772.00 203.555 741.882 1,003.366 1,391.845 568.45 30.12 -231.37 -619.84
Jul
II 780.00 424.576 203.555 741.882 1,003.366 355.42 576.45 38.12 -223.37
I 764.00 667.907 535.681 256.822 792.458 96.09 228.32 507.18 -28.46
Ags
II 781.00 678.078 667.907 535.681 256.822 102.92 113.09 245.32 524.18
I 749.00 682.466 798.423 785.539 618.046 66.53 -49.42 -36.54 130.95
Sep
II 753.00 0.000 293.451 409.408 396.524 753.00 459.55 343.59 356.48
I 741.00 196.575 0.000 515.573 643.260 544.43 741.00 225.43 97.74
Okt
II 801.00 1,129.802 572.069 468.853 769.154 -328.80 228.93 332.15 31.85
I 781.00 548.021 441.123 0.000 0.000 232.98 339.88 781.00 781.00
Nop
II 793.00 0.000 0.000 0.000 0.000 793.00 793.00 793.00 793.00
I 796.00 327.947 38.466 93.683 0.000 468.05 757.53 702.32 796.00
Des
II 816.00 748.130 1,113.871 824.389 879.606 67.87 -297.87 -8.39 -63.61
Total 18,598.00 11,393.51 11,615.18 11,880.29 12,248.83 7,204.49 6,982.82 6,717.71 6,349.17
Sumber : Hasil Perhitungan.
PERENCANAAN TEKNIS
DATA TEKNIS SALURAN DI GERANA

NO SECTION SALURAN SLOOP PANJANG AS LEBAR RATA2 SALURAN SATUAN KETERANGAN


1 INLET KE OUTLET TEROWONG 0.00171 2905.74 2.20 m Terowong
2 OUTLET TEROWONG KE BG 1 0.00524 5877.91 2.25 m Saluran alam
3 BG1 KE BG 2 0.00532 333.28 5.28 m Saluran pasangan
4 BG 2 ke BG 3 0.00433 519.53 3.93 m Saluran pasangan
5 BG 3 KE BG 4 0.01934 1507.2086 2.85 m Saluran pasangan
6 BG 4 KE BG 5 0.00038 225.2318 8.02 m Saluran alam
7 BG 5 KE BG 6 0.00184 1125.5914 2.56 m Saluran alam
8 BG 6 KE BS 1 0.00693 71.8698 3.63 m Saluran pasangan
9 BS 1 KE BS 2 0.01619 1985.4816 1.46 m Saluran alam
10 BS 2 KE BS 3 0.00126 228.0798 4.22 m Saluran pasangan
11 BS 3 KE BS 4 0.00813 570.2147 4.10 m Saluran alam
12 BS 4 KE BS 5 0.00037 1023.0794 2.43 m Saluran alam
13 BS 5 KE BS 6 0.00236 889.0065 4.51 m Saluran alam
14 BG1 KE BKD 1 0.00696 1216.9373 3.30 m Saluran alam
15 BKD 1 KE BKD 2 0.00662 801.0506 2.67 m Saluran alam
16 BKD 2 KE BKD 3 0.00641 3416.1249 3.40 m Saluran alam
17 BKD 3 KE BKD 4 0.00614 1247.7867 2.60 m Saluran alam
18 BKD 4 KE BKD 5 0.00589 641.6764 6.01 m saluran alam dan pasangan
19 BKD 5 KE BKD 6 0.00473 1146.9684 3.70 m saluran alam dan pasangan
20 BKD 6 KE BKD 7 0.00018 237.21 3.35 m Saluran alam
DEBIT PERENCANAAN SALURAN DI GERANA
Debit perencanaan : q maks : 1.240 lt/dt/ha
Fungsional Debit Perencanaan
No. Petak Nama Bangunan Nama Petak Subak Pengelola
(Ha) (lt/dt) (m3/dt)
Daerah Irigasi BG.0 BG.0 - BG.1 1027.00 1273.07 1.27
A SALURAN SEKUNDER 1 (Sbk. Gerana, Sbk. Sangeh, Sbk. Blakiuh)
1 BG.1 BG.1 - G.1.Ki 35.00 43.39 0.04 Sbk. Karang Dalem
BG.1 - BKD.1 290.00 359.49 0.36 Sbk. Karang Dalem , Sbk. Tam an,

