PHP
Operator di PHP
Operator digunakan untuk menentukan sebuah nilai
dengan melakukan suatu prosedur, atau dengan suatu
operasi dari beberapa nilai.
Nilai yang digunakan dalam sebuah operasi disebut
operand.
Penjumlahan adalah sebuah contoh sederhana dari suatu
operasi.
Sebagai contoh : 2 + 4
2 dan 4 adalah sebuah operand. Ekspresi ini akan menghasilkan
6.
Arithmetic Operator (Operator
Aritmatika)
Operator Contoh Deskripsi Hasil
+ $a + $b Penjumlahan Jumlah $a dan $b.
- $a - $b Pengurangan Selisih $a dan $b.
* $a * $b Perkalian Hasil kali $a dan $b.
/ $a / $b Pembagian Quotient dari $a dan $b.
Modulus(sisa
% $a % $b Remainder dari $a dibagi $b.
pembagian)
Arithmetic Operator (Operator
Aritmatika)
<?php
$x=10;
$y=2;
echo $x+$y;
echo "<br>";
echo $x-$y;
echo "<br>";
echo $x*$y;
echo "<br>";
echo $x/$y;
echo "<br>";
echo $x%$y;
?>
Soal
Gaji = 1000000
Pajak = 0.1
Proses = 1000000 – (1000000*0.1)
Gaji sebelum pajak = 1000000
Gaji yang di bawa pulang = 900000
Kombinasi Operator Aritmatik
dengan Assignment
Dalam pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses
increment. Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat
kenaikan 1, maka perintah yang dituliskan dapat berupa
$a = $a + 1;
dalam PHP, perintah di atas dapat ditulis dalam satu perintah singkat
sebagai
$a += 1;
Dari contoh di atas tampak bahwa operator yang digunakan (+=)
merupakan gabungan dari operator aritmatik dan assignment.
Kombinasi Operator Aritmatik
dengan Assignment
Operator Contoh Operasi yang
ekuivalen
+= $x += 2; $x = $x + 2;
-= $x -= 4; $x = $x - 4;
*= $x *= 3; $x = $x * 3;
/= $x /= 2; $x = $x / 2;
%= $x %= 5; $x = $x % 5;
<?php
$panjang = 10; // contoh assignment
$lebar = 8; // contoh assignment
$luas = $panjang * $lebar ; // contoh assignment juga
// tanda '=' mewakili proses assignment,
// ada beberapa tanda lagi yang dapat
// melakukan assignment,
// assignment penjumlahan diwakili tanda '+=' contohnya
$tambahdua += 2;
echo $tambahdua."<br>" ;
// hasilnya 2
// hal ini sama dengan pernyatan :
// $tambahdua = $tambahdua + 2;
// assignment pengurangan diwakili tanda '-=' contohnya
$clip = 22;
$clip -= 2; // sama dengan $clip = $clip -2;
echo $clip;
?>
contoh yang lebih lengkapnya adalah seperti ini :
<?php
$a = 50;
$b = 40;
$c = 30;
$d = 20;
echo "Hasil dari 50+=2 adalah " . $a+=2 ;
echo "Hasil dari 40-=2 adalah " . $b-=2 ;
echo "Hasil dari 30*=2 adalah " . $c*=2 ;
echo "Hasil dari 20/=2 adalah " , $d/=2 ;
?>
dengan tanda titik, tanda titik memiliki arti melanjutkan kalimat. anda juga bisa
menggantikan titik dengan koma. Sebagai contoh apabila kita ingin menulis kalimat
"Saya belajar PHP" kedalam 3 bagian, kita dapat menulisnya seperti ini
echo "Saya" . "Belajar" . "PHP" ;
atau juga bisa seperti ini :
echo "Saya" , "Belajar" , "PHP" ;
Operator Perbandingan
dalam PHP
Sesuai dengan namanya, operator perbandingan membandingkan nilai dari 2 operand. Hasilnya
selalu salah satu dari TRUE atau FALSE. Hasil perbandingan akan bernilai TRUE jika kondisi
perbandingan tersebut benar, atau FALSE jika kondisinya salah.
