P. 1
RN 59

RN 59

|Views: 964|Likes:
Dipublikasikan oleh Radarnusantara Peduli
Edisi Minggu ke III Mei 2013
Edisi Minggu ke III Mei 2013

More info:

Published by: Radarnusantara Peduli on May 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

Minggu ke III, Mei 2013

E-mail: radarnusantara@gmail.com

radarnusantara

www.radarnusantara.com

Harga: Rp. 9950,-

Segera Terbit Harian 40 halaman Kunjungi www.radarnusantara.com
PENGADUAN SMS KPK : 1575

REDAKSIKU
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

2

Editorial Hujan Emas di Negeri Orang Hujan Korupsi di Negeri Sendiri
Sindak. SH Pimpinan Redaksi

Memang di Negara Pancasila praktek-praktek usaha yang menguntungkan kelompok tertentu dengan menyuburkan korupsi, kolusi, dan nepotisme dan melibatkan para pejabat negara dengan para pengusaha yang mengakibatkan hancurnya berbagai aspek kehidupan rakyat sudah sedemikian merajalelanya. Manusia-manusia yang bermental korup yang telah memporak-porandakan sendi-sendi kehidupan manusia di Negara Pancasila inilah yang mengakibatkan seluruh rakyat menderita dan mengalami kesengsaraan. Memang berat untuk membersihkan diri dari kelakuan Korupsi, Kolusi Dan

Nepotisme dialam negara pancasila yang sudah tercemari sejak 32 tahun yang lalu oleh debu-debu hitam KKN ciptaan dan binaan rezim diktator Orde Baru. Tetapi justru disinilah salah satu usaha untuk mengembalikan seluruh sendisendi kehidupan rakyat yang didasarkan kepada keyakinan kepada Allah, kejujuran, keadilan, amanah, persatuan dan perdamaian. Mentalitas korup adalah mentalitas yang dikecam dan dikutuk bukan hanya oleh setiap hati nurani manusia tetapi juga oleh Islam dan agama-agama lainnya. Karena itu disini perlu penyelenggarapenyelenggara negara yang jujur, adil, amanah, sabar, dapat dipercaya, yakin kepada Allah SWT dan menerapkan norma-norma Agama dalam kehidupannya serta mampu membasmi KKN. Yusril Ihza Mahendra mengatakan, “Penegak hukum rezim ini rata-rata ber-

mental Korup. Orang bermental korup dipercaya memberantas korupsi? Kami gak percaya...”. Yang kita butuhkan sekarang adalah orang yang benar-benar mempunyai komitmen terhadap pemberantasan korupsi, siapapun dia orangnya, selama orang ini bersih, jujur dan mempunyai aksebilitas yang tinggi di mata masyarakat, Hukuman yang setimpal dengan berdasarkan keadilan perlu ditegakkan untuk membuang mental-mental korup dari setiap tubuh koruptor. Hujan emas di negeri orang, hujan korupsi di negeri sendiri, Masihkah tetap cinta negeri sendiri???. (sind)

4 0877 316 9489
PT. CITRA CAHAYA MUDA MEMBUTUHKAN KARYAWANKARYAWATI LANGSUNG KERJA Kriteria : Lulusan SMA/Sederajat Usia Maksimal 23 Th. Tinggi Badan Minimal 155 cm.
Berminat datang langsung ke Jl. Ir. H. Juanda No. 306 Bulak Kapal Bekasi Timur HP. 081313936905

Lihat, Lawan, Laporkan dan jangan takut........ Kritik dan saran :
email:radarnusantara@gmail.com

Sms: 0818 418 944

TARIF IKLAN
IKLAN HALAMAN FULLCOLOR (FC) Ukuran 400 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm Iklan ½ halaman Fullcolor (FC) Ukuran 200 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm Iklan ¼ halaman Fulcolor (FC) Ukuran 100 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm IKLAN BW Iklan 1 halaman Blac White (BWE) Ukuran 400 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm Iklan1/2 halaman Black White (BW) Ukuran 200 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm Iklan ¼ halaman Black White (BW) Ukuran 100 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm IKLAN BARIS Rp 300 Per Karakter, Minimal 150 Karakter (Rp 45.000) Maksimal 300 Karakter (Rp 90.000)

Redaksi Diterbitkan Oleh: PT. Nadya Radar Nusantara NPWP: 31.627.706.0-432.000 AHU-63449.AH.01.01.2012 Pemimpin Umum/Pimpinan Redaksi: Sindak.P Silalahi, SH Wakil Pemimpin Umum: Jamal Tp.Bolon.SE Wakil Pemimpin Redaksi: Zulkarnaen Hermansyah Redaktur Pelaksana: Alberd. SE, Julianus, S.Pd Redaktur: Mujianto, Irwansyah, Andi Firmansyah Bendahara: Imelda, Partini Sekretaris Redaksi: Rina Mega Meilinawati, Novia Alvionita, Wanty Dewan Penasehat: Misin Noer Daud, SH, Drs.Karto M, SH. MM. MH (Ketua), H.Warmin.SH (Sekretaris) Afandi.SH, Manjadi S.SH, Ferdinand.SH, Iyus Faundra.SH.MH, Sahala Tobing.SH.MH, Ferdiansyah.SH.MH, Herawan.SH, Mangapul.SH, M.Silalahi.SH.MM, Sudirman.SH, Henri Hutapea.SH, Haposan Marbun.SH, Hotman Hutagaol.SH, Antoni S.SH,Yunus.SH, Jonny Manulang. SH, Fadlin Saleh.SH, Anggiat Sinurat, SH, MH, Ari, SH, Dicky Natalindo Tarigan, SH, Drs. Siswo Suparno, SH, A. A. Abubakar Button, BBA. Dewan Redaksi: Sindak.P .Silalahi,SH (Ketua), Antoni Sitanggang, SH, HM.Zakie.SH, Mindo T S.Sos, SE, Drs.Maringan N, Halomoan Tambunan, SH, Marulak Simalango, SH, Jhonner Rizal M Sirait, Eri Safrizal, SE, Choky, Rusman, SH, T. Wandi, SH, Imam Subiyanto, SH, Irfan Nadira Nasution, SH. Koordinator Liputan I.G.Taruli Fhotografer: Tahyudin, Anto, Jimmy, Gimin, Arifin Litbank: R.Victor Simatupang, Sutrisno Arumasi Kontributor Mancanegara: Yohana H (Hongkong) Muannif Ridwan (Maroko) Marketing: AP Nugroho, Anto, Ari.SH, Budiman.SE, Sugimin, Heru, Jumiati, Mesriani, Sartika Staff Redaksi: Amrapel Marbun, L. Rohyali, Maraden, SM, Jaya.TP.Bolon.Sos, Tahyudin, Saehudin, Marto, SH, Amirudin, Budiman, Heri, Diana, Hermanto, Ellisa, Edy, Hairul, Jul Ardiansyah, Yudha. R, SH. Fauzi, Reni, Kenedi, Ardiansyah, Sumartini, Syarif Abdulah, Candra Septiadi, Zulkifli, Agus Darmawan, Antoni Sinaga.SH, Ir.Effendi, Fahrudin, Herman Pribadi, Jamal, Junaidi, Titin Rukmini, Alexsander, Alleh Simbolon, Jenggo, SH, Bambang, Mulyono, Deni Saputra, Rudi.S, Yudika, Mesryani, Mulyadi, Sugeng M,Wastini, Gatot Nugroho, Jejen, Parmadin Simalango, Ketut S,Sukirno.M, Krismanto, Mira Lesmana, Budi Wijaya, Rendy, Herdiansyah, Kamaluddin, Juhata Mistar, D. Murdiyanto, Saehudin, Husaini, Sm Hk, Drs. Nelson Sinaga, Iwan Hermawan.SE, R.Wijaya.S,Budi Santoso.SE, Robert M, Rohmayanti, Andini, Maringan, Yendy Sumadi, Mahendra Rahmadi, Listar,Gestiady, Risman Manihuruk, Sugimin, Anto, Andi.F, Wahyu, Lamrugum Pakpahan, M. Nur Kumaidi, Amrapel Manalu, Azis, Hadi Prayetno, Darius Manalu, Drs. Rudy Hariandja, AP Nugroho, Peno Suyatno, Jahroni, Luftisar. SE, Vicky Faisal Azis, Muhammad Iqbal fauzi, Kuswanto, Beston R. Simaremare, SH, M. Dofir Ibr, Rizal J, Rusman, SH, Soleh, Izhar MR, S.IKOM, Erick Kocel, Kruscok.W, Udayana, M. Maulani, Ismar Zulkifi, Tuaman Manullang, SH, Agus Bayu, SH, Fauzie, Ishak Ali, Agus Tanjung, Imam Agus Hery, Hinto Bernath, SE, Tri Wihadi, Eko Krisworo, Nana Yadi, Jon Soni S, Lisa Muarifin, Norman, S, Nurman Chaniago, Risjen Simanungkalit, Mery Panggabean, SH. Design/Layout: M. Nur, Andi. f, Sugih, Ifank

HUBUNGI: 085288479979 -

021-93101304 085319544744, (021) 9310 1304

Nomor Rekening: Bank BRI No. Rek: 013901002099533 An: Sindak. P Silalahi, SH Kantor Redaksi : Villa H. Abdul Razak. No. 103. Jl. Bambu Kuning Raya, Kel. Sepanjang Jaya, Bekasi Timur. Telp/fax: (021) 8242 8626, (021) 7069 3643 email: radarnusantara@gmail.com kritik dan saran SMS: 0818 418 944

Aceh Tamiang: M. Rosuli. Aceh Timur: (Ka.Biro: Basri), Safar, SH, Hasbi AB, Maryani, Darwin Ismail. Aceh Utara: Jamalludin MS. Simeuleu: Monanda Phermana, SH. Batubara: (Kabiro: Sapriadi), Muhammad. SE. Bengkulu: Murdani Silalahi. Magelang: Kardi, SH. Banyuwangi: Budiman. Nias Selatan/ Teluk Dalam : (Ka. Biro: Perubahan Buulolo), Aryanus Giawa, SE, Aris Giawa, SE, Yobedi Zabua, Delisama Nduru. Nias Barat: (Kabiro: Rahmad Halawa). Nias Utara: ..... Nias Kota/Gunungsitoli: (Kabiro: Siswanto Laoli), Inoto Mendrofa , Daniel Telaumbanua, yalisokhi Laoli, Yasiduhu Gulo, Yansen Dohana . Dairi: Imam.SH. Asahan: Frans Manroe. Siantar/ Simalungun : (Kabiro: Syamp MS), Ismail Chaniago, Sugeng Amriadi, Tri Afrianto. Medan: (Ka.biro: Eddy S Nasution), Edy S Sinaga, Rohaya, SE, Supran, Zulkarnaen. Tapanuli Selatan : (Koorlip) Aluan Pasaribuan SH MH. Tapanuli Utara : Januar. H. Deli Serdang: (Kabiro: Sumarno) Miswanto, Kelana Saputra, Abdi Ketaren, Surianto. Batam: (Ka. Biro: Leo NZR), P. Angela Damanik, Abner, Budi, Jamal. Kota Tebing Tinggi: (Koordinator: Purnama Safrin), (Kabiro: Sahat Tambunan), Asmon Sipangkar. Majalengka: (Kabiro; Drs.S. Simatupang), Roy S, Yogi Siregar, Asep Trisno. Karawang: (Kabiro: D. Ferdyansyah), Budi Susanto, SH MH, Hendra Irawan, Budiman, Yanto HM Karta, Asmardi, Pardi. Lubuk Pakam: ..... Kota Langsa : Mustafa Rani. Lampung: Budiman, Merry. Tulang Bawang: Nirwan. Bali: Henri, Agung. Kep.Karimun: Rudolf, S, Udo, Ferdy Ferdinand, Robert Tampubolon. Kota Bandung : (kabiro: Amir), Deris. Kab. Bandung: Jonas, Mampe S, Biatur RG. Priangan Timur:....... Cirebon: Sukendar, SH. Cilacap: (Koordinator: Rudianto), Noferintis Tafonao. Garut: Harold S Simatupang, Erpansyah, Bima SK, Nana Sutisna. Tasikmalaya : Dedy RM, U Yoehana. Parahyangan Timur: Jhon Ferry Tampubolon. Metro: Darwin.SH. Riau: (ka.Biro: Satiaro Zega), Sefianus zai, Hadiriku Zega. Pekanbaru: (Ka. Biro: Alwi Zalukhu), Hadirat Harefa, SH. Kampar: Muntar Lumban Gaol, Boyke Simanjuntak. Siak: (Ka.biro: M. Daniel), Agusman Zega. Duri: (Kabiro : Rajani Situmorang), Ruspen P. Siringo-Ringo, Sondang H. Siregar. Padang Sidempuan: Syamsul Bahri Harahap, Aman Sudirman Harahap, Awan Pasaribu. Padang Lawas Utara: Aluan Pasaribu, SH, MH, M. Kholil Rambe, Syarifuddin Harahap, Mahmud Ritonga. Mandailing Natal: Azhari Pangeran Gultom. Rokan Hilir: ...... Rokan Hulu: Affan AG, SE, Endar R. Sumedang: Aidin Sinaga, Sardion Lubis. Kota Tanjungpinang: (Ka.Biro; Yuando Simanjuntak) , Andry. PS, Rhomais, Prengki, S. Bintan : Paian, S. Tanjung Balai: Sahatma.SH. Nabire: Edi Situmorang, Wasletro S. Kep. Natuna: (Kabiro: Drs. Jimmy F Sitorus), JR. Ronald Manalu, SE . Sigli: Warsito, Marudut. Sinabung: Hendi. Kisaran: Agus Tua Panggabean. Sidikalang: Pardomuan Sihite. Sipirok: Maruli Harahap. Tobasa: Maruli Situmeang, SE. Bengkulu Selatan: Waldi. Muko-Muko: Maruli, SH. Tembilahan: (Kabiro: Iin, S.Pd), Maidilah, Andre. Rengat: Doni Purba.SE. Bangkinang: Warto. Muaro Sijunjung: Desmon. Lingga: Marwan.SH. Kepahiang: Drs. Sugeng. Seluma: Efendy.S, Bengkulu: Titin. Merangin: Usman Yusuf Sargawi. Sijunjung: Supriadi.SE. Padang Pariaman: Jumadi.SE. Tulang Bawang Barat: Lintong. Gultom. SE. Pesawaran: Patria. K. Arosuko: Farto, Sugeng SE. Batu Sangkar: Gilang. Padang Panjang: Teddy. Payakumbuh: Anto. Solok: junaedy. . Kota Jambi: (Kabiro: Efendi, H.Nc), Djohan Chandiago, Rendi, Zulkifli, Detri, Kamarudin, Anthony Hariandja, SH. Batanghari: (Kabiro : Herlas), Rohiman. Marangin : (Ka. Biro : Usman Yusup), Sagawi. Muara Tebo Bungo: (Ka. Biro : Gunadi). Kota Pagaralam: Rony Body , Iwan. Tulang Bawang: Huminsa Siahaan. Ranai: Tihasna. Ciruas: Halomoan. Situmeang. SH. Doran. Soreang: Marince, Cibinong; Hasiholan, SH, Murni. Indramayu: Nanang, SH. Purbalingga: Laster. Sragen: Rasti. Sukaharjo: Wawan. Wonogiri: Martin. Wonosobo: Sugeng. Magetan: Wangkil, Wartoyo. Pacitan: Sulis, Mukdi. Ponorogo: Darwin.SE. Malang: Rembo Turnip. Kraksaan: Gendis, Aldi. Singaraja: Ketut. Gianyar: Hasiholan Silalahi. Dompu: Marudut Sihite. Labuan Bajo: Maringan. Bajawa: Wiwik. Kupang: Hamonangan Sitorus. Bantaeng: Iwan. Bulu Kumba: Sardi.SH. Palopo: Baldis. Malili: Kartolo, Marlon. Kolaka: Dedy. Raha Ampana: Sulis, Martin. Mangun Mamuju: Sopar Sitinjak. SE, Deni, Parli.S.Sos. Tebo: Edi Siboro. Jogyakarta: Suparno. Surabaya: (Ka. Biro: Heri P. Tampubolon), Aseng, Mahendra, S. Syahril. M. Madura: (Koord. Ulung Sunaryo, SH), (Koorlip: Susanti, S.Pd). Sampang: (kabiro: Moh. Rosidi). Bangkalan: (Kabiro: Marsuf). Pamekasan: (Kabiro: Rudy), Syamsul, FS. Pontianak: (kabiro: Andi Sriyono), Havigator Agato, Zainal Arifin . Kapuas Hulu: (Kabiro: Adrianus Susanto). Kubu Raya: (Kabiro: Mulyadi) . Sintang: Ahmad Syabirin, Masius Saulus. Landak: Lizinus Selamat, Novyan Latu. Bukittinggi: (Ka.biro: Sam Tanjung, SH), Asnawi, Mudarisman. Purwokerto: Jacksen. Sukabumi: Ibnu Kaaf, Depok: (Kabiro: Rudy Hariandja), Salman S, Wawan K.S, SOs, Suryadi. S.SOs, Mustofa, Yazidul Bustoni. NTT/Belu:....NTT/Kefa: Lius. Mojokerto: (Ka.biro: Deddy), Rony Yunarto, Desy Permata Sari, Syamsul Fuadi,SH, Iskandar Zulkarnain,SH. Luwu: Yulius, S.SOs. Banten : Rahmat. Sutedja, Wardi Adam, Ade. S Kab. Serang :Fatoni Hafidz, Ade Firdaus, Umar, Ansori. Kota Serang: Asep Hendi. Pandeglang : (Ka.Biro: Iwan Suhawan) , Mohamad Iqbal Ajie, Sarjana. Lebak : (Kabiro: Eka Gunawan), Deni Tarudin. Merak :...... Tangerang Raya : (Kabiro: Maan), Junaidi Ismail, Iwan Purnama, Agus Rosidi, Subky, Maryono, Imbro Hadi, Asep Maulana. Tangerang Pantura : Santi Indriyanti. Kab. Tangerang: Wahyu Adam. Tangerang Kota : (Kabiro: Agus Wiryajaya, SE),Yohanes MW, Yudha Ramadani. Cilegon: Hendrik Nur Indra Jaya, Rangga Sanwani, Ruhyatdinata. Purwakarta: (Kabiro : Madrais), Wawan Suwanda, Asep Rahmat, Eko Purwanto, Ida Susilawati, Sri Sujati, H. Anah, Usep Saptumi, Koswara, Jajang Wijaya, Anrakiwan, H. Adnan, Dody Junaedi. Sidrap/Pare-Pare: Abdi Mantaring. Wajo: Suaib. Pinrang: Andi Kute, Aswin. Kep. Selayar: Fadly Syarif. Bogor: (Kabiro: Aan Sanjaya). Bogor Barat: (Kabiro : Moh. Romli). Kota Solo: Agung Bayu, SE, MM. Tanjung Jabung Barat: (Kabiro: Hermansyah), Ahmad Mulyadi, Herbainsyah, Udin. B. Tanjung Jabung Timur: (Kabiro : Arfiansyah Efendi), Hermansyah, Khayan Alfyansyah, Salam, M. Mustakim. Brastagi: (Kabiro: Jusup Bangun), Sarpin Tarigan. Karo: (Kabiro: Roberto Barus), Kariaman Sitanggang, Iwan Sitepu. Papua Kota: Ratna Mulia, SE. Kab. Papua: Muhammad Amin. Kab. Asmat/Agats: Dominggus Karubaba. Kab. Mimika: Frits Wellem Karubaba. Bengkalis: Marno. Makassar: Nur Jamil Abd Rasyid. Jeneponto: Muh. Kahar Arifin, SH, M.Si, MH. Bangka/Belitung: (Kabiro: Jhon Pieter HP, Amd), Irfan Agustiawan, Lucky Dwi. Deli Serdang: Basuki, Suriadi. Serdang Bedagai: Budi Nawan. Pemalang : (kabiro: Imam Sby, SH). Palembang: (Kabiro: Abror Vandozer), Nico Ferlyno. Musi Banyuasin: (Kabiro: Darul Kutni), Ahmad Sicheng. Banyuasin: (Kabiro: Herlina), Desmon, Dasmi. Ogan Ilir : (Kabiro : Suparman S), Endang Susanto, Taufik. Ogan Komering Ilir: Yovi Meitaha. Prabumulih/Pali : (Kabiro: Usman Basir), Herman, Junaidi. Muara Enim: (Kabiro: Evri A), Syamsidi Zainal Ariffin, Ermiyati. Lahat: (Ka. Biro: Supelman), Herman. S . Empat Lawang : .... Musi Rawas/Kota Lubuk Linggau: Jhuan PH Silitonga, Ustman Nasution, Andre Haris . Oku Timur/ Martapura : (Kabiro: Parlin Ariel. N), Edy Kusumayadi. Oku Selatan/Muara Dua: (Kabiro: Bambang Yudianto, SE), Syarofi. OKu Induk/ Baturaja: (Kabiro: MH. Arifin). Gorontalo: Iwan Ismail. Semarang: (Kabiro: Miftahul Munir). Tolitoli: (kabiro: Asyram). Palu: (Kabiro: Amir Is Udit). Sigi: (Kabiro: Marlan MS), Karolina Larope. Donggala: Alimudin Halim. Parigi Moutong: Mariam Hi Azis. Padang: Edison Chaniago, Martias, Robby Octo Irawan, Hardianto. Ciamis: Dedi Irfan, Mumuh, Didi Haryadi, Tatang. Kab. Cianjur: (Kabiro: Somantri), Apip Mustofa, Pendi Y. Kab. Pontianak : Dewari. Kota Sibolga: (Ka. Biro : Peniel SB Sitorus, SH). Langkat: Edy Tarigan. Prov. Maluku : (Kabiro: Petrus. F. Ulahayanan). Kota Ambon : (Kabiro: Remelia HL Latuihamailo). Kab. Seram Bagian Timur : Abdul Kadir Kella. Kab. Seram Bagian Barat : Likko Yunus. Kab. Buru : Khairul Syam. Kab. Maluku Tenggara Barat : Noke Lartutul. Kab. Maluku Tengah : Ir. Murad Upuolat. Kab. Maluku Barat Daya : Yakobis Moses. Kab. Maluku Tenggara : Herman Fautngilyanan. Kota Tual : Shopia Ulahayanan. Dumai : (kabiro: Hj. Misrukiah), Yafrinel KS. Sarolangun : Achmad Fuady, Al Mubarrok. Purbalingga : (Kabiro: Jarwo Subiyanto), Teguh, Sukamto. Nganjuk : Achmad Subchan Katsir, S.Sos. Labuhan Batu : Saut Lamhor. S

Seluruh Wartawan Radar Nusantara Setiap Melaksanakan Tugas, Liputan Dilengkapi Dengan Identitas, terdaftar di Box dan tidak diperkenankan menerima/meminta apapun dari narasumber.

RADAR UTAMA
www. radarnusantara.com
minta kejaksaan Agung maupun Kapolri untuk segera mencopotnya karena dinilai gagal menegakkan hukum, hitler yang dikenal lantang menyuarakan perilaku korupsi menduga ada ketidak beresan aparat penegak hukum di sibolga hingga persoalan ini berlarut larut. Peniel Simon Baryona Pane, SH alias Sitorus Gondrong yang bertindak sebagai pelapor dugaan ipal SD/ MIN Walikota Sibolga, Drs. H. M Syarfi Hutauruk ketika diminta dikonfirmasi wartawan di lokasi demo Format membenarkan pemanggila pihak Polres Sibolga tersebut. Seraya menunjukkan surat sakit dari Balai Pengobatan ST. Mikael mengatakan, “Senin sore lalu saya menerima surat dari Polres Sibolga agar datang untuk diminta keterangan sebagai pelapor. Sejak seminggu yang lalu saya sudah sakit dimana badan saya terasa sakit dan meriang serta kepala sering pusing. Mungkin puncaknya kemarin sehingga saya harus berobat.” Seraya menunjukkan bisul yang baru pecah di daerah pantatnya dengan kelakar khasnya lenjut mengatakan, “Maklumlah. Selama ini kita di ruangan Full WC, tibatiba berapa bulan ini di areal Full AC ya.. sakitlah. Sesuai keterangan paramedis, saya sakit diakibatkan kecapean. Maklumlah saya sudah tiga kali bolak-balik Sibolga-Jakarta untuk melakukan pelaporan ke gedung KPK-RI terkait dugaan mark up pangkalan truk Km 3 dan Sibolga Medan sudah delapan kali termasuk saat melaporkan dugaan ipal itu ke Poldasu. Seandainya tugas peliputan momen besar ini bisa saya rekomendasikan pada teman, lebih baik saya memilih istirahat di rumah supaya cepat fit,” pungkasnya. Usai mendengar penjelasan dan komitmen Polres Sibolga, masyarakat yang bergabung dalam Format mendatangi kantor Kejari Sibolga. Didepan kantor Kejari Sibolga mereka meminta agar pengaduan dugaan mark up ganti rugi lahan pangkalan truk di Km 3 yang diduga sebagai bentuk kejahatan berjamaah serta merugikan keuangan Pemko Sibolga juga melukai rasa kebenaran dan keadilan masyarakat. Menyahuti aspirasi massa pengunjuk

Minggu ke III, Mei 2013

3

Format Demo Polres dan Kejari Sibolga “Terkait Dugaan Ipal Walikota, Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung PKAD dan Mark Up Lahan Pangkalan Truk”
Sibolga, Radar Nusantara
Ribuan masyarakat pencari kebenaran, keadilan dan kepastian hukum Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara yang tergabung dalam Forum Masyarakat Transparansi (Format), Rabu (08/5) melakukan ujukrasa di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sibolga dan Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga. Aksi masyarakat itu dimotivasi keinginan mempercepat penyelesaian proses hukum terkait ijazah pendidikan dasar (SD/ MIN) Walikota Sibolga, Drs. Syarfi Hutauruk yang diduga palsu, dugaan korupsi pembangunan gedung Dinas Pengelolaan Kekayaan dan Asset Daerah (PKAD) Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dan dugaan mark up ganti rugi lahan pangkalan truk Sibolga di Jl. Sibolga-Tarutung Km. 3 Kelurahan Hutabarangan Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga. Dalam aksi damainya di depan Mapolres Sibolga, mereka mendesak agar Polisi segera mengusut tuntas laporan dugaan korupsi pembangunan gedung Dinas PKAD Pemko Sibolga dan laporan dugaan ijazah palsu (Ipal) Walikota Sibolga, Drs. H. M. Syarfi Hutauruk. “Kami mendesak agar Polres Sibolga segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi dalam pembangunan gedung kantor PKAD Pemko Sibolga yang telah diadukan tanggal 05 Desember 2012 lalu. Juga dugaan Ipal SD/MIN Walikota Sibolga, Drs. Syarfi Hutauruk yang telah dilimpahkan Poldasu pada Polres Sibolga tanggal 29 April 2013.” Ujar Koordinator aksi, Rudolf Siagian, SE. Menganggapi pernyataan sikap tersebut, Wakapolres Sibolga, Kompol TA Manaf didampingi Perwira Polres Sibolga meyatakan dengan tegas, akan menindak lanjuti laporan laporan yang masuk pada institusi penegak hukum tersebut. “Kami tetap profesional di dalam menangani kasus ini. Kami tidak ada niat untuk meredam atau menghentikan, justru kami akan berupaya menuntaskannya. Bila terbukti nanti maka kasus ini akan kami ajukan.” Pada waktu dan tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Agus Pristiono membenarkan ada dua kasus laporan masyarakat yang saat ini mereka tangani. Namun dalam penanganan kasus perkara tindak pidana ada manajemen dan prosedur yang harus mereka lakukan sehingga membutuhkan waktu penanganan. “Benar telah kami terima LP dugaan korupsi pembangunan gedung PKAD Sibolga oleh pelapor LSM Perjuangan Keadilan, Edy Tarigan. Saat ini kasus tersebut masih dalam penelitian. Karena untuk membuktikan kasus ini perlu kami lakukan penelitian. Maka kami akan memanggil saksi saksi ahli baik dari BPKP juga dari pihak independen seperti dari USU. Karena penghitungan kerugian Negara harus jelas dulu. Kalaupun agak lama, itu akibat kita kesulitan dalam pemanggilan saksi ahli.” AKP Agus Pristiono lanjut mengatakan, “Ada pelimpahan LP dari Poldasu terkait dugaan ijazah palsu. Namun, kami menyayangkan ketika kami menyurati pelapor, katanya sedang sakit. Jadi tolong bagi rekan-rekan agar lebih kooperatif agar prosesnya LP itu cepat kami tangani. Sekarang masih dalam proses pemanggilan pelapor dan saksi-saksi. Dalam mengani perkara pidana tahapan kriterianya adalah LP , lalu kita lakukan penyelidikan. Bila dalam penyelidikan menemukan sesuatu perbuatan tindak pidana maka akan ditingkatkan menjadi penyidikan. Dari penyidikan akan kami kirimkan SP2HP tentang penyidikan kami kepada pelapor,” pungkasnya, Praktisi hukum Jakarta yang cukup dikenal kritis akan kelakuan penegak hukum Antoni Sitanggang SH., di ruang kerjanya mengatakan kepada media ini kalau persoalan hukum terkait walikota Sibolga aparat penegak hukum khususnya kepolisian dan kejaksaan harus bertanggung jawab karena persoalan ini sudah lama namun sampai sekarang tidak menemukan titik terang, ada apa,….? hingga masyarakat dan elemen lainya melakukan aksi demo. kemarahan dan ketidak percayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum semakin nyata. Antoni menduga ada ketidak beresan dan menjadikan persoalan ijazah palsu dan dugaan korupsi menjadi ATM berjalan oleh aparat hukum disana (sibolga red) khususnya KAPOLRES & KAJARI. Antoni dengan tegas meminta kejaksaan agung maupun kapolri untuk segera mencopot bawahannya yang tidak becus melaksanakan tugas dan fungsinya. Hitler selaku Ketua GACD ( Goverment Corruption Agains & Discrimination) di jakarta ketika dimintai keterangan di ruang kerjanya mengatakan perilaku korupsi di negeri ini sudah di bawah titik memprihatinkan dan oknum penegak hukum justru menjadi biangnya untuk melakukan pemerasan dan menjadikan lumbung padi bagi pelaku korupsi dan ini harus dibasmi dan bila perlu mengusir oknum-oknum penegak hukum yang melakukan perbuatan hina dari institusinya karena sudah sangat memalukan dan berani memperjual belikan hukum. Hitler menambahkan kalau masyarakat sudah kritis dan bijak. Pelaku korupsi dinegara ini semakin memprihatinkan dan itu dapat dilihat di berbagai media cetak dan elektronika kalau oknum penegak hukum banyak yang tertangkap tangan memeras pelaku korupsi dan persoalan ini Kapolres dan Kajari sibolga harus bertanggung jawab dan me-

rasa Kajari Sibolga, Kemal Sianipar, SH mengaku sampai saat itu pengaduan tersebut masuh dalam tahap pengumpulan bukti-bukti. “Terkait dugaan mark up pangkalan truk saat ini kami masih melakukan pengumpulan data-data dan fakta. Terus terang saya ungkapkan, datadata dan fakta serta keterangan saksi-saksi termasuk ahli waris jual-beli lahan sementara ini belum ada cukup bukti untuk menindak lanjuti hal tersebut ke tindak pidana korupsi. Namun demikian, bila ada buktibukti baru kami tetap konsekwen menindak lanjuti hingga ketahap yang lebih tinggi,” pungkasnya. Menanggapi independensi dan profesionalisme Kajari Sibolga dalam menangani kasus tersebut, salah seorang orator aksi, Sahata Simon Situmorang berjanji, Format akan membantu pihak Kejari Sibolga dengan sungguh-sungguh termasuk menghadirkan Sitorus Gondrong sebagai salah seorang saksi sekaligus pemegang kuasa keluarga dalam proses pelapasan ganti rugi lahan terminal truk Sibolga itu. Sebelum menutup aksi damai, salah seorang orator aksi, Roberto Sitohang mengimbau pihak Kejari Sibolga agar jeli dalam menangani permasalahan termasuk mendalami tiga kali proses ganti rugi dengan harga yang berbeda beda seperti, tahap I senilai Rp. 700 Jt tapi gagal, tahup II senilai Rp 1,3 M juga gagal dan tahap III senilai Rp. 1,425 M baru terealisasi serta surat ahli waris pada Badan Pertanahan Nasional Kota Sibolga dan Surat Pembagian Harta Warisan yang diketahui Lurah Hutabarangan dan Camat Sibolga Utara Kota. (SG-86 & edy_88.com)

“Terkait Dugaan Ipal Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk”
Sibolga, Radar Nusantara
Warga Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara, Peniel Simon Baryona Pane, SH alias Sitorus Gondrong melalui suratnya No. Ist/Sbg/V/2013 tanggal 06 Mei 2013 meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI), Jenderal Drs. Timur Pradopo mengawal proses hukum Laporan Polisi (LP) No. STTLP/385/IV/2013/ SPKT I terkait ijazah pendidikan dasar Walikota Sibolga, Drs. H. M. Syarfi Hutauruk diduga palsu yang digunakan sebagai syarat materil pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Sibolga medio tahun 2010. Pasalnya, pria dengan sapaan akrab Sitorus Gondrong itu khawatir LP-nya tersebut akan bernasib sama dengan pelaporan yang dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat Abdi Nusa Bangsa (LSM-ANB) No. 11-ANB/SBG/2010 tanggal 19 Mei 210 dan pelaporan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) Nomor: 126/Bekst/AMPUH-SUMUT/IX/2012. Kenapa tidak..? telah tiga tahun sejak kasus tersebut dilaporkan pada pihak kepolisian, hingga berita ini dilansir belum pernah disidangkan di Pengadila berstatus kasus pidana. “Wajar kalau saya khawatir bila LP yang saya lakukan akan bernasib sama dengan pelaporan dua elemen masyarakat sebelumnya. Indonesia khan Recht Staat (Negara Hukum) tentu segala permasalahan hukum harus diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku.” Ujar warga Negeri Berbilang Kaum itu pada Awak Radar Nusantara, Senin (06/05) saat mengirim surat pada KAPOLRI di Kantor Pos Negara Sibolga. Menurut Sitorus Gondrong, penyelesaian secara hukum yang dilakukan atas legalitas ijazah pendidikan dasar orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga itu akan mendapat dukungan dari masyarakat khususnya Drs. H. M. Syarfi Hutauruk. Sebab, gonjang ganjing akan keabsahan ijazah yang selama ini menjadi buah bibir dalam masyarakat akan terjawab secara hukum. Pria jebolan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala itu yakin, apabila Syarfi Hutauruk memiliki jiwa negarawan, taat hukum dan itikad baik penyelesaian dugaan ipal tersebut cepat selesai, oknum Walikota Sibolga tersebut akan pro-aktif mendorong pihak Kepolisian Resort (Polres) Sibolga untuk segera melakukan proses penyelidikan (Lidik) dan Penyidikan (Sidik), pungkasnya. Seraya berharap institusi yang dipimp-

in Jenderal Drs. Timur Pradopo itu mengabulkan serta memberi perlindungan hukum terhadapnya. (RN/edy-88.com) Bupati untuk pembebasan lahan dan pihak PLN masih merelokasi jaringan yang ada baru 50% yang sudah dilakukan pembebasan,sedangkan Bupati Belitung Darmansyah Husein bersedia untuk sebagai mediator dengan masyarakat terkait pembebasan lahan ini.Namun Sutarno yakin bahwa bulan November 2013 ini PLTU Suge sudah dapat difungsikan sesuai dengan keinginan masyarakat Belitung. Selain permasalahan Tehnis yang di alami PLTU Suge ini ialah juga bermasalah dengan karyawan yang mana karyawan tersebut masih melakukan system out sourcing padahal permen Tenaga kerja dan Transmigrasi RI No.19 Tahun 2012,sudah menentukan yang bisa diperbolehkan out sourcing adalah tenaga cleaning service,catering,security dan usaha penunjang dipertambangan dan perminyakan.sedangkan karyawan PLTU tersebut masih karyawan Kontrak dan tidak terdaftar sebagai peserta jamsostek yang seharusnya merupakan menjadi suatu kewajiban dan tanggung jawab perusahaan. (Jphp/Irf)

Terkait belum rampungnya pembangunan PLTU Suge
Belitung, Radar Nusantara
Pembangkit listrik Tenaga Uap ( PLTU ) adalah pembangkit yang mengandalkan energy kinetic dari uap untuk menghasilkan energy listrik.Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah generator yang di hubungkan keturbin yang di gerakkan oleh tenaga kinetic uap panas/ kering.Pembangkit listrik tenaga uap menggunakan berbagai macam bahan bakar terutama Batu bara dan Minyak bakar serta MFO untuk start Up awal. Proyek Pembangunan PLTU ini yang di bangun di desa Suge Kecamatan Badau Kabupaten Belitung yang dimulai sejak tahun 2009 sampai sekarang belum beroperasi,padahal proyek ini seharusnya sudah rampung tahun 2012. Mega Proyek ini di bangun dengan menggunakan dana APBN langsung dari PLN Pusat yang pelaksanaanya dilakukan oleh PT.Poeser Indonesia,namun kenyataannya pelaksanaan mega proyek tersebut dikerjakan oleh beberapa sub kontraktor baik kontraktor dari Belitung maupun dari luar Belitung. Dalam Pelaksanaan pembangunan mega proyek ini sangat tertutup,terbukti ketika media ini ingin meliput dan konfirmasi seputar pembangunan proyek ini tidak diperkenankan oleh pengaman atau security.Hal ini dibenarkan Manger PLTU Bangka Belitung Haria Sudarta, bahwa instruksi tersebut berasal dari Direktur Utama PT.PLN mengatakan “ jika menginginkan informasi tentang PLTU Suge harus langsung datang ke Bangka,karena Bangka merupakan corong informasi PLTU “ tandasnya. Hal inilah yang menjadikan para awak Media ber tanya-tanya tentang seputar pembangunan Proyek PLTU ini,sedangkan jarak yang akan ditempuh untuk ke Bangka butuh waktu dan materi untuk menyeberang Pulau agar bisa dapat konfirmasi.inilah yang menyebabkan para awak media merasa jengkel terhadap perusahaan ini,sedangkan salah satu fungsi pers adalah sebagai Sosial Control yang dilindungi UU No.40 Tahun 1999,pers mempunyai hak mencari,memperoleh dan menyebar luaskan gagasan dan informasi. Disamping itu juga bertentangan dengan UU No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Public, dalam UU ini jelas dikatakan bahwa setiap orang berhak memperoleh informasi public kecuali membahayakan Negara.Diduga bahwa dalam pelaksanaan proyek ini ditemui berbagai kejanggalan ,akan tetapi hal ini belum dapat di buktikan dikarenakan belum bisa langsung cross cek karena adanya pelarangan peliputan media di lapangan. Terkait pelarangan peliputan ini dipertanyakan kepada Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani via phonsel,dia mengatakan bahwa hal ini dia tidak mempunyai kewenangan karena ini adalah hak PT.PLN maupun PT.Poeser Indonesia selaku pengelola proyek.cuman yang hanya dapat kami jelaskan adalah tentang pembangunan PLTU Suge ini memang mengalami beberapa kendala,d

iantaranya pembebasan lahan dari pihak pemerintah daerah yang belum ada titik temu dengan masyarakat,yang juga nantinya akan terkena radiasi tegangangan tinggi/sutet,dan pinjam pakai pelabuhan,hal ini yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian mega proyek PLTU tersebut ujar Taufik. Sedangkan menurut sutarno Manager PT.PLN Tanjung Pandan,bahwa kendala memang ada namun hanya kendala tehnis dilapangan yaitu negoisasi dengan PT.PUS,dimana perlu adanya peraturan

RADAR UTAMA
www. radarnusantara.com
Sibolga, Radar Nusantara
AL-B), Simon Sahata Situmorang didampingi Ketua LSM Peduli Bangsa (PB) Parulian Lumbantobing alias Pluto ketika ditemui awak Koran ini, Kamis (25/04) di samping RSU Ferdinand Lumbantobing Sibolga menanggapi pemberitaan tersebut, meminta kepada Redaksi Radar Nusantara beserta jajarannya agar terus melanjutkan pemberitaan. Sebab, saat ini masyarakat sangat membutuhkan pemberitaan yang disajikan Radar Nusantara. Seraya menghimbau media lain mengembangkan dan menindaklanjuti berita media ini baik yang telah dilansur secara online pada Website: www.radarnusantara.com maupun melalui Koran. Simon Situmorang menilai, media yang memposisikan diri sebagai corong penegakan supremasi hukum itu sangat tepat untuk dan terus eksis di Kota Sibolga melakukan pemberitaan actual, tegas dan berani seperti pemberitaan sebelumnya sehingga masyarakat Sibolga khususnya mengetahui hal sebenarnya yang terjadi dalam Pemerintahan Kota (Pemko) Sibolga. Pada waktu dan tempat yang sama, Ketua LSM Peduli Bangsa (PB) Parulian Lumbantobing alias Pluto mengatakan, ekses pemberitaan Koran Radar Nusantara yang konsisten dengan mottonya telah membuat banyak kalangan gerah termasuk Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk. Pasalnya, nilai kebenaran pemberitaan tersebut sangat tinggi sebab berdasarka fakta, nara sumber yang jelas dan objektif serta memiliki nilai-nilai pembelajaran hukum bagi masyarakat. “Saya senang dan salut membaca Koran Radar Nusantara yang betul-betul berani sehingga masyarakat mendapat berita faktual, pendidikan hukum dan membangun pola pikir masyarakat lebih objektif serta positif,” ungkapnya. Berkenaan dengan tanggapan elemen masyarakat di media lokal terkait isi pemberitaan Koran Radar Nusantara pada edisi sebelumnya, pria yang getol menyuarakan penegakan supremasi hukum dengan sapaan akrab Pluto itu mengatakan “Biasanya itu. Kita harus pintar hidup, tapi jangan pintar-pintaran hidup karena yang memiliki hidup adalah sang pencipta. Tapi janganlah kita ini terkesan menutup-nutupi sesuatu yang tidak perlu ditutupi. Kita sebagai warganegara di Negara Hukum berkewajiban bahkan bertanggungjawab secara moral mendukung dan mendorong penegakan supremasi hukum,” lanjutnya. Pluto lebih lanju mengatakan, “Kasihan itu Pak Wali, kalau kasus ini terus terkatung-katung bisa saja nanti dimanfaat-

Minggu ke III, Mei 2013

4

Syarfi Hutauruk dan Elemen Masyarakat “Kebakaran Jenggot”
Terkait Edisi Pemberitaan Radar Nusantara Tentang Dugaan Tindak Pidana Walikota Sibolga
Terkait dua edisi pemberitaan Koran Radar Nusantara tentang dugaan tindak pidana yang dilakukan Walikota Sibolga Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. M. Syarfi Hutauruk dengan judul : Tangkap,….? Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk “Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Pengemplangan BBM dan Mark Up Pengadaan Pangkalan Truk” dan Jeruji Besi Menanti Kedatangan Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk telah menimbulkan reaksi masyarakat beserta elemennya termasuk orang nomor satu di Negeri Berbilang Kaum itu. Disatu sisi ada yang mendukung agar pemberitaan pengungkapan permasalahan hukum mantan politisi senayan itu dilanjutkan sesuai Motto Radar Nusantara : Actual, Tegas dan Berani. Sebab masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi berdasarkan fakta. Disisi lain ada yang “gerah” alias kebakaran jenggot diduga dilatar belakangi rasa takut kepentingannya akan terganggu serta timbulnya rasa takut yang berlebihan “menghantui” diri akan permasalahan hukum atas dirinya terkuak dan sampai pada masyarakat sehingga timbul ketidak percayaan masyarakat serta proses hukum semakin cepat. Ketua Assosiasi Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Bersatu (ASWkan orang demi kepentingan politiknya. Selaku warga Kota Sibolga yang baik, kita tidak perlu banyak berkomentarlah. Lebih baik kita memberi saran pada Pak Wali supaya berkenan bersama-sama dengan kita mendesak pihak penegak hukum melaksanakan tugasnya dengan baik agar permasalahan ini jelas dan tuntas.” Pluto menilai, statemen elemen masyarakat di media Simon S Situmorang dan Pluto lain adalah merupakan hak setiap orang. Namun, jangan terkesan salah, ya.. sudah.. Pak Wali khan punya emosional karena saat ini masyarakat te- hak jawab. Saya rasa dijawab sajalah, kenalah pintar menilai dan memilah mana yang pa harus repot-repot sehingga terkesan benar dan salah. “Statemen itu adalah hak kebakaran jenggot..? Kalau keberatan setiap orang mengeluarkan pendapat. Tapi diadukan saja sama Polisi dan kita siap jangan terkesan emosional seperti men- mendukung beliau. Apa bila benar kita gatakan isu-isu oknum yang tidak ber- pasti mendukung dan mendorong penetanggung jawab dan ditunggangi orang gakan supremasi hukum sepenuhnya. yang ingin membenturkan kekondusifan. Jangan kita mengatakan anti korupsi tapi Sementara pengirim surat dan nara sum- tidak berbuat untuk memberantas korupber berita sangat jelas.” si.” pungkasnya. Seraya menghimbau Terkait statemen Walikota Sibolga, masyarakat Kota Sibolga menjaga kekonSyarfi Hutauruk di salah satu media lokal dusifan Negeri Berbilang Kaum Tersebut yang menyatakan pemberitaan tersebut serta tetap mendukung dan mendorong adalah fitnah, “Sah-sah saja itu karena penegakan supremasi hukum karena Insetiap orang mempunyai hak mebela diri. donesia adalah Negara Hukum. (RN/SGKalau pemberitaan itu tidak benar alias 86)

Arus Petikemas Capai 680.241 TEU’s di Triwulan I/2013
Surabaya, Radar Nusanatara
Pengiriman barang dengan Petikemas (Container) menggunakan transportasi laut masih menjadi primadona. Data yang diperoleh Radar Nusantara dari PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero), selama triwulan I (Januari s/d Maret) di tahun 2013 tercatat total arus petikemas melalui Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 568.780 box atau setara 680.241 TEU’s. Capaian tersebut, berdasarkan data per terminal di Pelabuhan Tanjung Perak. Diantaranya, Terminal Konvensional (Terminal Jamrud, Nilam dan Mirah, red) terealisasi 120.164 box atau setara 128.146 TEU’s. Selanjutnya dari Terminal Berlian (PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia) terealisasi 211.556 box atau setara 230.889 TEU’s. Sedangkan di Terminal Petikemas (PT. Terminal Petikemas Surabaya) tercapai 237.060 atau setara 321.206 TEU’s. Menurut data, apabila diprosentasikan berdasarkan asal dan tujuan perdagangannya, arus petikemas domestik masih mendominasi. Dimana sebanyak 44,7% merupakan petikemas Internasional dan 55,4% terjadi pada arus petikemas Domestik. Realisasi arus petikemas Internasional mencapai 303.536 TEU’s dan petikemas domestik mencapai 376.705 TEU’S. Capaian dari arus petikemas domestik didominasi oleh Terminal Berlian (PT. BJTI) sebesar 54,2% atau setara dengan 204.059 TEU’s, disusul Terminal Konvensional (Jamrud, Mirah dan Nilam) sebesar 34% atau setara dengan 127.978 TEU’s. Sedangkan Terminal Petikemas Surabaya (PT TPS) hanya mencapai 11,9% atau setara dengan 44.668 TEU’s. Namun sebaliknya, arus petikemas Internasional didominasi oleh PT. TPS sebesar 91,1% atau setara dengan 276.538 TEU’S, disusul capaian PT. BJTI sebesar 8,8% atau setara dengan 26.830 TEU’S dan Terminal Konvensional (Jamrud, Nilam dan Mirah) sebesar 0,1% atau setara dengan 168 TEU’S. Menurut Kepala Humas/ACS PT. Pelindo III, Edi Priyanto, berdasarkan data 3 (tiga) tahun terakhir (tahun 2010 s/d 2012) bahwa arus petikemas melalui Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. “Banyak peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2010 realisasi arus petikemas mencapai 2.407.487 TEU’s, meningkat pada tahun 2011 menjadi 2.643.518 TEU’s dan terealisir 2.849.138 TEU’s di tahun 2012,” ungkapnya. Berikut rincian data arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya :

Ancaman Stagnasi

Edi menambahkan, diperkirakan, arus petikemas Internasional di Pelabuhan Tanjung Perak pada 2014 mendatang, mencapai 1,82 juta TEU’s. Padahal, kata Edi, kapasitas terminal hanya mampu menampung 1,45 juta TEU’s sehingga terjadi kelebihan (overflow) 363.268 TEU’s. Masih Edi, sedangkan arus petikemas domestik pada 2014 diperkirakan mencapai 2,04 juta TEUs, sedangkan kapasitas terminal petikemas domestik hanya mampu menangani 1,57 TEUs, sehingga ada kelebihan 472.102 TEU’s. “Karena itu, pembangunan Terminal Multipurpose Teluk Lamong diharapkan dapat menjadi solusi guna mengurangi permasalahan di Pelabuhan Tanjung Perak yang kini menghadapi ancaman terjadinya kongesti dan stagnasi cukup serius,” jlentrehnya.

Kemacetan arus kapal dan barang di Pelabuhan Tanjung Perak, dikatakan Edi, berarti ancaman serius terhadap perekonomian di Jawa Timur. Bahkan, bisa jadi ancaman itu juga bisa meluas hingga Indonesia timur. “Karena peran Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya selama ini sebagai pelabuhan pengumpul (hub port) utama di kawasan itu. Dengan demikian, aktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak memiliki korelasi yang tegas. Artinya, pembenahan dan modernisasi Pelabuhan Tanjung Perak akan berkorelasi positif dengan upaya pencapaian target per tumbuhan ekonomi Jatim. Untuk mengurangi adanya dampak negataif, PT Pelindo III merevitalisasi, modernisasi, dan peningkatan kapasitas, di antaranya membangun Terminal Multipurpose Teluk Lamong berikut aksesnya,” pungkasnya. (Mah)

RAHARJO S.Pd Utamakan Manajemen Transparan
Serang, Radar Nusantara SMPN 1 Bojonegara yang terletak diwilayah kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang-Banten. Raharjo S. Pd selaku kepala sekolah yang selalu terbuka dengan dewan guru dan masyarakat. Kepada semua media tentunya selalu terbuka dengan siapa pun mengutamakan manajemen transparan, karena denAyosuparjo S.pd gan transparan semua bisa mengawasi koreksi kebaikan guna kebaikan dan kemajuan bersama karena BOJONEGARA sudah lengkap sarakeberhasilan sebuah pendidikan na dan prasarana berkat kerja itu tentunya dilihat dari para kin- sama dan kedisiplinan kepala erja pemimpin dan dewan guru se- sekolah yang merasa dirinya adbagai ujung tombaknya dan alah harus bekerja keras maksimal selebihnya kita kembalikan pada untuk mencapai pendidikan ini lebpenilaian masyarakat yang jelas ih maju RAHARJO S. Pd yang mempihaknya akan memberikan yang puyai jiwa sederhana pendiam naterbaik demi untuk kemajuan pen- mun jiwa kepemimpinannya sandidikan di SMPN 1 BOJONEGARA, gat jelas, karena merasa pemimpin karena dengan kebersmaan men- adalah suatu amanah yang harus yatu antara kepala sekolah dewan dilaksanakan sesuai dengan tugasguru komite dan masyarakat akan nya demi untuk mencerdaskan lebih maju pendidikan ini SMPN 1 anak bangsa ini. (rangga)

Herman Deru Calon Gubernur Sumsel Yang Penuh Motivasi
Martapura, Radar Nusantara Sebagai tokoh muda yg energik dan penuh ide diringi dengan jiwa yg penuh dengan semangat sudah sewajarnya dia memimpin Propinsi Sumatera Selatan . Hal ini berdasarkan pengalamannya mulai duduk di bangku SMP sampai memimpin Kabupaten OKU Timur hingga saat ini menunjukkan prestasi yg sangat spektakuler. Bukti ini dapat kita lihat di OKU Timur saat ini sangat maju dalam perekonomian,memperthatikan masyarakatnya yang tidak mampu, memberi beasiswa kepada mahasiswa yg berperestasi di seluruh Indonesia yg berasal dari OKU Timiur ,bedah rumah yg tidak layak huni,membangun gedung dengan mengarahkan sumber daya dari masyarakat melalui infaq menyadarkan masyarakat atas hak dan kewajiban. Herman Deru juga mempunyai sifat yg sangat sederhana ,mau menerima saran dari orang lain walaupun sangat menyakitkan semasih itu bersifat untuk membangun,juga menyapa setiap orang tanpa melihat status orang tersebut,terbuka dalam berbagai informasi dan mudah diajak berbicara. Tidak mengenal takut jika memang itu merupakan kebenaran dan tegas dalam bertindak. Dalam melakukan tugas Hrman Deru sampai larut malam di kantornya tanpa mengenal lelah karena pada prinsipnya amanah yg dia terima harus dipertangung jawabkan lahir bathin dan saya duduk disini karena mereka yg mendudukkan saya.Prinsip inilah yg selalu berdengung dalam hatinya sehingga setiap hari Jumat selalu berpindah pindah untuk melakukan sholat jumat dari desa ke desa semasih bisa di jangkau tanpa mengganggu aktifitas dalam mengemban amanah. Dalam hal memperhatikan generasi muda Herman Deru sanngat sensitif karena menurutnya mau kemana kelak Negara ini jika generasi muda tidak berpendidikan dan mempunyai profesi yang dapat bersaing secara sehat sesuai dengan perkembangan zaman yang begitu cepat,juga terhadap musibah ,kesehatan,dan keagamaan.dan keamanan. Juga mengenai pertanian , perkebunan juga tidak lepas dari perhatiannya untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri ( berswasembada ) tanpa harus mengandalkan bantuan dari Pemerintah dengan mengoptimalkan sumberdaya alam yg ada dalam masyarakat tersebut dengan selalu menyerukan mari bekerja keras membangun daerah kita. (nels,parlin )

RADAR ISTANA
www. radarnusantara.com
ian APBN-P 2013 ini, pemerintah sangat berharap bisa dilakukan kerja sama yang baik antara pemerintah dan DPR-RI sehingga pembahasan bisa berjalan lebih cepat. Pemerintah tidak ingin ada ketidakpastian yang berlangsung terlalu lama,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada penutup rapat paripurna kabinet di Kantor Presiden, Rabu (8/5) siang. Rapat dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai pukul 15.15 WIB. Rapat membahas langkah-langkah pemerintah untuk menghadapi tantangan perekonomian terkini, termasuk kebutuhan untuk menyusun RAPBN-P 2013. Wakil Menkeu Anny Ratnawati menyampaikan laporan kodisi perekonomian global regional, dan nasional serta outlook perekonomian Indonesia hingga akhir 2013. Presiden menjelaskan, RAPBNP ini akan dibawa dalam pertemuan

Minggu ke III, Mei 2013

5

Jakarta, Radar Nusantara Pemerintah mengajukan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan

2013 sebagai respon terhadap tantangan perekonomian dewasa ini. Dalam draft yang akan rampung pekan ini tersebut terdapat ko-

mponen pengurangan defisit untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM). “Mengingat urgensi penyelesa-

konsultasi dengan pimpinan DPR. Jika pemerintah dan DPR telah sepakat, termasuk anggaran untuk kompensasi, maka kebijakan pengurangan subsidi BBM segera diberlakukan. “Salah satu cara untuk menguranggi defisit anggaran adalah dengan mengurangi belanja kementerian dan lembaga,” ujar Presiden SBY. Pemerintah meminta perhatian seluruh jajaran lembaga negara non-pemerintah untuk juga melakakukan hal yang sama. “Semata-mata untuk penyelamatan ekonomi kita, dan mejaga APBN serta fisal tetap sehat,” Presiden menambahkan. Dalam sidang tadi juga dibahas mengenai sejumlah anggaran yang masih diblokir atau belum dicairkan. “Pemerintah ingin bekerja sekuat tenaga agar semua yang diblok itu bisa dicairkan dan digunakan sesuai peruntukannya,” ujar Presiden. (sind)

Jakarta, Radar Nusantara Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie setuju rencana pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat menengah ke atas. Subsidi sudah seharusnya diberikan kepada orang, yakni masyarakat miskin, bukan kepada produk. “Kami mendiskusikan harus diluruskannya satu subsidi yang dinikmati oleh masyarakat golongan ekonomi menengah ke atas secara sedikt demi sedikit,” kata Abrizal Bakrie, yang akrab disapa Ical, seusai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Rabu (8/5) siang. Saat ini, pemerintah menanggung subsidi BBM sebesar Rp 250 triliun. Jika ditambah dengan subsidi listrik, jumlahnya mencapai Rp 350 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen dari subsidi BBM dinikmati oleh masyarakat golongan ekonomi menengah ke atas. “Akibatnya untuk membangun infrastuktur dan kemampuan untuk memberikan kesejahteraan rakyat menjadi lebih kecil,” ujar Ical. Selama ini, subsidi diberikan kepada produk, dalam hal ini BBM.

