P. 1
RN 60

RN 60

|Views: 1,075|Likes:
Dipublikasikan oleh Radarnusantara Peduli
Edisi Minggu ke I Juni 2013
Edisi Minggu ke I Juni 2013

More info:

Published by: Radarnusantara Peduli on May 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

Minggu ke I, Juni 2013

E-mail: radarnusantara@gmail.com

radarnusantara

www.radarnusantara.com

Harga: Rp. 9950,-

Segera Terbit Harian 40 halaman Kunjungi www.radarnusantara.com
PENGADUAN SMS KPK : 1575

REDAKSIKU
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

2

Editorial KPK Fokus Tangani Korupsi Kepala Daerah
Sindak. SH Pimpinan Redaksi

Mengapa pada umumnya kepala daerah selamat dari jeratan kasus korupsi atau Penanganan kasus korupsi di daerah macet, meski banyak juga yang mendekam di dalam penjara. Kepala daerah itu memiliki banyak materi, mampu “mengondisikan”` para penegak hukum, atau kuatnya jaringan dari level atas sampai ke bawah. Terlepas dari semua pendapat itu, ternyata dari segi aturan, kepala daerah itu bisa lolos, karena memang bukan sebagai kuasa atau pelaksana anggaran. Semua yang berurusan dengan teknis proyek, dis-

erahkan kepada instansi terkait. Penyidikan kasus korupsi yang ditangani oleh kejaksaan dan Kepolisian daerah terus mendapatkan pantauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK merupakan suatu lembaga yang dibentuk sebagai salah satu bagian pemberantasan korupsi yang merupakan pemberantasan terpenting terhadap tingkat korupsi yang tinggi dalam pembenahan tata pemerintahan di Indonesia. Dimana KPK memiliki kewenangan supervisi atas kasus korupsi yang tengah disidik di lembaga hukum lainnya. Selain memantau, KPK, kata Busyro bahkan bisa mengambilalih penanganan kasus korupsi dari lembaga penegak hukum lainnya. Itu dilakukan apabila kasus korupsi terse-

but macet penanganannya. “Kita lihat dulu apa penyebab-penyebabnya (lama ditangani),” ujar Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas. Maraknya Demo masyarakat yang sudah gerah terhadap perilaku Korupsi di beberapa daerah meminta atau bahkan mendesak KPK agar mengambil alih serta menindaklanjuti supaya proses hukum dapat diselesaikan dan tidak bertele-tele. (sind)

4 0877 316 9489
PT. CITRA CAHAYA MUDA MEMBUTUHKAN KARYAWANKARYAWATI LANGSUNG KERJA Kriteria : Lulusan SMA/Sederajat Usia Maksimal 23 Th. Tinggi Badan Minimal 155 cm.
Berminat datang langsung ke Jl. Ir. H. Juanda No. 306 Bulak Kapal Bekasi Timur HP. 081313936905

Lihat, Lawan, Laporkan dan jangan takut........ Kritik dan saran :
email:radarnusantara@gmail.com

Sms: 0818 418 944

TARIF IKLAN
IKLAN HALAMAN FULLCOLOR (FC) Ukuran 400 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm Iklan ½ halaman Fullcolor (FC) Ukuran 200 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm Iklan ¼ halaman Fulcolor (FC) Ukuran 100 mm x 5 Kolom x Rp 20.000. Per mm IKLAN BW Iklan 1 halaman Blac White (BWE) Ukuran 400 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm Iklan1/2 halaman Black White (BW) Ukuran 200 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm Iklan ¼ halaman Black White (BW) Ukuran 100 mm x 5 Kolom x Rp 18.000 Per mm IKLAN BARIS Rp 300 Per Karakter, Minimal 150 Karakter (Rp 45.000) Maksimal 300 Karakter (Rp 90.000)

Redaksi Diterbitkan Oleh: PT. Nadya Radar Nusantara NPWP: 31.627.706.0-432.000 AHU-63449.AH.01.01.2012 Pemimpin Umum/Pimpinan Redaksi: Sindak.P Silalahi, SH Wakil Pemimpin Umum: Jamal Tp.Bolon.SE Wakil Pemimpin Redaksi: Zulkarnaen Hermansyah Redaktur Pelaksana: Alberd. SE, Julianus, S.Pd Redaktur: Mujianto, Irwansyah, Andi Firmansyah Bendahara: Imelda, Partini Sekretaris Redaksi: Dian Paramita, Rina Mega Meilinawati, Novia Alvionita, Wanty Dewan Penasehat: Misin Noer Daud, SH, Drs.Karto M, SH. MM. MH (Ketua), H.Warmin.SH (Sekretaris) Afandi.SH, Manjadi S.SH, Ferdinand.SH, Iyus Faundra.SH.MH, Sahala Tobing.SH.MH, Ferdiansyah.SH.MH, Herawan.SH, Mangapul.SH, M.Silalahi.SH.MM, Sudirman.SH, Henri Hutapea.SH, Haposan Marbun.SH, Hotman Hutagaol.SH, Antoni S.SH,Yunus.SH, Jonny Manulang. SH, Fadlin Saleh.SH, Anggiat Sinurat, SH, MH, Ari, SH, Dicky Natalindo Tarigan, SH, Drs. Siswo Suparno, SH, A. A. Abubakar Button, BBA. Dewan Redaksi: Sindak.P.Silalahi,SH (Ketua), Antoni Sitanggang, SH, HM.Zakie.SH, Mindo T S.Sos, SE, Drs.Maringan N, Halomoan Tambunan, SH, Marulak Simalango, SH, Jhonner Rizal M Sirait, Eri Safrizal, SE, Choky, Rusman, SH, T. Wandi, SH, Imam Subiyanto, SH, Irfan Nadira Nasution, SH, KM. Pariaman Fhotografer: Tahyudin, Anto, Jimmy, Gimin, Arifin Litbank: R.Victor Simatupang, Sutrisno Arumasi Kontributor Mancanegara: Yohana H (Hongkong) Muannif Ridwan (Maroko) Marketing: AP Nugroho, Anto, Ari.SH, Budiman.SE, Sugimin, Heru, Jumiati, Mesriani, Sartika Staff Redaksi: Amrapel Marbun, L. Rohyali, Maraden, SM, Jaya.TP.Bolon.Sos, Tahyudin, Saehudin, Marto, SH, Amirudin, Budiman, Heri, Diana, Hermanto, Ellisa, Edy, Hairul, Jul Ardiansyah, Yudha. R, SH. Fauzi, Reni, Kenedi, Ardiansyah, Sumartini, Syarif Abdulah, Candra Septiadi, Zulkifli, Agus Darmawan, Antoni Sinaga.SH, Ir.Effendi, Fahrudin, Herman Pribadi, Jamal, Junaidi, Titin Rukmini, Alexsander, Alleh Simbolon, Jenggo, SH, Bambang, Mulyono, Deni Saputra, Rudi.S, Yudika, Mesryani, Mulyadi, Sugeng M,Wastini, Gatot Nugroho, Jejen, Parmadin Simalango, Ketut S,Sukirno.M, Krismanto, Mira Lesmana, Budi Wijaya, Rendy, Herdiansyah, Kamaluddin, Juhata Mistar, D. Murdiyanto, Saehudin, Husaini, Sm Hk, Iwan Hermawan.SE, R.Wijaya.S,Budi Santoso.SE, Robert M, Rohmayanti, Andini, Maringan, Yendy Sumadi, Mahendra Rahmadi, Listar,Gestiady, Risman Manihuruk, Sugimin, Anto, Andi.F, Wahyu, Lamrugum Pakpahan, M. Nur Kumaidi, Amrapel Manalu, Azis, Hadi Prayetno, Darius Manalu, Drs. Rudy Hariandja, AP Nugroho, Peno Suyatno, Jahroni, Luftisar. SE, Vicky Faisal Azis, Muhammad Iqbal fauzi, Kuswanto, Beston R. Simaremare, SH, M. Dofir Ibr, Rizal J, Rusman, SH, Soleh, Izhar MR, S.IKOM, Erick Kocel, Kruscok.W, Udayana, M. Maulani, Ismar Zulkifi, Tuaman Manullang, SH, Agus Bayu, SH, Fauzie, Ishak Ali, Agus Tanjung, Imam Agus Hery, Hinto Bernath, SE, Tri Wihadi, Eko Krisworo, Nana Yadi, Jon Soni S, Lisa Muarifin, Norman, S, Nurman Chaniago, Risjen Simanungkalit, Mery Panggabean, SH. Drs. Nelson Sinaga. Design/Layout: M. Nur, Andi. f, Sugih, Ifank

HUBUNGI: 085288479979 -

021-93101304 085319544744, (021) 9310 1304

Nomor Rekening: Bank BRI No. Rek: 013901002099533 An: Sindak. P Silalahi, SH Kantor Redaksi : Villa H. Abdul Razak. No. 103. Jl. Bambu Kuning Raya, Kel. Sepanjang Jaya, Bekasi Timur. Telp/fax: (021) 8242 8626, (021) 7069 3643 email: radarnusantara@gmail.com kritik dan saran SMS: 0818 418 944

Aceh Tamiang: M. Rosuli. Aceh Timur: (Ka.Biro: Basri), Safar, SH, Hasbi AB, Maryani. Aceh Utara: Jamalludin MS. Simeuleu: Monanda Phermana, SH. Batubara: (Kabiro: Sapriadi), Muhammad. SE. Bengkulu: Murdani Silalahi. Magelang: Kardi, SH. Banyuwangi: Budiman. Nias Selatan/ Teluk Dalam : (Ka. Biro: Perubahan Buulolo), Aryanus Giawa, SE, Aris Giawa, SE, Yobedi Zebua, Ichtiar Wau. Nias Barat: (Kabiro: Rahmad Halawa). Nias Utara: ..... Nias Kota/Gunungsitoli: (Kabiro: Siswanto Laoli), Inoto Mendrofa, Daniel Telaumbanua, yalisokhi Laoli. Dairi: Imam.SH. Asahan: Frans Manroe. Siantar/ Simalungun : (Kabiro: Syamp MS), Ismail Chaniago, Sugeng Amriadi, Tri Afrianto. Medan: (Ka.biro: Eddy S Nasution), Edy S Sinaga, Rohaya, SE, Supran. Tapanuli Selatan: (Koorlip) Aluan Pasaribuan SH MH. Tapanuli Utara : Januar. H. Deli Serdang: (Kabiro: Sumarno) Miswanto, Kelana Saputra, Abdi Ketaren, Surianto. Batam: (Ka. Biro: Leo NZR), P. Angela Damanik, Abner, Budi. Kota Tebing Tinggi: (Koordinator: Purnama Safrin), (Kabiro: Sahat Tambunan), Asmon Sipangkar. Majalengka: (Kabiro; Drs.S. Simatupang), Roy S, Yogi Siregar, Asep Trisno. Karawang: (Kabiro: D. Ferdyansyah), Budi Susanto, SH MH, Hendra Irawan, Budiman, Yanto HM Karta, Asmardi, Pardi. Lubuk Pakam: ..... Kota Langsa : Mustafa Rani. Lampung: Budiman, Merry. Tulang Bawang: Nirwan. Bali: Henri, Agung. Kep.Karimun: (Kabiro: Rudolf. S), Udo, Ferdy Ferdinand, Robert Tampubolon. Kota Bandung : (kabiro: Amir), Deris. Kab. Bandung: Jonas, Mampe S, Cirebon: Sukendar, SH. Cilacap: (Koordinator: Rudianto), Noferintis Tafonao. Garut: Harold S Simatupang, Erpansyah, Bima SK, Nana Sutisna. Tasikmalaya : Dedy RM, U Yoehana. Parahyangan Timur: Jhon Ferry Tampubolon. Metro: Darwin.SH. Riau: (ka.Biro: Satiaro Zega), Sefianus zai, Hadiriku Zega. Pekanbaru: (Ka. Biro: Alwi Zalukhu), Hadirat Harefa, SH. Kampar: Muntar Lumban Gaol, Boyke Simanjuntak. Siak: Yusri, Supardi. Duri: (Kabiro : Rajani Situmorang), Ruspen P. Siringo-Ringo, Sondang H. Siregar. Padang Sidempuan: Syamsul Bahri Harahap, Aman Sudirman Harahap, Awan Pasaribu. Padang Lawas Utara: Aluan Pasaribu, SH, MH, Syarifuddin Harahap, Mahmud Ritonga. Mandailing Natal: Azhari Pangeran Gultom. Rokan Hilir: ...... Rokan Hulu: Affan AG, SE, Endar R. Sumedang: Aidin Sinaga, Sardion Lubis. Kota Tanjungpinang: (Ka.Biro; Yuando Simanjuntak), Andry. PS, Rhomais, Prengki, S. Bintan : Paian, S. Tanjung Balai: Sahatma.SH. Nabire: Edi Situmorang, Wasletro S. Kep. Natuna: (Kabiro: Drs. Jimmy F Sitorus), JR. Ronald Manalu, SE. Sigli: Warsito, Marudut. Sinabung: Hendi. Kisaran: Agus Tua Panggabean. Sidikalang: Pardomuan Sihite. Sipirok: Maruli Harahap. Tobasa: Maruli Situmeang, SE. Bengkulu Selatan: Waldi. Muko-Muko: Maruli, SH. Tembilahan: (Kabiro: Iin, S.Pd), Maidilah, Andre. Rengat: Doni Purba.SE. Bangkinang: Warto. Muaro Sijunjung: Desmon. Lingga: Marwan.SH. Kepahiang: Drs. Sugeng. Seluma: Efendy.S, Bengkulu: Titin. Merangin: Usman Yusuf Sargawi. Sijunjung: Supriadi.SE. Padang Pariaman: Jumadi.SE. Tulang Bawang Barat: Lintong. Gultom. SE. Pesawaran: Patria. K. Arosuko: Farto, Sugeng SE. Batu Sangkar: Gilang. Padang Panjang: Teddy. Payakumbuh: Anto. Solok: junaedy. . Kota Jambi: (Kabiro: Efendi, H.Nc), Djohan Chandiago, Rendi, Zulkifli, Anthony Hariandja, SH. Batanghari: (Kabiro : Herlas), Rohiman. Marangin : (Ka. Biro : Usman Yusup), Sagawi. Muara Tebo Bungo: (Ka. Biro : Gunadi). Kota Pagaralam: Rony Body, Iwan. Tulang Bawang: Huminsa Siahaan. Ranai: Tihasna. Ciruas: Halomoan. Situmeang. SH. Doran. Soreang: Marince, Cibinong; Hasiholan, SH, Murni. Indramayu: Nanang, SH. Purbalingga: Laster. Sragen: Rasti. Sukaharjo: Wawan. Wonogiri: Martin. Wonosobo: Sugeng. Magetan: Wangkil, Wartoyo. Pacitan: Sulis, Mukdi. Ponorogo: Darwin.SE. Malang: Rembo Turnip. Kraksaan: Gendis, Aldi. Singaraja: Ketut. Gianyar: Hasiholan Silalahi. Dompu: Marudut Sihite. Labuan Bajo: Maringan. Bajawa: Wiwik. Kupang: Hamonangan Sitorus. Bantaeng: Iwan. Bulu Kumba: Sardi.SH. Palopo: Baldis. Malili: Kartolo, Marlon. Kolaka: Dedy. Raha Ampana: Sulis, Martin. Mangun Mamuju: Sopar Sitinjak. SE, Deni, Parli.S.Sos. Tebo: Edi Siboro. Jogyakarta: Suparno. Surabaya: (Ka. Biro: Heri P. Tampubolon), Aseng, Mahendra, S. Syahril. M. Madura: (Koord. Ulung Sunaryo, SH), (Koorlip: Susanti, S.Pd). Sampang: (kabiro: Moh. Rosidi), Saidi, Moh. Rasjad. Moh. Husairi, Nonong Emmyya, Agus S. Bangkalan: (Kabiro: Marsuf ). Pamekasan: (Kabiro: Rudy), Syamsul. FS, Agus Suprianto. Sumenep : (Kabiro: Epik Karyadi), Hafid Riyadie. Pontianak: (kabiro: Andi Sriyono), Havigator Agato, Zainal Arifin . Kapuas Hulu: (Kabiro: Adrianus Susanto). Kubu Raya: (Kabiro: Mulyadi). Sintang: Ahmad Syabirin, Masius Saulus. Landak: Lizinus Selamat, Novyan Latu. Bukittinggi: (Ka.biro: Sam Tanjung, SH), Asnawi, Mudarisman. Purwokerto: Jacksen. Sukabumi: Ibnu Kaaf. Depok: (Kabiro: Rudy Hariandja), Salman S, Wawan K.S, SOs, Suryadi. S.SOs, Mustofa, Yazidul Bustoni. NTT/Belu:....NTT/Kefa: Lius. Mojokerto: (Ka.biro: Deddy), Rony Yunarto, Desy Permata Sari, Syamsul Fuadi,SH, Iskandar Zulkarnain,SH. Luwu: Yulius, S.SOs. Banten : Rahmat. Sutedja, Wardi Adam, Ade. S Kab. Serang :Fatoni Hafidz, Ade Firdaus, Umar, Ansori. Kota Serang: Asep Hendi. Pandeglang : (Ka.Biro: Iwan Suhawan) , Mohamad Iqbal Ajie, Sarjana. Lebak : (Kabiro: Eka Gunawan), Deni Tarudin. Merak :...... Tangerang Raya : (Kabiro: Maan), Junaidi Ismail, Iwan Purnama, Agus Rosidi, Subky, Maryono, Imbro Hadi, Asep Maulana. Tangerang Pantura : Santi Indriyanti. Kab. Tangerang: Hirwan, Jaeludin Anchar, Budi Syaputra. Tangerang Kota : (Kabiro: Agus Wiryajaya, SE),Yohanes MW, Yudha Ramadani. Cilegon: Hendrik Nur Indra Jaya, Rangga Sanwani, Ruhyatdinata. Subang: (Kabiro: Memed Achmad S), Madrais. Purwakarta: (Kabiro : Ida Susilawati), Wawan Suwanda, Asep Rahmat, Aceng. Sidrap/Pare-Pare: Abdi Mantaring. Wajo: Suaib. Pinrang: Andi Kute, Aswin. Kep. Selayar: Fadly Syarif. Bogor: (Kabiro: Aan Sanjaya). Bogor Barat: (Kabiro : Moh. Romli). Kota Solo: Agung Bayu, SE, MM. Tanjung Jabung Barat: (Kabiro: Hermansyah), Ahmad Mulyadi, Herbainsyah, Udin. B. Tanjung Jabung Timur: (Kabiro : Arfiansyah Efendi), Hermansyah, Khayan Alfyansyah Salam, M. Mustakim. Brastagi: (Kabiro: Jusup Bangun), Sarpin Tarigan. Karo: (Kabiro: Roberto Barus), Kariaman Sitanggang, Iwan Sitepu. Papua Kota: Ratna Mulia, SE. Kab. Papua: Muhammad Amin. Kab. Asmat/Agats: Dominggus Karubaba. Kab. Mimika: Frits Wellem Karubaba. Bengkalis: Marno. Makassar: Nur Jamil Abd Rasyid. Jeneponto: Muh. Kahar Arifin, SH, M.Si, MH. Bangka/Belitung: (Kabiro: Jhon Pieter HP, Amd), Irfan Agustiawan, Lucky Dwi. Deli Serdang: Basuki, Suriadi. Serdang Bedagai: (Kabiro: Buyung Pahruddin Nasution), Zulkifli Harahap. Pemalang : (kabiro: Imam Sby, SH). Palembang: (Kabiro: Abror Vandozer), Nico Ferlyno. Musi Banyuasin: (Kabiro: Darul Kutni), Ahmad Sicheng. Banyuasin: (Kabiro: Herlina), Desmon, Dasmi. Ogan Ilir : Andi Roswi Diartono. Ogan Komering Ilir: Yovi Meitaha. Prabumulih/Pali : (Kabiro: Usman Basir), Herman, Junaidi. Muara Enim: (Kabiro: Evri A), Syamsidi Zainal Ariffin, Ermiyati. Lahat: (Ka. Biro: Supelman). Empat Lawang : .... Musi Rawas/Kota Lubuk Linggau: Jhuan PH Silitonga, Ustman Nasution, Andre Haris. Oku Timur/ Martapura : (Kabiro: Parlin Ariel N), Edy Kusmayadi. Oku Selatan/Muara Dua: (Kabiro: Bambang Yudianto, SE), Syarofi. OKu Induk/ Baturaja: (Kabiro: MH. Arifin). Gorontalo: Iwan Ismail. Semarang: (Kabiro: Miftahul Munir). Tolitoli: (kabiro: Asyram). Palu: (Kabiro: Amir Is Udit). Sigi: (Kabiro: Marlan MS), Karolina Larope. Donggala: Alimudin Halim. Parigi Moutong: Mariam Hi Azis. Padang: ............ Ciamis: Dedi Irfan, Mumuh, Didi Haryadi, Tatang. Kab. Cianjur: (Kabiro: Somantri), Apip Mustofa, Pendi Y. Kab. Pontianak : Dewari. Kota Sibolga: (Ka. Biro : Peniel SB Sitorus, SH), Martoto Hutagalung. Langkat: Edy Tarigan. Prov. Maluku : (Kabiro: Petrus. F. Ulahayanan). Kota Ambon : (Kabiro: Remelia HL Latuihamailo). Kab. Seram Bagian Timur : Abdul Kadir Kella. Kab. Seram Bagian Barat : Likko Yunus. Kab. Buru : Khairul Syam. Kab. Maluku Tenggara Barat : Noke Lartutul. Kab. Maluku Tengah : Ir. Murad Upuolat. Kab. Maluku Barat Daya : Yakobis Moses. Kab. Maluku Tenggara : Herman Fautngilyanan. Kota Tual : Shopia Ulahayanan. Dumai : (kabiro: Hj. Misrukiah), Yafrinel KS. Sarolangun : Achmad Fuady, Al Mubarrok. Purbalingga : (Kabiro: Jarwo Subiyanto), Teguh, Sukamto. Nganjuk : Achmad Subchan Katsir, S.Sos. Kerinci : (Kabiro: Doni Efendi) Asrizal, Hartoni Julkani, Johari, Alpian. Karawang Bekasi : Nanang. Riau : Agus Manzega, Supardi, Yusri. Subang : Memed Achmad S, Mad Rais. Nias Selatan : Delisama Nduru

Seluruh Wartawan Radar Nusantara Setiap Melaksanakan Tugas, Liputan Dilengkapi Dengan Identitas, terdaftar di Box dan tidak diperkenankan menerima/meminta apapun dari narasumber.

RADAR UTAMA
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

3

“Terkait Dugaan Mark Up Pengadaan Lahan Rusunawa” Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk Diduga Perintahkan JS Lakukan Perintah Pembayaran
Sibolga, Radar Nusantara Masyarakat Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara meminta Presiden Republik Indonesia, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar segera dilakukan penegakan supremasi hukum terkait dugaan mark up pengadaan lahan Rusunawa di Negeri Berbilang Kaum itu yang berlokasi di Jl. Merpati Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga. Pasalnya, meski kasus tersebut telah dilaporkan oleh masyarakat kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) namun hingga berita ini belum menunjukkan titik terang penyelesaian kasus dugaan korupsi tersebut sehingga terkesan lambat. Kenapa tidak..? Hingga berita ini dilansir, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) selaku institusi penegak hukum penerima laporan dugaan mark up hingga menimbulkan dugaan kerugian negara senilai Rp. 5.578.072.500 rupiah itu belum melakukan penahanan badan terhadap yang diduga sebagai tersangka meski status kasus telah ditingkatkan dari penyelidikan (Lidik) menjadi Penyidikan (Sidik). “Melalui media ini saya bersama ribuan warga Sibolga sangat berharap pada Presiden SBY agar segera memberikan perhatian dalam pelaksanaan penegakan supremasi hukum di Sibolga.” Ujar warga Kota Sibolga, Martoto Hutagalung didampingi masyarakat Kota Sibolga di perantauan (Jakarta), Patuan Sorga Dibanua Hutagalung, Sabtu (25/05) pada awak Koran Radar Nusantara di Metropolitan Mall Bekasi Jawa Barat. Menurut Martoto Hutagalung, setelah pihak Kejatisu meningkatkan penanganan kasus tersebut dari Lidik menjadi Sidik, seharusnya institusi penegak hukum yang diharapkan masyarakat Provinsi Sumatera Utara dalam penegakan supremasi hukum itu segera menetapkan para tersangka dan melakukan penahanan badan. Sebab patut diduga kuat para calon dan/atau tersangka akan melarikan diri, mengaburkan dan menghilangkan barang bukti. Apabila hal itu terjadi akan memberi peluang bagi tersangka melakukan hal yang sama dengan bentuk yang berbeda sehingga dapat menggerogoti keuangan negara. Patut diduga kuat dalam kasus tersebut telah terjadi konspirasi secara terstruktur, sistemik dan massif. Kenapa tidak..? Pihak Pemko Situang dalam akta bolga patut mengejual-beli No. 24/2012 tahui dan menyadari yang diterbitkan Pebahwa pemerintah jabat Pembuat Akta tidak diperkenankan Tanah (PPAT) memberikan modal wilayah awal kepada pribKota Siboladi dalam ga, Veronproses penika Yap, gadaan lahSH. an. IronisnJanya, oleh w a r Pemko SiEfendy bolga telah Siregar semenyerahlaku Plt Kakan uang Warga Sibolga dis PKAD modal senilai Rp. 1.500.000.000 kepada Ade- Pemko Sibolga menerima surat kualy Lis, konon tanah/lahan untuk sa dari Walikota Sibolga, Drs. H. M. Rusunawa kembali diganti rugi Pem- Syarfi Hutauruk sesuai surat kuasa ko Sibolga senilai Rp. 5.578.072.500, No. 030/1612/2012. Tanggal 5 September 2012, di depan Kepala Perlanjutnya. Martoto Hutagalung memapar- tanahan Nasional (BPN) Sibolga kan, pada tanggal 28 Juni 2012 Pe- Adely Lis melakukan pelepasan merintah Kota (Pemko) Sibolga te- haknya atas sertipikat No. 344 perlah membayar tahap I atas lahan tanggal 14 Januari. Pada tanggal 23 lokasi Rusunawa sertipikat No. 344 Nopember 2012 Pemko Sibolga senilai Rp. 1.500.000.000 kepada melakukan pembayaran tahap II seAdely Lis. Hal tersebut tertuang nilai Rp. 5.312.450.000 sekaligus pedalam surat perjanjian jual-beli lunasan atas lahan tersebut yang tanah No. 98/1/SGM 2012. Sedang- tertuang pada akta No. 242/L/SGM/ kan jual-beli antara pemilik awal atas 2012, pungkasnya. Walikota Sibolga, Syarfi Hutautanah, Hari Sutanto dengan Adely Lis dilakukan pada tanggal 10 Juli ruk Diduga Perintahkan JS Laku2012. Peristiwa hukum tersebut ter- kan Perintah Pembayaran Informasi berupa rekaman percakapan pejabat Pemko Sibolga berinisial JS dengan berinisial I sampai kemeja Radar Nusantara Biro Sibolga. Dalam percakapan tersebut terendus Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk bertempat di ruang kerjanya telah memerintahkan JS untuk melakukan pembayaran lahan Rusunawa meski JS belum memahami tindakan yang akan dilakukannya itu dengan alasan sejak awal dirinya tidak ikut serta dalam proses penetapan harga tanah. “Masalah harga sebelmnya saya tidak tahu. Tapi pak Wali bilang harga sudah okey, jadi kau tinggal bayar.” Ujar JS menirukan perintah dari Walikota Sibolga. Pada kesempatan selanjutnya terdengar dengan jelas perkataan “Pada saat itu khan tidak tau kita harga karena bukan kita yang merintis dan itu khan disuru bayar sama pak Wali. Tahap pertama setelah si July berdamai dengan si Lenci disitu. Yang satu setengah khan untuk si Lenci. Kalau begitu, tekenlah JS kata pak Wali padahal harga belum tau kita disitu khan. Karena yang merintis di awal sudah ada orang kerja tidak tau kita siapa itu.Tapi karena saya masih baru, pak Wali tahut proyek Rusunawa yang kedua tidak jadi lagi, didesaklah itu biar jadi.” (RN/SG-86)

H. Pahri Azhari Bupati Muba
Musi Banyuasin, RN Kabupaten Musi Banyuasin adalah Kabupaten yang subur dan kaya akan sumberdaya alam. Wajar saja APBD Kab. Musi Banyuasin Mencapai Dua hingga Tiga Triliun Rupiah Pertahunnya. Peluang inilah yang bisa memberikan kesempatan yang takkala luasnya bagi Pejabat di Kab. Musi Banyuasin untuk melakukan Korupsi berjamaah. Aparat Penegak hukum yakni Kajari Musi Banyuasin dan Oknum Polisi juga diduga terlibat dalam jaringan Bisnis Proyek di Pemkab Musi Banyuasin. Permasalahan ini bisa dibuktikan dengan adanaya Proyek Penataan Lapangan Parkir Mesjid Agung Desa Epil yang diduga kuat milik Oknum Polisi inisial yi, Proyek Pengedaman Pinggiran Aliran Sungai Musi di Desa Bailangu Juga diduga Kuat Milik Oknum Aparat Polres Musi Banyuasin Inisial Di, berikut Proyek Pekerjaan Pembangunan Jalan Dalam Kelurah Mangun Jaya diduga kuat milik Oknum Kejari Muba Berinisial Ju. Berdasarkan Informasi yang kami dapat dari berbagai sumber dan beberapa Oknum Pemborong dan Pimpinan Perusahaan yang ikut andil dalam Proses Lelang dan memenangkan beberapa Tender Proyek dilapangan bahwasanya dari Proyek yang Jumlah nilainya 100% yang sisanya hanya 50% hingga 55% saja yang bisa digunakan untuk Pekerjaan Proyek tersebut. Pertanyaan kami kemana 45% higga 50% lainnya,???? Kewajiban Pajak Daerah (PPH-PPN) 12,5%, Setoran wajib tanpa pertanggung jawaban 15% Kepada Bupati Kab. Musi Banyuasin, Upah Tukang 12%, PPTK 1%, Pengawas 1%, Panitia tender 2% dan berikut biaya tender 2% jumlah seluruhnya 45,5% ini belum termasuk keuntungan bagi Pemborong. Jadi wajar saja kalau Proyek yang seharusnya dapat diselesaikan sesuai dengan standar ternyata dilapangan banyak proyek yang terbengkalai alias tidak selesai dan Putus Kontrak. Sebenarnya kami selaku kontraktor sangat merasa keberatan dengan ketentuan ini, tapi apa boleh buat, kami harus mengikuti Paturan yang ada, kalau kami tidak mau mengikuti Paturan ini sudah tentu kami tidak akan mendapat Proyek Pekerjaan yang ada di SKPD Pemkab. Musi Banyuasin ini. Setoran ini berlaku diseluruh Dinas Instansi yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin ini tambahnya. Yang lebih memberatkan kami adalah setoran tanpa Pertanggungjawaban Kepada Bupati Musi Banyuasin, bayangkan saj kalai jumlah Nilai Proyeknya satu Milyar berarti jumlah uang yang wajib disetor adalah seratus lima puluh juta rupiah (Rp. 150.000.000,-) Banyak terdapat Proyek yang nilainya diatas satu Milyar Rupiah, bahkan ada beberapa Proyek yang Nilainya mencapai Puluhan Milyar Rupiah, seperti Proyek Pekerjaan Sp Saud Menuju Bukit Selabu yang dikerjakan asal-asalan dan kondisi sekarang terbengkalai, Proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Kasmaran Pinggap Dua Tahun Anggaran yang dikerjakan Oleh PT. Gajah Mada Sarana dengan Jumlah Nilai anggaran Mencapai Dua Puluh Milyar Rupiah, Hingga saat ini Kondisi Jalan rusak parah, Berikut Proyek Pekerjaan Pembangunan Jembatan Lalan yang menelan dana lebih kurang seratus Milyar Rupiah (Rp. 100.000.000.000,-) Jika di gitung dengan jumlah Proyek yang ada di Kab. Musi Banyuasin yang mencapai Tujuh ratus Mulyar Rupiah Pertahunnya, Berapa Milyar Rupiah

untuk 15 persenya yang wajib disetor Kepada Bupati Musi Banyuasin H. Pahri Azhari. Menurut Darul Kutni Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SPLS Kec. Sekayu, saya mengharapkan kepada pihak Aparat Penegak Hukum agar segera menyidik Oknum yang terlibat dalam permasalahan tersebut dan apabila terbukti segera kirim ke Penjara. (tim)

Simalungun, Radar Nusanta PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) yang berkantor pusat di jl. Letjen. Suprapto No.2 bilangan kota medan yang terlihat megah ternyata diduga menyimpan sejuta penyimpangan dalam pelaksanaan menegemen, baik di kantor pusat maupun di kantor Grup Unit Usaha (GUU) bahkan penyimpangan maupun korupsi merambah sampai ke kantor kebun unit. Erwin Nasution selaku Direktur Utama PTPN IV dilihat dari sistem kerjanya masih perlu dipertanyakan kelayakan sebagai pimpinan perusahaan raksasa yang dibawah naun-

gan Badan Usaha Milik Negara, hal ini tercetus didasari tidak adanya pengawasan langsung dari Dirut dalam pelaksanaan proyek di bidang peningkatan mutu SDM, peningkatan prasarana jalan penghubung & jalan produksi, serta pengelolaan dana CSR. Anehnya ketika di konfirmasi melaluli telephone seluler (HP) di 0812 601X XXX nomor pribadinya tak bersedia memberikan penjelasan yang akurat perihal penyimpangan penggunaan dana yang diduga di korupsikan pihak rekanan sebagai pemenang tender dalam pelaksanaan proyek seakan ditutup tutupi guna untuk menutupi segala

penyelewengan keuangan perusahaan / negara. Baginda Menejer GUU V yang berkantor di bah jambi kecamatan jawa maraja kabupaten simalungun juga ketika di sambangi ke kantornya tidak bersedia menjumpai RN namun terkesan main petak umpet , untuk mendapatkan informasi yang akurat untuk pemberitaan yang berimbang perihal penyimpangan dalam pelaksanaan PITRUNISASI di kebun unit Bah Birong Ulu serta cacat hukumnya pelaksanaan CSR di kebun unit Marjandi RN kembali
Bersambunng ke hal. 4.................

RADAR UTAMA
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

4

Gurita Korupsi........ Sambungan dari hal. 3
menyambangi kantor GUU V namun Baginda seraya melarikan diri dari kawasan perkantoran, di hubungi melalui telephone seluler (HP) nomor 0813 6169 XXXX baik melalui pesan singkat (SMS) tidak ada respon yang bisa digunakan untuk penyeimbang kelanjutan pemberitaan. Hasil investigasi RN dari beberapa kebun unit khususnya di kawasan kabupaten simalungun seperti di Kebun Unit Marjandi dalam pelaksanaan CSR sangat mencegangkan karena pelaksanaan CSR cacat hukum diduga Kepala Desa Sipoldas tidak pernah menanda tangani berita acara pengerjaan maupun berita acara penyelesaian bahkan laporan pertanggung jawaban pengerjaan pitrunisasi yang berdana dari CSR tersebut namun diduga pelaksanaan pirtunisasi hanya untuk memuluskan jalan penghubung dari nagori Simpang Raya Dasma karena di lokasi tersebut adanya lahan maupun gudang J. Sinaga selaku menejer unit Marjandi. Semenjak menjabat sebagai menejer kebun unit marjandi akhir tahun 2010 sinaga sudah dibebani dengan surat permohonan proposal dari nagori sipoldas yang saat itu belum ada pemekaran menjadi dua nagori (Nagori sipoldas-Nagori Simapnag Raya Dasma) namun CSR mulai direalisasikan tahun 2011 menurut pengakuan kepala desa Simpang raya dasma pelaksanaan CSR pada tahun 2011 langsung dialihkan ke nagorinya tanpa adanya pemberitahuan dari perkebunan yang dimana permohonan CSR 2011 dan 2012 sesuai dengan keterangan pangulu nagori seharusnya dilaksanakan di nagori sipoldas, namun tanpa tau sebab pengalihan dilakukan ke simpang raya dasma hal ini terlihat dari lokasi lahan perkebunan dan gudang sang menejer di daerah pelaksanaan pitrunisasi tanpa adanya tanda tangan atau pun surat pengalihan dari pangulu nagori sipoldas. Kejanggalan juga terjadi pelaksanaan CSR akhir tahun 2012 karena pelaksanaan pitrunisasi tidak standar sesuai dengan ketentuan RKS dimana ketebalan lapisan batu gunung hanya 7cm tanpa adanya pengerasan dengan COMPACTOR dan panjang hanya 600meter serta keanehan juga terlihat lebar jalan hanya 2,6meter dilihat dari hasil akhir pengerjaan rekanan CV.DESIMA (sesuai dengan info yang diperoleh dari berbagai sumber) hanya memikirkan keuntungan pribadi karena disatu sisi pemilik perusahaan tersebut adalah anak kandung dari menejer. Zainal Abidin selaku Menejer Unit Kebun Bah Birong Ulu saat di jumpai di kantor teknik perkebunan dalam hal penjelasan dugaan penyimpangan proyek PITRUNISASI sebesar Rp. 1.5 M yang diatur dalam Rencana kerja dan syarat nomor : 04.01A/RKS/751/VIII/2012 tertanggal 27 agustus 2012 yang langsung ditanda tangani oleh Erwin Nasution selaku DIRUT PTPN IV dan di sahkan di kantor pusat medan serta mengeluarkan Surat Penunjukan rekanan nomor : 04.01A/PR/ 751/IX/2012 tertanggal 17 september 2012 dan memo persetujuan direksi tentang pengalihan pelaksanaan pitrunisasi dengan surat nomor : 04.01A/04.DIRUT/M 1473/ IX/2012. Sesuai keputusan yang dikeluarkan DIRUT pemenang tender yang menjadi rekanan adalah CV. CAHAYA MAKMUR sesuai dengan surat penunjukan kontrak nomor : 04.06/S.PERJ/637/IX/2012. Namun keanehan dalam pelaksanaan Pitrunisasi sangat mengagetkan dilihat dari hasil kinerja rekanan sangat amburadul dan tak layak pakai. Rekanan hanya mementikan keuntungan pribadi tanpa melihat dan memahami isi dari surat kontrak dan surat syarat kerja. Menteri BUMN diharap mau turun gunung untuk melakukan penilaian akan hal tersebut serta meminta kepada Dirut, menejer GUU, Menejer kebun unit maupun rekanan supaya memberikan pertanggung jawaban akan kinerja yang selama ini diduga hanya untuk memperkaya diri masing-masing bak seperti Gurita yang sedang kelaparan tanpa melihat efek dari perbuatan yang bisa dijerat dengan hukum yang berlaku. KPK juga diharapkan berani dan menyurati seluruh menegemen PTPN IV medan guna untuk menegakkan hukum sehingga perusahaan yang berada dibawah BUMN maupun BUMD tidak mengalami kerugian keuangan. (SyM / ICH )

HIPSI Desak Kejatisu Segera Tangkap Bupati Nisel
Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Bencana Alam Mazo Rp. 5 Miliar
belum ada perkembangan/jalan di tempat, sehingga penanganan kasus tersebut membuat masyarakat Nisel tidak percaya dengan Kinerja penyidik Kejatisu. Menurut Sekretaris I DPC Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI) Kepulauan Nias, Delisama Ndruru, menegaskan bahwa Penanganan kasus dugaan korupsi bencana alam Mazo, Kinerja Penyidik Kejatisu dinilai lambat dan sepertinnya Kejatisu diskriminatif dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang sedang membabi buta di Kabupaten Nias Selatan. Kepala BPBD Nisel, AM tidak mungkin sendirian saja melakukan kasus Tindak Pidana korupsi bencana alam Mazo Rp. 5 Miliar, sedangkan dana tersebut mengalir di beberapa SKPD dan terindikasi kuat Bupati Nias Selatan, Idealisman Dachi terlibat, maka demi menjaga citra Kejatisu di teng a h - t e n g a h masyarakat,,,,,,,!!!,,,,,,,,,Siapa saja terlibat dalam kasus dugaan Korupsi bencana alam Mazo, seret kepenjara. (Tim)

Nias Selatan, Radar Nusantara Penggunaan dana bencana alam Mazo Rp. 5 Miliar, yang bersumber dari dana cadangan APBD TA. 2011 Kabupaten Nias Selatan, dinilai peruntukkannya salah, Buktinya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Arototona Mendrofa (TSK) di tahan oleh penyidik Kejatisu (23-11-12), namun sangat disayangkan hingga saat ini

FKI-1 dan sejumlah elemen masyarakat nisel demo KPK

Tangkap Bupati Nias Selatan
Nias selatan, Radar Nusantara
Front Komunitas Indonesia Satu (FKI1) Nias Selatan dan sejumlah elemen masyarakat nisel melakukan aksi demonstrasi di depan kantor KPK, Jumat (03/ 05) menuntut supaya Bupati Nias Selatan ID segera diperiksa dan ditangkap terkait dugaan korupsi pengadaan tanah dan sejumlah dugaan kasus korupsi lainnya di Nias Selatan. Bupati Nias Selatan ID diduga melakukan korupsi dalam kegiatan proyek pengadaan tanah keperluan pemerintah daerah yakni dugaan korupsi pembangunan balai benih induk (BBI) di Desa Bawonifaoso kecamatan telukdalam kabupaten Nias Selatan sebesar Rp 11.334.376.500,dugaan korupsi pengadaan tanah untuk keperluan pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) yang berada di Jl. Saonigeho km. 3.3 kecamatan telukdalam kabupaten Nias Selatan sebesar Rp 15.000.000.000;, dan dugaan korupsi pengadaan tanah untuk keperluan kantor pemerintah kabupaten nias selatan sebesar Rp 21.000.000.000, milyar. Tanah tersebut dibeli Pemda Nias Selatan kepada adik kandung Bupati Nisel atas nama Firman Adil Dachi, dimana sebelummnya tanah tersebut dibeli oleh Firman Adil Dachi dari masyarakat dengan harga murah kemudian dijual kepada Pemda nisel dengan harga yang tinggi dan tidak sesuai NJOP serta harga pasar. Korupsi, kolusi dan nepotisme di

Abdul Syukur niat Maju Terus Pantang Mundur
Tangerang, Radar Nusantara
RadarSepuluh tahun sudah Kota Tangerang dipimpinan oleh Wahidin Halim. Dibawah kepemimpinannya yang mengusung visi Akhlakul Kharimah, banyak porgram yang manfaatnya bisa dinikmati langsung masyarakat. Dan, tidak lama lagi, Kota Tangerang bakal kembali menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk periode 2013-2018. Sejumlah namapun bermunculan dan digadang-gadang bakal maju dalam bursa Pilkada Kota Tangerang. Salah satu dari sekian banyak nama yang kini muncul sebagai bakal calon (balon) Wali Kota Tangerang adalah H. Abdul Syukur. Sedianya, Abdul Syukur adalah adik kandung Wahidin Halim. Selain menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Par tai Golkar Kota Tangerang, Abdul Syukur kini juga duduk di Komisi III DPRD Provinsi Banten. Kiprahnya di dunia politik terbilang matang. Pasalnya, sebelum duduk sebagai wakil rakyat untuk tingkat provinsi, Abdul Syukur juga telah 10 tahun mengabdi sebagai wakil rakyat untuk tingkat Kota Tangerang. Berbekal pengalaman matang di dunia politik serta tekadnya untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat, anak bungsu dari 8 bersaudara kelahiran Kampung Pinang 20 Juni 1967 yang akrab dipanggil bang haji ini, berniat maju dalam Pilkada nanti. ”Saya hanya ingin membangun masyarakat Kota Tangerang untuk menjadi lebih baik lagi. Dan, niat saya ingin menyempurnakan programprogramnya Wahidin Halim, yang sampai saat ini begitu baik dan terasa manfaatnya bagi masyarakat” ujar Abdul Syukur, Senin (14/1/2013). Dia berpendaat, bahwa pencalonannya dalam Pilkada 2013 adalah hak, untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. “Saya merasa mempunyai hak yang sama dengan masyarakat, yaitu hak un-

tuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Kota Tangerang,” ujar pria ramah dan dekat dengan dengan berbagai elemen masyarakat. (agus.w)

Konflik Pemakaman di DKI Jakarta:
Bayangan Hitam di Gerbang Akhirat
Insaf Alber t Tarigan, repor ter OkeZone.com yang juga seorang blogger, melontar per tanyaan yang sungguh menggelitik, “Bagaimana Anda ingin dikubur atau mengubur orang yang Anda kasihi kelak? Makan sendiri? Menumpang makam orang lain? Atau makam Anda ditumpangi? Lalu, tempatnya nyaman atau angker?” Pertanyaan itu, idealnya, disampaikan juga kepada mantan Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Catharina Soerjowati. Pasalnya, 14 Maret 2011, di depan para wartawan, ia mengatakan, dari 589,65 hektar luas pemakaman, lahan yang siap pakai untuk menampung jenazah baru di seluruh wilayah

Kabupaten Nias Selatan propinsi sumatera utara semakin merajalela. Bahkan tanpa merasa malu penguasa Nias Selatan (Bupati Nias Selatan) serta keluarga dan kroni-kroninya mempertontonkan perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan penuh keangkuhan kesombongan dan kemunafikan, sehingga telah mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan bagi rakyat nias selatan dan hidup dalam suasana tertekan dan terintimidasi, beber Yulius Edison Duha sebagai kordinator umum aksi tersebut . Yuilius Edison Duha, bersama forum masyarakat nias selatan yang ada di jakarta meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kejaksaan Agung RI supaya segera tuntaskan proses hukum kasus korupsi, kolusi dan nepotisme pengadaan tanah lahan balai benih induk sebesar Rp11.33.376.500, pengadaan tanah RSUD sebesar Rp 15.000.000.000 milyar, pengadaan tanah untuk pembangunan kantor pemerintahan sebesar Rp 21.000.000.000,- milyar, proyek pembangunan fondasi tiang pancang kantor pemerintahan (istana rakyat) Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp 7.780.000.000,- penyalahgunaan dana bencana alam mazo 5 milyar rupiah. Dalam orasinya demonstran mendesak KPK dan Kejagung RI supaya segera tangkap, adili dan penjarakan Bupati Nias Selatan (Idealisman Dachi) beserta kroni-kroninya yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.(Delis Ndruru)

Jakarta, Radar Nusantara

Jakar ta hanyalah 31,8 hektar, dan diperkirakan cuma cukup hingga tahun 2013. Soal lahan seluas 202,21 hektar yang sudah dibeli pemerintah provinsi, itu sama sekali tidak terpakai karena belum diuruk. “Pengurukan memerlukan dana hingga miliaran rupiah per hektarnya, sementara pemerintah Jakarta belum menganggarkan biaya untuk itu,” kata Catharina, kala itu. Tak salahlah kalau Jakarta dikalungi gelar “krisis lahan pemakaman”. Tapi, menurut Catharina, solusi untuk itu sebenarnya sangat gampang. “Tinggal melakukan pengurukan dengan biaya dari anggaran belanja daerah. Jika lahan 202,21 hektar tadi selesai diuruk, lahan pemaka-

man di Jakarta diperkirakan akan cukup untuk digunakan hingga tahun 2021,” kata Catharina. Meski begitu, Catharina sendiri tidak bisa memastikan luas lahan yang akan diuruk mulai tahun 2012 itu. “Mungkin satu-dua hektaranlah. Kalau mau ngebut, ya lima hektar,” katanya. Dengan kata lain, proses pengurukan lahan seluas 202,21 hektar tadi paling cepat baru akan rampung 40 tahun lagi. Muncul hal unik. Keterangan Catharina mengenai lahan tak siap pakai dan perlu pengurukan itu berbeda dengan penjelasan Suryo Wargo, Sekretaris Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta. Menurut Wargo, berdasarkan hasil pengukuran di lapangan hingga tahun 2010,

luas lahan yang belum siap pakai atau butuh pengurukan itu ternyata “hanya” 128,56 hektar. Beda angka antara bos dan bawahan itu terjadi karena Catharina menghitung juga lahan yang hanya perlu dibersihkan seluas 73,65 hektar. Sementara Wargo hanya mengukur lahan yang memang benar-benar perlu diuruk. Namun, penjelasan Wargo itu masih tetap membingungkan. Karena, jika benar ada lahan 73,65 hektar yang hanya perlu dibersihkan lalu siap pakai, total lahan pemakaman di Jakarta pun seharusnya memang 589,65 hektar seperti yang disampaikan Catharina, bukan 516 hektar sebagaimana dikatakan Wargo. “Catatan saya itu yang benar, karena

saya melakukan pengukuran langsung ke lapangan. Yang perlu pengurukan itu 128,56 hektar, kalau yang lainnya cuma butuh land clearing saja, ada rumput-rumput,” kata Wargo. Menurut perhitungan Wargo, biaya pengurukan lahan yang belum siap pakai itu antara Rp 1,5 hingga 2 miliar per hektar, yang berarti minimal Rp 192,84 miliar untuk lahan seluas 128,56 hektar. Lahan yang perlu diuruk itu tersebar di beberapa tempat, antara lain pemakaman Tanah Kusir, Kampung Kandang, Srengseng Sawah, Pondok Rangon (Jakarta Pusat), Semper (Jakarta Utara), Tegal Alur (Jakarta Barat), dan Pondok Kelapa (Jakarta Timur). ….Bersambung… (Jamala)

RADAR ISTANA
www. radarnusantara.com
Jakarta, Radar Nusantara

Minggu ke I, Juni 2013

5

Negara, sesuai kewenangan yang dimiliki, akan terus menjalankan konstitusi untuk melindungi hak-hak warga negara dalam menjalankan ibadah dan kepercayaannya. Namun jika terjadi ketegangan atau konflik akibat dari pemahaman yang berbeda, diperlukan upaya bersama untuk mengelola dan mengatasinya.

