Anda di halaman 1dari 4

PENYULUHAN PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Nama Nama Pendamping Nama Wahana Tema Penyuluhan Tujuan

Penyuluhan : dr. Yolanda Astrida Tanda Tangan: : dr. Hj. Reny Sahara, M.Kes Tanda Tangan: : UPT Puskesmas Pangkalan Balai, Kab. Banyuasin : Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) :Memberikan pengetahuan tentang PHBS kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kesadaran untuk mewujudkan kondisi sehat dengan mengubah perilaku dari yang tidak sehat menjadi perilaku sehat, dan membangun sebuah lingkungan sehat di Hari/Tanggal Waktu Tempat Jumlah Peserta Modul Penyuluhan PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) A. Pengertian PHBS Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran individu, yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di lingkungannya. B. Pengertian PHBS Rumah Tangga PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga Sehat. Rumah Tangga Sehat adalah rumah tangga yang melakukan 10 PHBS di Rumah Tangga. rumah tangga. Senin/ 18 Juni 2012 09.00-09.30 WIB Terlangu 27 orang

C. Macam-Macam PHBS Rumah Tangga Sehat adalah rumah tangga yang melakukan 10 PHBS di Rumah Tangga yaitu :

1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan (bidan, dokter, dan tenaga para medis lainnya) merupakan orang yang sudah ahli dalam membantu persalinan, sehingga keselamatan Ibu dan bayi lebih terjamin. 2. Memberi ASI eksklusif Bayi usia 0-6 bulan hanya diberi ASI saja tanpa memberikan tambahan makanan atau minuman lain. ASI adalah makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan gizi yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan bayi, sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. Air Susu Ibu pertama berupa cairan bening berwarna kekuningan (kolostrum), sangat baik untuk bayi karena mengandung zat kekebalan terhadap penyakit. 3. Menimbang bayi dan balita Manfaat penimbangan balita setiap bulan di Posyandu adalah Untuk mengetahui apakah balita tumbuh sehat, mencegah gangguan pertumbuhan balita, mengetahui balita yang sakit, (demam/batuk/pilek/diare), berat badan dua bulan berturut-turut tidak naik, balita yang berat badannya BGM (Bawah Garis Merah) dan dicurigai Gizi buruk sehingga dapat segera dirujuk ke Puskesmas serta untuk mengetahui kelengkapan Imunisasi dan ntuk mendapatkan penyuluhan gizi. 4. Menggunakan air bersih Bersama pemerintah desa/kelurahan dan tokoh masyarakat setempat berupaya untuk memberi kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan air bersih di lingkungan tempat tinggalnya, dan meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menggunakan air bersih 5. Mencuci tangan dengan air bersih Memberi pengetahuan kepada masyarakat kapan saja harus mencuci tangan dan cara mencuci tangan yang benar. Beberapa Manfaat mencuci tangan dengan air bersih dan air sabun adalah, mencegah penularan penyakit, tangan menjadi bersih dan bebas dari kuman. 6. Menggunakan jamban sehat Setiap anggota rumah tangga harus menggunakan jamban untuk buang air besar/buang air kecil untuk menjaga lingkungan bersih, sehat, dan tidak berbau. 7. Memberantas jentik di rumah Melakukan pemeriksaan tempat-tempat penampungan air yang ada di dalam rumah dan di luar rumah yang dilakukan secara teratur setiap minggu. Melakukan

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M plus (Menguras, Menutup, Mengubur, plus Menghindari gigitan nyamuk). 8. Makan buah dan sayur setiap hari Setiap anggota rumah tangga mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran atau sebaliknya setiap hari. 9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari Anggota keluarga meiakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari. 10. Tidak merokok di dalam rumah. Setiap anggota keluarga tidak boleh merokok di dalam rumah dikarenakan dapat membahayakan diri sendiri dan juga keluarga. Gambar 1. Prilaku Hidup Bersih dan Bersih

D. Manfaat PHBS dalam rumah tangga dan masyarakat : Setiap anggota keluarga meningkat kesehatannya dan tidak mudah sakit. Anak tumbuh sehat dan cerdas.

Produktivitas kerja anggota keluarga meningkat. Pengeluaran biaya rumah tangga dapat difokuskan untuk pemenuhan gizi keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk peningkatan pendapatan keluarga Masyarakat akan mampu mewujudkan lingkungan yang sehat. Mampu mencegah dan menanggulangi penyakit dan masalah kesehatan. Sumber: Pusat Promkes Kemenkes RI