Ical setuju dengan pemerintah bahwa ke depan subsidi hanya diberikan kepada pengguna, khususnya masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah. “Itulah langkah yang akan diambil oleh pemerintah,” Ical menambahkan. Sebagai konsekuensi kebijakan meluruskan subsidi BBM ini, lanjut Ical, harga BBM akan naik. “Besarannya itu merupakan ranah pemerintah untuk mengaturnya. Prinsipnya kita kurangi subsidi yang tidak tepat sasaran dan akhirnya kita adakan satu subsidi yang tepat sasaran,” mantan Menko Kesra KIB I itu menjelaskan. Ical memahami akan ada gejolak ekonomi saat kenaikan harga BBM dilakukan. Pemerintah perlu melakukan pengelolaan fiskal dan makroekonomi. “Saya yakin pemerintah sanggup untuk melakukan itu,” Aburizal menegaskan. Pemerintah juga perlu memberi kompensasi jangka pendek, sekitar 4-6 bulan, sampai terjadi keseimbangan antara harga dan pendapatan. Untuk jangka panjang, dilakukan secara berkelanjutan, seperti untuk pembangunan infrastruktur, dan program kesejahteraan rakyat. (sind)

Dalam Memasuki Mayarakat Ekonomi ASEAN 2015
Jakarta, Radar Nusantara Pemerintah menetapkan membentuk komite nasional untuk memastikan Indonesia siap memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Diharapkan tidak ada satu sektor pun yang tidak siap. “Daya saing kita harus setara, atau diharapkan sebagian lebih tinggi dibandingkan negara ASEAN yang lain,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden menyampaikan hal ini pada penutupan rapat paripurna kabinet di Kantor Presiden, Rabu (8/5) siang. Rapat membahas perkembangan perekonomian terkini dan RAPBN-P 2013. Dengan diberlakukannya pasar tunggal ASEAN tersebut, lanjut SBY, perekonomian ASEAN lebih terintegrasi. Dalam konteks ini daya saing dan kesiapan sangat diperlukan. “Oleh karena itu, daripada mengeluh dan merasa tidak siap terus, kita lakukan segala sesuatunya untuk menyiapkan diri kita,” Presiden menegaskan. Seperti diketahui, ASEAN Economic Community (AEC) akan mulai diberlakukan tahun 2015. AEC memiliki tujuan untuk menjadikan ASEAN kawasan ekonomi yang terintegrasi dengan beberapa karakteristik, diantaranya pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi berdaya saing tinggi, wilayah pembangunan ekonomi yang adil, dan kawasan yang terintegrasi dalam ekonomi global. (sind)

RADAR JAKARTA
Copot Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur
Jakarta, Radar Nusantara Pembangunan Kawasan Sawah Abadi Terpadu berlokasi disisi barat Banjir Kanal Timur Kelurahan Cakung Timur Ujung Menteng Jakarta Timur dengan dana anggaran APBD Pemprov DKI Jakarta tahun 2012 lalu Rp. 6.774.158.000,(Milyar) dengan 2 (dua) rekanan kontraktor PT. Pantomasa Cemerlang (Tobas Group) Rp. 3.157.000.000,- (Milyar) hasil pemenang lelang I (pertama) bulan Juni 2012, bulan September 2012 dilelang kembali untuk melanjutkan paket pekerjaan pembangunan Kawasan Sawah Abadi Terpadu yang telah PHO dari rekanan kontraktor PT. Pantomasa Cemerlang, hasil lelang ke II (Kedua) dimenangkan PT. Andi Syam Putera Perkasa Rp. 3.617.158.000,- (Milyar) dengan item pekerjaan serupa yaitu pengurukan / penurapan baik yang dilakukan oleh PT. Pantomasa Cemerlang maupun PT. Andi Syam Putra Perkasa, pengurukan / penurapan yang dikerjakan PT. Pantomasa Cemerlang tanah untuk pengurukan sebagian diambil dari tanah disisi barat BKT jenis tanah boncos / jelek dipergunakan untuk lapisan dasar dan ditimbun tanah super / merah untuk lapisan atas, menurut Pepres 54 Tahun 2010 tentang pengadaan jasa konstruksi / barang untuk pekerjaan pengurugan. Rekanan kontraktor harus memiliki idzin galian C namun rekanan kontraktor pelaksana PT. Pantomasa Cemerlang dan PT. Andi Syam Putera Perkasa menurut informasi tidak memiliki idzin galian C. Paket pekerjaan yang dimenangkan PT. Andi Syam Putera Perkasa dari hasil lelang ke II (Kedua) bulan September 2012 pelaksanaan pekerjaan dilapangan baik

Minggu ke III, Mei 2013

6

www. radarnusantara.com

Fahmi, SH : Sokong Lelang Jabatan
Jakarta, Radar Nusantara Program lelang jabatan untuk camat dan Lurah yang dicanangkan oleh Jokowi-Ahok yang kini sedang berjalan di Provinsi DKI Jakarta mendapat dukungan dari Ketua Fraksi Hanura (Hati Nurani Rakyat / DPRD DKI Jakarta yang tentunya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, asalkan hal tersebut benar-benar untuk menyaring dengan kualitas dan Proposional untuk membawa provinsi Ibukota ini menjadi lebih baik hal tersebut menjawab pertanyaan Radar Nusantara di ruang kerja di gedung baru DPRD DKI Jakarta. Lebih lanjut Kader Hanura dari Jakarta Barat ini mengatakan, semua program dan trobosan demi untuk perbaikan kinerja aparatur Pemda akan kita dukung apalagi lelang Jabatan camat dan Lurah tentu untuk menyempurnakan pelayanan kepada warga Ibukota yang selama ini kita kenal pelayanan aparat Pemda kepada masyarakat terkesan minta dilayani bukan melayani dengan kata lain menyalahi kodrat, tegas Fahmi Zulfikar Hasibuan, SH. Berkenan dengan lelang jabatan ini, Fahmi menghimbau baik lurah dan camat termasuk PNS lainnya baik fungsional maupun struktur semuanya diperbolehkan mengikuti program II termasuk lulusan instansi luar pemerintah dahulu disebut APDN kecuali dokter dan guru. Kata Fahmi ia juga menambahkan, semua proses ini tidak dibebani biaya, proses ini nantinya terbuka dapat diliput oleh wartawan elektronil maupun cetak dan jangan lupa para pendaftar untuk maju menjadi calon harus melalui seleksi diantaranya, seleksi administrasi Jakarta bagi mereka yang akan mencalonkan di biayai untuk calon Lurah maupun camat harus memasukan biodatanya melalui situs khusus pendaftaran juga calon harus mengikuti terkesan yang termasuk tes kesehatan jasmani dan rohani dan bebas dari narkoba. Kemudian 10 orang terbaik akan diambil untuk tes pengetahuan umum dan kepemimpinan juga tervisi-misi, jelas Fahmi serta kopetensi, saya yakin ribuan calon akan mendaftar, kita tunggu. Mereka dianjurkan untuk menyiapkan makalah dan menganalisis strength weaknesses, opportunities and theats (SWOT) atau visimisi terhadap daerah yang akan dipimpinnya. Mereka juga akan melaksanakan tes psikologi, wawancara dan uji publik. Hasilnya, tiga orang terbaik akan menjalani wawancara final dan satu orang akan menduduki jabatannya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 100 tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural, untuk jabatan lurah seorang PNS harus masuk dalam golongan terendah III B tertinggi III D dan memiliki eselon IV A. Untuk jabatan camat, PNS harus masuk golongan terendah III D dan tertinggi IV B dengan minimum pendidikan sarjana S-1. Selain itu, iuran dan camat yang saat ini masih aktif menjabat juga diperbolehkan untuk mengikuti seleksi dan promosi jabatan terbuka. (Ishak Ali)

Terindikasi KKN Pembangunan Sawah Abadi Terpadu
Tenaga kerja, mandor dan pengawas dilaksanakan oleh Tobas Group (PT. Pantomasa Cemerlang) di indikasikan PT. Andi Syam Putera Perkasa meminjamkan Perusahaannya ke Tobas Group (PT. Pantomasa Cemerlang) dengan Fee / Komisi / Perusahaan, Pengguna Anggaran 2012 Ir. Agustinus Bambang Wangsageni dari unit kerja, selaku Kepala SKPD Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Administrasi Jakarta Timur yang cukup baik hubungan secara spesifik dengan PT. Pantomasa Cemerlang (Tobas Group) mulai dari saat menjabat Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Barat, ketika dihubungi selalu menghindar dan tidak pernah ada diruang kerjanya dengan alasan rapat menurut sekretaris yang selalu emosional kalau ditanyakan keberadaan Ir. Bambang Wangsageni oleh Rekan-rekan Pers /LSM. (Ismar Z.)

Gebyar Wisata Pesisir Tampilkan Pesona Kuliner Kelapa Gading
Jakarta, Radar Nusantara Program unggulan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara 12 Destinasi Wisata Pesisir, dalam upaya memperkenalkan dan mempromosikan Sudin Pariwisata Jakarta Utara menggelar kegiatan Gebyar Pariwisata di La piazza Kelapa Gading Jakarta Utara, Jum’at 26 April 2013. Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengatakan, Pariwisata merupakan salah satu Faktor Utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli daerah dan devisa Negara, untuk itu harus terus digalakan dan kedepan akan menjadi mascot kota Jakarta Utara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta Utara serta akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan lebih memperkenalkan lagi keberadaan bagi masyarakat Jakarta Utara, tutur Bambang Sugiyono. Sementara itu Kepala Suku Dinas Pariwisata Jakarta Utara, Ir. Agustine Grace Mandagi mengatakan, 12 destinasi wisata pesisir merupakan kebanggaan sekaligus program unggulan untuk mengembangkan wisata yang dimiliki Kota Administrasi Jakarta Utara. “Melalui kegiatan ini, masyarakat Jakarta diharapkan semakin mengenal 12 destinasi wisata pesisir. Selain itu, potensi pendapatan ekonomi melalui kegiatan pariwisata ini dinilai cukup signifi-

kas dan diharapkan menumbuhkan perekonomian warga, khususnya warga yang tinggal di sekitar 12 destinasi wisata pesisir,” jelas Grace. Untuk itu, Grace meminta kepada seluruh komponen dan warga agar mendukung gebyar wisata 12 destinasi wisata pesisir di Jakarta Utara. “Dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk warga, program ini dapat lebih dikenal luas. Sehingga keuntungannya dapat dirasakan oleh masyarakat itu sendiri,” ungkapnya. Untuk memeriahkan kegiatan ini, kata Grace, selain menampilkan berbagai hasil produk khas pesisir melalui UKM Jakarta Utara yang juga akan dimeriahkan tarian dan musik serta abang none Jakar-

ta Utara. “Dalam acara itu akan dihadiri langsung oleh Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono,” jelasnya Dengan digelarnya Gebyar wisata pesisir ini diharapkan Kelapa Gading yang merupakan salah satu titik dari 12 Destinasi Wisata Pesisir khusus kuliner itu semakin dikenal di masyarakat. Kedepan diharapkan lokasi wisata itu banyak dikunjungi masyarakat baik lokal maupun Internasional. Kegiatan itu dimeriahkan berbagai hiburan seperti tarian-tarian Betawi dan juga akan hadir artis ibu kota seperti Saiful Jamil, 3 Putri Pantura dan Ridwan Saidi. Acara gebyar Wisata Pesisir itu akan dilakukan mulai pukul 15.00 WIB. (eko)

Syukuran Fraksi Golkar (Golongan Karya)
pat kita bekerja untuk kepentingan rakyat. Mudah-mudahan, Insya Allah bermanfaat untuk rakyat. Kita disini berdoa bersama-sama karena ini juga gedung rakyat sekali lagi, kita harapan bermanfaat dengan rakyat kita undang jemaah dari Masjid Cut Mutiah jumlahnya 30 orang di Jakarta Pusat dan gagasan ini atas saran ketua partai. Kita adakan syukuran ini tidak ada motivasi lain kita juga mint doa sama rakyat agar fraksi Golkar ini bekerja maksimal. (Agus. T)

Jakarta, Radar Nusantara Hari ini kita baru pindahan dari gedung lama ke gedung baru, sebagaimana lazimnya seorang pindah pasti syukuran, sehingga itu maknanya untuk diberkahi Allah SWT, karena gedung ini adalah tem-

RADAR ADVERTORIAL
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

7

Gelar Upacara Hardiknas secara Sederhana
Natuna, Radar Nusantara Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang jatuh pada tanggal 02 Mei. Upacara tersebut diikuti oleh perwakilan dari seluruh sekolah yang ada di Pulau Bunguran Besar, seperti Ranai dan sekitarnya. Dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi. kegiatan tersebut dimeriahkan oleh pertunjukan atraksi Drum Band dari SMAN 2 Bunguran Timur. Dikatakan Kepala Disdikbud Kabupaten Natuna, Jasman Harun, bahwa Pendidikan di daerah ini perlu ditingkatkan. Mengingat pendidikan sangatlah penting, demi kemajuan suatu daerah. “Kedepan, saya ingin fasilitas Pendidikan di Kabupaten Natuna khususnya, bisa lebih dioptimalkan. Dari segi transportasi maupun lain sebagainya,” harapnya. Acara tersebut juga di hadiri oleh Bupati Natuna Ilyas Sabli, Sekda Kab Natuna Syamsurizon, wakil ketua l DPRD Natuna Daeng Amhar, Para FKPD,SKPD, toko masyarakat dan para tamu undangan yang hadir pada saat itu. Kepada wartawan Ilyas Sabli mengatakan, bahwa dengan adanya peringatan Hardiknas tersebut, diharapkan keterpurukan yang terjadi didaerah ini bisa bangkit kembali. Khususnya dibidang Pendidikannya. “Karena kita sudah komit dengan anggaran 20 persen dari dana APBD itu, yang akan kami gunakan untuk bidang Pendidikan,” katanya seusai acara. Orang nomor satu di daerah ini tersebut menambahkan, bahwa pendidikan yang menjadi salah satu kunci terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tersebut, memang sudah sepatututnya di perhatikan. “Kedepan saya berharap, bahwa mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Natuna ini bisa lebih baik dan benarbenar diperhatikan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Bupati Natuna Ilyas Sabli bertindak sebagai Inspektur upacara dan kepsek SDN 011 Puak, Ahmad bertindak sebagai pemimpin upacara. Peserta upacara sendiri berasal dari sekolah tingkat teri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan menyampaikan permintaan maaf atas persoalan penyelenggaraan Ujian Nasional tingkat SLTA sederajat Tahun Pelajaran 2012-2013. Hal ini seharusnya dijadikan sebagai pelajaran yang berharga dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Layaknya penyakit, agar tahan terhadap penyakit seharusnya kita meningkatkan imunisasi melalui vaksinasi persfektif sosial kemasayarakatan. Akses pendidikan dapat dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan terjangkauanya dari sisi pembiayaan, untuk itu pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang lebih layak. Hal ini lebih diutamakan di daerah 3 T, termasuk didalamnya pengiriman guru melalui program sarjana pendidikan didaerah. Pada tahun ini Kemendiknas telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7,8 Trilyun. Bantuan tersebut akan digunakan untuk bantuan Operasional Pendidikan dan Menengah, bantuan operasional Pendidikan Tinggi Negeri (PTN), bantuan beasiswa miskin. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan mulai pada tahun pelajaran 2013-2014 nanti akan diterapkan kurikulum 2013 untuk pendidikan jenjang menengah secara bertahap dan terbatas. (Jimmy/adv)

dasar hingga SMA sederajat, selain itu juga hadir sebagai peserta upacara dari kalangan guru, Satpol PP. Kendati cuaca cukup terik pagi itu, upacara berjalan dengan baik dan lancar. Dalam Sambutan Bupati yang membacakan amanat Men-

Natuna, Radar Nusantara Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) HM. Sani, melakukan peletakan batu pertama, atas pembangunan Bandara Incluve Cipil Ranai, Sabtu (04/05). Peletakan batu tersebut didapingi langsung oleh Bupati Natuna Ilyas Sabli, Ketua DPRD

Natuna Hadi Chandra, Kadis Perhubungan Wan Siswandi, Danlanud Ranai Tri Wibowo dan sejumlah FKPD dan SKPD Kab Natuna. Dalam sambutannya, HM. Sani menegaskan, bahwa apa yang telah dilakukan pemerintah daerah maupun pusat, tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari seluruh e l e m e n masyarakat, hasilnya pasti akan siasia. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, dengan catatan kebersamaan itulah yang perlu diutamakan. Marilah kita saling mendorong demi terlak-

sananya program pemerintah kita,” tegasnya. Sementara itu, dalam sambutannya, Ilyas Sabli mengatakan, bahwa latar belakang di bangunnya Bandara yang masih menggunakan tanah milik TNI AU tersebut, adalah untuk memancing masuknya investor ke daerah berjuluk Mutiara Diujung Utara itu. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan segala sektor pembangunan, seperti pariwisata, perindustrian maupun perdagangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat kita,” katanya. Lebih lanjut Kepala Daerah itu berharap, bahwa pembangunan proyek multi yers (tahun jamak) tersebut, berjalan dengan lancar dan rampung pada waktu yang telah ditentukan. “Kami targetkan pembangunan tersebut selesai pada

tahun 2015,” ungkapnya. Sementara dijelaskan oleh Kapala Dishubposkominfo Kabupaten Natuna, Wan Siswandi, bahwa proyek yang dianggarkan dari dana ABPD Kabupaten Natuna itu, menelan biaya sebesar Rp 206 milyar. Pembangunan tersebut meliputi terminal 2 lantai, gedung GSE, bangunan PKP-PK, bangunan operasional, bangunan administrasi, kantin, bangunan maintenance, bangunan genset, kantor keamanan, pos jaga dan ruang pompa. Sementara untuk lahan parkir sendiri, belum termasuk dalam anggaran tersebut. “Sementara untuk lahan yang akan dibangun bandara ini, memiliki luas sekitar 14 hektar,” terang Wan Siswandi. Kemudian, Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Ranai, Tri

Bowo meminta kepada Pemerintah Kabupaten Natuna, agar mengembalikan tanah dan bangunan tersebut kepada TNI AU, apabila dikemudian hari Bandara tersebut tidak dioperasikan lagi ataupun terjadi pemindahan Bandara. “Sebab itu adalah tanah milik Negara,” pungkasnya. Masyarakat berharap dengan dibangunnya Bandara incluve cipil Ranai akan mendobrak perkembangan pembangunan diberbagai sektor lain, sehingga daya tarik sesuai harapan pemimpin Natuna dapat tercapai dengan baik. Melalui pembangunan incluve cipil tersebut juga diharapkan akan mempengaruhi biaya transfortasi keluar masuk Ranai akan terjangkau oleh masyarakat. (Jimmy/adv)

RADAR HUKUM
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

8

Tim Densus 88 Mabes Polri dan Polda Jabar
Menyergap Jaringan Terduga Teroris di Margaasih
Kab. Bandung, RN
Kamis,08 mei 2013 kurang lebih pukul 10.00 WIB,warga sekitar Cigondewah Hilir Kabupaten Bandung, di kejutkan dengan kedatangan tim Densus 88 Mabes Polri dan jajaran Polda Jabar untuk mengepung sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Kampung Hilir,Desa Cigondewah Hilir Kabupaten Bandung yang di huni oleh terduga jaringan teroris. dalam waktu yang tidak singkat,jajaran Tim Densus 88 Mabes Polri yang bekerja sama dengan Polda Jabar akhirnya berhasil melumpuhkan 4 orang yang terduga jaringan teroris,3 diantara 4 orang tewas di tempat setelah melakukan perlawanan baku tembak dengan tim densus 88 mabes polri dan 1 orang menyerahkan diri , polisi berhasil mengantongi identitas pria yang menyerahkan diri tersebut berinisial HR,baku tembak yang berlangsung kurang lebih 9 jam berakhir pada pukul 19.00 WIB. penyergapan terduga teroris tidak hanya melibatkan tim densus 88 Mabes Polri dan jajaran Polda Jabar Polri pun terjunkan tim gegana pada lokasi penyergapan yang terduga teroris tersebut. Seorang warga sekitar menuturkan ‘’ selama kurang lebih 1 bulan rumah kontrakan tersebut di huni,warga tidak mengenal betul penghuni rumah tersebut karena penghuni rumah kontrakan tersebut sangat tertutup & tidak banyak bersosialisasi dengan warga lingkungan di sekitar rumah kontarakan tersebut warga hanya mengetahui penghuni rumah kontrakan tersebut hanya sebagai tukang jahit jaket saja,sehingga warga tidak menaruh curiga bahwa yang menempati rumah kontrakan tersebut adalah orang orang yang terduga jaringan teroris yang kemungkinan besar tergabung dalam jaringan terduga teroris di jawa tengah. pada akhir penyergapan tim densus 88 Mabes Polri,jajaran Polda Jabar dan tim gegana yang di terjunkan Polri, mengamankan barang - barang yang di duga milik para terduga teroris diantaranya terdapat 6 buah bom pipa yang di duga aktif,amunisi,3 senjata genggam & sejumlah uang tunai senilai 6 juta rupiah,tim polisi juga mengangkut 3 kantong jenazah dari rumah kontrakan penyergapan tersebut. pada penyergapan terduga teroris,di hadiri & di saksikan langsung Wakapolda,Wakapolri dan Kapolri menyaksikan penyergapan terduga teroris.

Ketika di minta konfirmasi Kapolda Jabar belum bisa memberikan keterangan terkait penyergapan terduga teroris tersebut. (amir)

Kasus Penganiayaan Terhadap P. Daulay
Dilakukan Birma akan dilaporkan ke Komnas HAM
Paluta, Radar Nusantara
LBH Madani Nusantara segera laporkan penanganan Hukum yang dilakukan Polsek Padang Bolak yang berpihak terhadap pelaku penganiayaan terhadap diri P .daulay sehingga belum mampu melakukan penangkapa terhadap dua orang lagi yang melakukan percobaan pembunuhan secara bersama-sama yang dilakukan oleh Birma CS. Akibat penganiayaan Birma CS korban sempat di larikan ke Penang untuk di lakukan perawatan secara insentip oleh pihak medis,karna korban mengalami luka berat di bagian kepala yang di tebas oleh Birma Siregar CS dengan menggunakan sebilang parang panjang milik Birma.korban yang sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Tua sebelum di Rujuk ke Medan.. kejadian ini terjadi pada tanggal 13 Septembr 2011 di lokasi perkebunan dan kandang lembu milik peninggalan Alm,orang tua korban, kejadian ini berawal disaat adik kandung P .daulai/MHD ARFA DAULAY memergoki sukri siregar yang sedang melakukan pengerusakan pagar kawat milik keluarga daulay di areal milik peninggalan Orang tua Korban di liang japunil,lantas Arfa menyapa siapa yang mencabut dan merusak Pagar Kawat ini,lantas Sukri menjawab Saya Sendiri dengan nada lantang seperti tidak ada masalah saja,dan pernyataan ini juga ianya akui di saat BAP di kepolisian Polsek Gunung Tua.merasa tidak senang di tegur oleh Arfa lantas sukri menghubungi kawan2nya untuk melakukan perlawanan terhadap arfa yg melarang pengerusakan yg ia lakukanya,tidak lama kemudian arfa juga menghubungi keluarganya agar datang kelokasi perkebunan di karenakan Sukri Siregar ingin mengkeroyok arfa,tidak lama kemudian datanglah Birma Cs dengan mengendarai 2 mobil dan 3 unit sepeda motor untuk melakukan pengkeroyokan terhadap dirinya,tak lama kemudian datanglah P daulay bersama saudaranya kelokasi untuk melakukan pembelaan terhadap adiknya Arfa yang di kejar oleh Birma yang lari bersembunyi di kandang lembu miliknya,lantas Birma DKK mengkejar Arfa sampai dilokasi perkandangan itu sambil melempari dengan batu,disaat itu pula Birma CS dan Parlaungan Daulay bertemu lantas Birma CS langsung menebaskan sepilah parang pangjang terhadap P .Daulay yg dibantu dengan Kawan2 birma dengan menggunakan kayu sehingga P .daulai terkapar sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Gunung.Tua..namun hingga berita ini di turunkan polsek Gunung tua belum mampu melakukan penangkapan terhadap dua orang lagi yg melakukan pengkeroyokan terhadap diri P . Daulay, sementara si pelaku masih berkeliaran di wilayah Hukum Polsek Gunung Tua. Masih di tempat yg sama sebelum kejadian pembacokan terhadap P .daulay, Arfa merasa tidak senang atas perlakuan Sukri siregar yg telah merusak pagar kawat dan beserta kandangnya, lantas Ar fa dan Ibrahim ahirnya melakukan pengerusakan pagar milik Sukri,sehingga atas kejadian itu sukri dan Birma melakukan pengaduan ke Polsek Gunung Tua untuk melakukan perlindungan Hukum. laporan Polisi No Pol:LP/315/lX/2011/SU/ TAPSEL/TPS BOLAK pada tangal 14 September 2011.sehingga Pihak Polisi Polsek Gunung Tua memanggil Arfa dan Ahmad Ibrahin Daulay untuk di ambil keterangannya sebagai tersangka telah me-

P.Daulay korban penganiayaan yang di lakukan Birma Siregar usai dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Gunung Tua.

langgar Pasal 170 Subs 406 ayat 1 (satu)KUHPidana,dengan surat panggil No Pol:SP GIL/495/lX/2011/serse Tanggal 19 September 2011.namun tidak di lakukan penahanan setelah pihak keluarga terlapor meminta penangguhan penahanan terhadap mereka berdua,namun setelah pelimpahan P21 ke Kejaksaan Negeri Padang sidimpuan di Gunung Tua lantas pihak kejaksaan melakukan penahanan dan menyerahkan ke LP Gunung Tua,sampai dengan peroses pengadilan Negeri Padang Sidimpuan menetapkan Arfa dan Ibrahim selaku tersangka dan dijatihi hukuman terhadap Arfa Daulay bersama Ahmad Ibrahim Daulay dengan vonis dua setengah bulan penjara. Ditempat terpisah Syamsul Bahri

Harahap selaku Ketua OMCI ( Obor Monitoring Citra Independen ) Prov SU sangat menyayangkan tindakan Polsek gunung Tua didalam penanganan Kasus ini dengan meminta keterangan dari Saksi Pelapor yang jaraknya 100 meter dari tempat kejadian sesuai dengan pengakuan Saksi pelapor didalam Resume. Sementara kreteria didalam bahasa Hukum yang memenuhi unsur sebagai seorang Saksi adalah Saksi yang melihat dengan matanya sendiri, mendengarkan dengan jelas dan berada di TKP (tempat kejadian perkara).sehingga kami menilai bahwa para Saksi-Saksi yang di hadirkan Birma hingga sampai di persidangan di ragukan keapsahan tentang keterangannya. (sbh)

Kapal Bermuatan Sagu Diamankan Sat Pol Air Bengkalis
Diduga Karena Surat Izin Belayar Sudah Mati
Bengkalis, Radar Nusantara Kapal Layar Motor (KLM) Sunly Jaya pengangkut barang sembako asal Selatpanjang tujuan Pekanbaru, diduga Illegal. Setelah Sea Rider Kapal Patroli Hayabusa 3008 Mabes Polri memeriksa dokumen pelayaran diatas kapal diperairan Selatpanjang pada posisi titik kordinat 00 56' 600' U-101 29' 500' T, Kamis (2/5) malam lalu sekira pukul 19.40 Wib. Setelah dilakukan pemeriksaan KP. Hayabusa 3008 Mabes Polri yang dipimpin Komandan Kapal Iptu M. Fahrurozi, kapal pengangkut barang sembako tersebut tidak dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan petugas Administrasi Pelabuhan (Syahbandar) sebagaimana diatur dalam undang-undang pelayaran. Demikian diungkapkan Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya SIK melalui Kasat Pol Air AKP Angga F Herlambang SIK didampingi Kanit Gakkum Polair Brigadir Teguh kepada wartawan ketika ditemui diruang kerjanya, Sabtu (4/5) kemarin di Bengkalis. “Kita mendapat laporan dari KP. Hayabusa Polair Mabes pada kamis malam sekira jam 19.40 Wib, mereka mengamankan kapal pengangkut sembako bernama KLM Sunly Jaya tanpa dilengkapi SPB sandar dipelabuhan pos Polair setelah dikawal dari TKP oleh KP. Hayabusa dan pelaku diduga melanggar melanggar pasal 323 ayat 1 Jo pasal 219 ayat 1,2 dan pasal 137 ayat 4 undang-undang RI no 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, paparnya. Sementara itu, Nahkoda kapal KLM Sunly Jaya yang mempunyai anak buah kapal (ABK) 5 orang tersebut mengaku sudah dua tahun bekerja sebagai nahkoda KLM Sunly Jaya dengan gaji Rp. 800 ribu pertrip dengan jarak waktu perjalanan Selatpanjang-Pekanbaru pulang pergi selama 15 hari. Ia juga menerangkan bahwa dirinya sudah mengingatkan pemilik kapal untuk mengurus surat kapal sebelum bertolak dari Selatpanjang, tetapi tidak dihiraukan sang pemilik malah menyuruhnya berangkat. “Saya sudah dua tahun jadi nahkoda dan gaji saya cuma Rp. 800 ribu pertrip. Sebelum saya berangkat dari Selatpanjang saya bilang sama bos, supaya mengurus surat-suratnya dulu tapi gimana lagi, kita cuma anak buah apa kata bos ya itu yang saya lakukan, kalo sudah begini ya mau diapakan pak, saya pun bingung karena sebentar lagi istri saya mau melahirkan,” tuturnya sambil menunduk seperti kebingungan. ( Alim)

Kasus Ilegal Logging Nisel
Jaksa Tuntut Terdakwa Camat Sigata 3 Tahun Penjara Subsidear 6 Bulan Penjara
bacaan tuntutan Angandrowa, dkk sebenarnya di jadwalkan pada hari selasa 07 Mei 2013, namun sidang tersebut tidak jadi berhubung siterdakwa Angandrowa Laowo tidak sabar menunggu Hakim ketua atas nama Lukas Duha, SH. MH. yang sedang mengikuti acara kedatangan gubernur diNias Utara. Sekitar jam 14 wib hakim ketua hadir di kantor Pengadilan Gunungsitoli, sehingga pada saat itu seluruh Tim Jaksa Penuntut Umum repot mencari siterdakwa Angandrowa Laowo Spd,yang pada akhirnya di hubungin melalui telepon selulernya dia telah berada di kota telukdalam Nias selatan. Erwinus Laia, S. Sos. MM. MH. selaku ketua FKI-1 Nisel ,menanggapi bahwa hal demikian merupakan salah satu efek yang paling buruk,dimana masyarakat kita menilai bahwa Hukum yang berlaku di NKRI khususnya di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Gusit pilih-pilih orang atau bisa kita katakan hal itu sudah mencederai Hukum,sebab seseorang yang bersalah itu di depan hukum sama, Tandasnya. (PB)

yang ada diatas kapal, dan diduga telah melanggar UU pelayaran. Selanjutnya dilimpahkan ke kita guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Angga. Selanjutnya, kata Kasat, setelah dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolres Bengkalis, sesuai UU pelayaran penyidik Gakkum Polair menetapkan Nahkoda Kapal KLM Sunly Jaya berinisial MH (33) warga Pekanbaru sebagai tersangka dengan ancaman 5 tahun penjara atau denda Rp600 juta. “Setelah diperiksa secara intensif oleh penyidik, kita tetapkan Nahkoda kapal sebagai tersangka dengan ancaman kurungan 5 tahun atau denda enam ratus juta rupiah, selanjutnya kapal KLM Sunly Jaya kita sita dan sekarang sudah ber-

Nias Selatan , Radar Nusantara Camat Sigata Kabupaten Nias Selatan atas nama ANGANDROWA LAOWO, S. Pd, sebagai terdakwa pada kasus Ilegal Logging telah mendapat tuntutan dari Jaksa penuntut umum tiga Tahun penjara, subsidear 100 juta(6 bulan penjara). pada Hari Rabu 08 Mei 3013 di Kantor Pengadilan Negeri Gunung Sitoli. Andalan Zalukhu, SH. Selaku JPU membacakan tuntutan Angandrowa Laowo dkk,di ruang sidang Pengadilan Negeri Gunungsitoli dengan tegas guna menegakkan keadilan demi Hukum.Beliau juga secara rinci membacakan dengan lengkap alat bukti yang menjerat para terdakwa Angandrowa dkk. Pantauan Awak koran ini,di lingkungan pengadilan negeri Gunungsitoli bahwa sidang pem-

RADAR PENDIDIKAN
Pelajar Dilarang Konvoi
Sidrap, Radar Nusantara
Perilaku Pelajar Dilarang Konvoikonvoi, serta aksi coret-coretan atau perilaku negatif lain biasanya menjadi tanda berakhirnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) baik di tingkat SMP maupun SMA sederajat. Namun berbeda halnya dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Pangsid, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, aksi mewarnai baju dan konvoi bersama untuk mengelilingi kota Pangkajene sudah ditiadakan lagi. Hal ini diketahui ketika para pelajar menggelar apel pulang di halaman sekolah tersebut, Rabu (24/4) kemarin. Akhirnya, sebanyak 196 peserta didik terpaksa harus mengindahkan himbauan dari kepala sekolah, bertujuan agar para siswa, tidak terpengaruh dengan lingkungan luas sekolah, terlibat kebut-kebutan, yang dapat berimbas pada hal buruk, seperti kecelakaan. Pembina Osis, Abdul Haris S.Pd M.Pd saat memimpin apel pulang kemarin mengatakan, pelaksanaan UN masing harti terkahir akan berlangsung, Kamis 24 April. “Lepas itu,pelajar kita harapkan tidak melakukan konvoi kendaraan, aksi coretcoretan atau kegiatan negatif lainnya yang bisa menimbulkan bahaya atau kerugian,”

Minggu ke III, Mei 2013

9

www. radarnusantara.com

SMPN I Tirtajaya Raih Prestasi
Dalam Lomba Paskibra – Baris Berbaris XI Se Jawa Barat- Banten

ungkapnya. Meski pelaksanaan UN berakhir, tapi masih ada pengumuman hasil. “Siswa kita arahkan melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif saja, seperti gelar syukuran atau alinnya. Jangan membuat kegiatan yang bersifat negatif, karena itu bisa menimbulkan banyak resiko, terangnya. Kepala SMPN 3 Pangsid, Mulyadi, saat memberi himbauan Terpisah, Kepala larangan konvoi kepada pelajar setempat. SMPN 3 Pangsid, Drs Mulyadi M.Pd kepada radar nusantara ke- mencoreng nama baik sekolah kita ini,” marin mengatakan, pihaknya telah mem- tegasnya. Untuk merayakan kegembiraan, kareinta kepada para guru agar tetap mengawasi perilaku anak-anak didiknya sehing- na sudah lega setelah melewati UN, kata ga tidak menggelar aksi-aksi negatif yang Mulyadi lagi, dinilai pihaknya wajar. Naberujung pada terjadinya tawuran antar mun, kita menghimbau agar perasaan mereka itu diekspresikan melalui kegiatan pelajar. “Perlu pengawasan lebih terara se- yang positif-positif saja. “Jadi, dengan melalui kegiatan posibagai bentuk waspada terhadap aksi siswa usai pelakasanaan UN. Jangan sampai tif, masyarakat juga tidak akan merasa terdiberikan kelonggaran kepada siswa un- ganggu dengan ekspresi kegembiraan tuk melaksanakan kegiatan tersebut, beru- para siswa yang telah selesai melaksanajung pada persoalan-persoalan yang bisa kan ujinan nasional,” tandasnya. (Abdi)

Bpk. Titut Hartadi, M.Pd saat foto bersama siswa/i dan Pembina Bpk. Radian Abbas. SS

Karawang, Radar Nusantara

SMAN 1 Gunung Sindur Usung 4 Medali POPKAB
Bogor, Radar Nusantara Tim Kecamatan Gunung Sindur yang mana telah diwakili oleh SMAN 1 Gunung Sindur, datang diajang pertandingan yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Bogor, Pekan Olah Raga Pelajar Kabupaten (POPKAB) yang telah berlangsung sejak 02 sampai 06 Mei 2013 ini merupakan suatu pengembangan prestasi setiap siswa, yang mana generasi penerus bangsa bisa bangkit dan membangun serta meningkatkan prestasi secara optimal, contoh SMAN 1 Gunung Sindur, Bogor ini dengan pelatih – pelatih yang profesional dan latihan secara rutin, sehingga para kontingan Pekan Olah Raga Pelajar SMAN 1 bisa membawa dan menggondol 4 mendali, 3 medali emas, 1 medali perunggu, suatu kebanggaan tersendiri bagi siswa yang telah mengikuti pertandingan ini karena ini merupakan suatu pengalaman bagi diri siswa tersebut walau letak sekolah jauh dari perkotaan namun kontingan Gunung Sindur tidak mau ketinggalan scor dengan sekolah lain

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 07 April 2013, di mana lomba Paskibra digelar yang bertempat di SMA NEGERI I Karawang Team dari SMP Negeri I Tirtajaya mengirimkan 3 pleton/kelompok dalam lomba baris-berbaris XI se Provinsi Jawa Barat – Banten yang terdiri dari 26 sekolah tingkat SLTP . Para peserta yang ikut tampil dalam acara tersebut diantaranya beberapa sekolah SMP dari Kab. Karawang, Bekasi, Bogor dan Kandanghaur Indramayu. Saat wartawan Radar Nusantara bertandang ke SMPN I Tirtajaya untuk melakukan wawancara yang sekaligus diterima oleh Bapak Kepala Sekolah TITUT HARTADI, M.Pd didampingi oleh Guru Pembina/Pembimbing Bpk. RADIAN ABBAS. SS menyampaikan kepada kami bahwa syukur Alhamdulillah kami haturkan kepada Illahi Robbi bahwasanya siswa/i didik kami dapat meraih prestasi dalam lomba Paskibra, untuk event Baris-berbaris dimana kami atas nama Kepala Sekolah dan guru-guru, baik pelatih, Pembina dan pembimbing yang telah berlatih/melatih siswa/i SMP sekolah kami sangatlah kami hargai dan

kami banggakan karena dari perjuangan kerasnya mereka tidak sia-sia telah dapat mengukir kemenangan dan dapat meraih prestasi yang amat sangat gemilang untuk ikut serta beberapa lomba diantaranya juara yel-yel terbaik ke-2 (dua), juara Danton terbaik 1 (satu) + Piala Bergilir, Juara PBB terbaik 1 (satu) + Piala Bergilir, Juara Variasi Formasi 1 (satu) + Piala Bergilir yang berkostum biru dan abu-abu, Juara Utama 1 (satu) dan Juara Umum dalam lomba PBB dimana atas kejuaraan ini beberapa piala di raih oleh kelompok/regu Srikandi Tirtajaya Srikandi siswi SMP Negeri I Tirtajaya – Karawang ucap Bpk. Kepsek kepada Radar Nusantara saat berwawancara di ruang kantornya, harapan semua guru dan juga Bpk. Kepsek disampaikan pula kilahnya semoga pada event-event mendatang siswa/i kami dapat ikut serta kembali di ajang lomba Tingkat Nasional yang lebih bergengsi dan bermutu serta menjadi kwalitas sekolah terbaik di masa yang akan datang semoga harapan kami dapat terwujud dan bisa diikuti oleh siswa/ i didik kami mengakhiri bincang-bincangnya, tukas Bpk. Kepala Sekolah. (Nanang. S)

semangat juang untuk meraih prestasi tidak pernah menyurutkan cita – citanya, walaupun ada sedikit kekalahan hal itu sudah biasa diajang pertandingan ada yang kalah dan ada yang menang. Menurut Bapak Rachmat, S.Pd, Bagian Pengembangan Pendidikan SMAN 1 Gunung Sindur kami bangga akan perjuangan dan kerja keras siswa yang selama ini mengikuti kontingan Pekan Olah

Raga Pelajar sehingga membuahkan hasil yang cukup memuaskan, kedepan beliau akan berupaya menciptakan atlet – atlet yang propesional dan penuh potensi agar nantinya SMAN 1 Gunung Sindur memiliki atlet yang bisa diandalkan untuk membawa nama harum sekolah ucapnya. Karena dengan olah raga membuat siswa bisa terhindar dari hal – hal yang negatif. (Romli)

SDN Karang Anyar 02 Rusak Berat

Ujian Negara MI Darussalam Berjalan Lancar
Bogor, Radar Nusantara MI Darussalam yang beralamat dijalan raya pemda Paraka Kembang Desa Pasir jambu kecamatan sukaraja kabupaten Bogor,telah melaksanakan UN untuk murid kelas VI dari tanggal 6 -8 mei 2013 berjalan lancar tanpa kendala sesuai harapan kami ujar Kustiandi Saefudin, S.Pd selaku Kepala sekolah. Dalam rangka menghadapi UN pihak sekolah telah menambah jam pelajaran dan pembekalan mata pelajaran Bahasa Indonesia, matematika dan IPA, kami juga sudah menjalankan try out sebanyak dua kali untuk lebih memantapkan siswa menghadapi UN. Hal senada juga disampaikan Nurlaela guru wali kelas VI MI Darussalam, Ia berharaf seluruh murid yang mengikuti UN ini bisa lulus 100%. Pada kesempatan yang sama rekan-rekan guru MI Darussalam menyampaikan kepada Radar Nusantara memasuki bulan ke 5 ini belum mendapatkan dana BOS dari pemerintah,dalam hal ini pihak MI sangat membutuhkan sekali untuk Bekasi, Radar Nusantara
Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mempunyai Visi Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Cerdas, Berkarakter dan Berakhlak Misinya meningnkatkan Akses dan Pemerataan Pendidsikan, meningkatkan mutu Pendidikan dan Relevensi Pendidikan serta meningkatkan tata kelola dan pencitraan publik namun semua itu tidak akan terwujud tanpa didukung oleh sarana dan prasarana yang baik, selain Tenaga Pendidik (guru) yang Profefsional gedung kelas yang baik adalah salah satu indikator untuk turut mencerdaaskan anak bangsa untuk itu kepekaan pemerintah untuk mengatasi semua problema dan kebutuhan yang sesuai harapan penyelenggara pendidikan SDN KARANG ANYAR 02 yang berada di wilayah UPTD PENDIDIKAN PAUD/SD Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi adalah salah satu sekolah yang saat ini kondisinya sangat mengenaskan dan tengah menanti perbaikan dari pemerintah setempat, Gedung Bangunan unit I yang dibangun pemerintah pada tahun 1977 lalu sampai hari ini belum pernah mendapat perbaikan baik ringan maupun berat dari Pemerintah meski berbagai cara sudah ditempuh oleh pihak sekolah, ditemui diruang kerjanya EBER Spd selaku Kepala Sekolah SDN KARANG ANYAR 02 mengatakan kami sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah lewat proposal pengajuan perbaikan gedung sekolah tersebut, namun sampai saaat ini belum ada tanda-tanda dari pemerintah untuk melakukan perbaikan, saat ini sekolah kami memiliki tiga ratus siswa-siswi yang terdiri dari 12 rombongan belajar (Rombel) idealnya untuk 12 Rombel harus memiliki Sembilan Ruang Kelas dan kami sangat berharap agar Pemerintah segera melakukan Renovasi total 1 unit bangunan yang kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan keselamatan siswa yang sedang melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar tambah EBER. Sama dengan harapan EBER kepala UPTD Pendidikan PAUD/SD setempat sangat berharap agar PEMKAB Bekasi dalam hal ini Dinas Pendidikan segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah bangunan sekolah di wilayah Pendidikan Karang Bahagia baik renovasi maupun unit baru ARUMAN berjanji akan mengawal semua usulan pihak sekolah agar pemerintah segera meralisasikan usulan tersebut. (Juhata)

Staff Pendidik MI Darussalam

kelancaran KBM. Meskipun belum menerima dana BOS, Kustiandi beserta rekan-rekan pendidik tetap bersemangat menjalankan tugasnya demi mencerdaskan anak-anak bangsa.MI Darussalam pernah meraih prestasi yang membanggakan dimana Siti Naira siswi kelas 3 mewakili Kec. Sukaraja meraih juara 1 lomba Kompas tingkat Kabupaten Bogor serta beberapa prestasi lainnya telah mengharum-

kan dan membanggakan kami semua selaku pendidik di MI Darussalam. Kepala sekolah juga berharaf untuk kedepannya lebih banyak mengukir prestasi dibidang akademik/non akademik,Kustandi juga sangat mengharafkan dukungan dan perhatian dari pemerintah serta dinas terkait untuk membantu kelancaran proses KBM di MI Darussalam, tuturnya. [Aan S]

RADAR PENDIDIKAN
Memperingati Hardiknas di Kantor Walikota Kota Prabumulih
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

10

SMAN 1 Tajur Halang Mengukir Prestasi

Prabumulih, Radar Nusantara Tanggal 2 Mei 2013, Pemerintah Kota Prabumulih memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang di adakan di Kantor Walikota (Pemkod) Kota Prabumulih di daerah Pangkul KM 12. Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional ini dihadiri oleh Kapolres, Kepala Kejaksaan Tinggi, Unsur Muspida dan para Guru serta siswa-siswi se-Kota Prabumulih. Walikota Prabumulih memberikan kata sambutannya, kepada

guru yang berprestasi akan di berikan hadiah penghargaan berupa UMROH ke Tanah Suci yang akan diseleksi oleh Kepala Dinas kota Prabumulih. Walikota Rahman Jalili yang tinggal 10 hari lagi masa jabatanya sebagai walikota, berpamitan kepada para pejabat pegawai pemerintah dan para guru. Semasa ia menjabat sebagai Walikota memimpin Pemerintahan di kota Prabumulih 2 periode ada kesalahan yang mungkin tidak di sengaja beliau sekeluarga minta di maafkan. Setelah selesai upac-

ara, pembagian hadiah, piala dan piagam penghargaan kepada guruguru teladan serta para siswa-siswi yang berprestasi, diantara siswasiswi berperstasi SMP N 1putra Hanif Nopal Ibrahim juara 1 tingkat SMPN 1 dan putri Nadia Fitaloka juara 1 putri tingkat SMPN 1. Wakil Kepala Sekolah SMP N.1 Fickri, S.Pd,MM serta dua orang guru Zulkuspa, S.Pd dan Sulastri eli artita, S.Pd yang mendampingi kedua siwa-siswinya ke Pemkod kota Prabumulih. (Usman Basir/Herman)

Wabup Buka Pameran Pendidikan
miniatur rumah yang terbuat dari kayu dan koran bekas, selain itu terdapat pula berbagai bentuk gelas yang terbuat dari bambu dan lainnya. Dollah Mando mengharapkan, agar kegiatan seperti ini jangan hanya sampai disini saja. “Buatlah bakat-bakat semua siswa menjadi yang lebih terbaik, serta bimbinglah anak didik dengan cara memberikan ilmu dan pengetahuan yang lebih bermanfaat, sehingga nantinya mutu pendidikan di Sidrap lebih maju dan berkembang,” jelasnya. Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Sidrap, Hj Sanabong SH M.Si RADAR NUSANTARA mengatakan, acara yang rencananya akan berlangsung hingga Ahad (5/5) mendatang, dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai apa yang kita inginkan bersama-sama. “Mudah-mudahan dalam menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional khususnya di Kabupaten Sidrap, semua pengetahuan dan wawasan siswa dapat tersalurkan dalam meningkatkan mutu pendidikan kedepan. Selain itu, kami juga mengharapkan, dengan adanya kegiatan ini seluruh jajaran diknas bisa saling menjaga rasa persaudaraan serta kekompakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di wilayah kita ini,” tandasnya. (abdi)

H Dollah Mando saat membuka pameran pendidikan, Kamis (2/5) kemarin.