Presiden SBY memberi sambutan Peryaaan Dharmasanti Waisak Nasional di JIExpo, Jakarta, Minggu (26/5) sore.

“Para pemuka agama beserta ormas dan lembaga keagamaan diharapkan dapat secara aktif dan penuh tanggung jawab ikut mengatasi dan mencarikan solusinya,” kata Presiden Susilo Bambang Yud-

hoyono pada bagian lain sambutannya saat menghadiri Peryaaan Dharmasanti Waisak Nasional Umat Buddha Indonesia 2557 BE/2013, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (26/5) sore. Presiden menegaskan, tidak perlu dan tidak boleh terjadi pertentangan antara yang kelompok minoritas dan mayoritas. Semua adalah komponen bangsa kita yang harus hidup bersama dengan rukun dan damai serta saling menghormati. “Tidak boleh ada kelompok yang merasa berada di atas kelompok yang lain. Kita semua setara serta memiliki hak dan kewajiban yang sama,” Presiden SBY menegaskan. Presiden juga kembali mengingatkan, jika ada tindakan kekerasan dan melawan hukun, termasuk kekerasan atas nama agama, aparat keamanan dan penegak hukum dengan tegas mesti menindaknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pedomannya jelas, yakni Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2013 mengenai cara mengatasi kekerasan

dan konflik sosial. “Kita harus memastikan dihentikannya semua bentuk ancaman, intimidasi, dan agitasi termasuk perusakan pada rumah ibadah apapun dan penyerangan pada penganut agama manapun. Saya sampaikan bahwa pihak-pihak yang mengancam hak-hak warga negara yang menjalankan ibadahnya di negeri ini tidak dibenarkan,” Kepala Negara menandaskan. Dalam kesempatan ini, Presiden juga menyampaikan untuk terus berkontribusi pada penyelesaian konflik komunal di Myanmar yang sarat akan isu agama. “Saya telah dan akan terus menjalankan diplomasi, termasuk memelihara komunikasi saya dengan Presdien Myanmar untuk mendorong penanganan dan penyelesaian konflik komunal,” kata SBY. “Kita juga terus menunjukan kepedulian kita terhadap sesama, kita ikut serta mendorong terciptanya rasa aman dan damai antarsesama umat beragama di Myanmar,” ujar Presiden SBY. (fbw/sind)

Jakarta, Radar Nusantara Umat Budha bangga atas rencana The Appeal of Conscience Foundation memberi penghargaan World Statesman Award kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Ini merupakan pengakuan dunia internasional kepada SBY sebagai salah satu tokoh dunia yang berkontribusi dalam memperjuangkan kebebasan dan toleransi beragama,” kata Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Arief Harsono. Ketua Umum Walubi menyampaikan hal ini dalam sambutan Perayaan Dharmasanti Waisak Nasional Umat Buddha Indonesia 2557 BE/ 2013 M, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (26/5) pukul 16.00 WIB. Presiden SBY yang mengenakan batik warna jingga menghadiri acara ini bersama Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono serta Wapres Boediono dan Ibu Herawatie. Arief Harsono, mewakili umat Buddha Indonesia, juga sangat mengapresiasi langkah Presiden SBY yang ikut menyelesaikan permasalahan etnis Rohingya di Myanmar. Kehadiran Presiden dalam

setiap perayaan Waisak tidak hanya membuat umat Buddha bangga dan bahagia, tetapi sekaligus juga merasa mendapat perlindungan, pengayoman, dan naungan. “Sebagai umat Buddha, meskipun jumlah kami tidak terlalu banyak di Indonesia, namun kami merasa nyaman berada di bawah naungan dan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Bapak Presiden,” ujar Arief Harsono. Selama delapan tahun kepemimpinan Presiden SBY, lanjut Arief, umat Buddha merasakan pencapaian dan lompatan yang luar biasa dalam kehidupan keagamaan, kebangsaan, dan kenegaraan. Sebagaimana diketahui, lembaga nirlaba The Appeal of Consience Foundation akan memberikan Penghargaan Negarawan Dunia kepada Presiden SBY. Penghargaan diberikan kepada mereka yang dinilai mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antar keyakinan. Presiden SBY akan menerima penghargaan tersebut saat melakukan kunjungan ke New York, Amerika Serikat, 29-31 Mei nanti. Presiden SBY sendiri dalam sam-

butannya menjelaskan, jika bangsa lain menghargai kemajemukan dan sikap toleransi bangsa kita, tentu itu merupakan kehormatan atas apa yang kita bangun, perjuangkan, dan buktikan bersama selam ini. “Penghargaan itu juga harus kita terima sebagai bagian dari introspeksi dan melakukan perbaikan terhadap hal yang kita rasa belum baik,” kata SBY. Kepada umat Buddha, Presiden mengajak untuk meneladani nilainilai universal dari Dharma yang diajarkan Sang Buddha. “Mari kita tinggalkan sikap mementingkan diri sendiri. Mari kita suburkan sikap saling menghormati dan menghargai. Mari kita ciptakan suasana kehidupan nasional yang rukun, damai, dan harmonis, serta bangun semangat kerja keras,” ujar Presiden SBY. Sebelumnya, Presiden menuturkan bahwa kebebasan beragama di Indonesia dijamin oleh konstitusi. Hal itu terjadi sejak Indonesia merdeka. “Para pemimpin agama juga telah membahwa umatnya pada jalan kebenaran. Kalangan masyarakat dunia bahkan telah menilai Indonesia sebagai contoh

Presiden SBY dan Ibu Ani bersama panitia Perayaan Dharmasanti Waisak Nasional Umat Buddha Indonesia di JIExpo, Minggu (26/5) sore.

dalam hal harmoni dan toleransi dalam umat beragama di dunia,” kata Presiden SBY. Perayaan Waisak tahun ini bertemakan ‘Dengan Semangat Waisak Kita Tingkatkan Kesadaran untuk Terus Berbuat Kebajikan’ dan sub

tema ‘Sucikan Pikiran, Tingkatkan Kebajikan, Kehidupan Menjadi Harmonis’. Hadir pula dalam acara ini Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Mensesneg Sudi Silalahi. (fbw/sind)

Cameron Akui SBY Tokoh Otoritatif
Terkait Isu Toleransi dan Demokrasi
Jakarta, Radar Nusantara
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengakui bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan tokoh otoritatif dalam isu memerangi terorisme, toleransi, dan demokrasi. Pernyataan tersebut disampaikan Cameron dalam perbincangan melalui telepon dengan Presiden SBY, Jumat (24/5) siang kemarin. “PM Inggris terimakasih atas dukungan Presiden SBY yang dinilai sebagai tokoh otoritatif dalam isu ini karena Indonesia adalah negara demokrasi dan memiliki penduduk mayoritas Islam terbesar,” begitu tulis akun Twitter resmi Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, @SKPBidang HI, kemarin. Kemarin, PM Cameron menelepon Presiden SBY untuk membahas laporan draft final Hig Level Panel on Post-2015 Development Agenda. Presiden SBY, bersama PM Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf adalah ketua bersama panel yang dibentuk Sekjen PBB tersebut. Laporan panel akan diserahkan Presiden SBY kepada Sekjen PBB dan sidang Majelis Umum PBB, akhir Mei ini. Dalam percakapan telepon tersebut, Presiden SBY juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya serdadu Inggris yang dibunuh secara keji di jalanan London. Kepada Cameron, SBY juga menegaskan sikapnya mengutuk aksi terorisme. Pelaku pembunuhan sadis tersebut diduga kelompok teroris. “Presiden SBY menekankan bahwa aksi terorisme dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan. Indonesia akan selalu mendukung keja sama untuk perangi terorisme,” ujar SBY, sebagaimana ditulis dalam twitter @SKPBidangHI. Dalam kesempatan itu, PM Cameron juga kembali menegaskan dukungan pemerintah Inggris atas kedaulatan dan integritas teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Termasuk Papua. (hr/ sind)

Presiden akan Pimpin Pertemuan Terakhir Panel PBB di New York
Jakarta, Radar Istana
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memimpin pertemuan kelima atau terakhir Panel Tingkat Tinggi PBB untuk Agenda Pembangunan Pasca 2015, di New York, Amerika Serikat, pada 29-31 Mei nanti. “Hasil kerja panel berupa Agenda Pembangunan Pasca 2015 akan saya serahkan kepada Sekjen PBB untuk dibahas oleh negara-negara anggota PBB,” kata Presiden melalui akun Twitter @SBYudhoyono yang diunggah pada Sabtu (25/5) malam. Sebagaimana diketahui, Presiden SBY bersama PM Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf adalah ketua bersama panel yang dibentuk oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon tersebut. Panel beranggotakan 23 negara dan dari berbagai kalangan. Panel telah melakukan empat pertemuan, yakni di New York (Amerika Serikat), London (Inggris), Monrovia (Liberia), dan Bali (Indonesia). Panel bertugas merumuskan agenda Presiden SBY, Presiden Liberia, Sekjen PBB, dan PM Inggris saat memimpin pertemuan pertama HLP on Post2015 Development Agenda di Markas PBB, New York, AS, pada September 2012. pembangunan global pasca berakhirnya Tujuan Pembangunan Milenium atau MDG’s, tahun 2015 mendatang. Setelah melakukan empat pertemuan terdahulu, laporan final panel akan diserahkan kepada Ban Ki-moon di New York, pada 29-31 Mei nanti. Presiden SBY ditunjuk mewakili panel untuk melaporkan hasil final tersebut.“Saya bersyukur karena ikut memimpin perumusan dokumen strategis dan bersejarah tentang Agenda Pembangunan Dunia tersebut,” ujar Presiden SBY dalam akun Twitter-nya. Dokumen yang akan diserahkan kepada Sekjen PBB tersebut bertajuk ‘One World: A Global Partnership for Sustainable Development and Poverty Eradication’. Sebelum ke New York, Presiden SBY terlebih dahulu melakukan kunjungan kenegaraan ke Swedia. Presiden akan bertolak dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (27/5) pukul 08.00 WIB. Kunjungan ke Swedia ini atas undangan Raja Carl XVI Gustav. (hr/Sind)

RADAR JAKARTA
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

6

Dinkes DKI Lakukan Evaluasi
Akibat Mundurnya 16 RS Swasta dari KJS
Jakarta, Radar Nusantara
Program Pelayanan Kartu Jakarta Sehat (KJS) sedikit mengalami kendala karena mundurnya 16 Rumah Sakit Swasta di Jakarta dari program KJS, hal ini dikarenakan 16 RS Swasta nilai klaim perorang masih kurang memadai . Kadinkes DKI Dien Emmawati mengungkapkan, memang ada 16 RS swasta yang menyatakan mundur dari program KJS, RS swasta ini komplain karena nilai klaim per orang yang ditangani dinilai terlalu kecil. “Mundurnya ke-16 rumah sakit ini bukan karena penunggakan tapi lebih kepada mereka takut rugi karena nilai klaim yang masih rendah, ujar Dien Emmawati. Namun Kadinkes akan melakukan evaluasi terhadap program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Tujuannya, agar langkah yang diambil ke-16 RS tersebut tidak diikuti rumah sakit lainnya.”Kita sudah rapat dengan Kementerian Kesehatan dan secepatnya akan lakukan evaluasi,” kata Dien. Menurut dia, mundurnya 16 RS dari program KJS tersebut sedikit banyak akan mengganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Sebab, kata dia, dari 16 RS tersebut, delapan di antaranya berada di Jakarta Utara. “Tapi itu semua rumah sakit tipe C (rumah sakit kecil),” katanya menjelaskan. Meski demikian, Dien melanjutkan, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, masih ada 76 RS lainnya yang masih melayani pasien dengan KJS. Dien juga men-

Tono Suratman Lantik Pengurus Baru Koni DKI
2018) Asraf Ali anggota DPRD DKI dari fraksi partai Golkar ketika di minta komentarnya kepada Radar Nusantara mengatakan jangan dipermasalahkan yang penting kualitasnya baik personil itu sendiri maupun insan-insan olahragawan yang dibawah kepemimpinannya kualitas yang dibawah kepemimpinan pasukan yang gemuk mampu mencapai target apa gak. Tapi saya sangat yakin setiap even yang diikuti oleh atlit-atlit DKI mempunyai dan membawa mana dan kesan tersendiri jadi kita tunggu aja sepak terjang para atlit Ibukota dibawah kepemimpinan 77 ini menjadi perhitungan tersendiri baik secara nasional maupun internasional memang kita harus yakin juga di cabang-cabang olah raga tertentu kita tertinggal namun ketertinggalan tersebut janganlah berlarutlarut ucap Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta. (Agus. T)

jelaskan, premi untuk KJS saat ini besarnya Rp 23 ribu per orang per bulan. Dari 4,6 juta penduduk Jakarta, baru sekitar 2 juta orang yang menggunakannya. Namun, menurut Dien, mundurnya rumah sakit tersebut bukan karena premi, melainkan karena persoalan klaim yang dianggap terlalu kecil. Tutur Kadinkes. Berikut ini nama 16 rumah sakit swasta di Jakarta yang mundur dari program KJS: 1. RS. Thamrin 2. Rs Bunda Suci. 3. Rs. Mulya Sari. 4. Rs. Satya Negara. 5. Rs. Paru Firdaus. 6. Rs. Islam Sukapura. 7. Rs. Husada, 8. Rs. Sumber Waras, 9. Rs. Suka Mulya, 10. Rs. Port Medical, 11. Rs. Puri Mandiri Kedoya, 12. Rs. Tria Dipa, 13. Rs. JMC, 14. Rs. Mediros, 15. Rs. Restu Mulya, dan 16. Rs. Admira. (eko)

Jakarta, Radar Nusantara Tono Suratman Ketua Umum Koni Pusat Tono Suratman belum lama ini melantik kepengurusan Koni DKI Jakarta yang mengambil tempat di Balai Agung Pemprov DKI

Jakarta, sebanyak 77 personil di lantik terkesam membengkak apa bila dibandingkan periode 2009 – 2013 hanya 57 personil. Terkait membengkaknya personil Koni DKI Periode ini (2013 –

Tidak Peduli Penyemprotan Lingkungan
Jakarta, Radar Nusantara Walaupun disalah satu keluarga warga RT. 07 / 06 Kelurahan Pulogebang Cakung Jakarta Timur yang kakak beradik diopname di RSUD Koja karena penyakit menular BDB dan dibuktikan oleh Surat Pengantar Opname ditandatangani dr. Jacky Deafriadi namun Lurah Endro dan Kepala Puskesmas dr. Ida R Kelurahan Pulogebang Cakung tidak peduli dan tidak menanggapi permintaan warga lingkungan RT. 07 / 06 Kel. Pulogebang untuk melakukan penyemprotan / fogging, warga sudah memohon secara lisan kepada Ketua Rukun Tetangga 07 dan Ketua Rukun Warga 06 Saring tidak ditanggapin karena ketidaktahuan dan juga kapasitasnya hanya sebatas Ketua RT/RW maka warga langsung kekantor kelurahan dan meminta pihak Kelurahan yang diwakili Wakil Lurah dan pihak Puskesmas Wahyu namun tidak ditanggapi dengan alasan minta diagnosa dari medis dokter yang merawat kakak beradik yang terkena BDB dari RSUD Koja Jakarta. Ketika warga menelusuri tentang ketidakpedulian Lurah Endro dan Kepala Puskesmas Kelurahan Pulogebang dr. Ida R ternyata tidak beralasan baik dari Wakil Lurah Widagdo dan Lurah Endro serta Kepala Puskesmas dr. Ida karena dalam Tahun Anggaran 2013 Kel. Pulogebang telah dianggarkan dana sebesar Rp. 310.000.000,- untuk Program Penggerakan Masyarakat Pencegahan Demam Berdarah di Kelurahan Pulogebang Cakung Jakarta Timur. Mengingat saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan Lelang Jabatan Lurah pada kesempatan ini warga mengingatkan kepada pejabat Pemprov DKI Jakarta apakah layak Lurah dan Wakil Lurah yang sedang bertugas ini untuk dapat mengemban kembali jabatan yang lagi dilelangkan mengingat kedua sosok aparat ini tidak amanah dan tidak berinteraksi kepada warga masyarakt begitu juga apakah Pelayanan Kesehatan akan memenuhi harapan masyarakat dan juga harapan Jokowi dan Ahok melaksanakan Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) sehingga warga masyarakat Jakarta mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan warga masyakarat memohon kehadirat Allah SWT agar sosok – sosok aparat yang langsung berhubungan dengan masyarakat mendapatkan Hidayah-Nya (Ismar Z)

Partai Hanura DKI Tau Apa yang Rakyat Mau
Dalam pantauan tim Radar Nusantara dapat disebut ratusan warga masyarakat miskin kota datang ketempat berobat baik tua muda anak-anak bahkan manula, Saminah menjawab pertanyaan Radar Nusantara tentang pengobatan gratis ini menyebutkan kami sangat bersyukur bisa berobat kesini. Mengapa bu? Karena mau ke puskesmas jauh ojeknya mahal jalun kaki jauhi, hal senada juga disampaikan maskin sang pedangang roti keliling ini menyebutkan hebat memang partai Hanura ini tau yang kami mau pengobatan gratis yang di Komandani oleh Fahmi Zulfikar Hasibuan, SH tergolong sukses karena setiap pengobatan ini digelar 200 s/d 300 orang pasen datang seperti apa yang kami saksikan di Kampus SMAN 94 di kampong RT.006 RW. 08 Kel. Semanan Kali Deres Jakarta Barat. (Agus. T)

Tidak Layak Kasie Pemeliharaan & Perawatan
Sudin PU Tata Air Jakarta Timur Seorang Sarjana Ekonomi

Jakarta, Radar Nusantara Antusias Warga Semanan Jakarta Barat dan sekitarnya menyambut program pengobatan gratis yang di adakan oleh Partai Hanura DKI Jakarta pengobatan gratis ini tentu saja sangat didambakan oleh warga masyarakat terutama warga miskin kota tua muda anak-anak bahkan manula yang tertatih-tatih datang ke tempat ini dan di layani oleh sejumlah tim medis yang dipersiapkan Hanura untuk melayani masyarakat pengobatan gratis ini.

DPW Teras Raja Jakut Diresmikan
Jakarta, Radar Nusantara
Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Terminal Aspirasi Rakyat Jakarta (Teras Raja) Jakarta Utara Periode 2013-2018 di lantik di balai Yos Sudarso kantor Walikota jakarta utara, rabu (22/5). Dihadiri ketua umum teras raja ‘Ahmad ghozali’, beberapa ormas, jajaran pemerintahan dari tingkat lurah, camat dan walikota dalam pelantikan tersebut. Dalam sambutannya, walikota jakarta utara yang di wakili oleh asisten pemerintahan “Soeroto” menyampaikan selamat atas di lantiknya teras raja jakarta utara, di harapkan kehadiran teras raja dapat membawa sesuatu yang lebih baik, bersinergi dengan pemerintah, berkontribusi dengan memberikan kritik dan solusi terhadap persoalan yang ada di jakarta. Ketua teras raja jakarta utara, Muham-

mad nasihin, dalam sambutannya mengatakan “Jabatan ini adalah amanat, yang meskipun berat harus sekuat tenaga di laksanakan”, untuk itu Nasihin mengajak seluruh jajaranya bekerja sama, bersinergi demi terbaiknya organisasi teras raja dalam memberikan pemikiran dan tenaga yang terbaik untuk kemajuan rakyat di seluruh jakarta. (Dof)

Jakarta, radar Nusantara Pemprov DKI Jakarta diperiode sebelum Gubernur dan Wakil Gubernur Jokowi – Ahok mengangkat pejabat Kepala Seksi Pemeliharaan dan Perawatan seorang sarjana ekonomi dan pengangkatan berkesan bernuansa KKN seorang sarjana ekonomi di instansi teknis dipercayakan menjadi Kepala Seksi Pemeliharaan dan Perawatan Suku Dinas PU Tata Air Kota Administrasi Jakarta Timur. Seorang sarjana ekonomi Sunarto, SE yang kepala Seksi Pemeliharaan & Perawatan Sudin PU Tata Air Jakarta Timur awalnya adalah PNS di staf instansi Dinas Penerangan Jalan Umum DKI Jakarta, ketika instansi ini dilebur kedalam instansi Dinas PU DKI Jakarta Sunarto SE

tanpa mempertimbangkan disiplin ilmunya diangkat / dilantik oleh pejabat Kepala Dinas PU DKI Jakarta Ir. Ery Basworo saat itu Sunarto, SE sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan dan Perawatan Sudin PU Tata Air Jakarta Timur yang unit kerja tehnis dalam kegiatanya sehari-harinya sehingga dikalangan Pers dan LSM beranggapan jabatan teknis ini tidak sesuai dijabat / dipimpin oleh seorang sarjana ekonomi Sunarto, SE kalau tidak memiliki kedekatan Sunarto, SE dengan kalangan pejabat DKI Jakarta bahkan dikalangan Pers dan LSM menyampaikan adanya indikasi KKN ketika pengangkatan Sunarto, SE apabila menilai / mengevaluasi kinerjanya ditahun anggaran 2012 tidak signifikan di-

mana saluran drainase banyaknya tumpukan-tumpukan sampah sedangkan anggaran tahun 2012 untuk pemelihataan dan perawatan dari APBD sebesar Rp. 20 milyar ditambah tenaga kerja Pekerja Harian Lepas (PHL) sebanyak 230 orang tidak memungkinkan sempat bertumpuk sampah disaluran / drainase diwilayah Kota Administrasi Jakarta Timur tidak terawat dan sudah selayaknya Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Baru Jokowi – Ahok dan Kadis PU DKI Jakarta untuk meninjau kembali atau mencopotnya melihat kinerja serta basic dimilikinya dan Sunarto, SE selalu menghindar / menolak kalau dikonfirmasikan tentang adanya indikasi penyimpangan. (IZ)

RADAR JAKARTA
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

7

Tutup Pagar Besi Yang Dicuri Kasudin Pertamanan JakTim Membongkar
Jakarta, Radar Nusantara Pagar Besi milik Pemprov DKI Jakarta c/q Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur yang hilang dicuri sepanjang 150 meter dibeberapa titik pada Taman Jalur Jl. Cipinang Baru Rawamangun Depan Ex. Kantor Dukcapil Ka Sudin Pertamanan dalam modus untuk menutupi / Bekas Pagar Besi yang hilang dicuri oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur Ir. Tuti Erwina Aryanti dan Kepala Seksi Jalur Abubakar Siradjudin membongkar semua pagar besi yang berada dilokasi, sehingga bekas pagar besi yang hilang dicuri tidak kelihatan lagi (barang buktinya) di TKP, menurut peraturan daerah dan undang-undang yang berlaku setiap asset Pemda DKI Jakarta apabila melakukan penghapusan barang inventaris milik Pemprov DKI hanya dapat di lakukan institusi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) setelah

Walikota Lantik 20 Pejabat Dilingkungan
Kota Administrasi Jakarta Timur
Jakarta, Radar Nusantara Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Drs. R. Krisdianto, M.Si 1 Mei 2013 lantik 20 pejabat terdiri 3 eselon III dan 17 pejabat eselon IV dilingkungan Kota Administrasi Jakarta Timur. Dalam kata sambutannya Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Drs. R. Krisdianto menegaskan pelantikan ini adalah salah satu program mutasi serta promosi bagi Pegawai Negeri Sipil yang dianggap mampu menduduki jabatan untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan professional, berdedikasi, loyalitas, kredibilitas, kompetensi serta bertanggung jawab dengan baik, bekerja keras dan memiliki kepedulian sosial. Pejabat eselon III yang dilantik adalah Ir. Wachyuni, M.Si sebagai Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Jakarta Timur, Abdul Karim Huath, SE, MSi Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur. Ir. Agus Wachyudi sebagai Kepala BPS Kota Jakarta Timur dan pejabat eselon IV terdiri dari 17 Kepala Seksi yaitu Drs. Hardi Tharir Kepala Seksi Konservasi Pemberdayagunaan Sumber Daya Air Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Mustawa SIP, MAP Kepala Seksi PU Jalan Kecamatan Pasar Rebo, Salamun Mulyadi, S.ST Kepala Seksi Dinas Sosial Kecamatan Jatinegara, Suhadak, SE Kepala Seksi Dinas Pengawas dan Penertiban Bangunan Kecamatan Jatinegara, Wahyu Sosiawan, ST Kepala Seksi Dinas Perizinan Bangunan Kecamatan Ciracas, Agus Haryanto, S. Sos Kepala Seksi Pengawas dan Penertiban bangunan Kecamatan Duren Sawit, Ebbi Priatna SH Kepala Seksi Penertiban Bangunan Sudin Pengawasan dan Penertiban Bangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Amir. S.Sos Kepala Seksi Perizinan Bangunan Kecamatan Matraman, Raden Setia Turmansyah Kepala Seksi Perizinan Bangunan Kecamatan Ciracas, H. Zainal Abidim S.Sos Kepala Seksi Penanggulang Sampah Sudin Kebersihan Jakarta Timur, Zainal Abidin Ahmad, SE Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Sudin Kebersihan Jakarta Timur Juhri, SIP, M.Si Kepala Seksi Ding Kebersihan Kecamatan Pulogadung, Cecep Kosasih, S.Sos Kepala Seksi Dinas Kebersihan Kecamatan Makasar, Dra. Mulice Suka Tendel Kepala Seksi Dinas Kebersihan Kecamatan Duren Sawit, Jumontang Tahan Marungkil S.KM, MKM Kepala Sub Bidang Pengawas dan Pengadalian Lingkungan kantor Lingkungan Hidup Jakarta Timur, ST Nursyamansiah, SE Kepala Seksi Dinas Pertamanan Kecamatan Cipayung Ika Kuswati, SE Kepala Seksi Angkutan dan Pemulasaran Jenazah Sudin Pemakaman Jakarta Timur. Akhir dari Pelantikan Eselon III dan IV Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Drs. Krisdianto, M.Si mengharapkan kepada pejabat yang dilantik bahwa jabatan, posisi ataupun kedudukan apapun yang diemban merupakan amanah dan dilaksanakan sebaik-baiknya karena semuanya akan dipertanggung jawabkan kepada khalilk Tuhan Maha Kuasa, semoga Allah SWT senantiasa memberi kekuatan lahir batin dalam melaksanakan amanat dan tugas yang dipercayakan. Amin. (Ishak)

mendapatkan rekomendasi dari Kepala Dinas atau Walikota, namun proses pembongkaran pagar besi ini hanya atas perintah Ka Sudin Ir. Tuti tujuan dan maksud dibongkar pagar besi ini agar disepanjang jalur jalan ini tidak pernah terpasang pagar besi, sehingga menghilangkan indikasi peristiwa hukum pidana pecurian pagar beberapa waktu

yang lalu serta berindikasi akan menganggarkan kembali pembangunan pagar besi jalur ditahun anggaran mendatang dan fenomena ini akan menciptakan peluang Nepotisme Kolusi Koruspi demikian ungkap beberapa kalangan yang peduli Jakarta Baru tanpa KKN dan bersih dari perilaku memperkaya diri sendiri ( Ishak)

Kepala BPN Jaktim Berikan Pelayan Terbaik Kepada Masyarakat
mengurus sertifikat tanahnya di BPN Jaktim, tegas Kepala BPN Kota Administrasi Jaktim Lukman Hakim, melalui Kabag TU, Riono kepada Radar Nusantara belum lama ini di ruang kerjannya. Kepastian hak atas tanah melalui pelayanan yang cepat, ramah, dah nyaman merupakan visi BPN kepada seluruh pemohon yang mengurus sertifikat tanahnya. Hal inilah yang diterapkan BPN Kota Administrasi Jaktim, kepada setiap warga yang mengurus haknya. Kepala BPN Kota Administrasi Jaktim beserta para stafnya, berkomitmen menyelesaikan berkas sebelum diminta, dengan pelayanan yang transparan, tepat, akurat, cermat, berkeadilan, dan akuntabel. Khusus untuk Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), BPN Jaktim tidak pernah membebankan biaya kepada masyarakat, karena seluruh biaya sudah ditanggung Negara, maka bila ada oknum yang melakukan pungutan silahkan laporkan kepada kami, siapa orangnya dan namanya, ungkap Riono. untuk itu perlu kehati-hatian para pemohon jangan sampai berhubungan dengan calo. kalau ada yang kurang jelas silahkan bertannya kepada bagian informasi resmi, jangan kepada orang lain. Untuk hak tanggungan dan balik nama serta roya hanya dikenakan retribusi resmi saja, tidak ada pungutan lain, tutur mantan Kabag TU BPN Jaksel tersebut. Hal yang sama ditegaskan Reza Padri, Kepala seksi pengendalian dan pemberdayaan BPN Jaktim ini, menuturkan bukan zamannya lagi saat ini melakukan pungutan yang tidak jelas, semua sudah transparan, kita kerja untuk melayani masyarakat secara akuntabel dan bertanggung jawab, tukasnya. Agus, salah seorang yang mengurus sertifikat tanahnya di jalan Raya Bogor mengakui pelayanan BPN Jaktim sudah semakin baik, dan transparan, hanya yang perlu diperhatikan Kepala BPN kedepan adalah untuk bagian gambar yang masih terus ditingkatkan, hal yang sama juga ditegaskan Marpaung, warga yang mengurus sertifikat tanahnya di Pulo Asem ini menegaskan khusus untuk bagian gambar masih perlu peningkatan. ( risjen )

Jakarta, Radar Nusantara Memasuki Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), banyak perubahan yang sudah dilakukan Kepala BPN Kota Administrasi Jaktim beserta dengan seluruh jajarannya, mulai dari perbaikan kantor, penataan ruangan yang lebih nyaman dengan melakukan rotasi beberapa seksi yang sebelumnya di lantai tiga menjadi ke lantai dua, begitu juga sebaliknya. Dan yang paling utama seluruh jajaran BPN Kota Administrasi Jaktim sudah bertekad melakukan pelayanan terbaiknya, kepada masyarakat yang

46 Peserta Ikuti Test Tulis Calon Panwascam

Forum Bersama 9 LSM Jambi Demo di Jakarta
Jakarta, Radar Nusantara Sembilan Pemuda yang mengatasnamakan Forum bersama 9 LSM Jambi melakukan aksi di bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Kamis (23/5). Mereka menyuarakan terkait dugaan korupsi yang terjadi di kabupaten di provinsi Jambi. Dengan membentangkan spanduk berbagai tuntutan dan pengeras suara mereka meneriakkan adanya indikasi korupsi yang terjadi di Kabupaten wilayah provinsi jambi. Koordinator aksi, Hendri Erizon dalam orasinya mengatakan jika jerih payah, pengorbanan para pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan dan berhasil mengusir penjajah. Kini bangsa ini kembali di jajah oleh para koruptor. “Jerih payah para pahlawan untuk merebut kemerdekaan dan berhasil diduga; - Banyak penyimpangan proyek APBN di provinsi jambi. - Proyek2 tanpa papan nama proyek. - Proyek tidak transparan. 2. Usut kegagalan proyek peningkatan struktur jalan batas kerinci- sanggaran agung Sumber dana APBN Rp.29 M tahun 2012. 3. Mendesak menteri BUMN RI Dahlan Iskan segera mencopot Dirut PTPN 6 jambi, Iskandar Sulaiman. Dalam kasus dugaan mark up, dengan modus membeli perkebunan PT. Mendahara Agro Jaya Industri (PT. Maji) dengan harga RP. 146. M. 4. Meminta kejagung RI segera menahan Abdul Fatah, Bupati batanghari yang telah di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus Damkar. (Dof)

mengusir penjajah, kini bisa kita lihat penjajah itu datang kembali dalam bentuk koruptor yang selalu tersenyum manis melihat penderitaan rakyat”. Teriak Hendri. Dalam rilis yang di buat, Forum 9 LSM menuntut agar: 1. Kepada Bapak Djoko kirmanto Menteri PU RI tegas, karena

Jakarta, Radar Nusantara Dalam menyingkapi pelaksanaan Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2014, Panwaslu Kota Jakarta Utara melakukan rekrutmen untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se Jakarta Utara. Menurut Salah satu Anggota Panwaslu Kota Jakarta Utara Yapto Mahendra.Rekrutmen ini dilakukan sebagai langkah Panwaslu dalam upaya pengawasan Tahapan Pemilu 2014di Kota Jakarta Utara dan rekrutmen anggota Panwascam ini berdasarkan UU No.15

Tahun 2011 dan peraturan Bawaslu no.10 tahun 2013 tentang rekrutmen anggota Panwaslu tingkat Kecamatan. Ditambahkan dari 51 yang menyerahkan berkas 3 orang dinyatakan tidak lulus administrasi, dan dari 48 peserta yang mengikuti test tertulis 2 peserta tidak hadir , dari test tertulis ini akan disaring lagi menjadi masing-masing kecamatan 6 peserta yang nantinya akan dilakukan test wawancara untuk diambil menjadi 3 orang anggota Panwascam. Tutur…Yapto……..(Eko)

RADAR HUKUM
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

8

Hadiah Mobil Pop Mie Diduga Penipuan
Kupon Terdapat Dalam Cup, Distributor Menyatakan Palsu
Pagaralam, Radar Nusantara Modus penipuan gaya baru yang di duga di lakukan produk Mie Instan Pop Mie melalui iming iming hadiah langsung sebuah mobil dengan memasukan kupon hadiah ke dalam kemasan Cup, Mie Instan Pop Mie adalah palsu. Dihimbau kepada masyarakat seluruh Indonesia harus berhati-hati dan waspada jika menemukan kupon dengan iming iming hadiah langsung sebuah mobil tanpa diundi dalam kemasan pop mie yang beredar bebas dipasaran itu adalah di duga palsu. Hal ini dialami Aqin ( 30 ) warga kota Pagaralam baru baru ini ia menemukan kupon hadiah dalam Cup Mie Instan Pop Mie . Kupon tersebut terbungkus rapi dalam kemasan cup yang mana terdiri dari tiga lembar kupon . Kupon pertama paling kecil berbentuk hologram yang memuat pemberitahuan bahwa yang menemukan kupon tersebut akan dapat hadiah langsung tanpa diundi satu unit mobil toyota avanza veloz yang didalamnya juga ditulis nomor PIN serta nomor telpon PT. Indofood yang bisa dihubungi. Di lembar belakangnya ada cap ASLI dar PT. Indofood CBP Sukses Makmur . Kupon ke dua berwarna kuning bercap ASLI yang menerangkan kebenaran hadiah dilengkapi surat keterangan Kepolisian Daerah Metro Jaya DKI Jakarta yang menyatakan Sehubungan diterimanya surat dari PT. Indofood CBP Sukses Makmur sebagai pelaksana promo hadiah langsung Kejutan Pop Mie kami dari kepolisian Polda Metro Jaya ikut serta bertanggung jawab atas pelaksanaan dan penyelesaian masalah administrasi surat surat kendaraan dan kami siap memberikan sanksi atau hukuman sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku kepada pihak pelaksana apabila terjadi kerugian dari pihak pemenang atau konsumen selama dalam pengurusan hadiah dari PT. Indofood CBP Sukses Makmur serta di bawahnya ada stempel dan tanda tangan atas nama kapolda metro jaya. Kupon ketiga berwarna putih yang memuat keterangan ketentuan cara bagi masyarakat yang menemukan kupon itu untuk mendapatkan hadiahnya serta diterangkan dalam surat pengesahan Notaris Asep Sumarna M, SH tentang promo hadiah langsung XXI /SP.78/ POP MIE /2013. Pernyataan sah dari PT. Indofood CBP Makmur dan dibawahnya dimuat photo humas a/n Agus Rasyit, SE ada cap dan tanda tangan Dirjen Pajak, dan notarisnya . Sangat ironis memang sebuah perusahaan besar seperti PT. Indofood melalui merek dagang produknya Pop Mie diduga dengan sengaja melakukan penipuan dengan iming-iming hadiah sebuah mobil. Karena setelah dikonfirmasi ke distributor indofood cabang kota

Pagaralam yang menyatakan hal tersebut tidak benar adanya. Akan tetapi pihak distributor terlihat bingung karena kupon tersebut ditemukan dalam kemasan Cup Produk Pop Mie. Hal ini silahkan ditanya-

kan langsung aja ke Jakarta, tapi setahu kami hal ini tidak benar ungkapnya. Hal ini adalah sangat merugikan masyarakat dikarenakan produk makanan tersebut beredar bebas di seluruh Indonesia. (Tim )

Polda Pantau Kasus Narkoba Pejabat PU Kalbar
Pontianak , Radar Nusantara Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar berkoordinasi dengan Metro Jaya terkaitnya penangkapan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kalbar, Bride Suryanus Allorante yang terkait kepemilikkan narkoba jenis ekstasi. Bride yang juga ketua (KBPPP) Kalbar ini ditangkap anggota Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di tempat club malam illigals, tamansari Jakarta barat, 29 April silam. Ia di ciduk bersama tujuh rekannya yang lain saat menggelar pesta di kamar 312. Ditresnarkoba Polda Kalbar sudah melakukan kontak dengan Polda Metro Jaya untuk memastikan kebenarannya penangkapan kepada Bride. “ Kita coba melakukan komunikasi untuk mengetahui kebenaran apa yang terjadi”, ungkap Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Muksun Munandar kepada media, minggu 19-5. Muksun mengatakan, koordinasi ini dilakukan Polda Kalbar untuk mengembangkan kasus tersebut, termasuk terkait atas kepemilikkan ekstasi. Koordinasi ini untuk memastikan apakah narkoba yang ditemukan berasal dari Kalbar atau bukan. “Apakah Polda Metro Jaya meminta bantuan untuk melakukan pengembangan, akan kita lakukan mengingat yang ditangkap Polda Metro Jaya merupakan warga Kalbar”, katanya. Dia memastikan kasus yang tengah membelit Bride merupakan permasalahannya perorangan dan harus ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Menurutnya Polda Kalbar hanya berkoordinasi, sedangkan proses hukum tetap dilakukan Polda Metro Jaya. “ Proses tetap berjalan sesuai tempat kejadian perkara. Harus di proses disana. Kita disini hanya berkoordinasi, kita siap melakukan pengembangan jika diperlukan untuk keperluan penyidikkan di Kalbar”, katanya. Sebelumnya, ketua komisi DPRD Kalbar Retno Pramudya meminta gubernur Kalbar Cornelis segera memberhentikan pejabat di lingkungan dinas pekerjaan umum yang terbelit kasus narkoba ini. “ Supaya perbuatannya yang melakukan itu tidak akan terjadi lagi di Kalbar”, ungkap Retno. Dia mengatakan perbuatan itu yang dilakukan Bride sangat memalukan sekali. “ Kita harapkan agar ditindak dengan tegas dan dihukum seberat-beratnya Bride sebagai PNS yang punya jabatan strategis di Pemprov Kalbar tidaklah pantas berbuat seperti itu “, jelas sekretaris fraksi PPP DPRD Kalbar ini. Ia yakin proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku dan hukum tidak akan tebang pilih. Akan memberi efek jera kepengguna karena namanya narkoba tidak mengenal itu pejabat maupun masyarakat kecil. ( andi )

Pelabuhan Tanjab Barat Rawan Penyelundupan
Radar Nusantara, Tanjabar Lemahnya pengawasan, atau ada kerjasama, antara Aparat keamanan dengan Sindikat. Sehingga Pelabuhan Laut di Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, dinilai rawan penyelundupan .Seperti yang terjadi baru-baru ini, sekitar 3.000 Hend Phone Ilegal, berhasil diamankan oleh Polres Tanjab Barat, namun sempat menjadi bauh bibir masyarakat. Pasalnya, penangkapan Hend Phone BlackBerry Ilegal yang berjumlah tiga ribuan itu langsung dibawa kerumah oknum Polisi berititial “H.” Tetapi tidak langsung Ke Kantor Polisi (Polres Tanjab Barat.) Hal ini menimbulkan kecurigaan masyarakat setempat. Ada yang menduga, jangan-jangan Sindikat penyelundupan tersebut, ada kerjasama dengan oknum Polisi. Biasanya/ Lazim, setiap penangkapan, bentuk apapun masalahnya, harus melalui Proses Hukum, terutama yang ditangani oleh Polisi. Ya harus di Kantor Polisi yang bersangkutan, dan diketahui oleh Kepala Polisi yang berkuasa diwilayah tersebut. Tetapi bukan dibawa kerumah pribadi oknum Polisi. Jangan jangan ini namanya “Maling-berteriak Maling.” Uangkap beberapa tokoh masyarakat Kuala Tungkal. Sebagaimana diungkapkan Rahman,Ketua LSM Bahari Indonesia kepada wartwan (22/5), bahwa pihak Polres Tanjab Barat yang dikonfermasinya mengatakan, sejumlah Hend Phone BlackBerry Ilegal yang ditangkap itu, merupakan barang temuan. Belum diketahui siapa pemiliknya, dan lagi persoalan tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Jambi. Ungkapan pihak Polres Tanjab Barat tersebut dinilai LSM Bahari tidak transparan. Sehingga terkesan “ditutup-tutupi,” jelas Rahman. Sementara itu, Kabag Humas Polres Tanjab Barat Hotmaida Sianturi juga menjelaskan kepada Wartawan, bahwa oknum Polisi berinitial “ H,” yang menangkap Hend Phone BlackBerry Ilegal itu tellah diperiksa oleh pihak Polres Tanjab Barat, tentu akan dikenakan Sanksi. Namun tidak dijelaskannya, Sanksi apa yang akan dikenakan kepada oknum Polisi berinitial “H” itu.

