Anda di halaman 1dari 7

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR

KALKULUS LANJUT

1
MODUL V

BARISAN TAK HINGGA
DAN KEKONVERGENANNYA


Definisi barisan tak hingga :

Jika untuk setiap bilangan bulat positif n ada suatu bilangan z
n
, maka bilangan-
bilangan ,... ,..., ,
2 1 n
z z z dinamakan barisan tak hingga (infinite sequence) atau
singkatnya barisan.


Barisan ini sering dituliskan dalam bentuk{ } ,... ,
2 1
z z atau { }

=1 n n
z atau lebih singkat
{ }
n
z .

Barisan yang suku-sukunya bilangan nyata dinamakan barisan bilangan nyata.

Suku awal dari suatu barisan menspesifikasikan pola dari barisan itu sendiri.


Contohnya : barisan : { } ,... 13 , 10 , 7 , 4 , 1

rumus eksplisit untuk suku ke-n : 2 3 = n z
n


rumus rekursi : 3
1
+ =
n n
z z , 2 > n , 1
1
= z

Definisi barisan yang konvergen :

Suatu barisan ,... ,
2 1
z z dikatakan konvergen jika ada suatu bilangan c, dinamakan
limit barisan itu dengan sifat bahwa untuk setiap 0 > c ada suatu bilangan bulat N,
sedemikian sehingga untuk setiap N n > berlaku c < c z
n
.


Karena itu dapat dituliskan
c z
n
n
=

lim

atau singkatnya

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR
KALKULUS LANJUT

2
c z
n


dan dapat dikatakan bahwa barisan itu konvergen ke c atau mempunyai limit c.


Contoh :
Barisan dengan suku-suku
n n
z
2
1+ =

adalah
,... , , , 2 , 3
5
7
4
6
3
5


konvergen dengan limit
1 = c .

Sehingga berdasarkan definisi, maka

n n n
c z
2 2
1 1 = + =

dan
c <
n
2
bila
c
1
2
>
n
atau
c
2
> n .

Misalnya dengan mengambil

01 , 0 = c

kita peroleh

01 , 0
2
<
n
bila 200 > n .

artinya barisan
n n
z
2
1+ = akan mendekati 1 = c dengan 01 , 0 = c setelah 200 > n .


Untuk barisan bilangan nyata, konvergen berarti semua suku dengan N n > terletak
di dalam selang yang panjangnya c 2 dengan titik-tengah di c dan sebanyak-
banyaknya ada terhingga banyaknya suku yang terletak di luar selang ini.


Untuk barisan yang tidak konvergen dikatakan barisan tersebut divergen.


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR
KALKULUS LANJUT

3




Contohnya :

Barisan { } ! n divergen, sehingga bisa kita tulis

=

!
lim
n
n


Hal yang serupa dengan barisan

( ) { }
n
1
ln divergen menuju .

Tetapi berbeda dengan barisan

( ) { } { } ,... 1 , 1 , 1 , 1 , 1 1 =
n
divergen

dengan tidak menuju ke manapun.


Soal latihan :
Buktikan berdasarkan definisi bahwa untuk sebarang p bilangan bulat positif (asli),
maka 0
1
lim
=

p
n n
.


Teorema 1:

Andaikan { }
n
a dan { }
n
b adalah barisan-barisan yang konvergen dan k
sebarang konstanta, maka :
1) k k
n
=

lim

2)
n n
a
n
k ka
n
=

lim lim

3) ( )
n n n n
b
n
a
n
b a
n


=

lim lim lim

4) ( )
n n n n
b
n
a
n
b a
n
-

= -

lim lim lim


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR
KALKULUS LANJUT

4
5)
n
n
n
n
b
n
a
n
b
a
n


=

lim
lim
lim
asalkan 0
lim
=

n
b
n


Contoh soal 1 :
Tentukan
1 7
3
lim
2
2
+ n
n
n
.

Penyelesaian :
Untuk melihat apa yang terjadi dengan suatu hasil bagi dua suku banyak dalam n
apabila n membesar, kita bagi pembilang dan penyebut dengan pangkat n yang
terbesar yang ada pada pembilang dan penyebut tersebut.

Kemudian gunakan sifat-sifat dari Teorema 1 sehingga didapat

|
.
|

\
|
+
+
=

2
1
2
2
7
3
1 7
3
lim lim
n
n n n
n


( )
.
7
3
0 7
3
lim
7
3
lim
7
lim
3
lim
7 [
lim
3
lim
2
2
2
1
1
7
=
+
=

+
=

+


=
+


=
n
n
n
n
n n
n
n
n


Oleh karena limit dalam contoh di atas adalah agak sederhana, biasanya kita dapat
melampaui berbagai langkah dan langsung menuju ke langkah terakhir.
Barisan dengan suku-suku
n n
z
2
1+ =


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR
KALKULUS LANJUT

5
adalah
,... , , , 2 , 3
5
7
4
6
3
5


konvergen dengan limit
1 = c .

Sehingga berdasarkan definisi, maka

n n n
c z
2 2
1 1 = + =

dan
c <
n
2
bila
c
1
2
>
n
atau
c
2
> n .

Misalnya dengan mengambil

01 , 0 = c

kita peroleh

01 , 0
2
<
n
bila 200 > n .

artinya barisan
n n
z
2
1+ = akan mendekati 1 = c dengan 01 , 0 = c setelah 200 > n .


Untuk barisan bilangan nyata, konvergen berarti semua suku dengan N n > terletak
di dalam selang yang panjangnya c 2 dengan titik-tengah di c dan sebanyak-
banyaknya ada terhingga banyaknya suku yang terletak di luar selang ini.


Untuk barisan yang tidak konvergen dikatakan barisan tersebut divergen.





Contohnya :

Barisan { } ! n divergen, sehingga bisa kita tulis


Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR
KALKULUS LANJUT

6
=

!
lim
n
n


Hal yang serupa dengan barisan

( ) { }
n
1
ln divergen menuju .

Tetapi berbeda dengan barisan

( ) { } { } ,... 1 , 1 , 1 , 1 , 1 1 =
n
divergen

dengan tidak menuju ke manapun.


Soal latihan :
Buktikan berdasarkan definisi bahwa untuk sebarang p bilangan bulat positif (asli),
maka 0
1
lim
=

p
n n
.












Contoh Soal 2 :
Apakah barisan
)
`

n
e
n ln
konvergen, jika demikian berapakah limitnya ?

Penyelesaian :

Di sini dan pada banyak persoalan barisan, kita akan menggunakan fakta berikut

Jika , ) (
lim
L x f
x
=

maka . ) (
lim
L n f
n
=




Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB ACHMAD KODAR
KALKULUS LANJUT

7
Fakta ini memudahkan karena kita dapat memakai Kaidah lHopital untuk soal
peubah kontinu.
Dalam hal ini, menurut Kaidah lHopital,

0
lim lim
1
ln
=

=

x
x
x
e e
x
x x

sehingga,
0
lim
ln
=

n
e
n
n


Artinya,
)
`

n
e
n ln
konvergen menuju 0.


Soal latihan :

Apakah barisan { }
( )
)
`

+
+
=
1
1 ln
3
2
n
n n
s
n
konvergen, jika demikian berapakah
limitnya? (tips. Gunakan kaidah lHopital)