Sidrap, Radar Nusantara Pelaksanaan Pameran Hari Pendidikan Nasional (Hardikanas) yang digelar oleh Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Sidrap dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Sidrap Ir H Dollah Mando dengan cara pengguntingan pita di pintu masuk lokasi penggelaran pameran pendidikan di Pelataran parkir Taman Monumen Ganggawa pangkajene, Kamis (2/5) kemarin. Sebelum membuka penggelaran pemeran pendidikan secara resmi, Dollah Mando yang didampingi oleh Kapolres, AKBP Anang Pujianto, serta jajaran Diknas

Sidrap Sekertaris Dinas Pendidikan Sidrap, Nurkana Ismail SH M.Si, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Sidrap, Hj Sanabong SH M.Si, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Sidrap, H Syahrul Syam, serta para pengawas pendidikan dan para kepala sekolah se-Sidrap di sambut dengan tarian ‘Padduppa’ yang diperagakan oleh para siswa. Usai pembukaan, Dollah Mando bersama rombongan meninjau semua stand-stand pameran yang telah menampilkan berbagai macam hasil karya siswa dan guruguru di tingkat SD hingga SMA sederajat, mulai dari keterampilan

Bogor, Radar Nusantara Berbagai Prestasi di bidang akademik maupun non akademik selalu diraih siswa/siswi SMAN 1 Tajur Halang Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor baik kejuaraan tingkat kabupaten sampai provinsi Jawa Barat.Lomba PASKIBRA juga selalu diikuti SMAN 1 Tajur Halang mulai dari tingkat Kecamatan,kabupaten sampai provinsi selalu mendapatkan tropy dari setiap even kejuaraan. Pecinta alam juga sering meraih juara Climbing Wall juga untuk futsal,pencak silat,volley selalu menyumbangkan piala bagi SMAN 1 Tajur Halang.Belum lama ini siswa/siswi kembali membawa nama baik sekolah ,yaitu Agnes Pramista siswi kelas X-3 meraih juara 2 lomba vocal FLS2N tingkat kabupaten Bogor dan sebelumnya pernah 2 kali meraih predikat Best Vokal tingkat Bogor raya. Selanjutnya Tezar Haikal siswa kelas XI IPA 1 meraih peringkat 8 kimia OSN tingkat kabupaten Bogor dan akan menuju tingkat provinsi. Guru bidang kesenian dan pembimbing SMAN 1 Tajur Halang Drs.Agus Kurnia menyatakan sangat bangga atas prestasi-prestasi yang telah diraih siswa/siswi selama ini ‘kami selalu memotivasi

dan mendukung kreatifitas siswa baik dibidang akademik/non akademik untuk meraih prestasi’. Dimana Agnes adalah siswi yang masuk SMAN 1 Tajur Halang melalui jalur prestasi dan Tezar Haikal seorang kutu buku yang sangat hoby dengan buku-buku kimia bahkan buku tingkat kuliahpun sering dibacanya.Guru bidang kesiswaan Taufik menyatakan kepada siswa yang meraih juara 1,2,3 unt uk lomba tingkat kabupaten akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.500.000 per siswa,ia juga berharaf untuk Agnes dan Tezar bisa berlanjut ke tingkat provinsi dan meraih juara kembali.Wakasek Humas Wahyudin,Spd,MA ketika ditemui diruang kerjanya menuturkanSMAN 1 Tajur Halang dalam lomba cepat tepat yang diselenggarakan KPU dalam rangka sosialisasi pemilih pemula tingkat SMA pada PILBUPmendatang meraih juara 1 tingkat kecamatanTajur Halang.Dan kami sedang mempersiapkan untuk mengikuti lomba cepat tepat tingkat kabupaten.Para staff pendidik SMAN 1 Tajur Halang selalu mendukung kegiatankegiatan yang dapat mengharumkan nama sekolah dan target kami bisa meraih juara tingkat nasional, pungkasnya. [Aan S ]

SD Negeri Kampung Bulak Cibinong Bogor
Tidak Terperhatikan Pemkab Bogor
Bogor, Radar Nusantara Sangat memprihatiankan dan memilukan SD Negeri Kampung Bulak Cibinong Bogor seperti tidak diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor atau Dinas Pendidikan terhadap pendidikan dan fasilitas sekolah. Kami dari Radar Nusantara berkunjung dan melihat perkembangan pendidikan di wilayah Kabupaten Bogor, apakah kondisi sekolah layak dipergunakan atau tidak. Dari hasil pantauan kami SD Negeri Kampung Bulak Cibinong Bogor, layak untuk direnovasi, karena plafon pada pecah dan kayu penyanggah sudah rapuh dimakan rayap seakan mau rubuh, bangku dan meja tidak layak lagi dipergunakan banyak tambal sulam. Bagaimana melihat Perkembangan anak didik, bila sekolah tempat menimba ilmu pengetahuan tidak sehat. Apakah harus ada korban jatuh pemerintah
TRALIA akan memberikan tambahan beberapa ruangan belajar lagi, pada saat Radar Nusantara singgah disekolah mewawancarai Bapak Syamsudin Kepala Sekolah SMPN 2 Parung beliau mengatakan saya sangat berterimakasih serta ber-

Dir. Pembinaan SMP, Dr. Didik Suhardi
Bogor, Radar Nusantara

Resmikan Sekolah SMPN 2 Parung
Pada tanggal 05-05-2013 telah diresmikan sekolah SMPN 2 Parung Bogor. Yang mana acara tersebut telah dihadiri oleh pejabat – pejabat penting diantaranya dari kepala dinas pendidikan Bogor Bapak Rustandi, Dir Pembinaan SMP Dr. Didik Suhardi, Aus Aid oleh Hannah Birdsey, MUSPIKA Parung dan wali murid acara telah berlangsung dengan baik karena ada beberapa agenda acara, menanam pohon, Dialog dan coffea Break menjelaskan proses pembangunan sekolah, Kemdik But dan Aus Aid menyerahkan buku kepada perwakilan murid ( Autreach Pack ), Melalui dana hibah pemerintah Australia AEPI – ESSP program pembangunan unit sekolah dengan anggaran tahun 2012 sebesar Rp. 2. 031. 636. 000,(Dua Milyar Tiga Puluh Satu Juta Enam Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah), SMPN 2 Parung telah sukses untuk membangun sekolah dengan areal lahan 10.650 m² dan luas bangunan 1.800 m² kini sudah terealisasi dan menjadi bangunan yang penuh potensi dan kuat, dengan arsitek serta konsultan yang profesional sehingga bantuan ini bisa menjadi bahan percontohan diantara sekolah sekolah lain. Dir pembinaan SMP Dr. Didik Suhardi sangat merasakan puas atas pembangunan tersebut dan beliau menghimbau kepada siswa dan guru – guru SMPN 2 Parung agar bisa menjaga dan merawat bangunan sehingga bangunan terjaga akan mutualitasnya dan ucapan terima kasih pula kepada kepala

baru turun tangan untuk memperbaiki sekolah yang rusak. Kami mendatangi Kepala Sekolah Endin Saepudin, M.Pd, beliau tidak ada di tempat. Dan kami terpanggil untuk menanyai sejauh mana tanggung jawabnya untuk merawat dan memelihara asset pemerintah. Sebagai Kepala sekolah seharusnya mendesak ke Dinas Pendidikan atau ke pemerintah Kabupaten Bogor memprioritaskan kenyamanan ngajar mengajar agar para guru terprotek dari bangunan sekolah yang rusak. Bukan masa bodoh terhadap sekolah dan anak didik, jangan terfokus dana Bos saja. Walau sekolah ini di pinggiran Kota Bogor, pemerintah harus peduli dan ikut serta memiliki tanggungjawab serta mencerdaskan tunas-tunas bangsa, terutama pendidikan di Kabupaten Bogor. (RudyHariandja )
syukur kepada Tuhan yang mana impian yang selama ini dicita – citakan kini terwujud sudah dan kedepan saya akan meningkatkan mutualitas serta menjaga dan memelihara bangunan dengan baik ( Romli )

sekolah SMPN 2 Parung Bapak SYAMSUDIN dan jajaran staf yang selama ini telah menjalankan dan menggunakan anggaran bantuan dari AUSTRALIA dengan baik, dan kedepan pihak Finance AUS-

RADAR PENDIDIKAN
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

11

SMK Tunas Bangsa Sejahtera

Meningkatkan Mutu Pendidikan Lebih Berimbang

Peresmian TK dan Madrasah Diniyah Awaliyah Al-Khairaat Pesaku

Sigi, Radar Nusantara Bogor, Radar Nusantara

Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 mei 2013 dilaksanakan di Stadion Pajajaran Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor dipimpin langsung oleh wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat dan dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor,unsur MUSPIKA serta ribuan insan pendidikan. Pemimpin upacara juga menyampaikan sambutan tertulis dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh,pada kesempatan yang sama Achmad Ru’yat memberikan beberapa penghargaan kepada guru teladan dan para pelajar pemenang 0limpiade saint. Seusai upacara seorang insan pendidik Sugiyati,Spd yang juga ketua dari Yayasan Tunas Bangsa Sejahtera menuturkan kepada Radar Nusantara,Hardiknas ini merupakan momen yang sangat berarti bagi kami selaku pendidik untuk lebih mencerdaskan anak-anak bangsa menuju perubahan-perubahan yang lebih maju dan bisa bersaing dengan Negara-negara lain.Menurut beliau pada SMK Tunas Bangsa Sejahtera yang dikelolanya

berupaya memberikan pendidikan yang lebih bermutu dengan tenaga-tenaga pendidik yang berkompeten, di sekolah ini memberikan keringanan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu. Dimana pendidikan merupakan modal dasar anak bangsa menuju era globalisasi tanpa membeda-bedakan status sosialnya.Hal yang sama juga disampaikan Drs. Sumarna, Mpd selaku Kepala Sekolah SMK Tunas Bangsa Sejahtera , Mari kita selaku insan pendidik khususnya di Kota Bogor bersama-sama meningkatkan mutu pendidikanlebih berimbang dan bisa bersaing dengan Negaranegara lain.Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kota Bogor Drs.H.Agus Suherman ,Mpd ketika ditemui seusai upacara HARDIKNAS mengungkapkan selaku insan pendidikan kita harus berjuang menuntaskan kebodohan masalah keterbelakangan dan juga kemiskinan. Apabila ketiga masalah tersebut tercapai diatasi ‘itulah cita-cita pendidikan yang sebenarnya,pungkas Agus . [Aan.S]

Senin (22/4), dilaksanakan pengresmian Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Al-khairaat di Desa Pesaku, Kec. Dolo Barat Kabupaten Sigi .Dalam laporannya Kepala Desa Pesaku, Nurfin melaporkan hasil PNPM yang di laksanakan di Desa Pesaku adalah PNPM Pedesaan yang mengutamakan pada pembangunan dan mensejahterakan rumah tangga miskin dan pembangunan desa. Di jelaskan juga bahwa berdasarkan hasil musyawarah yang di laksanakan oleh desa maka yang menjadi prioritas pelaksanaaan PNPM pedesaan di desa pesaku adalah pembangunan TK-PKK dan Madrasah Diniyah Awaliyah Al-Khairaat. Adapun biaya dari PNPM pedesaan yang di gunakan untuk pembangunan ini masing-masing Rp. 329.155.200 untuk pembangunan TK-

PKK dan 348.799.000 Madrasah Diniyah Awaliyah Al-Khairaat. Ketua Umum PB. Al-Khairaat Pusat Habib Sayyid Ali Al-Jufri memberikan pernyataan bahwa dari apa yang telah dilakukan oleh warga Desa Pesaku maka dapat di artikan bahwa mereka adalah masyarakat yang cinta terhadap pendididkan. Habib Sayyid Ali Al-Jufri juga mengatakan jika ingin melakukan sesuatu janganlah hanya melihat manfaat yang ada pada saat ini, namun harus melihat manfaatnya pada masa yang akan datang dan dalam jangka panjang. Pendidikan harus mampu membangun dua hal yaitu jiwa dan fisik agar mampu menghadapi tantangan dari perkembangan dan senantiasa menjadi pribadi yang akan menumbuhkan dan kecerdasan religius, kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional

dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Bupati Sigi Ir. H. Aswadin Randalembah dalam sambutannya mengatakan bahwa masa pendidikan usia dini adalah merupakan periode emas bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode inilah tahuntahun berharga bagi seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta dilingkungannya sebagai stimulan terhadap perkembangan kepribadian, psikomotorik maupun sosialnya. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, pemerintahan Desa, camat Dolo Barat, koordinator PNPM provinsi maupun kabupaten, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Desa Pesaku. (marlan ms.karolina larope)

Sekda Pimpin Upacara

Peringatan Hardiknas dan Hari Otda XVII
ses secara khusus kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, tetapi berkemampuan akademik,” ujarnya. Sedangkan mengenai pelaksanaan otonomi daerah saat ini, dirasakan masih belum berjalan sebagaimana yang diharapkan dengan semangat dan tujuan otonomi daerah tersebut. “Karenanya, sekarang dilakukan penyempurnaan pengaturannya, yakni diantaranya berhubungan dengan pemekaran daerah, kepegawaian, perencanaan, pembagian urusan dan lain-lain. Disinggung juga mengenai kemunculan daerah otonomi baru (DOB) belum optimal memberikan pengaruh terhadap derajat kesejahteraan masyarakat. “Diperlukan penyempurnaan pengaturan sehingga memberikan jaminan pemekaran yang terjadi, bermanfaat bagi masyarakat,” sambutan Mendagri RI yang dibacakan Sekda. Pada intinya, pelaksanaan otonomi daerah yang saat ini berlangsung masih memerlukan berbagai penyempurnaan dalam berbagai aspeknya berdasarkan dinamika perkembangan daerah tersebut. (iin)

Kadisdik Garut Harapkan Hardiknas 2013

Jadikan Momentum Meningkatkan Mutu Pendidikan

Drs. H Mahmud, M.Pd, M.Si, Kadisdik

Garut, Radar Nusantara

Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Kadisadik Garut, Drs. H Mahmud, M.Pd, M.Si, mengatakan, HARDIKNAS kali ini berjalan dengan hidmat, selain itu pihaknya selaku Kepala Dinas dapat memberikan penghargaan, terhadap beberapa kategori prestasi dari mulai prestasi anak didik, guru berprestasi, pengawas berprestasi, serta UPTD berprestasi, dari hal tersebut sekaligus juga merupakan langkah evaluasi terhadap perbaikan perbaikan dilingkup pendidikan, dimana suatu dinas yang sesuai tupoksi membangun karakter manusia melalui pendidikan, ujar Kadisdik di ruang kerjanya, Kamis (02/05). Evaluasi juga akan lebih dimaksimalkan dengan prosedur dan aturan yang mengikat sesuai program dan undang undang. kadisdik juga siap melakukan kerjasama dengan pers dalam mengawasi dari mulai kinerja guru, anggaran pendidikan, termasuk kebijakan yang dilaksanakan pemerintah dalam membangun karakter anak bangsa, untuk kedepannya mengenai periodisasi juga akan dilaksanakan sesuai undang undang dan aturan pe-

merintah, guna menjadikan guru yang propesional dalam pengangkatan kepala sekolah, buat guru yang telah bersertipikasi juga, Mahmud menghimbau agar dalam melaksanakan tugasnya harus sesuai dan lebih bertanggungjawab terhadap kwalitas anak didiknya serta setiap kepala sekolah sudah tidak boleh lagi mengulangi adanya semacam pungutan terhadap orang tua siswa, oleh karena itu silahkan jjika ada wartwan menemukan hal demikian termasuk guru bersertipikasi banyak mangkir dan tidak sesuai dengan jam pelajaranya maka pihaknya tidak segan segan untuk mencabut sertifikasinya, tegasnya. Mahmud juga berjanji dengan pengalaman jadi Kepala Dinas, mengetahui banyak oknum yang bermain dalam hal program yang diuangkan dengan dalih untuk kepala dinas. Maka dirinya siap menindak karena selain mencoreng pripasinya juga mencoreng nama baik intitusi dinas pendidikan, ujarnya. Lanjut Mahmud, saat ditanya berkenaan banyak kepala sekolah yang kosong atau pejabatnya memasuki masa pensiun. Beliau, menegaskan masalah periodesasi kepala sekolah akan segera dilaksanakan. Tapi waktunya tidak secepat membalikkan telapak tangan, itu harus melalui mekanisme dan tahapan yang maksimal. Sehingga bisa menghasilkan pejabat kepala sekolah yang ditempatkan di tempat kerjanya bisa melaksanakan masksimal. Tidak asal melantik saja. Begitu juga, saat memasuki tahun ajaran baru nanti, orang tua murid tidak perlu pusing untukj menyekolahkan anaknya ke tingkat SMA. Karena untuk masuk ke tingkat SMA, sekarang inbi tidak dipungut biaya pendaftaran. Karena mulai tahun ajaran baru, siswa SMA akan menerima BOS yang dibiayai dari APBN, ujarnya. (HSs)

Dr H. Indra Muchlis Adnan

Tembilahan, Radar Nusantara

Semua kalangan yang peduli kepada nasib pendidikan anak bangsa diharapkan memberikan akses pendidikan seluasluasnya kepada mereka yang memiliki kemampuan akademik, tapi tidak mampu secara ekonomi. Demikian diantara butir pernyataan Menteri Pendidikan RI, M Nuh yang dibacakan Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah XVII di Lapangan Upacara Kantor Bupati Tembilahan, Kamis (2/5/).

Kegiatan ini diikuti para unsur Muspida Inhil, para guru dan pelajar dari sekolah yang ada di kota Tembilahan. “Semua pihak diharapkan menyiapkan akses seluasluasnya kepada anak bangsa untuk memasuki dunia pendidikan, mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi,” ungkap Sekda. Akses pendidikan ini harus dibarengi peningkatan kualitas pendidikan. Terangnya, bagi memudahkan anak bangsa memperoleh pendidikan sampai jenjang pendidikan tinggi, maka diupayakan pendirian perguruan tinggi negeri di daerah perbatasan. “Dan memberikan ak-

100 Stand, Meriahkan Pameran Hardiknas
Sidrap, Radar Nusantara
Dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei hari ini, Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Sidrap menggelar pameran pendidikan di pelataran parkir Taman Monumen Ganggawa Pangkajene, Kamis (2/5). Pameran yang akan berlangsung hingga, Ahad (5/5) mendatang, ini mengambil tema, “Penyelenggaraan Pendidikan Universal (PMU) 12 Tahun Sebagai Upaya Melahirkan Generasi Emas 100 Tahun Indonesia Merdeka”. Pihak pelaksana, Diknas Sidrap, telah menyiapkan sekitar 100-an stand pameran untuk tiap sekolah serta instansi lainnya yang berminat mengikuti dan memamerkan keunggulan masing-masing. Berdasarkan jadwal panitia yang diterima Ajatappareng News, pagelaran pameran nantinya akan menampilkan semua hasil karya, keterampilan siswa maupun guru-guru pembimbing dari masing-masing sekolah baik itu tingkat SD hingga SMA sederajat se-Kabupaten Sidrap. Sementara itu, Wakil Sekertaris Panitia Pameran Hardiknas Drs H Syamsuddin Kasau M.Pd kemarin menyebutkan, pagelaran ini merupakan salah satu bentuk kepedulian para kepala sekolah dan guruguru dalam menyambut Hardiknas dengan tujuan untuk memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan bagi pelajar. “Selain pameran, ada juga acara yang turut memeriahkan hari bersejarah ini yakni menampilkan lomba seni pada malam hari seperti nyanyi solo dan tarian-tarian,” katanya. Olehnya itu, masing-masing sekolah dan UPTD pendidikan diwajibkan mengirimkan perwakilan yang terdiri dari siswa, guru, dan kepala sekolah. Sekertaris Dinas Pendidikan Sidrap Nurkana Ismail SH M.Si yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Menengah Sidrap Hj Sanabong SH M.Si di lokasi pameran menjelaskan, kegiatan ini adalah salah satu wadah untuk tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Kabupaten Sidrap. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini mutu pendidikan ke depan semakin meningkat sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sidrap yakni terwujudnya pelayanan pendidikan yang prima dalam upaya menciptakan SDM yang mandiri, berbudaya, religius, dan berdaya saing,” harapnya. Bukan hanya itu, sejalan dengan misi Dinas Pendidikan Sidrap yang ingin meningkatkan perluasan dan kesempatan memperoleh pendidikan, serta meningkatkan efesiensi dan efektifitas manajemen pelayanan pendidikan yang transparan dan akuntabel. (abdi)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

12

LKPJ Gubernur Jawa Barat
TA. 2012 dan AMJ Periode 2008-2013
Bandung, Radar Nusantara
Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat Tahun Anggaran 2012 dan Akhir Masa Jabatan (AMJ) Periode 2008-2013 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat (2/ 5), berkesimpulan berdasarkan penelaahan yang mendalam terhadap seluruh parameter dan kondisi riil masyarakat Jawa Barat, pembangunan Provinsi Jawa Barat selama 2008-2013 belum mencapai hasil yang maksimal sebagaimana yang dicanangkan dalam visi Jawa Barat. Dalam laporan Pansus yang dibacakan Anggota Pansus, Yod Mintaraga, dikemukakan beberapa indikator masih terdapat kesenjangan yang cukup tinggi antara angka yang dicapai dengan angka yang ditargetkan. Tingginya laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jabar sebesar 6,41 persen menurut Pansus pengaruhnya belum signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang mencapai 10,5 persen dan 9,85 persen. Padahal cukup banyak program yang digulirkan untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Pansus mengakui pencapaian IPM dari tahun ke tahun ada peningkatan, walaupun secara kumulatif pencapaian IPM belum tercapai sesuai dengan RPJMD. Namun demikian, Pansus memberikan apresiasi terhadap laju pertumbuhan investasi yang capaian rata-ratanya melebihi target dan apresiasi terhadap berbagai keberhasilan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan penghargaan yang diterima selama masa jabatan 20082013. Terkait dengan Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2012 dan AMJ 2008-2013, DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Keputusan DPRD Provinsi Jawa Barat Nomor 120.04/Kep.DPRD-7/2013 memberikan catatan strategis terhadap pencapaian 5 misi Pemerintah Jawa Barat. Dikemukakan pembahasan LKPJ Gubernur Jawa Barat Tahun 2013 merupakan pembahasan yang bersifat komprehensif, mengingat tidak hanya membahasan LKPJ akhir tahun anggaran 2012 namun juga disatukan dengan pembahasan LKPJ Gubernur akhir masa jabatan. Parameter yang digunakan tidak hanya RKPD 2012 tetapi juga RPJMD 20082013 ser ta catatan strategis berupa rekomendasi LKPJ 2009, 2010 dan 2011. Salah satu catatan strategis dalam rekomendasi DPRD adalah Pemprov Jabar meskipun sudah menggulirkan program pendidikan gratis mulai tingkat SD sampai SLTP , bahkan juga direncanakan pendidikan gratis di tingkat SLTA, namun program pendidikan tersebut tidak maksimal memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kayanan pendidikan, khususnya di kalangan masyarakat tidak mampu. DPRD Jabar juga memandang investasi skala besar di Jabar belum berkorelasi positif dengan penyerapan tenaga kerja karena sebagian besar investasi ini bersifat padat modal dan bukan padat karya. Investasi masih berkutat pada manufaktur belum bergerak ke sektor primer. Terkait masalah peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur wilayah, DPRD Jabar memberikan catatan diantaranya dalam rangka menunjang program ketahanan pangan nasional, infrastruktur pengairan di Jabar merupakan andalan utama dalam sistem cocok tanam dan merupakan faktor yang kondisinya harus tetap baik. Namun kenyatannya, di lapangan masih jauh dari harapan baik karena umur konstruksi bangunannya sudah cukup tua maupun rusak karena bencana alam. Dalam hal peningkatan daya dukung

Ketua DPRD Sudah Setuju,
Tapi Bupati Cilacap Belum Membayar Kontraktor
Cilacap, Radar Nusantara
Kabar Ketidak dispilnan Penggunaan Dana ABPD Perubahan Tahun 2012 terdengar di beberapa kalangan masyarakat Cilacap. Pasalnya sejumlah Kontraktor berulang kali menanyakan kepada Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji kapan mau membayar terkait pekerjaan proyek pada APBD Perubahan tahun 2012. Sejumlah proyek yang belum dibayar Pemda Kabupaten Cilacap meliputi proyek pada Dinas Pemuda dan Olah Raga berkisar Rp 1,7 Miliar dan DCKTR serta H. Fran Lukman Ketua DPRD Cilacap Dinas Bina Marga dan ESDM. 3 Dinas mempunyai kewajiban kepada dengan satu syarat kalau seluruh pekersejumlah kontraktor bernilai miliaran rupi- jaan yang digarap oleh sejumlah kontrakah, namun anehnya ketiga dinas diatas tor sudah final 100% dan disini ada kesudah memberikan surat perintah mem- pala Inspektorat, silahkan kepada Inspekbayar kepada DPKAD Cilacap, tetapi Ke- torat dapat merealisasikan apa yang menpala DPKAD Cilacap belum merealisasi- jadi kewajiban Pemerintah Daerah Kepada kan pembayaran hutang kepada sejumlah sejumlah Kontraktor. ” kontraktor. Atas dasar pertemuan itu akhirnya H. Janji Pemerintah Daerah Kabupaten Tato Suwar to Pamuji mengeluarkan Cilacap justru berujung pada kekecewaan surat kepada Kepala DPKAD agar penyesejumlah kontraktor yang mondar mandir lesaian permasalahan hutang pemerintah dari Dinas ke Dinas, namun tidak ada jawa- daerah kepada sejumlah Kontraktor. ban pasti kapan Bupati Cilacap akan mem- Pengertian sejumlah kontraktor karena bayar hutang tersebut. Berbagai narasum- menerima perintah dari Bupati tentunya ber yang dihimpun Radar Nusantara men- kepala DPKAD akan menyelesaikan kewagatakan, terlalu dekatnya pelaksanaan jiban hutang Pemda Cilacap kepada APBD Perubahan tahun 2012 sejumlah kontraktor. Namun alangkah kagmengakibatkan banyak proyek tidak etnya sejumlah kontraktor dengan dalih bisa selesai tepat waktu. Ditambah cuaca takut menyalahi aturan dan takut nanti bisa yang tidak mendukung berakibat bebera- dikenakan pasal memperkaya pihak lain. pa kontraktor banyak mengalami ham- Alasan DPKAD dianggap bisa membatan administrasi dan tekhnis di lapan- perkaya pihak lain dan pihak kontraktor gan. menanggung rugi. Kinerja Lempar batu Dari keterlambatan pengerjaan proyek sembunyi tangan dari dinas terkait memyang di garap kontraktor memang ber- buat kecewa sejumlah kontraktor terhadap macam-macam kendala diantaranya ada kinerja Pemerintah Daerah. Sejumlah konketerlambatan adminitrasi laporan dan Te- traktor menilai Pemerintah Daerah diduga hnik proyek yang belum Final Saat Itu. tidak konsisten terhadap kewajiban sebab Namun dari beberapa kendala yang dih- selama menjadi kontraktor baru kali pertaadapi sejumlah kontraktor akhirnya dapat ma mengalami hal seperti ini, Ucap naramenyelesaikan seluruh pekerjaan yang sumber tersebut. mereka kerjakan. Setelah proses pekerjaan Dikatakan lebih lanjut oleh narasumdianggap 100% Final tentunya ber, pada saat BPK turun ke Cilacap bulan kewajiban Pemerintah Daerah harus lalu menyampaikan kepada sejumlah konmembayar pekerjaan kepada sejumlah traktor, harusnya pemerintah daerah kabuKontraktor. Karena Realisasi hutang tak paten Cilacap membayar kewajiban hukunjung dibayar akhirnya sejumlah kon- tang kepada kontraktor itu per 31 Desemtraktor menemui Bupati Cilacap H. Tato ber 2012, kalau kontraktor terlambat Suwarto Pamuji. menggarap pekerjaan tinggal di hitung saja Bupati saat itu mengatakan kepada Denda, sehingga permasalahan ini tidak sejumlah kontraktor, “sebagai Bupati Cila- berlarut-larut, lanjut narasumber menirucap saya siap membayar hutang pemer- kan ucapan BPK saat itu ..bersambung… intah daerah kepada seluruh rekanan asal (rudi)

dan daya tampung lingkungan untuk pembangunan yang berkelanjutan, DPRD memberikan catatan perlunya mempersiapkan pedoman penyusunan perencanaan strategis provinsi dan perlunya pemanfaatan ruang di PKN Jawa Barat dalam rangka meningkatkan RTRW provinsi yang strategis dengan RTRW Kab/Kota. Sementara itu, DPRD Jabar juga mencatat masih lemahnya koordinasi dan komunikasi yang dilakukan antara pemerintah provinsi, Kab/Kota dan pemerinatah desa serta masih rendahnya pemahaman aparatur mengenai kebijakan transparasi, partisipasi dan akuntabilitas serta belum baiknya sosialisasi kebijakan dimaksud ayang kemudian menjadi kendala. Pansus LKPJ dan AMJ Gubernur Jawa Barat dipimpin oleh Ketua Awing Asmawi, Wakil Ketua Ali Hasan dan Memo Hermawan dan beranggotakan 32 orang anggota berharap dengan terpilihnya kembali Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Periode 2013-2018, diharapkan target yang belum dicapai dapat diselesaikan lebih baik lagi. Pada Rapat Paripurna Istimewa setelah Laporan Pansus, diserahkan Rekomendasi Hasil Pembahasan LPKJ dan AMJ Gubernur oleh Ketua DPRD, Irfan Suryanagara kepada Gubernur Ahmad Heryawan disaksikan Wakil Ketua dan Anggota DPRD serta seluruh undangan yang hadir pada rapat paripurna. (amir)

Bantuan Sebesar Rp 700 Juta
Cilacap, Radar Nusantara

Dipertanyakan Internal Partai Demokrat Cilacap
Berita dugaan ketidak transparanan bantuan Pemerintah yang dikucurkan kepada partai Demokrat Cilacap menjadi perbincangan di kalangan internal partai. Pasalnya pengur us DPC par tai Demokrat Cilacap tidak pernah memberikan laporan kapan dana itu diterima dan kapan dana itu di keluarkan kepada sejumlah jajaran structural partai sebagai bentuk ketransparasian pengelolaan bantuan dari Pemerintah. “Seharusnya jajaran DPC par tai Demokrat dapat memberikan penjelasan di setiap rapat DPC atau PAC padahal rapat pengurus partai sering dilaksanakan dalam membahas persoalan dinamika partai, namun persoalan bantuan partai dari pemerintah selama ini belum pernah menjadi agenda rapat. Seharusnya Ketransparaan menjadi nomor pertama sebab ini penting demi kemajuan partai demokrat,” ungkap kalung Dewan Pakar par tai Demokrat . Ketika DPC, PAC, RANTING atau Kader partai demokrat karena ketidaktransparan, bisa saja ketika ditanya dijawab tidak tahu dana bantuan pemerintah yang dikucurkan kepada partai semua kader mampu menjawab lebih-lebih kalangan struktural partai dari cabang hingga tingkat desa. Tidak ada yang perlu di tutup-tutupi, semua kader par tai Demokrat berhak mengetahui dan memahami akan penggunaan dana bantuan yang diberikan pemerintah kepada partai Demokrat. Sekali lagi ini penting demi kemajuan par tai demokrat kedepan seharusnya ketransparaan pengelolaan dana bantuan pemerintah harus diutamakan untuk menjaga pandangan yang negative di kalangan internal partai,” tambah kalung dengan tegas. Dijelaskan kalung Dewan pakar Partai Demokrat , “Setiap tahun pemerintah memberikan bantuan kepada par tai demokrat sesuai jumlah kursi di DPRD Cilacap dimana partai Demokrat pada Pemilu 2009-2014 mendapat 7 kursi. Bantuan pemerintah diberikan bertujuan membangun konstituen dengan partai, lebih rinci nara sumber membeberkan, bahwa penerimaan bantuan untuk satu kursi anggota DPRD sebesar Rp 20.000.000.- X @ 7 orang anggota DPRD Fraksi partai Demokrat sehingga jumlah yang diterima bersih pertahun sebesar Rp 140.000.000.- ( seratus empat puluh juta rupiah ). Sedangkan satu periode masa bhakti DPRD adalah 5 tahun sehingga total rincian bantuan selama 5 tahun yang di kucurkan pemerintah untuk par tai Demokrat Cilacap diterima sebesar Rp 700.000.000,- ( tujuh ratus juta rupiah ), bantuan tersebut dicairkan melalui Bank lewat Kantor Kesabangpol Cilacap. Yang menjadi pertanyaan kalangan internal partai, kapan bantuan itu diambil dan kapan bantuan itu di pergunakan, kami sebagai kader partai tentunya tidak salah kalau hanya ingin mengetahui agar tidak terkesan tertutup untuk kalangan tertentu saja, sebab bantuan yang diberikan pemerintah adalah bantuan dari rakyat jadi bukan hanya pengurus partai demokrat saja yang harus tahu bila perlu seluruh kader partai demokrat bisa mengetahui bantuan sebesar Rp 700.000.000,- ( Tujuh ratus Juta Rupiah ). Kita sebagai kader apa salah mempertanyakan pengelolaan bantuan tersebut saya kira kita semua berhak tahu sepanjang kita adalah kader par tai

Demokrat,” tegas dewan pakar menjelaskan kepada Radar nusantara. Di tempat terpisah Ashari sektaris partai Demokrat Cilacap ketika dikonfirmasi menjelaskan, “siapa yang bilang bantuan pemerintah yang diterima partai demokrat tidak transparan, yang jelas prinsip partai demokrat dalam segala hal transparan. Ini kan bantuan par tai ada mekanisme tersendiri dalam menyampaikan laporan apalagi ini laporan yang menyangkut uang besar ada tata cara sendiri bukan orang jalanan atau pinggir jalan semua harus tahu. Kita ada aturannya mas,” Imbuhnya. Dijelaskan Ashari lebih detail bahwa, “laporan keuangan tidak mungkin dibeberkan di luar arena rapat partai ada pedoman dan mekanisme aturan partai. Hal itu jelas akan kami laporakan kepada seluruh jajaran partai democrat, tidak ada hal yang perlu kita tutup-tutupi. Laporan keuangan partai harus melalui mekanisme aturan partai yang benar bukan sembarang orang harus tahu, sebagai penjelasan akhir kami yang DPC par tai Demokrat punya mekanisme sesuai dengan aturan partai ,” pungkas ashari mengakhiri penjelasnya lewat telephone genggam saat di hubungi Radar Nusantara. (tim)

Puskesmas Pembantu Desa Kertanegla Terlantar

Kondisi Bangunan Puskesmas Pembantu ( Pustu) Kertanegla, Kec. Bojonggambir Kab. Tasikmalaya
Tasikmalaya, Radar Nusantara Lebih dari 5 tahun sudah Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, tidak terpakai dan ditinggalkan. Akibatnya bangunan yang dibangun pada tahun 1994 dengan mempergunakan biaya puluhan juta inipun kini ruksak dan memprihatinkan. Selain tidak terawat, bangunan dengan 4 kamar inipun mulai lapuk dan nyaris ambruk. Akibat-nya pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan di sini, melainkan memakai rumah kortrakan milik warga. Kondisi ini pun sempat memancing kejengkelan warga. Mereka meminta lebih baik bangunan pustu tersebut dirubuhkan saja ketimbang ‘ngajugrug’ tidak jelas. Namun saran tersebut jelas ditolak pihak desa, karena merupakan saran sindiran atas bangunan pustu yang tidak pernah diperbaiki. Hampir 80 persen bangunan ini ruksak parah dengan pela-pon dimakan rayap dan gen-ting bangunan berjatuhan. Pihak desa pun telah beberapa memberitahukan kondisi bangunan kepada UPTD Kese-hatan Kecamatan Bojong-gambir dan Dinas terkait. Namun sampai saat ini tidak ada jawaban maupun itikad guna memperbaiki dan memfungsikan kembali pustu desa Kertanegla. (DRM/U.Yoeh)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

13

Jelang Pilgub PDIP Gerakan Mesin Partai
Muaraeanim, Radar Nusantara
Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada 6 Juni 2013, mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menggerakan mesin-mesin partainya untuk memenangkan pasangan nomor urut satu Eddy Santana Putra-Anisa Juita Tatung/ Wiwit Tatung (ESP-WIN). Dalam hal ini, seluruh kader dan simpatisan PDIP Kabupaten Muaraenim dari berbagai tingkatan akan bersinergi. Ketua DPC PDIP Kabupaten Muaraenim, Thamrin AZ, mengatakan, terkait hal ini, pihaknya telah mengajak elemen-elemen PDIP , baik kader maupun simpatisan dan juga organisasi sayap partai (underbow) termasuk Relawan Perjuangan Demokrasi (Rapdem) maupun Benteng Muda Indonesia (BMI) agar bersinergi pada Pilgub 6 Juni mendatang untuk mendukung pasangan ESP-WIN. Dalam hal ini, kata Thamrin, keberadaan sayap partai sangat berguna guna sosialisasi di masyarakat. Sebab, dengan adanya sayap partai maka dapat meringankan kerja partai pada titik yang tidak terjamah partai. Untuk itu, DPC sangat mendukung keberadaan Rapdem di setiap tingkatan. “Mari, kita menangkan pasangan nomor urut satu ESP-WIN pada Pilgub Sumsel 6 Juni, mendatang,” ujar Thamrin saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Repdem I DPC PDIP Kabupaten Muaraenim di ruang serbaguna Hotel Griya Serasan Sekundang Muaraenim pada Minggu (5/ 5), kemarin. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Sumsel ESP diwakili Anggota DPRD Provinsi Sumsel Fraksi PDIP , Muhammad Giri Ramanda Nazaputra Kiemas (GK) menuturkan, dengan adanya keberadaan dua sayap partai, yakni Baitul Muslimin Indonesia (BMI) dan Rapdem dapat menambah kedinamisan partai. Dalam hal ini, keberadaan sayap sangat mendukung agenda-agenda partai. Seperti Pilgub. “Sayap par tai diharapkan mampu menjadi motor pelopor dan bisa menggerakan masyarakat dalam memenangkan agenda par tai,” harapnya. Ketua DPD Rapdem Provinsi Sumsel, Muhamad Arifin, berharap dengan Konfencab I ini dapat menghasilkan Ketua DPC yang berkualitas dan memberikan kontibusi baik bagi partai maupun masyarakat. “Dan kepada DPC dapat bersinergi dengan menjalankan roda organisasi yang sejalan dengan PDIP ,” imbuhnya. Sementara itu, Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar, melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muaraenim, Firdaus, mengucapkan selamat kepada peserta untuk mengikuti Konfercab demi demokrasi di Indonesia. Dengan mengikuti aturan-aturan yang ditentukan,

Monitoring PNPM Anggaran 2011 dan 2012
bersama dalam rangka meningkatkan keberdayaan serta kemandirian masarakat. Sehubungan dengan telah berjalannya Program PNPM di lingkungan Kelurahan Wates, maka Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda melaksanakan monitoring terhadap warga yang telah mendapatkan Program PNPM tersebut yang tersebar di kelurahan lainya dalam stetmenya Bpk ayi Vivananda, “memang untuk PNPM sendiri belum bisa mengenai semua warga masyarakat, tetapi tidak perlu khawatir karena PNPM merupakan program pemerintah yang berkelanjutan dan konsisten, jadi kalau tahun ini memang belum mendapatkan maka tahun yang akan datang mungkin bisa mendapatkannya lagi,” papar Ayi. Ayi menambahkan, bahwa PNPM juga tidak hanya pada Infrastruktur saja tetapi juga pada hal lainnya yang apabila memang dibutuhkan bagi masyarakat maka masyarakat dapat memanfaatkan PNPM tersebut untuk mewujudkannya. “Selain Infrastruktur, Utilitas atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masyarakat juga dapat memanfaatkan PNPM untuk yang lainnya dan alhamdulilah untuk Kelurahan ini par tisipasi masyarakat sangat apresiasif dimana untuk kebutuhan sebesar Rp 30 Juta masyarakat bisa menyediakan swadaya sebesar Rp 23 Juta dan sisanya yang Rp 7 Juta dibantu oleh Pemerintah, ini perlu dicontoh juga oleh Kelurahan-kelurahan yang lain,” tandas Ayi. Bpk. Asep Ahmad Sobana selaku lurah mengucapkan terima kasih atas kunjunganya Bapak Wakil Walikota ke ke kelurahaanya. (Amir)

Repdem nantinya juga dapat mendaftarkan tanda kepengurusan (tanda daftar) organisasi masyarakat ke Kesbangpol. “Sebagai warga Sumsel yang baik hendaknya juga terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) guna mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu),” tandasnya. Ketua Pelaksana Konfercab I Repdem, Ahmad Imam Mahbudi, menuturkan konferensi diadakan satu hari yang diikuti anggota Repdem dari tingkat nasional hingga desa untuk memilih ketua DPC Repdem Kabupaten Muaraenim. Konfercab ini juga bertujuan untuk menghimpun, membangun, dan menjaga semangat perjuangan kaum muda berbasis kerakyatan, memperjuangkan kepentingan rakyat dibidang politik, ekonomi, sosial dan hukum,dan guna mengawal terlaksananya agenda partai dikalangan masyarakat. (evri ariesi)

Bandung, Radar Nusantara

Wabup Bersama Masyarakat Peringati Haul
Kuala Tungkal, RN Bertempat di Pondok Pesantren AL Baqiatussholihat Kuala Tungkal, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, SA, SE, ME bersama masyarakat Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya peringati Haul Syekh KH. Ali bin KH. Abdul Wahab. (21/04). Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB. (03 Maret 2012) Hadir para Undangan Peringatan Haul Syekh KH. Ali bin KH. Abdul Wahab para Anggota DPRD, para Kepala SKPD, para Kepala Bagian Setda, Camat Tungkal Ilir, para Pimpinan Pondok Pesantren Al Baqiatussholihat, Tuan-tuan Guru, Para Kiyai, Alim Ulama, Para Pimpinan Majelis Ta’lim serta masyarakat yang antusias berdatangan dari berbagai daerah diKabupaten Tanjung Jabung Barat. Haul Syekh KH. Ali bin KH. Abdul Wahab merupakan peringatan wafatnya Syekh KH. Ali bin KH. Abdul Wahab yang telah 2 kali dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Baqiatussholihat dan hal ini sekaligus menandakan telah 2 tahun seorang Kiyai yang biasa dipanggil dengan sebutan “Ayah” meninggal. Dalam sambutannya Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, SA, SE, ME mengatakan bahwa banyak tauladan yang beliau tinggalkan dan banyak karya berupa buku yang beliau tulis. Oleh karena itu kehadiran kita semua bukan hanya sekedar rasa kehilangan saja namun lebih dari itu adalah sebagai apresiasi dan penghargaan, pengakuan serta kecintaan kepada diri beliau, ajaran beliau yang zuhud, yang mengutamakan kesucian dan kesederhanaan diri dalam kehidupan sehari-hari serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada waktu yang sama Wabup mengatakan bahwa Pemerintah

Syekh KH. M. Ali Bin Syekh KH. Abdul Wahab

Monitoring PNPM Anggaran 2011 dan 2012 di Kelurahan Wates Kecamatan Bandung Kidul kota Bandung Wakil Walikota Bandung, Bpk. Ayi Vivananda mengunjungi Kelurahan Wates dan beberapa RW di daerah tersebut dalam acara kunjunganya melihat hasil pengerjaan PNPM Anggaran Tahun 2011-2012. Selain melihat hasil pengerjaan PNPM tersebut, Wakil Walikota Bpk. Ayi vivananda juga menyampaikan untuk Bersosialisasi dan Beramah Tamah dengan warga dan warga menyambut kunjungan walikota dengan antusias, dan dengan harapan agar warga bisa menyampaikan aspirasi secara langsung pada acara kunjungan ini. Wakil Walikota Beramah Tamah dan Berdialog langsung dengan warga sekitar guna mendengar dan menampung apa yang menjadi keluhan dan harapan warga sekitar. Dan wargapun mengeluhkan tentang masalah sanitasi sampah dan air bersih saluran selokan air yang ada di daerah tersebut sekarang ini keadaanya semakin dangkal, sehinga dibutuhkan pengerukan dan penangananya yang serius PNPM atau Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat merupakan wadah pembelajaran bagi masyarakat terhadap nilai dan etika yang luhur dimana masyarakat dibimbing untuk membangun kemitraan dalam mewujudkan keinginan

Kepala DPPKAD Mengaku Belum Terima Surat KPU
Sambutan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso SA, SE, ME

Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus berupaya dan tidak lengah dengan pembangunan moral dan mental dimana pembangunan dibidang keagamaan mesti juga mendapat porsi yang seimbang . (hermansyah)

Bupati H. Ade Swara Turun Langsung
Meninjau Korban Banjir di Kecamatan Batujaya dan Pakis Jaya Menggunakan Perahu
Pakisjaya mencapai 741 Rumah, 997 KK,2652 Jiwa, menurut Darul Amin Camat Pakisjaya. Di sampaikan kepada wartawan Radar Nusantara di lokasi kejadian saat berwawancara. Menyikapi informasi tersebut Bupati Karawang bergegas langsung dengan Camat ke titik lokasi tersebut, Minggu (21/4). Bupati langsung disambut oleh Camat Batujaya dan Camat Pakisjaya beserta Muspika, yang sudah berada di lokasi. Bupati lansung melaksanakan peninjauan mengggunakan perahu karet. Kurang lebih dua jam Bupati menaiki perahu yang disertai dengan dua perahu milik Tagana Dinsos PB Karawang. Peninjauan dimulai Desa Segaran Batujaya berakhir di Telukbuyung Pakis Jaya, Bupati sangat tanggap untuk segera meninjau titik lokasi banjir, sebenarnya Bupati akan melaksanakan peninjauan kembali pada hari Sabtu sore namun menurut keter-

Malang, Radar Nusantara Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Malang, Wahyu Santoso, mengaku belum menerima surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang. Hal itu diungkapkan Wahyu, saat menanggapi permintaan pencairan termin ke-2 dana Pilwali Kota Malang sebesar Rp 7 Milyar. “Wah, saya malah belum menerima suratnya. Coba saya lihat dulu di meja saya,” ujarnya, saat ditemui Selasa (7/5/2013) di Balai Kota Malang. Wahyu beralasan, dirinya baru saja ada tugas di luar kota dan baru kembali ke Kota Malang tiga

hari lalu. Namun dana alokasi untuk PIlwali tersebut sudah ada dan tinggal dicairkan. Wahyu tidak menjelaskan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pencairan tersebut. “Saya belum lihat suratnya, nanti saja kalau suratnya sudah di tangan,” ucapnya sambil berlalu. Sebelumnya Ketua KPU Kota Malang, Hendry menagih pencairan alokasi dana PIlwali termin ke-2 sebesar Rp 7 miliar. Dana tersebut sebagian besar untuk gaji perangkat Pilwali mulai dari tingkat kecamatan hingga ke tempat pemungutan suara (TPS). (NIP)

Karawang, Radar Nusantara Hujan Deras yang terjadi sejak beberapa hariyang lalu, mengakibatkan terendamnya beberapa rumah sekitar daerah Desa SegaranKecamatan Batujaya, dan Teluk-

buyung Kecamatan Paksijaya. Jumlah korban sekitar 227Rumah 330 KK 1086 Jiwa, warga korban banjir menurut keterangan Camat Batujaya Rohmana Setiansyah. Sedangkan untuk Kecamatan

angan Camat Batujaya, bahwa dilokasi banjir tidak ada penerangan atau listrik karena alami gangguan. Akhirnya Bupati batal melakukan peninjauan, dan baru terlaksana pada hari Minggu siang. Bupati juga meninjau posko kesehatan yang didirikan di Desa yang terkena banjir dan sempat berkomunikasi dengan petani yang sedang mengeringkan gabah yang terendam banjir serta memberikan memotivasi agar tidak trauma bertani dampak terkena musibah banir ini.. Bupati pada kesempatan menyatakan atas nama pribadi dan Pemerintah, Bupati menyatakan keprihatinan atas musibah secara massal ini, karena memang ini bencana yang memang tidak ter-

dugaterjadi namun saya berusaha untuk tanggap peduli turun langsung meninjau korban banjir satu persatu di berbagai titik begitu tegasnya. Untuk penanggulangan Bencana di Batujaya dan Pakisjaya, bahwa Bupati sudah memberikan bantuan secara paket yang di kemas langsung dari lokasi Rumah Dinas Bupati. Lebih lanjut Bupati kepada para korban banjir agar musibah ini kita tiada hal yang bisa dilakukan secara berlebihan, cukup dengan sabar dan tabah yang bisa dilakukan, terus saja berdoa agar musibah ini segera terselesaikan. Karena musibah itu bisa di katakan bisa terjadi dimanapun kapanpun begitu ujarnya. (Nanang. S)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

14

LSM-GARANSI Minta :

Polres Agam Panggil “Walinagari Tabek Panjang”
Buittinggi, Radar Nusantara Tidak sampai disitu saja saat berita ini diluncurkan pada edisi Minggu ke I Mei 2013 Wartawan Radar Nusanatara meminta tanggapan dari Bapak Bupati Agam Indara Cadri pada tanggal (06/05/2013) sekitar pukul 10.15 Wib, pada saat dikomfirmasi Indara Cadri melalui via phonsel selularnya dengan nomor 08116638xx ternyata beliau menanggapi dan meng-SMS kepada Radar Nusanatara dalam sms tersebut. Ungkap Bupati Indara Cadri, “saya tidak tau dan baru kali ini mendengarnya, semoga hal itu tidak terjadi,” ulasan Bupati via SMS. Sementara di tempat terpisah LSM-GARANSI (Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi ) untuk saat ini terang Sam Tanjung yang selaku Directur Eksekutif GARANSI yang di dampingi humasnya Asnawi Datuak Asa Nagari beserta pengurus investigasi Mudadrisman, dan Mulhelman, mereka mengatakan kepada Radar Nusantara kami (Red) lanjut Sam, telah mengumpulkan bukti-bukti permulaan untuk dijadikan bahan pelaporan kepada penegak hukum. Bukti yang telah ada sama kita aku Sam seperti, Surat keterangan usaha, surat keterangan izin mendirikan bangunan, surat keterangan penghasilan, surat keterangan kepemilikan tanah, surat pernyataan warga, semua syarat administrasi yang dipenuhi warga sudah kita copy dan berkas tersebut di keluarkan oleh Walinagari Tabek Panjang Kec. Baso Kab. Agam. Saat mengakhiri keterangan persnya kepada Radara Nusantara, Sam meminta kepada penegak hukum khususnya Polres Agam agar menjadi pemberitaan ini untuk dimulainya penyidikkan dan penyelidikan dalam kasus yang bermodus operendinya penipuan kepada warga Tabek Panjang kec. Baso kab. Agam. (Tim)

BRI Unit Gunungtua Diduga Permainkan Dana Nasabah
Gunungtua, Radar Nusantara Aman Sudirman Harahap sebagai Nasabah Bank Rakyat Indonesia Unit Gunungtua heran dan mempertanyakan hal Dana di dalam tabungannya pada unit BRI Gunungtua di chek pada tgl 29/4 yang lalu melalui ATM tinggal Rp 548.000,- serta merta ia (ASH) mencairkan dana tersebut dan sisa Rp 48.000,,dengan bukti yang dimiliki adalah bukti transaksi ATM dengan jelas tertulis sisa saldo Rp 48.000,-. Pada Hal baru minggu yang lalu saya setor Rp 89.000.000,- tegas ASH di hadapan beberapa awak media di Kantin Polsek Gunungtua, sesaat setelah ASH menitipkan kasus di maksud untuk ditindak lanjuti Pihak Penegak Hukum sesuai Prosedur Hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rentetan peristiwa ini terus diikutinya melalui sistem ATM, ASH menunjukkan Fhoto layar ATM atas namanya sendiri dengan sisa Rp 48.000,-. Anehnya pada 1 Mei sekitar pukul 13.00 WIB di chek jawabnya bahwa apapun kewenangan Bank tidak dibenarkan untuk mempermainkan dana Nasabah, pungkasnya. Ketika Aluan Pasaribu, SH, MH dalam Kapasitasnya sebagai Ketua DPP LBH Madani Nusantara, memberikan tanggapan, “Sepanjang kita ketahui tidak ada satu orangpun yang memiliki hak untuk mengotak-atik simpanan seseorang di Bank, jika terjadi hal seperti itu dapat diduga terjadi perbuatan melawan/melanggar Hukum terhadap hak privatisasi seseorang dan diduga kuat pihak Bank turut berperan dalam hal ketidak laziman tersebut. Berhubung kejadian ini terkait dana dapat diduga ada upaya untuk mengambil keuntungan oknum tertentu. Sampai berita ini diturunkan pihak BRI tidak dapat dikonfirmasi, karena pimpinan unit BRI Gunungtua tidak ditempat. (Tim)

kembali melalui ATM ditemukan dananya sudah ada di tabungannya. Hal yang tidak lazim dilakukan oleh pihak Bank adalah menahan buku Tabungan Nasabah, tutur ASH kepada Pers. Begitukah sistem kerja Bank Rakyat Indonesia sekarang, tanyanya kepada rekan pers serta men-

Kepsek SDN 101110 Gunung Tua
Gunung Tua, Radar Nusantara Intimidasi dan kekerasan terhadap Jurnalis kembali terjadi di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Kali ini dialami Wartawan Medeks Ongku Harahap. Ongku dituding Kepala SD Negeri 101110 (07) Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Farida Wati Siregar, S.Pd menjadi kaki tangan dari sejumlah media dan LSM terkait kasus rehab SD di lingkungannya. Akibatnya Kepsek tersebut kerap mendapat panggilan dari pihak terkait maupun kejaksaan. Intimidasi yang dilakukan Farida bermula saat Wartawan hendak menagih rekening koran di SD tersebut. Malang nasib belum sempat bergurau dan bertamu, Kepsek tersebut mengamuk dan menghardik wartawan dengan mengeluarkan nada kasar. “Gak usah lagi tagih-tagih rekening koranmu, kita tidak usah berhubungan mengenai rekening koran lagi. Kamu (Ongku, red) merupakan dalang semua ini, sehingga kasus SD ini terungkap sehingga saya dipanggil-panggil kejaksaan,” tegas Farida kepada wartawan. Bahkan Kepsek Farida meluapkan kekesalannya terkait perilaku insan media yang kerap datang menyambangi sekolah dengan maksud mempersoalkan proses pembangunannya.