Gambar Ilustrasi

LSM Merah Putih

Pertanyakan Sepuluh Excavator Raib di Polres Belitung
Terkait Penambangan Timah Ilegal di Kawasan Hutan Terlarang
Belitung,Radar Nusantara Setelah berbulan bulan di diparkir dihalaman Mapolres Belitung. Satu persatu dari 11 alat berat jenis Excavator yang melakukan aktivitas penambangan di kawasan hutran terlarang raib dari halaman mapolres Belitung.Lsm Merah Putih menduga ada “ Main mata “ antara Polres Belitung dengan pemilik Alat Berat sehingga pemilik alat berat tersebut tidak tersentuh Hukum. Kasus perambahan hutan yang menggunakan alat berat untuk areal penambangan makin menggila, Alat berat terus saja berkeliaran di kawasan hutan terlarang,meski aparat kepolisian seringkali melakukan razia.Pemilik dan pengguna alat berat tidak pernah jera meski sudah seringkali dilakukan penertiban. Razia Tambang Ilegal hanyalah kamuflase,tidak jarang adanya sandiwara yang diperankan oleh oknum aparat kepolisian dengan pemilik alat berat untuk mengelabui masyarakat seolah olah pihak kepolisian sudah bertindak tegas memberantas tambang Ilegal yang merambah kawasan hutan dengan menggunakan alat berat. Ironisnya, peran yang dimainkan itu mengkambinghitamkan para operator dan pengguna alat berat tanpa menyentuh pemiliknya,Dan hingga kini belum ada pemilik alat berat yang di mejahijaukan. Kasus penangkapan alat berat oleh jajaran Polres Belitung,sekitar November 2012 tahun lalu diwilayah kecamatan membalong menjadi sorotan,disebabkan raibnya barang bukti berupa 10 unit alat berat jenis excavator yang diamankan di halaman mapolres Belitung.Lantas pihak kepolisianpun berdalih kalau alat berat itu dikeluarkan sementara untuk pinjampakai.Namun tak jelas siapa yang meminjamkan dan siapa yang memakainya. Kontan,raibnya alat berat tersebut dari halaman mapolres Belitung menyisakan berbagai pertanyaan. LSM Merah Putih mengaku Heran, alat berat yang merupakan sebagai barang bukti bisa dengan leluasa keluar diambil pemiliknya di malam hari dari halaman mapolres Belitung. Alat berat yang diduga milik Taipan itu dikembalikan oleh pihak kepolisian dengan dalih pinjam pakai. Ketua LSM Merah Putih Amirudin mensinyalir adanya permainan terselubung antara pihak kepolisian dengan pemilik alat berat,sehingga alat berat itu bisa kembali kepada pemiliknya sebelum proses hukum di pengadilan.” Bagaimana mungkin Barang Bukti bisa dipinjam pakaikan “ kata amirudin. Kami mempertanyakan sudah sejauh mana proses penanganan kasus perambahan hutan terlarang dan ada apa dengan pemilik alat berat sehingga tidak tersentuh hukum tanya amirudin,Amirudin menuding bahwa polres Belitung tidak serius memberantas Tambang Ilegal yang merambah kawasan Hutan terlarang,Padahal Kapolda Belitung Brigjen Pol.Drs.Budi Hartono Untung menyatakan dengan tegas bahwa akan memberantas Ilegal Mining,Ilegal Logging,Ilegal Oil,dan Narkoba di wilayah Bangka Belitung. Masalah Tambang Ilegal dan pembalakan Liar di wilayah Bangka Belitung sudah sangat memperihatinkan, pemerintah daerah dan aparat kepolisian di harapkan bertindak tegas tanpa ada pandang Bulu dengan tujuan agar apa yang kita harapkan meminimalisir kerusakan lingkungan semakin parah dapat teratasi.(Jphp)

Sementara pihak ada yang mengatakan, istilah “Barang temuan,” sering digunakan oleh Polisi Kehutanan. Setelah Kayu gelondongan ditangkap dan diperoses, kemudian dilelang. Lalu kelompok Perambah hutan yang juga sebagai pemilik kayu gelondongan yang ditangkap itu berpura-pura ikut lelang, akhirnya dialah sebagai pemenangnya. Namun istilah ini, nampaknya juga digunakan oleh Polres Tanjab Barat. Lalu bagaimana masalah citra Hukum dimata Polri Pada masa mendatang…? Berkaitan dengan masalah penangkapan Hend Phone BlackBerry Ilegal tersebut, Rahman juga meminta agar Polisi bertindak transparan, dan proses hukumnya ditindak lanjuti. Demikian juga yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat. AM.Umar Ibrahim. Agar Polri dapat menindak tegas terhadap oknum Polisi yang nakal itu. Karena, hal ini merupakan tugas Kepolisian dan Citra Nama baik Polri. Sementara masalah tersebut belum tuntas, masyarakat kembali dihebohkan, bahwa Polisi Tanjab Barat kembali berhasil menangkap 700an Unit Black Berry Ilegal (black market,) setelah tiga hari menangkap 3000-an BlackBerry Ilegal tersebut. Informasi itu menyebutkan, Ratusan Hend Phone Black Berry Ilegal itu ditempatkan dalam dua kardus dan sebuah tas, diturunkan dari pelabuhan LASSDP, lalu dibawa ke Polres Tanjab Barat. Namun informasi penagkapan Ratusan Hend Phone Black Berry Ilegal itu dibantah oleh Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, AKP.Taufik, bahwa penangkapan Hend Phone Black Berry Yang kedua kalinya itu tidak ada. Taufik juga merasa bingung, begitu cepatnya informasi menyebar kepada Masyarakat. (Djohan.)

RADAR HUKUM
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

9

Warga Lebong Tanah Merah Babak Belur Dihajar Tiga Gerandong
Oku Timur, Radar Nusantara
Malang nasib Maryono (50 tahun) warga RT. 20 Dusun Lebong Tanah Merah Kecamatan belitang Madang Raya OKU Timur. Jum’at sore 10/5 sekitar jam 16.00 WIB dalam keadaan babak belur bersimbah darah dihajar tiga gerandong, terpaksa dilarikan ke rumah sakit Baturaja karena kondisi sangat kritis. Peristiwa naas yang menimpa Maryono tiga beranak di saat akan pulang sambil membawa karet hasil pulungan hari itu, menurut keterangan beberapa warga RT 20 beserta Bapak Helmi Kepala Dusun V Desa Tanah Merah, yang dapat dihimpun Radar Nusantara, sehari setelah kejadian bahwa pada Jum’at sore 10/5 sekitar jam 16.00 WIB Maryono bersama istrinya Mariati dan anaknya Heri 25 tahun seusai mulung di kebun karetnya Heri dan Ibunya Mariati beranjak pulang sambil membawa karet hasil pulungannya tersebut dengan sebuah kendaraan roda dua, sedang Bapaknya Maryono terpaksa jalan kami, dengan rencana bila sudah sampai di rumah kembali menjemput Bapak yang masih tinggal di belakang dengan berjalan kaki. Namun di tengah perjalanan pulang itulah Heri dan Ibunya dihadang oleh tiga orang gerandong bersenjata pisau dan parang, dan memaksa Heri segera menyerahkan motornya, saking takut dan ingin menyelamatkan Ibunya motor Vega R tersebut diserahkan, tanpa perlawanan yang berarti. Namun Heri sempat mencopot salah satu kabel agar motor tersebut tak bisa dihidupkan, nyatanya dua orang gerandong terpaksa menuntun motor hasil jarahan mereka dan salah satunya membawa motor sendiri, kepergian mereka itu tetap diikuti oleh Heri dari belakang, karena ingat bahwa Bapaknya Maryono pasti akan berhadapan dengan ketiga orang gerandong tersebut. Karena hanya satu-satunya jalan yang harus dilaluinya. Tepat di kebun sawit milik Prasodjo ketiga pelaku sedang menuntun Vega R, disaat itu Maryono melihat kendaraannya sudah ditangan gerandong, sempat melakukan perlawanan, begitu juga Heri anaknya tidak tinggal diam bergelut melayani seorang pelaku dan berhasil merebut sebuah pisau, dan terlihat ditangan musuhnya sempat mengeluarkan darah segar dan pelaku dapat dilupuhkan dan berpeluang ingin menancapkan pisau ke dada pelaku, namun melihat Bapaknya telah berlumuran darah segar terkena bacokan senjata tajam pelaku, Heri terpaksa membatalkan niat untuk membunuh pelaku, langsung membatu Bapaknya yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Juga pada waktu itu Ibunya yang bernama Mariati menjerit-jerit minta tolong yang akhirnya warga berdatangan segera memberikan bantuan kepada Maryono yang langsung segera dialrikan ke rumah sakit Baturaja, karena lukanya cukup parah sedangkan ketiga pelaku sempat melarikan diri disaat warga belum berdatangan di lokasi kejadian. Segenap warga desa Lebong Tanah Merah Kecamatan Belitang Madang Raya

Terkait Kasus Ilegal Logging Nisel
Jaksa Tuntut Terdakwa Camat Sigata 3 Tahun Penjara Subsidear 6 Bulan Penjara

Penangkapan Ribuan Hand Phone Ilegal Dibawa Kerumah Oknum Polisi
Jambi, Radar Nusantara Kasus penangkapan Hand Phone Black Berry Ilegal yang berjumlah tiga ribuan yang diselundupkan melalui Pelabuhan Kuala Tungkal,Tanjung Jabung Barat, Jambi. Jadi sorotan publik. Barang hasil tangkapan tersebut langsung dibawa kerumah oknum Polisi berititial “H.” Mengapa tidak langsung Ke Kantor Polisi (Polres Tanjab Barat.) Biasanya/ Lazim, setiap penangkapan, bentuk apapun masalahnya yang dinilai harus melalui Proses Hukum, terutama yang ditangani oleh Polisi. Ya harus di Kantor Polisi yang bersangkutan, dan diketahui oleh Kepala Polisi yang berkuasa diwilayah tersebut. Tetapi bukan dibawa kerumah pribadi oknum Polisi. Jangan jangan ini namanya “Maling-berteriak Maling.” Uangkap beberapa tokoh masyarakat Kuala Tungkal. Sebagaimana diungkapkan Rahman,Ketua LSM Bahari Indonesia kepada wartwan (22/5), bahwa pihak Polres Tanjab Barat mengatakan, sejumlah Hand Phone Black Berry Ilegal yang ditangkap itu, merupakan barang temuan. Belum diketahui siapa pemiliknya, dan lagi persoalan tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Jambi. “Ungkapan pihak Polres Tanjab Barat tersebut dinilai tidak transparan. Sehingga terkesan ditutup-tutupi, jelas Rahman. Sementara itu, Kabag Humas Polres Tanjab Barat Hotmaida Sianturi juga menjelaskan kepada Wartawan, bahwa oknum Polisi berinitial “ H,” yang menangkap Hand Phone Black Berry Ilegal itu tellah diperiksa oleh pihak Polres Tanjab Barat. Namun tidak dijelaskannya, apakah perbuatan penangkapan itu menyalahi ketentuan dan Peraturan Kepolisian RI, atau tidak. Sementara pihak ada yang mengatakan, istilah “Barang temuan,” sering digunakan oleh Polisi Kehutanan. Setelah Kayu gelondongan ditangkap dan diperoses, kemudian dilelang. Lalu kelompok Perambah hutan yang juga sebagai pemilik kayu gelondongan yang ditangkap itu berpura-pura ikut lelang, akhirnya dialah sebagai pemenangnya. Namun istilah ini, nampaknya juga digunakan oleh Polres Tanjab Barat. Lalu bagaimana masalah citra Hukum dimata Polri Pada masa mendatang…? Berkaitan dengan masalah penangkapan Hand Phone Black Berry Ilegal tersebut, Rahman juga mem-

sangat resah dengan adanya ulah dari para penjahat dimana sebelum peristiwa ini terjadi pada hari Senin 6/5 sekitar jam 16.30 WIB sebuah kendaraan milik Rifai berhasil dibawa kabur oleh pencuri sampai kini belum ditemukan, dan pada malam Selasa 7/5 tiga ekor sapi milik Tarso RT.18 sempat dibawa kabur oleh pencuri, namun berkat kekompakan warga dan perangkat desa, ketiga ekor sapi milik Karso ditemukan di sebuah lading desa Mencak Kabau. Harapan segenap warga Lebong Desa Tanah Merah dengan seringnya terjadi tindakan kriminal akhir-akhir ini di tempat tinggal mereka, alangkah baiknya pihak pemerintan atau instansi terkait dapat membangun sebuah pos keamanan serta menempatkan beberapa petugas kepolisian demi untuk ketenangan warga desa Lebong RT.20 Desa Tanah Merah serta memburu para pelaku yang sering meresahkan segenap warga. (eddy.k).

inta agar Polisi bertindak transparan, dan proses hukumnya ditindak lanjuti. Demikian juga yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat. AM.Umar Ibrahim. Agar Polri dapat menindak tegas terhadap oknum Polisi yang nakal itu. Karena, hal ini merupakan tugas Kepolisian dan Citra Nama baik Polri. Sementara masalah tersebut belum tuntas, masyarakat kembali dihebohkan, bahwa Polisi Tanjab Barat kembali berhasil menangkap 700an Unit Black Berry Ilegal (black market,) setelah tiga hari menangkap 3000-an Black Berry Ilegal tersebut. Informasi itu menyebutkan, Ratusan Hand Phone Black Berry Ilegal itu ditempatkan dalam dua kardus dan sebuah tas, diturunkan dari pelabuhan LASSDP, lalu dibawa ke Polres Tanjab Barat. Namun informasi penagkapan Ratusan Hand Phone Black Berry Ilegal itu dibantah oleh Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, AKP.Taufik, bahwa penangkapan Hend Phone Black Berry Yang kedua kalinya itu tidak ada. Taufik juga merasa bingung, begitu cepatnya informasi menyebar kepada Masyarakat. (Djohan.)

Nias Selatan , Radar Nusantara Camat Sigata Kabupaten Nias Selatan atas nama ANGANDROWA LAOWO Spd, sebagai terdakwa pada kasus Ilegal Logging telah mendapat tuntutan dari Jaksa penuntut umum tiga Tahun penjara, subsidear 100 juta(6 bulan penjara).pada Hari Rabu 08 Mei 3013 di Kantor Pengadilan Negeri Gunung Sitoli. Andalan Zalukhu, SH. Selaku JPU membacakan tuntutan Angandrowa Laowo dkk, di ruang sidang Pengadilan Negeri Gunungsitoli dengan tegas guna menegakkan keadilan demi Hukum. Beliau juga secara rinci membacakan dengan lengkap alat bukti yang menjerat para terdakwa Angandrowa dkk. Pantauan Wartawan Radarnusantara di lingkungan Pengadilan Negeri Gunungsitoli bahwa sidang pembacaan tuntutan Angandrowa, dkk sebenarnya di jadwalkan pada hari selasa 07 Mei 2013, namun sidang tersebut tidak jadi ber-

hubung yang terdakwa Angandrowa Laowo tidak sabar menunggu Hakim ketua atas nama Lukas Duha,SH. MH. yang sedang mengikuti acara kedatangan Gubernur di Nias Utara. Sekitar jam 14 wib Hakim Ketua hadir di kantor Pengadilan Gunungsitoli, sehingga pada saat itu seluruh Tim Jaksa Penuntut Umum repot mencari terdakwa Angandrowa Laowo Spd, yang pada akhirnya di hubungin melalui telepon selulernya dia telah berada di kota Telukdalam Nias selatan. Erwinus Laia, S. Sos. MM. MH. Selaku ketua FKI-1 Nisel ,menanggapi bahwa hal demikian merupakan salah satu efek yang paling buruk, dimana masyarakat kita menilai bahwa Hukum yang berlaku di NKRI khususnya di wilayah Hukum Pengadilan Negeri Gusit pilih-pilih orang atau bisa kita katakan hal itu sudah mencederai Hukum, sebab seseorang yang bersalah itu di depan hukum sama, TandasNya .(PB).

LAGI-LAGI SATUAN RESKRIM POLSEK TORJUN UNGKAP KASUS
sekolah Suparman menghampiri Rima dan meminta Rima naik ke sepeda motor Suparman dengan tujuan mau di antar pulang kerumahnya.Rima tidak dapat menolak niat baik Suparman yg satu sekolah di SMP 2 Torjun Kec.Torjun sampang.sesampainya di tenggah perjalanan,Suparman banting setir menuju kerumah temannya.sesampai dirumah teman Suparman,Rima di ajak untuk turun sejenak.tidak terlintas dlm pikiran Rima kalau Suparman akan melakukan niat bejat itu pd dirinya.setelah bincang-bincang sejenak,Suparman mengajak Rima masuk ke dlm kamar milik temanya,Rima menolak ajakan Suparman,namun Suparman memaksa sambil menarik tangan Rima,lalu Rima di dorong hingga terjatuh di atas kasur lantai.akhirnya terjadi pencabulan secara paksa yg dilakukan oleh ... (Bersambung... kunjungi WWW.RADARNUSANTARA.COM)

Sampang. Radar Nusantara Sungguh buruk nasib yg di alami Rima(15)nm samaran yg masih duduk di bangku Kelas 3 SMP ini.Rima tidak menyangka kalau kekasihnya SUPARMAN(16) melakukan perbuatan yg tidak senonoh pada dirinya.sepulang

Enam Perusuh Karaoke Locus Diringkus
Tangerang, Radar Nusantara Buser Polres Tangerang meringkus lagi 6 tersangka kasus keributan antar kelompok di Karaoke Lokus Perum Citra Raya, Tangerang. Sebelumnya petugas sudah menangkap 8 orang sesaat setelah keributan yang menewaskan 3 orang itu senin (3/5). “Dari total 16 tersangka sudah 6 tersangka yang berhasil di tangkap, dan lainnya masih kami buru dengan yang identitas sudah kami ketahui,” jelas Kombes Bambang Priyono Andogo, Kapolres Tangerang, Jumat (17/5). 6 tersangka yang diringkus terakhir adalah Eki Souhali,27 th, Demianus Morasa alias Demi, 25 th dan Fransiscus Rayaan,23 th. Ketiganya diduga kuat telah membunuh Yogi Yusandra di depan KFC Citra, Sedangkan tersangka yang membunuh Okta, kata Kapolres adalah Aldo Willyam, 22 th, Rico Saihuteru alias Koko, 32 th dan Andre Lekatompessy, 25 th. Mereka ini diduga pembunuh korban Okta di belakang RM Bandung Boga Rasa Citra. “Saat terjadi bentrokan, mereka ini membela temannya yang tewas,” jelas Kapolres didampingi Kasat Reskrim Kompol Shinto silitonga,SLK. (Agus.W)

RADAR PENDIDIKAN
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

10

SMP Kosgoro Kota Bogor Mengadakan Kelas Inspirasi
Bogor, Radar Nusantara
Bentuk kepedulian terhadap para pelajar bagi masa depannya sangat dibutuhkan spirit serta inspirasi dari para professional yang telah sukses sehingga para anak didik termotivasi untuk meraih citacita yang didambakan.Hal inilah yang membuat Kepala Sekolah Menengah Pertama KOSGORO Kota Bogor Drs. Abdullah, MM mengadakan kelas inspirasi. Dan program kelas inspirasi ini merupakan yang pertama kali diadakan untuk tingkat SLTP di Kota Bogor. Sebagai pembicara pada kelas inspirasi yang perdana ini pihak sekolah mengundang Dra.Hj Yayah Komariah, M.Pd yang juga seorang Kepala sekolah SDN Bantar jati 9 Kota Bogor yang telah sukses meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Presiden RI pada tahun 2011. Kelas inspirasi yang disampaikan Yayah mengenai Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) sebagai upaya mengubah perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan,

keterampilan dan kesadaran masyarakat mengenai nilai-nilai lingkungan hidup.Yayah juga menuturkan selaku insan pendidik sangat mengharafkan generasi penerus dari tingkat usia dini sampai jenjang perguruan tinggi agar lebih peduli dengan lingkungan hidup dengan menerapkan metode belajar 30% teori dan 70% praktek sehingga para anak didik tidak merasa jenuh dan langsung berinteraksi dengan alam.Kesuksesan beliau di SDN Bantarjati 9 merubah kondisi Sekolah PAGER KUMIS (panas, gersang, kumuh dan miskin) menjadi RINDU ASTI (rindang, teduh, asri dan cantik) melalui beberapa program diantaranya; Sawa Sapo (satu siswa satu pohon) dan Sagu Sapo (satu

guru satu pohon. Dan di SDN Bantarjati 9 para anak didik diajarkan cara membuat kompos organic ser ta mendaur ulang sampah menjadi barang yang bernilai komersial.Kelas inspirasi ini nantinya akan menjadi agenda rutin di SMP KOSGORO Kota Bogor dengan mengundang para professional dari berbagai bidang untuk sharing dan berbagi kesuksesan mereka dengan anak didik supaya lebih termotivasi meraih citacita tutur Drs.Abdullah,MM yang pada Upacara HARDIKNAS 2 Mei 2013 mendapatkan penghargaan dari Dinas Pendidikan Kota Bogor sebagai Kepala Sekolah Berprestasi tingkat SMP Kota Bogor. (Aan.S)

Oku Timur, Radar Nusantara SD Negeri Bedilan Belitang OKU Timur yang Rusak Parah, Atap Seng Sekolah Habis Terbang Di bawa Angin Puting Beliung, Sampai Saat ini Pihak Dinas

Pendidikan OKU Timur Belum Ada Perbaikan Terkait Masalah Tersebut. Para Wali Murid Mengharap Pemda OKUT Segera Lakukan Perbaikan Sekolah Dimaksud. (Eddy / Parlin)

Teknis Pelaksanaan Rehabilitasi Pembangunan Gedung SD Inpres

AYOSUPARJO S.Pd : UTAMAKAN TUGASHYA DEMI KEMAJUAN PENDIDIKAN
Serang, Radar Nusantara
SDN KALIKERNJANG yang terletak di wilayah tertinggal namun dengan kedisiplinan dalam melaksanakan tugasnya demi memajukan pendidikannya di SDN KALIKERANJANG Desa Kedungsoka Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang. Ayo Suparjo S.pd selaku Kepala Sekolah SDN Kalikeranjang yang selalu terbuka transparan dengan dewan guru komite wali murid tokoh masyarakat, karerna kepala sekolah mempunyai jiwa semangat untuk memajukan pendidikannya terutama di SDN Kalikeranjang. Saat ini sekolah ini sangat membutuhkan mengharapkan dengan adanya kantor perpustakaan yang sampai saat ini belum ada perpustakaan. Padahal sangat perlu dengan adanya perpustakaan masyarakat juga sangat berharap agar pemerintah memberikan bantuan agar di SDN Kalikeranjang ini ada perpustakaan demi untuk mencerdaskan anak bangsa ini. SDN Kalikeranjang Desa Kedungsoka yang berjumlah 225 siswa anak bangsa ini menjadikan generasi penerus yang kebetulan sekolah ini masih punya masih lahan kosong untuk ruang kantor perpustakaan dengan panjang 8 meter dan lebar 5 meter menurut salah satu dewan guru Jainal Arifin saat ditanya wartawan RADARNUSANTARA ia mengatakan selalu melaksanakan tugasnya maksimal demi untuk memajukan pendidikan ini Jainal Arifin yang dikenal berjiwa ramah dan melaksanakan tugasnya dengan disiplin, karena merasa bertanggung jawab demi kepentingan anak bangsa ini. Apalagi masyarakat yang selalu mendukung dengan kemajuan pendidikan sekalipun SDN Kalikeranjang ini ada didesa yang sangat jauh dari kota, bahkan termasuk desa tertinggal namun alhamdulilah sekarang sudah terbukti adanya SMP satu atap yang. Artinya masyarakat bisa melanjutkan anaknya sekolah, karena SMP satu atap menerima siswa vang tidak mampu agar tidak sampai putus sekolah. Sayuti sebagai komite saat ditanya wartawan komite selalu akan maksimal demi untuk kemajuan pendidikan di Kp Kalikeranjang ini. (rangga)

Sigi, Radar Nusantara

Terpenuhinya pelaksanaan Rehabilitasi pembangunan SD Inpres Tinggede Kecamatan Marawola, Kepala Sekolah tersebut Samsidar, S.Pd mengatakan dari Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) di tahun 2012 anggaran tersebut senilai Rp.302.120.000,- untuk rehabilitasi 4 ruang kelas, waktu pelaksanaan 21 Nopember 2012 s/d 06 Maret 2013. Begitupula SD Inpres 2 Bolapapu Kecamatan Kulawi, Kepala Sekolah Lena, S.Pd mengatakan dari anggaran APBN Tahun 2012 untuk rehabilitasi 4 runag kelas dengan nilai anggaran Rp.345.526.00,- waktu pelaksanaan 28 Desember 2012 s/d 10 April 2013. Lanjut begitu ditemui media ini Asdar, SH, MSi di ruang kerjanya, katanya

SD Inpres Tinggede Kecamatan Marawolad SD dan Inpres 2 Bolapapu Kecamatan Kulawi Terbaik yang ada di Wilayah Kabupaten Sigi
bahwa pembangunan sekolah memiliki fungsi yang penting bagi pelaksanaan kegiatan pendidikan oleh sebab itu perlu dijaga kondisi dan kinerjanya sejalan dengan konsep pemberdayaan masyarakat, dan masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi untuk menjaga dan memelihara fasilitas pendidikan ini sehingga memiliki periode waktu ketahanan bangunan (live lime) yang memadai sehingga dapat dicapai efesiensi, efektifitas secara optimal.

Selain itu pula penting untuk bangunan sekolah memenuhi standar bangunan sekolah yang baik. Beserta kelengkapannya untuk mendukung hal tersebut diperlukan pengetahuan mengenai bangunan sekolah, supaya pekerjaan pembangunan gedung atau rehabilitasi harus dilaksanakan sesuai berbagai ketentuan, pembangunan bahan/material yang memperhatikan kepada faktor kekuatan dan efesiensi, secara prinsipnya konsep bangunan harus memenuhi ketentuan, yakni seluruh komponen bangunan yang digunakan harus mengikuti kaidah teknis yang berlaku dan mengikuti ketentuan berbagai peraturan konstruksinya pada pelaksanaan pembangunan. (Marlan Ms/Karolina Larope)

SMP 1 Balinggi Kekurangan Ruang Belajar
Parigi Moutong, RN Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Balinggi Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong hingga saat ini masih kekurangan sarana Ruang Belajar .Untuk memberikan suasana yang nyaman bagi siswa dalam proses belajar dibutuhkan sekiranya 2 lokal RKB yang saat ini masih menggunakan ruang pertemuan guru terpaksa harus dipakai untuk belajar bagi siswa disekolah tersebut ,padahal sekolah tersebut sangat berprestasi dibidang akademik dan non akademik. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Balinggi I Made Pageh Sutisna S.Pd, Msi saat dikonfirmasi Wartawan Radar Nusantara diruang kerjanya mengatakan pihaknya membenarkan kondisi Sekolah tersebut yang masih kekurangan Ruang Kelas Belajar yang saat ini masih menggunakan ruang pertemuan , dikatakanya hal tersebut terpaksa dilakukan karena pihak sekolah keterbatasan ruang kelas Belajar ( RKB). Lanjut I Made Pageh mengatakan bangunan Sekolah tersebut usianya sudah cukup lama yakni dioperasikan pada Tahun 1982, jadi bangunan ini perlu untuk dilakukan penambahan Ruangan belajar karena dari Tahun ke Tahun jumlah siswa juga ikut bertambah , olehnya pihak sekolah berharap agar Pemerintah dapat memperhatikan pembangunan sekolah tersebut agar siswa didearah ini dapat menikmati ruang kelas yang baru Saat ditanya Radar Nusantara terkait apakah usulan dari pihak sekolah sudah dilakukan? Kepala Sekolah menjawab usulan berupa proposal kami sudah masukan di Dinas Disdik Kabupaten Parigi Moutong dan kami masih menunggu proses selanjutnya ‘’mudahmudahan usulan kami segera di mendapat respon dari dinas terkait ‘’ungkap I Made Pageh Sutisna Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Aminuddin saat dikonfirmasi melalui via handphone mengatakan bahwa penambahan RKB bagi Sekolah tersebut sangat perlu dilakukan karena sekolah tersebut sudah mengusulkan kepada pihak Disdik Kabupaten Parigi Moutong, dan saat ini masih menunggu anggaran dari Pusat ,apabila dananya sudah ada sekolah tersebut segera dibangun Ruang Kelas Belajar ( RKB ) yang baru . (marlan ms)

TP Guru Ditahan FGII Mengadukan Disdik Inhil ke Kemendiknas
Tembilahan, Radar Nusantara
Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Pusat akan melaporkan Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik) Inhil kepada Irjen Kementerian Pendidikan Nasional RI. Sekjen FGII Pusat, Iwan Hermawan menyebutkan, tindakan Dinas Pendidikan Inhil dan beberapa daerah lainnya di Indonesia tak kunjung merealisasikan pembayaran Tunjangan Profesi (TP) guru menyalahi Permenkeu RI No. 41/PMK.07/2013, karena seharusnya TP Guru untuk triwulan I paling lambat dibayarkan pada bulan April lalu. “Kami sangat menyayangkan tak kunjung direalisasikan TP Guru triwulan II ini dan mempertanyakan alasan penahan dana ini,” sebut Iwan Hermawan, Kamis (16/5). Maka, pekan depan, FGII Pusat akan mengadukan Dinas Pendidikan Inhil dan beberapa kabupaten lainnya di Indonesia kepada Irjen Kemendiknas RI. “Seharusnya Disdik Inhil segera merealisasikan TP guru triwulan I tahun ini, khususnya bagi sekitar 500 guru yang telah lengkap berkasnya. Sedangkan bagi yang belum lengkap terus diperbaiki dan dilengkapi kekurangan berkasnya,” sebutnya. Tindakab Disdik Inhil yang menahan pencairan TP Guru ini, tentunya akan menimbulkan persepsi lain dari kalangan guru, seolah-olah sengaja ‘diendapkan’ di bank. Tindakan Disdik Inhil ini dapat menimbulkan kerugian kepada instansi dan Kabupaten Inhil sendiri, karena pusat dapat saja memberikan sanksi berupa mempertimbangkan realisasi bantuan bagi Disdik Kabupaten Inhil. (iin)

RADAR PENDIDIKAN
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

11

Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 7 Berjalan Sukses

Ketua PGRI Basori Hasan Basri, S.Pd

Sarolangun-Jambi, RN Pelaksanaan perpisahan (pelepasan) siswa kelas XII SMAN 7 Sarolangun Tahun 2013, sabtu (04/05) kemaren berjalan dengan sukses, perpisahan berlangsung di Ballroom Hotel Abadi Sarolangun, dihadiri langsung oleh Kadis Diknas Sarolangun H. Lukman, M.Pd., Kepla SMAN 7 Sarolangun, Fatimah, S.Pd., M. Pd, dan Ketua Dewan Pendidikan Sarolangun H. Anwar Harun, Komite Sekolah, beserta ra-

tusan siswa dan siswi. Dalam sambutannya kepala SMAN 7 Sarolangun mengatakan siswa-siswi SMAN 7 bisa lulus 100%. Disamping itu pula Fattimah, S,Pd., M.Pd, menghimbau dan mengajak kepada siswa-siswi yang lulus agar terus melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi yang ada diluar Kabupaten Sarolangun, atau minimal bisa melanjutkan kuliuah di Unja Kampus Sarolangun agar kedepan bisa bersaing dengan kabupat-

en lain. Diakui fatimah kedepan untuk mendapatkan pekerjaan tidak hanya mengandalakan ijazah tapi kita harus mempunyai kemampuan dan keahlian tersendiri. Jangan pernah berpikir kalau kita hanya mengandalkan ijazah saja, jadi saya sangat mengharapkan anak-anak saya yang lulus nanti tetap melanjutkan pendidikan, dan yang tidak lulus bisa melanjutkan ujian Paket C. Kadis Diknas Kab. Sarolangun H. Lukman menyampaikan semoga anak-anak SMA di Kabupaten ini dapat lulus 100%, bagi yang tidak lulus bisa melanjutkan ujian Paket C, untuk itu kita sama-sama berdoa agar bisa lulus semua, selanjutnya H. Lukman berharap semoga SMAN 7 Sarolangun dapat menjadi sekolah favorit di Kab. Sarolangun, kepada Kepala Sekolah nantinya agar bisa mempersiapkan semua fasilitas belajar dan mengajar di sekolah seperti pemasanagan internet supaya proses pembelajaran dapat menggunakan jaringan internet, karna kita tidak menginginkan anak-anak kita tidak menguasai teknologi di jaman sekarang ini. (Achmad F./RN)

Tingkatkan Kepedulian Budi Pekerti Dan Etika
Diakui Basori, kini pihak nya sedang konsen melakukan berbagai upaya melalui terobosan-terobosan baru dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kinerja di lembaganya yang saat ini sedang di pimpin. Salah satu upaya tersebut adalah yakni penerapan di siplin kerja baik di saat sedang melaksanakan tugas maupun usai tugas, di sisi lain dalam hal melaksanakan tugas haruslah selalu di motivasi agar bisa rampung secara cepat, akurat dan tepat waktu itu semua bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas serta menjadi bagian penting dari kinerja kepala sekolah dan para guru “ pihaknya akan selalu senantiasa bekerjasama dengan para kepala sekolah dan guru dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di wilyah nya agar prestasi para anak didik berhasil dengan baik, apalagi menjelang ujian akhir bagi para murid kelas VI diharapkan mereka harus benar-benar konsen dan siap dalam menghadapi UAS dan UN dan kami yakini prestasi belajar murid tahun ini akan menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelum nya “ terang Basori. (Wawan/Irw)

Basori Hasan Basri,S.Pd
Purwakarta, Radar Nusantara Dalam pengembangan karakter anak didik harus di terapkan kepedulian terhadap budi pekerti dan etika yang positif karena itu sangat di butuhkan dalam rangka pembinaan mental dan moralitas generasi penerus bangsa menuju masa depan yang lebih baik , hal tersebut di ungkapkan oleh Ketua PGRI Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta Basori Hasan Basri,S.Pd kepada Wartawan di ruang kerjanya.

SMPN 1 Bojong Gede

Melestarikan Kebudayaan Indonesia Melalui Pentas Seni
gadakan ekstra kurikuler seni budaya tradisional Indonesia, khususnya kebudayaan sunda diantaranya; seni degung, angklung, tari jaipong, lagu daerah bahkan tarian Betawi pun diminati siswa. Seorang guru bahasa sunda Yeni ,S.Pd yang juga ketua panitia acara Pentas Seni SMPN1 Bojong Gede pada tanggal 22 Mei 2013 dengan diadakan Pensi ini kebudayaan semakin dipupuk dan dilestarikan oleh kalangan pelajar. Dalam acara ini diikuti oleh 1000 siswa dan beberapa sekolah yang turut berpartisipasi pada Pensi ini. Pada kesempatan yang sama Kahumas SMPN 1 Bojonggede Sanudin, S.Pd menuturkan program Pensi ini sudah berjalan selama 2 tahun dan para anak didik sangat antusias mengikuti ekskul seni budaya. Mereka bisa mengembangkan talentanya sesuai keinginannya. Bahkan kegiatan ekskul lainnya sering meraih prestasi yang mengharumkan dan membanggakan nama sekolah, pungkasnya. [ Aan.S ]

Aswari Kunjungi Perpisahan SMAN 1 Lahat
ak kekurangan yang ada pada guru disisni. Selaku perwakilan dari guru disini meminta maaf atas segala perbuatan salah, semoga siswa dan siswa ini menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara. “Saya menghaturkan terima kasih banyak kepada Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva’i beserta rombongan Pejabat Pemerintah Kabupaten Lahat yang telah meluangkan waktu untuk dapat hadir dalam acar perpisahaan ini, selain itu juga sebagai perwakilan guru disini sangat begitu bangga atas perjunagan yang telah di lakukan siswa selama menuntun ilmu hingga samapai Ujian Akhir Nasional, sanagat begitu besar perjuanagn siswa ini Drs Bernard, MM Kepala SMAN 1 Lahat dan alahamdulilah hal ini bisa di lalui sehingga susana pada saat ini menjadi kondusif,”Ungkap Lahat, Radar Nusantara Bupati Lahat H Saifudin Aswari Kepala Sekolah. Di sisi lain Bupati lain H SaifuRiva’i SE beserta rombongan Pejabat Pemerintahan Kabupaten Lahat din Aswari Riva’i SE menuturkan, datangi perpisahaan Sekolah Me- dengana sangat bangga siswa dsan nengah Atas (SMA) Negeri 1 La- siswi SMA Negeri 1 Lahat dan Daphat. bertepatan di halaman SMAN at menggerjakan Ujian Nasional (UN). Perjuanagan yang di lalui 1 Lahat, beberapa hari lalu. Rangkaian acara perpisahaan siswa sanagatlah begitu besar, karetersebut tampak tangis haru dari na banyak tahaapan yang harus di para guru dan murid, di karenakan lalaui. Semoga dengana kerja keras kebanyakan siswa kelas XII yang yang di lakukan para siswa tidaka telah menimba ilmu selama 3 Tahun menjadi sisia justru menjadi keberbanyak mempunyai kesalahan. Se- hasilan. “Kita akan mendokan para siswa lain itu juga dalam rangkaian acara perpisahan di meriahkan tari – tari- agar Lulus 100% dan mendapat nilai an, nyanyian yang di bawakan bagus. Sehingga ketika telah lulus siswa dan siswi SMA Negeri 1 La- dari sini dapat melanjutkan keperguruan tinggan dan berhasil dalam hat. Dalam sambutan Kepala menggapai cita - citanya,”Tutur Sekolah SMA Negeri 1 Lahat Drs Aswari. Usai acara perpisaahan SMA Bernand, MM mengatakan, dengan perpisahaan siswa dan siswi SMA Negeri 1 Lahat Bupati Lahat H SaifuNegeri 1 Lahat bukan untuk sela- din Aswari Riva’i SE beserta rommanya melaikan untuk mengembali- bongan menjajikan bantuan dana kan para siswa kepada orang tuan- sebesar Rp. 9. 000.000,- di peruntuya, karena selama 3 tahun menim- kan untuk pembangunan ruang bebah ilmu di sekolah ini terdapat bay- lajar yang baru. (Supelman)

Bogor, Radar Nusantara Seiring perkembangan jaman dan ilmu pengetahuan teknologi yang semakin canggih,kultur budaya asing dengan mudahnya dilihat via internet dan media elektronik. Sehingga tak heran bukan hanya produk luar negri saja yang membanjiri Negara kita, kebudayaan asing pun mulai mempengaruhi. Tak heran banyak kalangan pelajar ser-

ta kaum muda yang perilakunya sudah terkontaminasi yang berbau asing mulai dari gaya hidup [life style] bahkan mereka bangga menari dan menyanyikan lagu-lagu asing.Fakta inilah yang menggerakkan hati Kepala Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Bojong Gede Kec,Bojong Gede Kab,Bogor Ahmad Amsori, S.Pd, MM bersamasama rekan pendidik untuk men-

Memahami Beberapa Perubahan Sertifikasi Guru 2013
Sorolangun, Radar Nusantara Pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Perbaikan penyelenggaraan sertifikasi guru terus dilakukan dari tahun ke tahun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2013 ada beberapa perubahan baik mekanisme penyelenggaraan maupun proses penetapan peserta. Perubahan mekanisme penyelenggaraan yaitu disampaikannya modul/bahan ajar lebih awal kepada peserta PLPG sebelum mengikuti PLPG. Perubahan pada proses penetapan peserta yaitu, Penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi dan uji kompetensi diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan, perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dan dipublikasikan secara online, penetapan sasaran/kuota berdasarkan keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi. Pedoman ini perlu dipahami dengan baik oleh semua unsur yang terkait dalam penyelenggaraan sertifikasi guru di pusat dan di daerah. Unsur pusat yaitu Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Unsur daerah yaitu dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, kepala sekolah, guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, dan guru, serta unsur lain yang terkait dalam sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013. Salah satu bagian penting

dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Untuk itu diperlukan sebuah pedoman yang dapat menjadi acuan bagi semua unsur tersebut,………Bersambung ke www.radarnusantara.com

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

12

Bongkar Pasang Kabinet Walikota Bukittinggi Ala “Ismet Amzis”
Bukittinggi, Radar Nusantara Baru tahun kemarin tepatnya di bulan juli s/d maret 2013 pergeseran dilakukan Walikota Bukittinggi Ismet Amzis dengan dalil remunasi dan rotasi untuk penyegaran bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau lebih dikenal masa pensiun dan tahap karir. Alangkah konyolnya seorang kepala daerah membohongi rakyat dengan alasan masa pensiun di kalangan esolon II A sudah tidak bisa di perpanjang tetapi pada kenyataannya yang berinisil YL baru diangkat menjadi sekretaris sudah dicampakkan lagi ke dinas yang lain dengan posisi jabatan non job, factor ini disebab kan banyaknya pembisik silukittinggi melakukan rolling jabatan yang berjamaah. Yang menjadi ironis dan membingungkan tentang kebijakan walikota bukittinggi Ismet Amzis, dalam menempatkan seseorang sebagai kepala dinas di salah satu instansi mereka tidak mempunyai kemampuan gawean dan domaien skil teknis, bahkan kesannya hanya kepentingan politik, kelompok, dan golongan sebagai upah janji seseorang yang perna berjasah kepada pimpinannya. (tim)

Walikota Pontianak Sutarmidji

Mendukung Pembangunan Masjid Syaiful Islam
Pontianak, Radar Nusantara Walikota Pontianak Sutarmidji meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Syaiful Islam di Jalan Tabrani Ahmad (18-5-2013), beliau memastikan Pemkot mendukung atas kemajuannya aktivitas Masjid Syaiful Islam. Ketua Lembaga Masjid Syaiful Islam Bapak Drs. H Razani, MM mengatakan, “disetiap menjalankan Ibadah sholat Jum’at selalu tidak muat menampung para jamaah bisa mencapai 450 orang, sedangkan daya tampung Masjid Syaiful Islam hanya 350 orang.” Kata Pengurus Masjid Syaiful Islam mengajak para jamaah berdo’a agar pembangunan Masjid Syaiful Islam bisa terealisasi terwujud bisa menampung para jamaah 1.600 jamaah ungkap ketua Lembaga Masjid Syaiful Islam dan diperkirakan menelan dana sekisar Rp. 4 M, maka dari itu H. Ranzani memohon dan berdo’a semoga uluran tangan para donator Jl. Tabrani Ahmad khususnya Pontianak Kalimantan Barat pada umumnya. (andi)

man yang bergentayangan dilingkungan pemko bukittinggi maka hal ini yang membuat walikota bu-

Marinus Gea Caleg DPR-RI
Tangerang, Radar Nusantara “Melayani dengan hati” demikian kata Merinus Gea pria yg akrab disapa Mr. Gea. Marinus Gea mengatakan bahwa, menjadi seorang figur yang notabene sebagai penyambung aspirasi rakyat tidaklah semudah kita membalikkan telapak tangan. Namun didorong rasa cinta akan bangsa dan negara yg dimilikinya. Marinus Gea atau Mr.Gea telah membulatkan tekadnya untuk maju sebagai calon Anggota Legislatif DPRRI di 2014 mendatang. Diusung oleh fraksi partai PDI Perjuangan, Marinus Gea bertekad sepenuh hati mengabdikan dirinya untuk tanah air tercinta dengan menjadi salah seorang wakil rakyat di DPRRI. Melayani adalah salah satu prinsif hidupnya dalam bermasyarakat. sikap ramah, santun dan jiwa sosial yang dimilikinya, membuat Marinus Gea semakin optimis mampu dalam menjalankan tugas tugasnya, bila di 2014 mendatang Marinus Gea diberi kesempatan duduk dikursi Legislatif. Karena menurut pria yang berkepribadian supel ini, bahwa selama ini masih banyak persoalan-persoalan2 yang ada dimasyarakat belum terealisasi.