2 BKD.1 BKD.1 - KD.1.Ka 80.00 99.17 0.10 Sbk. Karang Dalem


BKD.1 - BKD.2 210.00 260.32 0.26
3 BKD.2 BKD.2 - KD.2.Ka 15.00 18.59 0.02 Sbk. Karang Dalem
BKD.2 - KD.2.Ki 53.00 65.70 0.07 Sbk. Karang Dalem
BKD.2 - BKD.3 142.00 176.02 0.18
4 BKD.3 BKD.3 - KD.3.Ka 14.00 17.35 0.02 Sbk. Tam an
BKD.3 - BKD.4 128.00 158.67 0.16
5 BKD.4 BKD.4 - KD.4.Ka 13.00 16.11 0.02 Sbk. Tegeh Kangin
BKD.4 - BKD.5 115.00 142.55 0.14
6 BKD.5 BKD.5 - KD.5.Ki 36.00 44.63 0.04 Sbk. Sengem pel
BKD.5 - BKD.6 79.00 97.93 0.10
7 BKD.6 BKD.6 - KD.6.Ki 55.00 68.18 0.07 Sbk. Citra
BKD.6 - BKD.7 24.00 29.75 0.03
8 BKD.7 BKD.7 - KD.7.Ki 24.00 29.75 0.03 Sbk. Citra

B. SALURAN SEKUNDER 1 (Sbk. Karang Dalem, Sbk. Taman, Sbk. Tegeh Kangin, Sbk. Citra)
1 BG.1 BG.1 - BC.1 702.00 870.20 0.87 Sbk. Gerana, Sbk. Sangeh,
Sbk. Blakiuh
2 BC.1 BC.1 - C.1.Ki 97.00 120.24 0.12 Sbk. Gerana
BC.1 - BC.2 605.00 749.96 0.75
3 BC.2 BC.2 - C.2.Ki 143.00 177.26 0.18 Sbk. Gerana
BC.2 - BC.3 462.00 572.70 0.57
4 BC.3 BC.3 - C.3.Ka 20.00 24.79 0.02 Sbk. Gerana
BC.3 - BC.4 442.00 547.91 0.55
5 BC.4 BC.4 - C.4.Ki 55.00 68.18 0.07 Sbk. Gerana
BC.4 - BC.5 387.00 479.73 0.48
6 BC.5 BC.5 - C.5.Ka 34.00 42.15 0.04 Sbk. Gerana
BC.5 - BS.1 353.00 437.58 0.44
7 BS.1 BS.1 - S.1.Ka 13.00 16.11 0.02 Sbk. Gerana
BS.1 - S.1.Ki 8.00 9.92 0.01 Sbk. Gerana
BS.1 - BS.2 332.00 411.55 0.41
8 BS.2 BS.2 - S.2.Ka 138.00 171.07 0.17 Sbk. Sangeh
BS.2 - BS.3 194.00 240.48 0.24
9 BS.3 BS.3 - S.3.Ka 58.00 71.90 0.07 Sbk. Sangeh
BS.3 - BS.4 136.00 168.59 0.17
10 BS.4 BS.4 - S.4.Ka 8.00 9.92 0.01 Sbk. Blakiuh
BS.4 - BS.5 128.00 158.67 0.16
11 BS.5 BS.5 - S.5.Ki 88.00 109.09 0.11 Sbk. Blakiuh
BS.5 - BS.6 40.00 49.58 0.05
12 BS.6 BS.6 - S.6.Ka 40.00 49.58 0.05 Sbk. Blakiuh
Sum ber : - Skem a Jaringan Irigas i DI Gerana (Dinas PU Propins i Bali, Bid. SDA, 2017).
- Has il Perhitungan.
FOTO-FOTO KEGIATAN SURVEY di DI GERANA

Kondisi Bendung Gerana masih baik dan ada sedimentasi

Bangunan Bagi BG.2, kondisi pintu masih baik namu


pasangan sdh mulai rusak
Saluran Primer BG.0 – BG.1 Saluran Primer BG.2 – BG.3

Saluran Primer BG.3 – BG.4 Saluran Primer BG.4 – BG.5


=[0776666655544333218866Kondisi Bangunan Bagi
Kondisi Bangunan Bagi BG.2
BG.1q

Kondisi Bangunan Bagi BG.3 Kondisi Bangunan Bagi BG.4


Kondisi Bangunan Penguras Kondisi Saluran sekunder BS.2 – BS.3

Kondisi Sal. Sekunder BG.1 – BKD.1 Kondisi Sal. Sekunder BKD.2 – BKD.3
Pintu bangunan bagi BG.3 di non fungsikan Bangunan Pelimpah BG.5-BG.6

Saluran Suplesi dari mata air Mumbul Rumah pintu BS.3 mulai rusak
FOTO-FOTO KEGIATAN KOORDINASI

Kegiatan Diskusi dg. Dinas PU Diskusi Lapangan dg. Pengamat D.I. Gerana

Penelusuran Sal. Induk DI Gerana Penelusuran Saluran Sekunder


RENCANA KERJA SELANJUTNYA

Rencana kegiatan selanjutnya :


A. Analisis Topografi Lanjutan
B. Analisis Hidrolika
C. Perencanaan Saluran sesuai dengan usulan
perbaikan dari hasil penelusuran saluran
D. Analisis kinerja jaringan irigasi
E. Penggambaran
F. Perhitungan BOQ dan RAB
G. Penyusunan Laporan Manual OP
OM SHANTI, SHANTI, SHANTI
OM