Pengadaan Sepatu SATPOL PP Karawang Diduga Tidak Sesuai Spek
Sat.Pol. PP Kabupaten Karawang yang ikut perayaan HUT Pol.PP tingkat Provinsi Jawa Barat di Bandung. Menurut beberapa anggota Sat.Pol. PP yang ikut ke Bandung tadi, Minggu (5/5), ke 35 pasang sepatu jengle itu dibeli dari uang APBD 2013, statusnya baru, tetapi baru dipakai kegiatan baris-berbaris dan apel HUT Pol.PP di Bandung sudah jebol, dan lemamnya “Belel”. Mereka, tidak tahu soal urusan harga sepatu yang baru dipakai sekali sudah jebol, karena itu rahasia antara pemborong dengan Kepala Dinas Pol.PP Pemkab Karawaang. Para anggota Pol.PP Karawang berharap, agar dana APBD yang dialokasikan untuk pembelian sepatu, kualiatasnya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Kemudian jangan berasalasan akibat uangnya pas-pasan, akhirnya dibelanjakan sepatu jengle yang baru satu kali dipakai langsung jebol. “Kalau uang APBD yang diperuntuan untuk beli sepatu paspasan ya ajukan kembali penambahannya,” ujar beberapa anggota Sat.Pol. PP, seraya berkata pemborong jangan mentang-mentang sudah diloloskan kemauannya oleh Kepala Sa.Pol.PP, lalu kemudian membelanjakan sepatunya yang satu kali dipakai langsung jebol. Kepala Sat.Pol. PP Pemkab Karawang, Hendro Subroto, ketika dikonfirmasi, di Kantornya, berjanji akan menarik kembali ke 35 pasang sepatu yang dipakai ke Bandung oleh ke 35 anggota yang mengikuti HUT. Pol.PP tingkat Provinsi Jawa Barat itu. Kemudian dia akan meminta kembali pertanngungjawaban pihak pemborong yang melaksanakan pengadaan sepatu tersebut. (tim)

Arogan dan Lecehkan Wartawan
kan ada perkataan yang pantas dan hak jawab yang diatur dalam UU Pers. Kita minta Bapak Kadisdik Paluta Drs. Hazairin Hasibuan mencopot Kepsek ini, kita menolak impunitas (pembiaran tindak kejahatan) terhadap rekan jurnalis. Jurnalis ini sama dengan Guru. Samasama profesi, kenapa harus dihina,” tegasnya sembari dalam waktu dekat akan menggelar aksi ke kantor Bupati terkait hal tersebut. Yasser menambahkan, seharusnya pihak terkait memiliki kewajiban untuk memperkenalkan tentang pengetahuan kejurnalistikan kepada Kepala Sekolah. Dia pun turut prihatin dengan peristiwa tersebut. “Justru sebaliknya pendidikan mengajarkan kita tentang perdamaian dan persahabatan. Adanya kekerasan berarti ada hal yang salah. Makanya ke depan ini menjadi koreksi kita dalam dunia pendidikan,” tegasnya. Copot Kepsek Farida Ia juga mendesak agar Kepala Dinas Pendidikan Paluta Drs. Hazairin Hasibuan mencopot Kepsek tersebut, karena telah bertindak Arogan, sewenang-wenang dan tidak menghormati profesi Pers. (tim)

Karawang, Radar Nusantara Pemborong yang melakukan pengadaan sepatu yang diperuntukan Dinas lapangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. Karawang, benar-benar payah. Pasalnya, sepatu jangle baru saja dipakai baris-perbaris pada ulang tahun Pol.PP di gedung Sate Bandung pada pekan kemarin, sudah jebol, apalagi dipakai parade dimungkinkan bisa amburadul. Ke 35 Anggota Sat.Pol.PP Karawang yang diberangkatkan mengikuti ulang tahun Pol.PP di Bandung, pada pekan kemarin, hampir saja menanggung malu, akibat sepatu yang baru dipesan lewat pengadaan Tahun Anggaran 2013, saat dipakai baris-berbaris jebol bagian belakangnya dan pada bagian samping terkelupas. Lebih menyedihkan lagi, anggota Pol.PP, yang mengikuti baris-berbaris tadi, kakinya pada lecet. Ke 35 pasang sepatu jengle yang khusus dipakai saat bertugas di lapangan itu, oleh para anggota yang mengikuti apel di gedung Sate Bandung, terpaksa digunakan, meski rasanya tidak nyaman. “Kami kalau tidak malu oleh para Sat.Pol.PP delegasi dari kabupaten lain se Jawa Barat, sudah melepaskan sepatu boat itu,” ujar beberapa anggota

“Saya tak takut menghadapi wartawan, apalagi kamu, bilang sama kawan-kawanmu,” ungkapnya. Mendapat perlakuan tidak senang dan perkataan itu, Ongku lalu pergi meninggalkan SD Negeri yang terletak di Jalan Perwira, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Gunung Tua. Kecam Sekretaris Aliansi Jurnalis Muda Independen Paluta Yasser Harahap mengecam kekerasan terhadap wartawan yang dialami Ongku Harahap wartawan Medeks yang bertugas melakukan peliputan di SD Negeri 7 Gunung Tua. Menurutnya, sebagai insan pendidikan seorang guru tidak sepantasnya menyampaikan perkataan tersebut kepada jurnalis. “Sangat kita sesalkan sikap dari Kepsek itu, kalau memang salah,

Perumahan Emerland Duren Jaya

Pembuatan Jembatan Macet Total
Bekasi, Radar Nusantara Terkait adanya kemacetan yang cukup di Jl. Juanda persisnya pertigaan Kartini proyek cukup parah dampaknya sampai ke lampu merah RS. Bella ke Jl. Baru macet total Rabu kemaren tanggal 24 April 2013, adanya pembuatan jembatan persisnya di rumah susun Duren Jaya yang memakai kendaraan yang melintas dari perumahan Anggrek Bekasi Jaya dan sekitarnya dimana jalan macet parah menyeluruh sampai underpass dimana kontraktor daripada Perumahan Emerland tidak bertanggung jawab adanya pekerjaan tersebut, tidak sesuai dengan tehnik perencanaan dan estetika jadi pemakai kendaraan

masyarakat sekitarnya yang hendak pergi ke kantor merasa dirugikan adanya pembuatan jembatan tersebut karena pembuatan jalan tidak sebelah dulu bahkan semuanya dibikin tidak bisa jalan

harusnya sebelah lebih dulu. Jadi tidak merugikan pemakai kendaraan yang mau melintas di jalan baru sampai berita ini diturunkan pihak kontraktor belum juga selesai solusinya. (adi pr)

RADAR DAERAH
Peresmian Masjid Miftahul Huda Kec. Tambelang Kab. Bekasi
Bekasi, Radar Nusantara Sedianya dalam peresmian Masjid ini akan diresmikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Bekasi (H. Rohim Mintareja, S.Sos) akan tetapi karena ada sesuatu hal dan lainnya yang lebih penting sehingga beliau tidak bias hadir dalam acara ini, dengan ketidak hadiran beliau kami merasa kecewa dan kurang puas mungkin bukan hanya kami selaku panitia, jamaáh yang hadir pada saat itupun agak kecewa. Namun rasa kecewa kami terobati dengan kedatangan KaBag Kesra Kabupaten Bekasi H. Abdillah Majid, M.Si yang sengaja diutus oleh Wakil Bupati untuk meresmikan masjid ini. Momen seperti ini pun sekaligus kami isi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Alhamdulilah jamaáh yang hadir sangat antusias diperkirakan sampai lima ratus jamaáh yang hadir pada saat ini tegas ustadz Umar Abdullah SKM Masjid Miftahul Huda. Dalam kesempatan tersebut, Kabag Kesra menyampaikan sambutan atas nama Wakil Bupati Bekasi, yang menitik beratkan betapa

Minggu ke III, Mei 2013

15

www. radarnusantara.com

Ruas Jalan Pagermaneuh Cijampang Nyaris Putus
Sejak Tahun 1985 Tak Pernah Diperbaiki

Kabag Kesra H. Abdillah Majid, M.Si Menandatangani Prasasti atas nama Wakil Bupati Bekasi Peresmian Masjid Miftahul Huda Kec. Tambelang Kab. Bekasi

Ustadz Umar Abdullah Ketua DKM Miftahul Huda sedang memberikan sambutan
pentingnya membangun dan menanamkan akhlaq mulia bagi manusia sesuai dengan sabda Rosulullah SAW, “sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq manusia”. (Kama/Tyd)

Ketua TP-PKK Kota Bukittinggi Merangkap Jabatan
LSM-GARANSI : Telah Terjadi Koorporasi Korupsi Jabatan di Lingkungan Pemko Bukittinggi
Bukittinggi , Radar Nusantara Manusia tidak mau puas-puasnya dengan apa yang telah diberikan tuhan kepadanya baik itu kekayaan, jabatan, wanita, dan kepuasan dunia lainnya. Hal ini membuat manusia menghalalkan segala cara dengan main kotor, contohnya saja si Memet dengan nama samaran, ingin mau jadi Kepala Desa, ingin pula mau jadi camat, sudah camat ingin pula menjadi walikota, sudah jadi walikota ingin pula mencari istri, sudah dapat istri jadilah istri walikota, sudah mendapat istri walikota jadilah ketua TP-PKK. Sudah menjabat sebagai ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluagaan (TP-PKK) Kota Bukittinggi Hj. Ir. Aisyah masih kurang juga dengan jabatan sebagai Ketua PKK, bahkan ia (Aisyah) tidak sungkan-sungkan rangkap menjabat sebagai anggota dewan dari fraksi demokrat Kota Bukittinggi. Hal ini di ungkapkan Directur Eksekutif Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARANSI) Sam Tanjung, SH dan di dampingi Ka. Humas Asnawi Datuak Asa Nagari (07/05), bahwa telah terjadi pelsia, pegawai pada Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, atau badan lain yang anggarannya bersumber dari APBN/ APBD. (2) Anggota DPR dilarang melakukan pekerjaan sebagai pejabat struktural pada lembaga pendidikan swasta, akuntan publik, konsultan, advokat atau pengacara, notaris, dan pekerjaan lain yang ada hubungannya dengan tugas dan wewenang DPR serta hak sebagai anggota DPR. (3) Anggota DPR dilarang melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta dilarang menerima gratifikasi dari beberan yang disampaikan Sam Tanjung tentang peraturan dan perundangundangan tugas pokok dan fungsi anggota dewan. Lanjut Sam, bahkan sudah terjadi koorporasi korupsi jabatan contohnya saja seorang kepalah daerah yang tidak lain tidak bukan Walikota Bukittinggi Ismet Amzis suami dari Aisyah yang saat menjabat sebagai ketua TP- PKK Kota Bukittinggi, dan menjabat sebagai anggota dewan dari fraksi demokrat, sedang Walikota Bukittinggi menjabat menjabat ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Bukittinggi. (Tim)

Cianjur, Radar Nusantara Salah satu sarana transportasi yang terpenting bagi masyarakat adalah tersedianya sarana jalan yang layak, karena dengan jalan yang layak otomatis lalu lintas transportasi masyarakat semakin lancar. Namun lain halnya, dengan kondisi ruas jalan Kebon Sirih menuju Desa Pagermaneuh dan Ciajampang, terutama jalan desa yang menghubungkan Desa Pagermaneuh dan Cijampang, saat ini kondisinya sudah rusak berat. Terutama di lokasi kampung Babakan Subang, ruas jalan antara Desa Pagermaneuh dan kampung Cijampang, kondisinya saat ini nyaris putus karena longsor, hujan yang terus menurus beberapa waktu mengakibatkan gerusan tanah akibat longsor semakin melebar. Longsor tersebut telah menggerus jalan kurang lebih sepanjang empat meter, lebar dua meter dengan kedalaman tiga meter, sehingga jalan tersebut nyaris putus. Menurut Ilyas, ruas jalan Kebon Sirih sampai persimpangan,

maupun ruas jalan Desa Pagermaneuh dan Cijampang, sejak tahun 1985 tak pernah mengalami perbaikan, akibatnya transportasi masyarakat sangat terganggu. Desa Pagermaneuh yang kaya akan hasil pertanian, kini menjadi salah satu desa terisolir karena kondisi jalan yang rusak berat. Apabila tidak segera diperbaiki, tidak lama lagi kemungkinan ruas jalan antara Pagermaneuh dan Cijampang, yang terletak kampung Babakan Subang akan terputus, karena semakin hari jalan yang dilalui berbagai jenis kendaraan berat maupun sedang ini, kerusakannya semakin melebar. Apabila sampai terjadi jalan tersebut terputus, dikhawatirkan kampung Cijampang akan terisolir. Sebelum hal itu terjadi, Ilyas meminta agar pemerintah Desa Pagermaneh melakukan penanganan darurat sebelum jalan terputus, sedangkan kami sebagai warga berharap, agar Dinas Bina Marga segera memperbaiki jalan ini, tandasnya. (Somantri)

Pembangunan SMAN 7 Depok Korban Kepentingan Koruptor

anggaran Undang-Undang RI No. 27 Tahun 2009 Tentang Susunan Kedudukan DPR,MPR,DPD dan DPRD dalam bunyinya pada Bagian Keempat Belas Larangan dan Sanksi Paragraf 1 Larangan Pasal 208 (1) Anggota DPR dilarang merangkap jabatan sebagai : a. Pejabat Negara lainnya; b. Hakim pada badan peradilan; atau c. Pegawai 84 - c. Pegawai Negeri Sipil, anggota Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indone-

Dana Insentif PNS Pemkot Lubuk Linggau Segera Terealisasi
Lubuk Linggau, RN Wacana dapat insentif para pegawai Negeri Sipil di anggaran 2014 merupakan angin segar namun dengan demikian bagi para pegawai juga sangat diharapkan bekerja sesuai dengan Tupoksi masing--masing dan jangan sampai lalai terhadap tugas yang diembannya. Seperti yang disampaikan oleh Walikota Lubuk Linggau H.SN Prana Putra Sohe pada acara sosialisasi perumahan bagi PNS di lingkungan Pemkot Lubuk Linggau, di Balai Kota Sebiduk Semare , jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan “2014 mendatang Pemkot sudah menganggarkan Dana dalam APBD sebesar Rp 40 Milyar yang mana untuk golongan I sampai Golongan IV berkisar Rp 750.000,- s/d Rp 2,5 juta, jika tidak ada halangan mulai per Januari sudah bisa diberikan sesuai kapasitas kerja masingmasing. Nanan menambahkan mengenai wacana lima hari kerja belum bisa terlaksana menimbang banyaknya masyarakat yang masih membutuhkan pelayanan di hari sabtu dikarenakan jarak tempuh yang jauh diluar kota. (@ndre)

Lubuk Linggau Barat I beberapa waktu lalu. Menurut Walikota yang akrab dipanggil Nanan menegaskan,

Depok, Radar Nusantara Sampai saat ini pengerjaan pembangunan SMA Negeri 7 Depok belum juga selesai, bangunan yang rubuh belum dikerjakan, sangat ironis dan memalukan, tangan-tangan koruptor masih juga bergentanyangan di kota Depok. Selama pembangunan berjalan semua kegiatan ngajar mengajar di pusatkan di SMP Negeri 11Depok, Ujian Nasional bagi kelas XII di SMA Negeri 4 Depok. Penerimaan murid baru sudah di depan mata, apakah SMP Negeri 11 atau SMA Negeri 4 digunakan fasilitas mereka ? Kalau ditanya salah siapa Pembangunan ini sampai begini, jawabnya Tanya pada rumput yang bergoyang. Kami dari Radar Nusantara ke lokasi bangunan diperkirakan berkisar 75% yang baru dikerja-

kan. Guru dan siswa terpaksa bertahan di SMP Negeri 11 karena belum dipastikan kapan selesai sekolah dibangun. Pembangunan SMA Negeri 7 Depok Menelan Biaya sebesar Rp 2.6 Miliar, jalan ke lokasi becek dan sempit belum ada penyelelesaian tanah rakyat dengan pihak sekolah. Pembuangan air pun juga nantinya bermasalah dengan perumahan. Pembangunan SMA Negeri 7 Kota Depok ini tempatnya tidak strategis. Apakah ini kepentingan Dewan atau Dinas Pendidikan Kota Depok. Saat ini yang jadi korban adalah Siswa dan para Guru yang tidak nyaman numpang di sekolah untuk mengadu nasib. Dengan Kejadian seperti ini Pemerintah Kota Depok harus selektif memilih kontraktor atau mitra kerja, agar Kota Depok jangan jadi sarang Koruptor. ( RudyHariandja)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

16

Proyek PU. Cipta Karya Prov. Jabar
Pekerjaan Turap Drainase Asal Jadi di 2 Titik Kota Bekasi

Bansos Desa Babakan Diduga Disalahgunakan
“Sapi Dipotong dan Dijual”
Cilacap, Radar Nusantara
Apakah mungkin Akibat Monitoring Dinas Pertanian dan peternakan yang lemah Sejumlah kelompok Tani penerima program Bansos tahun 2010 diduga telah menyalah gunakan bantuan pada program pembudidayaan Ternak Sapi bergulir. Program bantuan pemerintah ini bertujuan menjaga ketahanan swasembada daging sapi secara Nasional, namun fakta di lapangan bantuan bansos yang dibelikan sapi justu diduga disalahgunakan oleh oknum-oknum kelompok tani yang pada akhirnya terjadi “sapi dipotong dan dijual”. Pasalnya Tahun 2010 lalu, Desa Babakan Kecamatan Karangpucung menerima bantuan Bansos sebesar Rp 200.000.000,- ( Dua Ratus Juta Rupiah ), bantuan tersebut dibelikan 42 ekor sapi dikucurkan kepada 10 kelompok Tani penggemukan sapi yaitu kelompok : Tunas Mandiri, Barokah, Mitra Tani, Suka maju, Geger Bentang, Usaha Tani, Amanah, dan kelompok tani Sinar Fajar, serta kelompok tani Bumi Luhur. Menurut berbagai sumber yang dihimpun Radar Nusantara, dari tahun 2011 hingga sekarang kelompok tani tidak pernah memberikan laporan kegiatan pengelolaan sapi secara benar dan berkala kepada Dinas, bukannya 10 kelompok tani semakin maju malah terdengar kabar sapi- sapi yang di kelola justru dijual dan dipotong. Kejanggalan lain terjadi dalam pembentukan kelompok tani di Desa Babakan, sebagaimana aturan pembentukan kelompok diterangkan, bahwa perangkat Desa dilarang menjadi pengurus kelompok tani, namun fakta di lapangan justru dilanggar oleh Kepala Desa Babakan. Terbukti Kadus Suroto masuk dalam ketua kepengurusan kelompok tani Tunas Mandiri tanpa ditegur dan dilarang oleh Kepala Desa. Sudah sangat jelas kepala Desa dalam susunan organisasi mempunyai peranan sebagai pembina kelompok yang dapat memberikan larangan dan teguran kepada kadus suroto dalam kepengurusan kelompok tani, namun buktinya kepala Desa tidak mengindahkan aturan ini. Sesuai petunjuk aturan pemerintah yang berhak menerima bantuan Bansos adalah warga kurang mampu atau warga miskin sedangkan Perangkat Desa bukan di kategorikan penerima bantuan Bansos sebab bukan warga miskin. Namun dengan alasan karena di desa sulit mencari ketua kelompok yang bisa mengerti administrasi tetap saja kadus Suroto menjadi ketua kelompok tani Tunas Mandiri. Hal ini dibenarkan Sudaryanto mantan Kades Babakan menerangkan, bahwa dengan harapan masuknya perangkat desa sebagai ketua pengurus kelompok tani dapat memperlancar laporan administrasi, namun fakta sebaliknya malah memberikan contoh yang tidak baik, sapi yang di kelola justru di jual satu ekor. Tentunya kejadian ini jelas sudah salah kaprah perangkat desa yang seharusnya sesuai aturan tidak libatkan menjadi kelompok tani malah justru memperlancar menyalahgunakan bantuan Sapi bergulir. Kadus Suroto ketika dikonfirmasi mengatakan, “sebenarnya sebelum saya jadi ketua kelompok tani Tunas Mandiri saya sudah menyampaikan usul sama kades, kalau perangkat desa apa boleh jadi pengurus kelompok ? waktu itu kades mengatakan kita sulit cari orang yang mengerti administrasi akhirnya saya di masukan menjadi pengurus kelompok tunas mandiri sampai sekarang,” ucapnya. Kelompok Tunas Mandiri menerima 4 ekor sapi bantuan bansos, kebetulan saya ditunjuk jadi ketua, ucap suroto, dan hal ini dibenarkan suroto, memang benar kalau dirinya menjual satu ekor sapi. “Waktu itu saya tidak menyangka kalau menjual sapi itu salah, sebab memelihara 4 ekor sapi dan mencari pakan rumput adalah pekerjaan yang cape luar biasa sedangkan anggota yang lain tidak mau cari pakan rumput. Kalaupun jerih payah saya selama mencari pakan rumput dianggap salah, saya hanya bisa pasrah sebab saya tidak berniat korupsi saya hanya memetik hasil dari jerih payah saya selama memelihara sapi. …..Bersambung….. . (tim)

Bekasi, Radar Nusantara

Pekerjaan Proyek Pengambangan Lingkungan Pemukiman Drainase Kota Bekasi Cipta Karya Prov. Jabar dikerjakan oleh kontraktor PT. LINCE yaitu di Desa Duren Jaya Bekasi Timur dan Jati Asih Bekasi Selatan tanggul yang melintas SS baru dan pekerjaan pemasangan turap di lokasi Jati Asih dekat jembatan roboh atau ambruk seperti dalam foto papan nama tidak tercantum biaya, apakah sengaja atau tidak supaya masyarakat publik tidak tau pekerjaan proyek tersebut. Sampai saat ini pekerjaan turap am-

bruk atau roboh tidak ada perencanaan/ pengawasan yang ketat dari PPATK Cipta Karya Prov. Jabar ambruk sampai sekarang belum juga diperbaiki kembali, berapa uang kerugian Negara yang dihabiskan dan siapa yang bertanggung jawab atas perencanaan pekerjaan tersebut. Menurut investigasi wartawan RN dilapangan proyek 2 titik Cipta Karya di Kota Bekasi mengabiskan biaya + Rp. 11 M, apakah roboh akibat pembuatan sipon kali Bekasi di Udik Bendung Bekasi arus air yang sangat besar berlimpah yang dilaksanakan oleh PT. Waskita Karya (Wika)

Jakarta. Dimana pekerjaan sipon kali Bekasi ¾ penampang kali hilang tidak ada saluran pembantu (omleging) padahal debet air kali Bekasi pada saat itu hanya 542 m3 per detik. Sejak di bangunnya bendung Bekasi belum pernah banjir 1000 m3 per detik paling tinggi 780 m3 per detik komplek PU yang lama tidak pernah banjir tapi dengan adanya sipon wilayah tersebut Jl. Jend. Sarbini kebanjiran pada tanggal 18 Januari 2013 debet air baru 542 m3 per detik sudah terendam. (adi pr)

Satlantas Polres Tolitoli Gelar Operasi Simpatik
Tolitoli, Radar Nusantara
Kasat Lantas Polres Tolitoli AKP Oki Ahadian, Sik menegaskan guna menekan tingkat kecelakaan di jalan raya, selama 21 hari kedepan jajaran Satlantas Polres Tolitoli menggelar Operasi SIMPATIK 2013. Sebanyak 35 personil Satlantas Polres Tolitoli yang di terjunkan dalam OPS SIMPATIK 2013 yang akan di gelar selama 21 hari kedepan, mulai tanggal 7 Mei sampai dengan tanggal 28 Mei 2013. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya di lingkup POLRI. Kegiatan ini di maksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, dengan tujuan terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas ( Kamseltibcar ), serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap POLRI. Kasat Lantas Polres Tolitoli, AKP . Oki Ahadian, Sik, kepada wartawan mengatakan, OPS Simpatik 2013 di gelar selama 21 hari, mulai tanggal 7 Mei sampai tanggal 28 Mei 2013 dengan target untuk menekan jumlah langka pelanggaran guna tercipta kamseltibcar lantas. Sebanyak 35 personil polisi lalulintas yang di terjunkan dalam OPS SIMPATI 2013. Adapun tindakan di utamakan, berupa himbauan, teguran, pelanggaran potensi terjadinya kecelakaan akan di tilang kebut-kebutan dan lainlain,” jelas Oki Ahadian. Dalam pelaksanaan di lapangan, Oki Ahadian mengharapkan semua personil dapat menjalankan tugasnya dengan metode, senyum, sapa, salam dan sopan santun dengan mengutamakan Premitif, preventif, serta refresif yang bersifat teguran lisan maupun tulisan. Kepada masyarakat khususnya pengguna jalan raya Kasat Lantas Polres Tolitoli, AKP . Oki Ahadian, Sik menghimbau dan mengharapkan dengan di gelarnya Oprasi Simpatik ini, kesadaran masyarakat dalam berlalulintas makin meningkat seh-

Status Siaga Gunung Papandayan Garut Air PDAM Tersendat Warga Kelurahan Wates Mengeluh BPBD Pasang Spanduk Peringatan dan Larangan
Garut, Radar Nusantara
Setelah terjadi peningkatan kegempaan yang signifikan, akhirnya status Gunung Papandayan dinaikkan dari waspada menjadi siaga. Peningkatan status itu ditetapkan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (MVMBG) sejak Minggu (5/ 5) pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, kenaikan status yang sama terjadi pada bulan Agustus 2011 (waspada ke siaga), dan kembali naik dari waspada ke siaga pada Mei ini. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Garut, Zatzat Munazat menyebutkan,” saat statusnya dinaikkan pada Agustus 2011, pihaknya telah melakukan kontigensi hingga menggelar simulasi, serta menginventarisasi berbagai hal yang dibutuhkan. Oleh karena itu, saat status Gunung Papandayan kembali naik, pihaknya tinggal mengupdate kembali data yang sudah ada,” ujarnya pada wartawan di Pos Pengamatan Gunung Papandayan di Kampung Pangauban Desa Pakuon, Kecamatan Cisurupan, Garut, Senin (06/05). Petugas Pos Pengamatan Gunung Papandayan, Momon mengatakan, pada hari Senin antara pukul 00.00 sampai 06.00, terjadi 14 kali gempa vulkanik dangkal, 5 kali gempa vulkanik dalam, 4 gempa tektonik jauh, dan 4 kali gempa tektonik lokal. Padahal, sehari sebelumnya pada jangka waktu yang sama, terjadi 60 kali gempa tektonik lokal dan 10 kali gempa vulkanik dangkal. Namun demikian status Papandayan masih tetap dinyatakan siaga dan warga diminta untuk menjauh dari kawah dengan radius dua kilometer. Lanjut, Momon menegaskan kalau saat ini kawasan kawah sangat terlarang bagi wisatawan dan warga. Hal ini dikarenakan kawah bisa secara tiba-tiba menyemburkan gas beracun yang sangat membahayakan bagi siapa saja. Bahkkan menurutnya, kawah tersebut bisa menyebabkan kematian. Di Gu-nung Papandayan sendiri terdapat sejumlah kawah utama, yaitu Kawah Besar Tegal Bungbrung, Tegal Alun-alun, Parugpug, Baru, dan Kawah Emas. Semua dinding atau tebing kawah-kawah tersebut terdiri atas batuan-batuan yang sudah sangat lapuk sehingga kalau terjadi getaran sedikit saja, tebing itu bisa langsung longsor. “Itulah sebabnya saat intensitas gempanya meninggi seperti sekarang, akan sangat berbahaya kalau ada warga di kawasan kawah. Itulah alasan kenapa kawasan tersebut dinyatakan tertutup,” tambahnya. Lebih jauh diungkapkannya, gas beracun dapat keluar dari kawah tanpa didahului gempa yang tercatat seismograf. Begitu pula longsoran tebing yang bisa terjadi kapan saja. Tebing kawah sebelah

ingga tingkat kecelakaan lalulintas di jalan raya dapat di cegah sehingga masyarakat dalam berkendara di jalan raya, bisa nyaman dan aman. (AL)

I m a n Alirahman, S e k d a Kabupaten Garut

selatan, merupakan tebing yang paling parah mengalami pelapukan akibat pemanasan hidrotermal. Untuk mencegah hal-hal yan tidak diinginkan, pihaknya juga sudah memasang sepanduk peringatan dan larangan tidak hanya ditujukan bagi warga sekitar, tapi juga bagi pengunjung (wisatawan), pendaki gunung, dan kegiatan perkemahan. Mereka tidak diperbolehkan memasuki wilayah Papandayan dengan radius 2 kilometer. Sebab, di kawasan itu sangat riskan muncul gas beracun yang membahayakan keselamatan jiwa karena bisa menimbulkan kematian. Pernyataan serupa disampaikan Sekda Garut, Iman Alirahman. Menurutnya, saat status Gunung Papandayan kembali meningkat, Pemkab Garut tidak akan melakukan simulasi ulang. Sebab, di saat status Gunung Papandayan meningkat sebelumnya, Pemkab Garut sudah menyusun perencanaan dengan matang. (HSs)

Kab. Bandung, RN Warga Rt 05 Rw 05 ,Kelurahan Wates Kecamatan Bandung Kidul ,mengeluhkan sarana air bersih dari PDAM,warga sudah sangat mengeluh karena air sebagai kebutuhan sehari hari sudah sama sekali tidak mengalir selama 5 bulan,di tuturkan seorang warga ‘’ mengapa pihak PDAM tidak cepat tanggap pada pengaduan warga yang kesulitan oleh air dari PDAM, sedangkan setiap bulannya warga tetap harus membayar beban abodemen. Padahal setiap bulan pula sebelum tanggal jatuh tempo pembayaran petugas PDAM mengontrol, berarti pihak PDAM bukan tidak tahu air tidak mengalir,tapi mengapa seolah olah PDAM tidak tahu,ketua Rt setempat pun pernah menanyakan langsung kepada kantor PDAM perihal air yg tidak mengalir di daerah kami, setelah ada pengaduan air kembali mengalir tapi cuma 1 hari setelah itu tidak mengalir lagi,terus fungsi dari petugas PDAM yang mengontrol tiap bulannya itu apa? kalau permasalahan air ini tidak mengalir selama 5 bulan,sampai sampai warga menampung air hujan untuk keperluan sehari hari. harusnya PDAM cepat tanggap

dan mengontrol lokasi tiap bulannya jangan cuma untuk melihat angka meteran untuk pembayaran tapi harus meninjau pula yang menjadi permasalahan atau kendala pada jalannya kelancaran air karena air adalah pokok kebutuhan untuk menunjang salah satu kebutuhan hidup sehari hari, mungkin pihak PDAM bisa bayangkan bagaimana tidak ada air jangankan waktu sampai 5 bulan seperti yang di alami warga Curug Candung ini 2 hari saja tidak air pasti akan repot 7 susah. Jadi untuk petugas ataupun pihak PDAM agar bisa cepat tanggap pada permasalahan ini, karena air dari PDAM pun tidak gratis & cuma cuma warga membayar dari mulai pemasangan, abodemen dan pemakaian dan pihak PDAM bisa menangani keluhan warga dengan cepat dan tanggap. (amir)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

17

Anggaran Pembuatan 2 Unit Kapal Pengawas

Jaro Wardi Calon Kepala Desa Pasir Rampo

Terindikasi di Korupsi
Karawang, Radar Nusantara
Indikasi terjadinya pengalihan anggaran dalam pengadaan dua unit kapal pengawas yang diperuntukkan bagi sejumlah nelayan di Kab. Karawang semakin mengkristal. Hal itu dibuktikan adanya ketidakseimbangan pengakuan dari sejumlah pihak yang terkait dalam proyek pengadaan tersebut. Seperti pengakuan dari pihak Pokmaswas di dua lokasi pengiriman kedua unit kapal pengawas tersebut. Sumber dana dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang dikucurkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Tahun 2012, terindikasi kuat menjadi ajang korupsi sejumlah pihak yang diduga di motori oleh pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang (PKP). Diduga keras dengan dalih menjual nama nelayan, pihak PKP melakukan korupsi terkait dalam pengadaan kapal pengawas. Mark up dalam pengadaannya, pihak-pihak terkait masih berusaha tutup mulut untuk menutup kebusukan mentalnya. Efek jera bagi sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang terhadap kerasnya hukum tetap tidak ambil pusing dan tetap nekat melakukan kejahatan dengan memutar balikkan anggaran yang notabene uang rakyat menjadi pengisi pundi-pundi mereka. Terkait pengadaan dua unit kapal pengawas yang di buat asal jadi dan terindikasi kuat ajang korupsi, bahwa berdasarkan pengakuan Ketua Pokmaswas Mitra Bahari Desa Tengkolak Kec. Cilamaya Wetan dan Ketua kelompok Pokmaswas Bhakti Mandiri, Desa Tambaksari Kec. Tirtajaya Kab. Karawang. Ketua Pokmaswas Tengkolak Wasmad membeberkan bahwa pihaknya mengaku tidak mengetahui berapa besaran anggaran yang digunakan untuk pembuatan kapal, pihaknya hanya sebatas penerima saja, namun demikian, pihak yang sudah cukup mahir dalam menilai akan kualitas

Siap Mensejahterakan Desanya
Kresek Tangerang, RN Pemilihan Kepala Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang yang rencananya akan dilangsungkan bulan Juni tanggal 30-2013, memunculkan banyak kandidat yang menawrkan diri untuk menjadi Kepala Desa. Namun semua kandidat kembali kepada penilaian masyarakat Desanya Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang mempunyai hak pilih 4300 (Empat Ribu Tiga Ratus) hak pilih mereka sudah pandai memilih dikirakan politik uang tidak epektif dikalangan masyarakat Desa Pasirrmpo ini. Hal tersebut dibuktikan oleh beberapa kalangan masyarakat Desa Pasir Ampo yang dengan seksama mendengarkan program yang dipaparkan oleh Jaro Wardi selaku Calon Kepala Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Fisi dan Misi kedepan Saya adalah membawa Desa Pasir Ampo lebih maju lagi dan lenih sejahtera lagi maju dibidang pembangunannya dan masyarakat nyaman sejahtera pokonya saya ingin memberikan yang terbaik untuk Desa Pasir Ampo ini Tutur Jaro WARDI ketika ditemui Media Radar Nusantara di Kediamannya. Sukarja Tokoh Kp. Baleman Rt. 4/2 saya sangat setuju dan sangat mengharapkan Desa Pasir Ampo untuk

kapal mengakui bahwa bila memperhatikan jenis mesin bahkan badan kapal yang ada, bila dihitung-hitung hanya menghabiskan dana sekitar Rp 20.000.000,-. “Saya sebagai ketua hanya menerima dalam bentuk 1 buah kapal yang bermesin Yanmart TS190 dan perlengkapan lainnya seperti JPS, lampu, Aki 50 ampere, dan jaket pelampung. Kapal ini saya ambil dari Pasir Putih, karena disanalah kapal ini dibuat”. ujar Ketua Pokmaswas. Hal yang sama juga diakui oleh Nuh selaku pengemudi kapal pengawas di Tambaksari mengatakan, bahwa kondisi kapal yang mereka terima benar-benar kurang maksimal, selain kekuatan mesin tidak maksimal juga badan kapal di yakini tidak akan mampu bertahan lama karena terbuat dari bahan kayu meranti dan dilapisi dengan fiber, dan idealnya, menurut Nuh adalah kayu jati yang tahan air, stir kapal terbuat dari bahan bekas dan mesin cukup boros dan atas kapal bahan abalabal yang cukup mudah rewot dan tidak akan tahan dan kuat menahan angin. Sementara itu Nakwan, selaku pengusaha pembuatan kapal ketika ditemui di kediamannya terkait pembuatan kapal pengawas tersebut mengatakan, bahwa dirinya hanya sebatas membuat kapal saja, “Saya hanya kuli pembuat kapal, jadi tidak tahu-menahu dengan besaran anggaran dalam proyek ini. Dan biaya pembuatan kedua kapal ini saya terima hanya kurang lebih Rp 270.000.000,- saja dan itulah saya manfaatkan, selebihnya saya tidak tahu, jelas Nakwan. Berdasarkan fakta-fakta dilapangan, maka bisa pastikan pengadaan kedua kapal pengawas tersebut sangat rawan terjadi praktek korupsi melalui Mark Up anggaran dalam pengadaan kapal tersebut, bila di singkronkan dengan RAB yang ada dengan kondisi kedua kapal tersebut, perbedaan besaran anggaran dengan kulitas

cukup menyolok akan perbedaan. Hal itu terjadi diduga keras atas peran serta Kabid Kelautan dan Kepala Dinas PKP . Dalam RAB tercantum biaya pembuatan satu unit kapal mencapai Rp 158.585.900,- apabila dikalikan dua itu berarti total keseluruhan anggaran tersebut hanya Rp 317.171.800,-. Maka bila di kalkulasikan kondisi kapal di lapangan dengan besaran biaya yang tercantum dalam RAB sangatlah bertolak belakang, sebab menurut Nuh pembuatan tenda kapal diperkirakan hanya mencapai Rp 500 ribu, sebab kondisinya sangat tidak baik dan tidak layak pakai. Ketika borok para tikus-tikus berdasi di Dinas Perikanan dan Kelautan Karawang terkait dalam pengadaan kedua kapal pengawas tersebut, Dina selaku Wasdal, menurut sumber Pokmaswas langsung mendatangi mereka, dan mengeluarkan kata-kata kurang sedap, seperti “Mengapa kalian ngomong kepada wartawan soal pengadaan kapal, kalau masih ada wartawan suruh ketemu saya,” terang salah seorang sumber. Dina ketika di konfirmasi di kantornya, dengan nada santai seperti tidak punya dosa mengatakan, pengadaan kapal sudah sesuai dengan ketentuan yang ada, tapi bila mana ada yang kurang tepat, nanti kita bisa bicarakan dengan Bapak Durahim selaku Kabid Kelautan dan PPK dalam pengadaan dua kapal pengawas. Namun sangat di sayang, Durahim sulit untuk konfirmasi sama halnya dengan Yayat selaku Kadis. Yayat hanya sebatas janji untuk bertemu guna mengklarifikasi namun hingga berita lanjutan ini terbit kadis yang satu ini masih tetap dalam persembunyianya. (Team)

kedepan dipimpin oleh Jaro WARDI karena Beliau sangat aktif dibidang pekerjaannya tanpa mengenal lelah selalu siap siaga didalam menjalani pekerjaannya. Dan masih banyak tokohtokoh yang mengharapkan Jaro WARDI menjadi Kades Pasir Ampo diantaranya. Sahadi Tokoh Kp. Pasir Ampo Rt. 03/02 Barnas Tokoh Pasir Gangsa Rt. 07/03 Ganda Tokoh Rt. 07/03 Kp. Bojong Rt. 02/ 01 dan masih banyak tokoh-tokoh yang tidak mau disebut namanya yang siap membantu Jaro WARDI untuk jadi Kades Pasir Ampo tutur Sukarja. (Subky/Ma’an)

Guru SMA 2 Rappang Hina Profesi Wartawan
Tak Ingin Penilaian Lomba UKS Diliput
Sidrap, Radar Nusantara

Pemprov Banten Diminta Siap Terapkan E-Audit
Kota Serang, Radar Nusantara
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diminta siap dengan penerapan audit secara elektronik (e-audit). Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten-I Nyoman Wara di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Kec.Curug, Kota Serang, Selasa (7/4), usai mengikuti acara penandatanganan Keputusan Bersama antara BPK RI Perwakilan Provinsi Banten dengan Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah mengenai Petunjuk Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Informasi Keuangan berbasis Teknologi Informasi atau e-audit di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Walaupun belum ada petunjuk teknis pelaksanaan e-audit di Provinsi Banten namun beberapa entitas sudah ada dan telah berjalan. Dari 9 entitas di Provinsi Banten, 6 di antaranya telah online, sedangkan 3 entitas sedang dalam proses dan diharapkan telah dapat online pada bulan Juli tahun 2013 mendatang. “Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten telah siap untuk mendukung pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang berbasis teknologi informasi atau e-audit. Dengan penerapan e-audit maka pelaksanaan audit dapat berjalan secara lebih efisien dan lebih efektif yang dapat mendorong terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel” ungkapnya. Pada kesempatan itu Gubernur juga menegaskan harapannya agar segenap aparatur di Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Gubernur juga berharap agar Pemerintah Provinsi Banten terus mendapat pembinaan dari BPK agar laporan pengelolaan keuangan daerah Provinsi Banten mendapat opini wajar tanpa pengecualian. “Saya selaku Gubernur masih punya PR untuk berupaya mendapat laporan hasil pemeriksaan keuangan oleh BPK berupa opini wajar tanpa pengecualian” tegas Gubernur. Persoalan aset menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan Pemerintah Provinsi Banten mendapat laporan tidak mencapai WTP . “Sebagai daerah otonom, ada beberapa aset yang terus dibenahi. Data aset masih harus terus didata dan dikelola dengan lebih baik” jelas Gubernur. Pemerintah Provinsi Banten akan terus meningkatkan kualitas kemampuan terkait dengan peraturan perundang-undangan untuk mendorong tata kelola keuangan daerah yang transparan dan tepat sasaran. Penandatanganan keputusan bersama tersebut disaksikan langsung oleh Ketua BPK RI-Hadi Poernomo, Sekjen BPK RI, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten-H.Muhadi, Kepala DPPKD Provinsi Banten-H.Zaenal Mutaqin, Asisten Daerah Tata Praja Setda Provinsi BantenAsmudji HW, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Banten-H.Samsir. (Rachmat)

Suasana jelang penilaian lomba Unit Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Provinsi Sulsel, di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Panca Rijang, Kecamatan Panca Rijang, mendadak ribut, Rabu (1/5) kemarin.

Potret Warga Desa Kemanisan Butuh Hati Nurani Pemerintah
Kab.Serang-Banten, RN Di Negeri kita tercinta ini masih banyak masyarakatnya yang butuh perhatian serius dari pemerintah yakni warga Kemanisan Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, setaip hari harus mandi mencuci dengan genangan air rawa yang kotor dan tercemar bahkan banyak anak-anak juga harus merasakan hal yang sama. Perlunya keseriusan kita semua untuk memperhatikan aspek kesehatan masyarakat kita yang semestinya tidak dibiarkan seperti ini. MCK yang semestinya ada programnya dari pemerintah rupanya belum terealisasi untuk masyarakat terpencil seperti di Desa Kemanisan Kec. Tirtayasa Kabupaten Serang, mesti jadi PR para anggota DPR agar masyarakat dapat hidup layak dalam segala aspek. Apakah harus di biarkan menjadi ketidak tauan atau sengaja tutup mata untuk kehidupan yang lebih baih dalam masalah kesehatan, karena sumber mata air sangatlah penting bagi kehidupan setiap masyarakat Indonesia tercinta..!

Peristiwa itu terjadi setelah, salah seorang guru bernama Damri, tiba-tiba menghardik wartawan dan mengusirnya dari pekarangan sekolah, sesaat sebelum tim penilai dari Provinsi tiba. Tak hanya bernada mengusir, Damri bahkan terkesan menghina profesi wartawan. “Untuk apa kamu datang ke sini dan siapa yang suruh. Dan untuk apa mau diliput, di sekolah ini tidak ada yang mau di ekspos,” ungkap Damri dengan nada keras. Damri bahkan melontarkan kata-kata tidak menyenangkan itu di hadapan siswanya sendiri. Praktis, tindakan tak terpuji guru Bahasa Inggris itu, sempat menyita perhatian pelajar yang kebetulan saat itu sedang istirahat bersama sejumlah guru seraya menunggu tim penilai tiba di sekolah mereka. Sejumlah guru yang sempat menyaksikan ulah Damri turut menyayangkan kejadian itu. “Ini sangat memalukan. Kita sudah bekerja selama tiga hari untu kmkenyambut penilaian. Tapi toh, dirusak kejadian seperti ini,” sesal salah seorang guru. Kepala Sekolah SMAN 2 Panca Rijang, Drs H Abd Azis MSi yang dikonfirmasi via

celuler malam tadi, juga menyayangkan sikap tak terpuji salah seorang guru di sekolahnya itu. “Insya Allah, saya akan memanggil guru tersebut untuk membicarakan persoalan ini. Mungkin ia tak tahu, kalau media itu, adalah mitra kerja kita. Jadi, tidak ada alasan untuk menghalang-halangi saat akan melakukan peliputan, apalagi kalau memang menyangkut peningkatan mutu pendidikan di sekolah,” terangnya. Terpisah, Kepala UPTD Pendidikan Panca Rijang, Musseng Pallamarola MSi, menilai, tindakan arogan dan tidak saling menghargai bukanlah sifat seorang tenaga pendidik. “Apa yang dilakukan guru yang bersangkutan, tidak mencerminkan sikap seorang tenaga pendidik. Seorang pendidik, ketika berada di lingkungan sekolah harusnya tidak seperti itu. Dia harus menghormati setiap tamu yang datang, siapapun orangnya,” tegasnya. Dan yang lebih disayangkan, kejadian itu terjadi saat media ingin meliput prestasi SMAN 2 Panca Rijang yang sudah menjadi duta Kabupaten Sidrap dalam lomba UKS di tingkat Provinsi Sulsel. Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Sidrap, Drs Sukardi Maja MSi juga menyayangkan sikap Damri. “Mudah-mudahan di sekolah-sekolah lainnya, yang ada di wilayah Kabupaten Sidrap ini, tidak ada berprilaku seperti yang dilakukan guru SMA 2 Panca Rijang itu. Kami dari pengawas pendidikan akan membicarakan persoalan ini kepada yang bersangkutan,” janjinya. (abdi)

Marilah kita buka mata agar kita tau masyarakat kita yang dipinggiran sana butuh perhatian serius demi terciptanya masyarakat yang lebih baik lagi,

karena Indonesia sudah merdeka dari tahun 1945 mestinya semuanya bisa merasakan halhal yang positif. (hendrik)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

18

di Bidang Tertib Lalu Lintas
Muara enim, Radar Nusantara
Kerja keras yang dilakukan Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar dan Wakil Bupati Muara Enim H. Nurul Aman, SH bersama kepala dinas perhubungan Muara Enim Drs. H. Fathur Rahman, MH dan petugas Satlantas Polres Muara Enim, membuat kedua pemimpin ini kembali berhasil mempersembahkan penghargaan cukup bergensi dibidang terib lalu lintas bagi-bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk kedua kalinya. Orang nomor satu di Muara Enim ini, kembali mendapatkan penghargaan peringkat pertama piala Wahana Tata Nugraha (WTN) katogori kota kecil Penghargaan itu diterima langsung Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar dari Menteri Perhubungan RI, EE mengindaan di Ballroom Mataram Gedung Kementerian Perhubungan RI, kemarin. Ke 57 Kabupaten/kota lainnya se-indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut. Acara penerimaan itu dihadiri juga Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarma, Dirjen Perhubungan Darat Suroyo dengan ketua komisi V DPR-RI, kemudian hadir juga Kepala Dinas Perhubungan Muara Enim Drs. Fathur Rahman, MH dan beberapa orang stafnya, kanit Dikyasa Aiptu RTM Situmorang, dan Bripka Puryono mewakili Kasat Lantas Polres Muara Enim. Dirjen Perhubungan darat suroyo mengatakan, ada tiga tahapan penilaian yang dilakukan untuk mendapatkan piala WTN yakni penilaian administrasi angkut transportasi perkotaan, penilaian tehnis angkutan transportasi perkotaan dan penilaian terhadap komitmen pemerintah daerah dalam penanganan transportasi angkutan perkotaan “saat ini baru ada 109 kabupaten/kota dari 18 provinsi diindonesia yang baru diusulkan untuk mendapatkan penilaian WTN, sedangkan beberapa provinsi lainnya belum mengusulkan. Katanya Suroyo. Sementara itu, menteri perhubungan RI EE mengindaan, mengucapkan sangat berterima kasih kepada Gubernur, Buapti dan Wali Kota yang telah mendapatkan penghargaan WTN tersebut karena pemerintah daerah telah mendapatkan penghargaan WTN tersebut, karena pemerintah daerah telah memberikan dukungan terhadap pembangunan transportasi. Karena transportasi merupakan urat nadi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat” jika fungsi transportasi berjalan maka akan menyangkat sector lainnya,” jelasnya Menteri juga berjanji bahwa pihaknya tidak sebatas memberikan penghargaan berupa piala kepada daerah yang berhasil melaksanakan tertib lalu lintas. Tetapi akan diberikan berupa stimulus yang menjadi kebutuhan wajar dan akan kita perhatikan, mudah-mudahan Menteri keuangan dan Komisi V DPR – RI bersedia memenuhinya dengan stimulus diharapkan bersedia memenuhinya dengan stimulus diharapkan akan lebih banyak lagi hasil keberhasilan yang diraih pemerintah daerah bidang transportasi,” jelasnya. Sementara itu Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar, mengatakan penghargaan yang diterima merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Muara Enim. Karena tanpa ada dukungan masyaraka untuk tertib lalu lintas penghargaan itu tidak akan diperoleh. Menurut Bupati meski telah mendapatkan penghargaan, namun ketertiban lalu lintas harus ditingkatkan terus dan jangan dulu merasa puas. “ jangan sampai sini puas, katkan ketertiban lalu lintas di kawasan kota untuk itu warga masyarakat di himbau dengan mendapat piala WTN dari Menteri perhubungan bukan hanya semata-mata piala yang kita cari tetapi kepada seluruh masyarakat kota diharapkan betul-betul melaksanakan tertib lalu lintas ini, “jelasnya Dijelaskannya terkait adanya rencana Menteri Perhubungan melakukan penilaian kecelakaan lalu lintas, dengan adanya ketertiban berarti telah menjaga kecelakaan lalu lintas. “kita menimalisir angka kecelakaan ini kalau bisa zero (nol), Masalah

fasilitas umum lalu lintas akan dievaluasi dari Dinas Perhubungan dan Satlantas apaapa uang diperlu disiapkan, sehingga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat baik dalam rangka sosialisasi dan sarana penunjang segera disiapkan secara menyeluruh Bupati juga menyinggung soal double treck Kereta Api yang ada di Muara Enim. “Double Tranck apa yang di tempat dikitakan untuk kereta api angkutan batu bara. Sehingga perusahaan

melakukan peningkatan pengamanan jalur kereta api yang melintas dalam kota. Terutama pintu-pintu perlintasan kereta api. “kita himbau kepada PT. Kereta Api Indonesia untuk merealisasikan apa yang sudah kita usulkan sejak lama membuat pintu lintasan kereta api guna memberikan keamanan bagi masyarakat kabupaten muara enim. “ujaranya . Penghargaan piala dan piagam wah-

ana Tata Nugraha(WTN) Setibanya sampai di kabupaten muara enim langsung disambut oleh wakil Bupati muara enim H.Nurul Aman. Ketua DPRD muara enim Thamrin HZ.SH Dan unsur muspida kabupaten muara enim, yang di pusatkan di simpang kepur muara enim , kemudian piala dan piagam Wahana Tata Nugraha tersebut di arak keliling kota muara enim dan berahir Di balai Agung Serasan Sekundang muara enim. (evri.S/adv)

Tanggul Jebol di Desa Teluk Bango
Akibat Kelalaian PT.PP dan BBWS 500 Ha Areal Sawah Tergerus Air Kali Citarum
Karawang, Radar Nusantara
Lagi-lagi tanggul jebol kejadian ini sering kali terjadi akibat luapan kali Citarum debet airnya tinggi, sebelumnya pun pernah terjadi di beberapa tempat di kabupaten karawang beberapa waktu yang lalu. Ironis sekali memang apabila kali ini terjadi kembali dan terulang lagi jebolnya tanggul kali Citarum yang baru lalu tepatnya pada tanggal 19 januari 2013 di Desa Teluk Bango Kec. Batujaya Kab. Karawang Jawa Barat akibat jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan kerusakan yang terjadi pada beberapa rumah warga masyarakat yang menurut nara sumber ± 18 rumah dan menyusul berikutnya samapai ± 22 tempat tinggal habis porak poranda di hantam derasnya gelombang kali Citarum yang nyaris telah menghancurkan 14 rumah pemukiman warga masyaraakat di RT. 06/07 Desa Teluk Bango musnah di terjang derasnya air kali citarum yang menghantam rumah penduduk setempat ± 30 cm dari bibir tanggul yang jebol pada saat itu yang menurut keterangan sementara ketika wartawan Radar nusantara melakukan konfirmasi dengan beberapa warga masyarakat sekitar kejadian jebolnya tanggul tersebut, alhasil dengan jumlah kerusakan rumah, fasilitas sekolah, madrasah/MI, dan lain-lain mencapai kerugian ratusan juta rupiah yang terjadi pada warga masyarakat penduduk setempat, beberapa hari setelah kejadian kami wartawan Radar Karawang juga bertemu dengan Kepala Desa Teluk Bango Lurah Subur Suhada di kediamannya membenarkan tentang segala apa yang di sampaikan masyarakat dan yang di pertanyakan oleh kami bahwa keterangan Pak Lurah menguatkan bahwasannya akibat jebolnya tanggul kali Ciatrum adalah dampak dari kelalaian pengelola kerja proyek di penanggulangan normalisasi kali Citarum yang pada pelaksanaannya di kerjakan oleh PT. PP yang berkantor di Daerah Cabang Bungin Kab. Bekasi di bawah naungan proyek BUMN normalisasi kali Citarum dan BBWSC selaku penanggung jawab terkait proyek tersebut, dimana menurut keterangan lurah Subur Suhada kepada wartawan Radar Nusantara adalah benar bahwa terjadinya tanggul jebol di Desa Teluk Bango pada waktu yang baru lalu adalah “ akibat kelalaian pekerja proyek yang menangani normalisasi kali Citarum “ sudah beberapa kali saya peringatkan agar di lokasi tanggul tersebut segera diantisipasi sesuai apa yang sudah saya laporkan kepada para petugas peroyek yang bekerja di tempat tersebut, tapi tidak di hiraukan sehinga terjadinya tanggul jebol di Desa kami. Menurutnya jumlah kerugian sementara di taksir mencapai ratusan juta rupiah, untuk fisik bangunan rumah penduduk dan sekolah madrasah, serta satu Musolla ga jauh dari tempat kejadian belum lagi ratusan Ha sawah para petani di Desa kami mengalami kerusakan pada persemaian/ pembibitan bahkan padi yang sudah ditanam yang menurut hitungan sementara ± 500 Ha persawahan habis tergerus air Citarum yang mengahantam tanggul kali

Sabarudin Sekdes Cidokom Realisasikan

Anggaran APBD Kabupaten Peruntukan Posyandu Tepat Sasaran

Irigasi sampai jebol mengairi sawah para petani tersebut belum lagi sebagai tambahan juga kerusakan/kerugian pada petani tambak bandeng, dll ser ta pemilik empang merasa di rugikan dengan jebolnya tanggul tersebut telah menghanyutkan benih ikan-ikan tambak bandeng tersebut sehingga gagal panen, jadi bukan sedikit biaya yang telah di keluarkan oleh para petani sawah atau pun petani tambak mungkin bisa mencapai milyaran rupiah yang harus diganti kerugiannya. Pesan kami kepada seluruh warga masyarakat mohon bersabar dulu, atas kejadian ini karna kami sedang melakukan upaya-upaya pendekatan kepada instansi pemerintah kabupaten dan juga kepada PT. PP dan BBWSC terkait penggantian rumah tinggal penduduk/masyarakat kami yang hancur dan kehilangan tempat tinggalnya. Begitu akhir perbincangan wartawan Radar Nusantara dengan Pak Lurah Desa Teluk Bango mengakhiri ucapannya. (Nanang S)

Bogor, Radar Nusantara Anggaran APBD Kabupaten Bogor untuk posyandu kini sudah terealisasi dengan baik, karena pada saat diturunkannya anggaran tersebut melalui kecamatan gunung sindur benar - benar sangat diperhatikan dan diawasi secara optimal, pasalnya pada saat penerimaan dan penyerahan anggaran sempat didokumentasikan satu persatu, karena dikawatirkan adanya suatu penyelewengan, untuk itu tindakan yang dilakukan pihak Kecamatan sangat relefan dan sportif. Pada saat Radar Nusantara singgah dikantor desa Sabarudin sebagai SEKDES Cidokom. Kec. Gunung Sindur Kabupaten Bogor ini menurutnya, anggaran posyandu sudah dibagikan secara prosedur dan secara optimal, setiap po-

syandu mendapat anggaran sebesar Rp. 1.000.000 ( Satu Juta Rupiah ), dan posyandu yang berada di Desa Cidokom ini ada 6, Posyandu Siaga, Posyandu Satria, Posyandu Tiara, Posyandu Prayoga, Posyandu Tohaga, Posyandu Setia, dari semua ini sudah menerima anggaran tersebut, adapun anggaran akan digunakan sebagai mana mestinya. Seperti untuk membeli kebutuhan timbangan dan peralatan – peralatan lain apabila hal itu diperlukan, dan beliau mengharap kedepan kegitan Posyandu akan ditingkatkan semaksimal mungkin agar berjalan dengan fungsinya, karena Desa Cidokom Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor sangatlah berpotensi. (Romli)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

19

Amri Tambunan Ajak Masyarakat

Kembangkan Tanaman Buah Unggulan
hara agar tidak punah seiring dengan lajunya perkembangan zaman dan situasi alam yang semakin tidak seimbang. Hal ini disampaikan Bupati Drs. H. Amri Tambunan di hadapan Camat Pancur batu Drs. Suriyadi Aritonang bersama Muspika, anggota DPRD Berngab Sembiring dan tokoh masyarakat, kaum ibu se-Kecamatan Pancurbatu pada kunjungan kerjanya, sekaligus menyerahkan ribuan bibit duku serta pohon penghijauan mahoni dan saingon, m e r e s m i k a n M u s h o l la Arraudah Dusun IV Tanjung Anom infaq dari H. Sukandar, gedung baru SMPN 4 satu atap Pancurbatu, Kantor Desa Tanjung Anom dan jalan rabat beton sepanjang 5000 Meter ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dipusatkan di taman wisata danau alam jaya jalan N a m o p e c a w i r D e s a Ta n j u n g Anom, Kamis (25/4). Kunjungan kerja Bupati Drs. H. Amri Tambunan yang didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Ir. Anita Amri Tambunan, Dandim 0204 DS Letkol Arh Saepul Mukti Ginanjar, anggota yonzipur, Asisten I H. Syafrullah, S.Sos, MAP, Sekretaris Dinas Cipta Karya Agus Muliono, SH, Kadis Pertanian Ir. Eka Sri Rezeki Yanti Danil, Kadis Infokom Drs. Neken Ketaren, Pl Kadis Kesehatan dr. Aida Harahap Mars, Kabid Pendidikan Luar Sekolah Disdikpora H. Zul Syahrial, M.Pd dan Tokoh pengusaha wakil ketua DPD REI Sumut Datuk H. Selamat Ferrry, juga menyerahkan bantuan 15.000 bibit ikan mas, 22. 000 bibit ikan lele, penyerahan h a d i a h k e p a da g u r u - g u r u dan Kepala sekolah tingkat SD sampai SMA berprestasi dan bantuan buku-buku administrasi Koperasi kepada koperasi Karya baru. (Sum/IR)

Pemerintah Aceh dan Pusat
Bahas Bendera dan Lambang Aceh di Batam
telah disahkan DPRA sebagaimana dimaksud dalam Qanun Nomor 3 tahun 2013 tersebut, namun itu tergantung pada kita Aceh,” kata Edrian kepada wartawan Selasa sore (07/05/2013). Edrianmenambahkan, pembicaraan difokuskanpada bendera, sementara persoalan lambang tidak terlalu disinggung dalam perteSuasana simpatisan masyarakat ketika muan itu demikian pihak mengebarkan bendera di Aceh gedung DPRA pemerintah pusat membeberapa waktu lalu. intah dilakukan perubahan bentuk Banda Aceh, Radar Nusantara lambang tersebut. Pertemuan tim pembahasan “Tim dari pemerintah pusat polemik Qanun Aceh Nomor 3 tidak bicara soal lambang Singa tahun 2013, yang berlangsung Se- Buraq, sepertinya mereka tidak lasa (07/05/201) di Hotel Harmo- masalah lagi dengan lambang, hanni Batam, menghasilkan beberapa ya bendera saja yang mereka minta poin.Pemerintah pusat mengahr- dilakukan perubahan,” ujarnya. apkan agar dilakukan perubahan Pemerintah Aceh, lanjut dia dalam terhadap bentuk lambang bendera pertemuan itu tetap menyampaibulan bintang itu. kan dan meminta pemerintah puMenurut keterangan salah satu sat, agar mengakomodir bendera anggota tim dari Aceh, Edrian S.H dan lambang Aceh sebagaimana M.Hum,yang dihubungi wartawan, yang diusulkan dalam Qanun, yang pertemuan berjalan harmonistan- disahkan DPRA pada 22 Maret lalu. pa ada ketegangan sedikitpun. Pada Menurut Edrian,belum ada keskesempatan itu kata Edrian, tim dari impulan kongkrit dari pertemuan pemerintah pusat yang dipimpin yang berlangsung pukul 09:00Dirjan Otda Djoehermansyah Johan 15:00 menyarankan, agar dilakukan peWIB itu. Namun akan ada perrubahan bentuk bendera Aceh. temuan lanjutan, yang direncanakn Misalnya sebut Edrian, dengan berlangsung di Makkasar pada 16 menambahkan gambar rencong Mei mendatang. “Para pihak akan pada bendera bulan bintang, agar melaporkan kepada pimpinan mastidak lagi muncul kesamaan den- ing masing apa yang telah dibicargan lambang bendera perjuangan akan hari ini. Besok (Rabu, 8 Mei Aceh sebelumnya. 2013-red) tim dari Aceh akan pu“Kalaulah kita (Pemerintah lang. Selanjutnya kami akan meAceh-red) sepakat, Kemendagri lapor kepada Gubernur dan pimpimeminta dilakukan perubahan atau nan DPRA,” ungkapKepala Biro penambahan pada bendera yang Hukum Sekda Aceh itu. (jsb)

Deli Serdang, RN Bupati Deli Serdang Drs. Amri Tambunan, mengajak warga masyarakat untuk terus mengembangkan b e r b a g a i t a n a m a n buah unggulan Kabupaten Deli Serdang yang sudah tak asing lagi di Tanah Air bahkan Manca Negara seperti pisang barangan, jambu bol, durian bintana, duku tembung, belimbing segi, salak jambon dan lainnya. Ini merupakan komoditi unggulan daerah kita, jadi harus kita budidayakan dan peli-

Tahun 2010 dan 2011 Dinilai Gagal
Cianjur, Radar Nusantara

Proyek Dinas Pendidikan Harus Bebas KKN
Proyek pembangunan peningkatan sarana belajar dan mengajar di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Cianjur dinilai carut marut. Hal ini dapat dilihat dari proses perencanaan, proses lelang maupun pengawasan, yang belum sepenuhnya mengedepankan akuntabilitas profesionalisme, diduga banyak penyimpangan terjadi pada tahap proses lelang. Dalam seleksi pengadaan jasa konsultan perencanaan, seleksi pengadaan barang telah melahirkan berbagai permasalahan, baik yang menyangkut masalah kualitas fisik bangunan yang amburadul maupun masalah hukum terkait adanya temuan dugaan penyimpangan pengelolaan teknis maupun anggaran, papar ketua Forum Pemantau Pembangunan Cianjur yusuf Ibrahim belum lama ini. Menurutnya, dari hasil pemantauan pihaknya selama anggran tahun 2010 dan 2011, diduga Negara telah dirugikan milyaran rupiah. Adapun kerugian tersebut di akibatkan beberapa kasus penyimpangan antara lain, tahun 2010, dengan total anggaran belanja proyek dilingkungan Dinas pendidikan kabupaten cianjur, terdiri dari proyek pengadaan barang dan jasa mencapai 90 milyar rupiah, yang bersumber dari DAK Pusat dan Bantuan Propinsi, dari anggaran tersebut Badan Pengawas Keuangan (BPK) Jawa Barat telah menemukan dugaan adanya kerugian Negara mencapai milyaran rupiah. Sementara untuk tahun 2011, dengan total anggaran kurang lebih 100 milyar rupiah, yang bersumber dari DAK Pusat maupun Banprop, diduga adanya penyimpangan dengan modus yang sama dengan tahun anggaran sebelumnya. Adanya penyimpangan pengelolaan anggaran pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan antara lain, karena sikap arogan pengelola kegiatan, adanya kelemahan dalam reqrutmen proses seleksi penyedia jasa konsultan perencanaan yang diduga beraroma kolusi dan nepotisme.Begitupun dengan proses seleksi untuk penyedia jasa konsultan pengawasan modusnya sama diduga kolusi dan nepotisme. Dugaan adanya intervensi structural maupun external terhadap keputusan pan-

itia lelang, sikap panitia lelang yang tidak menjunjung tinggi aturan dan tidak adanya reward dan funishmen terhadap para pelaku kegiatan. Karena itu ,kegagalan tahun 2010 dan 2011, harus menjadi prinsip bagi Dinas Pendidikan Cianjur, agar berani mengambil sikap tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,apabila para pelaku kegiatan terbukti melakukan kesalahan yang berdampak terhadap kerugian Negara, Dinas harus berani bertindak , tandas Yusuf bernada tinggi. (Apip)

Awas Depot Air Isi Ulang Palsu

Dulmajid Otoy : Siap Melanjutkan Pembangunan Desa Buaran Mangga
Kab. Tangerang, RN
Dulmajid (45) yang akrab dipanggil Otoy ini adalah sosok figure seorang pemimpin yang baik bagi masyarakat Desa Buaran Mangga Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang-Banten. Nama Otoy ini sudah tidak asing lagi, ia memiliki sifat yang bersahaja dan sederhana, Otoy yang berniat mencalonkan diri dalam Pilkades mendatang, maka tersirat dari kepribadiannya terhadap masyarakat dengan melihat kondisi lingkungan desa yang masih belum maksimal dari berbagai sektor pembangunan, seperti jalan lingkungan, saluran air serta MCK yang kini masih sangat minim, berimbas kepada masyarakat mengalami kesulitan. Hal inilah yang menjadikan Otoy terobsesi untuk mencalonkan diri dalam Pilkades Juni mendatang. Demikian pula dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan diadakan secara serentak 30 Juni mendatang di KabupatenTangerang, maka di Desa Buaran Mangga sudah ada beberapa calon yang menyatakan siap untuk maju dalam Pilkades nanti. Hasil pantauan RN yang kebetulan singgah di desa tersebut bertemu dengan salah satu calon yakni Dulmajid (45) yang akrab di panggil Otoy ini, Otoy adalah putra Almarhum H. Abdurohman, secara terbuka mengatakan kepada RN, bahwa ia berniat untuk mencalonkan diri karena berkeinginan untuk membangun daerahnya, ia juga ingin meneruskan tradisi orang tuanya yang sudah almarhum bahwa kalau kita punya, tengoklah kiri kanan yang terdekat, ketika kita percaya untuk meraih jabatan jalankan sebaik-baiknya, karena jabatan adalah suatu amanah yang harus dijalankan dengan benar berlandaskan hati yang ikhlas, itulah yang membuat Dulmajid terketuk untuk membangun desa tempat kelahirannya. “Insya Allah” Tuturnya. Bila saya terpilih saya siap melanjutkan program infrastruktur pembangunan desa, terutama yang diprioritaskan adalah jalan lingkukan, MCK serta saluran air limbah (Spal) yang

kini sangat minim di 4 kejaroan” pungkasnya. Demikian pula Dulmajid yang kenal memiliki sifat humor ini juga memiliki sikap yang ramah dan bermasyarakat hal ini, terbukti ketika RN berkunjung di kediamannya yakni di Kampung Buaran Mangga Rt. 02/02. Dia (Otoy-red) hampir setiap pelosok desa mengenalnya. (Tim).