Balon Bupati SU Tiap Hari Sosialisasi ke Daerah
Tembilahan, Radar Nusantara Balon Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti ‘serius’ maju di Pilkada Inhil mendatang. Tiap hari SU berkeliling Inhil melakukan sosialisasi. “Pak haji (Syamsuddin Uti) saat ini hampir tiap hari keliling Inhil,” ujar Sekretaris DPC PD Inhil, Mm Yunus Marala kepada wartawan, Rabu (15/ 5). Lanjutnya, selain dalam upaya mensosilisasikan dirinya maju di Pilkada Inhil. Safari keliling Inhil ini juga untuk mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat. “Dengan melakukan turun ke daerah ini, beliau juga dapat menyaksikan langsung permasalahan mendasar di Inhil. Juga dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat di bawah,” imbuhnya. Ketika ditanyakan, siapa nantinya yang akan disandingkan dengan SU di Pilkada Inhil. Yunus enggan menjelaskan figur tersebut, namun yang jelas pasangan tersebut memiliki chemistry dengan SU. “Nanti kami akan sampaikan siapa pasangannya, yang jelas pasangannya nanti mantap,” sebutnya. DPC PD Inhil telah selesai melaksanakan proses penjaringan Wakil Bupati Inhil. Penjaringan ini diikuti 8 balon, terdiri dari kalangan politisi, birokrat dan tokoh masyarakat. Adapun 8 balon Wabup tersebut, yakni Irwandi (politisi/ anggota DPRD Inhil asal Demokrat) H Zainal Abidin (politisi/ Ketua DPRD Kota Jambi), H Muslimin (politisi/ anggota DPRD Inhil asal Demokrat), HM Wardan (birokrat/ Kepala Disdik Riau), H Syamsuddin Uti (pengusaha). Kemas Yuzferi (Direktur PDAM Tirta Indragiri Tembilahan) H Bakri H Anwar (politisi/ anggota DPRD Inhil asal Partai Demokat dan Said Maskur (tokoh masyarakat). (iin)

Sosialisasi PERDA Penanganan PMKS
Horison Bandung Selasa (21/05) kepada segenap aparatur Kecamatan , Kelurahan ser ta perwakilan-perwakilan dari para sukarelawan agar nantinya dapat di sosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami dan dapat mengambil tindakan yang tepat baik untuk menanganinya maupun mencegah timbulnya PMKS yang baru. Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Penggerak Tim PKK dan PLT Sekeretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto beserta Kepala Dinas Sosial Kota Bandung Siti Masnun. Membuka acara Kadis Dinsos Kota Bandung Siti Masnun menyampaikan laporannya terkait penyelenggaraan sosialisasi tersebut sekaligus menyampaikan pula perihal pembangunan Puskesos yang berlokasi di daerah Rancacili. “Sosialisasi ini diikuti oleh 500 orang peserta yang terdiri dari unsur Muspida, Sekecamatan hingga Kelurahan , Aparatur Kewilayahan , SKPD dan Tenaga Sukarelawan Sosial di Kota Bandung,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah agar dapat menyampaikan informasi berkaitan dengan Perda 24 Tahun 2012 sehingga seluruh peserta dapat memahaminya dan juga dapat menyampaikannya pada masyarakat, sehingga nantinya masyarakat dapat mengambil tindakan apabila terjadi masalah PMKS di wilayahnya. Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda menyampaikan sambutannya sebelum meresmikan dimulainya sosialisasi tersebut , ia menyampaikan bahwa pada dasarnya penanganan PMKS yang ada di Kota Bandung memang harus ditangani secara komprehensif dan tidak mungkin dilakukan secara serta merta. “Sebagai salah satu masalah utama di Kota besar seperti Bandung , menangani permasalahan PMKS harus dengan cara komprehensif dan dengan adanya Perda 24 Tahun 2012 ini maka penanganannya dilakukan denga 6 cara yaitu, preventif , kuratif, rehabilitatif, perlindungan, penunjang dan pengembangan,” paparnya. Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa Pemerintah kota Bandung sedang berupaya membangun Pusat Kesejahteraan Sosial yang akan menampung para warga masyarakat yang memiliki masalah PMKS. “Pemerintah Kota Bandung saat ini sedang mengupayakan untuk pembangunan Puskesos yang berlokasi di Rancacili Kecamatan Rancasari , dengan luas lahan 7,1 Hektar dan dilengkapi dengan sarana PMKS, fasilitas workshop serta pelatihan – pelatuhan berbagai penyandang PMKS yang harapan kedepannya dengan adanya Puskesos ini maka nanti apabila ada PMKS akan dapat ditangani serta diberikan bekal keterampilan sehingga dapat dilepas lagi ke masyarakat,” tegasnya. Menutup sambutannya Ayi menyampaikan bahwa ia berharap para peserta yang sudah dibekali dengan pengetahuan dari sosialisasi ini dapat menularkan pengetahuannya pada masyarakat sehingga secara bersama-sama masyarakat dapat dengan benar menangani permasalahan Kesejahteraan Sosial yang muncul. “Semoga dengan adanya sosialisasi ini para peserta dapat mendapat pengetahuan mengenai Perda nomor 24 Tahun 2012 serta juga dapat menyampaikannya pada masyarakat sehingga pada akhirnya penanganan ser ta penyelenggaraan masalah kesejahteraan sosial dapat ditangani dengan prosedur yang benar dan tepat sasaran,” tutupnya. (amir)

Menurut keterangan dari beberapa tokoh masyarakat tangerang yang kami jumpai, mereka sangat antusias terhadap Marinus Gea, kerena menurut mereka cita2 dan keinginan Marinus Gea untuk masyarakat adalah menjadi keinginan mereka dan seluruh masyarakat juga. Dukungan serta doa restu dari seluruh masyarakat Tangerang sangat diharapkannya, agar di 2014 mendatang Marinus Gea dapat mengawali tugas2nya dengan baik, dengan harapan merubah pola hidup masyarakat menjadi lebih baik. (Yudha R.D)

Dinas PU Bina Marga Sergai

Buka Penawaran Tender Senilai Rp 30 Miliar
Serdang Bedagai, RN
Pemerintah Kabupaten (pemkab) Serdang Bedagai mulai merealisasikan rencana pembangunan tahun anggaran (TA) 2013. Khusus pembangunan infrastruktur yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU), tahapan tersebut diawali dengan mengelar 55 paket pekerjaan dengan total anggaran sebesar Rp30 miliar. Selain mengunakan fasilitas LPSE, kegiatan atas proses tersebut juga tampak berlangsung di wisma Juang, Perbaungan. Dari pantauan wartawan, selama kegiatan tender tersebut situasi kantor Dinas PU Bina Marga yang berlokasi di Kecamatan Perbaungan, tak jauh dari Wisma Juang terlihat sepi. Situasi ini jelas berbeda dari tahuntahun sebelumnya. Menurut Iwan, staf PU Bina Marga mengakui bila kondisi ini dimungkinkan karena proses tender semuanya terpampang jelas di LPSE. Dengan begitu, katanya lagi, seluruh item proyek yang ditenderkan bisa diakses oleh umum. Dari daftar yang dilansir LPSE, pembangunan kali ini diprioritaskan 53 item adalah peningkatan mutu jalan, dan hanya 2 yang merupakan pembangunan jembatan yakni, Pondasi Jembatan Paku Kecamatan Kotarih Rp 1,9 milyar dan Jembatan Penghubung di Lingkungan II ke Lingkungan X Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan senilai Rp500 juta. Sementara itu, kelompok kerja (pokja) Dinas PU yang diketuai Suwito membuka kotak penawaran di Wisma Juang, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Senin (13/5). Pokja mengklaim meski para rekanan saling berkompetitor untuk memasukan penawaran pengerjaan infrastruktur yang termasuk dalam agenda kerja Dinas PU tahun anggaran (TA) 2013 ini, hingga pembukaan penawaran tadi semuanya berjalan lancar dan terkendali. “Aman tidak ada yang ribut-ribut,” kata Suwito. Kendati begitu, sejumlah anggota kepolisian tetap harus diterjunkan oleh Pokja guna mengantisipasi keributan ataupun hal yang tak diinginkan. Selanjutnya, usai pembukaan penawaran tersebut maka pokja bakal meminta seluruh kelengkapan admintrasi masing-masing perusahaan. Bila tidak dipenuhi maka Pokja bakal mengeliminasi penawaran perusahaan tersebut. Plt Kabag Administrasi Pembangunan (ADPEM) sekaligus Staf Ahli Pemerintah Darwin Sitepu. Dia memaparkan, bahwa 53 proyek tersebut diperuntukan peningkatan mutu jalan, dan hanya 2 yang merupakan pembangunan jembatan yakni Pondasi Jembatan Paku Kecamatan Kotarih Rp 1,9 milyar dan Jembatan Penghubung di Lingkungan II ke Lingkungan X Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan senilai Rp500 juta.(BN)

Bandung, Radar Nusantara

Meningkatnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) merupakan fakta yang tak terbantahkan seiring dengan menguatnya peran Kota Bandung sebagai pusat per tumbuhan sosial dan ekonomi regional, dimana akses terhadap penguasaan ekonomi semakin kompetitif. Secara garis besar PMKS dapat dikelompokkan menjadi balita terlantar, anak terlantar, anak nakal, anak jalanan, wanita rawan sosial ekonomi ( jiwa ), korban tindak kekerasan, lanjut usia terlantar, penyandang cacat, tuna susila, pengemis, gelandangan, bekas warga binaan lembaga kemasyarakatan ( BWBLK ), korban penyalah gunaan NAPZA, keluarga fakir miskin, keluarga berumah tak layak huni, keluarga bermasalah psikologis, komunikasi adat terpencil, korban bencana alam, korban bencana social ( Pengungsi ), pekerja migran bermasalah sosial, orang dengan HIV atau AIDS ( ODHA ) dan keluarga rentan. Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial melaksanakan sosialisasi mengenai PERDA ( Peraturan Daerah) Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang dibuka oleh Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda di Hotel

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

13

Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih
oleh Gubernur Sumatra Selatan

Pembukaan Diklat PIM IV di Lingkungan Pemkab
Kuala Tungkal, RN Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Tahun 2013 di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat bertempat di Aula Diklat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Acara dibuka oleh Sekda Arief Munandar, SE, dihadiri Kepala Bandiklatda Provinsi Jambi, Staf Ahli, Asisten, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Ir. Zulkifli dan Para Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat. Adapun jumlah peserta Diklatpim sebanyak 40 orang, dilaksanakan dari tanggal 7 Mei sampai dengan tanggal 11 Juni 2013 bertempat di Kampus Diklat BKD Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tujuan & sasarannnya adalah untuk Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan tugas jabatan struktural eselon IV secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya; Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa; Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat; serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik. Sasaran Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Tahun 2013 adalah terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon IV. Sekda mengatakan, bahwa salah satu pilar utama terwujudnya agenda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat adalah tersedianya sumber daya aparatur yang bermental positif dan profesional dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Bermental positif dalam arti memiliki sikap dan moral yang baik, sedangkan profesional memiliki makna yang cukup luas, yaitu memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, serta bekerja secara efektif dan efisien, kreatif, inovatif, memiliki etos kerja yang tinggi, serta senantiasa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ditambahkan beliau, semoga DiklatPim IV dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan kinerja para pejabat pemerintah melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental. Jabatan eselon IV dituntut memiliki keahlian teknis dan merumuskan draf atau konsep awal kebijakan di tingkat SKPD, pejabat eselon IV juga dituntut mampu dan terampil melaksanakan tugas pokok dan fungsi, sekaligus jadi jembatan komunikasi antara staf dengan pejabat eselon III dan eselon II. Sekda juga berkesempatan menyematkan tanda pengenal kepada dua orang perwakilan dari peserta DiklatPim IV. ( Hermansyah )

Prabumulih, Radar Nusantara Pada tanggal 13 Mei 2013 Wib di lapangan Prabujaya jam 09.00.Wib pagi diadakan pelantikan Walikota Ir Ridho Yahya.MM dan Wakil Walikota Adriyansyah, Fikri. SH, Dengan masa Bakti 2013 hingga 2018. Dilantik oleh Gubernur Sumatra-selatan, Alex Nurdin di Kota Prabummulih. Pada kesempatan ini yang hadir wakil Walikota Lubuk Linggau, Walikota Empat Lawang, Bupati Oi. Kakak kandung dari Ir. ridho Yahya. MM, yang sekarang menjadi Walikota. Serta Kapolda,kejaksaan Tinggi palembang dan unsur Muspida lainnya. Serta masyarakat Kota Prabumulih. Upacara pelantikan ini di pimpin oleh ketua DPRD kota Prabumulih oleh H.Herwansyah dan wakil ketua Ahmad Palo.SE. (usman)

“Politisi Partai Demokrat” DPRD Propinsi Sumbar
Perdagangkan Asset Negara (Rumah Dinas PSDA)

PERTANYAKAN ANGGARAN BANTUAN SISWA MISKIN
Bukittinggi, Radar Nusantara Nofrizon yang berasal dari partai demokrat Dapil II Bukittinggi/ Agam yang sekarang menduduki sebagai legislator DPRD Profinsi Sumbar konon kabarnya Nofrizon melakukan transaksi sewa rumah dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Profinsi Sumbar sejak tahun 2004 atau lebih kurang. Informasi yang dihimpun Radar Nusantara (23/05) adanya pengakuan pegawai yang bekerja di sekitar rumah Dinas PSDA Propinsi Sumbar yang tak mau disebutkan namanya ia mengatakan kepada Radar Nusantara, “rumah Dinas PSDA tersebut sudah lama ditempati oleh Nofrizon, sebelum ia cebol menjadi legislator DPRD Propinsi Sumbar yang diusung dari partai Demokrat, ia dulunya pernah berkiprah sebagai LSM dan kedekatannya dengan Kadis PSDA yang lama maka ia dapat menempati rumah dinas tersebut dan setelah ia (Nofrizon) duduk menjadi anggota DPRD Profinsi Sumbar tidak lagi tinggal di rumah tersebut” Dari hal yang terungkap, Nofrizon telah lama memetik hasil uang kontrakan sewah rumah Dinas dan kabarnya mencapai jutaan hingga puluhan pertahun dan dikankulasikan dari sebelumnya, Nofrizon sudah meraup keuntungan yang sangat fantastik dari ladang asset negara yang dimiliki Pemerintah Propinsi Sumbar. Maka warga yang menempati rumah dinas asset Pemprov Sumbar sudah dijadikan warung berjualan nasi “Saraso” yang terletak di jalan Dr. Hamka Simpang Lambow bersebelahan dengan kantor balai PSDA Bukittinggi, patutnya tidak disewakan dan tidak pula ditempati oleh orang yang tidak berkepentingan atau bukan pegawai instansi PSDA. (tim)

KEPALA SEKOLAH SDN BABAKAN 04 CISEENG BOGOR Drs. JUANDA

Bogor, Radar Nusantara

Ir. Hj. Hanunah. MM :

Saya Siap Diadili Jika Bersalah
sa. “Walaupun demikian silahkan saja kalau pun seandainya saya bersalah, saya siap diadili oleh Hukum”, ujar Hanunah sambil tersenyum dan rasa tidak ada masalah dia enjoy sambil menghiru secangkir air teh di mejanya. Di tempat terpisah kami bertanya dengan stafnya tentang diri Ir. Hj. Hanunah, MM. Selama kepemimpinanya itu, kata Stafnya yang enggan namanya disebutkan mengatakan, bahwa ibu Hanunah, Orang nya sangat lah baik, ramah terhadap kita, selalu memperhatikan anak buah nya. Dengan adanya berita tersebut yang mengatasnamakan menyangkut dirinya itu pun tidak benar, saya sangat tau dengan dia. (Usman B/Junaedi)

Prabumulih, Radar Nusantara yambut dengan baik kedatangan Pada Senin 19 Mei 2013 war- wartawan. tawan Radar Nusantara Menyingbertemu secara tidak direngung dengan canakan di Pemkot Kota berita yang ada Prabumulih di jalan Jendral di Media Harian Sudirman km. 12 pangkul di daerah yang Dinas Pertaniaan dan Periterdahulu, menkanan bertemu di ruang genai kantornkerjanya dengan Ir. Hj. Haya yang di nunah, MM sebagai Kepaobrak-abrik la Dinas .Dengan rasa oleh pihak pesenang kita (wartawan) meriksa, ternyabisa berjumpa dgn ta walaupun dia Hj.Hanunah.MM kepala (Ir.Hj.Hanunah dinas pertanian karena disMM) sedang ambut dengan baik. kita dinas luar, kata sudah lama tidak bertemu KADIS Pertanian Ir. Hj. Hanunah, b a w a h a n n y a , dengan Hj. Hanunah walau- MM Pihak pemerikpun beliau sibuk dengan aktifitas- sa dengan sopan menyuruh mennya, masih menyempatkan diri men- gambil berkas-berkas untuk diperik-

Melihat kapasitas kehidupan BANGSA INDONESIA baik dipedalaman, pelosok, atau di kota hampir ± 30% dibawah garis kemiskinan, banyak anak Bangsa yang tidak mempunyai pendidikan atau tidak sekolah dikarenakan terbentur biaya, untuk itu pemerintah tanggap dan peduli kepada calon penerus bangsa yang mempunyai Potensi pendidikan dan kreatifitas agar tidak tertinggal dengan Negara-negara lain, atas kerjasama pemerintah Dinas Pendidikan dan Kementerian Sosial maka diberikannya anggaran bantuan siswa miskin yang mana anggaran tersebut bisa dimulti fungsikan kepada warga Negara Indonesia khususnya yang mau untuk mengenyam pendidikan, agar tidak ada warga Negara Indonesia yang tidak mempunyai pendidikan, karena bantuan ini sangat membantu sekali kepada siswa yang taraf kehidupannya. Kurang mampu, dan hal ini sangat direspon sekali sama seluruh Dinas-dinas Pendidikan seluruh Indonesia dan supaya anggaran tersebut tepat sasaran dan benar penyalurannya, namun sangat disayang akan hal penyaluran BSM (Bantuan Siswa Miskin) tidak tepat sasaran, pasalnya pada saat wartawan

mengkonfirmasi tentang BSM (Bantuan Siswa Miskin kepada Drs. JUANDA kepala Sekolah SD Negeri Babakan 04 Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Beliau menuturkanya. Sayamengajukan kepada Pemerintah tentang BSM (Bantuan Siswa Miskin) ±100 Siswa dan Alhamdulillah telah di Acc & sesuai hasil Print out sebanyak ± 71 Siswa. Saya sangat bangga sekali akan hasil tersebut, namun setelah di Kroscek kekantor pos dan Giro ternyata sangat berbeda dengan hasil Print Out yang sudah ada dari pemerintah, sungguh tidak masuk akal logika yang mana nama-nama siswa yang sudah tidak sekolah dimasukan daftar penerimaan anggaran BSM (Bantuan Siswa Miskin), dan anehnya lagi bantuan ini dibeda-bedakan ada yang dapat Rp. 360.000/ siswa ada yang dapat Rp. 180.000/siswa. Hal Ini sangat mengundang kecemburuan antar siswa dan tidak adil,”katanya kepada Radar Nusantara dan kedepan beliau mengharap kepada pihak pemerintah yang terkait dengan anggara BSM lebih diperhatikan dan ditinjau kembali agar tidak memberikan kesempatan kepada oknum yang memanfaatkan bantuan tersebut.(ROMLI)

RADAR DAERAH
Ali Muda Rambe dan Muhannad Awal Hasibuan
Resmi Mendaftar di KPU Padang Lawas UtaraDari jalur Independen
Gunungtua, Radar Nusantara Ali Muda Rambe sebagai Calon Bupati dan Muhammad Awal Hasibuan sebagai Calon wakil Bupati, pada Senin 20 Mei sekira jam 14.25 wib resmi merndaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pada Pemilukada Kabupaten Padang Lawas Utara yang akan digelar pada 14 Agustus mendatang. Pasangan Calon berjalan kaki dari Lapangan Bawah Gunungtua menuju Kantor KPU Jln Bangau Gunungtua di iringi oleh sekira 1000an massa pendukung dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Padang Lawas Utara. Setiba di sekretariat KPU Pasangan Calon dari Indevenden ini di terima oleh sekretaris KPU AH Daulay, selanjutnya terlebih dahulu ramah tamah dan dimulasi dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri baru diakhiridenganprosesim pendaftaran. Massa pendukungpun dengan hikmad mengikuti proses pendaftaran Calon ndependen ini. Beberapa waktu kemudian saat akan meninggalkan KPU Padang Lawas Utara, Pasangan Calon di minta oleh awak media ini untuk menyampaikan visi misi singkat, Calon Bupati dan wakil dari independen ini melalui Calon wakil mengatakan bahwa Kita anti KORUPSI dan berupaya maksimal untuk mengantarkan masyarakat Padang Lawas Utara lebih sejahtera , melalui program pro rakyat, pungkasnya sembari berlalu. Kemudian ditambahkannya bahwa kita tidak doyan beretorika tapi tunggu aksi kita setelah nomor urut pasangan calon nanti diumumkan ,tambahnya kemudian sembari berlalu dari kerumunan pers di selasela massa pendukungnya yang memadati jalan Bangau Gunungtua. (tim)

Minggu ke I, Juni 2013

14

KAPOLDA SUM-SEL Silaturahmi Dengan PERKABSU
Palembang, Radar Nusantara
Kapolda Sum-Sel, Irjen Pol. Drs. Saut Usman Nasution, SH MH MM, beberapa haru lalu bersilatuhrami dengan Perkabsu (Persaudaraan Keluarga Besar Sumatera Utara) yang ada di Sum-Sel, yang diadakan di sekolahan Harapan Palembang. Dalam kesempatan tersebut Kapolda mengatakan bahwa dirinya bukan hanya bersilaturahmi dengan masyarakat Perkabsu tetapi Kapolda juga ikut serta sebagai anggota sekaligus sebagai pembina/penasehat di Perkabsu dimaksud. Hal ini wajar menurut Kapolda sebab beliau adalah asli putra Sumatera Utara yang bertugas di Sum-Sel. Lebih jauh Kapolda mengatakan tugas yang diembannya tentulah sangat berat, hal ini tentu butuh bantuan dan dukungan masyarakat agar terciptanya keamanan dan ketertiban bagi masyarakat itu sendiri. Saut juga mengatakan bahwa dirinya siap berbaur bersama masyarakat, harapannya Perkabsu sangat mendukung hal dimaksud. Sementara itu, ketua DPP Perkabsu bukti karya Tambunan, SE dalam sambutannya mengatakan bahwa Perkabsu ini sudah dibentuk sejak 8 tahun lalu. Tentu saja dengan tujuan yang positif artinya menyatukan dengan tali persaudaraan yang sangat baik buat warga yang berasal dari Sumatera Utara yang tinggal di Sumatera Selatan. Menurut DPP , bukti karya Tambunan, SE, bahwa ada banyak suku, etnis yang ada seperti Batak, Karo, Mandailing, Toba, Melayu, Nias, Indian, Jawa dan masih banyak suku etnis Sumut yang ada di Sum-Sel ini yang berasal dari Sumut. Dalam kesempatan tersebut, DPP Perkabsu juga melantik enam DPD Kabupaten/Kota Se Sumatera Selatan, masingmasing kabupaten OKI, OKU Timur, Musi Banyuasin, Banyuasin, Prabumulih, dan kota Lubuk Linggau. Dalam acara tersebut Ketua DPP Perkabsu, mengatakan agar hubungan persaudaraan Sumatera Utara tersebut semakin baik dan erat. Lebih jauh Bakti mengatakan, bahwa warga yang berasal dari Sumut yang berada di Sum-Sel sangat banyak. Dengan selorah dia mengatakan, dari mulai tukang tampal ban, hingga jendral berbintang ada di Sum-Sel ini dengan gemuruh tepuk tangan mengikuti sambutan ketua DPP tersebut. Di sela-sela acara tersebut S. Harahap, Ketua DPD OKU Timur yang baru dilantik mengatakan bahwa misi dan visi Perkabsu sangat baik. Salah satunya adalah meningkatkan tingkat kesejahteraan anggota dalam hal perekonomian, dan akan banyak upaya yang diciptakan untuk menciptakan lapangan kerja. Salah satunya adalah bentuk koperasi, dan lainlain. Ketika disinggung, pengurus Kabupaten OKU Timur siapa-siapa saja, S. Harahap mengatakan, tentunya para pengurus adalah orang-orang yang memiliki dedikasi tinggi dan memiliki skill yang baik. Pengurus Perkabsu OKU Timur Ketua : S. Harahap. SP Wakil Ketua : M. Harahap Sekretaris : R. Tampubolon Bendahara : Parlin Ariel. N.SH

www. radarnusantara.com

Kapolda Bersama Istri dan Pengurus DPP Perkabsu Sumsel, Sedang Mengenakan Ulos Batak Dalam Acara Silaturahmi dengan Warga Perkabsu yang Ada di Sumatera Selatan.

Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Abdul Manaf
gang makanan. Disebutkannya, beberapa waktu lalu kerusakan jalan tersebut sempat ditambal, namun tak lama kemudian kembali rusak. Tampak badan jalan bak jalanan berlumpur di pedesaan dan tergenang air cukup dalam, hanya menyisakan aspal sekitar setengah meter di bagian kanan jalan kalau dari arah Jalan Sudirman Tembilahan. Bagian jalan yang agak bagus inilah yang diperebutkan pengguna jalan saat melintas di kawasan ini, kalau tidak mereka harus ‘terjun’ ke jalan berkubang tersebut. “Kondisi jalan seperti ini memang rawan laka lantas, karena para pengguna jalan berebut memakai jalan yang agak bagus,” sebut Zul, seorang pengguna jalan, Jum’at (17/5). Kerusakan jalan yang membahayakan pengguna jalan, juga terdapat di ujung Jalan Abdul Manaf-Jalan Sudirman dan di depan SDN 001 Tembilahan. (iin)

Ketua DPP Melantik, Enam Pengurus DPP Kabupaten Kota, Se Sum-Sel, Masing-Masing Kabupaten, OKU Timur, OKI, Prabumulih, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin dan Banyuasin.

Kapolres Sergai:

Nara Sumber Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
masyarakat maka dari itu kita tetap sepakat untuk tunduk kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dalam hal kerawanan yang terjadi di Sergai. Demikian dikatakan Kapolres Sergai AKBP. Arif Budiman Sik.MH sebagai nara sumber dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan yang terdiri dari, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, Senin (20/5) di Pondok Permai, Pantai Cermin. Dipaparkannya, berhubungan dengan Undang Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia sebagai pelindung, pengayom dan penegak hukum. Maka kasus tanah, perikanan dan begu ganjang di Dolok Masihul, harus dapat dituntaskan secara hukum. Kasus terorisme, suatu pemahaman yang salah mengatas namakan agama harus dapat diselesaikan secara hukum, Polri tidak dapat memberantas secara sendiri-sendiri maka mari bersama bahu membahu memberantas segala kejahatan yang bertentangan dengan nilai-nilai empat pilar tersebut, urai Arif. Sehingga terciptanya kesatuan dan persatuan, dan permusyawarahan diadakan dalam masyarakat. Ia menambahkan, Kepolisian Resort Serdang Bedagai saat ini telah menciptakan 1 Polisi di 1 desa untuk menangani permasalahan dan kejahatan di desa tersebut. Selain itu, nara sumber dari Badan Intelijen Negara, Jusat Tarigan, S.Sos, tokoh akademik Sumut, Afifuddin Lubis dengan dihadiri tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda dan unsur pemerintah.(anw/dro) Teks Photo: Kapolres Sergai AKBP . Arif Budiman Sik.MH sebagai nara sumber dalam acara sosialisasi empat pilar kebangsaan yang terdiri dari, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, Senin (20/5) di Pondok Permai, Pantai Cermin. (BN)

Tembilahan, Radar Nusantara Para pengendara kendaraan bermotor mengeluhkan kerusakan parah Jalan Abdul Manaf Tembilahan. Diharapkan, pihak terkait segera memperbaikinya. “Sudah lama jalan ini rusak parah seperti itu, masak jalan dalam kota macam jalanan di kebun,” ujar seorang peda-

Satpol PP Kota Bukittinggi Selalu Tertibkan Pedagang PKL
gang kali lima tampaknya PKL tersebut tidak pernah mengindahkannya, lanjut Safnir mereka yang sering ditangkap sampai di bawah ke persidangan untuk diberikan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) dan dibebankan denda retribusi peraturan daerah (Perda). Tukasnya lagi Kakan Satpol PP, sebelumnya pedagang kaki lima sudah kita ajak mufakat untuk berjualan di areal lapak pasar banto. Dan hasil keputusan dari perundingan tersebut, “boleh berjualan di areal pasar Banto tapi dengan catatan pedagang kaki lima taim waktunya dari jam 04.00 s/d selesai 08. 30 wib pagi, dan apabila tidak beranjak maka yang akan terjadi kemacetan di sepanjang areal tersebut dan sanksi tegaspun kita jalankan. (tim)

Sergai, Radar Nusantara

Dalam kaitannya dengan empat pilar kebangsaan tersebut bahwa Undang-Undang yang diterbitkan Negara semua berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, Polri bertindak dan melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan UUD 1945, UU Kepolisian, KUHP , KUHAP , hukum tersebut dilaksanakan Polri agar tidak bergejolak di-

KADES CIBADUNG, KEC. GUNUNG SINDUR – BOGOR
Bogor Barat, Radar Nusantara
Pada tanggal 24 Maret 2013 secara serentak ± 202 Desa, Kab. Bogor untuk mengadakan pesta demokrasi Pilkades. Kini saatnya Desa Cibadung Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor telah mendapat giliran pemilihan, beberapa kandidat putra daerah siap rebutkan kursi Kepala Desa atas kesepakatan Tim Panitia dan Muspika Kec. Gunung Sindur Bogor telah resmi membuka acara tersebut. Sambutan warga masyarakat sangat antusias sekali, karena acara ini telah dihadiri dari beberapa kalangan masyarakat yang merasa punya hak pilih. Jajaran kepolisian, Koramil, LINMAS serta bekerjasama dengan masyarakat untuk bersamasama ciptakan tempat pemungutan suara menjadi aman dan tertib. Akhirnya penghitungan yang telah disaksikan oleh beberapa pihak telah usai sudah, dan pihak panitia telah tentukan pemenang adalah MAD RONIH. Sambutan pendukung serta Tim Sukses menyambut kemenangan dengan gembira, rasa haru mewarnai pemungutan suara. Pada saat Kami singgah di kediaman Bpk. MAD RONIH yang menjadi pemenang acara pesta demokrasi ini beliau menegaskan apabila dirinya terpilih akan meningkatkan dan melanjutkan program-program Pemerintah, dan beliau telah berterima kasih Kepada Tuhan YME dan masyarakat Desa Cibadung Kec. Gunung Sindur Bogor, Ternyata mempercayakan dirinya untuk memimpin, dan amanah yang telah diberi oleh Tuhan akan dijalankan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan yang ia miliki, ucapan terimakasih pula kepada Panitia, Jajaran Kepolisian, LINMAS yang telah bekerjasama dengan Masyarakat, sehingga ac-

SELAMAT ATAS TERLANTIKNYA MAD RONIH

Bukittinggi, Radar Nusantara Lagi-lagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bukittinggi tertibkan pedagang kaki lima (PKL) tepatnya pukul 10.00 wib (23/05), Kakan Satpol PP Hafnir menegaskan kepada Radar Nusantara saat memberikan keterangan persnya, inspeksi mendadak (sidak) ini bukti kenyataan yang kita lihat kelapangan di Pasar Banto. Bahwa kita sudah sering memberikan peringatan kepada peda-

ara ini selesai dengan aman dan tertib. (ROMLI)

RADAR DAERAH
Sergai Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke - 105
upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke105 Kabupaten Sergai tahun 2013 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (20/5). Turut Hadir dalam upacara ini Wakil Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Sekdakab LAPORAN : Bupati Sergai Ir. H.T. Erry Nuradi, M.Si menerima Sergai Drs. H. Haris laporan kesiapan dari perwira upacara dari Kepala Kantor Fadillah M.Si, para Kesbangpol dan Linmas Drs. Ramses Tambunan MSi pada Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-105 di halaman kantor Asisten dan Staf Ahli Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (20/5). Photo :(Buyung Bupati, Kepala SKPD P.Nasution/Radar Nusantara) dan Camat se-Kabupaten Sergai serta ratusan PNS Pemkab Sergai. Sergai, Radar Nusantara Lebih lanjut disampaikan MenkominGenerasi muda harus menjadi pejuang dan petarung yang tangguh bagi ke- fo, agar melalui peringatan Harkitnas ini jayaan bangsa karena sesungguhnya kita dijadikan sebagai momentum untuk mensemua telah mewariskan darah dan jan- genang kembali semangat perjuangan the tung para pejuang yang gagah berani mel- founding fathers (pendiri) untuk dijadiawan penjajahan. Tidak ada bangsa yang kan teladan bagi generasi muda. Semanbisa maju tanpa perjuangan keras dan gat mereka yang telah berjuang tanpa pengorbanan. Tuhan tidak akan merubah pamrih, penuh pengorbanan, kesabaran nasib suatu bangsa kecuali mereka beru- dan keberanian mengusir penjajahan dari saha merubah diri mereka masing-mas- bumi pertiwi Indonesia. Para pejuang telah berhasil membaning. Hal ini dikemukakan Menteri Komu- gun kebersamaan dan persatuan antar elnikasi dan Informatika (Menkominfo) RI emen bangsa, mengedepankan dialog Tifatul Sembiring dalam sambutan tertu- yang konstruktif bagi pemecahan perlisnya dibacakan Bupati Serdang Bedagai soalan bangsa yang dihadapi kala itu. Se(Sergai) Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si pada hingga problem- problem pelik di bidang

Minggu ke I, Juni 2013

15

www. radarnusantara.com

Wakil Ketua PN Bengkalis Dilantik
Bengkalis. Radar Nusantara Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis Sarah Louis Simanjuntak, SH melantik Wakil Ketua PN Bengkalis Boy Syailendra, SH, Selasa (21/5) kemarin diruang sidang utama di PN Bengkalis, Jalan Karimun. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan Wakil Ketua PN Bengkalis tersebut dikemas dalam sidang istimewa, dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Bengkalis. Boy Syailendra tercatat sebagai hakim di PN Jepara, dan masuk ke PN Bengkalis dengan tunjungan jabatan sebesar Rp 15 juta per/bulan. Dihadapan keluarga besar PN Bengkalis dan dihadapan seluruh undangan yang hadir, Ketua PN Bengkalis Sarah Louis Simanjuntak dalam sambutannya, usai mengambil sumpah jabatan dan pelantikan mengutarakan, jabatan Wakil Ketua dalam tugasnya turut membantu mewujudkan visi Mahkamah Agung dalam meraih kembali kepercayaan masyarakat kepada badan peradilan, sehingga pada akhirnya terwujud suatu badan peradilan yang agung. Sarah juga mengutarakan, selamat menjalankan tugas kepada Wakil Ketua PN Bengkalis Boy Syailendra, dan diharapkan pelantikan ini tidak hanya dipandang sebagai seremonial belaka, karena momen ini secara yuridis merupakan bentuk yudikasi bagi Boy Syailendra, untuk menjalankan fungsi jabatannya sebagai unsur pimpinan di PN Bengkalis. Realitas jabatan ini tentunya akan dihadapkan pada bentuk-bentuk hak dan kewajiban. Bagaimana cara menjalankan hak dan kewajiban tentunya akan mengacu kepada seluruh aturan-aturan yang sudah ditentukan, baik dari tingkat pusat sampai pada tingkat daerah. “Salah satu latar belakang perubahan dan penetapan isi dan misi dimaksudkan adalah terkait fakta masih rendahnya capaian lembaga peradilan dalam mewujudkan sebuah Court of Excellence, sehingga dari asfek pengawasan internal dan demi kuatnya norganisasi sungguh sangat diperlukan seorang pemimpin yang mampu menjadi model keteladanan, ”katanya. PN Bengkalis sebagai unit pelaksana kekuasaan kehakiman yang berada di bawah Mahkamh Agung harus dapat menginplementasikan visi dan misi dimaksud, sehingga keinginan luhur untuk mewujudkan badan peradilan yang agung dapat tercapai secara utuh. Sarah juga menyampaikan pesan dan harapannya kepada Wakil Ketua PN Bengkalis yang baru dilantik untuk segera bergabung guna membangun keutuhan system yang telah dibangun. Atas nama keluarga besar PN Bengkalis, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Bumi Lancang Kuning, dan Negeri Sri Junjungan Kabupaten Bengkalis. (Alim)

politik, ekonomi maupun sosial bangsa ini dapat terpecahkan, ungkap Menkominfo Tifatul. Dikemukakan dengan memahami sejarah, maka hal ini akan menanamkan etos perjuangan bagi generasi berikutnya yaitu perjuangan bangsa Indonesia ke depan untuk menjadi negara maju, modern, adil, dan sejahtera. Ditegaskan Tifatul, momentum Harkitnas ini harus mampu melecut kembali nilai-nilai kebersamaan sebagai bangsa dalam menghadapi globalisasi dengan menggelorakan rasa bangga dan cinta tanah air. Setiap elemen bangsa meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok sehingga kebahagian bersama dapat kita raih. Nilai-nilai Harkitnas diharapkan dapat dirakit menjadi perahu kokoh untuk mendekatkan bangsa Indonesia menjadi lebih maju dan lebih modern dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, harap Menkominfo Tifatul. Upacara ini merupakan momentum terakhir Bupati Erry Nuradi sebagai pembina upacara, sebelum beliau dilantik sebagai Wakil Gubernur Sumut. Karenanya, mengakhiri sambutannya Bupati Erry berpesan agar jajaran PNS Pemkab Sergai terus menjaga kekompakan dan keharmonisan serta kedisiplinan yang menjadi tanggung jawab kita bersama demi menjaga kekondusifan Tanah Bertuah Negri Beradat yang kita cintai ini. (BN)

Pesta Demokrasi Pilkades Desa Pakuncen

Berjalan Lancar dan Kondusif
Serang, Radar Nusantara Pelaksanaan pemilihan kepala Desa Pakuncen Kecamatan Bojonegara Kabupaten serang berjalan lancar sesuai yang diharapkan masyarakat berkat kerja keras ketua panitia yang melaksanakan tugasnya selalu kordinasi dari berbagai pihak karena pesta demokrasi pilkades ini harus benar – benar jurdil makanya RUSLANI sebagai Ketua Panitia Pilkades Desa Pakuncen Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang dengan maksimal menjalankan tugasnya dan alhamdulilah hasilnya pun sangat memuaskan bahkan patut dicontoh dengan desa lainnya. Pelaksanaan pilkades desa Pakuncen benar, kondusif, aman dan tentram tidak ada kendala suatu apapun karena ketua panitia RUSLANI menjalankan tugas sebagai ketua panitia dijalankan tugasnya dengan tegas bekerjasama dengan anggota Panitia Panwas yang selalu menjalankan tugasnya dengan baik dan hasilnyapun sangt memuaskan masyarakat desa Pakuncen antusias mendatangi bilik sura untuk memberikan hak suaranya untuk memilih calon pemimpin orang nomor satu di desa Pakuncen yang sudah duduk di kursi panggung tiga kandidat Nomor urut satu RUSLI M ABAS bendera hijau, HAYUMI bendera kuning, SAIFULLAH bendera merah, yang dimenangkan suara terbanyak oleh bendera merah dengan perolehan suara RUSLI M ABAS meraih suara 817, HAYUMI bendera kuning meraih suara 351, SAIFULLAH bendera merah meraih suara 1019. Jadi Saifullah terpilih kembali menjadi nomor satu di desa pakuncen. Saifullah saat ditemui di rumahnya di wawancarai radar nusantara mengatakan “kemenangan saifullah adalah kemenangan masyarakat desa pakuncen dengan kemenan-

SDN 3 Simpang Utara Singkawang

Adakan Kunjungan, ke Aloevera Center
Pontianak, Radar Nusantara Ketika ditemui di Keraton Kadriah Kepsek SDN 3 Singkawang Utara Hj. Wara Kusuma Wardani, S.pd mengatakan belum lama ini memang ersejrah. sangat penting mengenang sejarah lebih lebih mengunjungi langsung ke tempat tempat bersejarah. Karena sekolah kami di programkan setiap tahun, untuk tour wisata ke luar, yang kita pilih terutama di Kota Pontianak, biasa nya ke muzium di JalanAyani, Bandara Supadio, Indoput, untuk tahun ini kita coba berkunjung ke Aloevera Center dua lapan Oktober Siantan, kita lanjut ke keraton Kadriah Kampung Dalam Kota Pontianak. dibawa tou 27 orang hanya kelas V1, bekerjasama dengan orang tua murid,dan juga dengan komete. sedangkan jumlah murid keaeluruhan 205 orang. tujuan nya untuk memberi wawasan,kepada anak, karena anak anak belajar sejarah, tapi tidak,tau peninggalan sejarah, mereka sendiri itu tidak pernah tau.memang secara perbal dari buku dijelas kan oleh guru, sementara lihat langsung ke tempat bersejarah itu belum pernah. Lanjut dia melihat dan tentunya menambah wawasan dari mereka contoh nya di pengolahan lidah buaya taunya kita menikmati produktapi, kita tidak tau produk itu dibuat, bahkan ada tepungnya, taunya kita dikomsumsi bisa di makan, jadi untuk produk yang lainnya kita pun tidak tau bahwa lidah buaya itu

gan saifullah adalah satu kepercayaan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik ini adalah amanah masyarakat yang di percayakan ke saya untuk memimpin desa Pakuncen, dengan kepercayaan yang diberikan ke saya adalah benar-benar tugas yang sangat berat namun saya juga akan maksimal untuk menjalankan tugas saya sebagai kepala desa Pakuncen karena tugas ini adalah amanah yang harus kita laksanakan namun kita juga selalu bekerjasama dengan aparatur desa dan masyarakat karena tanpa dukungan dan kebersamaan masyarakat saya juga mungkin tidak akan berjalan sendiri tanpa dukungan dari masyarakat”. Saifullah adalah orang yang dikenal hidupnya sederhana namun sangat dikenal dengan keramahan kepeduliannya terhadap masarakat yang selalu bekerja keras untuk kemajuan di desa yang ia pimpin desa Pakuncen kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang, Saifullah dikenal dengan keramahannya itu baik ke masyarakat ataupun dengan me-

dia selalu terbuka dengan siapapun tidak memandang siapapun. H Asmawi Camat Bojo Negara saat di temui wartawan Radar Nusantara mengucapkan terimakasih banyak atas berjalannya pesta Demokrasi Pilkades Desa Pakuncen yang berjalan lancar aman tertib karena atas dukungan kebersamaan dari semuanya saya sangat bahagia karena desa pakuncen berhasil lancar kondusif dengan kerja keras panitia dan panwas sesuai yang kita harapkan berhasil maksimal Danramil Bojo Negara kapten NANDANG RAHMAN berbicara kepada Radar Nusantara, sangat mengucapkan terimakasih karena terlaksananya pesta Demokrasi Pilkades Desa Pakuncen berjalan lancar hasilnya pun sangat maksimal semoga menjadikan contoh untuk desa lainya. Kapten Nandang Rahman yang menjalankan tugasnya disiplin dan tegas untuk anggotanya agar bisa menjadikan Koramil Bojo Negara adalah selalu ikut serta dalam kegiatan di masarakat. (rangga)

bisa di buat kerupuk dan segala macam Harapan saya ke depan mudah mudahan kegiatan seperti ini selalu bisa kita laksanakan terus terutama di sekolah tetap di programkan karena dampaknya sangat positif buat anak,terutama anak anak kelas V1 untuk mengisi waktu mereka sebelum setelah selesai US UN mereka kan capek,bisa setres segalamacam setelah ujian. Dengan adanya kunjungan seperti ini biar mereka pres kembali, tour sambil menambah ilmu pengetahuan, menambah wawasan dan sebagai nya, kedepan kegiatan seperti ini tetap kita laksanakan harapnya. (Mulyadi)

RADAR DAERAH
Kepala Desa Setia Asih Lanjutkan Amanah Masyarakat Desa
di , MP,H.Rohadi. SE ,Kepala Desa Lainya Kecamatan taruma jaya, dan di saksikan oleh tokoh masyarakat, Lembaga Desa dan undangan lainnya,dalam pidato Hj.Siti Qomariyah S.Ip beliau mengatakan saya merasa sangat bersyukur Kepada Alloh Swt ,dengan terpilihnya kembali menjadi kepala desa setia asih,dan merasa sangat banyak terimah kasih kepada masyarakat setia asih kecamatan taruma jaya ini atas di berikan kepercayaan kembali untuk memimpin menjadi kepala desa setia asih ini. Kami selaku Kepala Desa Setia Asih insaalloh akan memajukan dan melanjukan program program yang belum terlaksana,yang saya harapkan semua masyarakat setia asih akan menjadi rukun dan damai kembali sepeti semula,ungkap pidato Hj,Siti Qomariyah S.Ip, setelah itu di lanjutkan penanda tanganan serah terima jabatan (sertijab).dan di langsungkan doa. Hj.Siti Qomariyah.S.Ip adalah salah satu kepala desa yang terpilih di desa setia asih Kecamatan taruma jaya Kabupaten

Minggu ke I, Juni 2013

16

www. radarnusantara.com

Majelis Taklim Alroja Peringati Isro Mi’raj
Cianjur, Radar Nusantara Sejumlah kaum ibu di kampong Cijampang Desa Pagermaneuh Kecamatan Tanggeng kabupaten Cianjur, perintai Isro Miraj Nabi Muhammad SAW.Peringatan Isro Mi’raj yang diselenggarakan Majelis Taklim ALROJa di hadiri sekitar 200 orang kaum yang juga di hadri oleh Nani Mulyani Ketua BKMM Desa Pagermaneuh dan juga ketua Majelis Taklim ALROJA Drs.H.Farurodji beserta ibu,H.Sarmikah. Dalam sambutannya, ketua Majelis Taklim ALROJA H.SARMIKAH turut mengucapkan rasa terima kasihnya, terhadap bantuan warga kampong Cijampang atas terselenggaranya acara tersebut.Tanpa adanya bantuan dari ibu-ibu sekalian, tidak acara ini akan terlaksana. Semoga semua bantuan dan sumbangsih dari ibuibu sekalian mendapat balasan dari Allah SWT, ucapnya. Sementara itu, dalam tausiyahnya, Nani Mulyani, SPDi menghimabau agar para ibu dapat mencontoh sauri tauladan Nabi Muhammad SAW, baik dalam kehidupan maupun dalam menjalankan rumah tanggga.Bagaimana beliau membina rumah tangga dan bersikap pada istrinya, serta sebaliknya bagimana mana istrinya bersikap pada suaminya begitu santun.Karena sebagaimana yang diterangkan dalam ayat alqur’an bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan tuntutan bagi kita sebagai umatnya.Tentunya, apa yang kita jalani dalam kehidupan sosial maupun Rumah Tangga harus mengacu pada sunnah dan tuntunan Qur’an.Sebagai uamtnya tentunya, kita patut untuk menconto prilaku beliau, “tuturnya di hadapanpara jamah yang mayoritas kaum ibu. (SOMANTERI)