Jenis-jenis Operator Perbandingan dalam PHP
Operator Keterangan Contoh
== Sama dengan 5==8 hasil false
!= Tidak sama dengan 5!=8 hasil true
> Lebih besar 5>8 hasil false
< Legih kecil 5<8 hasil true
>= Lebih besar sama dengan 5>=8 hasil false
<= Lebih kecil sama dengan 5<=8 hasil true
<?php
echo "1. 5 == 8 = "; var_dump(5==8);
echo "<br />";
echo “2. 5 != 8 = "; var_dump(5!=8);
echo "<br />";
echo “3. 5 < 8 = "; var_dump(5<8);
echo "<br />";
echo “4. 5 > 8 = "; var_dump(5>8);
echo "<br />";
echo “5. 5 <= ‘8' = "; var_dump(5<=‘8');
echo "<br />";
echo “6. 5 >= ‘8' = "; var_dump(5>=‘8');
echo "<br />";
?>
Operator Logika
dalam PHP
Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan 2 kondisi logika, yaitu
logika benar (TRUE) dan logika salah (FALSE). Operator logika sering digunakan untuk
kodisi IF, atau untuk keluar dari proses perulangan (looping).
Jenis-jenis Operator Perbandingan dalam PHP
contoh nama hasil
and $a and $b TRUE jika $a dan $b TRUE
&& $a && $b TRUE jika $a dan $b TRUE
or $a or $b TRUE jika $a atau $b TRUE
|| $a || $b TRUE jika $a dan/atau $b TRUE
xor $a xor $b TRUE jika $a atau $b TRUE,
tapi
tidak keduanya
! !$a (not) TRUE jika $a FALS
Struktur Logika IF dalam PHP
Pengertian Struktur IF dalam bahasa pemograman adalah sebuah struktur logika untuk
membuat percabangan alur program. Secara sederhananya, dengan menggunakan struktur IF
kita dapat mengatur apakah sebuah perintah akan dijalankan atau tidak tergantung kepada
kondisinya.
Dalam dunia nyata membandingkan kondisi itu seperti pengandaian, contohnya adalah
seperti ini :
jika cuaca cerah
maka saya akan berangkat kuliah.
ini berarti dimana "jika cuaca cerah" itu adalah nilai atau kondisi dan
"maka saya akan berangkat kuliah" ini di sebut dengan pernyataan atau statement dalam.
Untuk menyatakan kondisi biasanya digunakan operator
if (kondisi) { perbandingan seperti yang telah dibahas
statement-jika-kondisi-true; sebelumnya. Apabila syarat bernilai TRUE maka statement-
} statement yang diapit dengan tanda
kurung kurawal akan dijalankan.
Struktur Logika IF dalam PHP
contoh :
<?php <?php
$cuaca = "cerah"; $a = 10;
$b = 5;
if ($cuaca == "cerah") if ($a > $b) {
{ echo “a lebih besar dari b”;
echo "Saya akan berangkat kuliah!"; }
} ?>
?>
<?php
$jarak = 40;
if ($jarak <= 40)
<?php {
$cuaca = “Mendung"; echo "Jalan kaki saja";
}
if ($cuaca == "cerah") if ($jarak >= 40) jika benar, maka pernyataan
{ { yang berada di dalam tanda
echo "Saya akan berangkat kuliah!"; echo "Naik Motor"; {} akan ditampilkan, jika
} } tidak , maka php akan
?> if ($jarak != 40) berhenti mengeksekusi
{ filenya.
echo "Diam ditempat";
}
?>
Struktur Logika ELSE dalam PHP
Jika Struktur IF digunakan untuk percabangan alur program dengan 1 pilihan saja, maka dengan
struktur ELSE kita dapat membuat percabangan kedua, yakni percabangan ketika kondisi IF
tidak terpenuhi, atau expressi IF menghasilkan nilai FALSE.
Argumen if dan else apabila digunakan secara bersamaan maka akan dapat menghasilkan
dua statement. Jika if itu hanya dapat menghasilkan satu statement saja, maka if dan else akan
menghasilkan 2 opsi statement pada satu kondisi. Dalam kehidupan nyata jika anda mengalami
suatu kondisi maka akan terdapat beberapa opsi.
jika cuaca cerah if (kondisi) {
maka saya akan berangkat kuliah statement-jika-kondisi-true;
} else {
jika tidak statement-jika-kondisi-false;
maka saya akan membuat mie ramen }
Struktur Logika ELSE dalam PHP
contoh :
<?php <?php
$cuaca = "mendung"; $a = 10;
if ($cuaca == "cerah") // jika cuaca cerah $b = 5;
{
echo "Saya akan berangkat kuliah"; if ($a > $b) {
} echo “a lebih besar dari b”; }
else
{ else {
echo "Saya akan membuat mie ramen"; echo “a TIDAK lebih besar dari b”;
} }
?> ?>
<?