Serang, Radar Nusantara Banyaknya depot isi ulang air galon yang berada di daerah serang yang diduga air nya bukan berasal dari mata air pegunungan melainkan dari air sungai yang di beli dari tangki mobil yang pengisianya tanpa ada uji lab dari pihak POM dan dinas kesehatan apakah layak konsumsi atau tidak?. Banyak mobil tangki yang diduga beroprasi di daerah serang tanpa pengawasan dan kontrol menjual air ke depot-depot isi ulang air galon siap konsumsi,ini sungguh ironi bila dibiarkan tak ada tindakan serta pegawasan dari pihak yang semestinya menjaga kenyamanan bagi semua pihak terutama masyarakat yang tidak mengetahui kandungan air yang mereka konsumsi dari depot isi ulang galon yang terdapat di wilayah serang. Dan hal ini dibenarkan salah satu warga yang berhasil di konfirmasi oleh Radar Nusantara Roni mengatakan bahwa air galon yang ia beli terkadang mengandung jentik atau keruh saat akan di konsum-

si tuturnya. Ini sangat perlu kontrol rutin bagi semua pengelola depot air galon agar sering dilakukan cek kontrol dari Dinas kesehatan masalah air bersih siap konsumsi di tengah-tengah masyarakat ujarnya pada wartawan. Dan menurut penelusuran radar nusantara di temukan mobil tangki sedang mengisi air dari sebuah pabrik yang terletak di desa Ocit Kecamatan Kibin Kab.Serang yang diduga untuk di jual ke pabrikpabrik dan depot isi ulang galon guna konsumsi,selain air tersebut belum uji leb dari Badan POM air tersebut di duga air sedot dari sungai Ci Ujung apakah air seperti itu layak untuk konsumsi, menurut Undang-undang POM barang siapa yang dengan sengaja menjual makanan atau minuman yang tak layak konsumsi sudah mengarah pelanggaran dan penipuan terhadap konsumen. Tindakan tegas dari pihak terkait agar undang-undang konsumen dapat di lindungi tentang air bersih yang selama ini terasa terabaikan. (Ansori)

RADAR DAERAH
Bakti Gotong Royong dan HKG PKK
Diwarnai Penyerahan Hadiah dan Bantuan
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

20

Bupati DS :

Galang, Radar Nusantara Bupati Deli Serdang Drs. H. Amri Tambunan, mencanangkan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 tingkat Kabupaten Deli serdang , ditandai dengan pemukulan gong, Senin (6/5). Di lapangan Bola Kaki Desa Timbang Deli Kecamatan Galang, diwarnai dengan penyerahan hadiah dan penghargaan Kepada Desa terbaik PKK dan kader PKK, bantuan kemasyarakatan,ekonomi sosial budaya dan lingkungan termasuk sembilan unit rumah yang baru selesai dibedah serta peresmian SMK Negeri I Kecamatan Galang. Bupati Drs. H. Amri Tambunan dalam pencanangan Peringatan BBGRMX dan HKG ke-41 tingkat Kabupaten Deli Serdang yang dipusatkan di Kecamatan Galang ini didampingi Ketua TP PKK Ny Hj Ir. Anita Amri Tambunan, beserta Wakilnya Ny Hj Asdianan Zainuddin, Dandim 0204 DS Letkol inf Syaepul Mukti Ginanjar, dan Brigif 7 RR Kol. Inf. Chahono beserta Unsur Muspida, Asisten IH Syafr ullah S. Sos MAP, K a b a n P e m b e r d a y a a n Masyarakat Manginar Silaen S. Sos dan Pimpinan SKPD, para Camat dan ratusan

Kader PKK Se Kabupaten Deli Serdang. Bupati Drs. H. Amri Tambunan mengatakan digelarnya acara peringatan Bulan bhakti gotong royong dan hari Kesatuan Gerak PKK ini tentu merupakan bagian dari dinamika pembangunan yang selama ini dilakukan dan menjadi kebanggan tersendiri bagi kita karena kita dapat mebuktikan keberhasilan pembangunan di daerah ini, yang merupakan bagian penting bagi menyahuti tuntuan kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang. Dengan berbagai upaya yang kita tunjukkan pada acara ini Beliau mengajak untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi ulang, sampai dimana yang sudah kita laksanakan, sedang dilaksanakan bahkan yang belum kita laksanakan, menjadi pedoman dan lankah menyahuti berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat, karena kita sesungguhnya tidak boleh berhenti membangun sejalan dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Bupati Amri Tambunan juga mengingatkan agar ke depan tidak ada lagi kita melihat masyarakat yang berprustasi menghadapi perkembangan zaman, sebagaimana yang diamanatkan pejuang bangsa yang mengiginkan rakyatnya ini

kedepan menjadi bermar tabat. Karena saat ini kta merasa prihatin melihat penomena kehidupan sebahagian masyarakat yang tidak mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga kerap kita lihat adanya terjadi kekerasan, pelecehan bahkan hujat menghujat. Sementara Ketua TP PKK Ny. Hj. Anita Amri Tambunan membacakan amanat ketua Umum TP PKK Ny. Hj. Vitagamawan F a u z i , S H diantaranya mengigatkan bahwa melalui peringatan seper ti ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi kader PKK agar tetap terus giat melaksanakan tugas dan fungsinya yang utama yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga. Sementara Kaban Pemberdayaan Masyarakat Manginar Silaen S Sos selaku Panitia Pelaksana kegiatan menjelaskan tujuan peringatan BBGRM dan HKG-PKK ber tujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan melalui kegiatankegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. S e d a n g k a n H a d i a h , penghargaan dan bantuan yang diberikan masing-masing kepada Desa pelaksana terbaik PKK, Kader-kader PKK, bantuan dana bergulir simpan pinjam kelompok perempuan PNPMMandiri Pedesaan dan bantuan langsung masyarakat, penyerahan sembilan unit rumah yang baru selesai dibedah, bantuan leptop dari Dinas Koperasi kepada lima kelompok UP2K. bantuan untuk kelompok yang pemanfaatan lahan pekarangan, 150 akte kelahiran gratis, bantuan bibit itik,ikan lele untuk kelompok peternak, bantuan alatalat olah raga volley dan Bola Kaki, bibit pohon buah-buahan dan pohon penghijauan. (Sumarno)

Resmikan Empat Unit Pompanisasi
Tujuh Unit Rumah Selesai Dibedah Turut Diserahkan
PNPM Mandiri dan yang baru selesai dibedah adalah hasil gotong royong menyatunya dukungan pihak pemerintah,pengusaha dan partisipasi masyarakat, sedangkan sarana transportasi jalan sebahagian sudah diaspal hotmik, masyarakat juga terus melakukan pelebaran jalan dan sudah siap untuk ditingkatkan . Atas nama masyarakat, mereka menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati Drs. H. Amri Tambunan, karena selama dua priode menjabat Bupati telah banyak menggagas program maupun gerakan pembangunan sejalan dengan visi misi pembangunan Deli Serdang, tentu apa yang sudah dicapai ini diharapkan terus berlanjut dan berkembang. Bupati Deli Serdang Drs. H. Amri Tambunan menyatakan rasa haru dan bangga melihat semangat membangun yang di perlihatkan warga masyarakat, semangat ini tentu menjadi kekuatan besar dalam menghadapi permasalahan yang semakin kompleks ke depan sejalan dengan kemajuan zaman yang membuat tuntutan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Kebersamaan ini harus terus kita pertahankan, sepert dalam pelaksanaan gerakan bedah 10.000 rumah tidak layak huni bagi keluarga kurang mampu ini ini harus kita maknai sebagi bukti terwujudnya rasa kegotong royongan, rasa kesetiakawanan sosial, saling menyayangi seperti halnya sebuah keluarga. Kita memang harus bergerak terus membangun, meski kita telah mencapai keberhasilan dan prestasi yang tinggi, dipastikan kedepan akan timbul tuntutan kebutuhan baru sehingga kita dituntut lebih giat, kerja keras, perkokoh rasa kebersamaan ini. Bupati juga menyatakan kita pun akan terus berupaya meningkatkan sarana infrastruktur jalan dan jembatan hingga ke pedesaankan, demikian juga di Desa Karang Gading dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan jalan dan juga pembangunan jalan baru. Disela-sela kunjungan itu Bupati beserta isteri, melihat seorang anak diantara penari tari persembahan, pelajar SMP Nurlaila berumur 16 tahun yang mengalami cacat, dia perempuan yang beranjak dewasa “kasihan” kata Bupati, yang menurut diagnosa sementara Dokter Kapus Labuhan Deli Dr. Jefri S, cacat karena tertariknya bibir ke sebelah kanan setelah mendapat operasi ketika umur Nurlaila 1,5 tahun, kata Bupati kita harus prihatin dan peka terhadap kekurangan yang dialami warga di sekeliling kita, dan ini harus kita lakukan tindakan operasi, saya akan tanggulangi pembiayaannya, kata Amri Tambunan. (Sumarno/IR) perbaikan, jangan hanya berdiam diri tanpa melihat kondisi yang terjadi di lingkungan kelurahan Tambun ”jelasnya. ( AL )

Deli Serdang, Radar Nusanatara

Jalan Rusak Butuh Perhatian Pemerintah
Tolitoli, RN
Jalan menujuh SMA Negeri 2 tolitoli hingga ke terminal Tambun, kondisinya rusak. di lapangan menunjukkan bahwa kondisinya berlubang, bahkan di genangi air di waktu musim hujan datang. Kondisi jalan tersebut rusak sudah cukup lama, hingga kini pemerintah dalam hal ini Dinas pekerjaan umum Kabupaten Tolitoli belum mengambil tindakan untuk memperbaikinya. Tata warga setempat kepada wartawan mengatakan” jalan yang masuk ke SMA negeri 2 Tolitoli bahkan sampai ke terminal Tambun ini sudah lama rusak. selain berlubang, jalan ini di saat musim hujan di genangi air. sehingga masyarakat kalau melintas di jalan ini harus ekstra hati-hati untuk menghindar dari lubang yang ada di jalan agar tidak terperosok jatuh ke lubang.” sudah lama ini jalan rusak begini, mulai dari jalan masuk depan jalan poros,berputar sampai terminal Tambun itu kondisinya rusak. kurang lebih sekitar 1 kilo jalan ini hampir tidak kliatan lagi aspalnya pak.”ujarnya. ‘kami mengharapkan kepada pemerintah agar secepatnya jalan tersebut di lakukan perbaikan, mengingat jalan ini merupakan jalan tempat pendidikan serta jalan alternatif bagi masyarakat kel Tambun menujuh terminal. “ sebaiknya pemerintah secepatnya memperbaiki jalan ini pak, mengingat jalan ini jalan bagi anak-anak yang pergi ke sekolah, di sini ada selain SMA 2 Tolitoli, Juga ada SDN I Tambun pak, kalau jalan ini rusak begini bagaimana anak-anak bisa nyaman berangkat ke sekolah. ”keluhnya. Pihaknya juga mengharapkan kepada

pemerintah kelurahan Tambun, untuk secepatnya mengambil langkah-langkah untuk segera dapat mengusulkan ke pemerintah kabupaten tolitoli agar dapat mengusulkan untuk perbaikan jalan di seputaran SMA 2 Tolitoli sampai ke Terminal Tambun. “ pemerintah kelurahan Tambun dalam hal ini Lurah Tambun, harus jeli me-

Bupati Deli Serdang Drs. H. Amri Tambunan dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Labuhan Deli meresmikan empat unit Pompanisasi untuk mengairi 2.832 Ha persawahan berikut jalan usaha usaha tani sepanjang 1.200 Meter yang terletak di Desa Karang Gading dan Desa Telaga Tujuh, menyerahkan kunci tujuh unit rumah yang baru selesai dibedah menjadi layak huni berikut SK tanah dan SIMB kepada keluarga kurang mampu, peresmian Gedung SMA Negeri I, TK Negeri Pembina Kecamatan Labuhan Deli, peresmian tiga unit jembatan PNPM Mandiri, ditandai dengan penandatanganan prasasti di Kecamatan Labuhan Deli Sabtu (27/4) . Kunjungan kerja Bupati didampingi Ketua TP PKK Ny Ir. Hj. Anita Amri Tambunan, anggota DPRD Sofyan Sauri, Unsur Muspida, Asisten I H. Syafrullah, S.Sos, Kadis Infokom Drs. Neken Ketaren, Kadis Kependudukan dan Capil Drs. H. M. Ali Yusuf Siregar, MAP , Kadis kehutanan Ir. Arli, M.Si, staf Dinas PU dan Dinas Ciptakarya, disambut Camat Hamparan Labuhan Deli Drs. Gongma S Harahap beserta Muspika dan Kepala Desa se Kecamatan Labuhan Deli, Ketua dan anggota kelompok tani, Tokoh Pengusaha Wagimun/Akiang, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda Kecamatan Labuhan Deli yang dipusatkan di Desa Karang Gading. Selain meresmikan empat unit Pompanisasi, jalan usaha tani, bedah rumah, gedung sekolah serta jembatan PNPM Mandiri juga bantuan kepada kelompok nelayan berupa mesin boat 16 PK dan 5,5 PK, 10 unit life jacket, tikar pelastik untuk kenduri nelayan, bantuan 32.500 ekor bibit ikan lele kepada kelompok budidaya ikan, bantuan untuk optimalisasi lahan seluas 120 Ha berupa benih padi dan pupuk, ribuan batang bibit buah durian, Mangga harum manis, duku tembung, rambutan dan pohon penghijauan . Kepala Desa Karang Gading Al Munir didampingi Ketua Kelompok tani Aguslan menjelaskan, bahwa pembangunan pompanisasi dan jalan usaha ini terlaksana berkat dukungan swadaya masyarakat, termasuk tanah pertapakannya adalah melaui hibah dari warga tani, jembatan

lihat kondisi jalan yang ada di kelurahan Tambun, secepatnya mengusulkan ke pemerintah kabupaten untuk di lakukan

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

21

Suayatno : Panwas Bersikap Independen
Bengkalis. Setiap kecamatan akan diutus sebanyak 3 anggota Panwascam. Pelantikan berlangsung di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja di Laut, Senin (6/5) petang kemarin. Anggota Panwascam itu dilantik langsung Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkalis Sarjono. Tampak hadir, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, Ketua Badan Pengawas Pemilu Riau Edi Syrifudin, sejumlah unsur Forkompinda, serta sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis serta Panwaslu Kota Dumai. Disela-sela pelantikan, Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkalis Sarjono mengharapkan, agar seluruh anggota Panwascam yang baru dilantik tersebut, bersiap-siap untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) tentang tugas pokok fungsi sebagai pengawas pemilu. Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno saat menyampaikan arahannya mengatakan, dengan keberadaan Panwaslu pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Bengkalis dapat berjalan dengan lebih berkualitas. “Panwaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan Pemilu mampu bersikap independen tidak memihak ke salah satu partai atau caleg. Tugas ini sangat berat dan memerlukan pengorbanan. Karena itu saya mengharapkan seluruh unsur lapisan masyarakat ikut mendukung kinerja Panwaslu. Karena keberhasilan Pemilu bukan hanya tanggungjawab Panwaslu saja, tetapi tanggungjawab kita semua,” pinta Suayatno. (Alim)

Wabup Hadiri Pelantikan 24 Anggota Panwascam

Udin Syamsudin Calon Kades Waled Asem
Siap Bekerja Optimal Melalui Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia
“Bahwasanya jikalau nanti saya terpilih dan Tuhan mempercayakan jabatan ini kepada saya insyaallah saya akan laksanakan amanah mulia ini dengan sepenuh hati dan tetap mengacu kepada kepentingan warga dan masyarakat waled asem kepada perubahan yang lebih baik dan tentunya saya akan lebih ke peningkatan Indeks Pembangunan Manusia nya dan saya juga sangat berharap semoga warga dan masyarakat waled asem di pemilihan nanti dengan sadar dan tetap percaya diri untuk tidak salah memilih dan agar dapat melakukan pilihan nanti itu langsung dari hati nurani dengan tidak mudah terpropokasi oleh apapun bentuknya dan agar tidak takut untuk melaporkan kepada panitia pemilihan kuwu dan satuan pengamanan baik dari polsek atau pun koramil yang ada di wilayah waled apapun bentuknya jika menemukan kejanggalan-kejanggalan di lapangan nanti baik sebelum penyelenggaraan dan saat berjalannya penyelenggaraan pemilihan nanti”.demikian paparnya kepada wartawan Radar Nusantara. Warga dan Masyarakat desa waled asem kini sudah saatnya cerdas dan bisa melakukan upaya secara bersama untuk pembangunan dan citra desa waled asem ke depan yang lebih baik dengan tetap melakukan pilihan nanti sesuai dari hati nurani. Serta mengingat pentingnya acara demokrasi yang akan di selenggarakan Kamis,03 Juni 2013 di desa waled asem kec.waled kab.cirebon sudah sepantasnya mari kita bersama-sama sebagai warga dan masyarakat desa waled asem serta jajaran Muspika kecamatan Waled untuk menjaga keamanan,kenyaman dan serta ketertiban jalan nya pesta demokrasi yang akan dilaksanakan nanti agar tidak terjadi hal-hal yang tidak inginkan. (Sukendar, SH)

Bengkalis, Radar Nusantara Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bengkalis melantik 24 anggota Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di 8 Kecamatan se-Kabupaten

Cirebon, Radar Nusantara

LSM - GARPK : Minta KPK Periksa

“Ka. Distrik Navigasi KLS III Sibolga”

Ka. Navigasi Heston Simanjutak
Sibolga, Radar Nusantara Setelah berita ini diturunkan sampai saat ini wartawan Radar Nusantara mencoba mengkomfirmasi Ka. Distrik Navigasi KLS III Sibolga Heston Simanjuntak via phonsel selularnya dengan nomor 08131125xxxx 08788162xxxx tidak dapat dihubungi, maka dikesempatan ini pada (07/05/ 2013) Ka. Devisi Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat- Gerakan Aliansi Rakyat Peduli Keadilan (LSM-GARPK) Suryanto menyebutkan kepada Radar Nusantara “bahwa kami perna melayangkan surat kepada Distrik Navigasi kls III Sibolga dengan nomor surat : 012/ K./Koorwil-Sumut/Garpk/II/2013 prihal, meminta klarifikasi tentang pengguaan anggaran 2012 dan penempatan petugas navigasi untuk penjaga rambu suar (Ramsuar) dibeberapa titik di pantai barat sumatera khususnya pulau nias,

Progres lahan bekas rawa laut, Jalan pondok batu Kab. Tapteng.

dan tello”. Lanjut Suryanto, saat ini kami sedang membuat surat audensi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di jakarta, dalam prihal nantinya kita bersama GARPK – KPK meminta untuk cepat tanggap dalam pelaporan nantinya yang disampaikan kepada KPK, sebab pihak KPK perna menerangkan kepada kita (red) Suryanto, laporan masyarakat sangat banyak jadi kami harus bertahap untuk memeriksa laporan tersebut, ditambah penyidik KPK sangat minim sebab beberapa bulan terakhir penyidik KPK banyak yang ditarik oleh pihak konstitusinya masing – masing. Tambah Suryanto lagi, dalam kontek ini kita sepakat membuka proyek yang bermasalah di jajaran Kementerian Perhubungan laut khususnya di Distrik Navigasi Sibolga, di lihat dari aspek mau pun

prospek Navigasi Sibolga tidak membuahkan pengahasilan pendapatan untuk negara mala Kementerian Perhubungan memplotkan anggaran dalam daftar pelaksanaan isian anggaran (DIPA) 2012 mencapai Rp7.952.898.000. dana tersebut masih dua aitem program yang kita temukan selebihnya masih kita investigasi, dari pagu yang diperuntuhkan untuk Pembangunan Gedung Kantor Navigasi, dan Pembangunan Dermaga Kapal Negara yang terletak di jalan subroto ujung atau di jalan pondok batu. Tukas Suryanto saat mengakhiri keterangan persnya kita bisa bayangkan daerah tempat pembangunan proyek navigasi sibolga sangat berdampak potensial yang rawan, sebab lahan tanahnya disekitar ujung pondok batu masih mengandung tahah gambut bekas rawah laut dari poto bisa kita lihat. (Tim)

Sosok Bpk.Udin Syamsudin sudah tidak asing lagi di kalangan warga dan masyarakat desa waled asem pasalnya bahwa yang bersangkutan adalah pribadi sederhana dalam kesehariaannya dan bersuara lantang dalam hal demokrasi,tidak bisa di pungkiri perjuangan dan langkah-langkahnya sebagai warga waled asem sangat menginginkan jika di desa waled asem ada perubahan dalam segala hal baik secara struktural dan pembangunan. Seperti dayung bersambut dan bergulirnya waktu dan situasi akhirnya Bpk.Udin Syamsudin membulatkan tekadnya untuk maju di pencalonan kepala desa di desa waled asem dengan siap melaksanakan Visi dan Misi yang sudah di Utarakannya ketika pengekposan Visi dan Misi yang di selenggarakan oleh Panitia pemilihan kuwu di kantor desa waled asem tempo hari. Ketika Wartawan Radar Nusantara (8/ 05) mencoba wawancara kepada Bpk.Udin Syamsudin prihal langkahnya maju di pencalonan kepala desa di desa waled asem yang bersangkutan hanya memberikan satu pernyataan jelas dan nyata kepada wartawan Radar Nusantara

Penyelundupan Bawang Merah dan Bawang Putih
Marak Lewat Masuk Pelabuhan Tikus di Dumai
Petugas BC Dumai Tangkap Dua Truk Bawang Ilegal
Dumai, Radar Nusantara
Kejahatan tindakan penyeludupan diduga dilakukan pebisnis gelap terus meraja lela menyeludupkan bawang merah dan bawang putih ke pelabuhan Dumai. Seperti pembongkaran bawang seludupan dipelabuhan sungai kemeli pelintung kecamatan medang kampai . selasa pekan yang lalu . Bawang yang diduga tidak dilengkapi dokumen resmi itu berhasil ditegah petugas KPP BC Tipe Madya Pebean B Dumai sebanyak 2 truk. Bawang tersebut diduga milik pebisnis gelap yang beberapa bulan terakhir ini aksi penyeludupan bawang masuk melalui perairan kemeli pelintung. diduga kuat pihak berwajib didaerah itu tutup mata. Keterangan dirangkum Koran ini dari Bidang pelayanan informasi kantor BC Dumai Solihin pada rabu 24/4 mengatakan bawang merah dan bawang putih tersebut diduga X impor dan berhasil ditegah petugas setelah diangkut truk BM 8731 AK dijalan lintas pelintung Dumai dan satu truk lagi berhasil ditegah saat berada dijalan sukajadi Dumai. Karena itu barang bukti tersebut diserahkan kepada Karantina Pertanian wilayah Kerja Dumai. Dimana bawang merah dan bawang putih yang dimasukkan ke Dumai telah melanggar peraturan Mentri Perdagangan RI No.60/M-DAG/PER/9/2012 Tentang Perubahan ke dua atas peraturan Mentri Perdagangan No.30/M-DAG/PER/5/2012 Tentang ketentuan Impor Produk Hortikultura maka perkara tersebut diserahkan kepada Karantina guna penanganan lebih lanjut ujarnya. Informasi dan sejumlah keterangan dirangkum Radar Nusantara dilapangan bawang merah seludupan tersebut dibongakar dipelabuhan sungai kemeli pelintung kecamatan medang kampai. Yang dengan beberapa truk Cold disel diduga untuk dibawa keluar daerah. Namun permainan taktik busuk mafia penyeludup bawang merah dan bawang putih tersebut yang disinyalir dalam dua bulan terakhir ini berhasil lolos dari pantauan dari petugas berwajib tetapi kini kena batunya. Diduga sebanyak belasan ton bawang putih dan bawang merah yang dibongkar pada selasa 23/4/2013 setelah diangkut truk berhasil ditangkap pihak kepolisian. Dan dua truk berhasil ditangkap petugas BC Dumai yakni 969 karung bawang merah dan 179 karung bawang bombai. Pantauan media Radar Nusantara dalam tiga pekan terakhir ini kelompok mafia penyeludup bawang tersebut diduga ada main mata dengan oknum oknum petugas tertentu. Sehingga kegiatannya yang melanggar undang undang dan hukum itu berhasil lolos masuk pelabuhan illegal dipantai Dumai. Kasus ini bukanlah hal baru dan sudah berulang kali diseroti oleh masyarakat dan juga beberapa LSM Nasional yang ada di Dumai termasuk sejumlah surat kabar yang berani menulis berita penyeludupan. Namun nyatanya tindakan dari pihak berkompeten di Dumai terhadap penyeludupan bawang tersebut diduga belum maksimal. Memang pada awal april lalu puluhan ton barang seludupan sudah dimusnakan aparat muspida kota dumai namun tidak ada efek jera bagi mafia penyeludup barang tersebut. Hal yang melanggar hukum tersebut terus melaju karena tidak ada tindakan refresif dari pihak berwajib. (tim)

“Amburadul” PPIP T.A 2012 Nagori Simantin Pane Dame
Simalungun, Radar Nusantara
Dewasa ini partai politik sedang dipolemik oleh ketidak percayaan rakyat karena banyaknya partai politik tersandung korupsi baik dari pengurus pusat yang duduk di bangku legislatif pusat maupun daerah. Salah satu bantuan yang berasal dari keuangan negara yang tertuang dalam APBN adalah proyek Peningkatan Prasarana Infrastruktur Perdesaan (PPIP) tahun anggaran 2012 dengan besar dana Rp.250.000.000,- yangdigiring oleh Partai Golkar dan langsung dikelola oleh organisasi masyakat (OMS). Salah satu penerima dana adalah Nagori Simantin Pane Dame kecamatan Panei Kabupaten Simalungun dalam pelaksanaan pengadaan sanitasi dasar air minum dan tembok penahan. J. Turnip ketua OMS sebagai pelaksana proyek PPIP tersebut ketika dikonfirmasi tidak bersedia memberikan penjelasan yang akurat dan seraya menutup nutupi kejanggalan tersebut, dilihat dari hasil kerja sangat mengecewakan karena tembok penahan tidak sesuai dengan harapan masyarakat karena posisi bangunan tidak sebagai tembok penahan melaikan tembok pemisah jalan. Terlebih lagi saat ini keadaan bangunan sanitasi air minum tersebut tidak berfungsi lagi dengan bangunan 8 tungku pengisian air, salah satuyang membuat adanya dugaan penyimpangan terlihat dari bahwa bak penampung hanya melakukan renovasi saja bukan dari dasar fisik. Sesuai dengan informasi yang didapat dariberbagai sumber biaya pengeboran air leding hanya sebesar Rp. 30.000.000,-, biaya pengadaan 8 tungku di borongkan kepada salah satu anggota OMS sebesar Rp. 9.000.000,dan biaya untuk perehapan bak penampung sebesar Rp. 8.000.000,- serta pengadaan mesin penyedot air leding sebesar Rp. 25.000.000,-. Rizal selaku konsultan PPIP tidak bersedia memberikan pernyataan yang diharapkan, ada juga informasi semua pelaksanaan proyek ditunggangi oleh konsultan dan adanya pernyataan kopnsultan bahwa dirinya bertanggung jawab akan hal tersebut namun untuk mendapat akan kebenaran pernyataan tersebut saudara rizal tidak bersedia bertemu bahkan membalas pesan singkat dan menggangkat telephon selulernya. Hasil investigasi RN langsung dari lokasi pelaksanaan mulai dari awal sampai akhir pengerjaan tidak adanya keterbukaan OMS kepada masyarakat maupun insan pers karena tidak adanya PLANG proyek. (ich)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

22

4 Insitusi Penegak Hukum Tertinggi Tak Bernyali
Mengungkap Kasus Pipanisasi Tanjab Barat
Jambi, Radar Nusantara
Salah satunya Penanganan Kasus Dugaan tindak pidana korupsi pekrjaan proyek pamsangan pipa nisasi Tanhab Barat. yang sudah mennelan dana sebesar 300 san miliyar ini dikerjakan Asal-asalan dan pipa yang di gunakan adalah bermerik pipa TDC.DN:401.16-88900.5a-1733 bulah pipa merek SHTIL PREND dan terlihat jelas pipa yang digunakan terbentang diatas permukaan tanah. Sedangkan diawal pekerjaan proyek ini pada tahun 2007 sudah menuai masalah dana yang dialokasikan sebesar 7 Miliar bahwa hal ini salah seorang oknum penegak hokum mengatakanya kepada awak media ini adalah pekerjaan proyek tersebut yang ditangani KAPODA Jambi. Saat itu sudah menetapkan tersangka terhadap pzsah yang saat ini ikut mencalunkan Wali Kota Jambi. Namun sayangnya dari hasil penyidik kapolda Jambi akhirnya mengeluarkan jimat Sp3.nya tentang kasus ini. dan tidak lama kemudian terjalah sejarah berdirinya sebuah pembengunan Gedung Asarama Beremub yang tempatnya terletak di Desa pematang lumut Kab Tanjab barat Prov jambi. Dan saat itu peletakan batu pundasi dilakukan oleh pazsah ujarnya oknum saat itu Sendangkan pekerjaan peroyek pada tahun 2008. sepanjang 13Km meter dana yang dialokasikan sebesar 50 miliyar saat itu terlihat jelas dari hasl fantauan Wartawan Radar nusantara ini dilokasi pekerjaan pemasangan pipa nisasi tersebut mesih terbentang di atas permukaan gelian tanah sepanjang 5Km meter segangkan pekerjaan tersebut ironisnya sudah di temenkan 9.43% pada tangal 18 itu dengan adanya hal ini sudah jelas terindikasi dugaan korupsi atas pekerjan proyek tersebut sedangkan pada tahun 2011. Awak media ini bersam 4 orang rumbungan KPK dari Jakarta yang ketuai oleh pak Sagita saat itu selama 10 hari keberadaannya di Kuala Tngkal (Tanjab-bar) memantau. KPK turun langsung ke lokasi periksa pemasangan pipa nisasi yang tidak mem-

Tawi Setiawan Lanjutkan dan Tingkatkan
Banten, Radar Nusantara
“Sederhana saja, Saya tidak mulukmuluk. Sekarang ini, masyarakat sudah cerdas berpikir, tidak bisa dibohongi. Apa yang kita ucapkan harus nyata tidak hanya janji-janji belaka. Janji politik, Visi Misi pada saat berkampanye, bukan itu yang diminta masyarakat, akan tetapi kenyataan. Pembangunan “perubahan” meningkatkan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, itu harus benar-benar nyata, kontribusi bermamfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kemudian Pemimpin kedepan harus bijak, cerdas, adil, jujur serta mengedepankan etika santun dalam memimpin, mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi”. Hal itu yang terlontar dari TAWI SETIAWAN Pria dewasa, usia 50 tahun ini menanggapi pertanyaan kepada media radar nusantara,di sela-sela kesibukan nya “mengapa dirinya mencalonkan diri dalam Pemilihan kepala desa (Pilkades) Tambak yang akan digelar Minggu 02-06-2013 ini” ditemui dikediaman didepan para tamunya, baru ini. Ayah yang dikaruniai tiga (3) orang putra/putri dari pernikahannya SARNA(43) tahun, mengakui dirinya ikut mendaftarkan diri dalam pencalonan pilkades Tambak priode 2013/2019 niatnya bukan tujuan sekedar jabatan, apalagi keinginan sekedar mendapat kehormatan menjadi orang nomor satu di desa. Akan tetapi dirinya bertekad bulat dengan semua tenaga, akal dan pikiran serta kemampuannya akan dicurahkannya melanjutkan, meningkatkan kemajuan Desa Tambak, termasuk peningkatkan fasilitas umum yang selama ini masih minim ditengah warga, perhatian terhadap keluarga pra sejahtra yang sulit menjangkau pendidikan dan kesehatan, karena biaya mahal, tidak kalah penting menurutnya; Perhatian membantu pencari kerja dengan menyesuaikan tingkat Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam(SDA) sehingga ada keseimbangan antara SDM dan SDA yang bersinergi. Dengan menyeimbangkan SDM dan SDA, Insya Allah, Warga Desa Tambak, kedepan relatif bisa tambah sejahtera, karena secara princip semua warga Tambak akan bisa berpenghasilan, angka pencari kerja” usia produktif kerja” bisa disalurkan ke industri sesuai wilayah Tambak berdiri Industri besar PT.Nikomas Gemilang yang mampu menyerap tenag kerja puluhan ribu orang. Oleh karena itu jika warga Desa Tambak mendukungnya, kehidupan warga akan jauh lebih baik dari sebelumnya,dan ini bukan sekedar janji akan tetapi; saya akan buktikan.untuk itu saya berharap dukungan penuh warga agar harapan ini bukan sekedar harapan namun menjadi kenyataan dirasakan masyarakat.Tutur Tawi.” Sesungguhnya tambah TAWI; impian saya tidak pernah terlintas untuk menjadi nomor satu di Desa Tambak, namun sejumlah warga setiap RT/RW, Para Sesepuh, Tokoh Agama,Masyarakat, Pemuda mengisyaratkan pada dirinya untuk bersedia iklas, tulus memperbaiki kondisi kehidupan Warga, meningkatkannya agar lebih baik, karena dirinya dianggap berkemampuan untuk itu, katanya. “ Sejumlah keluarga inti dan keluarga besar Saya ternyata meresfon dan memberi Do’a restu, untuk kesediaan saya maju mengikuti pencalonan dan pemilihan kepala desa Tambak, Yah.. semoga saja Allah SWT mengabulkannya”.Tandasnya. Ditambahkan Tawi Setiawan, jika dirinya kelak terpilih, ia akan mengemban amanah warga dengan penuh kejujuran, keikhlasan dan bertanggung jawab, apa yang saya janjikan akan saya tepati sebagaimana Kepala desa yang sudah menjadi milik warga bukan lagi milik golongan atau perorangan.” Kalau memang saya dipercaya menjalankan roda pemerintahan desa, saya berjanji akan sepenuhnya menjalankan dengan sebaik mungkin bersama masyarakat, karena semua keberhasilan adalah keberhasilan Warga, dari Warga,untuk warga dan oleh warga Desa Tambak “ tutur TAWI meng-akhiri. (hendrik)

paatnya sudah menghambur dana sebesar 300 miliyar ini Namun anehnya ada apa dengan KPK yang sudah turun langsung bersama timnya kelokasi periksa pemasangan pipa nisasi Tanjab Barat ini. dan tidak melakukan penyidikan kasus dugaan TPK tersebut bahkan KPK mengilak kasus ini dikatakannya dengan alasannya itu dianggap tidak tepat mengatakan kejati tinggi Jambi. yang lebih duluan turun periksa pemasangan pipa nisasi tersebut ke lokasi Terkait hal ini Ketika dikonfirmasi Kejati Jambi pak Andi mengatakan bahwa KPK atinya tau kejati Jambi. yang duan turun kelokasi dan kenapa KPK maski turun lagi kelokasi. sedangkan turu itu pakai dana dikataknnya lagi bahwa kasus ini.ditangani oleh kejari Kuala Tungkal sehingga adanya terjadi Aksi Demo ini beberap pecen yang lalu di depan kator kejari Kuala Tunglkal dan dipimpin H.Abdurahman mengatakan pekerjaan proyek pemasangan pipa nisasi Tanjab Barat. yang terindikasi dugaan korupsi ratusan miliyar dalam urasinya yang disampaikan didepan kantor kejari saat itu akhirnya H. Abdurahman bersama rekanrekannya 3 orang dipersilahkan oleh kapala kejari Kuala Tungkal memasuki ru-

ang katornya entah apa yang disampaikan oleh H. Abdurahman terhadap kepada kejari diruangnya.saat itu. Selang beberapa Jam kemudian ditempat terpisah H.Abdurahman ketika didesak untuk dikonfrotir terkait Aksi Demo dipimpinya berhasil menemui pimpinan kejari diruangnya H.Abdurahman mekngatakan kepada awak media ini kanya kalau abang memberitakan konfimasi di kejati dan tunjukan pesan singkat SMS diri KPK ini dan tolong jangan diberitahukan dengan orang lain dan juga dalam pemberitaannya jangan ditulis nama proyeknya bahwa kotraktornya yang bernam pazsyah . Terkait Aksi Demo yang dilakukan H. Abdurahman saat itu data-data yang diserahkan terhadap kejari ketika wartawan menemui diruangnya kasi intil Pak Junaidi mengetakan yang bebenarnya Aksi demo saat itu tidak semestinya dai melakukan disini seharusnya dikejati Tinggi Jambi bukan disini namun tidak masalah Demonya dia hanya menyerahkan data pekerjaan proyek tersebut hanyalah berupa kreping koran meminta tolong disampakan kasus ini dengan kejati jambi agar ditindak lanjuti ujarnya kasi intil kejari Kuala Tungkal kepad Awak media ini…(Efendi.Hnc)

Setelah Verifikasi Administrasi
Karimun, Radar Nusantara Setelah melakukan verifikasi administrasi KPU Kabupaten Karimun akan mengembalikan berkas bakal Calon legislatif ( Bacaleg ) kepada Partai Politik beserta Pemilu tahun 2014 untuk perbaikan – perbaikan kepada masing masing parpol. Risdiansyah anggota KPU Karimun mengatakan verifikasi berkas Bacaleg dan 12 parpol dengan jumlah 348 orang masih belum memenuhi beberapa parpol yang tidak memenuhi kuota. Selain itu, hasil verifikasi berkas Bacaleg ditemukan beberapa Caleg yang tidak mencukupi umurnya. “ Ada Bacaleg umur dibawah 21 tahun, karena tidak sesuai dengan aturan

Bupati Karimun Melantik TS Arif Fadilah sebagai Sekda
Radar Nusantara Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepri No.444 Tahun 2013 Bupati Karimun Nurdin Basirun melantik TS Arif Fadilah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun yang dilaksanakan di gedung serba guna Pemerintah Kabupaten Karimun yang disertai dengan pelepasan Purnabakti dari mantan Sekda Karimun Anwar Hasyim. Bupati Karimun Nurdin Basirun mengatakan jabatan yang sudah disandang bisa dijalankan dengan sebaik mungkin karena semuanya sudah diatur oleh Allah SWT yang memiliki tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat, menurut Nurdin Basirun Sekda yang baru dilantik sudah memiliki pengalaman dalam pelayanan kepada Masyarakat, “Tidak diragukan lagi TS Arif Fadilah yang saya lantik menjadi Sekda Kabupaten Karimun selain berpengalaman juga memiliki keahlian dalam membangun serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang semakin maju ujar Nurdin Basirun. Sementara untuk mengisi kekosongan Kepala Bapeda yang di Tinggalkan TS Arif Fadilah menurut

KPU Kembalikan Berkas Bacaleg
persyaratan dari KPU namanya dicoret . Selain itu, banyaknya tes kesehatan yang belum diserahkan Bacaleg sebagai persyaratan. Ujar Dian. Menurut Dian, KPU Kabupaten Karimun memberi waktu kepada parpol untuk memperbaiki berkas para Bacaleg hingga batas yang sudah ditentukan ( Mulai 8 Mei hingga 22 Mei 2013 ). Selanjutnya setelah dikembalikan lagi KPU berkas para Bacaleg tidak dapat ditarik kembali untuk keperluan perubahan atau perbaikan lagi. “ Kita berharap kepada parpol agar lebih mencermati terhadap berkas – berkas Bacalegnya “. Sehingga tidak merugikan parpol dan bacaleg sendiri. Ujar Risdiansyah. ( RS )

Nurdin Basirun akan diberikan kepada pelaksana Jabatan sementara yaitu Sekretaris. “ untuk sementara Bapeda akan dilaksanakan oleh Sekretaris untuk mengisi kekosongan,” tegasnya. Sedangkan TS Arif Fadilah yang baru saja dilantik menjadi Sekda mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan satuan kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) serta Kepala Bagian untuk mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati; “ Pertama kita akan berkoordinasi dengan SKPD untuk terus mendukung kebijakan dalam pembangunan Kabupaten Karimun dalam mewujudkan kesejahteraan Pemabangunan serta pertumbuhan ekonomi. (Robert )

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

23

PT. Deka Sari Perkasa (Innola)
Bekasi, Radar Nusantara Pada tanggal 18 Maret 2013, Bapak Nazarudin dan Yudiharudin S datang ke kantor Wakil rakyat kota Bekasi mengadukan kecelakaan kerja dialami Yudiharudin di PT. Deka Sari Perkasa beralamat jalan Pangkalan 1 No 98 Naragong Bekasi. Diterima Oleh Bapak H. Abdul Muin Havit dari Komisi D dari Fraksi PAN. Beliau sempat menghubungi PT. Deka Sari Perkasa melalui HP nya, sampat saat ini belum juga ada panggilan dari Dewan atau Disnaker untuk menyelesaikan masalah ini. Kedatangan Bapak Nazarudin ke Dewan untuk meminta agar dapat menjembatani kecelakaan kerja dialami anaknya, dimana PT. Deka Sari Perkasa tidak menjalani aturan pemerintah dengan tidak mengikutsertakan Jamsostek. Ini benar-benar sudah menyalahi aturan. Dapat dikatakan tindakan criminal. Karyawan berjumlah ratusan,

Melecehkan Panggilan DPRD Kota Bekasi
seolah-olah kebal hukum. Sampaisampai Disnaker kota Bekasi tidak dapat menjalani fungsinya sebagai pengawas perusahaan untuk mengambil tindakan serius. Siapa Pemilik PT. Deka Sari Perkasa ini ?. Menurut informasi yang kami terima sering memenangkan tender di pemerintahan untuk kebutuhan sekolah seperti Meja dan Bangku dan lain-lain.Tanggal 10 April 2013 Bapak Nazarudin membuat surat ke Ketua DPRD Kota Bekasi Bapak Andi Zabidi S. Pd dari Partai Demokrat untuk menindak lanjuti dari Komisi D. Harapan Bapak Nazarudin agar PT. Deka Sari Perkasa melihat sisi kemanusiaan, bukan semata-mata hanya cari untung saja kewjibannya tidak dijalani. Kecelakaan kerja dialami Yudiharudin tanggal 13 Agustus 2012 dua jari tangan kiri putus, pihak Manajemen hanya membayar Rp. 2 juta rupiah. Bapak Nazarudin sangat terpukul melihat sikap PT. Deka Sari Perkasa yang tidak ada kepedulian tentang masa depan anaknya. WalauYudi masih bekerja di perusahaan tersebut, langkah dilakukan pihak manjemen untuk meredam kekecewaan orang tuaYudi. Sampai saat ini Bapak Nazarudin meminta keadilan, bila perlu sampai ke Bapak Presiden pun diberitahu kebobrokan Manajemen PT. Deka Sari Perkasa. Perusahaan bergerak di bidang Furniture yang berkantor pusat di Jalan Cipinang Muara II/37 Jakarta 13470.Perlu ditelusuri ketaatan Pajak, apakah lembur dibayar sesuai aturan pemerintah, Dapat dikaji ulang Ijin Operasional perusahaan ini, Menteri Tenaga kerja harus memberi sanksi cukup keras, agar perusahaan yang lain jangan seenaknya buat aturan. (RudyHariandja)

PT. Petro China “Melecehkan”
Terkait Surat Ormas Laka Merah Putih Tanjab Barat
Jambi, Radar Nusantara Salah satu Perusahan yang terbasar di Provinsi adalah PT.Petro china yang di anggap tidak menjalankan fungsinya Berdasarkan undang-undang No.22 tahun 2001 tentang minyakdan gas bumi(BP-MIGAS) bahwa PT Pero china telah mengingkari janjinya untuk merealisasikan pembibasanlokasi tanah pemukiman masyarakat adatyang ada di wilayah lingkungan TR.04 dan RT.05 sekitar lokasi pengeboran Neb-3.# Batara 3. di Desa pematang Lumut Kecamatan Betara Kab,Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, adalah PT.Petro China saat itu telah menenggapi surat tuntutan masyarakat Desa pematang lumut pernyataan surat masyarakat tersebut yang telah mengusakan atas tuntunnya terhadap Ormas FORUM BERSAMA LASKAR MERAH PUTIH Tanjab Barat, menuntut haknya kepada Perusahaan tersebut. Bahwa PT.Pero China yang beruperasi dilokasi diatas hak tanah yang disebutkan dalam pasil.33 tentang minyak dan gas bumi sedangkan warga setempat disekitarlokasi pengeboran Rek.3# mengatakan kepada Awak media ini adalah perusahaan PT. Pero china tersebut selama ini tidak pernah memita izin kepada warga yang ada

Tahun 2007, 10,41 juta Ton

Bintan, Ekspor Bauksit ke Cina
Bintan, Radar Nusantara
“Faktual, tidak terbantahkan, membuat Mantan Menteri Pertambangan dan Energi(ESDM) Purnomo Yusgiantoro terperangah pada Perrtemuan International Invesment Summit di Jakarta Convention Center Hall (JCCH) Jakarta pada tanggal 5 November 2007 sekitar lima tahun lalu;

Mantan Mentamben Purnomo; “tidak ada laporan ke pemerintah, panggil Bupati, klarifikasi ???”

tambang mineral logam tersebut terhitung per Januari hingga bulan November 2007 itu dengan nilai masuk devisa mencapai 9,2 juta Dollar US. Kurs 1 Dollar US = Rp. 8.200, ekuivalen kurang bebih Rp. 7,5 miliar. Jumlah ini mencakup 173 PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang red) berasal dari 10 (sepuluh) perusahaan tam-

di sekitar lokasi Rek.3, ini sehingga kami merasa tergangga disat perosahaan melakukan pengeboran dilokasi dan warga setempat setiap harinya hanya di ranuni melalui udara menghirup Asap bau yang tak sedap apalagi disat melakukan pengeboran saat itu warga sangat ketakutan apabila mendengar bunyi-bunyian seloreng pengeboran sebab itu kanya tanda-tanda menibulakan ada bahaya bahkan juga sudah penah terjadi pipa minyak itu mengeluarkan bunyi ledakan hinga mengeluarkan asap menggebul ke udara.sedang kami selama ini belum pernah di berkan konfinsasi atau berupa bantua dari perusahaan P.petro china yang beruperasi bertujua untuk pemperulih hasil minyak dan Gas Bumi (BP-MIGAs) di wilayah Provisi jambi . bersambung ed isi minggu depan .. (Efendi.H.Nc)

12 Perusahaan Tanda Tangani MOU
Prioritas Rekrut Naker Lokal
70 Persen Tempatan dan 30 Persen Dari Luar Daerah
Dumai, Radar Nusantara Keseriusan Pemko Dumai dalam menekan angka pengangguran dikota Dumai adalah merupakan hal yang utama agar pengangguran menurun. Pemko Siapkan MOU tentang penerimaan tenaga kerja. Untuk itu Perusahaan melakukan perekrutan Naker (Tenaga Kerja _red) dari lokal harus lebih banyak dibandingkan Naker dari luar daerah ,yakni 70 : 30 persen. diharapkan perusahaan jangan sekedar Mou saja “ tetapi tidak ada realitanya,perusahaan harus patuh aturan yang ada sesuai MOU tersebut. Untuk rekrutmen Naker local tersebut juga telah ada PERDA Dumai no 10 tahun 2004.namun selama ini belum terlaksana sebagai mana mestinya. mewujudkan hal itu kini Disnakertrans Kota Dumai telah berupaya maksimal, dan sudah ada titik terangnya. sebanyak 12 perusahaan yang ada dikota Dumai melakukan penanda tanganan memorandum of understanding (MOU) kesepakatan kerja sama tentang penggunaan tenaga kerja dikota Dumai, penanda tanganan MOU tersebut dilangsungkan pada kamis 25/4 disaksikan oleh walikota , Sekdako Dumai, Komisi I DPRD Dumai, serta Kadis Nakertrans kota Dumai Drs. Amiruddin, MM dan pihak kementerian nakertrans dari Jakarta. Wako Dumai Khairul Anwar dalam sambutannya menegaskan, MOU kesepakatan kerja sama rekrutmen Naker local ini, janganlah asal MOU saja “ aplikasinya harus terbukti ujarnya. Untuk itu perusahaan tersebut harus mengikuti semua peraturan yang ada pada MOU kesepakatan kerjasama tersebut. lanjut Wako lagi, Dengan adanya penanda tanganan kesepakatan ini, diharapkan perusahaan bisa mentaati prosedur atau aturan yang ditetapkan, agar apa yang kita inginkan dalam menekan angka pengangguran dapat terwujud Tegas Wako Dumai itu dihadapan sejumlah wartawan. Dikatakan, dengan adanya MOU kesepakan ini, perusahaan diharapkan koperatif dan lebih memperhatikan penerimaan tenaga kerja tempatan. Upaya yang dilakukan Disnaker ini sangat tepat. Dengan adanya nota kesepakatan ini, kita dapat mengetahui berapa jumlah Naker yang direkrut dari anak Dumai yang bekerja diperusahaan yang ada beroperasi di Kota Dumai. Dengan langkah ini adalah merupakan wujud keseriusan Pemko Dumai untuk bisa dapat mengurangi angka pengangguran ujar Wako Dumai. Pada kesempatan tersebut Wako Dumai juga menyerahkan Duplikat Kunci mobil Unit reaksi cepat (URC) dari kementrian Naker RI kepada Kadis Nakertrans kota Dumai Drs. Amiruddin. Disela acara ini, Kadis Nakertrans Amiriruddin dalam sambutannya, bahwa dia sejak dilantik untuk menjabat Kadis Nakertrans belum lama ini, sampai sekarang sudah 3 bulan lamanya tingkat pengangguran dikota Dumai mengalami penurunan. Kerja sama tentang penggunaan tenaga kerja dikota dumai diharapkan dapat terwujud dengan baik.priorittaskan Tenaga kerja local sebesar 70 persen dan rekrutan Naker dari luar daerah 30 persen ujarnya. (mis)