Bekasi, Radar Nusantara

Rabu (22/05) telah dilangsungkan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Pjs Muhibah.SH ,kepada kepala desa yang terpilih kembali Hj.Siti Qomariyah S.Ip Kepala Desa Setia Asih . Pelaksanaan sertijab dilangsungkan di Balai Desa Setia Asih . Hadir pada acara tersebut di saksikan oleh kapolsek AKP ,Suwari SH beserta jajaranya ,Ndanramil, KPT INF Agus Bastoro,beser ta jajaranya, dan Camat H,Sofyan Hadi ,Sekcam,H.Nurdin Rival-

Bekasi ,tak ingin mengecewakan kepercayaan warga setia asih , pasalnya Hj. Siti Qomariyah S.Ip terpilih menjadi kepala desa setia asih , Meski ia tahu bahwa Desa yang bakal ia pimpin akan menjadi menghadapi beragam tantangan. Tapi menurut kepala desa Hj.Siti Qomariyah S.Ip ini, tantangan itu bukan hambatan, kalau dihadapi dengan ulet dan tekun serta kerja keras, tidak ada masalah. Karena itu Hj.Siti Qomariyah .S.Ip akan berusaha mencari jalan keluar dari setiap persoalan yang dihadapinya sendiri atau problem yang dihadapi bersama karena hal itu dengan sesuai petunjuk Allah swt, yakni “Allah tidak akan mengubah nasib seseorang jika orang itu sendiri tidak berusaha mengubahnya.” Atas pertimbangan semua itu Hj.siti qomariya S.Ip yang kini telah menjabat lagi sebagai kepala desa Setia Asih optimis, jika nantinya pihaknya akan melakukan perubahan-perubahan atau melanjutkan program-program desa yang belum terselesaikan,Hj.Siti Qomariyah S.Ip yang memang punya watak selalu ingin maju, selalu berpikir, kalau orang lain bisa kenapa kita tidak, karna ini sesuai dengan moto kami yakni, Insya alloh lebih baik, jawab Hj.Siti Qomariyah S.Ip dengan tegas dan penuh semangat. (bersambung…kunjungi WWW.RADARNUSANTARA.COM)

NU Angkat Bicara Soal Balon Wakil Walikota Mojokerto

Calon Kepala Desa Waled Asem No Urut. 1
Cirebon, Radar Nusantara Selasa,21/05/2013 Jadwal kampanye pertama yang di lakukan oleh salah satu calon kepala desa waled asem No urut 1 A/n Udin Samsudin di laksanakan di blok asem dan di hadiri oleh para warga dan masyarakat waled asem itu sendiri,kampanye yang di lakukan secara dialog nampak sangat merakyat dan penuh kesederhanaan pasalnya mereka duduk bareng ngariung ala wong cilik.Setelah terjadi sepatah dua patah kata yang di lontarkan oleh calon kepala desa tersebut prihal visi dan misi dan terlihat Raut keseriusan nampak dari warga dan masyarakat waled asem memperhatikan visi dan misi yang di utarakan oleh Bpk. Udin Samsudin. Ketika Wartawan Radar Nusantara mencoba bertanya kepada calon kepala desa no urut 1 tersebut prihal langkah pertama yang akan di tempuh jika nanti anda dalam tanda kutip Bpk.Udin Samsudin terpilih menjadi kepala desa...? Secara singkat jelas dan mengarah jawaban yang di berikan dari calon no urut 1 tersebut kepada wartawan Radar Nusantara “bahwasanya saya jikalau nanti terpilih menjadi kepala desa waled asem sebagai langkah pertama saya bahwasanya saya akan mencari dana talangan untuk pengkondisian awal dan mengenai petunjuk teknis nya saya akan adakan rapat kerja dengan perangkat yang lain,namun bukan hanya itu saja karena melihat di lapangan apa saja yang di inginkan oleh warga dan masyarakat waled asem untuk ke depan saya akan lebih mensinergikan lembaga-lembaga yang ada di desa dan salah satunya kepada lembaga karang taruna secara prioritas saya akan lakukan pembinaan teknis karena saya melihat lembaga tersebut secara teknis masih sangat jauh dari harapan.Dan bukan hanya itu saja saya melalui kampanye saya bahwasanya saya akan mempersilahkan seluruh warga dan masyarakat untuk secara bersama memanfaatkan tanah kekayaan desa secara bebas dan tetap mengacu kepada kesepakatan bersama nanti nya antara saya pribadi, perangkatperangkat saya serta lapisan warga dam masyarakat.Karena pada intinya apapun harta kekayaan yang ada di desa harus sepenuhnya di nikmati oleh kemaslahatan warga dan masyarakat waled asem”. papar Bpk. Udin samsudin kepada wartawan Radar Nusantara. Pelaksanaan pemilihan kepala desa waled asem yang akan di lakukan tepat Senin,03 Juni 2013 harapan seluruh warga dan masyarakat waled asem dapat berjalan dengan aman sesuai dengan keinginan dan harapan bersama dan jangan lupa apapun tekanan yang ada di lapangan baik doktrin atau pengaruh negatif serta permainan uang nampak di temukan segera lakukan tindakan akan tetapi harus secara prosedural dan jangan takut untuk laporkan serta jangan lupa harus ada barang bukti agar bisa segera di tindak lanjuti. (Sukendar,SH)

Rehab Desa Setia Laksana Telan Dana Rp 100 Juta
Bekasi, Radar Nusantara Infrastruktur pembangunan desa Setia Laksana Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi dipercaya mengelola Dana (Banprov) bantuan provinsi sebesar 100 juta. Dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi kantor Desa Setia Laksana, dimana pelaksanaan pengelola Banprov ini dilakukan sesuai juknis yang ada. Pelaksanaan rehabilitasi desa ini dikerjakan oleh orang-orang yang kompeten dibidangnya sehingga hasilnya pun cukup seperti aslinya pembenahan atap termasuk kerangka kuda-kudanya dan internitnya kerusakan 100% pintu dan jendela semua di perbaiki. Rehabilitasi kantor desa itu mengindikasikan kepedulian pemerintah terhadap desa-desa yang mengalami kerusakan seperti desa berjalan sesuai rencana. Kepala Desa Setia Laksana Kuriatmulya ikut terjun selama proses rehab/ perbaikan kantor desa yang dikuti oleh pegawai/ stafnya. Perbaikan gedung kantor desa yang dananya berasal dari pemerintah provinsi benar–benar dialokasikan sesuai aspek yang ada. Kepala Desa Setia laksana Kurniatmulya mengatakan, “dengan perbaikan kantor desa menjadi tenang dan nyaman, dan bantuan yang diberikan jelas dalam pengalokasiannya”. “Digunakan sesuai kebutuhan dan yang kami terima cukup untuk membiayai perbaikan gedung kantor desa”, Alhamdulillah semua kerusakan tersebut sudah diperbaiki, desa ini cukup lama tidak dibenahi”, lanjut kepala Desa Kurniatmulya. (nanayadi)

Setia Laksana dan segera butuh rehabilitasi gedung kantor desa yang

Mojokerto, Jawa Timur, RN Situasi politik pra PIlkada mulai memanas ditingkat lapisan bawah (grass roots) dari kalangan masa Nadhatul Ulama (NU) Kota Mojokerto. Pasalnya, pasangan Achmad Rusyad Manfaluti Sag (Gus Falut) yang menggandeng Drs. Risdy Hariantoko sebagai balon wakil walikota yang di usung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipandang oleh masa NU sebagai sebuah bentuk blunder politik. Mengingat PKB yang merupakan anak kandung Nadhatul Ulama (NU) wajar bila di kalangan masa NU terjadi kegerahan politik atas di rekomansinya Risdy Hariantoko sebagai balon Wakil walikota. Karena mantan Kepala Dinas Kependudukan Kota Mojokerto yang nota bene adalah ketua pucuk pimpinan Sidiqiyah di kota Mojokerto pada hakekatnya telah terjadi sebuah prinsip perbedaan wirit dengan kalangan NU. Selain itu Risdy selama menjabat sebagai Kadis Kependudukan diduga telah melakukan penyimpangan anggaran baik yang bersumber dari APBN maupun APBD Kota Mojokerto. Hal tersebut di pandang oleh masa NU sudah masuk dalam rana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sesuai dengan UU Anti korupsi No. 31 Tahun 1999 dan perubahan UU Anti Korupsi Tahun No. 20 Tahun 2001. Menyikapi hal tersebut pada (22/05) Wartawan RN mendatangi Ketua Tanfidiyah NU Kota Mojokerto, Drs. Mochamad Sholeh kepada RN mengatakan, awal naiknya Gus Falut mau naik sebagai calon Wali kota yang akan di usung PKB sebatas hanya minta doa restu tanpa menyampaikan siapa wakilnya. ‘’Saya baru tahu beberapa hari sebelum mendaftar kalau Gus Falud

bepasangan dengan Risdy Hariantoko. Karena dirinya tidak pernah diajak untuk konsultasi dalam hal wakilnya,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk menyikapi tuntutan dari arus bawah masa NU kota Mojokerto maka segera mungkin melakukan (21/05) investigasi sekaligus memanggil Achmad Rusyad Manfaluti Sag (Gus Falut) untuk menjelaskan secara detail siapa sesungguhnya Risdy Hariantoko tersebut. ‘’Pokoknya mas, saya sebagai ketua Tanfidiyah akan berkoordisai dengan pengurus lainnya untuk menyikapi hal tersebut. Jangan sampai dengan naiknya Risdy sebagai W2 akan mencoreng nama PKB sendiri apalagi memecah belah masyarakat yang berbasis NU,’’ tandasnya. Pada sisi lain (21/05) Ketua Mustasyar NU Kota Mojokerto, Drs. H Ischak menganggap dengan masuknya Risdy Hariantoko sebagai balon wakil walikota yang berpasangan dengan Achmad Rusyad Manfaluti Sag (Gus Falut) pihaknya merasa kecolongan. Karena selama ini untuk menentukan wakil tersebut Gus Falud tidak berfikir secara menyeluruh serta grusah grusuh. Sehingga menimbul gesekan yang cukup signifikan pada masa NU sendiri. ‘’Pada dasarnya saya secara pribadi menyayangkan dan menolak Risdy Hariantoko sebagai balon wakil wali kota tersebut. Namun semua saya serahkan pada induk organisasi PKB yaitu DPP yang telah mengeluarkan rekomondasi kepadanya. Sedang dari kalangan pengurus NU secepat mungkin memanggil Gus Falud sebagai kapasitas warga NU bukan kapasitas Ketua DPC PKB Kota Mojokerto,’’ tegas Ischak. (SSL / Isk)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

17

KASEK SD COPET BERJAMAAH ANGGARAN LES
Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Tutup Mata dan Telinga
Mojokerto, Jatim, RN
Ironis sekali ketika pemerintah sedang meningkatkan program pendidikan dasar dan menengah disetiap daerah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui Lembar Evaluasi Siswa (LES) dengan anggaran APBN yang diserap melalui APBD II malalui rekening Sekolah Dasar (SD) masing-masing di lingkungan Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Mojokerto, Jawa Timur. Tanpa rasa malu seluruh Kasek SD sekota Mojoker to melakukan perbuatan yang tidak terpuji dengan berjamaah mencopet anggaran pembuatan buku Lembar Evaluasi Siswa (LES) yang diperuntukkan anak didik kelas I hingga III untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Agama Islam. Diduga anggaran yang di copet para Kasek tersebut diperkirakan ratusan juta rupiah. Perbuatan yang tidak terpuji tersebut diduga kuat telah diamini dari pihak Diknas Kota Mojokerto, karena saat di konfirmasi dengan permasalahan tersebut Kepala Diknas Kota Mojokerto, Drs Budwi Sunu Msi, terkesan menutup-nutupi serta tidak mau tahu hal tersebut. ‘’Saya tidak tahu dengan masalah itu,baru saya dengar dari anda ini kalau terjadi permasalahan untuk pembuatan buku LES,” tuturnya. Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa pembuatan buku LES pada tahun ini bukan pengendalian dari Diknas tetapi di serahkan pada sekolah masing-masing. “Saya yakin bahwa dengan posisi saat ini setiap kepala sekolah tidak berani berbuat macam-macam, dialihkannya pembuatan buku LES pada sekolah masing-masing karena Diknas tidak mau terbebani dan sedangkan anggaran yang dikeluarkan melalui rekening Rp. 7.200,- sehingga selisih Rp. 3.400,- per buku. Jumlah SDN di Kota Mojoker to 58 dengan jumlah anak didik 6.960 untuk kelas I hingga III sehingga anggaran yang di copet berjamaah di perkirakan Rp. 50.112.000,Pada sisi lain Ketua Gugus Magersari Drs. Mulyono Msi, Terkesan lepas tanggung jawab dengan munculnya permasalahan tersebut. Dia mengatakan, kalaupun timbul permasalahan terhadap pembuatan buku LES tersebut yang bertanggung jawab adalah masing-masing kepala sekolah SD. ‘’Saya tidak tahu kalau pembuatan buku LES tersebut terjadi suatu kesalahan, kalau itu benar saya tidak tanggung jawab’’, kata Kasek Gedongan I Kota Mojokerto. Pada kesempatan itu juga melalui telepon seluler, yang namanya enggan disebutkan saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa permasalahan anggaran yang diperuntukkan dalam pembuatan buku LES tersebut terjadi penyimpangan telah lama tercium oleh pihaknya. ‘’ Kami telah di intruksikan oleh Kajati Jatim melalui lisan untuk menelusuri permasalahan tersebut, apabila terbukti maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku’’. Ulasnya. Lebih jauh anggota Tim Intelejen Kajati Jatim tersebut menjelaskan, bila itu benar terjadi maka sudah masuk dalam rana hukum Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan di jerat dengan UU Anti korupsi No. 31 Tahun 1999 dan perubahan UU Anti Korupsi Tahun No. 20 Tahun 2001. (TIM)

2013, Tahun Prestasi Disnakanla Garut
Tahun 2013 merupakan tahun prestasi bagi Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Garut. Hal tersebut terlihat dari berbagai prestasi yang diraih Disnakanla Kabupaten Garut pada berbagai ajang perlombaan yang diikuti di tahun ini. Dari lima katagori perlombaan Tingkat Propinsi yang diikuti, baik itu perlombaan kelompok maupun perseorangan, kelimanya berhasil mendapatkan juara. Demikian disampai Sekretaris Dinas Drs. Nandang Sulaksana, M.Si mewakili Kepala Disnakanla Kabupaten Garut Ir. Hermanto di ruang kerjanya, Kamis (23/ 5). Nandang menjelas lebih lanjut, dari lima katagori perlombaan, dua diantaranya berhasil menjadi juara ke satu Tingkat Propinsi, yaitu atas nama kelompok ternak Runtayan Sawargi melalui komoditas sapi potong dan atas nama Enoch Kurniawan,Amd, iseminator Pusat Kesehatan Kecamatan Selaawi. Oleh karenanya kedua juara tersebut direncanakan akan menjadi wakil Propinsi Jawa Barat pada perlombaan Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan mulai (17/6) bulan depan. Sementara untuk tiga perlombaan lainnya, ungkap Nandang, tiga kelompok ternak meraih juara II dua kelompok dan satu kelompok berada di poisi III Tingkat Jabar. “ Hal ini membuktikan peran dinasnya dalam melakukan pembinaan kelapangan membuktikan hasil yang cukup membanggakan, sesuai dengan target kami yang menjadikan Tahun 2013 sebagai tahun Prestasi Dsinakanla” akunya. Bahkan untuk lebih mengenalkan potensi lainnya lagi, jelas mantan Kabag Kemas Setda Garut tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan mengikut kontes ternak Tingkat Jabar di Pusat Pelayanan Basic Science Universitas Padjadjaran Jatinangor yang waktunya bersamaan dengan perlombaan Tingkat Nasional. Kontes ternak yang diikuti, ujar Nandang, meliputi katagori: sapi potong Jantan PO; umur 24-36 bulan, Betina PO; umur 18-24 bulan (mengacu pada SNI

Garut, Radar Nusantara

Sekretaris Disnakanla Kabupaten Garut Drs. Nandang Sulaksana, M.Si

juga anggaran tersebut masuk pada rekening sekolah masing-masing”, kilah Budwi Sunu. Hasil penelusuran wartawan RN dilapangan, buku Lembar Evaluasi Siswa (LES) harga jadi setelah hasil percetakan sebesar Rp. 4.200,- per buku dengan halaman 55 hingga 65 yang di cetak di kertas buram. Tetapi anggaran yang di keluarkan oleh tiap sekolah melalui rekening masing-masing sebesar Rp. 7.200,- per buku. Untuk pengerjaan buku tersebut diserahkan pada masing-masing gugus. Kota Mojokerto terdapat 2 Gugus yaitu Magersari dan Prajurit Kulon. Anggaran yang masuk pada kantong tiap Kasek SD di perkirakan Rp. 334.080.000,Untuk anak didik kelas I hingga III ada kekhususan tersendiri dimana besarnya huruf (font) minimal 14. Hasil olah TKP di lapangan untuk dua mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia dan Agama Islam besarnya huruf tersebut bervariasi antara 10 hingga 11. Dengan hal tersebut otomatis mengurangi halaman cetak bukan 55 hingga 65 tetapi bervariasi juga yaitu 32 hingga 35 halaman. Harga cetak sampai diantar ketempat sebesar Rp. 3.800,- per buku

Nomor 7356-2008). Sapi perah: umur 910 bulan, umur >12-15 bulam, Laktasi ke -2 umur 3-4 tahun. Katagori Kambing PE: raja pejantan;ganti gigi 1-2 pasang, ratu bibit;ganti gigi 1-2 pasang. Katagori domba Garut: Ratu bibit, raja calon pejantan, raja pedaging, dan petet jantan. Berikut peser ta lomba kelompok tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2013 dari Kabupaten Garut: 1. Juara I Tingkat Jabar, Kelompok Jundayan Sawargi, komoditas Sapi potong, Kampung Cihurang Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong, dengan ketua kelompok, Kocin; 2. Juara I Tingkat Jabar, Enoch Kurniawan,A.Md, Inseminator Pusat Kesehatan Hewan kecamatan Selaawi; 3. Juara II Tingkat Jabar, Kelompok Bina Harapan, bergerak di komoditas Sapi perah, berlokasi di Jonggol Desa Keramatwangi Cisurupan, dengan Ketua Kelompok, Ayi Sukmana; 4. Juara II Tingkat jabar, Kelompok Bangkit Sejahtera, bergerak dikomoditas Domba, berlokasi di kampung Tarikolot Desa Sukamukti Banyuresmi, dengan ketua kelompok,Undang; 5. Juara III Tingkat Propinsi, Kelompok Lebak Siuh, komoditas kambing, berlokasi di kampung babakan Desa Sindang Galih Karangpawitan, ketua kelompok, Darda F. (HSs)

Konsumsi Masyarakat Jambi Sebagian Besar Komoditas
Jambi, Radar Nusantara
Mengingat konsumsi masyarakat Provinsi Jambi pada sebagian besar komoditas, ternyata melebihi standar konsumsi yang mengacu pada pola pangan harapan, oleh sebab itu dianggap perlu untuk melakukan pembinaan dan sosialisasi mengenai pola pangan harapan dan juga pentingnya menjaga keamanan pangan. Secara nasional, pembangunan ketahanan pangan merupakan prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014, yang difokuskan pada peningkatan ketersediaan pangan, pemantapan distribusi serta percepatan penganekaragaman pangan, sesuai karakteristik daerah. Pembangunan ketahanan pangan ini dilakukan melalui berbagai upaya dalam rangka meningkat kan pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan. Untuk itu, pemahaman dibidang peningkatan keragaman produksi melalui pemanfaatan lahan tanam (tumpang sari dll); pemberdayaan lumbung pangan di masyarakat. Perlu di sosialisasi, promosi dan edukasi mengenai budaya pangan beragam, bergizi dan berimbang; optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan oleh kelompok wanita tani, mendorong pengembangan UKM industri pangan; sosialisasi dan pembinaan keamanan pangan. Dalam rangka penguatan ketahanan pangan, pemerintah daerah Provinsi Jambi juga telah menetapkan beberapa kebijakan daerah guna mengakselerasi penguatan ketahanan pangan. Beberapa kebijakan tersebut tidak hanya bersifat teknis, namun bersifat penguatan kepada masyarakat, antara lain: enterpreneurship (pengembangan kewirausahaan dan peningkatan skala usaha bagai para pelaku), networking (pengembangan jejaring kerja melalui penciptaan dan penguatan jejaring. Kerja baik secara internal provinsi, mauapun antar instansi, komunitas bisnis dan kerjasama internasional; teknologi dan inovasi; empowering (pemberdayaan masyarakat agar mampu menentukan pilihan yang terbaik dalam memanfaatkan sumberdaya menuju kemandirian dan kesejahteraan); penguatan kelembagaan kelompok masyarakat (penguatan kelompok masyarakat untuk dapat memanfaatkan akses ekonomi, sosial, politik bagi peningkatan ke Sejahteraan masyarakat). Garis kemiskinan di Jambi meningkat dari Rp. 259.257/kapita/bulan pada Maret 2012 menjadi Rp.273.267/kapita/bulan pada September 2012. Peningkatan ini diduga akibat pengaruh inflasi pada pengeluaran penduduk terutama pada konsumsi kebutuhan dasar makanan. Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK) di jambi sebesar 77,37 persen. Garis Kemiskinan menunjukkan tren sedikit meningkat akibat pengaruh inflasi pada nilai pengeluaran penduduk. Peranan konsumsi kebutuhan dasar makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan konsumsi kebutuhan dasar bukan makanan. Pada bulan September 2012, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK) di Jambi sebesar 77,37 persen. Pada periode Maret 2012 Indeks Kedalaman Kemiskinan yaitu P1 sebesar 1,22 dan Indeks Keparahan Kemiskinan P2 sebesar 0,29. sedikit meningkat dibandingkan dengan September 2012 Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) sebesar 1,37 dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) sebesar 0,44 Hal ini memberikan indikasi bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung makin menjauhi garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin melebar. Konsumsi penduduk Jambi melebihi kebutuhan, berdasarkan Pola Pangan Harapan (PPH) yang mengacu pada AKG di tingkat konsumsi 2.000 kkal/kap/hari. Apabila dilihat dari sisi jumlah yang telah dikonsumsi penduduk, ketersediaan bahan pangan dari produksi 10 jenis komoditas, hanya 3 jenis komoditas yang ketersediaannya belum dapat dipenuhi dari produksi lokal, yaitu kedelai, kacang hijau dan telur ayam. Namun demikian, kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi, dari pasokan yang berasal dari luar Provinsi Jambi. Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan Provinsi, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait telah melakukan berbagai langkah operasional yang dianggap dapat meningkat kan ketahanan pangan. Tentu saja hal ini tidak mudah, memerlukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai instansi terkait lainnya. Beberapa langkah operasional telah dan akan dilakukan oleh pemerintah daerah melalui dinas/instansi terkait lainnya adalah: Peningkatan Ketersediaan Pangan

PHK Sepihak.

Ratusan Karyawan Subkon PT. Saipem Unjuk Rasa
Karimun Radar Nusantara.
Tidak terima PHK sepihak karyawan dari empat Perusahaan Subkon PT. Saipem Indonesia Karimun Branch ( SIKB ) yakni PT. Raja Wali Sempurna, PT. Korindo, PT. Tri Link dan PT. Bullive Maritama Jaya berunjuk rasa didepan pintu Perusahaan di Desa pangke Kecamatan Meral Barat. Para karyawan menuntut sikap Penuntasan Hubungan Kerja ( PHK ) sepihak yang dilakukan PT. SIKB padahal masa kerja karyawan Subkon di Perusahaan asal Italia masih ada sisa satu tahun lagi. Aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polres Karimun yang dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono. Pada kesempatan itu juga hadir Kepala Disnaker Karimun Ruffindi Alansyah serta didampingi Kabid Pengawasan Mujarab. Dalam menyampaikan arasinya Koordinator aksi Maison Lumban Raja mengatakan mereka adalah pekerja asal Batam yang diperkerjakan oleh PT. SIKB di Karimun, namun belum habis masa kontrak sudah diputuskan secara sepihak oleh PT. SIKB pada Tanggal 06 April 2013 lalu. “sebenarnya PT. SIKB sudah dilakukan mediasi antara Pihak Perusahaan dengan Kuasa Hukum para buruh yang dilakukan di Kantor Dinas Tenaga Kerja karimun yang satu dikantor PT. SIKB. Selain berorasi para karyawan juga membawa sepanduk yang bertuliskan “ kembalikan hak kami “serta bayar sisa kontrak kami”, serta sejumlah tulisan lainnya. Usai menyampaikan orasi, akhirnya tiga orang perwakilan Karyawan Subkon dari PT. SIKB diminta menyampaikan tuntutannya dalam pertemuan tertutup. Sayangnya Pihak PT. SIKB melarang Wartawan untuk masuk ke areal Perkantoran Perusahaan Milik Italia. Syahril, SH, Kuasa hukum dari karyawan mengatakan PT. SIKB berjanji akan membayar gaji sisa kontrakan dari pihak pekerja. Sisa kontrakan para pekerja berakhir pada Tanggal 31 Mei mendatang, mereka berjanji akan membayar 10 hari kedepan, ujar kuasa hukum para pekerja. ( RS ) gan untuk jenis komoditas strategis misalnya jagung, kedelai, gula, daging. Jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi mencapai 8,28 persen atau sebesar 270,08 ribu jiwa pada September 2012, mengalami penurunan 1,6 ribu jiwa bila dibandingkan dengan kondisi Maret 2012. Dari 270,08 ribu jiwa penduduk miskin, 10,53 persen merupakan penduduk miskin perkotaan. Sedangkan 7,29 persen sisanya tinggal di perdesaan.Data BPS Provinsi Jambi. (Djohan.)

Upaya menjamin ketersediaan pangan menjadi hal penting, karena kondisi jumlah pasokan ini sangat berpengaruh pada pembentukan harga komoditas pangan di pasar. Kelangkaan komoditas, khususnya komoditas bahan makanan pokok akan memicu peningkatan harga di pasar. Oleh sebab itu, pemerintah melalui beberpa langkah operasional berusaha untuk meningkatkan ketersediaan pasokan bahan makanan antara lain mendorong kemandirian pangan, melalui swasembada pan-

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
09 Tahun 2010, Ismiyatun Lahir Palembang 06–26–1971No. Urut 475, 600/421/ SK/PUBM/2004/4/1/2004. TMT. 4/1/ 2004. No. SK Terakhir 08 Tahun 1010 2/ 2/2010/TMT 1/1/2010, Wawan Amrullah lahir 26–04–1984 No. Urut 600/266/ SK/PUBM/2004 TMT. 6/1/2004 TANGGAL SK 06/01/2004. SK TERAKHIR TANGGAL 08 –TAHUN 2010. Tanggal SK 2/2/2010 TMT. 1/1/2010, Rusmiyati No. Urut 482, Lahir 05–11-1983, 600/252/SK/PUBM/ 2004 TMT 5/1/2004, SK terakhir 08/Tahun 2010, Tanggal SK 2/2/2010, TMT 1/1/ 2010, Dapit Paizal Lahir 08/30/1980 No. Urut 477. 600/287/SK/PUBM/ 2004 Tanggal SK 08-02-2004. TMT 08–02–2004, SK Terakhir 09 Tahun 2010, Tanggal SK 2/2/2010, TMT 1/1/2010) menurut Informasi yang kami dapat dari beberapa Oknum Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Bahwa Mereka tidak pernah kenal sama sekali Kepada Lima Orang Tenaga Honorer Tersebut, apalagi mereka tidak pernah masuk bekerja mulai dari tahun 2004 yakni tanggal SK, jadi mana mungkin kami mengenal mereka. Sebenarnya kami merasa resah dengan kejadian ini, apalagi kami disini setiap hari bekerja dengan segala kemampuan yang ada dan mendapatkan gaji yang sama, sedangkan mereka yang namanya terdaptar sebagai Tenaga Honorer Di Dinas PU Bina Margaini sama sekali tidak pernah masuk kerja tapi daftar nama mereka bisa masuk Katagori I CPNS PU Bina Marga. Sungguh ini tidak adil. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Musi Banyuasin saat dikonfirmasi terkait permasalah ini mengatakan bahwa kelima tenaga honorer tersebuk adalah tenaga lapangan. Selain itu juga ada beberapa Data yang kami temukan Pada Dinas Koperasi Kabupaten Musi Banyuasin Katagori Dua (K II) salah satunya Hefrizal agususanto, tempat tanggal lahir Palembang 11 Agustus 1973, dengan Alamat JL.merdeka lk. 11 Sekayu, SMA A.2 Biologi. Terkait Permasalahan ini saat dikonfirmasi Kepala Dinas Koperasi Pasar Kab. Musi Banyuasin mengatakan Saya tidak tahu menahu itu urusan BKD Kab. Musi Banyuasin. Sedangkan Kepala BKD Muba saat di Konfirmasi melalui Kabid Kepegawaian An. Zainal Mengatakan bahwa Wartawan diminta untuk membuat surat laporan Kepada Badan Kepegawaian Daerah Kab. Muba. Masalah data yang anda Konfirmasi mengenai Tenaga Honorer diduga Fiktip an. Agus susanto dan Pegawai Fiktip yang lain kami disini hanya menerima saja, jika ada Rekomendasi dari Kepala Dinas yang bersangkutan kami terima. Berarti yang bertanggung jawab dalam permasalahan ini adalah Kepala SKPD masing-masing. Sesusai Peraturan Perundang-undangan tentang Kepegawaian Pemerintah Republik Indonesia No. 11 Tahun 2002,

Minggu ke I, Juni 2013

18

“Ciduk” SKPD Terbukti Terbitkan SK Tenaga Honorer Fiktif
Pengangkatan CPNS Berusia Serendahrendahnya 18 Tahun dan setinggi-tingginya 35 Tahun, Pengangkatan CPNS Yang lebih dari 35 Tahun Dilaksanakan Berdasarkan Kebutuhan Khusus yang mereka telah mengabdi kepada Instansi terkait dan menunjang kepentingan Nasional sekurang-kurangnya 5 Tahun. Sebelum Peraturan ini ditetapkan Pada tanggal 30 Maret 2001. Dari beberapa temuan di atas, kami minta kepada aparat terkait yakni Badan Kepegawaian Nesional (BKN) Pusat yang mempunyai wewenang penuh untuk segera menurukan TIM pembuktian atas kebenaran data tersebut. Sesuai dengan Ketentuan Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pemelsuan Data Pasal 263 Ayat 2 jo Pasal 169 Ayat 2 KUHP tentang pemalsuan Dengan ancaman diancam hukuman 18 bulan Kurungan Penjara. ( Darul )

Dikabupaten Musi Banyuasin diduga banyak terjadi Pemalsuan Data T enaga Honorer mulai dari tahun 2004 terbukti disalah satu Dinas Instansi yakni Dinas Pu Bina Marga Kabupaten Musi Banyuasin Data terkait yang kami temukan beberapa nama Honorer yang terindikasi fiktif diantaranya (Herlian Azrori lahir 12–18– 1972 No. Urut 478. Muba 600/ 289/SK/ PUBM/2004. 10/4/2004 SK Terakhir No.

Musi Banyuasin, RN

Masihkah Depnakertrans Diperlukan di Negeri Ini
Depok, Radar Nusantara 20 tahun yang lalu kita dikejutkan seorang wanita yang bernama MARSINAH, lahir 10 April 1969, Dia memperjuangkan hak para buruh di PT. Catur Putra Surya Porong Sidoarjo. Beliau meninggal 8 Mei 1993 pada usia 24 Tahun. Perjuangan Marsinah di era orde baru merupakan gerakan solideritas terhadap penindasan upah buruh yang tidak sesuai,walau resikonya sangat tinggi karena semua aktivis dilumpuhkan, Peran Disnaker di Sidoarjo tidak berfungsi dan memakan korban seorang Marsinah. Belum lepas dari ingatan kita Kasus Yuki Irawan Pemilik CV. CahayaLogam yang memproduksi panci telah merampas hakhak pekerja seperti upah dibawah UMP, tidak adanya Jamsostek, penganian berat dan lain-lain. Lagi-lagi pihak Disnaker Tangerang tidak berfungsi untuk membina, mengawasi dan memeriksa perusahaan yang nakal dan bejat serta tidak bermoral. Kedua kasus ini telah mewakili kasus-kasus yang dialami pekerja di Negeri ini yaitu di zaman Orde Baru dan zaman Reformasi . Menunjukan tidak berperannya Disnaker sebagai wadah menampung keluhan kesah pekerja.Pihak Disnaker lebih condong berpihak ke pengusaha dari pada ke pekerja. Disnaker dapat dikatakan mandul atau Impoten.Sebagai contoh setiap tahun adanya perubahan UMP, ketetapan UMP ditetapkan Pemerintah. Banyak perusahaan tidak menjalani. Mengapa Disnaker tidak peduli. Karena adanya Kongkalikong atau pengusaha mendikte Disnaker Contoh Kedua Menakertrans Drs. H. A. Muhaimin Iskandar M.Si menyampaikan di Mass Media ada 5 jenis pekerjaan boleh menggunakan Outsourcing : 1. Cleaning Service 2. Keamanan 3. Transportasi 4. Catering 5. PenunjangPertambangan Ternyata pernyataan Menakertrans diabaikan perusahaan. Ratusan Perusahaan Jasa Perparkiran di Indonesia tetap menjalani Outsourcing.Kenapa Menakertrans tidak menyidak kelapangan untuk menanyakan kepemilik gedung Status para pekerja. Disnaker mengetahui perusahaan itu bermasalah bila karyawan mengadakan pengaduan.Yang lebih condong para pekerja mengadu ke Komnas Ham, ini membuktikan para pekerja sudah apatis dengan kinerja Disnaker.Untuk itu Bapak Presiden harus mengkaji keberadaan Disnaker ini. Buruh merupakan Mitra Disnaker, segala peraturan yang ada di perusahaan harus diketahui atau disahkan Disnaker. Wajar saja Keberadaan Depnakertrans masih diperlukan lagi atau tidak. (RudyHariandja).

PemKab, DAD, dan Masyarakat

Minta Surat Izin Pinjam Paki Hutan Dikeluarkan
sudah menjadi Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Kutai Barat, ungkap Agus Mulyana,SH diruang kerjanya, Rabu (15/5) Surat permohonan tersebut juga sudah disampaikan ke pada Gubernur Kalimantan Barat Drs.Cornelis,MH. Surat permohonan ini bukan hanya dari Pemkab tetapi juga dari tokoh Masyarakat (TOMA), Dewan Adat Dayak (DAD), dan masyarakat terutama yang dilewati ruas jalan tersebut. Kita mendesak agar surat Izin dari Menteri Kehutanan agar dikeluarkan secepatnya, karena kendala pembangunan jalan tersebut saat ini tinggal surat izin saja, kalau masalah dana yang bersumber dari APBN sudah siap. Dengan demikian ruas jalan yang merupakan urat nadi masyarakat, selain dapat mendukung roda perekoniam juga membuka keterisoliran masyarakat dan daerah terpencil yang selama ini sama sekali tidak pernah tersentuh. Jangan karena regulasi, tetapi Pempus harus mengambil sikap dan keputusan yang tepat, sehingga apa yang menjadi harapan Masyarakat terhadap Pemerintah benar – benar dapat tercapai sesuai dengan proporsi pemanfaatannya terutama bagi masyarakat terisolir,”pungkasnya. (Santo)

Wabup Buka Pencanangan BBGRM Dan HKG Tanjabar
Kuala Tungkal, Radar Nusantara Bertempat di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, SA, SE, ME buka Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) X dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2013. Acara bertujuan untuk menumbuh kembangkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong masyarakat dalam dinamika pembangunan.(22/ 05/13) Acara dimulai pada Pukul 10.00 WIB, Turut Hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Tanjung Jabung Barat Ir. Hj. Esrita Usman, M.Si, para Asisten, para Kepala SKPD, para Kepala Bagian Setda Tanjung Jabung Barat, para Camat dan Lurah, Ketua GOW Ibu Diana Hastanti Katamso dan pengurus yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita, para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para Tokoh Masyarakat, Pimpinan Organisasi Profesi dan Kemasyarakatan, Kader PKK, para Insan Pers, serta Masyarakat Desa Purwodadi dan sekitarnya. Acara diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya Pameran, Bazar, Pemasangan Implan, Sunatan Masal serta penyerahan Piala para pemenang dari berbagai kegiatan Lomba diantaranya, Lomba Desa Terbaik yang diraih oleh Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi dan Kelurahan terbaik diraih oleh Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir, lomba pidato Ketua TP PKK Kecamatan, lomba pidato Ketua TP PKK Desa/Kelurahan, Lomba Foto Kegiatan, Lomba Buku Administrasi, Lomba Deffile Kontingen dan Yel-yel, Lomba Penyuluhan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, Lomba penyuluhan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT), Lomba pembuatan alat permainan edukatif (APE) berbahan lokal, Lomba pemetaan UP2KPKK, Lomba Kader BKB, Lomba masak menu 3 B+A, Lomba masak serba ikan, Lomba merancang busana kerja batik khas Tanjung Jabung Barat, Lomba penyuluh PHBS, Lomba pentas seni malam gembira. Dalam sambutannya Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, SA, SE, ME mengatakan agar melalui budaya-budaya gotong royong masyarakat dapat berkembang ditengah-tengah masyarakat sehingga dapat menciptakan kerukunan yang saling bahu membahu dalam membangun kehidupan bersama, mudah-mudahan dengan momentum pencanangan ini dapat menjadi aspirasi kita, untuk menumbuh kembangkan semangat gotong royong. Pada kesempatan sama Wakil Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tebing Tinggi khususnya Desa Purwodadi yang telah berkenan menjadi tuan rumah pada pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM) X dan HKG PKK Ke-41 Tahun 2013 dan berharap melalui nilai-nilai gotong royong yang ada, tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dapat dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil, guna untuk memperkuat integrasi masyarakat yang pada gilirannya akan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, serta Nasionalisme sebagai bangsa Indonesia. ( Hermansyah )

Agus Mulyana,SH Wakil Bupati Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, Radar Nusantara Diminta kepada Menteri Kehutanan agar mengeluarkan surat izin pinjam pakai hutan lindung yang di lewati ruas jalan trans Kalimantan atau ruas jalan Lintas Timur yang menuju Kaltim atau yang sekarang

Selingkuh Itu Indah & Menyakitkan
Majalengka, Radar Nusantara
Peristiwa yang sangat Fenomenal akhir-akhir ini di Bumi Nusantara Repulbik Indonesia yang biasa kita sebut Negara Pancasilain yaitu Selingkuh. Selingkuh tersebut ada yang berujung pada pernikahan siri dan tidak jarang berujung pada penindasan terhadap kaum perempuan. Perselingkuhan Presiden PKS Lutfi Hasan dan disusul dengan Ahmad Fathonah merupakan peristiwa terbesar di Indonesia pada Era SBY, karena berkaitan dengan kasus korupsi dan Pencucian uang. Di ujung prahara ini kaum perempuan sebagai kaum termarginal nyata-nyata masih dipertontonkan dan disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia,bagai mana tidak dengan kekuasaan dan nafsu birahi kaum Lelaki sejumlah Perempuan merasakan martabatnya terhina, hal ini bisa saja akibat bujuk rayu para lelaki hidung belang disaat kaum perempuan pada posisi yang kurang baik atau membutuhkan perlindungan. Akibat perselingkuhan tersebut para kaum perempuan merasa tersakiti sedangkan LHI dan Fathonah akhirnya meringkuk di terali pesakitan sehingga indahnya perselingkuhan sirnah sudah. Peristiwa perselingkuhan ditingkat elit ibu kota Jakarta juga menular dan terjadi di Daerah-daerah diseluruh Indonesia hanya saja ada yang terkuak oleh masmedia akan tetapi mungkin saja sangat banyak yang tidak terpulikasi di masyarakat, peristiwa tersebut bukan saja pada lingkungan pejabat Exsekutif, Yudikatif, dan Legislatif juga terjadi dilingkungan masyarakat biasa. Dimajalengka pada 19 mei 2013 sekitar jam 13.00 wib seorang bayi mungil tak berdosa tergeletak disebuah saung bata blok Lemahlaut desa mekar mulia kec. lemah sugih kabupaten majalengka, bayi berkelamin perempuan tersebut diperkirakan baru berusia 10 hari dengan berat 2,4 kg masih bernyawa, beruntung bayi malang tersebut diselamatkan oleh warga sekitar bernama Nana Sujana diamankan dan dirawat oleh bidan. Menurut Kapolres Majalengka AKBP Lena Suhayati didampingi Kasat Reskrim AKP . Dedi Budiana, seorang ibu yang tega membuang anaknya tersebut bernama Eti binti Ahilin berumur 27 thn akibat perbuatanya pelaku ditahan di Polres Majlengka untuk dilakukn pemeriksaan lebih lanjut dan akibat perbuatan Eti menurut H.Dedi tersangka akan dikenakan psl 77 uu no.23/ 2003 tentang perlindungan anak. Pereistiwa pembuangan bayi oleh ibu kandung tersebut akibat dari perselingkuhanya dengan Pupung(42), warga desa Cimanggu yang disebut Eti sebagai ayah kandung bayi. Eti maupun pupung samasama masih memiliki pasangan, akan tetapi terjadilah perselingkuhan yang akrab disebut memadu kasih. Memadu kasih yang dilakukan kedua pasangan tersebut tidak memikirkan akibat negatifnya, indahnya perselingkuhan tanpa memikirkan akibat dari perbuatanya diman diluar sana akan banyak orang yang akan merasakan rasa malu, kecewa dan yang lebih tragisnya sang anak menjadi korban kebiadaban moral orang tua, sungguh.... sungguh... sungguh selingkuh itu sangat menyakitkan. (AS/Tedy)

RADAR ADVERTORIAL
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

19

Natuna, Radar Nusantara. Kunjungan kerja Wakil Bupati Natuna ke Pulau Tiga dan Bunguran Utara berjalan dengan baik. Rombongan Wakil Bupati yang terdiri dari beberapa SKPD, Humas Pemkab dan beberapa Wartawan Serta Team Gasing bertolak dari rumah dinas Wakil Bupati untuk melakukan Kunjungan Kerja Ke Pulau Tiga dan Kecamatan Bunguran Utara selang sehari berikutnya. Dalam kunkernya ke Kecamatan Pulau Tiga, Wabup Natuna menghabiskan waktunya bersama dengan masyarakat Pulau Tiga di Desa Tanjung Kumbik. Bermain Gasing dan Domino serta memancing di Laut menjadi pilihan Wabup bersama Masyarakat. “dengan kebersamaan dengan Masyarakat dalam permainan, Masyarakat lebih dekat dengan pemerintah, dan tidak sungkam untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah, Ungkap Imalko saat dikonfirmasi Wartawan”. Dalam Perjalanan menuju Bunguran Utara, Wakil Bupati Natuna,Imalko S,sos menyempatkan diri singgah di Desa Batubi SP 1 untuk berkomunikasi langsung dengan Masyarakat. Dalam pertemuan singkat tersebut Kepala Desa Mengucapkan banyak terima kasih dengan kehadiran Wakil Bupati di Desa Batubi, beliau juga menyampaikan aspirasi dan keinginan dari masyarakat Batubi yaitu untuk segera memperbaiki Jalan Ranai-Batubi. dimana bila terjadi hujan jalan batubi akan becek dan sulit untuk dilalui, be-

gitu juga dengan jembatan yang akan dilalui terkesan rawan dan menanggung resiko, Jadi kedepan bisa memperlancar transportasi antara Batubi-Ranai. Imalko S,sos mengatakan apa yang menjadi aspirasi dan keinginan Masyarakat Batubi, akan di sampaikan kepada Dinas terkait agar bisa direalisasikan dan tidak menjadi kendala yang berlarut-larut dikemudian hari. Tidak lupa, beliau juga berbicara mengenai kebudayaan asli Natuna yaitu permainan Gasing,karena dengan permainan Gasing “merupakan cara saya berkomunikasi dengan masyarakat dimana uneg-uneg masyarakat bisa disampaikan kepada saya dengan transparan dan jelas,karena apabila dalam tugas sehari-hari saya sulit untuk dijumpai dikarenakan pekerjaan saya”.Beliau juga mengatakan “Semua kebudayaan harus dilestarikan baik dari dalam maupun luar untuk mengikat tali silaturahmi antar masyarakat ,suku dan agama”. Setelah pertemuan singkat dengan Masyarakat Batubi, perjalanan dilanjutkan ke Kecamatan Bunguran Utara. Rombongan Wabup disambut Camat Bunguran utara, Sabki,SH. Dalam pertemuan tersebut Wabup dan Camat membicarakan hal-hal umum yang terjadi di Kecamatan Bunguran Utara. Nggak lama kemudian rombongan bertolak untuk bermain Gasing. Permainan Gasing berjalan dengan seruh dan hikmah, Pukul 17.00 Wib permainan dihentikan untuk istirahat sekaligus persiapan sholat di Masjid Attaqwa dan dilanjutkan makan malam.

