Anda di halaman 1dari 39

Kelompok 6

Cahyati purbasari gina gusindra putri

Kehamilan merupakan proses terjadinya pembuahan sel telur (ovum) oleh sperma.. 6 hari setelah terrbentu HCG 9-11 hari ovulasi HCG dapat terdeteksi dalam urin.

Perkembangan janin manusia terbagi mnjadi 3 trismester (masing-masing 3 bulan )

pra embrionik embrionik janin (fetus)

Perubahan fisiologi pada kehamilan

Curah jantung meningkat hingga 30%

Volume plasma darah meningkat sampai 50%

Volume distribusi obat meningkat Obat efeknya diperlukan cepat harus ditingkatkan loading dose-nya

Kadar albumin menurun

Obat dengan ikatan protein plasma tinggi


Obat bebas dalam darah meningkat Alirana darah di kulit meningkat absorbsi obat topical meningkat

Aliran darah ke ginjal meningkat eliminasi obat melalui ginjal meningkat

Meningkatkan kadar progesteron

Motilin menurun

Motilitas saluran cerna menurun

Waktu pengosongan lambung menurun

Aliran darah di usus meningkat Absorbsi obat di usus meningkat

Berat badan ibu bertambah secara bermakna Pertambahan berat terdiri dari janin, volume cairan tubuh dan lemak

Meningkatkan jumlah lemak

Meningkatkan distribusi obat yang larut dalam lemak

Organ yang menghubungkan ibu dan anak dengan mengadakan sekresi endokrin dan pertukaran selektif bahan-bahan yang larut serta terbawa darah melalui lapisna rahim dan bagian-bagian trofoblas yang mengandung pembuluh-pembuluh darah.

Melindungi

conceptus Mempertahankan kehamilan Kemungkinan mencegah penolakan kehamilan Transport nutrien dan buangan Metabolisme endogenous dan xenobiotic Melakukan aktivitas endokrin

Faktor yang mempengaruhi proses transfer:


Sifat fisikokimia obat

Konsentrasi obat dalam darah ibu

Aliran darah plasenta

Kadar dalam serum bayi/ibu 50 -100%

Ampisilin Kloramfenikol sulfonamida

30 -50%

Klindamisin Gentamisin sefalotin

0 30%

Oksasilin Amikasin Eritromisin

obat

Kategori obat (trimester)

Menembus plasenta Ya Ya Ya Ya ya

I
Aspirin Ibupropen Ketopren Acetaminophen Naproxen D B B B B

II
D B B B B

III
D D D B D

Zat atau jenis paparan yang menyebabkan kecacatan embrio atau janin baik kecacatan struktural atau fungsional

Meliputi: - Obat - Zat Kimia - Paparan lingkungan - Kuman - Radiasi

Gangguan pertumbuhan Karsinogenesis Resorpsi atau aborsi pada awal pertumbuhan embrio Kematian janin Kerusakan/ gangguan fungsi pada neonatus Abnormalitas pada perilaku

Resiko paling tinggi

Cikal bakal organ penting janin mulai terbentuk

Turunan Tetrasiklin - Menggangu pertumbuhan tulang dan gigi Pemberian hormon androgen - Menimbulkan sifat jantan pada bayi perempuan

Obat Aminopterin, metoteksat ACE-Inhibitor

Antitiroid Karbamazepin Siklofosfamid Dietilstilbisterol Antidiabetes Misoprostol Litium Fenitoin Talidomid Tetrasiklin Warfarin

Efek teratogenik Malformasi SSP dan anggota gerak Gagal ginjal pada bayi, penurunan osifikasi tempurung kepala, disgenesis tubulus renalis Gondok pada bayi, hipotiroidisme,aplasia kutis (matimazole) Defek Neural-tube Malformasi SSP Ca vagina, defek sistem urogenital janin Hipoglikemi neonatal Moebius sequence Enstein abnormalitu Gangguan SSP Fokomelia, defek organ internal Anomali gigi dan tulang Defek skeletal, SSP, Dandy-Wolker

1.

2.

3.
4.

5.