Sebagian besar daratan pulau Bintan, rusak porak poranda akibat penambangan bauksit tanpa reklamasi

Kegiatan penambangan bauksit secara besar- besaran di pulau bintan

“Cina mendeclare (menyatakan) telah mengimpor bauksit dari Pulau Bintan 8 – 9 juta metric ton”. Setahu Menteri Purnomo, tidak pernah di laporankan ke Pemerintah, maupun kepada pihaknya (Mentamben). Pemerintah Daerah (Pemkab) dalam hal ini Bupati Bintan H. Ansar Ahmad SE, MM perlu dipanggil untuk klarifikasi. Betul atau tidak..” Kata Bupati tidak” Menjawab per tanyaan war tawan, Purnomo mengatakan, pokoknya kita klarifikasi dulu. Baru kita ambil tindakan. Irjen Minerba Simon Sembiring yang dihubungi wartawan per telepon membenarkan; “Pemerintah tidak pernah dilapori adanya ekspor bauksit dari Bintan ke Cina. Tolong

Bupatinya dipanggil. Saya akan buka, bahas kasus ini tegasnya. Yang menjadi pertanyaan, apakah Mentamben Purnomo, benar-benar sesuai wewenangnya memanggil Bupati Bintan untuk klarifikasi ??? Apakah hal ini seperti ini anggap sebagai kesalahan administratif semata. Kenyataan unsur kesengajaan dari Bupati Bintan. Bukankah ini kejahatan terhadap DJPL dan DKTM yang jumlahnya puluhan miliar rupiah. Data yang diperoleh Radar Nusantara dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (BC) Tanjung Pinang , ternyata nilai ekspor bauksit dari Bintan tahun 2007, mencapai 10, 41 juta ton . Hasil

bang bauksit yang beroperasi di Pulau Bintan, ungkap Kepala Kantor BC Tanjung Pinang melalui Kepala Seksi Penindakan dan Pengawasan Agus Joko Prasetyo kepada war tawan di ruang kerjanya 9 Novemver 2007, lalu. (net). Sebagaimana diketahui semenjak Era Pemerintahan Otonomi Daerah (OTDA) tahun 2003, Izin Pengelolaaan berbagai potensi sumber daya alam, semisal bahan mineral logam bauksit di wilayah Bintan dan Tanjung Pinang berda di tangan Bupati, Walikota. Untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahterahan masyarakat.” (Bersambung…Kunjungi WWW.RADARNUSANTARA.COM)

Pejabat Eselon 2 Dilantik Bupati UU
Tasikmalaya, Radar Nusantara Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum, SE kembali merom-bak susunan birokrat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, Jumat (3/5). Kali ini bupati hanya melakukan perombakan sejumlah pejabat eselon 2 antara lain, Kepala Dinas Pertambangan dan Enrgi yang baru beberapa bulan dijabat oleh H. Nazmudin Aziz, diganti oleh Wawan Rid-wan Effendi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tasikmalaya sementara Nazmudin Aziz digeser menjadi Staf Ahli Bupati. Kemudian, dr. H. Budi Utar-ma menjabat Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) sebelumnya Asda 1. Sementara kursi Asda 1 diduduki H. Iin Aminudin sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DPPK). Dr. H. Iwan Saputra, M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Bapeda menjadi Kepala Inspek-torat, sedangkan H. Ahmad Mukhsin menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan Daerah (BKPLD) sebelumnya kepala Inspektorat. Sementara itu H. I. Sutiaman yang sebelumnya menjabat Kepala BKPLD menjadi Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DPPK) dan Bambang yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Bina Program Setda menjadi Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Tasikmalaya yang sebelumnya dijabat oleh Plt dr. Budi Utarma. Bupati mengatakan, mutasi atau rotasi tersebut mengacu kepada hasil evaluasi kinerja para pejabat dalam melaksanakan amanah yang diemban. “Berdasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi agar kinerja Pemkab. Tasikmalaya lebih baik,” katanya. (DRM/U.Yoeh)

RADAR DAERAH
Madura Pulau Misterius
Pamekasan, Radar Nusantara Pada dasarnya pulau yang paling aneh seantero Nusantara ini adalah Madura, kalau selama ini Api tak kunjung padam sebagai objek wisata itu wajar-wajar saja, tapi akhir-akhir ini di tahun 2013 banyak keganjilan dan keanehan di pulau garam tersebut. Beberapa bulan yang lalu di Bangkalan tepatnya di Pantai Tanjung Bumi tiba- tiba muncul Pulau Karang yaitu ada sebuah pulau yang sebelumnya tidak ada tibatiba keesokan harinya warga dikejutkan oleh seonggok batu ketika didekati batu itu ternyata membesar membentuk pulau/ sampai sekarang batu itu masih ada dan di jadikan obyek wisata oleh warga sekitar Madura atau luar madura. Lain Bangkalan lain juga di Sumenep tepatnya di Arjasa inilah sebuah keajaiban alam. Sebuah dermaga tiba-tiba muncul di perairan Dusun Pajenassem, Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. Padahal, sebelumnya lokasi dermaga tersebut berupa laut lepas. Tak heran, warga di sekitar lokasi terkejut atas keajaiban fenomena alam tersebut. Warga pun langsung berbondong-bondong mendatangi dermaga yang masih menjadi misteri itu. Warga setempat telah memberikan nama dermaga tersebut dengan sebutan dermaga ajaib. Saat ini, warga masih tercengang dan tak percaya dengan kemunculan dermaga yang misterius itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun raar nusantaradi lokasi, munculnya dermaga ajaib terjadi pada Kamis, 17 Januari 2013, tepatnya Kamis malam (malam Jumat). Pada malam tersebut terjadi cuaca yang sangat ekstrem. Menurut penuturan Matsuri yang lokasi rumahnya berdekatan dengan dermaga ajaib, malam itu terjadi angin kencang disertai ombak. “Pada saat tengah malam saya mendengar suatu bunyian yang sangat nyaring. Bunyi tersebut terjadi sebanyak tujuh kali. Kami sangat kaget malam itu,” ungkapnya. Nah, keesokan harinya tibatiba muncul tumpukan karang dalam jumlah banyak yang menyerupai dermaga. Sejak itulah, warga setempat menyebutnya dengan dermaga ajaib. ”Lokasi kemunculan dermaga ajaib memang terkenal tempat yang sangat angker sekali, sehingga jarang orang mau datang ke lokasi tersebut. Pagi harinya, saya mengajak kakak saya untuk mencari tahu asal bunyi dentuman semalam dan ternyata sudah ada

Minggu ke III, Mei 2013

24

www. radarnusantara.com

Dinas CASIPDUK Kabupaten Sumedang
Serahkan 594 Akte kelahiran Bagi Warga Miskin
standing] kabupaten Sumedang. Pelaksana tugas [PLT] pencatatan kelahiran pada dinas CASIPDUK kabupaten Sumedang, H. Jajang Sudayat didampingi Nathanael selaku stap diruang kerjanya, senen 6/5 menjelaskan ke media ini, “ untuk tahun 2013 ini dinas CASIPDUK Sumedang bekerja sama dengan Pengadilan Negeri Sumedang telah melaksanakan sidang penetapan keliling secara kolektip, sidang penetapan itu meliputi di 13 kecamatan yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Ditambahkan, “data permohonan pembuatan akte kelahiran dari masyarakat yang masuk ke kita sudah disidang melalui penetapan pengadilan, dan sudah diserahkan kepada masyarakat berjumlah 594 akte kelahiran. Ketika awak media ini bertanya soal adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) ikhwal pembatalan penetapan akta kelahiran melalui sidang keliling secara kolektip, KASI pencatatan kelahiran pada dinas CASIPDUK ini mengungkapkan, “ Saya baru mengetahui bahwa ada putusan Mahkamah Konstitusi itu , dan saya belum bisa menjelaskan seperti apa yang menjadi putusan MK itu. “ kami minta masyarakat untuk bersabar, kemungkinan satu minggu kedepan sudah ada kejelasan apakah akan dikembalikan seperti semula atau seperti apa kita belum mengetahui, karena putusan MK bukan hanya masalah akte kelahiran tetapi juga terkait E-KTP, imbuhnya. (S. Lubis)

dermaga itu,” paparnya. Setelah melihat dari dekat, kakak Matsuri yang bernama Jani langsung kaget. Itu lantaran melihat tumpukan batu besar yang berwarna putih kekuningan sepanjang tiga kilometer yang tersusun rapi layaknya buatan manusia seperti dermaga. Tak berselang lama, Jani pulang terbirit-birit mengabari adik iparnya. Menurut Jani, sebelumnya warga tidak percaya dengan adanya dermaga yang misterius. Bahkan, hal itu dikira hanya lelucon. Namun, setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri warga baru percaya. “Saya hampir pingsan ketika kali pertama melihat dermaga yang aneh dan masih misterius tersebut,”itlah keajaiban dipulau yang unik ini dan merupakan kebesaran Allah Ala Wazalla. (Sul)

Ketua BKM Peduli Lingkungan

Sumedang, Radar Nusantara Merujuk pada UU no 23 tahun 2006 pasal [2] tentang administrasi kependudukan joncto PERPRES no 25 tahun 2008, menyatakan bahwa pencatatan kelahiran diatas satu tahun dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan. Untuk memenuhi UU dimaksud diatas, Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Mahkamah Konstitusi dengan dikeluarkanya surat edaran (SE) menteri dalam negeri no 472 tahun 2010, tentang perpanjangan masa berlaku dispensasi pencatatan kelahiran berlaku hingga akhir Desember tahun 2011, dan surat edaran Mahkamah Konstitusi (SEMA) No. 6 tahun 2012 mengenai pedoman penetapan pencatatan kelahiran melampaui batas satu tahun dilakukan secara kolektip. Mengingat masih banyaknya masyarakat Sumedang khususnya warga yang kurang mampu yang belum memiliki akte kelahiran , PemKab Sumedang melalui dinas CASIPDUK bekerja sama dengan Pengadilan Negeri Sumedang menggelar sidang penetapan keliling pencatatan kelahiran yang melampaui batas satu tahun secara kolektip di wilayah hukum [legal

BPLH Pagaralam Sidak Bangunan Villa Langgar DAS
Tangerang Raya, RN Dengan gigihnya ketua BKM Desa Kuta Bumi kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang yaitu SANTOSO menyalurkan bantuan pemerintah tersebut demi lancarnya di bidang olahraga terletak di RW 22 lapangan voli dan lapangan bulutangkis di Betonisasi atau dicor supaya awet tegasnya, dan rehab posyandu di matahari 9 serta jalan dipasang paping blok di jalan Merah Delima 2 dan Mutiara 6 jalan Mangga Raya. Rehab (MT NURUL SIPAH) Tenda KSM Bumi Asri dan pagar makam terletak di wilayah yang belum dibenahi selama ini dan ini lah contoh BKM yang bertanggung jawab atas amanat yang diberikan Ketua BKM Kecamatan Pasar Kemis yaitu Sri Dwi Atmoko dan PJOK Pasar Kemis Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dan inilah contoh koordinator yang bertanggung jawab atas tugas yang diembannya diwilayah tempat tinggalnya. (junaidi). Pagaralam, Radar Nusantara
Badan Pengelola Lingkungan Hidup ( BPLH ) kota Pagaralam beserta Polisi Pamong Praja sidak bangunan penginapan / villa yang berdiri dilokasi Daerah Aliran Sungai (Das) didaerah Gunung Gare kota Pagaralam SumSel. Sidak yang dipimpin langsung oleh kepala BPLH kota Pagaralam mendatangi lokasi villa untuk menstop atau menghentikan pembangunan lanjutan yang dilakukan sampai merambah kebibir sungai yang mana sudah melangar Perda DAS kota Pagaralam. Sesuai Peraturan Daerah ( Perda ) kota Pagaralam No. 10 Tahun 2004 Tentang perlindungan daerah aliran sungai dan danau dalam daerah kota Pagaralam pasal 1 ayat 8 menyatakan daerah aliran sungai /lindung adalah daerah diluar kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air,mencegah banjir,erosi,dan memelihara kesuburan tanah. Berdasarkan Perda tersebut diatas menyatakan DAS ditetapkan sampai jarak 50 Meter dari tepi kanan dan kiri anak sungai. Kepala BPLH kota Pagaralam Ir. Hj Zaitun Msi ,menyatakan saya mendapat perintah lisan dari Sekda kota Pagaralam untuk menghentikan bangunan Villa Ibu Iksan yang mana disinyalir sudah melangar Perda No 10 tahun 2004 Tentang DAS. Selain itu kami juga belum ada menerima permohonan izin dari pihak pemilik villa sampai sejauh ini kekantor BPLH .Pemilik villa juga belum mengurus izin Lingkungan Hidup. Lanjut Zaitun kami mau tak mau harus menghentikan pembagunan villa ini melalui Pol PP yang bertugas sebagai penertipan Perda sampai waktu yang belum ditentukan,karena sejauh ini masih banyak tahapan izin yang belum diurus pihak pemilik villa tegasnya. Di sisi lain Ibu Iksan sebagai pemilik villa menyatakan ‘ posisi tanah saya seperti ini konturnya dan saya kalau dikasih tau dari pihak Pemerintah tidak boleh di bangun saya tidak akan membangun tetapi ini perintah dari bapak Kojek kepala perizinan sekarang menjabat Wakil Walikota Pagaralam makanya saya bangun villa pesanggrahan ini. Lanjutnya saya sebelum melanjutkan bangunan villa ini saya sudah konfirmasi dengan Asran kepala Perizinan sekarang , beliau memberi izin kalau kondisi tanah datar. Dan masalah aturan Perda DAS kota Pagaralam yang saya tau hanya berlaku untuk Kecamatan Dempo Selatan , Tengah dan Dempo Utara ujarnya berdalih. Ketua LSM Indonesia Public Service Watch (IPSW ) M Helmi HZ menyatakan bangunan villa ibu Iksan yang berlokasi di daerah Gunung Gare ini jejas jelas di duga melanggar Perda kota Pagaralam No 10 tahun 2004 tentang DAS .Dalam hal alasan alasan yang di buat oleh ibu Iksan di saat sidak pihak BPLH dan Pol PP kami menduga dari awal pembangunan villa pesanggrahan ini di sinyalir ada main mata antara pihak oknum perizinan dengan ibu Iksan makanya berani mendirikan villa di lokasi DAS yang mana sangat jelas melanggar Perda . Kami minta kepada pihak Pemerintahan untuk menindak dengan tegas serta kami minta kepada kepala kantor BPLH kota Pagaralam supaya mempertimbangkan untuk meberi izin lingkungan hidup tegasnya. (tim)

Diduga belum ada IMB

Jayadi Tokoh Muda Calon Kades Patra Manggala
Kemiri-Tangerang, RN
Terlahir figur pemuda yang berkarakter berjiwa besar kini terpanggil untuk mengikuti pesta demokrasi Pilkades yang digelar setiap tahun oleh pemerintah Kabupaten Tangerang, Desa Patra Manggala Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Ternyata menyimpan calon-calon figure pemimpin yang potensi terbukti munculnya Tokoh Muda Putra H. Rohadi, potensi terbukti munculnya seorang tokoh muda yang sangat sederhana dalam sehari-harinya akan tetapi tokoh muda ini mempunyai cita-cita yang sangat mulia yaitu akan siap melanjutkan perjuangan Ayahnya yaitu menjadi Pemimpin Desa Patra Manggala atau disebut Kepala Desa Periode 2013-2019 kedepan kami atas nama keluarga Besar H. Rohadi Kepala Desa Patra Manggala Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Provinsi Banten mohon Do’a dan Dukungan kepada semua warga Patra Manggala Untuk anak kami yang mengikuti pemilihan Kepala Desa pada Bulan 6 Tanggal 30-2013 nanti tutur H. Rohadi. Saat ditenui Media Radar Nusantara di kediamannya sambil mengenalkan sosok muda yang kalem dan berwibawa. Ini anak kami yang akan mengikuti pesta Demokrasi nanti (Pemilihan Kepala Desa) Periode 2013-2019 namanya JAYADI Tutur H. Rohadi dengan candanya. H. Sukarna Tokoh masyarakat Rt. 09/04 menambahkan saya sangat setuju dan bangga sama JAYADI yang sudah siap akan meneruskan perjuangan Ayah. Karena saya tau persis sama JAYADI Beliau adalah tokoh muda yang punya keinginan besarnya untuk memajukan Desanya tutur H. Sukarna ketika Media Radar Nusantara kompirmasi langsung sama JAYADI Calon Kades Patra Manggala di kediamannya. Visi dan Misi Saya kedepan adalah ingin lebih memajukan Desa kami dari beberapa bidang dari bidang pembangunan, bidang pertanian, ke Agamaan, sarana olah raga, pokonya semaksimal mungkin saya akan curahkan kemampuan saya untuk Desa Patra Manggala tercinta ini. Yang penting mohon Do’a dan Dukungannya pada semua warga agar Fisi Misi Saya

terlaksana. Tutur JAYADI ketika dikompirmasi Media Radar Nusantara antara Kediamannya Sambil canda-canda riang dengan masyarakat Desa Patra Manggala. (ma’an / subki)

RADAR DAERAH
Kegiatan Penghijauan Memperingati Hari Otonomi Daerah
Ke-17 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah
Palu, Radar Nusantara Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bersama sejumlah pejabat SKPD di lingkup Provinsi Sulawesi Tengah melakukan penanaman pohon jenis Trembesi di lokasi penggaraman Pantai Talise, Jumat Pagi(3/5). Penanaman pohon dimaksudkan sebagai upaya mencegah pemanasan global. Agar hasilnya benar-benar dapat dirasakan maka gubernur juga mengimbau kepada para pimpinan SKPD agar kegiatan ini jangan sekedar ajang seremonial belaka dan sesudahnya tidak memperhatikan dan merawat pohon-pohon yang sudah ditanam. Oleh sebab itu, Gubernur Longmati maka harus menggantinya dengan yang baru. Ditambahkan Gubernur, bahwa seyogyanya bagi setiap SKPD yang akan merayakan hari jadi atau hari bakti instansinya hendaknya menyertakan kegiatan penghijauan dalam rangkaian acara. Mengingat kegiatan ini tidak memerlukan anggaran yang besar. Terlebih lagi kegiatan penghijauan merupakan wujud komitmen kita semua dalam melestarikan alam, karena alam selama ini sudah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia untuk itu harus diciptakan hubungan timbal balik yang harmonis. (Marlan MS)

Minggu ke III, Mei 2013

25

www. radarnusantara.com

Surat Edaran Mendagri Soal e-KTP Terlambat
Disdukcapil Diminta Segera Lakukan Sosialisasi
Lebak, Radar Nusantara Surat Edaran (SE) Nomor 471.13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013 yang menyatakan e-KTP tidak boleh difotocopy, distapler atau dilipat disayangkan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Pemerhati Pendidikan dan Kinerja Pemerintahan. Pasalnya Surat Edaran yang diterbitkan Departemen Dalam Negeri (Depdagri) tersebut dinilai terlambat dikeluarkan, akibatnya bisa berdampak kepada ketidaktahuan masyarakat dalam tata cara pemanfaatan secara efektif dan benar. “Seharusnya himbauan tersebut sudah dikeluarkan sejak awal dilakukannya perekaman e-KTP, sehingga masyarakat bisa tahu cara dalam memanfaatkan KTP elektronik,” Kata Ahmad Syarif, Wakil Ketua LSM Bidik. Dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 471.13/1826/SJ, katanya, juga berisikan instruksi agar Instansi Pemerintah, Pemerintah Daerah, Lembaga Perbankan dan Swasta wajib menyiapkan kelengkapan teknis yang diperlukan berkaitan dengan penerapan e-KTP termasuk salah satu nya Card Reader sebagaimana yang sudah diamanatkan Pasal IOC ayat (1) dan (2) Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011. “Hal ini tentu dibutuhkan sebuah proses dalam mensosialisasikannya, karena di dalam Surat itu juga disebutkan bahwa semua unit kerja/badan usaha yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, sudah memiliki card reader paling lambat akhir tahun 2013, dengan alasan KTP non elektronik terhitung sejak 1 Januari 2014 sudah tidak berlaku lagi,” Jelasnya. Lebih jauh menurutnya, sejak e-KTP dikeluarkan sekitar bulan Maret 2013, tentu banyak masyarakat yang sudah menggunakan guna berbagai keperluan, tanpa mengetahui bahwa dengan

ki Djanggola mengingatkan kepada SKPD yang nantinya tidak merawat dan sengaja membiarkan pohon yang sudah ditanam menjadi

BPLH Pagaralam Sidak Bangunan Villa Langgar Das
Pemerintah kota Pagaralam melalui Badan Pengelola Lingkungan Hidup ( BPLH ) Pagaralam beserta Polisi Pamong Praja sidak bangunan penginapan / villa yang berdiri di pinggir jurang di jalan Laskar Wanita Mintarjo lokasi Daerah Aliran Sungai (Das) kota Pagaralam SumSel. Sidak yang dipimpin langsung oleh kepala BPLH kota Pagaralam mendatangi lokasi villa untuk menstop atau menghentikan pembangunan lanjutan yang dilakukan sampai merambah kebibir sungai yang mana sudah melangar Perda DAS kota Pagaralam. Sesuai Peraturan Daerah ( Perda ) kota Pagaralam No. 10 Tahun 2004 Tentang perlindungan daerah aliran sungai dan danau dalam daerah kota Pagaralam pasal 1 ayat 8 menyatakan daerah aliran sungai /lindung adalah daerah diluar kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air,mencegah banjir,erosi,dan memelihara kesuburan tanah. Berdasarkan Perda tersebut diatas menyatakan DAS ditetapkan sampai jarak 50 Meter dari tepi kanan dan kiri anak sungai. Kepala BPLH kota Pagaralam Ir. Hj Zaitun Msi ,menyatakan saya mendapat perintah lisan dari Sekda kota Pagaralam untuk menghentikan bangunan Villa Ibu Iksan yang mana disinyalir sudah melangar Perda No 10 tahun 2004 Tentang DAS. Selain itu kami juga belum ada menerima permohonan izin dari pihak pemilik villa sampai sejauh ini kekantor BPLH .Pemilik villa juga belum mengurus izin

Pagaralam, Radar Nusantara

Lingkungan Hidup. Lanjut Zaitun kami mau tak mau harus menghentikan pembagunan villa ini melalui Pol PP yang bertugas sebagai penertipan Perda sampai waktu yang belum ditentukan,karena sejauh ini masih banyak tahapan izin yang belum diurus pihak pemilik villa tegasnya. Sementara itu Kepala Kantor Pengelolaan Perizinan Terpadu ( KPPT ) kota Pagaralam Drs Asran Bahuri MM mengatakan “ Saya sebagai kepaka kantor BPPT tidak bisa serta meta dengan mudah untuk mengeluarkan izin IMB pembanguanan villa tersebut sebelumnya ada rekomendasi dari team tekhnis yang terdiri dari kantor BPLH, Dinas PU, Dinas HutBun kota Pagaralam. Sejauh ini permohonan IMB dari pengusaha villa tersebut kita tolak dari pembangunan tahap pertama dan tahap kedua sekarang atau tidak bisa kita keluarkan izin IMB dikarenakan pembangunan villa bertingkat dua tersebut berada dilokasi pinggir jurang dengan kemiringan 45 derajat tegasnya. Di sisi lain Ibu Iksan sebagai pemilik villa menyatakan ‘ posisi tanah saya seperti ini konturnya dan saya kalau dikasih tau dari pihak Pemerintah tidak boleh di bangun saya tidak akan membangun tetapi ini izin dari bapak Kojek mantan kepala perizinan sekarang menjabat Wakil Walikota Pagaralam makanya saya bangun villa pesanggrahan ini. Lanjutnya saya sebelum melanjutkan bangunan villa ini saya sudah konfirmasi dengan Asran kepala BPPT sekarang ,

beliau memberi izin lisan kalau kondisi tanah datar. Dan masalah aturan Perda DAS kota Pagaralam yang saya tau hanya berlaku untuk Kecamatan Dempo Selatan , Tengah dan Dempo Utara sementara lokasi saya ini di Kecamata Pagaralam Utara ujarnya berdalih. Ketua LSM Indonesia Public Service Watch (IPSW ) M Helmi HZ menyatakan bangunan villa ibu Iksan yang berlokasi dijalan Laskar Wanita Mintarjo daerah Gunung Gare ini jejas jelas di duga melanggar Perda kota Pagaralam No 10 tahun 2004 tentang DAS .Dalam hal alasan alasan yang di buat oleh ibu Iksan di saat sidak pihak BPLH dan Pol PP kami menduga dari awal pembangunan villa pesanggrahan ini di sinyalir ada main mata antara pihak oknum tertentu dengan ibu Iksan makanya berani mendirikan villa tampa IMB di lokasi DAS yang mana sangat jelas melanggar Perda . Kami minta kepada pihak Pemerintahan untuk menindak dengan tegas serta kami minta kepada kepala kantor BPLH kota Pagaralam supaya mempertimbangkan untuk meberi izin lingkungan hidup tegasnya. Sementara itu yang lebih hebatnya pantauan wartawan Radar Nusantara dilapangan di lokasi pembanguanan villa setelah sidak aparat BPLH dan Pol PP untuk menghentikan pembangunan. Sampai saat ini aktifitas tukang dalam membangun lanjutan villa yang melanggar tetap berlangsung seolah olah dalam hal ini Pol PP sebagai aparat penegak Perda Pemerintah kota Pagaralam kami duga sudah disepelekan . (tim)

seringnya memfotocopy e-KTP tersebut dapat merusak chip yang ada di KTP. “Kami meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lebak segera melakukan sosialisasi tentang larangan tersebut kepada masyarakat, agar kemungkinan rusaknya KTP Elektrik bisa diminimalisir lebih dini,” Imbuhnya. Sementara itu, Fin Rian, Kepala Disdukcapil Lebak saat diminta tanggapannya mengaku, pihaknya berdasarkan Surat Edaran tersebut akan segera melakukan himbauan kepada masyarakat dan melakukan sosialisasi tentang hal tersebut, diharapkan dengan hal itu masyarakat bisa mengetahui tentang penggunaan e-KTP. “Kami akan lakukan sosialisasi ke masyarakat soal Surat Edaran dari Mendagri tersebut,” Kata Fin Rian, Kadisdukcapil Kabupaten Lebak,” Selasa (7/5) Namun kata Fian, berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 471.13/1987/SJ tentang Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader yang menyatakan berdasarkan hasil pertimbangan isi di dalam Surat Edaran tersebut bahwa Surat Edaran Mendagri Nomor 471.13/1826/SJ tanggal 11 April 2013, belum diberlakukan untuk kedua keperluan tersebut, yaitu untuk kelengkapan persyaratan pencalonan anggota DPD dalam Pemilu DPR, DPD, dan DPRD tahun 2014 dan kelengkapanpersyaratan pencalonan pasangan pereorangan dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. (Den)

Pemkab Paluta “Tetapkan” Pajak Retribusi PKS di Register 40
Paluta, Radar Nusantara

Kang Tawi Setiawan Sosok Calon Kepala Desa Tambak
Serang-Banten, RN Inilah sosok yang Berwibawa, Agamis serta Santun sebut saja Kang Tawi calon kepala Desa Tambak kecamatan Kibin serang-banten penuturanya kepada Radar Nusantara di sela-sela kesibukanya, Kang Tawi menuturkan ini panggilan Nurani dan tekad untuk mencalonkan diri sebagai kepala Desa Tambak dengan 3 visi dan misi yakni,1.mengedepankan kepentingan masyarakat. 2. membina masyarakat madani dan islami. 3.meningkatkan kinerja dalam pelayanan terhadap masyarakat. Dengan visi misi itu kang tawi dengan tekad dan keyakinan bisa membenahi dan memimpin Desa Tambak dengan biak dan mumpuni terhadap segala aspek terutama bagi masyarakat Desa Tambak, kang Tawi yang begitu mencintai Desa Tambak dan Bangga akan masyarakatnya yang menjujung tinggi asas demokratis mengharapkan tidaklah salah pilih untuk menentukan pilihah untuk memimpin Desa Tambak serta membenahi segala aspek secara bersamasama.Sosok kang Tawi dengan ramah senyumnya siap membenahi Desa Tambak dengan Tekad yang sungguh-sungguh dan jadi panutan masyarakat dengan bendera Hijau No. urut 1 Kang Tawi harus jadi No.1 doa restu dan dukungan dari masyarakat kang Tawi sosok yang sederhana dan santun ini dengan niat yang tulus ingin mensukseskan Desa Tambak dan mensejahterakan masyarakat. (Umar)

Sudah merupakan ketetapan yang Incrahgt melalui Keputusan MA No : 2642 K/Pid/2006 Tgl 16 Februari 2006,bahwa perusahaan yang berlokasi di Register 40sudah dalam tahap eksekusi.

Dengan arogannya Kaban BP2T Kabupaten Padang Lawas Utara menerbitkan izin untuk lokasi pendirian pabrik kelapa sawit (PKS) Bukit Harapan 1 dan 2,dengan ketetapan retribusi peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sekitar ± Rp 3 milyar. Ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya Mara Lobi Siregar menjelaskan : “tidak ada aturan yang menyalahkan pemungutan retribusi terhadap PKS yang berdiri diatas lahan Register 40” jelasnya. Kami menetapkan retribusi berdasarkan Perda No 12 tentang

HO,_tanpa menyebutkan tahun Perda yg di maksud,_”karena perusahaan itu juga tetap beroperasi,apabila ada yang merasa ingin menguji ketetapan kami secara hukum sampai ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) silahkan saja”,ujar Mara Lobi Siregar. Dalam pembicaraan itu Aluan Pasaribu SH MH,Sekjen LSM GEMPAR SUMUT sempat meng-analogi-kan ketetapan itu (ketetapan retribusi,red) sama dengan memungut pajak judi toto gelap,Mara Lobi Siregar menjawab,”inda namangarti beda au i,namanjalak jalaki salana sajo doma hamu i, (enggak ngerti lagi saya itu,kalian hanya cari cari kesalahan saja)”,jawabnya. Kemudian Aluan Pasaribu SH MH mengkonfirmasi perihal Perda no 12 tersebut kepada Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara,Mukhlis Harahap SHi benar atau tidaknya Perda yang dimaksud Mara Lobi Siregar mengenai HO Bukit Harapan 1 dan 2, “kita belum pernah mensahkan Perda seperti itu”jawab Mukhlis melalui pesan singkatnya. (Tim)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
Kota Serang, Radar Nusantara Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 451.15.05/Kep.235-Huk/2013, Gubernur Banten-Hj. Ratu Atut Chosiyah melantik 187 Dewan Hakim yang akan bertugas pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X tahun 2013 tingkat Provinsi Banten di Hotel Ratu Bidakara, Kota Serang, Sabtu (4/5). Para Dewan Hakim ini terdiri dari 8 cabang kompetisi yang akan memberikan penilaian kepada 432 peserta yang berasal dari 8 kab/ kota se-Provinsi Banten. Dalam sambutannya Gubernur berharap kepada para Dewan Hakim bisa mengemban amanah dalam memberikan penilaian pada pelaksanaan MTQ X nantinya dan bisa memberikan nilai seobjektif mungkin. “Saya harap dalam memberikan penilaian nantinya para Dewan Hakim bisa memberikan penilaian seobjektif mungkin sehingga nanti akan keluar juara yang paling terbaik” harap Gubernur. Gubernur juga menambahkan bahwa peraih Juara Umum nanti diharapkan dapat mewakili dan memberikan kontribusi maksimal bagi Provindilaksanakan di Kepulauan Riau pada tahun 2014 diharapkan Provinsi Banten bisa meraih juara pertama dan mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional” tambah Gubernur. Sebagai informasi berikut susunan keanggotaan Dewan Hakim MTQ X tahun 2013 tingkat Provinsi Banten yaitu Dewan Pengawas, Ketua-K.H.E. Syibbli Syarjana, SekretarisH.Soleh Hidayat, Pimpinan Dewan Hakim, Ketua-A.M. Romly, Wakil Ketua-H.Encep Safrudin Muhyi. Ketua Majelis Hakim, Tilawah

Minggu ke III, Mei 2013

26

Gubernur Lantik Dewan Hakim MTQ X Tingkat Provinsi Banten
Dewasa dan Qira’at-H.Imron Rosyadi,Tilawah Remaja dan Cacat Netra-H.Rasna Dahlan, Tilawah Anak-anak dan Tartil-KH. Abdurrouf, Tahfizh 1 Juz dan Tilawah 5 Juz-KH. Qurtubi Asymawi, Tahfizh 10 Juz dan 20 Juz-KH.Abdurrohman Ma’mun, Tafsir Bahasa Arab dan Tahfizh 30 Juz-KH. A.Wahid Sahari, Tafsir Bahasa Indonesia dan Inggris-KH.Ading Subarna, Syarh Al Qur’an-H.Chusaeri Rusdi Syarif, Fahm Al-Qur’an-H.Tb. Dadang Dahlani, Khath Al Qur’an-H.Ahmad Tholabi Khaerlie, Makalah Ilmiah Al-Qur’an-KH.Udi Mufrodi, Qi’raah Al Kutub Ulya-KH.Baijuri, Qira’ah Al-Kutub Ula dan Wustha-KH.Amas Tajudin.(Rachmat)

si Banten di tingkat nasional maupun internasional. “Jelang pelaksanaan MTQ XXV tingkat nasional nanti yang akan

Kejari Pelajari Dugaan Korupsi Kemenag
Pamekasan, Radar Nusantara Untuk yang kesekian kalinya Kejari Pamekasan didatangi pendemo dari berbagai elemen masyarakat yang mana tuntunanya memang berbeda-beda. Khusus untuk kasus yang satu ini kejari dibuat pusing tujuh keliling sebab pendemo yang dating saat ini tuntunanya sama dengan beberapa minggu yang lalu yakni mengenai penyimpangan yang dilakukan oleh Kemenag Pamekasan. Kemaren lusa Rabu 08/05 Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) mendatangi Kejari Pamekasan kemarin. Mereka meminta Kejari mengusut kasus korupsi di kantor Kemenag setempat. Dengan lantang mereka meminta agar Kejari pamekasan segera memanggil Kepala Kemenag Normaluddin. ARAK menyatakan, Normaluddin aktor dari tindakan korupsi tersebut. dalam kesempatan itu massa juga menyerahkan berkas yang menurut mereka berkas itu berisi bukti-bukti tindakan korupsi Normaluddin. Dalam orasinya mereka menyatakan “kami selaku masyarakat Pamekasan, sekaligus akan melaporkan Normaluddin, karena dia telah melakukan korupsi. Buktibukti sudah kami pegang. Selanjutnya kejaksaan harus bergerak,” ungkap korlap aksi ARAK, Hasan Basri, dengan nada yang berapi api korlap aksi juga meminta Kepala Kejaksaan agar supaya keluar untuk menemuai pendemo. Karena Kejari lagi tugas diluar kota akhirnya pendemo di temui oleh Kasi Datun Kejari Pamekasan Ribut Sugiaman dan beliau berjanji masih mau mempelajari berkas terkait Normaluddin. Pihaknya juga menunggu petunjuk dari Kajari Agus Irianto terkait penanganan lebih lanjut, sedangkan Agus Irianto kebetulan kemarin tidak ada di kantor. “Selanjutnya salah satu dari wakil pendemo memberikan berkas satu bendel ini. Perkara yang dilakukan oleh Kemenag Pamekasan Noermalludin. Kasi Datun Kejari didepan wartawan mengatakan “Saya juga belum baca apa isinya. Katanya sih bukti perbuatan korupsi Kepala Kemenag Pamekasan (Normaluddin, Red). Tapi, akan kita pelajari dulu,” ucap Ribut. Dalam aksi yang dilakukan sekitar 25 orang itu sempat terjadi ketegangan. Massa mengira Agus Irianto ada di kantor. Padahal, beliau sedang tidak ada di kantor lantaran tugas luar. Massa baru percaya setelah lima orang perwakilan yang berkostum ala ninja itu melakukan sweeping ke dalam kantor. Sebelum aksi itu, massa sempat dorongmendorong dengan polisi. Dalam

Enam Bacaleg Dicoret
Malang, RN Enam bakal calon legislatif (Bacaleg) dari tiga partai akhirnya tersingkir karena usia mereka belum 21 tahun saat pendaftaran di KPU Kabupaten Malang, April 2013. Enam Bacaleg itu terdiri dari satu orang dari PBB, satu orang dari Partai Nasdem dan empat dari Partai Gerindra. “Karena belum berusia 21 tahun, mereka VERIFIKASI KPU - Petugas KPU aKab. Malang otomatis dicoret. Seh- memberikan info soal kekurangan ingga partai politik hal itu yaitu pada 9-22 Mei 2013 mereka harus segera menyiapkan mendatang,” papar Totok. penggantinya,” jelas Totok HariyJika pada masa perbaikan itu ono, Ketua Pokja Pencalegan KPU tidak dilakukan, maka mereka terKabupaten Malang kepada Radar coret sebagai Bacaleg atau tidak Nusantara, Selasa (7/5/2013). Inbisa ditetapkan jadi DCS (Daftar formasi ini disampaikan Totok Calon Sementara). “Mereka harus usai kegiatan Sosialisasi/Implemembuat surat pernyataan itu. Ini mentasi Peraturan dan Aplikasi Pebanyak yang tidak dipenuhi juga,” mutakhiran Daftar Pemilih di Hokata mantan wartawan ini. tel Trio 2 Kota Malang, Selasa (7/ Bambang Sis, LO (Liason Offic5/2013). Ditambahkan Totok, seer) PDIP menyatakan, hasil dari luruh Bacaleg yang mendaftar 550 kekurangan verifikasi administraorang, 226 diantaranya wanita dan si akan segera dipenuhi partainya. semuanya tidak memenuhi syar“Saya pikir, KPU sangat cermat at. “Tapi bukan berarti gagal. sekali dalam verifikasi adminsitraSebab ada beberapa persyaratan si ini. Ini masukan baik buat paryang tidak dipenuhi mereka. Natai,” kata Bambang Sis.(NIP) mun ada waktu untuk melengkapi

aksi yang berjalan sekitar satu jam itu, ARAK hanya menyampaikan dua tuntutan. Pertama, meminta kejari mengusut dugaan korupsi tunjangan fungsional 2012 sebesar Rp 15 miliar. Kedua, segera memeriksa Normaludd in karena telah melakukan pemotongan gaji pegawai (PNS) dilingkungan Kemenag sebesar Rp 350.000 per bulan dengan alasan pendirian koperasi baru. S ementara itu, Radar Nusantara sudah berupaya untuk meminta konfirmasi kepada Normaluddin. ternyata kepala yang satu ini memang tertutup untuk awak media apapun buktinya teman-teman wartawan semua sama dibuat kecewa olehnya sampai kapan Kemenag Pamekasan akan kondusif. (sul)

Tuntutan HMI Tembilahan

Galian Tanah Negara Diduga Dibeking Oknum Polisi

Pemkab Inhil Dukung Penolakan Kenaikan BBM
keamanan. Setelah berorasi sekitar setengah jam di Bundaran Jalan Swarna Bhumi, massa HMI ini mengadakan aksi long march ke Kantor Bupati Inhil. “Kami minta Pemkab Inhil dapat merespon aspirasi ini, ini bagi kepentingan masyarakat yang makin menderita saat ini,” sebut Said Anil Osman sesampainya di depan pagar Kantor Bupati Inhil yang ditutup. Setelah melakukan orasi dan melakukan negosiasi, akhirnya mereka dipersilahkan masuk. Kedatangan mereka diterima Staf Ahli Bupati Inhil, Eddywan Shasby dan beberapa pejabat Pemkab Inhil lainnya. Para pejabat ini mendengarkan aspirasi yang disampaikan secara bergiliran aktifis HMI tersebut. Setelah mendengarkan aspirasi ini, Staf Ahli Bupati Inhil menyatakan, Pemkab Inhil mendukung tuntutan penolakan kenaikan harga BBM ini. “Atas kepentingan masyarakat, maka kami mendukung penolakan kenaikan BBM ini,” sebutnya. (iin)

Tembilahan, Radar Nusantara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tembilahan menuntut Pemkab dan DPRD Inhil menolak tegas rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Mereka menyampaikan tuntutan ini merupakan perwujudan aspirasi dan penderitaan masyarakat, jika harga BBM dinaikkan pemerintah. “Masyarakat Inhil saat ini

sudah cukup menderita ditengah anjloknya harga kelapa, jangan ditambah dengan menaikkan harga BBM. Maka, Pemkab dan DPRD Inhil harus tegas menolak kenaikkan BBM ini,” sebut Syar’i AM, aktifis HMI Tembilahan saat berorasi dalam demo penolakan kenaikan BBM, Kamis (2/5/13) di Bundaran Jalan Swarna Bhumi Tembilahan. Aksi ini mendapatkan pengawalan puluhan personil aparat

Serang, Radar Nusantara Maraknya galian tanah di daerah serang timur hingga menimbulkan banyak efek negatif mulai dari debu karena ceceran tanah merah hingga jalan licin yang mengakibatkan kecelakaan namun proyek tersebut tidaklah ada pengawasan khusus dari pihak terkait. Dan yang paling ironis, galian yang terletak di Desa Pematang Kecamatan Kragilan Serang proyek galian diduga tanah milik Negara yang digali untuk kepentingan orang yang tak bertanggung jawab karena tanah tersebut tepat di bawah sutet yang jelas-jelas tanah milik

Negara. Dan menurut penelusuran Radar Nusantara yang berhasil menemui salah satu pekerja di lokasi tersebut yang di duga antek-antek dari pihak desa mengatakan bahwa galian C ini adalah milik PT.BHS BANK dan untuk Amdalnya sendiri tidak jelas/ ilegal dan beliau juga mengatakan oknum kepala desa yang memerintah mereka untuk melakukan penggalian tanah dengan upah jumlah rit atau mobil yang mengangkut tanah,masih dari beliau bahkan ada oknum polisi dari Polsek Kragilan berinisial “SK” sering meminta jatah dengan alasan pengamanan ujarnya. Sungguh perilaku yang tak seharusnya dilakukan oleh para oknum yang tak bertanggung jawab atas galian C yang di duga tanah tersebut milik negara ini juga bisa di sebut “perampok” massal bukanya kita jaga tanah milik Negara namun telah dijadikan obyek Rupiah demi kepentingan oknum yang tak bertanggung jawab. (tim)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

27

Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan Se-Kabupaten Sigi

Agus Harap Satpol PP Bekerja Profesional
Terkait dengan stuasi pemerintahan dan masyarakat sekarang ini yang menuntut perhatian lebih, dengan Jargon,”Praja Wibawa”, ungkap Bupati Agus, Satpol PP harus kembali ketujuan dasar berdirinya, yaitu bagaimana Satpol PP sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya terus secara konsisten menjaga citra dan wibawa Pemerintah Daerah. Moto ini tidak hanya menjadi sekedar kata-kata hiasan tampa makna, tetapi harus terus ditanamkan dihati dan jiwa Agus Hamdani,Bupati Garut saat memimpin upacara setiap anggota Satpol PP dan diimplementasikan Garut, Radar Nusantara Bupati Garut Agus Hamdani berharap kedalam setiap pelaksanaan tugas opraSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sionalnya. Pesan juga disampaikan Bupati Agus Kabupaten Garut meningkatkan kualitas kerjanya. Sebagai Abdi Negara, abdi kepada Satuan Perlindungan Masyarakat masyarakat dan abdi Pemerintah, Satpol Kabupaten Garut, yang pada saat bersaPP harus bekerja lebih profesional, mem- maan merayakan ultahnya ke 51, bahwa punyai kompetensi dan berintegritas ting- untuk mencapai hasil terbaik dalam upgi. Kemampuan itu harus ditunjukannya aya ikut serta menjaga citra pemerintah dalam menunjang pelaksanaan tugas dan wibawa pemerintah daerah, keberadaan Satlinmas juga dituntut untuk pokok dan fungsinya dilapangan. Hal tersebut dikatakan Bupati Agus lebih menunjukan sikap totalitasnya dalam saat menjadi Inspektur Upacara pada per- menjalankan tugas dan fungsinya di ingatan Hari Ulang Tahun Satpol PP ke- bidang perlindungan masyarakat. Kedudukan Perlindungan Masyarakat 63 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-51 Tingkat Kabupaten Garut, Senin (6/ (Linmas) yang sebelumnya bernama Han5) kemarin. Hadir pada kesempatan terse- sip, menurut Agus, sesuai dengan surat but Sekda Garut H Iman Alirahman, pimp- edaran Mendagri nomor: 340/2921/SJ inan forum komunikasi daerah, para Ke- tanggal 20 Desember 2002, Linmas mempala SKPd, serta perwakilan Satpol PP punyai tugas pokok dan fungsi, yaitu perbantuan dalam penanggulangan bencaKabupaten/Kota Se-Jawa Barat. Merunut sejarah lahirnya Satpol PP , na, kegiatan sosial kemasyarakatan, pemijelas Agus, dibentuknya Satpol PP adalah lukada/pemilu serta membantu tugas lainuntuk mengembalikan wibawa Pemerin- nya. Jadikan momentum peringatan ini jadi tah Daerah yang carut marut karena konmomentum untuk mempertegas bahwa disi pemerintahan saat itu masih belia. Porak porandanya akibat agresi militer Satpol PP dan Linmas sebagai penjaga belanda waktu itu membuat kondisi pe- citra dan wibawa pemerintahan daerah, merintahan di daerah tidak stabil, dan itu semoga. ”Selamat hari jadi Satpol PP keditengarai dapat mengancam keutuhan 63 dan Linmas ke-51", pungkas Agus. Pada kesempatan tersebut, Bupati NKRI. Guna mengembalikan wibawa Pemerintah, terutama didaerah, maka ter- Agus bersama tamu undangan berkenan bitlah surat perintah jawatan praja di Jog- melihat unjuk kebolehan para anggota jakarta tanggal 30 Oktober 1948 yang satol PP kabupaten Garut memperagakan mengamanatkan didirikannya Detasemen berbagai keterampilan bela diri. Selain itu Pamong Praja keamanan kapanewonan, diberikan pula penghargaan dan kenaikan yang kemudian berganti nama menjadi de- pangkat bagi anggota Satpol PP berprestasi tasemen polisi pamong praja tanggal 10 dan pemberian alat kelengkapan Satpol PP dan pemberian kendaraan roda 2. (Pan) Nopember 1948.

Sigi, Radar Nusantara Senin (15/4) bertempat di Aula Kantor BUpati Sigi telah dilaksanakan pelantikan bagi 15 pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) kecamatan se-Kabupaten Sigi yang berjumlah 105 orang. Di mana sudah merupakan ketentuan organisasi PMI bahwa pengurus ditingkat kecamatan hanya berjumlah 7 orang, demikian pula pengurus kabupaten hanya berjumlah 11 orang. Kegiatan ini merupakan program kerja pengurus PMI Kabupaten Sigi periode 2012-2013. Sebelumnya telah diadakan pula pelatihan Pembina PMI remaja Kab. Sigi yang diadakan pada tanggal 12-14 April 2013 yang lalu di Balai Diklat Pertanian Sidera. Adapun tujuan gerakan kepalangmerahan adalah meringankan penderitaan sesama manusia tanpa membedakan golongan, bangsa, suku, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama dan kepercayaan, sehingga semangat ini harus dipegang teguh oleh pengurus, staf dan para relawan PMI.Seperti diketahui bersama bahwa Kabupaten Sigi termasuk daerah yang sering mengala-

mi berbagai bentuk bencana. Mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi serta konflik sosial. Hal tersebut dapat terjadi kapan saja dan sering menimbulkan korban jiwa, korban luka dan cedera maupun korban harta benda. Oleh karena itu pembentukan pengurus PMI kecamatan se- Kabupaten Sigi ini menjadi salah satu prioritas program kerja pengurus PMI Kab. Sigi. Hal ini sesuai dengan prioritas kerja PMI yang mencanangkan bahwa “selambat-lambatnya 6 jam setelah terjad i bencana, bendera PMI sudah harus terpasang di lokasi bencana”. Maksudnya adalah pengurus atau relawan PMI harus responsive dan bekerja cepat dan tepat.Dalam sambutannya ketua pengurus PMI Kabupaten Sigi Ny. Hj. Wardha A. Randalembah menghimbau agar menjadi pengurus dan relawan PMI kecamatan bekerja harus dilandasi oleh rasa kerelaan, karena menjadi pengurus dan relawan PMI merupakan kerja sosial. Sehingga rasa keikhlasan yang tinggi sangat diharapkan dari semua semua pihak yang terkait.Pada kesempatan yang sama Bupati Sigi

Ir. H. Aswadin Randalembah, M.Si menghimbau agar pengurus PMI dapat mengoptimalkan kinerjanya dengan SKPD terkait, masyarakat, serta organisasi lain yang peduli kemanusiaan, bertukar informasi dan pengalaman dengan pengurus PMI di daerah. Selain itu juga tanggap terhadap kejadian di lingkungannya terutama bila terjadi bencana. Beliau juga berharap agar terus mengupayakan dalam mempersiapkan masyarakat agar bisa mendeteksi bencana secara dini, terutama pada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana dengan melakukan pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, sehingga bila bencana alam terjadi masyarakat telah mengenali dan bisa melakukan tindakan untuk mengurangi dampak bencana tersebut.Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Bupati Sigi Drs. Livingstone Sango, M.Si, staf ahli dan satuan SKPD Kab. Sigi, pengurus PMI Sulteng, serta Tim Dokter dari Pencerahan Nusantara yang ditugaskan di Kec. Lindu. (marlan ms/karolina larope)

Capt. Holder Silaban, S. Sos. M. Mar
Cilacap, Radar Nusantara Kantor Administrasi Pelabuhan (ADPEL) telah berubah nama menjadi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan. Kabar dugaan kurang kondusifnya suasana kerja di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan kini mencuak ke berbagai kalangan masyarakat Cilacap. Pasalnya Capt. HOLDER M SILABAN, S.Sos.M.Mar baru 8 bulan menjabat sebagai Kepala Kantor diduga suka mencaci maki anak buah dengan kata-kata yang kotor. “Hai kamu ! kerjanya gimana ? Kamu goblok ya ! tak tempeleng kamu !” caci maki itu dilontarkan ke staf nya di hadapan banyak orang. Tentunya siapa saja yang di caci maki seperti itu akan tersinggung, lebih ironis lagi Holder M Silaban mengatakan kata-kata yang mengundang ketersingungan warga pribumi Cilacap. Perkataan itu tak sepantasnya di ucapkan oleh seorang pimpinan yang patut di hormati oleh seluruh staf . “Mana orang Pribumi Cilacap, katanya orang Cilacap keras-keras, tapi nyatanya seperti mental Tempe !”Siapa saja sebagai warga Cilacap jelas akan tersingung bila dikatakan seperti Tempe,” ucap nara sumber yang enggan disebut nama. Di tempat terpisah Pujianto Penggiat Anti Korupsi dan Aliansi Masyarakat Anti Politik Busuk Cilacap mengatakan, “Siapa saja orang Jawa, Sumatera, Bali dari Sabang sampai Merauke adalah orang Indonesia sebaiknya sebagai seorang pimpinan tidak boleh mengatakan kata-kata kotor yang membuat suasana di lingkungan kantor menjadi tidak kondusif. Kita tahu biasa di kantor kedatangan tamu dari berbagai kalangan masyarakat, apa jadinya bila seorang pimpinan kantor mengucapkan kata-kata kotor dan di dengar tamu. Sama saja lingkungan kantor di coreng moreng oleh pimpinan sendiri. Seharusnnya pimpinan harus memberikan contoh dan suri tauladan yang baik di lingkungan kerja, agar suasana antara atasan dan bawahan bisa berjalan dengan baik. Seandainya anak buah punya kesalahan mungkin bisa saja, karena manusia tempatnya khilaf, sebaiknya seorang pimpinan jangan mengatakan dengan kata-kata kotor, apalagi menyingung warga Pribumi Cilacap yang dikatakan seperti Tempe. Pasti sebagai orang Cilacap akan marah ! kalau dugaan perkataan kotor itu benar di ucapkan oleh Holder M Silaban sebaiknya Menteri Perhubungan mengambil tindakan tegas untuk memutasi pejabat yang seperti itu,” pungkas Pujianto dengan nada geram. Saat dikonfirmasi Radar Nusantara terkait hal itu, Holder M Silaban membantah dengan tegas, “Itu tidak benar saya tidak pernah men-

Kepala ADPEL Cilacap Patut Dimutasi

Bupati Terus Pantau Harga Perkebunan Inhil
gatakan hal seperti itu, kalau saya memberikan teguran kepada anak buah hal wajar, tetapi saya tidak pernah mengucapkan kata-kata mental Tempe kepada staf saya, mungkin kalau ucapan saya saat saya bicara anak buah kami yang salah menafsirkan bisa saja, namun saya tidak pernah mengucapkan kata-kata kotor,” tegasnya. Ketika ditanya Tim Radar Nusantara terkait adanya laporan surat kaleng yang di alamatkan kepada EE Mangindaan Menteri Perhubungan terhadap belasan point di lingkungan Kantor kerjanya, Holder M Silaban mengatakan, “saya sendiri baru mendengar hal itu, akan kami cek apakah benar ada surat kaleng. Bagi saya surat kaleng atau apa saja bentuknya merupakan kritik berharga sebab sebentar lagi saya mau pension,” ucap Holder M Silaban mengakhiri pembicaraannya. (tim) Tembilahan, Radar Nusantara Naik turunnya harga komoditas perkebunan utama warga Indragiri Hilir, terus mendapat perhatian dari Dr H. Indra Muchlis Adnan. Tidak hanya harga kopra, tetapi harga perkebunan lainnya seperti sawit maupun pinang juga tidak pernah luput dari pantauan. Termasuk pula persoalan kesejahteraan warga yang bermata pencaharian pada sektor lain. Juga turut menjadi perhatian. Demi memperbaiki kesejahteraan petani tersebut. Setiap tahun, Pemkab Inhil terus memprogramkan upaya penyelamatan kebun maupun peningkatan produksi berikut dengan pasca panennya. Pembangunan jalan lintas, termasuk salah satu sarana membuka pasar bagi hasil perkebunan warga. Supaya mudah dalam pengangkutan dan transaksi jual beli antara petani dengan pembeli. “Kita tetap memprogramkan pembangunan sektor perkebunan, setiap tahun. Bukan hanya itu, kita pun terus melakukan terobosan bagaimana caranya supaya kesejahteraan petani dapat lebih baik,” tukas Bupati. Oleh sebab itu, mantan Ketua PSSI Riau itu menyatakan telah melakukan survei terkait pemasaran hasil perkebunan warga. Bukan hanya pada negara yang menampung kelapa asal Inhil. Tetapi juga pada negara penghasil kelapa terbesar dunia. Terkait bagaimana pemasaran hasil kebun itu, berikut juga tata cara pemeliharaannya. “Bagaimanapun, pemasaran hasil perkebunan kita terintegrasi dengan pasar global. Karena itu, naik turunnya harga ditentukan oleh mekanisme tersebut,” jelas Indra Muchlis Adnan. Kampanye negatif perihal hasil perkebunan juga turut mempengaruhi permintaan dunia. Negara maju menurut Bupati kadang kala berusaha supaya tidak tergantung dengan hasil perkebunan dari negara lainnya. Untuk merealisasikan hal diatas, terkadang ditempuh kampanye negatif yang mendiskreditkan hasil perkebunan dari Indonesia. Akibatnya harga menjadi jatuh, dan dampaknya turut dirasakan petani asal Inhil. (iin)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