<?php
$number = 3;
<?php $user = "achmatim";
$nilai = 50; $pass = "123"
if ($number == 4)
{
if ($nilai >= 60) { if ($user == "achmatim" &&
echo "Benar";
echo "Nilai Anda $nilai, Anda LULUS"; $pass == "123") {
}
} else { echo "Login Berhasil";
else
echo "Nilai Anda $nilai, Anda GAGAL"; } else {
{
} echo "Login Gagal";
echo "Salah";
?> }
}
?>
?>
Struktur Logika ELSE-IF dalam PHP
Stuktur ELSE-IF merupakan percabangan logika lanjutan dari IF. Dengan ELSE-IF kita bisa
membuat kode program yang akan menyeleksi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.
Menggunakan Argumen if, else if, dan else Jika pada argumen if dan else itu dapat
menggunakan dua kondisi, yakni kondisi jika benar, dan jika salah, pada argumen if, else
if, dan else, anda dapat menggunakan kondisi yang tidak terbatas. dan masing-masing
kondisi/kriteria memiliki masing-masing
pernyataan/statement.
if (syarat1)
{
jika mendung statement11;
maka bawa payung }
elseif (syarat2)
jika cerah {
maka saya akan berangkat kuliah dengan jalan statement21;
kaki meskipun jaraknya 20 km. }
else
jika banjir {
maka bawa perahu sendiri dari rumah statement1;
dan begitu seterusnya, tidak ada batasnya... }
Struktur Logika ELSE-IF dalam PHP
contoh :
<?php <?php
$a=15; $umur=15;
$b=8;
if ($a > $b) if ($umur <= 5)
{ {
echo "a lebih besar daripada b"; echo “Balita";
echo “<br/>”; }
} elseif ($umur <= 12)
elseif ($a == $b) {
{ echo “anak-anak";
echo "a sama besar dengan b"; }
} elseif ($umur <= 17)
else {
{ echo “Remaja";
echo "a lebih kecil daripada b"; }
} else
?> {
echo “Dewasa";
}
?>
Struktur Logika Switch dalam PHP
Struktur logika switch adalah sebuah stuktur percabangan yang akan memeriksa suatu variabel,
lalu menjalankan perintah-perintah yang sesuai dengan kondisi yang mungkin terjadi untuk
variabel tersebut. Struktur switch ini mirip dengan struktur IF yang ditulis berulang.
Jika untuk memutuskan kondisi dalam if, else if, dan else itu menggunakan {} namun
dalam switch untuk memberhentikan keputusan digunakanlah fungsi break;
switch ($var)
{
case value1: Setelah kata kunci switch, kita harus mencantumkan variabel yang akan diperiksa
statement1; nilainya didalam tanda kurung,
break; lalu memulai block switch dengan kurung kurawal.
case value2: Tiap kondisi yang mungkin terjadi dicantumkan setelah kata kunci case,
statement2; lalu diikuti dengan nilai yang akan dibandingkan dengan nilai variabel switch.
break; Jika kondisi sesuai, maka baris program statement akan dijalankan. Kata kunci
default : break digunakan untuk keluar dari switch, sehingga PHP tidak perlu memeriksa
Statement3: case berikutnya.
break;
}
Struktur Logika Switch dalam PHP
contoh :
<?php <?php <?php
$a=1; $a=1; $a=9;
switch ($a) switch ($a) switch ($a)
{ { {
case 0: case 0: case 0:
echo "Angka Nol "; echo "Angka Nol "; echo "Angka Nol ";
break; case 1 : break;
case 1 : echo "Angka Satu "; case 1 :
echo "Angka Satu "; case 2 : echo "Angka Satu ";
break; echo "Angka Dua "; break;
case 2 : case 3 : case 2 :
echo "Angka Dua "; echo "Angka Tiga "; echo "Angka Dua ";
break; } break;
case 3 : ?> case 3 :
echo "Angka Tiga "; echo "Angka Tiga ";
break; break;
} default :
?> echo "Angka diluar jangkauan";
break;
}
?>
Struktur Logika Switch dalam PHP
contoh :
<?php <?php
$tujuan = "New York"; $nilai = "A";
echo "Biaya Perjalanan Menuju $tujuan adalah "; switch($nilai)
switch ($tujuan){ {
case "Las Vegas":
echo " $500"; case "A":
break; echo "Bagusss... baguss...";
case "Amsterdam": break;
echo " $1500";
break; case "B":
case "Egypt": echo "Baik...";
echo " $1750"; break;
break;
case "Tokyo": case "C":
echo " $900"; echo "Cukup...";
break; break;
case "Caribbean Islands":
echo " $700";
break; case "D":
default: echo "Kurang... ";
echo " $100"; break;
break; }
} ?>
?>
Terima kasih