Waktu pemaparan Trimester 1: Malformasi struktur Perbedaan kepekaan antara ibu dan janin Pada ibu dosis tidak toksis tetapi bisa sangat toksis pada janin Variasi genetika (perbedaan metabolisme) Variasi spesies Teratogenis hewan dan manusia berbeda Hubungan dosis-respon Kurvanya berbentuk curam, penambahan dosis resiko peningkatan toksisitas pada janin

Nama obat/golongan Amikacin, tobramycin

kategori D

toksisitas Ototoksik,nefrotoksik

streptomycin
fluoroguinolon tetrasiklin

D
C D

Kerusakan syaraf cranial


Artropaty pada sendi penyangga berat badan Bersaingan dengan kalsium untuk masuk ke dalam tulang sehingga tetrasiklin dapat tersimpan di dalam tulang dan mengganggu pertumbuhan..

Nama obat/golongan eritromisin sulfonamide vancomycin

kategori B B C

toksisitas Hepatotoksik reversible pada ibu Hemotili anemia pada bayi baru lahir Ototoksik, nefrotoksik

Nama obat/golongan
Duretika: furosemid gol: Thiazide Gol bloker : Propanolol, labetolol Gol ACE inhibitor captropil Gol angiotensin II

kategori
C D C D (trimester II/III) C D (trimester II/III) C D (trimester II/III)

toksisitas
Menurunkan perfusi janin Meningkatkan hipoglikemia pada trimester I Resiko teoritis penggunaan Hipoglikemia pada neonatus Oligohidramnion tubular Persistent paten ductus aeteriosus Di duga memimili toksisitas seperti ACE inhibitor

Nama obat/golongan griseofulvin

toksisitas Teratogen dan keguguran, mengganggu pembantukan kromosom pada pembelahan sel Aman gi gunakan dalam bentuk krem, tablet atau vaginal

Nistatin, mikonazol

Nama obat/ golongan Isoniasid Rifampicin

toksisitas Boleh untuk tbc aktif Pada minggu-minggu terakhir kehamilan dapat menimbulkan pendarahan postnatal pada ibu dan bayi Resiko ketulian pada janin

Streptomycin amikasin

Cefadroxil, amoxicilin -> Tifus Nistatin, Mikonazol -> Panu/ obat jamur (dalam bentuk krem dan tablet vagina ex. Daktarin) Imbost, igastrum -> Meningkatkan imun (bisa digunakan pada penyakit rubella dan toxoplasma) Luminal (Fenobarbital) ->masih boleh ->kejang

OBH plus -> Coz mengandung Nalgestan CTM Bisakodil/ Dulcolax ->tidak boleh buat jangka panjang Obat Maag ->karena bisa menggugurkan kandungan

Non farmakologi
Mual/muntah Ganguang lambung

wasir

farmakologi
Ganguang lambung

Mual/muntah

wasir

faktor
Farmakokinetika ibu Sifat fisikokimia obat
pka Ikatan protein lipofilisitas

Sifat fisologis ASI

ASI punya ikatan proteinya kecil -> obat yang punya ikatan protein plasma kecil cenderung kadarnya dalam ASI meningkat Obat yang bersifat ASAM-> Cenderung di dalam plasma dan keluar lewat ASI lebih sedikit Obat yang bersifat BASA ->Kebalikannya

- obat yang bersifat basa - mempunyai lipofilisitas tinggi - ikatan protein rendah

- obat yang bersifat asam - mempunyai lipifolisitas rendah - ikatan protein tinggi

Berpengaruh terhadap prolaktin yang mengontrol produksi ASI - Meningkatkan produksi ASI - Menghambat Produksi ASI

Estrogen Diuretik Gol Tiazid Antagonis serotonin :Siprohetadin (aman untuk bumil sebagai anti alergi) Agonis pada reseptor dopamin (Bromokriptin)

obat Amiodaron Aminofilin CTM

ESO pada bayi denyut jantung bayi lebih cepat/lambat Pacuan jantung bayi hingga jantung berhenti Bayi mengantuk terus

Primakuin, kinin
Ergotamin Estrogen Vit D dosis tinggi

Rasa pahit pada ASI dan pembentukan sel darah merah terganggu
Pembuluh darah kapiler di otak melebar Menghambat progesteron Pengapuran pembuluh..