28

CSR Kebun Unit Marjandi MTQ Pembangunan Bidang Keagamaan “Diduga” Cacat Hukum
Gubernur Banten :
Kab. Pandeglang, RN
Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) X tahun 2013 tingkat Provinsi Banten secara resmi dibuka oleh Gubernur BantenHj.Ratu Atut Chosiyah yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten-H.Muhadi dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam ( Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RIH.Abdul Jamil, Sabtu (4/5), di Alun-alun Kabupaten Pandeglang. Gubernur menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam pembangunan bidang keagamaan melalui peningkatan kualitas pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’anul Karim yang menjadi tuntunan hidup masyarakat Banten yang mayoritas muslim. “Selain untuk memperdalam kandungan nilai-nilai luhur di dalam ayat-ayat Al Qur’an, melalui pelaksanaan MTQ juga diharapkan dapat menghasilkan potensipotensi qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah, mufasir dan mufasiroh, khotot dan khototoh dan lain sebagainya yang memiliki kemampuan lebih dalam mempersiapan ajang MTQ tingkat nasional bahkan internasional” jelasnya. MTQ juga dilaksanakan sebagai upaya syi’ar Islam yang diperintahkan Allah SWT sekaligus sebagai momentum silaturahmi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Kepada seluruh peserta MTQ hendaklah untuk menjalani kompetisi ini dengan rasa persaudaraan demi menjaga ukhuwah Islamiyah dalam kerangka membangun Banten ke arah yang lebih baik” harapnya. Tidak hanya itu, Gubernur juga berharap dengan diselenggarakannya MTQ X tahun 2013 tingkat Provinsi Banten yang dilaksanakan di Kab.Pandeglang ini juga diharapkan dapat memberikan berkah bagi warga Pandeglang khususnya untuk dapat dijadikan sebagai momentum berbenah diri bagi semua pihak. “Saya berharap melalui MTQ ini bisa menjadikan kita semua untuk sama-sama mengislahkan diri menuju warga Banten yang sejahtera yang berlandaskan iman dan taqwa” kata Gubernur. Dirjen Bimas Islam Kemenag RIH.Abdul Jamil mengatakan bahwa melalui MTQ ini merupakan momen yang sangat tepat untuk memperbaiki akhlak bangsa. Menurutnya penyelenggaraan MTQ yang terus menerus juga diyakini dapat menjaring bibit-bibit unggul generasi muda dalam hal pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an di tengah arus gempuran modernisasi saat ini. Akan tetapi dengan kompetisi MTQ ini hendaknya difahami bahwa Al Qur’an bukan hanya untuk mendapat penilaian keindahan bacaan, tetapi harus dapat dipetik nilai-nilai luhur dan petunjuk-petunjuk di dalamnya. “karena sebagai tuntunan hidup, Al Qur’an sangatlah istimewa yang selalu bisa mengikuti keadaan zaman” ungkapnya. Kandungan Al Qur’an di dalamnya terdapat sumber inspirasi bagi kehidupan manusia di tengah keberagaman. Oleh karena itu nilai-nilainya harus dijadikan infilterisasi bagi kehidupan manusia yang berbeda-beda di antaranya dalam penerapan keberagaman umat seperti yang telah diterapkan Rasulullah di Kota Madinah dahulu. “Selain sebagai tuntunan ataupun pedoman infilterisasi, dengan momentum MTQ ini juga bisa dijadikan sebagai ajang meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci Al Qur’an di tengah-tengah masyarakat dan generasi seterusnya” jelas Dirjen Bimas Islam. Sementara Bupati PandeglangH.Erwan Kurtubi dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Banten yang telah menunjuk Kabuoaten Pandeglang sebagai tuan rumah MTQ. Ia menyampaikan bahwa kemeriahan pelaksanaan MTQ X tahun 2013 ini bertepatan dengan Hari Jadi Kab.Pandeglang ke-139. “Kepercayaan pelaksanaan MTQ ini telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pandeglang, saya berharap semoga dengan pelaksanaan MTQ dapat meningkatkan ukhuwah dan dapat terbangun kokohnya toleransi antar umat melalui pemahaman kandungan Al Qur’an yang universal” katanya. MTQ X tahun 2013 tingkat Provinsi Banten yang akan berlangsung selama 4 hari ini diikuti 432 orang yang mewakili kab/kota se-Provinsi Banten dengan melombakan 8 cabang dan 187 Dewan Hakim sebagai penilai.Turut hadir dalam kemeriahan pembukaan MTQ X di Kab.Pandeglang ini di antaranya para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari lingkungan Provinsi Banten dan Pemerintah Kab/Kota se-Provinsi Banten, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Banten dan Kab/Kota, unsur perwakilan instansi vertikal, DPD RI, BUMN dan BUMD, sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat Banten lainnya. (Rachmat) tidak pernah menandatangani berita acara maupun pertanggung jawaban telah terealisasinya CSR dinagori Sipoldas yang menjadi pertanggung jawaban kebun unit marjandi ke kantor Direksi di Medan. Hasil konfirmasi RN dengan Syamsul Kepala Tata Usaha yang di dampingi Risky staff PU / SDM kebun unit marjandi ( Rabu 9-05 ) tidak bersedia memberikan informasi perihal kejanggalan dalam pelaksanaan petrunisasi dan terkesan ditutup-tutupi, sampai saat ini pihak menejemen kebun unit marjandi tidak mau memberikan rilis berapa besar dana csr tersebut, sehingga adanya dugaan pelaksanaan CSR cacat hukum dan diduga hanya untuk kepentingan pribadi.hal ini terlihat dari menager unit kebun marjandi berasal dari nagori tersebut Erwin Nasution selaku Direktur Utama PTPN IV diharap turun gunung untuk melihat, menimbang dan menilai kinerja menager unit dan supaya memberikan sanksi serta meminta pertanggung jawaban hasil kerja guna untuk mencegah terjadi pemborosan dan penyimpangan keuangan perkebunan. Keanehan juga terjadi dalam hal penyelenggaraan pengadaan armada pengangkutan hasil panen yang sampai saat ini masih menggunakan plat hitam,namun rekanan dikenakan pajak sebesar sepuluh persen yang nota bene pajak tersebut diduga tidak di setor oleh pihak Perkebunan unit ke dinas Perpajakan alasannya sesuai dengan peraturan negara tidak berhak memberikan sanksi pajak terhadap angkutan ( truk ) yang menggunakan plat hitam. Dalam hal ini BPK maupun BPPK diharapkan mengaudit perkebunan guna mengetahui pemotongan pajak terhadap armada pengangkutan yang menggunakan plat hitam masuk kerekening pihak mana. (SyM/ICH)

Simalungun, Radar Nusantara

LSM-GARANSI : Minta Kejari Bukittinggi
Audit Temuan BPK 2004 di Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Bukit tinggi
Bukit tinggi, Radar Nusantara
Walau pun oknum yang ada saat ini di Dinas Pendidkan dan Pemuda Olahraga Kota Bukittinggi (Disdikpora) yang tidak terjebak dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada tahun 2005 yang ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) tidak terlepas kemungkinan dari persoalan masalah sebab menyangkut konstitusi sekretariat dinas, persoalan hukum bukan hanya menyelesaiakan ganti rugi semata kepada negara tapi pertanggung jawaban personya yang harus dipertanggung jawabkan kepada rakyat tentang perbuatan seseorang. Desakan ini kembali di suarakan Lembaga Swadaya Masyarakat – Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARANSI) melalui Ka. Humas Devisi Investigasi Asnawi, ungkapnya saat membarika keterangan persnya kepada Radar Nusantara (07/05) walau pun beberapa oknum yang tidak terkait dalam kasus yang di temukan oleh BPK RI Cab Sumatera Barat tetapi, kita memita kepada kejaksaan negeri (Kejari) Kota Bukittinggi agar mengauditnya gi. Pemeriksaan kinerja pelayanan pendidikan dilakukan dengan berpedoman pada Standar Audit Pemerintah yang ditetapkan oleh BPK-RI pada Tahun 1995.Anggaran Bidang Pendidikan Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2004 ditetapkandalam APBD sebesar Rp. 42. 127. 988. 898, 00 dengan realisasi sebesar Rp. 40. 866. 266. 151, 00 dan Tahun Anggaran 2005 sebesar Rp. 49. 143. 504. 550, 00 dan telah terealisasi sebesar Rp. 28. 036. 176. 703, 00 (s/d Agustus 2005). Sebagai dasar pelaksanaan pembangunan di Bidang Pendidikan telah ditetapkan Rencana Strategis (Renstra) Kota Bukittinggi Tahun 2001-2005 dengan Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 02 Tahun 2001. Indikator keberhasilan kinerja Bidang Pendidikan pada Kota Bukittinggi mengacu pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 053/U/2001 tanggal 19 April 2001 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM), karena Kota Bukittinggi belum membuat sendiri SPMnya. (Bersambung…, kunjungi WWW.RADARNUSANTARA.COM)

Coorporate Social Responsibility (CSR) yang dikucurkan oleh PTPNIV Medan melalui kebun unit marjandi yang berkantor bilangan kecamatan panombean pane kabupaten simalungun langsung dikerjakan di nagori Sipoldas dalam rencana kegiatan peningkatan / pengerasan jalan dengan batu gunung (Pitrunisasi) ynng langsung ditanggung jawabi oleh menejer unit. CSR yang dikerjakan pada awal tahun 2012 saat ini sudah terlihat sangat amburadul karena sesuai dengan hasil investigasi RN langsung kelokasi proyek dinilai pitrunisasi tidak layak dikerjakan didaerah tersebut karena panjang jalan hanya ± 600meter dan lebar hanya berkisar antara 210 – 260cm. Anehnya realisasi dana tidak diketahui oleh masyarakat setempat bahkan H.Sinaga pangulu Nagori Sipoldas ketika dikonfirmasi tidak tahu menau tentang keberadaan bantuan langsung tersebut dan tidak pernah mengajukan permohonan kepada kebun unit marjandi. Menurut pendapat salah seorang pemerhati pembangunan simalungun yang tidak mau di publikasikan identitasnya menerangkan bahwa adanya CSR harusnya berasal dari adanya permohonan masyarakat setempat melalui PROPOSAL yang ditanda tangani oleh pangulu nagori.pangulu nagori juga menjelaskan

Pemilihan Kepala Desa SambongrejoTerkesan Dipaksakan
Surabaya, Radar Nusantara
Wartawan media ini salah seorang warga di Desa sambongrejo Kecamatan Sumberejo Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jatim ikut menggunakan haknya memilih sebagai warga desa, melalui surat dari perwakilan masyarakat disana kepada Bupati Bojonegoro tertanggal 11 April 2013 memohon untuk menghentikan tahapan pemilihan kepala desa tersebut sebab berbagai rekayasa yang dilakukan panitia pemilihan untuk menjegal orang - orang yang mau ikut bertanding dalam pemilihan tersebut diduga didalangi oleh Kepala Desa yang masih aktif , Bupati Bojonegoro melalui suratnya ke camat sumberrejo no 141/1569/ 205.412/2013 perihal penundaan pentahapan pemilihan Kepala desa sambongrejo yang inti pokoknya minta kepada camat agar menunda sekaligus menjadwalkan kembali pelaksanaan pemilihan kepala Desa sambongrejo, namun surat tersebut tidak digubris panitia tetap melaksanakan tahapan pemilihan kepala desa tersebut. Pada tanggal 19 April lalu pemilihan kepala desa tetap dilakukan panitia dengan 2 orang kandidat yaitu Sulastam (incumben) dan Istrinya sementara Hasan Mutakin yang ingin mencalonkan diri pada saat pencalonan ditolak oleh panitia sebab berkasnya tidak ditandatangani panitia dan dalam acara perhelatan tersebut, pertarungan dimenangkan Sulastam Kades incumben mengalahkan istrinya. ketika dikonfirmasi ke camat Sumberrejo tidak berada di tempat. ( Syahri M )

kembali dan memanggil oknum – oknum yang bertanggung jawab saat itu. Lanjut Asnawi saat membeberkan dalam temuan yang ia peroleh pada temuan, BPK RI Berdasarkan ketentuan Pasal 23 E Perubahan Ketiga UndangUndang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1973,Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) telah melakukan pemeriksaan kinerja atas pelayanan pendidikan pada Kota Bukitting-

RADAR DAERAH
Pelaksanaan UN PP. Batu Timur di Kerjakan Oleh Kacabdis
Nisel,Radarnusantara. Sungguh memprihatinkan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SD di Kecamatan Pulau-Pulau Batu Timur Kabupaten Nias Selatan, tidak terlaksana sesuai dengan prosedural sebagaimana yang telah di tetepkan oleh kementrian pendidikan,dimana UN tingkat SD di seluruh Indonesia di jadwalkan mulai tanggal 6 mei sampai dengan 8 mei 2013. Narasumber yang patut di percaya mengatakan bahwa, pelaksanaan UN di PP.B. Timur tidak di laksanakan dengan sebenarnya, pasalnya Kacabdis atas nama EDERI SARUMAHA pada hari selasa tanggal 07 mei beliau berada di Pulau Tello untuk persiapan keberangkatan ke Telukdalam membawa kunci jawaban UN ke Dinas Pendidikan. Dan ini terbukti EDERI Sarumaha pada hari Rabu tanggal 08 Mei telah berada di kota Telukdalam UngkapNya. EDERI SARUMAHA saat di konfirmasi oleh Awak Radarnusantara, terkesan berbelit-belit Beliau mengatakan bahwa pelaksanaan UN sudah sesuai dengan procedural dan semalam jam 5 sore saya sudah serahkan berkas /kunci jawaban UN di Dinas Pendidikan (kamis jam 5 sore).Tambah EDIRI kepada Radarnusantara bahwa Pembiayaan UN khususya di Kecamatan PP. Batu Timur adalah pake uang pribadiNya sendiri. DISDIK melalui Kasi kurikulum NA,ARODODO DAKHI saat konfirmasi (jumat 10/05-2013),mengatakan bahwasanya pelaksanaan UN di seluruh Kabupaten Nias Selatan mulai dari hari Senin 6 Mei-Rabu 8 Mei 2013.Na,aro menambahkan bahwa di seluruh wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan pihaknya tidak ada memberi dispensasi bahwa jadwal pelaksanaan ujian bisa di kerjakan dalam waktu satu hari,dan apabila ada oknum yang melakukan demikian maka yang bersangkutan akan segera kami panggil untuk mengklarifikasi hal itu UngkapNya.(PB&IW)

Minggu ke III, Mei 2013

29

Wakil Bupati Belitung Tutup Diklat Keterampilan Ketenagakerjaan
Kacabdis Bohongin Wartawan Saat Konfirmasi
Belitung, RN Bertempat di gedung serba guna penutupan Diklat keterampilan ketenaga kerjaan kabupaten Belitung selasa ( 30/04 ) pukul 11.00 wib yang meliputi bidang Souvenir, menjahit, mengemudi, montir Spd Motor, Bahasa Inggris dan Las Listrik yang dihadiri oleh seluruh peserta pelatihan yang berjumlah lebih Kadin Ketenagakerjaan Drg. Dian Farida,M. HM bersama kurang 100 peserta , Wk.Bupati Belitung H.Sahani Saleh, S.Sos. Wk. Bupati melihat hasil Pekerjaan Tangan para peserta pelatihan ketenagakerjaan Penutupan ini di hadiri Wk. Bupati Belitung Sahani Saleh, Kepala Dinas Ketenagak- mengutamakan factor kelengkapan ini agar keterampilan yang dipererjaan Drg. Dian Farida beserta berkendara,dan selalu mengecek oleh dari pendidikan dan pelatihan kenderaan yang digunakan,dan jan- untuk setiap peserta dapat di prakstaf. Sebelum penutupan diklat ac- gan lupa selalu memakai helm pe- tekkan secara langsung khususnara ini diisi oleh pemaparan dari sannya. ya dalam 3 sektor unggulan Wk.Bupati Belitung Sahani tandasnya.Kepada semua peserta polres Belitung yang diwakili oleh satlantas polres Belitung se- Saleh dalam sambutannya menga- pelatihan yang berjumlah lebih bagai nara sumber dan pembekalan takan bahwa berdasarkan Undang kurang 100 orang,semoga bisa tentang keselamatan berlalulintas – undang Republik Indonesia menjadi tenaga kerja yang mandiri disampaikan oleh Bripka Padli No.13 Tahun 2003 tentang ketena- dan bisa membuka lapangan kerja seizin Kasatlantas AKP Jacson ga kerjaan keterampilan kerja wa- untuk orang lain. Hutapea dan Kapolres Belitung jib dimiliki khususnya bagi tenaDitempat terpisah Kepala Disga kerja yang memiliki latar pen- naker ketika ditemui media ini AKBP Dian Harianto. Menurut data dari satlantas bah- didikan sekolah dasar atau menen- diruang kerjanya mengatakan bahwa kenderaan yang di kabupaten gah dengan harapan meningkatkan wa program-program pelatihan Belitung baik R2 atau R4 berjum- mutu SDM. yang diadakan oleh Disnaker Disamping itu pemerintah daer- kab.Belitung ditahun selanjutnya lah lebih kurang 166.414 unit yang terbagi R2 berjumlah 152.480 unit ah kabupaten Belitung melalui Di- akan tetap berkelanjujtan,kami sanR4 13.934 unit dan factor nas Perindagkop sejak tahun 2007 gat berharap pelatihan yang dilakpenyebab kecelakaan 99% adalah dan pengembangan terhadap usa- sanakan selama 1 bulan ini bisa manusia sebagai pengguna kender- ha Mikro kecil dan menengah bermanfaat dan dapat menciptakan (UMKM) yang terus mengalami sendiri lapangan kerja sesui denaan itu sendiri. Data Kecelakaan per maret 2013 peningkatan dari tahun ke gan pelatihan yang diikutinya palsebanyak 6 kasus dengan korban tahun,saat ini pemkab Belitung ten- ing tidak sudah mendapatkan jiwa 6 meninggal Dunia,luka berat gah mengembangkan 3 sektor suatu ilmu pengetahuan dan pen3 orang,luka ringan 8 orang dan unggulan yakni sektor pariwisa- galaman sebagai modal untuk menutup paparannya, pihak lantas ta, Perikanan dan Kelautan. mencari pekerjaan,kegiatan ini kita Sektor Pertambangan yang se- lakukan system penjaringan melakabupaten Belitung menyampaikan harapannya kepada pengguna lama ini jadi sektor paling lui musrenbang Desa dan KecamaR2 atau R4 agar lebih berhati-hati dominan,besar harapan saya selaku tan yang ada di Kabupaten Belitung lagi didalam berkendaraan,dan wk.Bupati Belitung melalui diklat tandasnya. (Irfan.A)
misi terkemuka se-Asia Pacifik. Lebih dari 20 negara ikut tergabung didalamnya. Konferensi kedua CAPDI mengambil tema “Mobilizing Governments, Political Parties and Civil Societies to Promote Peace and Reconciliation and to Fight Climate Change in Asia”. Saat ini, CAPDI yang saat ini dipimpin mantan Wakil Presiden Indonesia. JK sendiri menjabat Chairman CAPDI untuk kedua kalinya sejak desember 2010. “Konferensi digelar sebagai bentuk kepedulian para pemimpin dan mantan pemimpin negara-negara di Asia Pasific dan dunia terhadap isu perdamaian dunia, mengatasi kemiskinan, dan memerangi perubahan iklim global yang makin mengkhawatirkan,” kata Chairman CAPDI, Jusuf Kalla, saat menggelar konferensi pers persiapan konferensi CAPDI, di Jakarta, Rabu (24/4). Beberapa tokoh dunia yang dijadwalkan hadir dalam konferensi kedua CAPDI tersebut diantaranya Thaksin Shinawatra (mantan Perdana Menteri Thailand), Jose de Venecia (Mantan Ketua DPR Filipina lima kali periode), Datuk Seri Dr. Muhammad Najib bin Tun Razak (Perdana Menteri Malaysia), Xanana Gusmao (Perdana Menteri Timor Leste), Fidel Ramos (mantan Presiden Filipina) dan Samdech Techo Hun Sen (Perdana Menteri Kamboja). Nama-nama lain yang akan hadir adalah Madame Yingluck Shinawatra (Perdana Menteri Thailand), Jejomar Binay (Wakil Presiden Filipina), dan Aung San Suu Kyi (Pemenang Nobel Perdamaian dan liga demokrasi Myanmar). Dari luar Asia, dijadwalkan hadir Martti Ahtisaari (mantan Presiden Finlandia), Jose Manuel Barroso (Presiden Uni Eropa), dan sejumlah nama lain. Menurut Ketua Penyelenggara, Erwin Aksa, konferensi kedua CAPDI diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif tokoh-tokoh dan partai politik di negaranegara Asia Pasific dalam hal resolusi konflik dan memerangi perubahan iklim global. “Konferensi CAPDI membawa pesan dan menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk memastikan perdamaian dalam jangka panjang, keamanan, stabilitas dan kemakmuran di kawasan Asia Pasifik,” kata Erwin. Erwin berharap dari konferensi kedua di Makassar yang akan datang bisa membawa hasil yang cukup signifikan bagi perdamaian, resolusi konflik, dan kampanye memerangi perubahan iklim global. Apalagi banyak tokoh penting akan hadir di sana.(Dof)

www. radarnusantara.com

Puluhan Tokoh Dunia Akan Hadiri Konferensi CAPDI di Makassar

Makasar, Radar Nusantara

Dalam rangka mendorong Rekonsiliasi dan Antisipasi Perubahan Iklim, Puluhan Tokoh Dunia Akan Hadiri Konferensi CAPDI di Makassar, alasan kenapa Indonesia dipilih jadi tuan rumah konferensi perdamaian CAPDI karena dianggap banyak menginisiasi dan memediasi konflik lokal dan internasional Banyaknya konflik yang terjadi di asia dan dunia masih sangat membutuhkan perhatian serius. Seperti yang terjadi Rohingya di Myanmar, konflik di Laut China Selatan, juga potensi perang di Semenanjung Korea yang kini memanas, mengancam perdamaian dan kestabilan kawasan dan dunia. Selain itu, perubahan iklim global

sudah mencapai pada tahap mengkhawatirkan. Pemanasan global dan iklim yang tidak menentu, semakin membayangi kehidupan bumi saat sekarang dan yang akan datang. Atas dasar dua situasi global tersebut, puluhan tokoh perdamaian dari negara-negara di kawasan Asia Pasific, berencana menggelar konferensi perdamaian dunia. Bertemakan “Second General Assembly of the Centrist Asia Pacific Democrats International (CAPDI)”, konferensi digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 – 21 Mei 2013. CAPDI, sebagai organisasi yang beranggotakan pemimpin negara dan mantan pemimpin negara, tokoh masyarakat, kalangan eksekutif, legislatif dan akade-

Dipertanyakan :Bukti Setoran DKTM ke Rekening QQ Bupati

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

30

Mafia Penyerobot Lahan Dipertanyakan !!! Ratusan Miliar Dalam Wilayah Dumai di Seinepis DJPL – DKTM Parkir di Bank Perkreditan Rakyat Bintan
Diduga Berdayakan Tukang Pukul
Dumai, Radar Nusantara
Aksi teror dan penganiayaan terhadap warga dusun mekarsari ( Laspariando 24 tahun) dan Budi masih melekat dihati warga Sinepis kelurahan Batu Teritip kecamatan Sei Sembilan.tindakan yang nota bene diduga sengaja melakukan keributan untuk menakut nakuti warga itu pada bulan juni 2012 lalu tersebut , hingga kini dari oknum pelaku yang menganiaya dua orang anggota waraga tersebut didiuga belum di usut pihsak berwajib,pawdahal pihak korban sudah resmi melaporkan penganiayaan tersebut kepada kepolisian tetapi pelaku “kenapa belum ditangkap polisi “? Dari salah satu Korban (Laspariando 24 tahun_red) pada Rabu Minggu lalu mengatakan , dianiaya dipukul oleh oknum berpakaian loreng merah jingga nyang datang tiba tiba bersama kelompoknya. ketika itu metreka melakukan aksi teror dan pengancaman pada warga Dusun mekar sari.saya mertasa kesakitan karena pukulan dari tinju oknum itu mengena pada bagian kepala,rusuk kanan saya ujar Laspariando menerangkan pada Wartawan Radar Nusatara , masalah peristiwa tersebut juga diketahui ketua RT 09 Umar dan melaporkan kepada pihak berwajib. Tidak jelas diketahui kenapa pelaku tidak di usut sesuai hukum yang berlaku, namun atas perbuatan oknum pelaku tersebut kita tetap menuntut keadilan, ujar Laspariando. Keterangan yang sama diperoleh Radar Nusantara, tindakan penganiayaan yang sama juga dialami Budi warga RT 09 Dusun Mekar Sari kelurahan Batu Teritip. Pada hari berikutnya dalam bulan juni 2012, korban ini diterpa perlakuan oknum yang tidak beres yang datang bersama kelompk penyerobot dari Sinaboi Rohil. Budi juga mendapat bogem mentah dari salah satu oknum dari kelompok yang diduga hendak menyerobot lahan wilayah kelurahan batuteritip. kelompok tersebut juga arogan dan melakukan teror serta menakut nakuti warga dusun mekar sari. Warga Dusun mekarsari sangat kecewa dan menyesalkan sikap aparat hukum yang diduga tidak mau bertindak untuk mengusut pelaku. Diduga kuat, aksi kelompok pelaku diberdayakan mafia tanah untuk menakut nakuti warga dusun mekar sari. . memang hal ini dipertanyakan banyak pihak kalangan masyarakat, sampai sekarang pelaku yang menganiaya warga itu, mengapa belum ditangkap pihak berwajib terang Sinurat Sekretaris Forum Perjuangan Masyarakat Perbatasan dikelurahan batu teritip pada Koran ini. Informasi terakhir dirangkum media ini, kondisi keamanan di dusun Mekar Sari sampai kini masih belum menggembirakan. Konon pada dua pekan yang lalu kelompok yang berjumlah puluhan orang datang dari Sinaboi Rohil sempat beraksi membabati lahan warga Dusun Mekar Sari , ironisnya kelompok yang diduga penyerobot lahan tersebut mengaku anggota kelompok tani yang diduga Ilegal. Sampai berita ini diekspos belum berhasil konfirmasi kepada Camat sei Sembilan Zulkarnaen dan lurah Batuterirtip Tanwir Azar . terkait kasus ini berbagai kalangan di Dumai meminta agar pihak berwajib mengambil tindakan refresif, tangkap oknum kelompok mafia tanah dan proses sesuai undang-undang kehutanan RI dan hukum yang berlaku. (tim)

Bintan, Radar Nusantara

tamben Bintan. Siapa penambang“Sampai hari ini semenjak tahun nya dan perusahaan apa saja sama 2007, Ratusan Miliar Rupiah Dana sekali tidak ada datanya. Wan Jaminan Pelestarian Lingkungan mengungkapkan tidak adanya data (DJP{L) dan Dana Kepedulian Teritu, saat disinggung mengenai hadap Masyarakat (DKTM) berdasarhancurnya lingkungan, akibat kan Peraturan Bupati (Perbup) Binpengerukan pasir di Galang Batan tan H. Ansar Ahnad SE, MM Nomor: Bintan Timur. 34 Tahun 2007 yang mengatur cara Ketika dicecar pertanyaaan dan besaran DKTM dan DJPL masseputar DKTM dan DJPL ternyata ing-masing Rp. 5.000.- / Ton setiap ada Perbup Nomor: 34 Tahun kali ekspor bauksit ke Cina.” Perihal 2007 yang mengatur kewajiban ini, diungkapkan oleh Kepala Dinas Perusahaan Tambang Bauksit Pertambangan dan Energi Kabupatmentransfer DKTM Rp. 5.000./ton en Bintan Wan Rudi Iskandar dalam dan DJPL Rp. 5.000.-/ton ke Bank dengar pendapat (hearing) dengan Perkreditan Rakyat (BPR) Bintan Lingkungan Hidup Rusak Porak Poranda, Komisi II di Gedung DPRD Bintan yang ditunjuk. Menurut Wan Rudi, Diwariskan Kepada Anak Cucu awal Agustus 2010, lalu. Pengusaha Pemegang IUP - KP Dalam pertemuan tersebut eksploitasi bauksit, sebelumnya Komisi II DPRD menanyakan DJPL dan dari Pertabangan Bahan Galian Golongan menyimpan DKTM dan DJPL masingDKTM yang dipungut atau ditransfer PeC (Batu Granit dan Pasir Darat/Bangunan masing doi Bank yang berbeda. Susah rusahaan Pemegang IUP atau Kuasa Per), maupun hasil penambangan Bahan mendatnya, makanya belakanga kita kumtambangan (KP) eksploitasi bauksit, ketiGalian golongan B mineral logamk bauk- pulkan di BPR Bintan. Unrtuk BPR kita ka ekspor ke luar negeri Cina. Wan Rudi sit, untuk tahun 2008 kebawah tidak ada juga, imbuhnya. Iskandar memberikan pengakuan yang (Bersambung…Kunjungi . Terus terang data 2008 ke bawah tidak mengejutkan. “Ternyata DJPL dan DKTM saya ketemukan didalam file kantor Dis- www.radarnusantara.com)

Sertijab Perwira Polres Tolitoli
dondo, Kapolsek Dampal Utara, Kapolsek Ogodeide dan pelantikan Kasub BagProgar Bagren, Kasubbagpers Bag Sumda serta KasubBag Binops Bagops Polres Tolitoli. Kapolres Tolitoli, AKBP . Rudy Mulyanto, Sik mengatakan,” bahwa pergantian jabatan di lingkungan POLRI merupakan suatu hal yang wajar dan perlu di lakukan dengan tujuan untuk penyegaran dan pembinaan karier personil serta dinamika organisasi sehingga dapat tercapai peningkatan keberhasilan tugas secara optimal.menurut Rudy, mutasi jabatan juga di maksudkan untuk memberikan kesempatan kepada para personil dalam pembinaan karier di masa-masa mendatang, oleh karenanya mutasi jabatan di lingkungan POLRI harus di nilai sebagai kelanjutan dari proses pelaksanaan reformasi Birokrasi POLRI bidang penataan Kapolres Tolitoli AKBP Rudy Mulyanto,Sik sistem manajemen sumber daya manusia.” Ujar orang Nomor satu di polres ToliTolitoli, Radar Nusantara Serah terima jabatan di lingkup polres toli itu. Jabatan perwira yang di serah teritolitoli di laksanakan melalui upacara yang di pimpin Kapolres Tolitoli, AKBP .Rudy mahkan tersebut, KabagSUMDA sebelMulyanto, Sik, Rabu ( 8/5) bertempat di umnya di jabat, Kompol Kariyono,ST, di . Efendi, lapangan Mapolres Tolitoli. Dalam serah gantikan oleh Kompol Hasmun P terimah tersebut, jabatan yang di serah SE. selanjutnya Kompol Kariyono bertuterimahkan yakni, jabatan KabaG Ren, Ka- gas di Polres Palu dengan jabatan KabagbagSumda, Kasat Sabhara, KasatRes SUMDA, Kasat Sabhara,di jabat oleh Allow, menggantikan Narkoba, Kapolsek Galang, Kapolsek Basi- AKP.Adri AKP .Hajaring, SH yang di promosikan menjadi KabagREN Polres Tolitoli, Kasat ResNarkoba di jabat oleh Iptu Reza Hasni menggantikan IPTU Nirman Djamali yang di tugaskan di polres Donggala dengan jabatan Kapolsek Palolo, Kapolsek Dampal Utara di jabat oleh IPDA Hasbudin.Abd Azis menggantikan IPTU Reza Hasni, kapolsek BasiDondo di jabat Oleh IPDA Amran,SH menggantikan IPTU Ariyantoni.B, SH, Kapolsek Ogodeide di jabat oleh, IPDA Fredy Musakabe, menggantikan IPTU H. Aswan Lamagangka dengan jabatan baru sebagai Kasub Bagpers Bag SUMDA Polres Tolitoli, Kapolsek Galang, di jabat oleh IPTU Rosman marajanu menggantikan IPTU Sunardi Alic, serta IPTU Jhon Ransum yang di lantik menjabat KasubBag BinOps BagOps, IPTU Muskonijo menjabat sebagai Kasub Bagprogar BagRen polres tolitoli. Kapolres Tolitoli, AKBP . Rudy Mulyanto, Sik mengharapkan kepada para perwira yang baru,terutama para kapolsek, agar segera mengenali karakteristik wilayah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemudah di lingkungan tempat tugas yang baru. hayati bahwa jabatan yang baru di pegang adalah merupakan amanah yang harus di pertanggung jawabkan kepada Tuhan, masyarakat bangsa dan Negara.” ujar Rudy. (AL)

Dishub Pungli di Pinggir Jalan
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Tindak Tegas
mobil harus membayar kepada seseorang yang berjaga. Lalu, uang tersebut digunakan untuk memberi setoran kepada pimpinanya aparat Dishub.Ketika di komfirmasi Radar Nusantara seorang pengemudi truk barang, maupun supir angkut mengaku harus membayar kepada aparat dishub itu sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100.000,- jika surat surat kir atau STNK sudah massa berlakunya sudah habis .bukanya untuk menyarankan di perpanjang malah di mintai uang, Sedangkan pengemudi mobil travel antarkota dan provinsi kadang diberhentikan hanya untuk mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK, KIR, dan SIUP. Walau surat-surat lengkap masih saja dimintai uang oleh oknum Dishub. Jika mereka tidak memberikan uang tersebut, maka petugas memberikan alasan kendaraan akan di-

Bekasi, Radar Nusantara Menjadi rahasia umum pengendara di Jalan Raya Bekasi menjadi ladang basah sejumlah oknum Dinas Perhubungan. Sejumlah angkutan kota yang melintasi Jalan Raya Bekasi tidak luput dari pengintaian dan mangsa oknum tersebut. Pengendara angkutan kota, travel, dan truk barang mengeluhkan adanya pungutan-pungutan yang dilakukan oknum petugas Dinas Perhubungan Kabupaten, bekasi. Pungutan liar tersebut sangat merugikan bagi para pengemudi angkutan umum dan barang. Setiap

kandangkan di kantornya. Jika sudah dikandangkan, maka ada uang pembebasan kendaraan sebesar Rp500 ribu.Ketika di komfirmasi Radar Nusantara salah satu pimpinan dishub tentang pungutan ini dia menjawab sepatah kata bahwa ini mengadakan operasi biasa rutin gabungan,lalu dia pergi meninggalkan tempat begitu aja seakan tidak bermitra terhadap

wartawan.ketika Radar Nusantara menanyakan plang Operasi gabungan tersebut pejabat dishub tersebut kebingungan menjawab karna itu suatu alasan terhadap wartawan. Inilah yang membuat sopir seperti saya sulit untuk sekadar mencari penghasilan. Kadang kalau lagi sepi, saya sering nombok. Saya hanya berpikir bagaimana dapat menutupi setoran serta berharap

ada sisanya dari setoran tersebut. Maka tak jarang ada sopir yang melaju ugal-ugalan demi menutupi setoran. Maka dari itu di harapkan kepada pihak Bupati dan DPRD kabupaten Bekasi di harapkan segera tindak tegas oleh oknum pejabat dishub yang sering mengadakan pungli di pinggir kabupaten bekasi. (Agus Bayu )

RADAR DAERAH
Misteri Pabrik Panci
www. radarnusantara.com

Minggu ke III, Mei 2013

31

Makam di Belakang Rumah Yuki Irawan Patut Dipertanyakan
serta pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan telah merusak kenyamanan lingkungan hingga mengganggu masyarakat dan pencemaran udara, maka ancaman hukuman kurungan badan masing-masing 8 tahun dan 5 tahun”jelas Bambang. Partro anggota LSM Aliansi Indonesia mengutuk perbuatan yang dilakukan Yuki Irawan, dan hal ini jangan pernah terjadi pada Nampak, Kuburan di belakang rumah perusahaan lain yang ada di muka bumi ini” pungkasnya. Sebagai Sementara sejumlah warga sangat warga Indonesia, kata dia, saya merasa setuju apa yang dikatakan oleh Reza In- prihatin karena masih ada perusahaan medragiri salah seorang Psikologi, Hal yang makai aturan ala penjajah ini, maka ini dilakukan Yuki sangat tidak manusiawi dan merupakan PR buat kami kedepan untuk kejam, maka perbuatan ini layak disebut membantu bersama, kita membenahi pePerbudakan modus Ala Fir’aun” kata Reza rusahaan lain yang apabila mencurigakan” dalam acara Debat pendapat di TV One Tuturnya. Demikian juga dia menambahminggu lalu. Demikian pula masyarakat kan bahwa akibat lemahnya system penmengakui bahwa para buruh ini luar bi- gawasan Aparat kepolisian setempat, asa, fisiknya kuat, memiliki hati yang teg- lemahnya pihak kecamatan, aparat desa uh, serta sabar, hingga berbagai siksaan serta dari RT, RW hingga kepala dewan yang dilakukan Oknum Mandor mereka serta lemahnya sistem pengawasan Didapat hidup dan selamat. Seandainya fisik nas Instansi terkait. Perbuatan Yuki Cs yang tidak berprikemereka tidak menutup kemungkinannya manusiaan serta biadab, ini, beberapa nyawa melayang. Ironisnya lagi, ketika pihak kepolisian LSM yang terus memantau kasus ini, yang melakukan penggerebegan ini, me- menyampaikan kepada yang berwenang, nemukan 5 orang anak dibawah umur agar Yuki dihukum sesuai aturan hukum yang dipekerjakan secara paksa dan diper- yang berlaku di Republik Indonesia, janlakukan sangat tidak manusiawi oleh Yuki gan ada kesan ditutup-tutupi, harus dihudan Istrinya ini. Sementara Kapolres kum seadil-adilnya, transparan, tidak Tangerang, B.Priyono Andogo, yang ber- tebang pilih” demikian dikatakan Enji Jahasil menahan 5 orang diantaranya, TS zuli Ketua DPC LSM Aliasi Indonesia. (35), S (34), Nj alias U (25) danJy (30) “ Kabupaten Tangerang saat di mintai koKata nya. Kapolres menambahkan, bah- mentarnya beberapa waktu lalu. Sementwa pihaknya akan terus proses penyelid- ara itu Purnama yang juga anggota LSM ikan, berdasarkan hasil pemeriksaan ke 5 Aliansi Indonesia, akan terus menelusuri orang tersangka telah dijerat pasal berla- kuburan (Makam) yang ada di belakang pis, yakni, pasal 333 KUHP , tentang meram- rumah Yuki, karena saya tertarik untuk pas kemerdekaan orang lain, pasal 351 mencari tahu kuburan itu,”Paparnya. KUHP tentang tindak pidana penganiayaan (tim).

Kapolda Resmikan Mako Polres Bintan
Personil Jajaran Polda Kepri Ejawantahkan Sapta Pelayanan Pro Rakyat

Kab. Tangerang, RN

Sekitar 37 orang buruhpabrikwajan (Kuali) milik Yuki Irawan yang berlokasi di kampong bayuropak Rt03/06 desa Lebak Wangi Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang diperlakukan semenamena, disiksa dan dianiaya oleh para Mandor atas perintah Yuki. Adapun salah satu korban yang disiksa dan berhasil kabur diantaranya AndiGunawan, putra pak Agus Tami warga Blambangan Lampung Slatan. Maka berawal dari Agus kasus ini terungkap semuanya, Yuki Irawan yang konon disebut –sebut kebal hukum dan banyak uang ini semakin ditakuti warga setempat apalagi ia memiliki beking yang tidak sedikit. Demikian pula Yuki memiliki mandor yang kejam serta sejumlah oknum aparat, sehingga Yuki bertahun-tahun bisa berbuat sesuka hati. Namun kali ini Yuki sang kebal hukum kena batunya sesuai peribahasa mengatakan, serapi-rapinya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga baunya. Akhirnya Yuki yang kuat kini seperti buaya ompong para beking kucar-kacir begitu pula Kades Lebakwangi Mursan yang akan mencalonkan diri dalam Pilkades tahun ini semakin binggung, pasalnya dalam pencalonannya di Pilkades sebagian Yuki lah yang membantu biaya.

Bintan, Radar Nusantara

Kepolisian akan Terbitkan SP3 Keabsahan SKPI Bupati Karo
Ratusan Warga Yang Tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karo Mendemonstrasi Polres Karo Kapoldasu Jangan Intervensi Polres Karo Dalam Pengusutan Kasus Tersebut Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surakti : Saya tidak pernah menggunanan ijazah palsu. Karena ijazah hilang maka saya menggunakan SKPI, apakah itu salah?
mukan dalam perkara itu bahwa kasus ini sudah dihentikan penyelidikannya oleh Ditreskrim Polda Sumut pada tahun 2011 (dalam kasus yang sama) sesuai surat dari Ditreskrim Polda Sumut kepada DPRD Kab Karo Nomor : K/33/I/2011/Ditreskrim tertanggal 19 Januari 2011 yang menjelaskan telah dilakukan penyelidikan tidak dapat ditindaklanjuti ke proses penyidikan karena ditemukan bukti permulaan yang cukup, menurut sitepu, dari objek yang dilaporkan berbeda. Dalam kasus yang dihentikan penyelidikannya pada tahun 2011 objek yang dilaporkan hanya satu yaitu surat keterangan nomor 156/A-2/ STM-1 Mdn/1982 yang diterbitkan Kepala Sekolah STM Negeri 1 Medan. Dalam kasus yang dilaporkan ke Polres objeknya tiga yaitu SKPI Nomor 422/415/SMK-2/ 2010 yang dikeluarkan Kepala SMK Negeri 2 Medan, SK Nomor 203/SLTP 01.01/ 2003 yang diterbitkan Kepala SMP Negeri Kabanjahe tertanggal 4 Desember 2003 dan SKPI Nomor 422.1/292/SD/05 yang diterbitkan Kepala SD Negeri 040487 Tiganderket.

Para demonstran saat berorasi di Polres Karo

Tanah Karo, Radar Nusantara

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karo (AMK) melakukan demonstrasi dan long march ke kantor Polres Karo sambil meneriakkan yelyel mendesak pihak Polres Karo menuntaskan penyidikan atas perkara keabsahan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbaktipada pencalonannya di Pemilukada Kab Karo tahun 2010 lalu. Para demonstran juga mendesak agar Kapoldasu tidak melakukan intervensi terhadap penuntasan kasus tersebut. Ini dikarenakan pihak Polres Karo telah menetapkan dua orang tersangka sekal yang menerbitkan SKPI masing-masing TAG (mantan kepala SDN Tiganderket) dan ASP (mantan Kepala SMK Negeri 2 Medan). Pada pendemonstran juga menggelar sejumlah poster-poster yang bertuliskan “Pak Kapolres segera tuntaskan SKPI atas nama DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti yang saat ini menjabat sebagai Bupati Karo. Pak Kapoldasu jangan intervensi Polres Karo dalam pengusutan kasus ini”. Aksi mereka ini mendapat perhatian orang banyak. Pihak Polres Karo sendiri

tidak menerima mereka masuk ke Mapolres Karo untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan karena pintu gerbang masuk ditutup rapat. Meski demikian, mereka tetap bertahan dan menyampaikan aspirasi di seberang jalan Polres Karo Jalan Veteran Kabanjahe sehingga arus lalu lintas mengalami kemacetan selama tiga jam lebih. Selain itu mereka juga membakar dua ban bekas dan membakar SKPI Kena Ukur Karo Jambi Surbakti mulai dari tingkat SD, SMP dan SLTA. Sebagai simbol, penerbitan SKPI Karo Jambi diragukan keabsahannya. Juru bicara aksi, Ikuten Sitepu mengatakan, aksi mereka ini sebagai bentuk protes dan keberatan atas rencana Polres Karo dan Polda Sumut menerbitkan penghentian penyidikan perkara (SP3) Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti yang juga Bupati Karo yang penuh keganjilan. Kuat dugaan Kapoldasu mengintervensi penuntasan kasus tersebut, lontarnya. Dikatakannya, sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Polres Karo yang yang ditandatangani KBO Ipda Arus Ginting dan Kanit Tipiter Aiptu Sitorus, fakta-fakta yang dite-

Markas Komando (Mako) Polisi Resort (Polres) Bintan di kawasan Bintan Buyu areal Ibu Kota Kabupaten Bintan Bandar Seri Bintan diresmikan Kapolda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen (Pol) Yotye Mende Selasa (7/5). Peresmian Mako Polres tersebut ditandai dengan, pembukaan selubung kantor, pengguntingan pita oleh Ibu Kapolda, penanda tanganan prasastri, pemotongan tumpeng, serta penyerahan bantuan 2 (dua ) unit sepeda motor 250 CC trail dari Pemkab kepada Kapolda untuk operasional Polres Bintan, serta syukuran bersama dalam suasan keramah tamahan. Mengawali acara peresmian, Karo Sarpras Polda Kepri Kombesw Haryono menyampaikan laporan : Bahwa pembangunan Mako Polres di kawasan Bintan Buyu diatas lahan seluas 5 (lima) hektar bantuan hibah dari Pemkab Bintan. Bangunan pisik Mako Polres tipe 900 dengan anggaran Rp. 3,6 miliar, dilengkapi denjgan 2 (dua) unit rtumah dinas Kapolres dan Waka Polres berbiaya Rp. 443 juta, beserta barak rumah susun sewa (Rusunawa) pagu anggaran Rp. 1,53 miliar, terangnya. Selanjutnya Kapolres Bintan AKBP Octo Bhudi Prasetyo menje3laskan, Pembangunan pisik Mako Polres Bintan di Bintan Buyu telah selesai Desember 2011 lalu. Sepanjang tahun 2012 dilakukan pemeliharaan dan pembangunan beberapa fasilitas tambahan. Selama masa pemeliharaan itu, Pemkab Bintan memberikan bantuan penyediaan air, travo listrik, pagar, pavbing blok dengan anggaran Rp. 1,5 miliar. Saat ini sedang berlangsung pelaksnaan pembangunan rusunawa khusus bagi personil staf kantor yang tidak terkait dengan tugas dilapangan. Pembangunan rusunawa ini bantuan dari Kemen terian Perumahan Rakyat (Kemenpora). Mako Polres dibangun, sesuai dengan tuntutan perkembangan kemajuan Provinsi Kepri kususnya Kabupaten Bintan sebagai bagian dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Free Trade Zone (FTZ) Batam – Bintan – Karimun (BBK). Yang bersinggungan langsung dengan jalur internasional perdagangan dunia. Utamanya peningkatan pelayanan, pengayoman, dan perlindungan serta ketertiban masyarakat (Kantibmas) di wilayah hukum Polres Bintan, jelas Octo. Lebih lanjut disampaikan, bahwa wilayah Kabupaten Bintan Bintan mempunyai luas 59.685 KM. Terdiri dari 36 Desa, 15 Kelurahan, 10 Kecamatan dengan jumlah penduduk 166 ribu jiwa. Sekarang ini total personil Polres Bintan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat hanya 309 0rang, atau 1 orang berbandiang 535 orang. Berarti Polres Bintan maswih kurang personil sekitar 535 orang lagi. Kendati Mako Polres diresmikan, pelayanan Lantas, Reskrim, Intelkam masih berada di Tanjung Uban. Semua pelayanan akan dikonsentrasikan Demikian juga, katanya fakta yang ditemukan dalam gelar perkara bahwa SkPI sudah ada putusan MK RI Nomor : 205/ PHP .D.VIII/2010 yang isisnya SKPI yang digunakan Kena Ukur Surbakti adalah sah dan tidak bertentangan dengan pasal 9 ayat (2) huruf d Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2010. Dalam gelar perkara, terhadap SKPU

di Mako Polres Bintan Buyu setrelah rusunawa selesia bulan Juli nanti. Pada kesempatan ini kami mengucapkan tewrimaksih atas dukungan Pemkab Bintan dan partispasi masyarakat selama ini. Terutama dalam menciptakan suasa Kantibmas yang kondusi, imbuh Kapolres Bintan AKBP OCTO Bhudi Pratsetyo. Kapolda Kerpi Brigjen Pol Yotye Mende dalam sambutannya mengatakan, dengan memilki gedung baru, permahan Kapolres, Wakapolres, dan rusunawa untuk anggotanya, dapat meningkatkan profesionalitas dalam pelayanan , pengayoman, dan perlindungan masyarakat. Semakin terjaminnya ketertiban masyarakat di Kabupaten Bintan. Polres Bintan ucap Yotye tidak akan mampu mewujudkan keamanan tanpa kerjasama dengan masyarakat , Pemerintah dan TNI. Maka dari itu Kapolda meminta, jajaran Polres Bintan terus berkomitmen mendekatkan diri dengan masyarakat, tegasnya. Dikatakan, isu nasional yang menjadi atensi Polri saat ini; Terorisme, Kenaikan BBM, permaslahan upah bjuruh, kerjahatan pada kekayaan Negara, dan tahapan Pemilu yang sudah memasuki masa pencalonan anggota legislative, untuk senantiasa diantisipasi. Kepada seluruh personil POLRI di jajaran Polda Kepri, ditekankan; Atensi , Pelaksanaan Kegiatan dan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi P{olisi Gelombang II (20011- 2014) melalui 4 P: * Perencanaan. * Pelaksanaan. *Pengendalian. *Percepatan. Mengejawantahkan “Sapta Pelayanan Polda Kepri yang dikenal dengan “PRO RAKYAT”: 1. “Pro” fesional. 2. “Ramah. 3. “ADIL”. 4. “K” erja keras. 5. “Y” akin. 6. “A” kuntabilitan. 7. “T” ransparan. Menjadi motto dan prinsif yang senantiasa melekat didalam jiwa korsa setiap personil selaku Bhayangkara Negara, tandas Kapolda Yotye Mende. Dalam kata sambutannya, Wakil Bupati Bintan Drs. Khazalik mengatakan dengan diresmikannya Mako Polres Bintan di areal ibu kota Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan Bintan Buyu, ia berharap seluruh personil Polres semakin meningkatkan keamanan dan ketertiban yang menjadi dambaan setiap orang (penduduk), kita semua. Menurut Khazalik, Pemkab Bintan memberikan perhatian besar terhadap jaminan rasa aman masyarakat, kepastian hukum, serta ketertiban. Oleh karean pembangunan tidak akan berjalan lancer tanpa adanya jaminan keamanan dan ketertiban. Untuk itun adalah tugas poko dan fungsi (tupokasi) POLRI Polres Bintan menjaga, mewujudkan kantibmas yang kondusif, Wabup meyakinkan. Hadir dalam acara peresmian Mako Polres , Bhayangkari Polda Kepri bersama Bhayangkari Polres Bintan, Forum Komikasi Pemerintash Daerah (FKPD), Danlanut Tanjung Pinang, Kejari, Wakil Ketua DPRD Trijono, tokoh masyarakat, para pengusaha, elemen masyarakat serta seluruh undangan yang hadir. (IanS) sudah diverifikasi KPU dan dinyatakan sah. Ikuten Sitepu menjelaskan hal itu sangat keliru hasil gelar perkara menyatakan SKPI sudah diverifikasi KPU dan dinyatakan sah. “KPU tidak berwenang memeriksa kebenaran isi SKPI melainkan hanya memeriksa secara formalitas kelengkapan berkas.