Ada 4 kelompok gasing di Bunguran Utara dengan jumlah lebih kurang 25 orang”kata Ketua Kelompok Gasing Kecamatan Bunguran Utara Mat Nazil (Mat Kidal). Ketika dikonfirmasi, Beliau juga mengatakan bahwa Rumah Gasing tempat permainan gasing diadakan mendapat bantuan dari Wakil Bupati. Disela-sela permainan gasing ketika dikonfirmasi Imalko S,sos mengatakan bahwa binaan gasing yang dipimpinnya ada lebih kurang 30 kelompok gasing yang tersebar diseluruh kabupaten Natuna, katanya sambil tersenyum ramah sambil memperhatikan permainan gasing. Permainan Gasing merupakan permainan khas Natuna yang harus dilestarikan dan di publikasikan hingga ke mancanegara. Permainan yang berbahan baku dari Kayu Pelawan, Gemeris dan Mentigi itu merupakan permainan yang unik di eraglobalisasi ini. Pemenang Permainan yang ditentukan dengan lama putaran Gasing, merupakan hal yang unik dan indah untuk disaksikan. Dan yang kalah harus memutar Gasingnya untuk di pangkak oleh Pemenang. Banyak cara untuk berkomunikasi dengan masyarakat, sehingga masyarakat dekat dengan pemerintah dan mendukung segalah program Pemerintah yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Wakil Bupati Natuna sering menjadikan Permainan Gasing ini menjadi Sarana untuk berkomunikasi langsung dengan masyrakat diselah-selah kunjungannya ke daerah daerah. (Ji/Ro)

Natuna, Radar Nusantara. SDN 001 menggelar acara Perpisahan Siswa siswi kelas VI yang diadakan di halaman SDN 001. Hadir dalam acara tersebut Camat Bunguran Timur, Kepala UPTD Bunguran Timur, Komite sekolah, orang tua siswa dan semua siswa dari kelas I sampai kelas V. Kepala Sekolah SDN 001 Riswan,Spd mengatakan “Tujuan mendidik bukanlah untuk menciderai ataupun melukai tetapi untuk menjadikan siswa menjadi orangorang yang berhasil dan mampu berprestasi bagi daerah, Nusa dan Bangsa. Perlu adanya komunikasi yang baik antara orang tua dengan guru agar tidak terjadi miss comunication/kesalahpahaman”. Ia mengatakan semoga hasil UN SDN 001, untuk tahun ajaran ini lulus semua seperti tahun ajaran yang lalu. Dalam acara Perpisahan Kepalah Sekolah juga menyerahkan Piala bagi Siswa/i kelas VI berprestasi yaitu Juara kelas untuk nilai Semester Genap TP 2012/2013. Adapun juara kelas untuk kelas VI A yaitu: Juara I Resty octavya sebagai, Juara II: Rizka Ramadalisa, sedangkan juara III di Raih Putri Windi Puspita. Juara kelas untuk

kelas VI B yaitu: mochtar zaman, Lettri Murni, Hasani Farhan. Juara kelas untuk kelas VI C yaitu: Suryani S, Qodar, Yusril Abeng. Kepala UPTD kecamatan bunguran Timur, Yurnalis Spd mengatakan “Bahwa UN SD Tahun ini diharapkan lulus semua dan pendidikan jangan berhenti di SD saja tetapi dilanjutkan ke jenjang SLTP dan begitu seterusnya sampai ke jenjang Perguruan Tinggi. Begitu juga antara guru dan orang tua harus mempunyai hubungan yang harmonis, sehingga kedepan akan menciptakan anak-anak yang berkompeten dan berguna bagi daerahnya. Keharuanpun terjadi tak kala Siswa/i kelas VI memberikan ucapan selamat tinggal yang diwakilkan oleh Wan Nova Andriani kepada Kepala Sekolah dan semua Dewan Guru, dimana mereka selalu dibimbing dan diajari dalam setiap hal untuk menjadi orang yang berhasil dan kelak menjadi Putra Putri daerah yang mengharumkan Natuna, mereka juga meminta maaf atas segala kesalahan-kesalahan yang diperbuat selama di SD 001 dan berdoa supaya segala budi baik Guru-guru SDN 001 dibalas oleh Tuhan. Dari informasi yang di dapat Radar Nusantara di lapan-

gan, Siswa/i yang mengikuti UN berjumlah 87 orang yang terdiri dari 49 orang pria dan 38 orang perempuan yang terbagi dalam 3 lokal. Hasil UN yang keluar pada tanggal 8 juni diharapkan lulus semua dan kepada semua siswa yang lulus untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, sehingga tercipta sumber daya manusia yang berkualitas dan bisa membawa dampak positif bagi perkembangan Daerah Natuna. SDN 001 merupakan Sekolah yang telah banyak mengukir sejarah bagi regenerasi bangsa. Tidak sedikit Siswa/ i yang telah berhasil dan sukses berasal dari SDN 001 Ranai. Sekolah yang didirikan pada tahun 1953 dan berada di pusat kota Ranai tersebut, telah banyak menciptakan tokoh-tokoh yang berpengaruh dan berhasil pada bidangnya, salah satunya adalah Wakil Bupati Natuna saat ini yaitu Imalko S,sos. SDN 001 terus berkomitmen untuk menciptakan regenerasi yang handal dan berkompetensi dan mampu bersaing di masa yang akan datang ujar beliau sambil tersenyum ramah. Selamat berpisah buat semua Abang dan Kakak Sayang....semoga cita-citamu tercapai! (Ronal)

RADAR DAERAH
Demo Warga Nisel di Kejatisu Berakhir Dihadapi Mangihut Sinaga
stran, pejabat-pejabat tersebut belum ada yang tersentuh hukum. Bahkan pejabatpejabat Nisel tersebut semakin leluasa melakukan korupsi. “Praktik KKN di Nisel semakin leluasa. Kejatisu seharusnya sudah menangkap Bupati Nisel yang korup ini. Tapi buktinya sampai sekarang masih dibiarkan saja,” kata Krisman. Suhertiyanus Dakhi Koordinator demo ini membeberkan kasus korupsi yang dilakukan oleh Bupati Nias Selatan diantaranya korupsi pengadaan lahan balai benih induk di Nisel dengan anggaran Rp 11,3 miliar. Selanjutnya, korupsi pengadaan tanah RSUD Nisel dengan anggaran Rp 15 miliar. Korupsi pembangunan kantor Bupati Nisel dengan anggaran Rp 21 miliar. “Untuk itu kami meminta agar Kejatisu menangkap Bupati Nisel yang korup ini. Sampai sekarang belum ada yang ditangkap, ini merupakan bukti kelemahan Kejatisu untuk mengusut kasus korupsi di Nisel,” kata Suher yang juga Sekjend Fordem Nisel Indonesia Demonstran semakin ribut karena pihak Kejatisu belum menemui mereka. Aksi dorong dengan polisi untuk memaksa masuk ke gedung Kejatisu pun terjadi. Karena aksi yang semakin brutal, Asisten Pidana Khusus Kejatisu Yuspar pun akhirnya bersedia menemui demonstran keluar. Namun Yuspar yang terkesan takut menemui demonstran, mendapat sambutan negatif dari para pendemo. Kata makian terhadap Yuspar pun keluar dari mulut pendemo. Terlebih ketika Yuspar meminta agar para pendemo mendengarkan penjelasannya. “Jangan kau (Yuspar)

Minggu ke I, Juni 2013

20

www. radarnusantara.com

Oknum Anggota Polsek Mesuji Makmur

Peti Eskan Pengaduan Warga
adanya pengecekan beberapa hari yang lalu di ruang PPA Polres Ogan Komering Ilir oleh beberapa awak media cetak Radar Nusantara. Menurut keterangan Aprin bin Tumin sebagai pelapor saat ditemui Radar Nusantara di kediamannya menyampaikan dengan adanya pengaduan yang telah disampaikan ke Polsek Mesuji Makmur 16 Juni 2012. Nomor. TBL/36/VI/2012/Sek. Mesuji Makmur. Aprin telah berusaha berulang kali menanyakan prihal tersebut kepada dari Briptu S. Namun apa daya hanya mendapat jawaban dari Briptu S, tunggu saja dengan sabar. Karena sudah cukup lama Sembilan bulan sudah sabar bagaimana lagi ungkapnya. Wajar saja Aprin merasa kesal dan kecewa pengaduan perbuatan zina tak kunjung berlanjut ke Pengadilan OKI sedangkan si pelaku bernama T warga desa Cahayamas tersebut dibiarkan bebas berkeliaran, yangs eolah-olah merasa kebal hukum. Menurut Aprin kami sekeluarga benar-benar kecewa sekali atas ulah Oknum Briptu S anggota Polsek Mesuji Makmur, yang sengaja membekukan pengaduan kami yang nyatanya setelah dicek ke Polres OKI tak sampai ke situ , alias mogok di kantor Polsek Mesuji Makmur. Mungkin saja ujar Aprin ada warga Mesuji Makmur yang sama mengalami seperti ini, dan sebenarnya untuk apa adanya kantor Polsek dan anggota polisi di KecamatanMesuji Makmur?? Kalau bukan sebagai pelayan masyarakat. Dengan adanya laporan yang sengaja dibekukan oleh oknum Briptu S keluarga Aprin akan segera melaporkan masalah ini ke Propam Polda SumSel agar yang bersangkutan dapat dikenakan sangsi. (Eddy. K)

Medan, Radar Nusantara

Puluhan orang pengunjukrasa dari Kabupaten Nias Selatan yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Indonesia Raya (KMIR) dan Pemuda Pancasila (PP) terlibat aksi saling dorong dengan petugas kepolisian yang berjaga. Demonstran kesal karena pimpinan Kejatisu tak kunjung menemui mereka. Demonstran juga melontarkan katakata makian dalam aksinya juga membakar ban di depan kantorinstitusi penegak hukum tersebut karena dinilai tak berani menemui pendemo. Demonstran yang berasal dari kalangan mahasiswa dan warga Nisel ini juga memblokir jalan yang menyebabkan macet panjang. “Petugas Kepolisian, Anda hanya bertugas berjaga disini. Jadi jangan memukul kami, Anda pelayan masyarakat. Jangan pancing kami untuk berbuat rusuh,” kata Krisman Farasi, Koordinator Demonstran. Dalam tuntutannya, pendemo meminta agar Kejatisu menuntaskan kasus korupsi Bupati Nias Selatan. Hingga sekarang, menurut demon-

atur-atur kami, kami yang mengatur kau,” kata pendemo dengan suara lantang kepada Yuspar. Mendengarkan penjelasan Yuspar ini yang hanya menjelaskan bahwa baru dua bulan dia ditugaskan di Kejatisu demonstran tak puas. Mereka pun kembali memaki pria yang telah dua bulan menjabat sebagai Aspidsus Kejatisu itu. “Kau pembohong, penakut. Menemui massa saja sudah takut,” teriak massa. Aksi demo pun semakin bringas. Massa yang emosi berusaha untuk menyerang Yuspar. Namun petugas kepolisian langsung mengamankannya. Yuspar pun langsung dilindungi dari amukan pendemo. Karena aksi massa semakin, brutal Yuspar dibantu petugas kepolisian pun berlari meninggalkan demonstran. Karena melihat Yuspar berlari, para pendemo pun meneriaki Yuspar sebagai pengecut. Massa pun meminta agar Kepala Kejatisu mencopot Yuspar dari jabatannya sebagai Aspidsus. Setelah Yuspar meninggalkan demonstran, aksi massa malah semakin menjadi-jadi. Karena tak kunjung bisa diredam, akhirnya Wakil Kepala Kejatisu Mangihut Sinaga menemui massa. Mangihut pun berjanji akan mempelajari kasus korupsi di Nisel tersebut. “Akan kita pelajari dan saya janji besok (hari ini) akan membawa kasus ini ke Kejagung. Di Kejagung akan digelar perkara dengan pimpinan Kejagung. Percayalah kepada kami, kami akan bekerja dengan profesional. Saat ini mari kita menjaga kondusifitas di daerah kita ini,” tandasnya lantas meninggalkan pendemo. (Aris G)

APBD Nias Selatan TA 2013 Terkesan Kadaluwarsa
Nisel, Radar Nusantara
Belum adanya titik temu antara DPRD Kabupaten Nias Selatan dan pemerintah daerah, Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2013 Kabupaten Nias Selatan yang diparipurnakan pada 3 November 2012 tak kunjung ditetapkan menjadi peraturan daerah. Ketidakjelasan nasib APBD Nias Selatan ini dinilai sangat merugikan warga Nias Selatan karena program pembangunan terhambat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan Sozanolo Ndruru, saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Jalan Saönigeho Km 1, Telukdalam, Sabtu (2/2/2013), mengatakan, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan belum menemukan titik temu dan kesepakatan terkait APBD 2013. “Pascakeluarnya hasil evaluasi Gubernur Sumatera Utara, Ranperda APBD Kabupaten Nias Selatan yang diparipurnakan tak kunjung ditetapkan menjadi perda. Hal ini karena tidak adanya satu keputusan dari DPRD dan TAPD,” ujar Sozanolo. Terkait hal itu, DPRD Nias Selatan meminta agar Gubernur Sumatera Utara tegas memberikan solusi atas terkatungkatungnya pengesahan APBD Nias Selatan TA 2013 ini. DPRD berharap, kata Sozanolo, agar Gubernur tidak mendengar sepihak penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan karena fakta menunjukkan bahwa Ranperda tentang APBD TA 2013 sarat dengan kepentingan sesaat. “Adanya indikasi pemborosan anggaran dan kegiatan yang ada tidak menyentuh kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang sesungguhnya, yakni meningkatkan kesejahteraan,” kata Sozanolo. Menurut Sozanolo, dispensasi waktu yang diberikan Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provsu hingga tanggal 14 Januari 2013 untuk melakukan penyempurnaan dan penyesuaian telah terlalui. “Besar kemungkinan bila tidak ada jalan keluar, APBD 2013 mengikuti APBD 2012. Jadi, tinggal bagaimana kebijakan dari Gubernur Sumatera Utara,” ujarnya. Enam Mata Anggaran Dihapus dan Dikoreksi Seperti diketahui yaitu, Pada 11 Januari 2013, Badan Anggaran DPRD dan TAPD Kabupaten Nias Selatan melaksanakan rapat penyempurnaan dan penyesuaian RAPBD. Dalam rapat yang dihadiri oleh 11 orang Banggar dan 6 orang TAPD yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan tersebut menghasilkan beberapa penyempurnaan kegiatan dengan alasan yang rasional, realistis, dan obyektif berdasarkan pertimbangan urgensi dan prioritas pembangunan untuk kepentingan masyarakat. Pertama, jasa konsultan penelitian dan perencanaan pembangunan RSUD sebesar Rp 3.982.000.000 dihapus karena tidak pernah dibahas di tingkat Komisi B dan anggaran pembangunan RSUD belum jelas. Kedua, belanja makanan dan minuman rumah tangga kepala daerah dan wakil kepala daerah sebesar Rp 1 miliar disempurnakan menjadi Rp 500 juta. Ketiga, pengadaan tanah seharga Rp 25 miliar dihapus karena peruntukkan lahan tidak jelas dan kegiatan ini sangat rentan dengan penyelewengan. Keempat, belanja modal pengadaan alat-alat angkutan dar-

Oki, Radar Nusantara Akhir-akhir ini terungkaplah ulah seorang Oknum Anggota Polsek Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir berinisial S berpangkat Briptu yang kenyataannya telah menyalah gunakan tugas dan wewenangnya. Selaku anggota Polri, dikarenakan adanya pengaduan salah seorang waga bernama Aprin bin Tumin 27 tahun warga Dusun Tiga (3) Desa Nusa Tenggara Kecematan Belitang III OKU Timur telah menyampaikan pengaduannya ke kantor Polsek Mesuji Makmur pada hari Kamis 16 Juni 2012 lalu, tentang perkara seorang lelaki berinisial warga RT 3 Dusun 3 Desa Cahayamas Kecamatan Mesuji Makmur pada hari Kamis 7 Juni 2012 sekitar jam 15.00 WIB. Tempat kejadian, dengan adanya perbuatan zina tersebut telah dilaporkan ke kantor Polsek Mesuji dengan bukti lapor pada hari Kamis tanggal 16 Juni 2012 Nomor : TBL/36/VI/2012 Sek. Mesuji Makmur yang ditandatangi oleh Briptu S. NIP.85051961. Nyatanya laporan kami tentang perbuatan zina tak kunjung berlanjut alias dipeti eskan oleh oknum tersebut. Kenyataan tersebut timbul dengan

at bermotor Jeep 1 unit sebesar Rp 1,5 miliar juga dihapus karena kondisi kendaraan dinas jabatan bupati saat ini masih sangat layak pakai (pengadaan tahun 2010). Kelima, penyertaan modal (investasi) permanen ke BUMD sebesar Rp 25 miliar diberi tanda bintang karena dibutuhkan penjelasan Direktur BUMD Kabupaten Nias Selatan kepada DPRD tentang pemanfaatan Rp 15 miliar yang telah dicairkan pada tahun 2012 dari kas daerah. Keenam, anggaran kuasa hukum Pemkab sebesar Rp 270 juta. Tidak Ada Itikad Baik Pada akhir rapat, Banggar DPRD meminta TAPD untuk segera menyesuaikan draf Ranperda sesuai hasil penyesuaian dan penyempurnaan sekaligus menyiapkan nota kesepakatan Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nias Selatan berjanji untuk ditanda tangani bersama pada 14 Januari 2013 dan TAPD menyanggupi

hal tersebut. Namun, hingga saat ini, ternyata TAPD tidak dapat memenuhinya. Malah yang terjadi, TAPD bersama 22 orang anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan datang ke Biro Keuangan Setda Provsu di Medan untuk membatalkan keputusan pimpinan DPRD tentang penghapusan beberapa kegiatan dan alokasi anggaran. “Pimpinan DPRD telah melakukan komunikasi kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, tetapi pihak pemerintah, tidak memiliki itikad baik untuk memenuhinya, bahkan pemerintah memaksa DPRD untuk menyetujui saja kegiatan dan alokasi anggaran. Mana bisa seperti itu,” kata Sozanolo. Namun, kata Sozanolo, pimpinan DPRD tetap konsisten pada sikap politik lembaga DPRD untuk memperjuangkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Nias Selatan yang lebih konkret dan mendesak. (PB)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
Lahat, Radar Nusantara Kampanye akbar yang dilakukan oleh Pasangan ESP-WIN (Edy Santana Putra- Hj. Wiwit Tatung) di jalan bedeng bandar agung ini datangkan 5 artis ibu kota yaitu Nadzar, Iet Bustami, Manohara, Wali Band dan Republik Band. Kampanye Akbar ESP-WIN ini sebelum berada dilokasi jalan seputaran kota lahat macet sehingga membuat kwalahan masyarakat untuk lewat melakukan aktifitas, dan pihak kepolisian resort lahat pun juga merasa kwalahan mengatasi kemacetan sesaat tersebut dijalan pasar lama kota lahat. Dalam orasinya Jurkam Esp-Win mengajatakan jangan lupa pada saat pelaksanaan pilkada nanti mencoblos pasangan bendera merah ini, karena salah satu calon wakil gubernur ini adalah putri pribumi lahat yang akan membangun kota lahat yang sekian lama semakin tertinggal. “Mari kita berSama-Sama membangun sumsel ini lebih sejahterah kembali dengan demikian kita dapat merasakan betapa indah hidup di bumi yang penuh dengan kekayaan alam ini serta jangan sampai lupa pula kita berdo’a agar ESP ini dapat menjadi Gubernur Sem-Sel,” katanya. Selain itu Wiwit Tatung pasanag ESP mengatakan rasa hormat ser-

Minggu ke I, Juni 2013

21

Pengolahan Limbah RSUD kota Pagaralam Kampanye Akbar ESP-WIN Datangkan 5 Artis Ibu Kota Diduga T ak Sesuai Aturan Tak
ini akan tetapi sesuai petunjuk Direktur RSUD menyatakan masih menunggu rekanan dari daerah Baturaja untuk memperbaiki IPAL ini . Masalah limbah Sesuai dengan informasi yang diperoleh dari rumah sakit umum daerah besemah , limbah dibuang ketempat yang sudah kita sediakan yang berada di belakang rumah sakit tersebut.Namun sampai saat ini pembuangan limbah masih saja menggangu mata air persawahan masyarakat di sekitar belakang rumah sakit. Menurut Endang petani yang sudah lama mengelola persawahan yang berlokasi di belakang RSUD Besemah mengatakan sangat resah dengan limbah rumah sakit ini yang selalu masuk kepersawahan nya apa lagi kalau datang musim hujan banyak sekali kotoran rumah sakit yang masuk kesawah berupa sampah dan air pembuangan yang berwana putih susu dan sangat berbau sehingga saya bingung membersihkan kotoran ini sampai-sampai kotoran ini berserakan di sawah dan dampak semenjak rumah sakit ini didirikan di depan sawah saya hasil panen padi berkurang karena tanaman padi yang bagus dengan masuknya limbah rumah sakit ke aliran air persawahan sehingga banyak sekali padi yang menguning dan hasil panennya berkurang hampir bagi dua ,sebenarnya saya dari dulu pengen sekali melaporkan hal ini ,tapi dengan siapa karna saya ini hanya lah petani kecil ujarnya. Ketua LSM Lingkungan Hidup Jaring kota Pagaralam Jefriady, SE mengatakan, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, setiap penghasil limbah wajib mengolah limbah dengan prosedur dan ketetapan yang telah diatur Pelanggar UU tersebut disanksi pidana minimal tiga tahun penjara dan denda paling sedikit Rp3 miliar untuk pelanggar baku mutu membuang limbah yang tidak sesuai ketentuan. Dia menjelaskan, Pemkot Pagaralam sudah membentuk Perda tentang limbah yaitu Perda No 26 Tahun 2010 Tentang Pengolahan Limbah Cair dan Perwali Nomor 20 Tahun 2011 dengan tegas mendukung pelaksanaan undang-undang itu. Kita mengharapkan Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH )kota Pagaralam yang terus menyosialisasikan undangundang terkait dengan pengolahan limbah dan Terhadap penghasil limbah yang tidak mengelola sesuai dengan aturan tentunya mesti diterapkan sanksi yang tegas.Apalagi seperti limbah RSUD ini adalah limbah yang sangat berbahaya terhadap lingkungan tegasnya. (Tim)

Pagaralam, Radar Nusantara

Pengolahan limbah Rumah Sakit Umum Daerah kota Pagaralam di duga belum optimal, karena di sinyalir belum menjalankan ketentuan Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL ) sesuai aturan yang berlaku padahal telah di sampaikan oleh Menteri Kesehatan seluruh rumah sakit di Indonesia agar melindungi masyarakat dari limbah alat medis. Sampai saat ini penelusuran pembuangan limbah RSUD Besemah yang beroperasi di tengah kota itu masih dilakukan ke saluran air persawahan , hal ini berdasarkan pantauan wartawan Radar Nusantara di lapangan menemukan limbah pembuangan yang berwarna putih susu dan berbau menyengat. Supan S Sos Kabid Penunjang RSUD Besemah menyatakan memang saluran IPAL kita sekarang ini tidak lagi memenuhi syarat kita akan di rehab pada tahun 2013

Rita Sugiyanti Calon Kades Cibodas Siap Majukan Desa
Purwakarta, RN Pengabdian yang di maksud dalam kehidupan ini makna nya sangatlah luas baik pengabdian kepada Keluarga, Lingkungan, Bangsa dan Negara, tiada hari tanpa pengabdian itulah prinsif yang di pegang oleh Rita Sugiyanti putri dari Sunyandih ( Sekdes Cibodas.Red ) Calon Kepala Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta. Menurut Rita kepada wartawan di kediaman nya mengatakan, jangan lah anda bertanya apa yang telah anda dapat dari rakyat akan tetapi sebalik nya apa yang telah dapat anda berikan kepada rakyat jiwa itulah yang semesti nya di miliki oleh seorang pemimpin, rakyat dimana – mana mencari vigur pemimpin yang bersih dan jujur karena rakyat sudah merasa bosan dengan gaya pemimpin yang tidak transfaran , hanya mementingkan kepentingan pribadi saja. Mereka selalu menyerukan kepentingan dan kesejahteraan rakyat namun pada kenyataan nya rakyat hanya dijadikan modal semata oleh karena nya mari kita bekerjasama bahu membahu melakukan sebuah perubahan untuk kepentingan warga masyarakat desa cibodas , harapan rakyat adalah pembaharuan untuk mewujudkan perubahan itu maka rakyat desa cibodas harus berubah terlebih dahulu jika ingin desa kita ini berubah terutama berkaitan dengan pola pikir dalam pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala desa nanti karena tidak menutup kemungkinan politik uang tetap berjalan maka dari itu kita selaku warga masyarakat desa cibodas jangan pernah mau melacurkan diri demi sebuah uang untuk menentukan hak pilih nya. Dalam pencalonan kepala desa cibodas nanti semua nya saya serahkan kepada warga masyarakat cibodas dan apabila masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi kepala desa cibodas periode 2013 – 2019 Insa Allah saya siap mengedepankan keterbukaan/transfaransi fublik ser-

ta salam dari ESP untuk masyarakat lahjat, karena esp tidak bisa ikut sebbab beliau ada pekerjaan mendadak di jakarta. “Walaupun Bapak ESP tidak datang tapi kita tetap terus berusaha agar ESP-Win dapat memenagkan pilkada sumsel 2013-2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 juni mendatang, pesan saya jangan lupa coblos kami dan dukung kami agar kita dapat menciptakan SumSel Cerah (Cerdas dan Sejahterah),” beber wiwit dalam orasinya. (SUPELMAN)

LSM Mitra Rakyat Anti Akibat Bahaya Narkoba Nusantara
(MITRA BNN) Dibentuk
Gunungtua, RN Dengan berkat dan ridho Allah Tuhan Yang Maha Esa LSM Mitra BNN telah dibentuk di beberapa Kabupaten /Kota seperti di Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidimpuan dan Paluta. Ketua DPP Mitra BNN Sumatera Utara telah dinobatkan Aman Sudirman Harahap, Sekretaris Jenderal Aluan Pasaribu,SH MH bendahara Ameliana Junianti Harahap,SPd dan Ketua Dewan Penasehat H.Awaluddin Harahap. Sementara untuk Kabupaten Padang Lawas Utara di Pimpin oleh saudara Ahmad Yasser Harahap, Kota Padang Sidimpuan, Ketua : Erwinsyah Putra Nasution dan Tapanuli Selatan : Ahmad Edi Dhani, demikian disampaikan Ketua Umum DPP Mitra BNN Aman Sudirman Harahap, didampingi Oleh Sekjen Aluan Pasaribu SH MH kepada aweak media di Loby Hotel SariTaufik Gunungtua. Program kerjanya adalah

ta mengedepankan kepentingan warga masyarakat diatas segalanya , kemudian saya mohon Do’a dan Dukungan nya dari semua warga masyarakat desa cibodas agar perjuangan kami ini berjalan dengan lancar dan sukses, ungkap rita mengakhiri perbincangan nya. (wawan/ irwan)

melakukan sosialisasi bahaya Narkoba kepada generasi muda Indonesia khususnya Sumatera Utara. Ketua Umum DPP Aman Sudirman Harahap melalui berita ini ingin mengajak semua pihak saling bersinergi untuk memerangi Narkoba khususnya Badan Narkotika Nasional demi suksesnya program Indonesia bebas Narkoba 2015. Ditambahkannya bahwa bahaya Narkoba jauh lebih berbahaya dari penyakit masyarakat lainnya. (Tim)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

22

Dampak Sosial dan Masa Kejayaan Jambi Masalah MIGAS
jauh lebih banyak menikmatinya. Sedangkan Masyarakat pribuminya masih tergolong sangat terbelakang. Contoh semisalnya Masa kejayaan Pertamina Jambi pada 1970 hingga awal 90-an. Indikator kejayaan produksi itu adalah kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat yang membaik. Di Bajubanglah ada rumah sakit dengan fasilitas yang paling lengkap, kala itu pegawai Pertamina di tiga daerah tersebut hidup makmur, berkecukupan dan sejahtera. Mereka dilimpahi fasilitas mewah dan diganjar pendapatan perbulan yang sangat besar. Bajubang dikategorikan “desa metropolitan”. Desa itu memiliki fasilitas lengkap dan dianggap mewah pada era itu. Fasilitas berupa bioskop, lapangan golf, kolam renang dan sekolah, mulai dari SD, SMP dan SMA. Selain itu juga ada bar dan klub serta fasilitas olahraga lainnya. “Hingga tahun 90-an, lapangan golf Pertamina menjadi satu-satunya lapangan golf terbaik di Jambi, banyak pejabat dari berbagai daerah di Jambi datang bermain golf di sana,” Namun di balik itu ada ironisme sosial yang terjadi. Semua fasilitas itu hanya berlaku bagi karyawan atau keluarga Pertamina saja. Di sini, jurang sosial menganga lebar. Karyawan Pertamina yang umumnya tinggal di komplek, statusnya tidak sama dengan warga biasa yang tinggal di pinggiran desa. Warga pinggiran ini disebut sebagai “orang ladang”, sedang pegawai Pertamina, terlebih staf yang punya golongan tinggi di sebut “orang gedongan.” Yang jelas karyawan Pertamina sudah tentu makmur dan sejahtera, sedangkan warga sekitar harus berusaha keras untuk mencapainya dan mereka tidak diperkenankan menggunakan fasiltas milik Pertamina. Setelah produksi emas hitamnya menurun dan tidak lagi ditemukan cadangan minyak di daerah itu, Bajubang mulai sepi, sudah ditinggalkan orang-orang.Karyawannya mulai berkurang. Banyak yag memilih pensiun dini atau pindah ke wilayah lain yang masih produktif.(bersambung kunjungi www.radarnusantara.com)

Agus, S. Ag Siap Melanjutkan Membangun Desanya
bantuan oleh semua warga, khusus nya Warga Desa Kedung tercinta ini, visi dan misi kedepan saya adalah ingin mensejahterakan para petani. Meningkatkan bidang pendidikan dan kesehatan yang lebih penting lagi dibidang ke agama’an dan sarana – sarana olah raga, insyaallah apabila saya terpilih kembali fisi dan misi saya ini akan saya utamakan dan saya juga sangat mengharapkan kepada semua warga Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler mohon do’a dan dukungan nya untuk saya agar saya bisa melanjutkan pekerjaan-pekerjaan saya yang belum di selesaikan Tutur AGUS, S. Ag. Ketika dikonfirmasi oleh MEDIA RADAR NUSANTARA di kediamannya, H. ROHANI Tokoh masyarakat RT 16/04 Kp. Bendung dan H. SOBARI Tokoh Kp. Kedung menambahkan kami mengharapkan kepada semua masyarakat Desa Kedung bisa mendukung dan mendo’akan AGUS, S. Ag, untuk menjadi Kepala Desa kembali supaya bisa melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang masih tertunda, intinya kami sangat setuju dan sangat bangga kepada AGUS, S. Ag yang mempunyai fisi dan misi kedepan nya sangat bagus mudahmudahan masyarakat Desa Kedung sepakat dan Allah mengabulkan apa yang diharapkan oleh AGUS, S. Ag kedepan nanti bisa tercapai Tutur kedua tokoh masyarakat Kedung dan bendung ini . (ma’an/subkhi)

Jambi, Radar Nusantara Berbicara masalah Dampak Sosial, pada masa kejayaan Provinsi Jambi. Mulai dari Tambang Minyak dan Gas Bumi, Pemanfaatan Kawasan Hutan, hingga komunitas Batu Bara. Mungkin perlu pengkajian secara lebih professional lagi. Baik dilingkungan Kepemerintahannya, maupun Pengawasan dalam pelaksanaannya. Harta kekayaan dari hasil perut Bumi Provinsi Jambi,dinilai lebih dari cukup, untuk meningkatkan kesejahtraan hidup masyarakat di Provinsi ini. Namun justru orangorang dari luar Provinsi Jambi yang

Kab. Tangerang, RN

Tiada hari tanpa pengabdian tiada hari tanpa perjuangan itulah prinsip yang selalu di pegang teguh oleh AGUS, S. Ag Kepala Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Banten yang baru beberapa hari ini mengundurkan diri dari jabatannya selaku Kepala desa Kedung karena ingin mendaftarkan diri kembali untuk menjadi Calon Kepala Desa Periode 2013 – 2019, saya akan siap kembali melanjutkan perjuangan saya di Desa Kedung ini dan tentunya perjuangan ini tidak mungkin dilanjutkan oleh pribadi saya sendiri sudah dengan pastinya perjuangan saya ini akan butuh banyak

Wisuda Santri TPQ Se-Kecamatan Seri Kuala Lobam 2013
dilapangan bola Desa Busung Kec. Seri Kuala Lobam, Minggu (12/5) Laporan ketua BADKO Kecamatan Seri Kuala Lobam, Beliau Menyampaikan bebeapa hal mengenai Wisuda ini : Jumlah seluruh santri yang diwisuda sebanyak 187 santri, santri yang lulus sebanyak 165 dan yang tidak lulus 22 santri, dari 187 santri tersebar di 23 TPQ yang ada di lingkungan Kecamatan Seri Kuala Lobam, terdiri dari 2 kelurahan dan 3 Desa, dengan jumlah keseluruhan santri di Kec SKL berjumlah 2083 santri, dengan jumlah 175 Pengajar Adapun dari keseluruhan santri yang di wisuda, BADKO Seri Kuala Lobam akan memilih 3 dari keseluruhan santri yang diwisuda, dan yang terpilih akan diberikan saguh hati Pembinaan. Dalam sambutannya Wakil Bupati Bintan Drs. Khazalik berpesan, dalam hal kegiatan wisuda ini ada 2 hal penting yang perlu diingatkan adalah 1. Persoalan pendidikan, persoalan ini sangan penting bagi kita semua, persoalan pendidikan adalah dimana kita memperoleh dan menambah ilmu pengetahuan, pendidikan bukan saja ditunjukan kepada anak-anak suia dini atau anak sekolah, persoalan ini ditunjukan juga termasuk kepada orang tua dan orang dewasa, oleh Karen itu pemerintah Kab. Bintan Selalu memperhatikan persoalan ini dengan membangun berbagai fassilitas-fasilitas sekolah, menambah dan meningkatkan sarana TPQ, semua itu adalah wujud kepedulain pemerintah Kab. Bintan Terhadap Pendidikan. 2. Persoalan pembacaan Ayat-ayat suci Al-Quran, dalam hal ini saya sebagai ketua LPTQ Kab. Bintan menghimbau kepada orang tua untuk membangkitkan semangat anak-anak kita, kita jalin kerja sama kepada guru-guru, ustad dan ustazah untuk belajar membaca AlQur’an Wakil Bupati juga berpesan, belajar membaca Al-Qur’an bukan semata-mata untuk medapatkan ijazah saja, tetapi mari kita bangun kesadaran dan kesamaan padangan serta keinginan kita bahwa belajar AlQuran adalah kebutuhan hidup. Imbuh Wakil Bupati Bintan Drs. Khazalik Dalam acara Wisuda santir juga dihadiri, Ketua GOW Kab. Bintan, Camat Seri Kuala Lobam, Kepala Kantor Urusan Agama Kec. Bintan Utara, kepala TPQ, Kepala UPT Paus, Lurah dan kepala desa se-kecamatan seri kuala Lobam. (Jua/ Hum)

Bintan, Radar Nusantara Sebanyak 187 santri mengikuti wisda TPA-TPQ Se-kecamatan Seri Kuala Lobam yang dilaksanakan

Cucian Motor Unik dan Bergoyang Dangdut Dijalan Urai Bawadi
Pontianak, Radar Nusantara Di sebuah pondok yang ukurannya kurang lebih 7 x 10 cm yang begitu ramai dan jedang jedung, yang suaranya sangat menggelegar sekali. Ternyata orang pada nyuci motor sambil goyang dangdut. Mas Endy mengelolahnya mengungkapkan “Memang cucian motor yang full musik dangdutnya cuman di sini Jl. Urai Bawadi. Di samping itu, emang yang full musik hanya bus saja” sambil tersenyum Endy, “ karena karyawan yang nyuci motor disini mayoritasnya anak-anak mahasiswa, jadi saya buka cucian disini juga ikut serta membantu anak-anak kuliahan, karena anak tersebut anak putra daerah. Di samping anak-anak kuliah juga meringankan beban orang tua untuk membayar kuliahnya dan juga kost, berarti mengurangi jatah kiriman orang tuanya yang mayoritas dari kampung, orang tuanya yang petani”. “ Saya buka cucian motor ini kurang lebih sudah ada 5 tahun. Kalau masalah langganan, disini tidak diragukan lagi mas, karena bapak ibu kalau nyuci motornya kebanyakan ditinggal. Jika sudah selesai, baru saya sms. Kadang ada yang sampai tidak di ambil, entah karena lupa entah tidak sempat, maka motor yang di tinggal saya sering membawa pulang. Besoknya baru di ambil . banyak dan sering itu”. Apa yang di gunakan untuk nyuci motor itu mas ? Dengan sabun dicampur bensin, solar dan blackmagic kadang pake sampho biar mengkilat. Nyuci motor, satu motor memperlukan waktu sekitar 1 jam tapi kalau motornya kotor sekali pasti lebih, ongkosnya sama terkecuali motor besar lain, mengakhiri kata silahkan coba saja.” (andi)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

23

Ny. Lidya Octaviana Sinaga br Sianipar, SH

Bakal calon Legislatif DPR RI
Deli Serdang mengatakan bahwa pihaknya berani maju untuk berjuang menjadi wakil rakyat Sumatera Utara di DPR RI berdasarkan naluri dan keinginan memperjuangkan kepentingan warga dimana masih banyak yang harus dibenahi oleh pemerintah. “ Banyak hal yang perlu diperjuangkan, baik masalah tenaga kerja, pertanian, nelayan dan lain sebagainya , mudah mudahan masyarakat mempercayakan saya sebagai wakilnya di legislative “ ujarnya. Ditanya tentang latar belakang politik, Lydia mengatakan bahwa pihaknya sudah lama menjadi pemerhati dunia politik dan sudah ikut di partai politik, sehingga pihaknya sudah mengerti dan sudah paham masalah masalah yang akan diperjuangkan nantinya.” Soal rakyat kita banyak tahu, tinggal nantinya apakah rakyat memilih kita, dan kita tetap berharap agar rakyat tidak salah pilih” imbuhnya. (sumarno)

Pembangunan Tembok Penahan Jalan Diduga Asal Jadi
menjadi ajang korupsi bagi rekanan dan pihak eksekutif. Sementara itu rekanan swakelola proyek tersebut berinisial J yang juga mantan Kepala Desa ketika diminta komentarnya mengatakan bahwa pihaknya siap menanggung resiko bila diekspos dikoran, seraya mengeluhkan minimnya ketersediaan dana yang dimilikinya untuk mengerjakan proyek swakelola tersebut. “ Biar saja diberitakan, itu tak bisa dihempang, awak pun lagi kesulitan mencari dana, karena ini adalah proyek swakelola” paparnya. Ketua Forum Komunikasi Media dan LSM Deli Serdang Alden Sinurat ketika diminta komentarnya mengatakan agar pihak Pemkab Deli Serdang segera meninjau pekerjaan tersebut, hal ini patut dilakukan guna menghindari terjadinya kerugian Negara. Ketika hendak dikonfirmasi Kasi Peningkatan Jalan Dinas PU Deli Serdang Ismail, tidak berhasil dijumpai dikantornya, kabarnya sedang ke kecamatan Gunung Meriah. (tim) beratkan kepada pembangunan moral dan akhlak untuk tidak menjauhi diri dari Al-Quran dengan masih memberikan santunan kepada Imam Mesjid, Guru Ngaji, dan Petugas Mudim (Kaum), yang tujuannya untuk pengentasan Buta Aksara Al-Qur ’an di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. ( Hermansyah )

Pembangunan Tembok Penahan Jalan terlihat asal jadi dan mudah hancur.