(Bersambung…kunjungi www.radarnusantara.com)

RADAR DAERAH
RSUD Kabanjahe Berbenah Diri dan Menggulirkan Beberapa Program
Agar Pasien Terlayani Dengan Baik dan Merasa Nyaman
Plt Dir. RSUD Kabanjahe Dr. Jansen Perangin-angin : Pelayanan Terhadap Pasien Miskin (Jamkesmas) tidak ada bedanya dengan pasien umum Pasien yang berobat ke RSUD Kabanjahe adalah pesakitan yang wajib dilayani dengan baik tanpa membedakan status sosialnya
Tanah Karo, Radar Nusantara
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe yang merupakan salah satu rumah sakit yang besar serta berdiri kokoh dan megah selalu siap serta berkewajiban menerima kedatangan pasien yang berobat tanpa membedakan status sosial sang pasien, sebagaimana yang dikatakan oleh dr. Jansen Perangin-angin selaku Plt Direktur RSUD Kabanjahe yang baru beberapa hari menjabat. Pasien yang datang berobat tidak hanya datang dari wilayah Kabupaten Karo tetapi pasien juga berdatangan untuk berobat dari beberapa daerah tetangga yang diantaranya dari Dairi, Simalungun, Pakpak Bharat dan Kotacane. RSUD Kabanjahe yang berugas memberikan pelayanan dan perawatan terhadap pasian juga sering diguncang dugaan kasus korupsi yang menimpa beberapa mantan direkturnya yang diantaranya semasa Drs Suara Ginting (bahkan sudah divonis hukuman) maupun ketika dijabat oleh Dr Terry Surbakti yang juga tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan sehingga ada dugaan beliau hanya sempat menjabat beberapa bulan dikarenakan kasus tersebut. sa kurang nyaman dan terganggu atas tidak ter tibnya dan kurang teraturnya kunjungan tamu yang datang berkunjung ke RSUD Kabanjahe dan juga dari hasil sidak tersebut Jansen Perangin-angin juga melihat ruangan-ruangan yang sudah saatnya diperbaiki dan direnovasi demi kenyamanan dan ketenangan sang pasien. Kepada wartawan media ini, Dr Jansen Perangin-angin mengatakan bahwa RSUD Kabanjahe harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dan beliau juga meminta kepada pihak perawat maupun staf rumah sakit agar memberikan pelayanan dan senyum kepada pasien sehingga pasien merasa betah dan nyaman serta akan selalu mengenang RSUD Kabanjahe selalu memberikan pelayanan yang terbaik, dan juga salah satu stafnya Feri Ginting mengatakan RSUD Kabanjahe dalam memberikan pelayanan kepada pasien selalu memberikan bantuan apabila sang pasien mengalami kendala-kendala administrasi tanpa membedakan apakah sang pasien dari kalangan miskin (Jamkesmas) maupun dari kalangan mampu atau pasien umum sebab ini sudah menjadi tugas kami sebagai abdi negara di bidang kesehatan dalam melayani masyarakat. (Yusuf Bangun)

Minggu ke III, Mei 2013

32

www. radarnusantara.com

Warga dan Aktivis Mahasiswa Kecam

Pemkab Karo Keluarkan IPKTM Terhadap WNA
Kecamatan Mardingding yang merupakan kaki perbukitan titik lokasi penebangan, sudah dua kali banjir bandang akibat erosi dan meluluhlantakkan 1 rumah warga dan 1 Gereja HKI tepatnya pada Bulan November tahun lalu. “Terus terang, kami sangat kesal atas tindakan Pemerintah Kab. Karo melalui Dinas Kehutanan yang mengeluarkan Izin penebangan kayu yang letak geografisnya diatas perkampungan kami. Sebelum adanya izin tersebut, aksi-aksi penebangan liar sudah terjadi diatas sana, justru itu kampung kita dua kali berturut turut dilanda banjir. Peristiwa kemarin Camat Mardingding pun tau persis,” ujar Kaprianto BM (23) aktivis Mahasiswa USU Medan, didampingi Karunia Nainggolan (24) Aktivis Mahasiswa Quality Brastagi, Idris P (22) Mahasiswa USU, Sartika P (22) Mahasiswa USU, Andy Marbun (25) selaku pengurus karang taruna Kec. Mardingding dan Lamhot Situmorang asal Desa Bandar Purba, Kamis (9/5) kepada sejumlah war tawan di Kabanjahe. (Bersambung…kunjungi www.radarnusantara.com)

Gelondongan Kayu keras Siap angkut

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien yang berobat ke RSUD Kabanjahe, Dr Jansen Peranginangin selaku Plt tanpa menghiraukan kasus gonjang-ganjing dugaan korupsi yang menimpa beberapa pendahulunya beliau fokus melakukan pembenahan yang diantaranya pelayanan terhadap pasien dan sarana prasarana yang ada di RSUD Kabanjahe agar pasien yang datang berobat merasa nyaman selama dalam tahap perawatan. Dr. Jansen perangin-angin dengan didampingi beberapa stafnya yang diantaranya Feri Ginting sering melakukan sidak-sidak mendadak baik siang dan malam hari tidak lain untuk mengetahui kondisi pelayanan yang diberikan kepada pasien dan sarana prasarana yang tersedia apakah layak ataukah tidak layak. Beliau mengatakan hasil sidak-sidak mendadak ke ruangan perawatan pasien beliau mendapatkan beberapa masukanmasukan baik dari sang pasien maupun perawat yang merawat sang pasien yang diantaranya bahwa selama ini pasien mera-

Tanah Karo, Radar Nusantara

Sejumlah aktivis Mahasiswa asal Kecamatan Mardingding Kab. Karo mengecam Pemerintah Kabupaten Karo cq Dinas Kehutanan dengan tudingan ‘siraja tega’. Munculnya tudingan keras ini berdasarkan Dinas Kehutanan Kab Karo mengeluarkan Izin Penebangan Kayu Tanah Milik (IPKTM) terhadap oknum warga Negara Asing (WNA) atas nama Hirosi di areal perbukitan pemukiman warga persis di Dusun Kuta Gajah, Dusun Rimo Bunga, Dusun Lau Perira Desa Mardingding Kec Mardingding Karo, Sumut. Kekesalan warga dan para aktivis mahasiswa asal Kec. Mardingding atas pengeluaran izin tersebut, karena kampung hunian warga yakni Desa Bandar Purba

Janda Tua Datangi Mapolres Batang Hari
Melaporkan Atas Tanah Miliknya Diserobot Orang
Batang Hari, Radar Nusantara
Sudah cukup lama bertahan menahankan ke sabaran yang dilakukan seorang ibu brsetatus janda berumur 65 tahun ini dan sudah termasuk (Lansia) dengan penuh tentangan yang di alaminya untuk mempertahankan hak atas tanah yang dimilikinya seluas 4 hektar terletak di resor Bajubang Laut kecamatan Muara Bulian sedangkan sebahagin tanah tersebut telah diserobut oleh orang yang tidak bertanggung jawab akhirnya ibu ini tidak tahanlagi menerima acaman dan lecehan dari pihak pelaku yang di dampingi oleh oknum polisi bahkan juga mantan DPRD ini yang merekayasa surat tanah tersebut seulahulah yang bernama Juhri ini ada memiliki sebidang tanah berdasarkan surat tersebut yang di rekayasanya itu sehingga ibu aminah ini pun tidak terima atas tanah miliknya di ambil orang begitu saja ujarnya dan di katakannyalagi behakan ibu ini sudah berulangkali memberitahu dengan asmuni namun dia tetap ngutut malah dia mendirikan sebuah bangunan rumah yang berdinding papan beratap kan sing di atas tanah milik saya itu dan akhirnya saya meminta tolong dengan Anak menetunya saya bernama EFENDI.H.NC, yang sebagai Jurnalis dari media ini adalah Ka.Biro kota Jambi dan saat itu saya mengajak dia datang ke kantor polres Batang Hari untuk melaporkan yang bernam Asmuni talah melakukan penyerobotan atas tanah milik saya dan pada hari rabu.8/52013 saat saya dang melapokannya di Mapolres Batang Hari. Berdasakan tanda bukti bahwa saya pada hari itu talah di terima berdasakan laporan polisi nomor; LP/B -96/V / 2013 telah melaporkan tidak pidana penggelapan atas barag yang tidak bergerak sebgaimana dimaksud dalam pasal 385 Kuh pidan yang tejadi pada tahun 2009 di Desa Sungai Bulih Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang hari Provinsi Jambi. Bahwa dengan adanya laporan saya kepada polisi sebagaimana tugas yang telah diamanatkan kepadanya malayani melindungi seta mengayomi masyarakat dan selaku aparat penagak hukum dalam tugasnya untuk penyelidikan dan peyidikan sesuai dengan laporan hak-hak setip orang yang dirugikan kesan aminah mengatakan kepada Awak media ini. (fen.Herlas)

Ari Lasso Hadiri Acara Perpisahan Pelajar SMAN 3 Lahat

Drs. Erlambang, MM Kepsek

Bupati Lahat bersama Ari Laso

Bupati Lahat Menyerahkan penghargaan

Lahat, RadarNusantara Bupati Kabupaten Lahat H. Saifudin Aswari Riva’i, SE belum lama ini menghadiri undangan perpisahan pelajar kelas XII SMAN 3 Lahat. Taktanggung-tanggung dalam pergelaran yang di laksanakan di halaman olahraga SMAN3 Lahat tersebut Bupati Lahat membawa artis Ibu kota Ari Laso sebagai kado spesial untuk seluruh pelajar SMAN 3 Lahat. Hadir dalam kesempatan tersebut PLH Sekda Kabupaten Lahat, Kepala Badan,Kepala Bagian,Kepala kantor dan Wali Murid kelas XII serta seluruh siswa/i SMKN 3 Lahat. Acara berlangsung meriah, artisIbu Kota Ari Laso turut menyumbangkan lagu bersama Bupati Lahat. Dalam sambutannya Kepala Sekolah SMAN 3 Lahat Drs Erlambang,MM menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Bupati Lahat H.Saifudin Aswari dalam acara pelepasan Pelajar SMAN 3 Lahat. “kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Pak Bupati Lahat, Sebanyak 239 pelajar kelas XII telah mengikuti Ujian Nasional Tahun 2013 dengan harapan semoga anak didik kita tersebut ber-

hasil lulus dalam menunggu hasil pengumuman nanti. Selain itu, saat ini sebanyak 150 pelajar kita sedang mengikuti tes kepolisian kita juga berharap anak didik kita juga bisa lulus seleksi tersebut. kami juga merasa bangga atas prestasi guru di sekolah pada tahun 2013 ini telah berprestasi di bidang Saint. Beberapa waktu yang lalu Juara 1, 2 dan 3 semua di raih oleh Guru SMAN.” kata Erlambang. Ia juga menambahkan agar anak-anak yang telah selesai agar terus berkarya dalam upaya meraih cita-cita. “Kepada semua anak-anak kelas XII, teruslah berkarya, pergunakanlah ilmu yang telah kalian raih selama di sekolah. Gapailahcita cita kamu setinggi mungkin. kami juga menyampaikan terima kasih atas semua bantuan dari pemerintah kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan Lahat yang telah memberikan bantuan RuangKelasBaru (RKB) yang telah selesai pembangunannya awal April Tahun 2013 ini” kata Kepala SekolahSMAN 3 Lahat menambahkan. Sementara itu Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’i, SE dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya atas semua prestasi

guru di SMAN 3 Lahat,dirinya juga berharap semua guru yang ada di kabupaten Lahat untuk terus berkarya dan meraih prestasi lebih baik lagi kedepannya. “ kita bangga dengan prestasi yang telah ada, kita berharap semua tenaga pendidik dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi serta tetap bekarya. Untuk anak-anak kelas XII SMAN 3 Lahatyang telah mengikuti ujian Nasional Tahun 2013 k a m i m e n do’ a k a n semoga lulus semua, dandapatmelanjutkanpendidikankejenjang yang lebihtinggi “ UjarBupati Lahat berharap. (Supelman)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
Terkait masalah lahan HP (Hutan Produksi Aik Gelarak Batu Itam)
Belitung, Radar Nusantara
Bertempat di Ruang sidang Pemkab Belitung selasa(07/05/2013),Audiensi pihak investor perkebunan karet dari Negara Jiran Malaysia yang diwakili oleh PT.Top Glove yang dipimpin oleh Datuk Hasan,perwakilan pihak KBRI IndonesiaMalaysia dan PT.Agro Pratama Sejahtera yang berkedudukan di Kabupaten Belitung,dari pihak Pemkab dihadiri langsung oleh Bupati Belitung Ir.Darmansyah Husein,Sekda Belitung Abd.Fatah,Kadin BLHD Ubaidillah,Kadin Perindagkop Adnizar,Kadin Per tambangan Hendra Cahya,Kadin Kehutanan pertanian Endang Titik Udayati beserta Camat dan Seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Sijuk dan Membalong. Bupati Belitung Ir.Darmansyah Husein dalam paparannya mengatakan dan mempertanyakan apakah pihak Investor yang bergerak disektor Perkebunan Karet/Latek yang direncanakan membuka lahan Lebih Kurang 20.000 ha berlokasi di dua Kecamatan Membalong dan Sijuk,yang menjadi suatu pertanyaan adalah apa hanya memerlukan Getah/Latek saja atau juga ingin membangun Pabrik Karet di Kabupaten Belitung,apa bila berkeinginan kita juga bisa menyiapkan lahan di kawasan Industri di desa Suge pegantungan Kec.Badau katanya. Dengan Harapan mampu menyerap Tenaga kerja baik di pabrik maupun di perkebunan,masyarakat kita sebenarnya sdh tidak asing lagi dengan tanaman Karet tetapi karena masih dominan ke sektor Tambang yang relative instans jadi kebanyakan masyarakat kita yang adadi kabupaten Belitung tidak begitu memproritaskan sektor perkebunan dan untuk merubah pola piker tersebut memang agak sulit. Salah satu tantangan dari pihak PT.Top Glove kemungkinan ada yang digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan tambang timah kecil yang jumlahnya lebih kurang 3000 unit tambang.Darmansyah Husein mengharapkan kepada pihak PT.Top Glove dan PT.Aps agar membentuk Team sosialisasi yang sempurna agar tidak salah melangkah untuk bersosialisasi dengan masyarakat kabupaten Belitung dan bisa merangkul semua pihak. Masalah AMDAL pihak BLHD harus selalu diikut sertakan jangan nantinya timbul permasalahan ikut disalahkan karena Amdal untuk PT.Top Glove sendiri disusun oleh BLH Propinsi Babel bukan BLHD Kabupaten. Kebijakan HTR (Hutan Tanaman Rakyat) dengan tegas Bupati mengatakan boleh ditanam Karet tidak boleh di tanam Sawit,HTI ( Hutan tanaman Industri ) juga demikian,apalagi HP (Hutan Produksi ),HL ( Hutan Lindung ), dan HK ( Hutan Konservasi ) kita kedepannya khususnya kabupaten Belitung punya kontribusi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia uncap Darmansyah Husein. Pihak PT.Top Glove yang diwakilkan Muhamad Syauki mengatakan bahwa akan berinvestasi di Belitung lebih kurang Rp.1,35 T yang terbagi di Kecamatan Sijuk dan Kecamatan Membalong dengan ketentuan Blok 4,5,6,dan 7 berlokasi di Kec.Sijuk serta Blok 8,9,dan 10 berlokasi di Kec.Membalong,kalau tidak ada halangan Bulan Juni s/d Agustus kami akan melakukan pembukaan lahan dan Bulan September s/d Desember penyediaan Bibit. kita juga akan membuka suatu industry Hilir, perbaikan Infrastruktur perkebunan,penggantian Bibit Karet Masyarakat ,Pemberdayaan Petani karet ungkap M.Syauki. Kita mengharapkan dengan adanya audiensi antara Pemkab Belitung dengan Investor Luar bisa terjalin hubungan baik jangan sampai timbul permasalahan kepemilikan lahan yang tidak jelas,Yang perlu kita ketahui bersama sama bahwa tidak sedikit lahan Hutan Produksi yang ada di kabupaten Belitung di Tanami tanaman Sawit oleh Oknum oknum yang tidak bertanggung Jawab dan tidak memiliki Izin termasuk salah satunya kepemilikan lahan PT.Agro Pratama Sejahtera berlokasi di Hutan Produksi ( HP ) Aik Glarak Batu Itam di Desa Keciput dan Tanjung Binga Kecamatan Sijuk kabupaten Belitung yang di Rambah seorang pengusaha local berinisial Yusnandar yang membuat masyarakat Tanjung Binga merasa gerah atas ulah Oknum tersebut yang sampai sejauh ini belum jelas keputusan Hukumnya.Diharapkan agar pihak berwajib dan berwenang memberikan suatu ketegasan terhadap permasalahan ini. (Irfan)

Minggu ke III, Mei 2013

33

Pemkab Belitung Adakan Audiensi Bersama Bintan Endemis Penyakit Kaki Gajah
Investor Perkebunan PT.Top Glove dan PT.APS Dinkes, Melakukan Pengobatan Massal
getah bening manusia sebagai penjamu definitive. Bila penderita penyakit kaki gajah ini digigit nyamuk dan mengisap darahnya, maka microfilaria di dalam tubuh vector nyamuk mengalami multiplikasi dan nayamuk menjadi oenjamu intermediate. Mencegah penyakit filariasis atau penyakit kaki gajah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melaluoi Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan me3nggelar Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP), awak Mei 2013 lalu. POMP yang digelasr din Desa Bintan Buyu Teluk Bintan itu ditargetkan 100.493 orang peserta, diatas umur 2 (dua) tahun. “Penyakit yang di sebabkan nyamuk ini dapat menimbulkan kecacatan dan menurunkan produktivitas “, ujar Kepla Dinas Kesehatan ((Kadinkes) Bintan Muhammad Roem, awal Mei lalu.Roeem menyampaikan, penyakit ini tergolong menular dengan cara penularan melalui gigitan nyamuk, dibagian tubuh yang diserang terjadi tandatanda pembenmgkakan kelenjar getah bening. Pada hasil survai di Desa Bintan Buyu ini sudah ditemukan angka filariasis 8 (delapan) porsen . Sementara untuk Kabupaten Bintan diatas 1 %. (Bersambung… kunjungi www.radarnusantara.com)

Bintan, Radar Nusantara Tahun 2013 ini, Bintan merupakan salah satu daerah “Endemis Penyakit Kaki Gajah”. Maka pemberian obat massal secara cumaCuma sangat diperlukan. Pencegahan harus dilakukan untuk Wilyah Bintan guna menekan perkembang biakan penyakit kaki gajah. Penyakit kaki gajah , penyakit untut atau elephantiasis yang merupakan jenis penyakit yang menyebabkan bagian badan menggelembung perlahan lahan bagaikan karet, tetapi penderita ntidak merasakan sakit. Penyakit mengubah bentuk kaki penderita menjadi seperti kaki gajah.” Dalam pengertian lainnya , penyakit kaki gajah atau bancroftian filariasis adalah infeksin cacing mematoda Wuchereria bancrofti yang mengalami perubahan siklus hidup (stadium seksual) dan menjadi dewasa di dalam kelenjar

Bangun RLH Sebanyak 100 Unit
Dumai, Radar Nusantara

Program Pemko Untuk Masyarakat Kurang Mampu Sat Lantas Pasang Spanduk 100 Zero Accident
Rumah layak Huni (RLH) sebanyak 100 unit akan dibangun Pemko Dumai tahun ini.pembangunan RLH tersebut pemko dumai telah menganggarkan alokasi Dana sebesar 4 milira dalam APBD 2013. Pemerintah kota Dumai mengadakan 100 unit rumah layak huni adalah Program peningkatan kesejahtraan masyarakat ,yang pembangunannya dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Dumai. Dari keterangan dipeoleh media ini bahwa ,Rumah layak huni yang akan dibangun tersebut tipe 36. Rumah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Dumai kurang mampu.ujar Kepala Dinas PU kota Dumai Joni Amdani pada Wartawan baru baru ini.terkait pengadaan RLH adalah merupakan program pemerintah untuk memberikan kemudahan mendapatkan rumah layak bagi masyarakat kurang mampu dan warga yang berpenghasilan rendah ujarnya. Dijelaskan , untuk pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tersebut , dibangun di sejumlah kelurahan khusus bagi anggota warga miskin.dan RLH dibangun diatas lahan warga.pembantunannya sama dengan tahun yang lalu, yakni melibatkan partisipasi organisasi masyarakat setempat dimasing masingf kelurahan jelas Joni Amdani.. program peningkatan infrastruktur kelurahan ini sudah dilaksanakan sejak 2007 lalu. Program tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang hidup dengan perekonomian lemah dengan pelaksanaan pembangunan RLH tersebut , diharapkan bantuan pemukiman bagi masyarakat (RLH) untuk tahun 2013 ini dapat meringankan kepemilikan rumah yang ideal serta mampu meningkatkan taraf hidup kesejahtraan dan ekonomi masyarakat . Selain itu, juga dalam rangka pengembangan partisipasi antar sesama masyarakat di satu lingkungan dengan saling bantu membantu dalam penderitaan warga sekitar dengan membangunkan rumah yang ideal, ungkap Kadis PU Dumai itu. (mis).

Himbau Masyarakat,

Belitung Timur, RN

PT.Prodok Sawitindo Jambi
Jambi, Radar Nusantara

Diduga Merekayasa Jumlah Kelompok Tani
Salah seorang anggota kelompok tani ,mengatakan kepada Awak media ini bahwa PT.Prodok Sawitido Jambi.yang memiliki luas lahan.15.000,hektar untuk pengembangan perkebunan lahan kelapa sawit beralokasi diwilayah Kecamatan Tungkal Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Prov Jambi. Yang terdir beberapa anggota kelompok taninya adalah yang bermitra dengan PT Prodok Sawitindo Jambi dalam bentuk hasil pola KKPA pada prinsipnya namun kenyataannya pola KKPA tersebut tidak pernah dipungsikannya hingga sampai saat sekerang ini. Sedangkan dari hasil kelapa sawit yang dipanen setiap bulanya oleh anggota kelompok taninya itu dan ternyata hanya di berikan embalan setandar gajih buruh sejumlah uang sebesar 600.ribu rupiah./ bulannya dari KUD. Kec.Batang asam ujarnya anggota kelompok tani yang namanya tidakmau disebutkan di media ini, Di tempat terpisah ketua KUD yang bernam Bujang puntung ketika dikonfirmasi dan dia mengatakan adalah prinsip PT Prodok Sawitido Jambi yang bemitra dengan kelopok taninya selama ini tidak pernah bermasalah bahkan kelompok tan tersebut malah beruntung kerna dia terbantu setiap bulannya dengan sejumlah uang yang diterimanya itu dan dikatakannya lagi dalam betuk hasi pola KKPA, sudah ditiadakan sejak tahun,2002 yang lalu namun yang ada saat ini adalah lahan inti yang di miliki PT,Prodok Sawitindo Jambi. Sedangkan penelusura radarnusantara dalam surat permohnan PT, Produk Sawitindo Jambi No.009/PSJ/XII/1997 adalah lahan perkebunan kelapa sawit kemitraan /Pola KKPA,seluas lahan 15,000 hektar berlokasi di Kecamatan Tunkal Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi dalam penryatan kepala Dinas Perkebunan Tingkat I Jambi No,525/ 541/UT/Disbun,1998 adalah PT, Pedamaran Indah, dinyatakan saat itu tidak ada melakukan kegiatan samasekali dilapangan sehubungan dengan surat PT,Pedamaran Indah No,01/PI-JB/1998 tentang peralihan lahan PT, Pedamaran Indah berlokasi di Desa , Suban, Sri Agung Dusun kebun, Tanjung Bojo, dan Taman Raja, kepada kelompok tani Suban Agung yang bermira dengan PT, Produk Sawitindo Jambi, dan dinyatakan pada tgl 29 Januari 1998 ,oleh Pemkab Tanjab Barat telah mendukung dan menyetujui prinsipnya untuk perkambangan lahan perkebunan kelapa sawit pola KKPA, adalah pada prinsipnya Kepala Daerah Tingkat I Jambi.(Gubarnur) mendukung dan menyetujui permohonan KDH Tingkat II Tanjung Jabung Barat perihal Izin prinsip untuk membangun perkebunan kelapa sawit kemitraan / pola,KKPA, seluas 15,000 Ha. yang terdiri lahan Plasma 10,500.Ha ,dan lahan Inti seluas 4,500 hektar terletak lahan tersebut di desa Suban, Sri Agung, Tanjung Bojo, Taman Raja, dan Dusun kebu, di kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Dan apakah sebenar ya…? Bahwa ini Izin Prinsip pengerahan lahan perkebunan kelapa sawit pada tahun 2002 bahwa prinsipnya yang disetujui Bupati Tanjung Jabung Barat. sehubungan dengan permohonan surat Diriktur PT Produk Sawitindo Jambi, adalah untuk pengambangan lahan perkebunan kelapa sawit pola Inti plasma seluas ,22,11.Ha berlokasi di

Pada 04 April 2013, sekira pukul 07.30 Wib, Kasat Lantas Polres Beltim Iptu Rizky Adi Saputro bersama 6 orang personil Lantas memasang 100 spanduk himbauan keselamatan lalu lintas di setiap persimpangan jalan raya yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Hal ini merupakan terobosan baru dari Sat Lantas Polres Beltim dalam memberikan pelayanan prima terpadu kepada masyarakat, bukan hanya yang menetap di Kab.Beltim, akan tetapi bagi masyarakat pendatang yang belum tahu akan situasi jalan Kab.Beltim. Memang sudah seyogyanya bagi siapa saja yang mengendarai kendaraan untuk harus berhati-hati, tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Kasat Lantas mengharapkan dengan adanya himbauan Spanduk 100 Zero Accident ini akan terus mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendaraan, sehingga tingkat kecelakaan dapat ditekan seminim mungkin. Keamanan saat di jalan raya akan bisa tercipta jika kita semua mempunyai tingkat kesadaran dari dalam diri masing-masing untuk tidak melanggar dan bersikap arogan ketika mengendarai kendaraan (Ungkap Kasat Lantas). Spanduk 100 Zero Accident di sudah terpasang di seluruh simpang rawan kecelakaan yang ada di 7 Kecamatan yang ada di Kab.Beltim. Mari kita semua jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan. (jhon php/ Humas Res Beltim) yang seharusnya dalam penguna Izin prinsip ini adalah badan pertanahan dan kementrian yang di anggap lemah dalam pengawasan hutan Hp dan HPL apalgi yang namanya hutan HLG.suhada bisa di ingklapkan akan dipertanyan selanjutnya. (Efendi,Hnc)

Desa Taman Raja Kecamatan Tungkal Ulu adalah yang bermitra dengan koperasi Tani Hutan Binjai Group, Dalam pengakuan PT, Produk Sawitindo Jambi. memiliki Izin prinsip pengembangan lahan kelapa sawit seluas 20,710,Ha, pada prinsipnya tahun 2005

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
termasuk pola pergaulan yang arif dan bijaksana. Misi ini kata dia, menekankan betapa pentingnya tekad bersama untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih, bukan saja oleh segenap aparatur penyelenggara pemerintahan daerah, tetapi juga partisipasi segenap komponen masyarakat Musi Rawas sehingga diharapkan dapat bergerak menuju ketitik harapan kita bersama yaitu “mewujudkan masyarakat Musi Rawas yang berdaya saing dalam memantapkan kearifan lokal melalui penguatan potensi daerah untuk terwujudnya Musi Rawas Darussalam.” Diakuinya, dengan ikhtiar serta sinergi bersama selama ini antara masyarakat, dunia usaha, dan setiap entitas pemerintahan telah mengantarkan pembangunan di Musi Rawas mengalami kemajuan dari waktu kewaktu. Berbagai kemajuan tersebut, merupakan hasil kerja keras, kesungguhan, komitmen, kebersamaan dan keberpihakan pemerintahan kepada rakyat Musi Rawas, menuju Musi Rawas Darussalam yang potensinya digali dari kearifan lokal untuk mengasah potensi daerah, yaitu Kabupaten Musi Rawas yang makmur, aman, mandiri, partisipatif, inovatif, cerdas, sehat dan mapan bersendikan semangat religius, ulet-unggul, gotong royong, akuntabel dan transparan. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Hj Sri Hernalini Utami

Minggu ke III, Mei 2013

34

Momentum Musi Rawas Darussalam di Usia ke-70 Tahun
mengatakan, HUT ke-70 Kabupaten Musi Rawas ini juga menjadi kilas kemajuan pembanguan di Kabupaten Musi Rawas yang setiap tahunnya menunjukan peningkatan yang signifikan. “ Peningkatan pembangunan serta kemajuan Kabupaten Musi Rawas baik di bidang infrastruktur maupun dibidang lainnya tak lepas dari dukungan yang maksimal dari segenap anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas,” jelasnya. Untuk itu legislatif kedepan akan terus memberikan dukungan atas kinerja eksekutif, dan diharapakannya didalam pembanguan dapat lebih meningkatkan dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat yang merata diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Dalam kesempatan itu mewakili Gubernur Sumatera Selatan Asisten I Provinsi Sumatera Selatan, H Mukti Sulaiman mengungkapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberikan aspirasi setinggi tingginya atas keberhasilan serta peningkatan pembangunan baik dibidang Ekonomi, Pendidikan maupun Infrastruktur. Paripurna peringatan hari jadi Kabupaten Musi Rawas ini juga di hadiri oleh Tokoh Nasional, Akbar Tanjung, mantanKapolda Sumsel, H Iskandar Hasan, Sultan Mahmud Badaruddin III, serta utusan dan perwakilan dari kabupaten/kota se Sumatera Selatan serta dari Kabupaten Provinsi Bengkulu. (Usman)

MusiRawas, Radar Nusantara

Bupati Musi Rawas, H Ridwan Mukti dalam rapat paripurna pada hari jadi Kabupaten Musi Rawas ke-70 tahun 2013 yang dilaksanakan di gedung DPRD Kabupaten Musi Rawas pekan lalu (20/4) mengungkapkan, momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Rawas ke-70 Tahun 2013, mengusung tema “ Penguatan Kearifan Lokal Dengan Mengasah Potensi Daerah Menuju Musi Rawas Darussalam”. “Momentum ini juga harus kita manfaatkan untuk meraih hikmah-hikmah filosofis yang bermakna retrosfektif, introspektif dan prospektif. Melalui hikmahhikmah tersebut agar dapat menjadikan masa lalu sebagai fondasi yang sangat bernilai dalam merefleksikan perjalanan yang telah dilalui,” katanya.

Selain itu dikatakannya, hal itu menyegarkan kembali ingatan kita atas beberapa prestasi dan keberhasilan yang telah diraih, mencermati sisi-sisi lemah dan kekurangan yang telah terjadi, kemudian kita jadikan titik start untuk membulatkan tekad bersama merancang formula masa depan agar peningkatan kesejahteraan masyarakat dari waktu kewaktu dapat diwujudkan. Bupati juga mengatakan rasa bahagia penuh suka-cita, karena diusianya yang ke-70 tahun, Kabupaten Musi Rawas semakin maju dan berkembang sebagaimana yang dirasakan sekarang. “Meskipun tidak terlepas dari berbagai masalah, namun masyarakat Kabupaten Musi Rawas patut bersyukur, karena sampai saat ini kita masih dapat hidup dengan tenang dan tenteram,

dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dalam program Menuju Musi Rawas Darussalam,” ungkapnya. Dijelaskannya, peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Rawas, yang diselenggarakan setiap tanggal 20 April ini merupakan momen bersejarah, baik bagi Pemerintah maupun masyarakat Musi Rawas menuju kehidupan yang lebih baik dan religius dalam bingkai “Musi Rawas Darussalam” yang dibentengi dengan tiga pilar utama, yaitu Musi Rawas Cerdas, Musi Rawas Sehat dan Musi Rawas Mapan, dan dipayungi dengan Qubah “ AkhlaqulKarimah”. Ditambahkannya, Kearifan Lokal yang memang nilai-nilai sudah dimiliki bangsa ini secara turun-temurun mempunyai fungsi, mengatur interaksi kegiatan masyarakat atau komunitasnya, memperlakukan alam

Pengadaan Alkes Rp 40 M RS Dr. Soetomo Surabaya
Penetapan Pemenang Diduga Rekayasa, Langgar Permenkes No 1191/MENKES/PER/VIII2010
Surabaya, RN
Pengadaan Alat Kesehatan RS Dr. soetomo surabaya paket pengadaan alat kesehatan untuk Rumah sakit pendidikan (Belanja Modal peralatan dan mesin LINAC ) No : 027/661/301/PP-PUKP/VII/2012 Tahun Anggaran 2010 dari APBN-P Dengan pagu paket Rp 40.000.000.000,- dan HPS Rp 38.525.960.000,-dimenangkan PT Sunputra Bersaudara dengan harga Penawaran Rp 36.984.900.000,Sumber Radar Nusantara mengatakan penetapan pemenang lelang ini diduga direkayasa oleh panitia untuk memenangkan PT Sunputra Bersaudara padahal perusahaan ini diduga belum mempunyai ijin Elektromedik Radiasi seperti yang diamanatkan Permenkes No 1191/MENKES/PER/VIII/2010 Tentang Penyaluran Alat kesehatan melalui Dirjen Bina Kefarmasian Dan Alat kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menyalurkan alat kesehatan barang - barang besar (khusus) sejak ditandatangani Peraturan di atas tanggal 23 Agustus 2010 harus memiliki ijin elektromedik Radiasi, ungkap sumber yang ikut dalam lelang tersebut. Dikatakannya, memperhatikan penawaran harga dalam lelang ini, ada 14 perusahaan yang ikut tender sampai koreksi harga penawaran tinggal 4 perusahaan yaitu PT Dian Citra Harapan harga penawaran Rp 36.599.662.000,-, PT Sunputra Bersaudara penawaran harga Rp 36.984.900.000,- ( pemenang), PT Alodia Devina Nusantara dengan penawaran harga Rp 38.256.300.000,-, PT Amedia Devina Farma haraga penawaran Rp 38.371.850.000,- PT Dian Citra harapan Gugur karena nilai jaminan penawaran tidak sesuai dengan nilai yang ditetapkan dalam dokumen, panitia diduga merekayasa untuk memenangkan perusahaan dan barang tertentu sebab spesifikasi barang yang diminta panitia mengarah ke satu jenis barang 3 ( tiga ) perusahaan pemenang adalah grup penawar yang mendapat surat dukungan dari Distributor barang ( PT Murti Indah Sentosa ) sementara perusahaan yang minta surat dukungan, tidak diberikan distributor tersebut hal ini sudah disanggah PT Dian Citra Harapan untuk minta lelang diulang karena karena adanya ketidak adilan dan diskriminatif, ujarnya. Pada saat Aan widzing melalui LPSE tersebut peserta lelang minta agar spesifikasi yang ditetapkann panitia agar tidaak megarah ke satu barang karena spek tersebut sudah mengarah ke barang merek varian agar merek lain bisa masuk PT trivolusi inovasi perdana minta agar merek elekta bisa masuk, PT Enviro Laboratory Saintekindo melaporkan ke panitia permohonan surat dukungan dikunci oleh distributor hanya diberikan kepada rekanan grup penawar, sekalipun diberikan surat dukungan harga sangat mepet dengan HPS, jelasnya. Sampai berita ini diturunkan permohonan klarifikasi/konfirmasi tertulis dari Radar Nusantara kepada Direktur RS Soetomo surabaya belum ada jawaban, ketika dihubungi melalui SMS, Dir RS. Soetomo menjawab masih mempersiapkan jawaban pada bagian kedua konfirmasi / klarifikasi Radar Nusantara kepada direktur RS Soetomo Surababaya tentang Penlihat hasilnya,” jelasnya. Untuk anggota polisi yang bersalah lanjutnya menegaskan, ada tiga hukum yang diterima anggota polisi tersebut. Pertama hukum disiplin, kedua hukum etika profesi, dan yang ketiga dipidanakan apabila melakukan pelanggaran hukum. “Khusus pidana, kepada anggota nanti akan diberitahukan hasilnya setelah melalui persidangan,” tegas Saud Usman Nasution kepada beberapa wartawan saat menggelar upacara adat tepuk tepung tawar yang diwarnai dengan potong kerbau. Sementara dari pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas akan melakukan inventarisir para korban bentrokan tersebut, dilakukan pendataan agar dapat dianggarkan untuk pemberian bangadaan Alkes Rp 14 M. Pengadaan Alkes Belanja modal alat alat ( pengadaan Neuronavigasi) Tahun Anggaran 2013 yang dibiayai dari APBD jatim dengan nilai Pagu Rp 14.000.000.000,-dengan HPS Rp 13.996.400.000,- penetapan pemenang lelang taggal 1 Mei 2013 dimenangkan PT Perdana Anugrah Sejahtra dengan harga penawaran Rp 13.716.450.000,diduga direkayasa panitia untuk menetapkan spefikasi barang mengarah kesatu merek dan distributornya mengunci tidak memberi surat dukungan ke peserta yang bukan grup penawar, hal ini sudah disangggah salah satu peserta lelang dari 43 Perusahaan peserta lelang, akan dikupas tuntas terbitan berikut... (Tampu) tuan kepada para korban meninggal dan luka-luka. “Keluarga korban tewas akan diberikan santunan dana Rp 5 Juta, dan bantuan pembelian beras Rp 1,5jJuta sedangkan untuk korban yang luka-luka akan diberikan santunan Rp 1,5 Juta rupiah dan biaya perawatan di Rumah Sakit akan ditanggung oleh Pemkab Musi Rawas,” ungkapnya Kepala Dinas Sosial, Hj. Retno Trapsilowati. Diketahui, dalam bentrokan yang diawali unjuk rasa menuntut pemekaran wilayah Musi Rawas menjadi Musi Rawas Utara ini menewaskan empat orang, tujuh orang warga luka dan enam anggota polisi juga mengalami luka-luka. Dua Mapolsek dibakar warga, serta satu asrama, sembilan unit kendaraan roda empat dan satu unit roda dua. (J.S)

Mapolsek Muara Rupit Ludes Terbakar
berapa waktu yang lalu. “Untuk Jalinsum di wilayah tersebut sudah kondusif dan saat ini transportasi telah lancar, namun demikian tetap saja diantisipasi masalah keamanan para pengguna jalan,” terangnya. Sementara Kapoda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution menjelaskan, terkait kasus penembakan diduga dilakukan oknum polisi, saat ini pihak Polda Mapolsek Muara Rupit Ludes Terbakar Sumsel melalui tim dari Mabes pang Empat, Karang Dampu, Kabupaten Polri telah memeriksa 16 orang anggota Musi Rawas, Sumatera Selatan saat ini polisi di Mapolres Musi Rawas. “16 anggota polisi kita telah menjalani terlihat kondusif. Hal tersebut disampaikan Kapolres Musi Rawas, AKBP Barly pemeriksaan dan hasil pemeriksaan akan Ramadi kepada sejumlah wartawan be- dikembangkan, nanti sama-sama akan kita

Massa pendukung pemekaran

Musi Rawas, Radar Nusantara

Pasca bentrok massa pendukung pemekaran wilayah Musi Rawas Utara (Muratara) dengan Polri menewaskan 4 warga yang terjadi di Muara Rupit Sim-

Bekasi, Radar Nusantara

Aparat Hukum, Segera Tindak Tegas PT. Harapan Segala
banyak juga yang kerjaan masih tertinggal seperti,Wc,Ruangan Guru ,dan taman di tambah lagi temboknya beberapa bagian dindingnya retak, juga lantai dua bocor tembus keplapon lantai satu , kayunya dimakan rayap dan sangat mengkhawatirkan. Pelaksanaan mutu, kualitas ser ta kwantitas pelaksanaan kerja. Sebagaimana hasil inventigasi Radar Nusantara di lapangan pada Kamis (06/05) lalu, salah satu titik pengerjaan kegiatan di gedung sekolahan SMPN 13 Kota bekasi.banyak kejanggalan dan tidak jelas.

Pemerintah Kota Bekasi diminta tegas dalam menyikapi proyek-proyek pembangunan yang dikerjakan tidak sesuai bestek. Pemkot Bekasi melalui Dinas P 2B diminta black list kontraktor nakal. Seperti yang di lakukan PT.Harapan Segala yang kini telah banyak kecurangan mengerjakan Gedung dua lantai, SMPN 13 Kota Bekasi saat ini, baru berjalan kurang lebih empat bulan selesai dibangun tidak layak untuk dipakai. Pasalnya karena apabila kita masuk keruangan lantai keramiknya Asal-asalan bahkan banyak yang pecah dan retak ,dan

Saat ini gedung belum diserah terimakan kepihak sekolah karena situasi dan kondisi pihak sekolah sangat membutuhkan untuk ruangan kantor, dengan sangat terpaksa dioperasikan gedungnya tersebut yang paling bertanggung jawab pelaksana pembangunan SMPN 13 Kota Bekasi PT.Harapan Segala, pada saat pembangunan gedung SMPN 13 Kota Bekasi Batas Limit Pengerjaan tanggal 3 Desember 2012, sumber dana APBD TA 2012 nilai kontrak Rp 1.360.000.000,- ( Satu Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Juta Rupiah ),Pemerintahan Kota Bekasi Wajib

Menindak Tegas Kontraktor yang nakal seper ti PT. Harapan Segala. Kepala sekolah dan Kaur TU ketika ditemui diruangan kerjanya pekan lalu, dalam kalimatnya menyebutkan bahwa dia sangat menyayangkan pembangunan gedung yang baru dibangun tidak layak pakai, justru untuk beraktivitas dengan baik maka dari insiatif kami selaku Kaur TU dan Kepala Sekolah segenap jajaranya untuk membenahi dan merapikan sendiri,untuk masalah menindak lanjuti tentang pembangunan Gedungnya belum selesai dan saya sudah memberitahu Kepala Dinas

Pendidikan Kota Bekasi begitu juga dengan Kabid Dikdas Inayatulah karena beliaulah yang berwenang dan bisa menindaklanjuti Sekolah Dasar dan Sekolah lanjutan pertama, Ketika Radar Nusantara menemui LSM Parlement Watch Indonesia ( PWI ) yang berinsial RF beliau mengatakan bahwa ini adalah salah satu tindakan yang tidak benar atas tindak kinerja PT. Harapan Sagala, dan penegak Hukum maupun pemerintahan Kota Bekasi agar segera tindak tegas bila perlu segera peroses hukum yang berlaku.( Agus Bayu,RB )

RADAR DAERAH
Segera Periksa, Tangkap dan Adili Bupati Nias Selatan
Idealisman Dachi Serta Kroni-Kroninya
64.377 m2) bersumber dari Dana APBD/P-APBD Nias Selatan Tahun Anggaran 2012. Yang mana Tanah tersebut dibeli Pemda Nias Selatan kepada adik kandung Bupati Nias Selatan atas Nama Firman Adil Dakhi . Tanah-tanah tersebut dibeli oleh adik Bupati Nias Selatan dan kemudian dijual ke Pemda Nias Selatan dengan harga yang tidak sesuai dengan harga pasar, Kata Erwinus Laia,S. Sos, MM ,MH Ketua FKI-1 Nias Selatan. Ditambahkannya lagi, Korupsi ,Kolusi dan Nepotisme dalam Pengadaan Tanah untuk Keperluan Pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSUD) yang berada di Jalan Saonigeho Km.3,3 Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Sebesar Rp 15.000.000.- (Lima Belas Milyar Rupiah) bersumber dari Dana APBD/ P-APBD Nias Selatan Tahun Anggaran 2012. Namun apa yang terjadi “ Justru program ini dijadikan sebagai alat korupsi dan merampok Uang Negara yang mestinya diperuntukan untuk kesejahtraan rakyat Kabupaten Nias Selatan. Proyek Pembangunan Fondasi Tiang Pancang Gedung Istana rakyat Pemerintah Daerah Nias Selatan yang berada di Jalan Saonigeho Km.3,3 Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Sebesar Rp 7.780.000.000.-(Tujuh Milyar Tujuh Ratus Delapan Puluh Juta Rupiah), Anggarannya belum disahkan oleh DPRD Nias Selatan dan terindikasi adanya Kolusi dan Korupsi dengan keluarga Bupati Nias Selatan dan kroninya dalam Pelaksanaan Proyek tersebut. Penggunaan Dana Bencana Alam MAZO pada tahun Anggaran 2011 sebesar Rp.5 Miliar.dimana baru 1 orangi ditetapkan sebagai tersangka, sementara yang lain bebas berkeliaran yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana tersebut. Koalisi mahasiswa Indonesia Raya Yang di Pimpin Oleh Suhertiyanus Dakhi yang juga Sekjend Fordem Nisel menyampaiakan dukungan sepenuhnya upaya Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam penanganan proses hukum atas kasus korupsi dana tak terduga dalam penanggulangan Bencana Alam di kecamatan mazo kabupaten nias selatan. Kami Koalisi Mahasiswa Indonesia Raya Sumatera Utara dengan ini meminta kepada kejaksaan tinggi sumatera utara : 1. SEGERA PROSES HUKUM KASUS KORUPSI,KOLUSI DAN NEPOTISME PENGADAAN TANAH LAHAN BALAI BENIH INDUK SEBESAR RP RP .11.334.376.500.2. SEGERA PROSES HUKUM KORUPSI,KOLUSI DAN NEPOTISME PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR PEMERINTAHAN (ISTANA RAKYAT) KABUPATEN NIAS SELATAN RP 7.780.000.000.3. TUNTASKAN PROSES HUKUM KORUPSI,KOLUSI DAN NEPOTISME DAN PENYALAHGUNAAN DANA BENCANA MAZO SEBESAR RP .5 MILYAR . TANGKAP ,ADILI DAN PENJARAKAN BUPATI NIAS SELATAN IDEALISMAN DACHI BESERTA KRONI-KRONINYA YANG DIDUGA MELAKUKAN TINDAK PIDANA KORUPSI. (tim)

Minggu ke III, Mei 2013

35

www. radarnusantara.com

Gubenur Jambi Wajib Bertanggung Jawab
Jambi, Radar nusantara
Begitu gencarnya pemberitaan di berbagai media massa perihal tentang tindak pidana kejahatan korupsi seakan tida m embuat para pejabat yang berpendidikan tinggi ciut nyalinya dan tak malu pada rakyat miskin dan tak mampu Untuk melakukan korupsi bahkan terkesan seakan yang dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di birokrasi pemerintah Provinsi Jambi malah terkesan sudah siap mencari dali untuk menjawab siapa yang dikorbankan ditiga instansi pemeritah Provinsi jambi dalam hal “PROGRAM SAMISAKE.” Seperti hal nya Dinas Pekerja Umum (PU) Dinas Pendidikan (Diknas) dan Badan Pertahan Nasional(BPN) Pejabat-Pejabat Provinsi Jambi Terkesan dimata Publik kebal terhadap hukum di tanah air ini.mungkin kah Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) kebal hukum !!!, Wallahu Alam. Kenapa dalam hal ini hanya rakyat miskin dan tak mampu yang jadi korban prihal bantuan yang langsung untuk kesejahteraan rakyat miskin. yang mudah ter ungkap. Pada tahun 2011 Pemerintah Pemprov Jambi dipimpin Gubernur jambi Hasan Basri Agus (HBA) yang terpilih rakyat membuat terobosan program “PRO RAKYAT “ dari rakyat untuk rakyat kembali ke rakyat Program tersebut terucap saat Visi dan Misi sewaktu kampanye Pemilihan Gubernur “PILGUB”pada tahun 2010 lalu Gubernur Hasan Basri Agus yang terpilih rakyat satu putaran setelah Gubernur tepilih rakyat menjadi orang nomor 1 di pemerintahan Pemprov Jambi visi dan misi pun di tepati Program “PRO RAKYAT “terealisasi Satu kecamatan Satu miliyar (Samisake) setelah program samisake berjalan di berbagai Kab/Kota se Prov jambi di peruntukan masyarakat miskin dan tak mampu tetapi banyak kisah di Program “Pro rakyat” itu !!! Barang kali pejabat Publik sudah lupa.untuk di ketahui mengingat kan rakyat se Kab/Kota se-prov jambi dan para Exsekutif Legislatif mau pun Badan Pemeriksah keuangan (BPK-RI) Sebagai perwakilan rakyat yang nyaman duduk di kursi empuk dengan fasilitas lengkap bersumber dana rakyat bukan duduk di persidangan layak nya ter Dakwa atau saksi suatu kasus korupsi di persidangan kasus damkar kota Jambi PDAM Kota Jambi yang melibatkan mantan sekda Kota jambi Hasan Basri Agas (HBA). Apa Kabar fakta Persidangan PDAM ! Seperti hal nya kasus bedah rumah yang terjadi di kab Muaro jambi.begitu profesionalnya kejati hingga mampu meungkap adanya indikasi memperkaya diri dan Kelompok, dalam hal program bedah rumah yang bersumber dana APBN.Publik bertanya apa bedanya dengan program Satu kecamatan Satu miliyar (Samisake) !!! untuk masyarakat miskin dan tak mampu program tersebut meliputi dan diluncur kan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) seperti Sertifikat pertapakan tanah gratis untuk masyakarat miskin dan tak mampu Bea siswa anak pemilik rumah tak mampu untuk mengatasi ke miskinan dana nya pun berpariasi untuk sekolah dasar (SD) mendapatkan Rp.650.000.tingkat sekolah lanjutan per tama (SLTP) sebesar Rp.750.000.sedangkan untuk sekolah menengah ke atas(SMA)sebesar Rp.850.000.dan tak ketinggalan di peruntukan maha siswa sebesar Rp. 2 juta sedangkan untuk bedah rumah warga miskin dan tak mampu sebesar Rp. 8. 700. 000 per unit rumah masyarakat miskin dan tak mampu.dana tersebut bersumber dana rakyat bukan lah dana pribadi Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) yang dipilih rakyat pada Pilgub beberapa tahun lalu, mungkih masyakarat miskin dan tak mampu akan percaya lagi Semoga rakyat tidak salah pilih lagi! Program Ekonomi Maju Aman Sejahtara(Jambi Emas)bukanlah seperti yang dikatakan wakil rakyat Ekonomi Maju Anak Saro langun.Program samisake tersebut bersumber dana APBD Pemprov jambi pada tahun 2011 sebesar Rp.50 Miliyar yang tersebar di sepuluh kab /kota dan lima puluh kecamatan, yang di tunjuk oleh pemeritah Pemprov jambi.dana yang diperuntukan masyarakarat miskin dan tak mampu tersebut.tentu nya wajib di pertanggung jawabkan dan di awasi DPRD yang “PRO RAKYAT ‘ selaku wakil rakyat mau pun dari instasi pemeritah seperti Insfetorat. Hingga akhir tahun pun Gubernur Jambi wajib membuat laporan pertanggung jawaban dihadapan wakil rakyat Begitu pun dalam pangawasan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dari hasil invetigasi media di berbagai kecamatan dan kab/kota penerima bantuan rehab rumah masyarakat miskin dan tak mampu sarat dengan korupsi karna ucapan Gubernur Jambi tidak sesuai realisasi di lapangan. Mampukah penegak hukum di negeri ini meungkap kasus samisake tersebut ! yang sangat merugikan masyarakat miskin dan tak mampu di berbagai kab /kota di Prov Jambi!!! di mana pungsi pengawasan Ketika hal tersebut dikonfirmasi wartawan dan LSM Impas bahari Junaidi ketua DPRD Prov Jambi Efendi Hata mengatakan Program tersebut ‘Aman aman saja’ tidak ada masalah Itu semua bapak Gubernur kata ketua DPRD dengan ramah dan ter senyum nada ber sahabat layak nya wakil rakyat. (Efendi/Man) brantas Walikota Lama baru selesai dikerjakan sudah rusak. “kenapa? diduga karena pengawasan terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek itu lemah”. Jadi tidak heran hasil pengerjaan proyek banyak yang ambu radul . hasilnya yah tampak nyata dan tergolong memalukan”, karena itu, harapan masyarakat dumai, pengerjaan proyek jalan tahun 2013 ini jangan terulang lagi seperti ini, sebut Penasehat AWI (Aliansi Wartawan Indonesia) kab Bengkalis -Dumai itu mengakhiri. (mis)

Program Samisake Tahun 2011 Sarat Korupsi

Medan, Radar Nusantara

Terasa sangat aneh jika banyak orang masih yang membiarkan aksi penindasan dan melihat reaksi terhadap perlawanan aksi tersebut sebagai suatu hal yang “tidak sopan”konyol” dan dianggap sebagai tindakan negative alias tidak waras.Terlalu naïf dan tidak adil pula ketika penguasa menyuruh rakyat tertindas untuk bersikap sopan, tetapi sebaliknya, ketidaksopanan pemegang kekuasaan atas kaum tertindas sendiri sungguh memalukan. Apakah pantas atau adil jika penguasa hanya mampu menindas dan melakukan pembodohan kepada rakyat ? Realitas ini teramat disayangkan.Tak ubahnya sikap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melakukan Korupsi dalam Pengadaan Tanah Keperluan Pemerintah Daerah untuk Pembangunan Balai Benih Induk (BBI) di Desa Bawonifaoso Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Sebesar Rp.11.334.376.500.- (Sebelas Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Empat Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Lima Ratus Rupiah) yang Luas seluruhnya adalah

Walikota Diminta Bertindak Tegas
Kondisi Jalan di Dumai Timur Kopak Kapik dan Berlubang, Belum Ada Perbaikan
Dumai, Radar Nusantara
Kondisi infrastruktur jalan dalam se antero Kota Dumai disoroti masyarakat dan LSM serta media surat kabar. sebahagian besar kondisi jalan yang merupakan akses vital masyarakat kondisinya banyak yang rusak dan tergolong memprihatinkan, seperti jalan Merdeka Baru sejak lama dibiarkan walaupun konsdisinya telah rusak dan berlubang lubang, tetapi tidak ada perbaikan. Akan halnya juga seperti jalan air bersih juga di Wilayah Kecamatan Dumai Timur kini kondisinya tampak memprihatinkan karena kopak kapik belum ada perbaikan. Seperti Kondisi Jalan Merdeka baru , kerusakan jalan itu semakin parah apalagi musim haujan.jalan ini sempat diihat langsung oleh petinggi dari salah satu pengurus dari Partai Politik yang duduk di DPRD Dumai ujar sihombing dan ketua RT jalan merdeka baru pada media ini . Partai politik ini dikenal dekat dengan wong cilik lah, yang telah berjuang sejak Orba sampai Reformasi sekarang, yach parpol yang pro Rakyat arus bawah sebau anggota warga jalan merdeka baru itu, sembari menyebut jalan ini segera diperbaikai karena sudah diusulkan anggarannya pada APBD 2013.kita berharap janji oknum DPRD itu terealisasi ujar Sihaombing dan ketua RT tersebut menjawab media ini jumat pekan lalu. Jalan yang rusak tersebut sudah memprihatinkan yakni jalan Janur Kuning Kelurahan Jaya Mukti kondisinya kupak kapik dan banyak berlubang lubang.jalan merdeka baru juga sama hal nya merupakan akses vital masyarakat yang ada di dalam lingkungan 4 RT kelurahan teluk binjai kecamatan Dumai Timur. Terkait persoalan insfratruktur jalan di Kota Dumai adalah merupakan masalah pembangunan yang harus di diawasi ketat, karena diduga pengerjaan proyek jalan banyak bermasalah. karena diragukan kualitas standart mutunya ujar Koord Bid Observasi dan Investigasi LSM FIPPR (Forum Informasi Pemantau Pembangunan Riau) Rudy D Sirait saat dimintai Media ini tanggapannya pada jumat kemarin . Menurutnya , Kita dan umumnya sebagai warga Dumai meminta Walikota Dumai agar tegas, dan berani menegur aparat terkait terma-

Aktivis LSM (FIPPR)
suk Kadis PU dan jajarannya ,agar pengawasan kepada Kontraktor yang mengerjakan proyek jalan di Dumai berjalan dengan baik. Selain itu diminta kepada DPRD Dumai agar melakukan kontrol pengawasan ketat terhadap penggunaan APBD Dumai sesuai ketentuan yang berlaku khususnya terhadap pelaksanaan proyek

anggaran APBD 2013 jelas aktivis itu yang juga Dewan Penasehat Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) kota Dumai dan Bengkalis -Riau itu pada wartawan Radar Nusantara. Disebutkan, seperti kondisi jalan Perwira yang merupakan salah satunya akses menuju kantor DPRD dan Kantor Walikota Dumai sampai sekarang jalan tersebut kondisinya masih memprihatinkan.tidak sedikit uang APBD habis untuk pembangunan jalan itu sama halnya jalan Soe-

Siti Qomariah, Kades Baru Setia Asih
Bekasi, Radar Nusantara Hj. Siti Qomariah, S.Ip yang mengusung gambar apel, akhirnya mendapatkan suara pilkades terbanyak di Setia Asih, Kecamatan Trauma Jaya, Kabupaten Bekasi. Dengan mengungguli dua pesaingnya yaitu, Ahmad Junaidi yang mengusung gambar nanas dan sukardi dengan gambar duren dalam pesta demokrasi tingkat desa setia asih tersebut. Hj. Siti Qomariah, S.Ip memperoleh suara sebanyak 9222 suara di susul oleh Ahmad Junaidi dengan perolehan suara sebanyak 7325 dan disusul oleh sukardi sebagai juru kunci dngan perolehan suara sebanyak 1195 suara menurut kasi pemerintahan kecamatan taruma jaya A. Wahid bahwa perolehan suara ini sudah pasalnya setiap peserta telah menandatangani hasil perolehan suara tersebut, pesta demokrasi desa setia asih inimerupakan terakhir kalinya untuk desa setia asih karena sehubungan dengan adanya permintaan dari warga setia asih agar desa setia asih menjadi sebuah pemerintahan kelurahan . Dalam hal itu ditindak lanjuti oleh pihak pemkab bekasi, sesuai dengan memorandum warga setia asih tersebut tandas wahid. Ditambahkan lagi olehnnya sejatinya sih desa setia asih sudah cukup layak menjadi kelurahan karena mengingat perkembangan di desa itu yang sedemikian sehingga tingkat perekonomian di desa itu yang sedemikian sehingga tingkat

perekonomian di wilayah desa tersebut ada kecenderungan meningkat. Sementara itu camat taruma jaya Sofyan Hadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan, terutama bagi para pendukung masing – masing calon yang kalah karena dalam dinamika kehidupan, hal ini adalah bisa ada kalah , ada menang dan saya merasa bangga karena masyarakat telah memiliki kedewasaan dan rasa bertanggung jawab yang tinggi terhadap pelaksanaan demokrasi, tandas Sofyan Hadi, Camat Trauma Jaya. (NanaYadi)

Minggu ke III, Mei 2013

PT Mandiri Sukses Jaya. PT Asia Pasific Icon. PT Asia Jaya

Dapatkan di Mall-mall Terdekat di Kota Anda

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->