Bacaleg DPR RI dari PDI Perjuangan Ny Lidya Octaviana Sinaga br Sianipar SH

Lubuk Pakam, RN Penampilan yang sederhana, pembawaan yang luwes serta pemikiran yang cerdas menjadikan Ny Lidya Octaviana Sinaga br Sianipar, SH sebagai sosok perempuan

yang layak menduduki kursi DPR RI sebagai perwakilan dari Sumatera Utara Ny Lidya ketika dimintai komentarnya kemarin saat berkunjung ke ruangan F PDI Perjuangan DPRD

Sekda Hadiri Haul di Teluk Kempas Senyerang
Kuala Tungkal, RN Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat Arief Munandar, SE mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Al-jaelani, Syekh Nawawi AlBerjan dan Syekh Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahab di Mesjid Riyadhus Shalihin Teluk Kempas Kec. Senyerang, Selasa (30/04). Tampak hadir pada acara Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Ir. Hj. Esrita Usman Ermulan M.Si, Kepala SKPD, Kepala Bagian Setda, Camat Senyerang, Kepala Desa beserta jajarannya, tuan-tuan guru dan tokoh-tokoh agama serta masyarakat setempat. Haul juga diisi oleh penceramah ustad Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. Sekda dalam sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat yang sampaikannya mengatakan haul ketiga tokoh yang kita peringati ini adalah tokoh terkenal, merupakan ulama yang menempuh tariqat sufi dan menjadi mursyid pada masa hidupnya. Dan kita berkepentingan menyebarkan dan menerapkan ajaran-ajaran beliau. Seperti ajaran Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani yang menerapkan hidup sederhana, ikhlas (menerima segala sesuatunya sebagai kehendak Allah), Tawadu’ (Rendah hati), Qona’ah (merasa cukup dengan yang ada), Wara’(menjaga kesucian hati dan jasmani), dan Husnus Zon (selalu berbaik sangka). Begitu juga dengan Ayah Syekh Muhammad Ali bin Abdul Wahab, beliau adalah seorang yang mukhlis dan sangat menjaga kesucian diri, demikian disampaikan Sekda. Sementara itu menyinggung soal pembangunan, Sekda menyam-

Lubukpakam, Radar Nusantara Pembangunan Tembok Penahan Jalan dikawasan desa Suka Mandi Hulu kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang diduga asal jadi. Hasil pengamatan Tim Koreksi Deli Serdang , proyek swakelola ini dikerjakan tanpa ukuran campuran semen yang akurat. Terlihat para pekerja hanya asal campur dan diperkirakan kwantitas semen terlalu sedikit sehingga akan mengurangi daya tahan bangunan dan disinyalir tidak sesuai dengan bestek. Warga sekitar yang diminta komentarnya mengatakan pihaknya sangat mendukung pembangunan infrastruktur tersebut, namun demikian pihaknya juga tidak menerima apabila pekerjaan tersebut paikan Pemkab pada saat ini masih terus untuk membenahi diri dalam memajukan Tanjung Jabung Barat baik pembenahan struktur seperti jalan, jembatan dan juga pembenahan dibidang kesehatan, pendidikan, ekonomi serta dibidang peningkatan sumber daya manusia. Dan tidak kalah pentingnya Pemkab Tanjung Jabung Barat masih menitik-

Akhirnya DPRD Pamekasan Panggil Kemenag Terkait Korupsi Insentif
Pamekasan, Radar Nusantara Selama kepala kemenag Pamekaan tidak hengkang dari Pamekasan kondis Kementrian Agama Pamekasan tidak akan kondusif, sejak awal menginjak Pamekasan Nurmalludien, aroma ketidaksenangan orang-orang dalam kantor Kemenag sudah tercium. Akhirnya Seminggu duduk dikursi kemenag Nurmalludien sudah didemo oleh para guru dan santri dibawah naungan Kemenag. Terus berlanjut seakan-akan tiada hari tanpa demo di Kemenag sampai saat sekarang, malah caracara dan gaya Normalludin memimpin seperti tangan besi dan ala diktator. Semua kalangan tidak senang dan tidak menerima kehadiran Normalludien. Kasus demi kasus diurai oleh beberapa elemen masyarakat dari Mahasiswa sampai LSM bahkan beberapa ormas yang ada di pamekasan sampai masalahnya diajukan ke kejaksaan, saking gerahnya terhadap kasus Kemenag kemarin lalu Komisi D DPRD Pamekasan, Jawa Timur, Senin, memanggil Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat Normaludin, terkait dugaan korupsi dana tunjangan insentif guru sebesar Rp15 miliar. Ketua Komisi D DPRD Pamekasan Makmun kepada wartawan menjelaskan pemanggilan Kepala Kemenag Pamekasan ini terkait laporan para guru penerima dana tunjangan insentif pada beberapa waktu lalu. “Pemanggilan ini kami lakukan untuk meminta klarifikasi secara langsung dan rencananya pertemuan antara komisi D dengan pihak Kemenag Pamekasan dilakukan siang ini,” katanya. Konon ceritanya, sebanyak 5.137 guru yang mengajar diberbagai lembaga pendidikan dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan menuntut pencairan tunjangan insentif 2012 yang hingga awal Mei 2013 belum dicairkan. Sementara itu beberapa hari yang lalu Para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Madrasah Swasta (PGMS) Pamekasan ini berunjuk rasa ke Kantor Kemenag Pamekasan menuntut pimpinan lembaga itu segara mencairkan tunjangan insentif yang menjadi hak mereka. Para guru non-PNS dari berbagai lembaga pendidikan se-Kabupaten Pamekasan ini mengaku seharusnya tunjangan insentif itu telah diberikan pada tahun 2012, namun hingga Mei 2013 ini belum dicairkan. “Padahal di lembaga Kemenag di wilayah lain di Madura, termasuk beberapa daerah di Jawa Timur, sudah cair dan tidak ada yang tersisa seperti di Kemenag Pamekasan ini,” kata Korlap aksi itu Zainullah. Pada tahun 2012, sebanyak 9.834 guru di bawah naungan Kemenag Pamekasan mendapat tunjangan insentif dari pemerintah pusat, masing-masing sebesar Rp3.000.000 per orang. Mereka itu merupakan guru dari berbagai tingkatan, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak, hingga Madrasah Aliyah (MA). Akan tetapi, dari jumlah sebanyak 9.834 yang seharusnya mendapatkan tunjangan insentif itu, hanya 4.697 orang yang menerima dan lainnya hingga kini belum menerimanya. Mereka itu terdiri dari guru TK atau Raudatul Atfal (RA) sebanyak 1.001 orang, guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 1.660 orang, Madrasah Tsanawiyah sebanyak 1.311 orang dan guru Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 725 orang. Jika dikalkulasi dari sisa guru yang hingga kini belum mendapatkan tunjangan insentif masing-masing sebesar Rp3.000.000 juta itu, maka total dana tunjangan yang belum dicairkan mencapai Rp15.411.000.000. Selain mengagendakan pertemuan dengan Kepala Kemenag Pamekasan Normaludin, Komisi D DPRD Pamekasan juga hendak berkoordinasi dengan Kepala Bank Tabungan Negara (BTN) Pamekasan. “Hal itu dilakukan, karena BTN merupakan bank yang ditunjuk pemerintah untuk mencairkan tunjangan insentif guru itu,” katanya. (SS)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

24

Jalan Hancur Terganggu Aktivitas Ngajar Mengajar
pun tidak di perbaiki padahal jembatan itu kalau tidak diperbaiki akan rawan kecelakaan.yang jelas menghambat ke semua pihak terutama proses ngajar mengajar. Karena jumlah siswa kami memang banyak, Rombongan belajar ada 12 kelas,rombongan 7 ada 4 kelas, rombongan 8 ada 4 kelas, rombongan belajar 9 ada 4 kelas Tahun ini tamat jumlah siswa keseluruhan 347 terdiri dari lelaki dan perempuan, Jumlah Guru 35 orang sedangkan yang pegawai Negeri 32 orang, tenaga Guru Honorer 3 orang, yang udah sertifikasi 17 orang, yang lain masih proses Hancurnya jalan poros Desa Kapur Kumpai bisa saja mengakibatkan terlambatnya Dewan Guru dan murid, kalau masuk nya jam 7 karena di perjalanan ada halangan bisa terlambat setengah jam atau satu jam baru sampai sampai ke Sekolah terus terang, hal yang semacam ini bisa terganggu atau mempengaruhi proses ngajar mengajar kata Stepanus. Menurut dia tak hanya pendidikan, semua elemen yang melintas di jalan ini akan terhambat terutama perekonomian masyarakat bisa lumpuh kalau jalan tersebut tidak di perbaiki, padahal jalan poros Desa Kapur perbatasan langsung dengan Ibu Kota Pontianak. Kami sangat berharap kepada semua pihak yang berkompeten agar tanggap dengan persoalan jalan poros Kapur Kumpai untuk mempercepat diperbaiki demi kelancaran pendidikan dan masyarakat karena ini fasilitas umum. “Harapan kami ke depan supaya taraf hidup Guru diperhatikan dan sebaliknya guru juga harus menyadari akan fungsi tugas, jangan sampai bisa menuntuk hak saja, kewajiban juga harus dijaga”, pungkas Stepanus. (Mulyadi)

Kejari Incar PT BWR
Kota Batu, Radar Nusantara
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu mulai mempelototi dan mengumpulkan data terkait dana Rp 2 miliar yang mengalir di PT Batu Wisata Resource (BWR). PT BWR merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berdiri sejak 2010. DPRD Kota Batu berkali-kali minta penjelasan laporan keuangan kepada Direktur PT BWR, namun tak pernah digubris. “Memang betul (langkah) DPRD minta laporan pengelolaan keuangan yang dikucurkan oleh Pemkot. Dan itu wajar. Sekarang ini, kami monitor terus, barangkali ada penyimpangan dan merugikan negara. Kalau ada, kami akan tindaklanjuti,” ujar Kepala Kejari Kota Batu Meran kepada wartawan, Selasa (21/5/2013). Dalam waktu dekat ini, sambungnya, Kejari akan koordinasi dengan DPRD lebih dulu untuk mengetahui mekanisme pengelolaan keuangan di PT BWR. Apakah menunggu laporan dari DPRD? Meran menegaskan, “Tidak juga,” katanya. Berdirinya PT BWR diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) 7/2009 tentang PT BWR yang ditetapkan tanggal 28 Agustus 2009. Pada tanggal 8 April 2010, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko mengeluarkan dua Surat Keputusan (SK). SK Wali Kota Batu Nomor : 180/47/KEP/422.012/2010 tentang Penunjukkan dan Pengangkatan Dewan Komisaris PT BWR, yakni Zadim Effisiensi (Kepala Dinas Pendapatan Daerah), Edy Antoro, (pengusaha) dan Luki Budiarti (pengusaha). Sedangkan SK Nomor : 180/48/KEP/ 422.012/2010 tentang Penunjukkan dan Pengangkatan Direksi PT BWR, Eddy menunjuk Dwi Martono Arlianto (wiraswasta), warga Jl Diponegoro Kelurahan Sisir Kecamatan Batu sebagai direksi, kemudian diangkat menjadi Direktur PT BWR. Ketika dikonfirmasi, salah satu komisaris PT BWR, Luki Budiarti enggan berkomentar mengenai keadaan PT tersebut. “Saya tidak berani komentar apapun. Waktu itu, saya hanya diminta memberi saran saja. Saya tidak terkait banyak hal di situ (PT BWR). Dan saya tidak mendapat apapun dari situ,” ujarnya singkat. (NIP)

Stepanus Supardi, S.Pd

Kubu Raya, RN Jalan Poros Desa Kapur Kumpai sangat memprihatinkan jalan tersebut seolah olah tidak ada penghuninya ketika ditemui Kepsek SMPN 4 Stepanus Supardi, S.Pd di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan,jalan rusak tidak hanya menghabat pasilitas umum, juga banyak yang dirugikan diantara nya masyarakat setempat dan pengguna jalan. SMPN 4 Parit Pak Reweng Desa Mekar Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. sangat memprihatinkan karena pemeliharaan Unit Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan ( UPJJ ) tidak ada perhatian sampai sampai jembatan amblas

Kepala Desa Madusari Penuhi Panggilan Polda
Mukhtar Abd, Manaf, S. Ag Merasa Tertipu PT. NJP
Kubu Raya, RN
Masyarakat parit kudung, Desa Madu Sari menolak rencana Hak Guna Usaha ( HGU ) karena program permohonan HGU, PT Nusa Jaya perkasa. Diluar Areal yang sudah di kerjasamakan dengan PT NJP . Setelah ditemui masyarakat Kudung Muniri Abdullah di kediamannya mngkecam keras terhadap Kepala desa, karena kepala Desa sudah bikin peikrjanjian baik lisan atau pun tertulis kami masyarakat Parit Kudung minta secepat mungkin untuk di cabut rencana permohonan HGU, kalau tidak di cabut, di khawatirkan akan terjadi komplik berkepanjangan. Sedang kan lahan masyarakat yang sudah di kerjasamakan dengan PT Nusa Jaya Perksa 338,57 Ha areal seluas 587,20 Ha masyarakat kami tidak pernah merasa menyerahkan lahan tersebut, tapi faktan nya Kepala desa sudah menerima kompensasi, apa bila kami tidak di gubris oleh semua pihak terkait proses perizinan HGU kami dengan tegas akan mencabut, dukungan terhadap keberadaan PT NJP karena sudah jelas pihak perusahaan tidak melalui mekanesme partisipasi masyarakat pemelik tanah beber nya. Setelah ditemui Kepala desa Madu Sar Mkhtar Abdul, Manaf, S. Ag di ruang kerjanya Rabu 22-5 menjelas kan tentang proses permohonan HGU PT Nusa Jaya perkasa kurang lebih 300 Ha, mang seharusnya pihak perusahaan jangan melebih lebihkan berapa luas areal yang di kerjasamakan dengan masyarakat yang ada dulu di kelirkan. Masalah pembagian 40 60 perusahaan yang lebih tau berapa yang Inti berapa yang Plasma,kalau memang ada lahan yang tidak di kerja samakan sama perusahaan keluarkan lah dari kebun itu sendiri. Menurut Mkhtar rencana permohonan ik bperizinan Hak guna Usaha ( HGU ) seluas 925,77 oleh pihak perusahaan PT Nusa Jaya perkasa di desa Madu Sari Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Mukhtar merasa tertipu oleh pihak perusahaan, cobalah pihak perusahaan juga baik saja berapa yang sudah di kerjasamakan dengan warga itulah yang di kerjakan kecuali masyarakat mau sendiri di gabungkan dengan perusahaan. Sedangkan lahan yang sudah dikerjakan oleh pihak perusahaan berkisar 400 Ha, atau 500 san Ha. Sedangkan rencana permohonan HGU sekitar 300 Ha, kalau luas areal yang 925,77 itu secara keseluruhan, yang dapat ijin dari Bupati Kubu Raya, bukan rencana HGU. Yang lahan 500 Ha karena ada kesalahan dari pihak perusahaan, kami minta di terbitkan peta baru artinya minta disesuaikan yang di kerjasamakan dengan pihak masyarakat.Dan Mukhtar juga mengakui pernah menerima dana kompensasi dari pihak perusahaan sebesar Rp. 162 juta. Perusahaan harus terbuka dengan pihak kami. Dia berharap agar masyarakat tenang dulu sementara karena ini masih proses HGU, terhadap Pemerintah terutama Kabag Hukum, paling tidak ada pendaping dalam hal ini, mengenai surat andi perusahaan ada orang yang mau di keluarkan, karena kami tidak ada masalah dengan perusahaan baik dengan maneger, mengenai yang melapor saya juga tidak tau ungkapnya. (Mulyadi)

Kemelut Dana Honor Panitia Pengawas Lapangan Panwaslu Lahat
Lahat , Radar Nusantara
Pantauan yang dilakukan oleh Radar Nusantara beberapa hari lalu terjadinya hal yang signifikan di tubuh panitia pengawas pemilu Kabupaten Lahat yang dilakukan oleh panitia pengawas kecamatan Kabupaten Lahat yaitu adanya kemelut dana PPL. Honor PPL yang semestinya dicairkan berjumlah 445.000 rupiah dengan rincian honor ATK, BBM, Lembur, dan Perjalanan Dinas selama sebulan, akan tetapi kenyataan dilapangan dana yang dikucurkan oleh bendahara panwacam hanya sebesar 99.000 rupiah jauh dibanding dengan dana yang seharusnya dicairkan. Disamping itu dana yang dikucurkan sebesar 99.000 rupiah yang telah dikucurkan oleh bendahara kecamatan tersebut malah dipotong juga dengan donasi sebesar 14.000, sehingga dana honor yang diterima oleh anggota PPL perkepala se-kecamatan lahat hanya 85.000, dengan terjadinya simpang siur dana ini anggota PPL hanya bisa gigit jari tidak bisa berbuat apa-apa. Wilson bendahara Panwascam mengatakan bahwa, pihaknya memang membenarkan pencairan dana honor PPL tersebut berjumlah 85.000 tidak sebesar 99.000, karena menurutnya 14.000 dipotong untuk membeli alat ATK panwascam yang berada di komplek kantor camat lahat, dan keputusan pemotongan dana tersebut atas dasar persetujuan dari anggota PPL itu sendiri saat rapat bersama sebelum dana itu dicairkan. “Saya membenarkan adanya kejadian tersebut, tapi dana yang kami terima untuk dana honor PPL pertama kali kami hanya diberi dari Panwaslu sebesar 99.000, tapi sisanya telah kita kucurkan kepada setiap ppl yang ada di kecamatan lahat ini,” ujar wilson. Bendahara panwascam ini juga menambahkan pihak panwascam hanya menerima dana honor dari bendahara panwaslu itu hanya sebesar Rp. 99.000,-. “dananya Cuma segitu maka kami hanya bisa mencairkan sebesar itulah yaitu 99.000, kalau lebih dari jumlah tersebut dimana kami mencari lebihnya. Dana tersebut terpaksa kita potong untuk tambahan dana ATK. Semua dana yang diberikan oleh bendahara untuk keperluan ATK itu masih kurang, makanya kami rapat bersama anggota PPL membahas ini agar bisa menyisihkan gaji mereka untuk membeli perlengkapan ATK di panwascam ini, sejauh ini dana tersebut telah kami belanjakan membeli kertas HVS guna untuk mengeprint atau hal lainnya” tambah Wilson. Di pihak lain, bendahara panwaslu Kabupaten Lahat Efri mengatakan dirinya membantah semua hal yang dikatakan oleh bendahara Kecamatan tersebut, karena diakuinya bahwa dia telah mengucurkan dana honor PPL itu sekaligus tidak seperti yang diungkapkan oleh wilson sebagai bendahara panwascam. “ Kami telah mengucurkan dana tersebut sekaligus yaitu 445.000 sepeserpun tidak kami potong, nah dengan kejadian adanya kejanggalan dana tersebut kami tidak tahu, yang kami tahu hanyalah inilah dana yang kami berikan perkepala dan tolong dicairkan perkelapa juga,” kata Efri Dilanjutkannya, pihaknya akan memanggil bendahara serta koordinator panwascam untuk dilaporkan kepada ketua panwaslu kabupaten untuk dibicarakan tentang masalah ini, guna mendengarkan penjelasan dari mereka tentang ini. “ Untuk ATK dana kita yang kita berikan untuk panwacam itu ada yaitu sebesar 500.000 perbulan, nah kami juga tidak mengetahui kalau ada juga permainan pemotongan walaupun sudah dirapatkan diantara mereka, yang jelas dalam waktu dekat kita akan memanggil koordinator serta bendahara kecamatan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi ditubuh panwascam, “ tukas Efri. (Supelman)

RADAR DAERAH
Petani Sergai Keluhkan Serangan Hama Ulat Gulung
baru pada tahun 2012 kemarin oleh Bank Indonesia (BI) melalui program Ketahanan Pangan yang digagas pemerintah pusat”. Terhadap gejala serangan hama ulat gulung mereka berharap serangan hama ulat putih segera diatasi, jika tidak mereka terancam gagal panen ataupun mengulang kembali penanamannya.” Kita minta bantuan pemerintah, khususnya Dinas Pertanian Sergai untuk mencari solusinya,” pinta Samidi yang diamini Wagimin Unggul. Harapan itu tentu saja tidak muluk muluk, sebab Jika hal itu terjadi maka sangat merugikan petani di desa tersebut. Bayangkan, saat ini saja biaya mulai membeli bibit sampai dengan ditanam dibutuhkan dana sebesar Rp. 350 per rantenya. “Kalau hama ini tidak segera di semprot dengan insektisida khusus perkembangan jelas tidak baik, bahkan bisa terancam gagal panen dan sangat merugikan petani hingga miliaran rupiah,” bilang Ruslan Siregar. Terpisah, Kepala Dinas pertanian dan Peternakan Kabupaten Serdang Bedagai, Ir. Syafaruddin ketika dikonfirmasi soal ini mengatakan akan mengirimkan anggotanya untuk melakukan peninjauan ke lapangan.”Saya lagi di Medan, nanti anggota saya akan ke lapangan meninjaunya,” tandasnya melalui telepon seluler. (BN)

Minggu ke I, Juni 2013

25

www. radarnusantara.com

Sergai Juara II Promosi Infrastruktur AITIS 2013
pati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi MSi diwakili Asisten Ekbangsos Drs. Amirullah Damanik bertempat di JIExpo Kemayoran Jakarta. Lebih lanjut dikemukakan kegiatan ini sebagai strategi yang paling tepat untuk mempublikasikan potensi dan produk asli daerah-daerah di Indonesia. Selain itu kegiatan AITIS bertujuan memperkenalkan langsung potensi daerah di Indonesia kepada para investor luar maupun dalam negeri, ujar Bupati Erry Nuradi. Event akbar ini telah menghasilkan berbagai transaksi bisnis juga berbagai kegiatan usaha. Termasuk nota kesepahaman yang tercipta antara daerah dan pemilik modal serta terjalinnya komunikasi antara para pelaku usaha dengan daerah. Yang akhirnya dapat mensukseskan Master plan Percepatan dan Perluasan Perekonomian Indonesia atau MP3I, jelas Bupati Erry Nuradi. Selain Sergai, yang menerima penghargaan dalam kategori promosi infrastruktur yakni Kabupaten Meranti dan Bengkulu Utara. (BN)

Sergai, RN Ratusan Hektar tanaman padi berumur 15-20 hari di sejumlah petak sawah milik petani di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai mulai diserang, kepinding, hama putih palsu dan wereng hijau. Menurut Ketua Gabungan kelompok Tani (Gapoktan), Sri Karya, Samidi kepada wartawan bahwa hama ulat gulung atau hamat putih palsu paling sulit diberantas pada saat ini. “Hama ulat gulung lebih sulit diberantas dengan insektisida yang biasa digunakan. Jika sudah diserang maka daun padi mulai bergulung dimakan ulat tersebut,” bilangnya, Selasa (14/5). Areal persawahan yang masuk di desa tersebut sekitar 343 Ha dengan jumlah pemilih lahan sebanyak 450 orang. Umumnya para petani disini, sambung Samidi, menggunakan pola tanam SRI dan Legowo. “Kira kira prosentasenya 70-30 persen. Maksudnya yang menggunakan pola tanam Legowo sebanyak 70 persen dan sisanya pola tanam SRI yang baru diperkenalkan

Sei Rampah, Radar Nusantara Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meraih juara II untuk kategori promosi infrastruktur di ajang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Internasional Trade and Investment Summit (AITIS) 2013 yang dipusatkan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta dan berlangsung sejak 15 Mei sampai 17 Mei 2013.

Hal ini dikemukakan Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi MSi yang juga selaku wakil ketua APKASI melalui Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala di ruang kerjanya kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (23/5). Penghargaan diserahkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia Syarief Hasan saat menutup event skala international, Jumat lalu (17/5) kepada Bu-

Ada Apa Dibalik Pemberhentian
M.Kodzum Z, Staf Umum Desa Cibodas
Purwakarta, Radar Nusantara Dalam rangka untuk meningkatkan kelancaran penyelenggaraan Pemerintah, Pembangunan dan Pembinaan Kemasyarakatan tentunya perlu di dukung oleh Perangkat Pemerintah Desa yang kuat, bersih dan berwibawa hal tersebut memang yang seharus nya di lakukan, namun lain hal nya yang terjadi di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta dimana kepala desa Zaenal Abidin tanpa menimbang dan mengingat pengabdian dan jasa seorang perangkat desa staf umum M.Kodzum yang sekian lama sudah mengabdi demi kemajuan desa cibodas diberhentikan tanpa adanya penjelasan dan musyawarah serta klarifikasi terlebih dahulu serta tidak memberikan alasan nya apa...? sehingga Zaenal Abidin mengeluarkan Surat Keputusan Kepala Desa Nomor. 141.1/SK.07/Kepdes/III/2013 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Perangkat Desa Tertanggal 21 Maret 2013, ada apa di balik semua ini...? Menurut keterangan Kodzum menjelaskan, “ pemberhentian diri nya tanpa dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku, harus nya kades memanggil saya terlebih dahulu untuk klarifikasi dan menjelaskan kenapa saya sampai di berhentikan malah yang lebih parah nya Bamusdes juga selaku mitra dari pemerintah desa tidak di ajak musawarah ketika kades akan mengeluarkan keputusan tentang pemberhentikan saya , apakah memang seperti ini tekhnis dan mekanisme yang sesuai dengan peraturan yang berlaku ...? bukan kah gaya kepemimpinan seperti ini adalah otoriter yang seharus nya tidak di pakai . Diakui kodzum sebelum kades mengeluarkan surat pemberhentian kepada dirinya satu bulan ke belakang, “kades pernah sms ke saya bahwa saya dilarang untuk bekerja di desa lagi, saya pun tidak mengerti kenapa kades bertindak seperti itu tanpa ada alasan yang jelas namun saya tidak pedulikan sms kades tersebut sehingga saya tetap ngantor dan bekerja di desa selaku staf umum namun pada bulan maret saya kedatangan upas desa ke rumah dengan tujuan memberikan surat dari kades yang ternyata isi nya adalah pemberhentian dirinya , “saya kecewa bercampur heran padahal saya merasa tidak punya kesalahan dalam menjalankan tugas yang saya emban, apakah mungkin ini adalah sebuah imbas dari niatan Sekdes yang akan mencalonkan Anaknya pada pemilihan kepala desa cibodas mendatang kalaupun

Ayosuparjo, S. Pd Utamakan Tugasnya
Demi Kemajuan Pendidikan di SDN Kali Keranjang
Serang, Radar Nusantara
SDN Kalikeranjang yang terletak di wilayah tertinggal namun dengan kedisiplinan dalam melaksanakan tugasnya demi memajukan pendidikannya di SDN Kalikeranjang Desa Kedungsoka Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang. Ayo Suparjo S.pd selaku Kepala Sekolah SDN Kalikeranjang yang selalu terbuka dan transparan dengan Dewan Guru Komite Wali Murid, tokoh masyarakat. Kepala sekolah yang mempunyai jiwa semangat untuk memajukan pendidikannya terutama di SDN Kalikeranjang. Saat ini sekolah ini sangat membutuhkan kantor perpustakaan yang sampai saat ini belum ada perpustakaan. Masyarakat juga sangat berharap agar pemerintah memberikan bantuan agar di SDN Kalikeranjang ini ada perpustakaan demi untuk mencerdaskan anak bangsa ini. SDN Kalikeranjang Desa Kedungsoka yang berjumlah 225 siswa anak bangsa ini menjadikan generasi penerus yang kebetulan sekolah ini masih punya masih lahan kosong untuk ruang kantor perpustakaan dengan panjang 8 meter dan lebar 5 meter. Menurut salah satu dewan guru Jainal Arifin saat ditanya Radar Nusantara ia mengatakan selalu melaksanakan tugasnya maksimal, demi untuk memajukan pendidikan ini. Jainal Arifin yang dikenal berjiwa ramah dan melaksanakan tugasnya dengan disiplin, karena merasa bertanggung jawab demi kepentingan anak bangsa ini. Apalagi masyarakat yang selalu mendukung dengan kemajuan pendidikan sekalipun SDN Kalikeranjang ini ada di desa yang sangat jauh dari kota, bahkan termasuk desa tertinggal namun alhamdulilah sekarang sudah terbukti adanya SMP satu atap yang artinya masyarakat bisa melanjutkan anaknya sekolah, karena SMP satu atap menerima siswa vang tidak mampu agar tidak sampai putus sekolah. Sayuti sebagai komite mengatakan, “komite selalu akan maksimal demi untuk kemajuan pendidikan di Kampung Kalikeranjang ini”. (rangga)

Kodzum Mantan Staf Umum

ia kenapa saya yang harus jadi korban politiknya, “ ungkapnya. Sungguh heran kalaupun kades memang mempunyai kewenangan untuk memberhentikan bawahannya tentu ada tata cara dan prosedur yang mengatur hal tersebut , sikap seperti itu bukan nya sikap seorang pemimpin yang bijak karena arogansi tak lebihnya sikap seorang preman yang selalu mengedepankan, kumaha aing. (wwn/irw)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
Bekasi, Radar Nusantara
Pengelolaan irigasi yang baik dan berkelanjutan sangat ditentukan oleh keselarasan upaya pengembangan yang dilakukan oleh pemerintah baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah seperti kabupaten, kota, dan provinsi.Keselarasan program pengembangan daerah akan memberikan kepastian bagi daftar kelola irigasi, termasuk di dalamnya lokasi, anggaran, dan target yang ingin dicapai. Mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 2006, fungsi irigasi adalah mendukung produktivitas usaha tani agar produksinya meningkat dan dapat menopang ketahanan pangan nasional dan menambah kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. Tata kelola irigasi yang baik dan berkelanjutan bakal menjadi modal utama target Indonesia menyediakan bahan pangan yang memadai bagi penduduknya, itu sebabnya irigasi sangat penting untuk menjadi perhatian para pengambil keputusan Di sisi lain, sesuai dengan UU No. 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, pengertian ketahanan pangan adalah kondisi mengenai terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang dilihat berdasarkan empat hal, yaitu tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah dan mutunya, aman dan merata serta ter-jangkau. Oleh sebab itu pembangunan sumber daya air terutama terkait irigasi merupakan salah satu komponen pendukung keberhasilan pembangunan pertanian yang harus dilaksanakan berkelanjutan. Untuk memper tahankan predikat tersebut, maka harus ditunjang dengan insfrastruktur irigasi yang baik. Maka, kegiatan pembangunan sarana infrastruktur irigasi di kota bekasi secara bertahap akan terus dilakukan, baik melalui pembangunan jaringan baru, perbaikan, maupun pemeliharaan. Hal ini dilakukan agar fungsi dan kapasitas insfrastruktur irigasi yang ada mampu meningkatkan produksi, yaitu dengan memberikan pelayanan kepada pemanfaat air, khususnya para petani pemakai air yang mengandalkan pasokan air bagi lahan pertaniannya. Dalam PP No. 20 tahun 2006 tentang Irigasi, disebutkan bahwa : Operasi dan Pemeliharaan jaringan irigasi primer dan sekunder menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/ kota sesuai dengan kewenangannya. Kegiatan yang terkait dengan pemeliharaan jaringan irigasi adalah : 1. Pengamanan jaringan irigasi (mencegah penggembalaan dilingkungan saluran dan bangunan, inspeksi rutin, larangan buang sampah dsb.) 2. Pemeliharaan rutin (membabat rumput, memberi pelumas dsb.) 3. Pemeliharaan berkala (mengecat pintu air setiap 1 – 2 th dsb.) 4. Perbaikan darurat (perbaikan tanggul akibat bencana alam dsb.) 5. Perbaikan permanen/ penggantian. Namun apa yang di lakukan, Sebut saja Kepala Balai Irigasi Bekasi ketika Media Radar Nusantara mengkonfirmasi kepada balai Irigasi Bekasi mengenai penjelasan dana bantuan anggaran APBN tahun 2012 yang nilainya sebesar RP 11.379.804 .(Sebelas Milyar Tiga Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Empat Puluh Rupiah )dengan no satuan kerja (sasker) 279842 dan adapun yang menyangkut jumlah rielnya sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya.( RAB) namun kepala balai irigasi selalu menghindar dan tidak mau di temui oleh Wartawan., hingga surat di layangkan dan sampai berita di turunkan kan tidak ada berkelanjutan. Ketika Radar Nusantara Menemui Ketua LSM Laskar Merah Putih di ruang kerjanya yang berinsial BK beliau menjelaskan ini sangat di sayangkan jika tidak di tindak lanjuti karena ini menyangkut Uang Negara dan kami akan segera menindak lanjuti ke Ranah Hukum yang berlaku jika tidak ada tanggapan dari pihak Kepala Balai Irigasi,ini juga sangat merugikan warga seperti peristiwa yang ada di jati asih, warga selalu menuntut kepada wali kota bekasi, untuk merealisasi pembangunan yang sering terjadi banjir hingga kini belum di laksanakan, salah satunya korban kritikan warga masyarakat kota bekasi adalah Wali Kota Bekasi. padahal ini karna ulah dari Kepala Balai Irigasi.maka dari itu kami akan melaporkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kota bekasi.atau ke dinas provinsi.bahwa pembangunan dan pemeliharaan saluran irigasi tersebut tanggungjawab dan kewenangan proyek tersebut sepenuhnya berada pada Dinas Pekerja Umum dan balai Irigasi,Jika musim kemarau para petani harus berebut karena pasokan airnya berkurang sangat drastis. dapat dibayangkan apabila pembangunan atau pemeliharaan Irigasi Bekasi tidak dilaksanakan akan tetapi anggarannya sudah dikeluarkan oleh pemerintah Pusat dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar. Tidak ada keterbukaan informasi publik terhadap kepala Balai Irigasi kota Bekasi dan akses untuk mencari informasi pada setiap proyek di Balai Irigasi Bekasi Provinsi Jawa Barat, khususnya Pada Proyek Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, membuat setiap proyek di institusi Dinas Aroma KKN.Ungkap Ketua LSM Laskar Merah Putih ini yang edialismenya tinggi terhadap masyarakat. Media Radar Nusantara dalam melakukan tugas jurnalistiknya selalu mengedepankan profesionalisme, agar berita tersebut dapat menjadi obyektif, akurat, berimbang dan dapat di percaya publik, sesuai dengan Undang Undang jurnalistik dan UU Pokok Pers, Media Radar Nusantara telah melayangkan Surat Klarifikasi No: 5010 /RN/ SK/ IV/ 2013 yang ditujukan langsung kepada Kepala Balai Irigasi, Tapi sangat disayangkan hing-

Minggu ke I, Juni 2013

26

Anggaran APBN 2012 Balai Irigasi Bekasi Tidak Transparan
ga berita ini diturunkan tidak ada jawaban bahkan bisa dibilang tidak ditanggapi baik dari Kepala Balai Irigasi Bekasi, sehingga Media Radar Nusantara sesuai dengan kode etik jurnalistik sudah layak memberitakan secara sepihak. Kepala Balai Irigasi Bekasi, belum menyadari bahwa ada UU RI No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Jadi setiap pengguna anggaran pemerintah baik APBD maupun APBN, harus transparan dalam mengalokasikan dan menggunakan anggarannya, karena fungsi pers disini sebagai sosial kontrol yang bertujuan agar penggunaan dan pelaksanaan anggaran pemerintah dapat diawasi dan mempersempit terjadinya penyimpangan anggaran atau Korupsi, Karena sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa di dalam pelaksanaan proses tender banyak terjadi diduga ada rekayasa, seperti contoh dalam melaksanakan proses pelelangan sudah diatur sebelumnya. Namun yang terjadi mungkin sebaliknya para pengelola anggaran di Dinas Irigasi Bekasi khususya Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, dan Kepala Irigasi merasa risih dengan kehadiran pers itu sendiri, dan ada kesan takut pekerjaanya diketahui oleh publik, setiap proyek/ kegiatan yang tidak terkontrol oleh maupun atau Pengawasan Masyarakat dan hal tersebut bisa menimbulkan Praktek Korupsi dan Praktek Suap antar dinas terkait. (Agus Bayu )

PPIP Aspirasi Partai Golkar “Diduga” Lumbung Korupsi
Simalungun, Radar Nusantara Program Peningkatan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) yang merupakan aspirasi dari partai Golongan Karya untuk daerah kabupaten simalungun tahun 2011 -2012 sangat amburadul dan banyak yang asal jadi alias proyek gagal total dilain sisi adanya dugaan sebagai lahan basah para kader partai penggiring sebagai wadah untuk memperbanyak kekayaan pribadi. PPIP bertujuan untuk pemerataan pembangunan yang langsung kepada masyarakat seluruh indonesia dan langsung dilaksanakan oleh masyarakat setempat oleh Organisasi Masyarakat (OMS). Dimana ketua OMS dipilih secara musyawarah oleh warga tanpa adanya intervensi dari pemerintahan desa maupun dari partai pengiring dana. Dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan ketentuan setiap titik proyek mendapatkan suntikan dana sebesar Rp. 250.000.000,- Hasil investigasi RN langsung berbagai desa penerima bantuan PPIP tahun 2011-2012 dimana sangat banyak kejanggalan dan adanya dugaan campur tangan pihak parpol dalam pembentukan OMS maupun pelaksanaan pengerjaan. Seperti halnya pada tahun 2011 Nagori TIGA BOLON kecamatan Sidamanik dimana dalam pelaksanaan PPIP sesuai dengan rencana kegiatan pembuatan instalasi pipanisasi air munim namun proyek tersebut tidak jalan bahkan Sumarto Butar butar ketua OMS melakukan pemungutan kepada 60 kepala rumah tangga untuk membantu dana pelaksanaan pipanisasi sampai masuk kerumah dengan besaran dan antara Rp. 250.000,- sampai 1.000.000,namun warga hanya menikmati air bersih hasil kerja hanya selama sebulan dan selanjutnya mati total. Dengan keadaan seperti ini masyarakat secara musyawarah meminta keterangan dan perincian anggaran dana pelaksanaan proyek namun penugurus OMS arogan untuk memberikan penjelasan. Untuk mendapatkan penjelasan yang akurat RN menyambangi Butarbutar kerumahnya namun tidak memberikan respon yang baik bahkan butarbutar dan seorang anak perempuanya yang belakangan ini RN mendapat identitas pribadinya bernama Yanti salah seorang mahasiswi salah satu universitas medan jurusan kesehatan mencak-mencak dan mengusir RN serta mengeluarkan opini bawha keluarga butar-butar tidak takut sama siapa pun. Lain halnya dengan pelaksanaan PPIP tahun 2012 di nagori Simantin Pane Dame kecamatan Panei dalam rencana kegiatan pelaksanaan pengadaan air minum dan pembangunan tembok penahan dimana J. Turnip sebagai ketua OMS tidak bersedia memberikan keterangan yang akurat, anehnya dalam pelaksanaan PPIP tersebut OMS hanya mementingkan keuntungan pribadi dilahat dari hasil kerja akhirnya dimana sangat amburadul dan di kategorikan juga proyek gagal. Begitu juga pelaksanaan PPIP diberbagia desa se kabupaten simalungun sangat disayangkan karena 99 % hanya menjadikan puing puing bangunanyang tak berfunsi seperti bagunan tak bertuan karena sudah tidak dipergunakan lagi. PU Bina Marga Pusat diharap memperbaiki citra yang sudah tercoreng karena dalam hal ini PU Pusat lah yang bertanggung jawab akan pelaksanaan PPIP dan setiap ada bagunan PPIP selalu dibubuhi dengan lambang PU. Kejaksaan Simalungun maupun Polres Simalungun di upayakan bekerja dan memanggil semua para pengurus OMS guna untuk meminta pertanggung jawaban. (ICH)

Bangunan Pasar Desa Tegal Rejo Terlihat Mubazir

Oku Timur, RN Sangat disayangkan sebuah bangunan pasar di Desa Tegal Rejo Kecamatan Belitang OKU Timur kelihatannya menjadi mubazir dan terbengkalai menjadi sarang hama,

dengan mengorbankan Dana Ratusan Juta Rupiah akhirnya tak ada manfaat sama sekali, diduga adanya perencanaan yang kurang matang dan tidak profesional. (Eddy. K)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

27

KORUPTOR KANTONGI REKOMENDASI PKB UNTUK W2
Risdy Hariantoko Harus diseret Kemeja Hijau
Mojokerto, Jawa Timur, RN
Mencuatnya Drs. Risdy Hariantoko sebagai bakal calon (balon)yang di usung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai wakil walikota (W2) yang bepasangan dengan Achmad Rusyad Manfaluti Sag (Gus Falud) mematik keras reaksi masyarakat Mojokerto. Pasalnya, balon wakil tersebut pada tahun 2007 diduga teridikasi tindak pidana korupsi dalam pengadaan computer di Dinas Kependudukan dari dana hibah APBN sebesar kurang lebih Rp. 750 juta. Dari penelusuran wartawan RN dilapangan, modus yang dilakukan mantan Kepala Dinas tersebut pengadaan perangkat lunak lengkap tersebut akan diperuntuhkan di 2 Kecamatan dan 18 kelurahan kota Mojokerto. Harga satuan pengadaan yang mana non lelang tersebut sesuai petunjuk pelaksaanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) anggaran hibah tersebut sebesar Rp. 7.500.000,- per unit computer lengkap bersama printer. Dalam kenyataan Risdy Hariantoko mempolah anggaran dengan harga per unitnya Rp, 4. 500.000,-. Sehingga selisih anggaran Rp. 3.000.000,- hilang tanpa jejak. Pada (16/05) di konfimasi via telepon oleh RN, dia mengakui kalau anggaran untuk pengadaan komputer tersebut berasal dari dana hibah APBN. ‘’Memang benar mas kalau pengadaan tersebut anggaran tersebut berasal dari dana hibah APBN bukan APBD kota mojokerto dan itu sesuai dengan prosedur karena di lelang’’. Ungkap Risdy. Saat didesak CV apa pemenang lelang pengadaan dan kenapa dana hibah harus di lelang apa tidak meyalahi prosedur , Risdy tidak berani mengatakan dengan jelas bahkan terkesan menutup nutupi serta berkelit. ‘’Tolong mas jangan ungkap itu saya sudah lupa semua, yang penting tidak ada masalah,’’ tandas Balon Wakil Walikota tersebut. Selain itu, pada tahun 2008 yang mana pada saat itu dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan (Dispenduk) diduga tersangkut juga mark up anggaran APBD kota mojokerto untuk pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) masal sebelum secara nasional diganti menjadi E-KTP . Sedangkan anggaran pengadaan cetak KTP masal yang bersumber dari dana APBD Kota Mojokerto dengan estimasi Rp. 960.000.000,Pada sisi lain (18/05) salah seorang tokoh masyarakat Kota Mojokerto yang mewanti-wanti jangan sebut namanya mengatakan, sebaiknya balon yang teridikasi pidana korupsi lebih baik tidak mencalonkan dan secepatnya mengundurkan diri. Karena dalam rangka proses penataan pemerintahan kedepan di butuhkan figur yang Clean Govermant dan Clean Governant sementara Risdy tidak masuk dalam kategorii tersebut, sehingga bisa dipastikan kalau terpilih nanti akan memperpuruk kinerja birokrasi.

Bupati Nisel Idealisman Dachi Mengikuti Kebaktian Pentahbisa
Di Gedung Gereja BNKP Jemaat Damai Setia
Nias Selatan, Radar Nusantara Sehubungan karena telah selesai Pembangunan Gedung Gereja BNKP Jemaat Damai Setia Resort 11 di Pekan So’onogeu Hilisimaetano Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan, pada hari minggu tanggal,12 Mei 2013 dilaksanakan Acara Kebaktian Pentahbisa Gedung Gereja BNKP Resort 11 Jemaat Damai Setia. Pada kebaktian tersebut turut dihadiri Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi bersama dengan Rombongan yang disambut dengan meriah dan penuh hikmat oleh Warga Jemaat BNKP Resort 11 Jemaat Damai Setia, Para Pendeta Jemaat BNKP tetangga, EPhorus BNKP : Pdt.DR. Tuhoni Telaumbanua, S.Th, M. Si, Pendeta Resort 11, Pendeta Jemaat BNKP Damai Setia, Pdt. Diana Zendrato, S.Th, BPMJ, Para Satua Niha Keriso (SNK) Jemaat Damai Setia, Plt. Camat Maniamolo Arlinemus Dachi, Kacabdis Maniamolo Jonnius Dachi, S.Pd, SD, Pdt. W. Zandroto, S.Th dan beberapa sektor BNKP tetangga dengan berjumlah kurang lebih 1000 orang warga jemaat BNKP dari berbagai sektor ada dari jemaat BNKP Bawomataluo, jemaat BNKP Damai Sejahtera Hilisimaetano, jemaat BNKP Lahusa, jemaat BNKP Hiliamaetaniha, jemaat BNKP Botohilitano dan berbagai jemaat BNKP tetangga lainnya. Pada kesempatan itu Warga Jemaat BNKP Damai Setia disambut dengan Pengkalungan Bunga Kepada Bupati Nias Selatan Drs. Idealisman Dachi dan EPhorus BNKP oleh Pdt.DR.Tuhoni Telaumbanua, S.Th, M. Si, Setelah sampai didepan pintu Gereja BNKP Damai Setia Pendeta Resort 11 terlebih dahulu mengadakan kebaktian singkat dengan bernyayi dari buku Kidung Jemaat dan Pembacaan Alkitab, dan diteruskan dengan Pemotongan Pita dipintu masuk untuk dibuka oleh Bupati Nias Selatan Drs. Idealisman Dachi yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan Drs. Asa’aro Laia,S.Pd, Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Feriaman Sarumaha, MM, Sekretaris DPRD Kab. Nisel Hans Martin Wau, SE, Staf Bagian Keuangan Setwan Rawatan Dachi, SE, Kabag Humas Setda Kab. Nisel Sozisokhi Laia, A. MP, S. Sos, Staf Bagian Humas Setda Kab. Nisel Fanolo Zendrato, A.Md, SE, Kepala Inspektorat Kabupaten Nias Selatan Faduhusi Daeli, S.Pd, Kadis Sosial Kab. Nisel Tandrambowo Lase, S.Pd, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Nisel Drs. Faahakhododo Fau, Kadis Pendapatan Daerah Kab. Nisel Faolombowo. Gulo,SE.,S.Ap, Kadis Kehutanan dan Perikanan Kab. Nisel Drs. Yaezisokhi Dachi bersama dengan nyonya Er Y.Dachi, Kadis Koperasi dan UKM Kab. Nisel Alamin Sarumaha, S. Pd, Kadis Pemuda dan Olah Raga Kab. Nisel Drs. Setiaro Waruwu, Setdis Pemuda dan Olah Raga Kab.Nisel Soziduhu Laia, A. Md, Kadis Tenaga Kerja Kab.Nisel Musyawarah Dachi,S.Pd, Kepala Badan KB P4A Kab. Nisel Yanto Gohae, A. Mk, MM, Kepala BPMPD Kab. Nisel Drs. Aktivitas Dakhi, Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Sulaeman Bu’ulolo, S.Pd, Kadis Perhubungan Kab. Nisel Aladin Bu’ulolo, S.Pd, Camat Amandraya Taolo’o Bu’ulolo. (Bersambung Kunjungi www.radar Nusantara.com)

‘’Kalau memang benar Balon Wakil Walikota yang diusung PKB tersebut teridikasi pidana maka penegak hukum secepat mungkin menindak lanjuti proses Barita Acara Pemeriksaan (BAP) nya yang sempat terhenti sekian tahun ini serta ber tindak dengan tegas”, tandasnya. (Ron/SSL)

SERTIJAB Kepala Desa Cibodas
Masyarakat Berharap PJS Bawa Desa Kearah Yang Lebih Cerah
ini telah di pimpin oleh saya yang sudah ikut berpatisifasi dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa cibodas ,laporan pertanggungjawaban saya berupa perbaikan jalan sudah 80 % di realisasikan, pekerjaan yang belum dikerjakan adalah jalan lingkungan dari Rw 01 sampai Rw 04 yang mungkin nanti akan dilaksanakan oleh pjs sumber anggaran dari ABT spj pencairan sudah di tandatangani tinggal koordinasi, pembangunan puskesmas sudah realisasi , mendatangkan infestor untuk pembangunan pabrik sudah realisasi semua itu bertujuan untuk mensejahterakan warga masyarakat cibodas , mengenai aset-aset desa sudah di kumpulkan dan akan di serahkan malahan berkaitan dengan tanah bengkok yang belum nama aset desa juga akan di serahkan saking solid nya, dalam kesempatan ini saya juga sampaikan kepada warga bahwa saya akan ikut mencalonkan kembali dalam pemilihan kepala desa di mohon dukungan nya “ . Kades Baru Umri.SH “ ucapan terimakasih kepada warga cibodas yang telah menerima saya sebagai pjs kepala desa cibodas sampai dengan adanya kepala desa definitip ini sesuai dengan amanat undang-undang , kemudian diharapkan kerjasamanya yang solid demi menjalankan program – program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat khusus nya berkaitan dengan pilkades semoga berjalan dengan lancar dan kondusif “ harap nya. Menurut salah satu tokoh masyarakat yang sempat di temui wartawan dan di mintai komentar nya mengatakan , dengan hadir nya pjs kepala desa cibodas di harap setidak nya akan mampu memberi nuansa baru baik di bidang pembangunan fisik maupun bidang sdm staf desa apalagi berkaitan dengan pelayanan agar lebih di tingkatkan apalagi berkaitan dengan anggaran bantuan keuangan agar lebih transparan , kami yakin kinerja pjs akan membawa perubahan dan pencerahan bagi kemajuan desa ini . (wawan/irw )

Purwakarta, Radar Nusantara.

Acara serah Terima Jabatan Kepala Desa Cibodas Kecabatan Bungursari Kabupaten Purwakarta berjalan dengan lancar dan khidmat, sertijab ini di hadiri oleh Sekcam Bungursari, Babinkamtibmas , Bamusdes , LPM , Perangkat Desa, Kader PKK , Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat , Tokoh Pemuda ser ta beberapa Warga Masyarakat ikut andil dalam mendukung acara tersebut. Serah terima jabatan ( Sertijab.Red ) dari kepala desa lama Zaenal abidin kepada kepala desa baru Umri.SH ini dilakukan secara simbolis dengan menyerah kan Lencana Kepala Desa , Stempel Desa dan Kunci Kendaraan Pentaris Desa kegiatan ini di pimpin langsung oleh Sekcam Bungursari Drs. Jaenal Arifin, dalam sambutan nya Sekcam atas nama pemerintah daerah mengucapkan banyak terimakasih kepada kades lama atas pengabdian nya selama enam tahun ini dalam memajukan desa cibodas serta selamat datang dan selamat bekerja kepada kades baru se-

laku PJS yang kebetulan Nota Bene nya adalah Pegawai Negeri Sipil dari kecamatan bungursari , kenapa dilakukan sertijab...? karena secara aturan apabila kepala desa yang menjabat akan ikut kembali dalam kompetisi pemilihan kepala desa periode berikut nya diharuskan melepaskan jabatan nya dalam kurun waktu kurang dari empat bulan sebelum habis masa jabatan dan diisi oleh PJS , kemudian apa saja yang perlu diserah terimakan ...? diantara nya adalah berkaitan dengan sumber daya manusia yaitu aparatur desa kemudian dengan keuangan baik berupa anggaran bantuan dari pemerintah provinsi maupun daerah secara administrasi berupa laporan pertanggung jawaban harus di buat di bulan april biar tertib serta aset – aset desa baik berupa tanah bengkok , kendaraan operasional desa dan kelengkapan alat tulis kantor , perdes maupun penambahan aset desa lain nya itu harus diserah terimakan supaya jelas dan transfaran mana saja yang menjadi aset desa kemudian diharapkan kepada PJS dalam pelayan tetap berjalan akan tetapi yang lebih penting bagaimana cara nya dalam pelaksanaan pilkades berjalan dengan lancar dan harus bersikap netral tidak boleh keberpihakan , silahkan kepada warga cibodas barangkali mau mancalonkan untuk melakukan pendaftaran yang terpenting punya visi dan misi , tegas nya. Kades Lama Zaenal Abidin “ saya selaku mantan kepala desa mengucapkan banyak terimakasih kepada warga desa cibodas dan para staf desa yang selama

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com
Sumedang, Radar Nusantara Pengadaan alat-alat Angkutan Darat Bermotor Mini Bus, dilingkungan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tahun anggaran 2013, sebesar Rp 1.133.943.750,-, saat ini menjadi perbincangan hangat diberbagai kalangan. Banyak pihak menilai, pengadaan tiga unit kendaraan jenis X-Trail tersebut sangat-sangat melukai rasa keadilan masyarakat. Boleh jadi memang, tudingan miring sejumlah kalangan tersebut, sepertinya bukan tanpa alasan. Bayangkan saja, ditengah carut marut rusaknya infrakstruktur jalan diberbagai pelosok Sumedang, dengan alasan minimnya anggaran, malah Pemkab Sumedang lebih memprioritaskan pengadaan kendaraan mewah bagi instansi pertikal, diantaranya Kejaksaan Negeri Sumedang, Kodim dan Pengadilan Negeri Sumedang. Padahal, berdasarkan catatan Media ini, sekitar enam tahun silam, Kejaksaan Negeri Sumedang dan Pengadilan Negeri Sumedang telah mendapatkan masing-masing satu unit kendaraan jenis Kijang Inova, meski sifatnya pinjam pakai. Adalah, Djadjat Sudradjat, mantan anggota DPRD Sumedang, yang kini menjabat Ketua Organda Sumedang, ketika dimintai tanggapannya mengatakan, pemberian kendaraan kepada instansi pertikal tersebut, patut dipertanyakan. “ Wou, saya bangga terhadap Pemerintah Kabupaten Sumedang, kalau memang sudah mampu memberikan penghargaan, hadiah atau apaun namanya kepada instansi pertikal. Namun, patut dipertanyakan, apakah Kabupaten Sumedang sudah mampu atau memang sudah cukup ?,” kata Djadjat dengan nada sengit. Dikatakan lebih jauh, ditengah carut marutnya perekonomian Sumedang saat ini, kasat mata, ham-

Minggu ke I, Juni 2013

28

Kejari Sumedang Terkait Pengadaan Alkes RS Soetomo Rp 54 M “Dihadiahi” Mobil Mewah ? Diduga sarat Rekayasa Terhadap Spek Barang dan Pemenang Lelang
Surabaya, RN
Ada 2 paket pengadaan yang dikonfirmasi/klarifikasi tertulis Radar Nusantara Perwakilan Jatim Surabaya kepada Direktur RS Dr Soetomo Surabaya yaitu pada bagian I Pengadaan Alat Kesehatan untuk RS pendidikanPengadaan Alat kesehatan (Belanja Modal peralatan dan mesin Pengadaan LINAC) No 027/661/301/PPPUKP/VII/2012 dengan pagu Rp 40.000.000.000,-, Tahun Anggaran 2012 yang dibiayai APBN-P dengan HPS Rp 38.525.960.000,- dan pemenangnya PT Sunputra Bersaudara dengan harga penawaran Rp 36.984.900.000,Pada Bagian Kedua konfirmasi/klarifikasi tertulis Radar Nusantara Tentang dugaan rekayasa pemenang lelang belanja modal alat - alat kedokteran ( pengadaan Neuronavigasi) dengan pagu paket Rp 14.000.000.000,- dan HPS Rp 13.996.400.000,- Yang dibiayai APBD provinsi jatim Tahun Anggaran 2013 yang dimenangkan PT Perdana Anugrah Sejahtra dengan harga penawaran RP 13.716.450.000,-dengan spesifikasi barang yang sama yang ditawarkan PT Husada Mitra perkasa dengan harga penawaran Rp 13.156.616.000,Untuk penulisan berimbang, 2 kali Radar Nusantara Biro Surabaya mengirimkan surat konfirmasi/klarifikasi kepada Direktur RS Soetomo surabaya yaitu Tanggal 30 Juli 2012 dengan pertanyaannya 1 menurut sumber kuat media ini ada dugaan rekayasa dari PPK untuk menetapkan spec barang dari merek varian hal ini sudah muncul saat Aanwidzing dari pertanyaan PT Trivolusi innovasi perdana namun panitia tidak menggubrisnya kami menduga hal ini sudah bertentangan dengan Perpres 54 Tahun 2010 minta tanggabannya? 2 Penetapan pemenang PT Sunputra Bersaudara dengan harga penawaran Rp 36.984.900.000,-diduga sepengetahuan panitia dimana peserta lain tidak mendapat dukungan dari distributor hanya pemenang dan cadagannya yang mendapat dukungan distributor hal tersebut sudah tertulis dalam sanggahan PT Dian Citra harapan, mohon tanggabannya 3 juga sumber kami mengatakan panitia sudah mengunci spek barang agar jenis lain sekalipun lebih baik dan lebih murah tidak bisa masuk 4 Sumber kami menduga pengadaaan ini dikendalikan oleh mafia proyek apa tanggapannya? pada surat kedua No 019/Perw-JT/ 2013 tanggal 6 Mei 2013 pada bagian I pertanyaan kami, 1 menurut sumber terpercaya media kami sebenarnya batal demi hukum sebab Sunputra bersaudara bekan dalam dokumen lelang pada hal menurut sumber kami nilai jamiinan PT husada Mitra perkasa Rp 140.000.000,- masih sesuai dengan yang ditetapkan perpres yaitu 1 - 3 %, mohon Tanggapannya Direktur RS RS Dr Soetomo Menjawab Pihak RS Dr Soetomo menjawab melalui Surat No 027/ 4274/301/V/2013 tanggal 08 Mei 2013 yang diterima redaksi Radar Nusantara ( Perwakilan Jawa Timur ) Tanggal 17 Mei 2013 pernyataan tertulis yaitu I.1. Pekerjaan Belanja Modal peralatan Dan Mesin-Pengadaan Alat LINAC(linear Accelerator), telah selesai dilaksanakan melalui lelang LPSE(lelang pengadaan secara elektronik) dan dengan berpedoman pada Peraturan presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang pengadan Barang dan Jasa Pemerintah, Peraturan presiden Nomor 70 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas peraturan presiden Nomor 54 Tahun 2010 Pengadaan barang dan jasa pemerintah serta peraturan Kepala Lembaga Kebijakan pengadaan Barang /jasa pemerintah No 14 Tahun 2012 Tentang petunjuk teknis Peraturan Presiden No 54 Tahun 2010 dan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012, 1.2. Dengan berpedoman pada peraturan presiden Nomor 54 Tahun 2010 pada lampiran 2 bagian B nomor 1 huruf f tentang evaluasi penawaran dan Peraturan Kepala LKPP Nomor 14 Tahun 2012 ada lampiran I bab II bagian B nomor 1 huruf f tentang evaluasi penawaran, maka penetapan pemenang dilakukan melalui suatu proses evaluasi yang dilakukan secara berjenjang yanng meliputi,Evaluasi administrasi, Evaluasi teknis, Evaluasi harga, dan kemudian dilakukan Evaluasi kwalifikasi, I.3. dapat kami informasikan juga bahwa setelah dilakukan evaluasi pelelangan yang meliputi evaluasi administrasi, Evaluasi Teknis, Evluasi harga dan evaluasi kwalifikasi Pada pekerjaan belanja Modal Peralatan dan mesin-Pengadaan Alat LINAC (linear Accelerator)PT Dian Citra Harapan gugur pada Tahap evaluasi administrasi, II Berkenaan dengn paket Pekerjaan Belanja modal Alat alat Kedokteran(Pengadaan Neuronavigasi) PT Husaada Mitra Perkasa gugur pada tahap evaluasi administrasi, yaitu besarnya jaminan penawaran kurang dari yang ditetapkan dalam dokumen lelang.dan dokumen lelang pada Bab IV huruf I dinyatkan bahwa besarnya jaminan penawaran adalah Rp 280.000.000,- sedangkan jaminan penawaran PT husada Mitra Perkasa adalah Rp 140.000.000,-( terbilang seratus empatpuluh juta rupiah) ( Tampu)

pir diseluruh pelosok perdesaan infrastruktur jalan rusak parah, korban lalu lintas berjatuhan dan masyarakat setiap saat dihadapkan dengan berbagai persoalan dan masalah. Lebih parahnya lagi, pelayanan terhadap masyarakat nyaris terabaikan. Namun disisi lain, Pemkab Sumedang sepertyinya merasa mampu memberikan fasilitas mewah kepada instansi lain. “ Saya bukan tidak setuju. Sepanjang Pemkab Sumedang sudah mampu kenapa tidak. Kalau itu hadiah atau penghargaan, pertanyaannya, hadiah dalam rangka apa dan penghargaan dalam jasa yang mana?,” ujarnya. Dengan nada sedikit geram, Djadjat berharap kepada pasangan Bupati terpilih, H.Endang Sukandar, agar kedepan benar-benar memiliki semangat untuk menciptakan adanya perubahan untuk perbaikan Sumedang yang lebih baik. Sementara itu, sejumlah pihak kepada Radar Nusantara mengatakan, pemberian fasilitas mewah terhadap instansi pertikal tersebut, disinyalir berkaitan dengan penanganan tindak pidana korupsi belakangan ini. Sudah menjadi rahasia umum, belakangan ini proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi PPK-IPM yang diduga merugikan keuangan Negara puluhan Miliar rupiah, yang sebelumnya dibidik Kejaksaan Agung, riwayatnya diduga lenyap di Kejaksaan Negeri Sumedang. Elok, rumput yang bergoyang yang tahu. (Aidin Sinaga)

Pembangunan Pasar Ikan Sumedang

Terkesan Penghamburan Uang Rakyat
Sumedang, Radar Nusantara Ditengah gonjang-ganjing penanganan dugaan tindak pidana korupsi proyek Safver dilingkungan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, lagi-lagi Dinas yang satu ini kini menjadi pergunjingan sejumlah pihak. Pasalnya, proyek pembangunan Pasar Ikan yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2011 silam sekitar Rp 779.000.000,- tidak ubahnya penghamburan uang rakyat. Ironis memang, namun faktanya sepertinya serasa sulit untuk terbantahkan. Lihat saja misalnya pembangunan pasar ikan yang berlokasi di lingkungan pasar Inpres (pasar tradisional) Kota Sumedang, yang dibangun sejak tahun 2011 silam tersebut, namun sampai berita ini diturunkan pasar ikan dimaksud belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Ada apa dibalik semua ini ?, elok rumput yang bergoyang yang tahu. Berdasarkan pantauan dan informasi yang berhasil dihimpun Radar Nusantara selama sepekan terahir mengatakan, pada awalnya pembangunan pasar ikan tersebut disepakati untuk menampung sedikitnya 33 pedang ikan yang tersebar dilingkungan pasar inpres tersebut. Namun kenyataannya, bangunan yang terealisasi hanya untuk beberapa pedagang saja. Akibatnya, bangunan berlantai dua tersebut saat ini menjadi fasilitas parkir semata. Kepala Seksi Bina Usaha pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang, Ahman Rukman, ketika dikonfirmasi Radar Nusantara baru-baru ini membenarkan bangunan pasar ikan tersebut belum dimanfaatkan karena fasilitas pendukung lainnya belum lengkap. “Bangunan itu belum dimanfaatkan karena fasilitasnya belum lengkap. Kita rencanakan tahun ini mesin pendingin dapat terealisasi,” ujar Ahman. Lebih jauh Ahman mengungkapkan, anggaran APBN tahun 2011 sekitar Rp 779.000.000,-tersebut, dialokasikan untuk pembanungunan konstruksi pasar ikan di Pasar Inpres Sumedang, sekitar Rp 390.000.000,- Peralatan Rp 80.000.000,- , Pembangunan Pasar Ikan Kecamatan Wado Rp 99.000.000,Peralatan Rp 60.000.000,- Konsultan Perencanaan Rp 35.000.000,- dan Konsultan Pengawasan Rp 20.000.000,-.

lum mempunyai ijin elektromedika radiasi sesuai dengan peraturan menteri kesehatan No 1191/MENKES/PER/VIII/2010 tentang penyaluran alat kesehatan dalam penyaluran alat kesehatan barang - barang besar harus memiliki ijin khusus dari dirjen bina Kefarmasian Kementerian kesehatan RI, apa tanggapannya?2 masih menurut Sumber kami ada dugaan mark up sekitar 36% dalam pengadaan yang dimenangkan PT sunputra bersudara dengan harga penawaran Rp 36.984.900.000,-seharusnya yang punya ijin elektromedika radiasi adalah importir/agen tunggalnya PT Murti indah Sentosa tapi dimenangkan PT sunputra bersaudara yang belum mempunyai ijin khusus tersebut ( artinya menambah saluran distribusi) minta tanggapannya 3 melihat hasil evaluasi panitia lelang dalam menetapkan urutan 1 - 4 dalam pengadaan ini dalam urutan 1 - 3 diduga satu grup penawar dan urutan ke 4 adalah PT Dian Citra Harapan yang seharusnya gugur dalam kwalifikasi administrasi karena nilai jaminan tidak sesuai dengan dokumen lelang tapi harga penawarnnya masih terkoreksi sementara peserta yang lain harga penawarannya sudah tidak terkoreksi, sumber kami menduga hal tersebut hanya mencari perbandingan harga, mohon tanggabannya. pada bagian II surat kami adanya dugaan rekayasa dalam penetapan pemenang lelang belanja modal alat -alat kedoktran ( Pengadaan neurovagasi ) dengan pagu Rp 14.000.000.000,-nilai HPS 13.996.400.000,- dari APBD Provinsi jatim Tahun Anggaran 2013 dimenangkan PT Anugrah Sejahtra dengan jumlah penawaran Rp 13.716.450.000,- Radar Nusantara menulis pertanyaan,” menurut sumber terpercaya media ini diduga ada rekayasa dari pengadaan tersebut sebab barang dan spek yang dikirim PT Husada Mitra Perkasa sama dengan spek yang ditetapkan panitia harga penawaran selisih sekitar rp 800 juta dari penawaran pemenang lelang dimana penawaran PT Husada Mitra Perksa Rp 13.156.616.000,tetap kalah dengan alasan besar jaminan penawaran kurang dari yang dipersyarat-

Sisanya untuk biaya umum, honor dan perjalanan dinas, kata Ahman. Sementara itu, sejumlah pihak kepada Radar Nusantara mengungkapkan, melihat fakta fisik bangunan berlantai dua dilingkungan pasar Inpres Sumedang tersebut, sepertinya sangat sulit diyakini bahwa bangunan tersebut menghabiskan anggaran Rp 390.000.000,-. “Masa bangunan seperti ini, anggarannya sebesar Rp 390.000.000,. Anak kecil aja tahu ini,” ujar sumber Radar Nusantara yang enggan disebut identitasnya dilingkungan pasar inpres Kota Sumedang, baru baru ini. Sejumlah pihak khususnya warga pasar inpres Sumedang berharap, agar bangunan pasar ikan tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Selain itu diharapkan, agar aparat hukum jeli dan segera bersikap. Dugaan sementara, pembangunan pasar ikan dimaksud sarat dengan berbagai penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan Negara yang cukup besar. (Aidin Sinaga)

240 Pejabat Inhil Jalani Mutasi
Tembilahan, Radar Nusantara Kabag Umum Setdakab Inhil mendapatkan promosi jabatan Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Inhil. Dia merupakan diantara 240 pejabat yang menjalani mutasi, Rabu (15/5) malam sekitar pukul 21.30 WIB di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan. Para pejabat ini dilantik langsung Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan. Sebanyak 240 pejabat yang dimutasi tersebut terdiri dari, 8 pejabat eselon II, 49 pejabat eselon III dan 183 pejabat eselon IV. Diantara pejabat yabg mendapatkan promosi jabatan yakni Kabag Umum Junaidi diposisikan sebagai Kadispenda, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Urip Sukarno menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Inhil dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, Darussalam diangkat jadi Asisten I Bidang Pemerintahan. Dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Anwar Nawang diposisikan sebagai Kepala BLH Inhil, digantikan Thantawi Jauhari. Kadiskes Inhil, Rasul Alim dan Kabag Perekonomian Sirajuddin diposkan sebagai Kepala Kesbangpol. Sedangkan Kabag Humas dijabat Suhardiman dari Badan Pembangunan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil. Sedangkan diantara pejabat yang non job, yakni mantan Kadispenda, Fajar Husin dan Lurah Tembilahan, Mulyadi. Bupati Inhil, H Indra Muchlis Adnan menyatakan, mutasi ini merupakan bagi dari pengembangan karier PNS dan hal yang biasa. Diharapkan, para pejabat tersebut dapat bekerja secara profesional dan sesuai dengan tugas dan fungsi (Tupoksi) nya. (iin)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

29

Sekolah Tinggi Pariwisata (STYABerperan Serta Kawal Pekerjaan Pemerintah WIDYA ) Terima Mahasiswa Baru
LSM-GARANSI Koordinator Bukittinggi
Bukittinggi , Radar Nusantara Sudah saatnya masyarakat berperan andil mensukseskan pembangunan regional dan nasional, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi kesetaraan yang merata demi terciptanya relevansi dinamika yang seimbang. Ditengah-tengah masyarakat Kota Bukittinggi yang santun dalam bercengkrama terhadap pemerintah daerahnya, yang sering bersapa senyum, tawa, gurau, momentum ini terkadang dijadikan ajang pembohongan publik. Bukan tidak tau tapi memang tidak tau tidak tau alias Pandiah Bak Kato Rang Awak. Gejolak kebijakan pemerintah daerah yang membingungkan masyarakat saat di tahun 2012 s/d 2013 Pemko Bukttinggi menendang dan mencampakkan dalam bahasa moderennya rotasi dan mutasi anak buahnya sehingga pendalaman masyarakat semakin bingung dan ditambah kurangnya Indeks Pengetahuan Masyarakat (IPM) tentang mekanisme sumber keuangan pemerintah daerah yang dalam masyarakat dalam mensukseskan pembangunan dan pengawasan kepada seluruh Stakeholder di lingkungan Pemko Bukttingi. Seperti, Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, Perpres Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Peraturan Pemerintah RI Nomor 71 Tahun 2000 Tentang TataCara Peran serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dan Pemberantasan Korupsi, Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah hal ini di ungkapkan LSM-GARANSI agar masyarakat bisa membedakan seorang pejabat Negara dan pejabt swasta yang bukan tempatnya mengatakan, ini bantuan saya, ini sumbangsi saya, ini usaha saya. (tim) Surabaya, RN Sekolah Tinggi yang telah berdiri sejak Tahun 1968 ini yang dulunya bernama Akademi pariwisata ( Akpar) Melalui SK Mendiknas Nomor 233/D/ O/2000 menjadi Sekolah Tinggi pariwisata yang terakreditas A melalu SK nomor 010/Ban-PT/AK-IV/ .DPI-III/2006 berbagai jenjang program dan program Ahli Madya ( D III ) jurusan Perhotelan (B), Bina Wisata (A), Program sarjana profesi ( D-IV) jurusan manajemen perhotelan dan Managemen Kepariwisataan dilengkapi dengan fasilitas pendidikan non formal dalam bentuk pelatihan short course, penataran dan lainnya semua jurusan saat ini menerima mahasiwa baru hal ini dikatakan Edy Kiswanto, SE Pembantu ketua III Yang membidangi kemahasiswaan. Dikatakan Edy, Penerimaan mahasiswa baru pada tahun ini ditargetkan 150 orang diberbagai jurusan dari lulusan SMU sederajad yang berminat untuk menjadi mahasiswa baru di STYA WIDYA diberikan program beasiswa pendidikan nonformal yang bersertifikat, pemberian beasiswa ini tentu melalui seleksi yang dilakukan Dosen, Wali dan yang dapat memperoleh beasiswa ini berdasarkan kriteria mahasiswa berprestasi, keaktipan dalam kegiatan kampus, mahasiswa kurang mampu yang didukung surat RT/RW dan Lurah setempat, ujarnya.

filosofinya harus kembali kepada rakyat. Saat ini masyarakat harus memacu pertumbuhan angka penduduk yang semakin pesat dan berkembang pertahunnya, alangkah bagusnya masyarakat untuk memahami apa arti peran serta masyarakat yang diikut sertakan dalam pengawasan pembangunan. Directur Eksekutif Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi Sumatera Barat Sam S.T. SH.(LSM-GARANSI) memberikan sedikit pengalamannya kepada Radar Nusantara (23/05) diruang kerjanya, Sam Satria yang didampingi humas GARANSI Asnawi Datuak Asa Nagari, menerangkan keterlibatan

LAUNCHING RUTE BARU BUSWAY BEKASI - JAKARTA
Bekasi, Radar Nusantara Angkutan perbatasan terintegrasi busway (APTB) di kota bekasi tujuan Jakarta ditambah armada. Penambahan armada ini sekaligus peluncuran dua rute baru, Bekasi, Bunderan, Hotel Indonesia (HI) dan Bekasi Tanah Abang. Dalam peresmian ini hadir Sekda Kota Bekasi Rayhendra Sukarmadji, Anggota Dewan Kota Bekasi Dan Kepala Dinas Berhubungan Provinsi DKI Udar Pristono, di terminal Kota Bekasi (selasa, 21/5) sekda dalam sambutanya dengan dibukanya jalur baru APTB pemkot bekasi dalam hal ini berterima kasih kepada prov. DKI adanya koordinasi yang baik yang saling menguntungkan kedua belah pihak untuk mengatasi transportasi yang selama ini banyak kekurangan armada untuk mengangkut masyarakat bekasi yang bekerja di Jakarta, dinas berhubungan DKI dan dinas perhubungan kota bekasi guna mementingkan kualitas pelayanan angkutan yang lebih baik dari angkutan umum regular yang ada, sehingga bisa memberikan pilihan bagi masyarakat bekasi untuk menggunakan armada APTB karena lebih nyaman dari pada pakai kendaraan pribadi. Sebanyak 20 armada yang akan melayani masyarakat bekasi yang hendak tujuan Jakarta cukup bayar Rp.6500 untuk rute tanah abang lewat Hotel Indonesia (HI) untuk sementara operasional dimulai pukul 05.00 sampai hingga pukul 22.00 sedang rute yang dilintasi untuk rute HI dari Mega Bekasi Hypermall masuk tol bekasi barat, sedang rute dalam Kota Pancoran, Gatot Subroto, Duku Atas. Sedang untuk rute Bekasi - Tanah Abang melewati tol timur, komdak, thamrin. Kemarin peresmian dua rute baru dilakukan oleh dinas berhubungan DKI Jakarta Udar Pristono dia menjelaskan APTB adalah merupakan angkutan yang mengintergasi dengan angkutan bus transjakarta, bus yang saat ini bisa masuk kejalur DKI yaitu APTB dan kopaja asli dan sebagai operatornya bus mayasari dan bus ppd dengan spesifikasi setara bus standar pelayanan, dest tinggi menggunakan AC dan pintu otom-

Lulusan STYA WIDYA pada umumnya sudah siap bekerja sesui disiplin ilmu yang dimiliki alumnusnya yaitu ahli madya dan Sarjana yang profesional dan cerdas dan dipastikan berdaya saing tinggi untuk masuk ke dunia kerja profesional sebab dibidang perhotelan dan kepariwisataan STYA WIDYA memiliki standar kompetensi nasional. Sistim pendidikan di STYA WIDYA ini dikemas berupa 40% teori dan 60% praktek dengan metode pembelajaran clasical, in house training, on The job Training, Bussines unit Teaching, praktek kewirausahaan ( usaha jasa boga ) serta fasilitas yang disediakan kampus untuk menunjang kwalitas pendidikan bagi mahasiswa/mhasiswinya yaitu laboratorium mini, hotel, Food product, Bar, restoran, House Keeping, Pastry sedangkan untuk Bina Wisata disediakan Ticketing, market plan, Tour adn Trevel, Tata Rias wajah dan Rambut dan pendidikan bahasa Asing, (Syahril M)

Nelayan Tradisional Desa Pegantungan

Datangi Komisi II DPRD
atis, memberikan kepuasan pelayanan kita utamakan saat ini masyarakat umum APTB bisa masuk ke koridor 9 cawang hingga semanggi dan semanggi belok masuk ke feeder jalur mana saja yang hendak dituju tinggal alih tujuan tidak usah bayar lagi karena sudah turun di halte busway free area, ungkapnya. Terpisah Kabid angkutan dinas perhubungan kota bekasi Erwin menjelaskan dengan dibukanya rute baru busway ini jalur APTB hari ini beroperasi besok sudah ada pengawasan tetap dilakukan dipengoperasian pertama kali di evaluasi perkembangan kedepanya. (adi pr/yn) Belitung,Radar Nusantara
Bertempat di Ruang Komisi II DPRD Kab.Belitung Senin,( 20/5/2013 pukul 11.00 wib,belasan nelayan pesisir yang berdomisili di desa pegantungan dan sekitarnya mendatangi kantor DPRD Belitung terkait beroperasinya kapal penangkap ikan system Trawl.yang mengakibatkan keresahan sebagian nelayan tradisional pesisir pantai desa pegantungan kecamatan Badau. Kedatangan Rombongan nelayan tradisional ini diterima langsung Anggota Komisi II Indrianto,Hasby dan Dikky.Seorang Perwakilan dari Nelayan pesisir pegantungan mengatakan bahwa pada awalnya Trawl Mini ini cuman beroperasi 3 unit namun seiring waktu semakin banyak hingga mencapai 12 unit mengakibatkan Nelayan tradisional resah atas munculnya alat penangkapan system trawl tersebut,dikarenakan tangkapan hasil laut nelayanan tradisional sangat jauh berkurang dan jauh menurun di bandingkan sebelum hadirnya trawl mini ucap salah satu nelayaan. Dan dia juga mengatakan bahwa ikan atau kepiting yang terjaring besar maupun kecil akan ikut terjaring semuanya, hal inilah yang membuat masyarakat nelayan tradisional merasa khawatir nantinya suatu saat anak atau cucu mereka tidak bisa jadi nelayan lagi dikarenakan system ini membuat Biota Laut akan Rusak, tidak tertutup kemungkinan suatu saat terumbu karangpun akan rusak.Kami sebagai nelayan tradisional merasa dipermainkan, pada awalnya kami diamkan saja namun hal ini bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diharapkan. Mereka juga mengatakan bahwa hal ini sudah berkali kali disampaikan kepada Petugas Dinas Perikanan dan Kelautan namun tidak membuahkan hasil,pernah

Terkait Beroperasinya Kapal Trawl Mini.
kegiatan ini distop dari Petugas perikanan dan kelautan namun satu minggu kemudian beroperasi kembali,berarti dalam hal ini mereka tidak menghargai Dinas perikanan dan kelautan,sehingga kami mengadukannya ke DPRD mengingat DPRD merupakan wakil dari pada Rakyat ucap salah satu nelayan . Salah satu perwakilan nelayan mengatakan bahwa untuk apa pak nelayan dibantu pemerintah dalam program dinas kelautan perikanan yang dananya cukup besar sampai milyaran rupiah tapi tidak bermanfaat bagi masyarakat salah satunya nelayan kami dibantu perorang 10 juta perkelompok 100 juta,kami sudah membelikan peralatan nelayan seper ti bubu,pancing dan lainnya namun peralatan peralatan ini dirusak oleh trowl mini pak katanya jadikan percuma pak kita belikan karena tidak mendapatkan ikan atau (Kepiting) dan tidak mendapatkan uang katanya dengan lantang. Indrianto mengatakan bahwa wilayah penangkapan ikan kalau menggunakan system trowl ada aturannya dan Pol-PP juga mempunyai kewenangan untuk menghentikan kegiatan ini apa bila mendapat laporan dari masyarakat,Dalam hal ini kami akan melaksanakan rapat dalam membahas masalah ini tentunya kepala dinas Kelautan dan Perikanan akan kami panggil untuk mencari solusi agar nelayan Tradisional tidak dirugikan dan apakah nelayan pengguna jaring Trowl masih bisa beroperasi atau tidak nanti pada waktu rapat komisi kami akan membahasnya katanya. Jadi kami dari komisi II mengharapkan saudara-saudara untuk bersabar beberapa hari untuk mencari solusi yang baik agar tidak menimbulkan suatu konflik di antara sesama masyarakat kampong sendiri tandasnya.( Irfan.A )

77 KELOMPOK TANI KOTA JAMBI MENDAPAT BINAAN
anan Pangan dan Penyuluhan, Kota Jambi Ir. H. A. Damiri, ME dalam Acara tersebut mengatakan. Pangan, memilikiperanan penting, dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, untuk melaksanakan pembangunan Nasional, maupun Perekonomian Rakyat. Terutama, Petani yang mengelolah Perkebunan, peternakan dan perikanan,chususnya yang meliputi usaha hulu, perlu terus dibina. Khususnya dibidang industry, pemasaran dan jasa penunjang pengelolaan sumber daya alam hayati. Agar tepat sasaran Acara Temu Teknis Penyuluhan Swadaya Pertanian se Kota Jambi ini, merupakan realisasi dari Surat Keputusan (SK) Walikota Jambi No.592/2013. Dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan Pendapatan Petani, dan memanfaatkan lahan olahan dengan tepat guna. Dengan demikian, tentunya akan mampu meningkatkan manfaat yang lebih besar. Baik Hasil produksi pertanian, bantuan modal kerja dan manajemen yang handal. “ Inilah maksud dan tujuan Penyuluhan, Pertanian Swadaya.” Jelas Damiri. Memfasilitasi Petani, Kelompok Tani dan gabungan kelompok tani. Agar dapat menciptakan mekanisme kerja, kemitraan antara penyuluhan pertanian PNS dengan penyuluhan pertanian swadaya, dalam meningkatkan profisional kinerja. (Djohan.)

Jambi, Radar Nusantara Tidak kurang dari 77 Orang peserta Kelompok Tani, Se Kota Jambi. Kamis (16/5)di ruang Aula BKPP Kota Jambi. Mendapat pembinaan dari Dinas Pertahanan Pangan. Guna Meningkatkan motifasi kinerja petani. Menurut Kepala Badan Ketah-

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

30

Sertijab Pimpinan Pelindo 1 Tanjung Balai Karimun
Arief Hermawan Gantikan Capt. Agastyan
Karimun Radar Nusantara. Serah Terima Jabatan Pimpinan ditubuh Cabang Pelindo 1 Tanjung Balai Karimun kembali di gelar. Capt. Agastyan Kenanga yang telah menjabat digantikan Arief Hermawan.SH yang dilaksanakan di Gedung Pelindo Tanjung Balai Karimun. Capt. Agastyan Kenanga mengatakan sangat berterima kasih karena sudah menjabat selama 6 tahun sebagai General Manager Cabang Pelindo 1 Tanjung Balai Karimun. Menurutnya pekerjaan mendatangkan investor dari luar negeri bukanlah hal yang mudah karena perlu kerjasama dari semua pihak demi terwujudnya semua tujuan yang semula disusun sejak awal. Sedangkan problem di pelabuhan bukanlah sebuah masalah besar sebab pelabuhan itu sendiri identik dengan masalah, tinggal kita bagaimana menyikapinya! “Problem pasti ada, baik dari dalam maupun luar semuanya bisa kita atasi tergantung bagaimana kita mengatasiny.” Ujar Agastyan. Sementara itu Bupati Karimun yang diwakili Kadis Perhubungan Pemkab Karimun Cendra Nawazir berharap agar kontribusi yang telah diberikan General Manager Cabang Pelindo 1 Tanjung Balai Karimun yang lama ke daerah akan tetap berlanjut, “kita berharap dengan kedatangan Bapak Arief Hermawan ke Karimun mampu meningkatkan pendapatan buat daerah dari sisi kelautan dan atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun, Selamat Jalan kepada pejabat lama, serta Selamat Datang Pejabat baru. Semoga terjalin hubungan yang harmonis demi kemajuan Kabupaten Karimun. Jelas Cendra. Bagi yang baru silahkan lebih giat bekerja keras dan apa yang telah saya capai semoga hasilnya lebih baik. (RS)

Bupati : Rekomendasi Pansus DPRD KH Terhadap LKPJ TA 2012
Hulu, di Aula DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, kamis (23/5). Rekomendasi dari Pansus tersebut merupakan masukan dan ide – ide yang sangat baik, sehingga nantinya kita bersama – sama terutama anggota DPRD selaku pengawas dan kami selaku eksekutif, mudah – mudahan apa yang kami jalankan, bisa lebih baik kedepannya. Memang ada beberapa hal yang masih harus di koordinasikan yang bukan menjadi kewenangan kita, termasuk masalah dana tunjangan guru terpencil dan perbatasan. Ini semestinya kita perlu koordinasikan dengan pemerintah pusat karena itu menjadi kewenangan pusat. Terkadang apa yang menjadi usulan dari Pemerintah Daerah berbeda dengan realisasinya dari Pemerintah Pusat. Selain itu, masalah honor perangkat daerah, kami selaku eksekutif dan pihak legislatif akan lakukan koordinasi juga. Terimakasih atas masukan dan saran yang disampaikan oleh anggota DPRD selama ini menjadi perhatian kami juga, mudah – mudahan dengan masukan ini nantinya menjadi dasar untuk satu pendapat dan kepahaman untuk menyelesaikan suatu masalah lebih mudah lagi. Jadi saya tadi malah khawatir DPRD tidak satu presepsi dengan kita,”pungkasnya.(Santo)

2014 Mendatang Kesehjateraan Satpol PP Meningkat
Karimun, Radar Nusantara Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen untuk memperhatikan tingkat kesehjateraan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mengingat pentingnya tugas dan fungsi Satpol PP. Segala kebutuhan pembinaan, pelatihan serta memperbaiki sarana dan prasarana penunjang kegiatan Satpol PP dan akan diwujudkan pada tahun 2014 mendatang. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat HUT Satpol PP Ke-63 yang diselenggarakan dihalaman Kantor Bupati Karimun dengan memberikan pessan kepada anggota Satpol PP diantaranya agar membenahi diri dan selalu meningkatkan disiplin setiap melaksanakan tugas serta menghindari tindak kekerasan serta menjunjung tinggi hak azasi manusia. Menjalin kerjasama dan senantiasa menjaga hubungan dengan instansi terkait dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam menegakan perlindungan masyarakat. “Dalam melaksanakan tugas Satpol PP harus berpegang teguh dengan pesan-pesan yang seharusnya dilaksanakan untuk menjaga citra Satpol PP dengan masyarakat”. Ujar Rafiq. Menurut Rafiq Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen untuk memperhatikan tingkat kesehjateraan Satpol PP sehingga anggota Satpol PP bangga terhadap satuannya hingga mengabdi. “Insya Allah 2014 yang akan datang segala kebutuhan, kepentingan pembinaan pelatihan-pelatihan akan lebih kita tingkatkan, karena kedepan fungsi Satpol PP sangat diperlukan Pemerintah Daerah, ujar Aunur Rafiq. Pada HUT Satpol PP yang Ke63 Wakil Bupati H. Aunur Rafiq memberikan penghargaan terhadap tiga anggota Satpol PP yang memiliki dedikasi yang tinggi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun. (RS)

Kapuas Hulu, Radar Nusantara

Terkait LKPJ Akhir TA 2012, Alhamdullillah hari ini kita sudah mendapatkan rekomendasi dari Pansus DPRD Kapuas Hulu, ada beberapa hal yang memang direkomendasikan, saya sangat berterimakasih, artinya dengan rekomendasi yang sudah diberikan, ini merupakan dukungan dan akan menjadi catatan khusus saya terutama masalah pemadam kebakaran, PDAM dan sebagainya, akan kita evaluasi, ungkap A.M.Nasir,SH Bupati Kapuas

Desak KPK Tuntaskan Laporan

Dugaan Mark UP Pengadaan Tanah Pemda Nisel

PT. Deka Sari Perkasa ( INNOLA )

Melecehkan Panggilan DPRD Kota Bekasi
Bekasi, Radar Nusantara
Pada tanggal 18 Maret 2013, Bapak Nazarudin dan Yudiharudin S datang ke kantor Wakil rakyat Kota Bekasi mengadukan kecelakaan kerja dialami Yudiharudin di PT. Deka Sari Perkasa beralamat jalan Pangkalan 1 No 98 Naragong Bekasi. Diterima Oleh Bapak H. Abdul Muin Havit dari Komisi D dari Fraksi PAN. Beliau sempat menghubungi PT. Deka Sari Perkasa melalui HP nya, sampat saat ini belum juga ada panggilan dari Dewan atau Disnaker untuk menyelesaikan masalah ini. Kedatangan Bapak Nazarudin ke Dewan untuk dapat menjembatani kecelakaan kerja dialami anaknya, dimana PT. Deka Sari Perkasa tidak menjalani aturan pemerintah dengan tidak mengikutsertakan Jamsostek. Ini sudah menyalahi aturan. Dapat dikatakan tindakan criminal. Karyawan berjumlah ratusan, seolah-olah kebal hukum. Disnaker kota Bekasi tidak dapat menjalani fungsinya Mengawasi, membina dan memeriksa perusahaan untuk mengambil tindakan yang serius. Siapa Pemilik PT. Deka Sari Perkasa ini ?. Menurut informasi yang kami terima sering memenangkan tender di pemerintahan untuk kebetuhan sekolah seperti Meja dan Bangku dan lain-lain. Tanggal 10 April 2013 Bapak Nazarudin membuat surat ke Ketua DPRD Kota Bekasi Bapak Andi Zabidi S. Pd dari Par tai Demokrat untuk menindaklanjuti dari Komisi D. Harapan Bapak Nazarudin agar PT. Deka Sari Perkasa melihat sisi kemanusiaan, bukan semata-mata hanya cari untung saja kewjibannya harus dijalani. Kecelakaan kerja dialami Yudiharudin tanggal 13 Agustus 2012 dua jaritangan kiri putus dimakan mesin, pihak Manajemen hanya membayar Rp. 2 Juta Rupiah. Nazarudin sangat terpukul melihat sikap PT. Deka Sari Perkasa yang tidak ada kepedulian tentang masa depan anaknya. WalauYudi masih bekerja di perusahaan tersebut. Sampai saat ini Nazarudin meminta keadilan. Perusahaan bergerak dibidang Furniture berkantor di Jalan Cipinang Muara II/37 Jakarta 13470. Perusahaan ini berdiri Tahun 1982, berapa besar karyawan yang dirugikan selama ini, untuk itu Perlu ditelusuri ketaatan Pajak, apakah lembur dibayar sesuai aturan pemerintah, dikaji ulang Ijin Operasional perusahaan. Menakertrans harus memberi sanksi, agar perusahaan yang lain jangan seenaknya buat aturan. (RudyHariandja)
Photo : Lokasi Istana Rakyat (Masyarakat Belum Makan)

Nias Selatan, Radar Nusantara

Memahami Sejarah Peringatan Harkitnas Ke-105
buah gagasan agung yang begitu brilian, ungkap Agus Mulyana,SH dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada saat memperingati Harkitnas Ke105 pada tanggal 20 mei 2013. Polpp menjadi Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih Perjuangan Bangsa IndoKapuas Hulu, Radar Nusantara nesia belum lagi berakhir. PerjuanNilai – nilai Harkitnas tersebut gan kini adalah abadi, untuk menumasih relevan sepanjang masa yaitu ju Indonesia maju dan modern. membangun dan memelihara keber- Berkeadilan, sejahtera, berdemokrasamaan dan persatuan para pemu- si serta bermartabat. da berhimpun dalam organisasi tanTantangan yang dihadapi pada pa menonjolkan semangat kedaera- abad ke-21 ini bukan lagi dalam benhaan. Perjuangan para mahasiswa tuk penjajahan, tetapi berupa gloterumuskan dalam ikrar : satu nusa, balisasi. Akan diuji daya saing dan satu bangsa, dan satu bahasa. Se- keunggulan bangsa ini ditengah – tengah ajang kompetisi antar bangsa. Kondisi dimana tapal batas antar-negara seolah pupus. Dimensi ruang dan waktu seakan runtuh. Dunia seakan terasa datar, menjadi satu kesatuan. Momentum Harkitnas ini harus mampu melecut kembali nilai kebersamaan sebagai bangsa dalam menghadapi globalisasi dengan menggelorakan rasa bangga dan Cinta Tanah Air. Generasi mudah harus menjadi pejuang dan petarung yang tangguh bagi kejayaan bangsa. Karena sesungguhnya kita semua telah mewarisi darah dan jantung para pejuang yang gagah berani melawan musuh penjajah. Tidak ada bangsa yang maju tanpa perjuangan keras. Tidak ada bangsa yang akan maju tanpa pengorbanan. Dan Tuhan tidak akan merubah nasib suatu bangsa, kecuali mereka berusaha merubah diri mereka masing-masing. (Santo)

Ketua DPRD Nias Selatan Effendi di dampingi Wakil Ketua Sozanolo Ndruru kepada Wartawan, Selasa, (05/02) di Ruang Kerjanya, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memproses serta menuntaskan kasus dugaan Mark Up harga pengadaan tanah untuk Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Kantor Pemerintah Kabupaten Nias Selatan senilai RP .36.875.000.000. Effendi meminta KPK secepatnya memproses kasus itu supaya tidak terjadi krisis kepercayaan Masyarakat Nisel terhadap kinerja KPK. “apalagi yang melaporkan adalah Wakil Rakyat Nias Selatan,” Ujarnya di amini Wakil Ketua Sozanolo Ndruru. Dia juga mengharapkan agar kasus ini tidak di perlambat proses hukumnya namun segera di tuntaskan. Terpisah,Ketua DPK FKI-1 Nisel Erwinus Laia S.Sos MM MH juga mendesak KPK segera memproses laporan Ketua DPRD Nisel itu. Pasalnya, laporan tersebut sudah ada bukti outentik serta hal itu juga menyangkut kepentingan Masyarakat Nias Selatan. “KPK Kita minta, supaya segera menindak lanjuti laporan dugaan Mark Up harga tanah itu. Ini ada indikasi kuat terjadinya KKN. Buktinya, tanah yang di beli Pemerintah Daerah itu adalah milik Adek Kandung Bupati Nisel ID. Jadi, demi tegaknya supremasi hukum, KPK harus secepatnya mengusut kasus ini. kalau boleh, KPK harus turun ke Nias Selatan,” tukasnya. Seperti di ketahui, Ketua DPRD Nisel Effendi bersama Wakil Ketua Sozanolo Ndruru dan Ketua Baleg DPRD Nisel Samahato Buulolo secara resmi melaporkan dugaan Mark Up harga Tanah Pemda Nisel itu ke KPK pada Tanggal 4 Januari 2013 di terima bagian pengaduan Masyarakat Sutanto Arso Birowo dengan tanda bukti

Laporan Nomor : 2013-01-000032. Pada laporan Mereka itu menyebutkan, harga pengadaan tanah untuk pembangunan RSUD Kabupaten Nisel yang terletak di Jln. Saonigeho Km.3,3 Telukdalam seluas 6 Ha di anggarkan sebesar RP .15 Milyar dan untuk Pembangunan Kantor Pemerintahan seluas 8,7 Ha senilai RP .21.875.000.000(Dua Puluh Satu Milyar Delapan Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) di duga di Mark Up. Buktinya, Ketua Panitia Pengadaan Tanah Pemda ASL melakukan perjanjian kontrak kepada Adek Kandung Bupati Nias Selatan FD dengan harga PerMeter RP .250 Ribu. Sementara, harga dasar tanah di Daerah itu RP .40 Ribu Permeter. Anehnya lagi, Anggaran pembangunan RSUD senilai RP .15 Milyar telah di bayarkan Kepada FD sebesar RP .7,5 Milyar pada PAPBD Nisel TA.2012 dan sisa yang RP .7,5 Milyar lagi akan di bayarkan pada APBD TA.2013. sedangkan Anggaran untuk pengadaan tanah Kantor Pemerintahan Nisel juga telah di bayarkan kepada FD sebesar RP.437.000.000 pada PAPBD Nisel TA.2012 dari nilai harga Tanah sebesar RP .21.875.000.000. sementara, sisanya akan di bayarkan pada APBD Nisel TA.2013.dari pengadaan Tanah di maksud yang di lakukan pada hari dan Tanggal yang sama, maka telah terjadi kerugian Negara sebesar RP .6.667.500.000 ( Enam Milyar Enam Ratus Enam Puluh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). sementara, bila semua harga Tanah itu di lunasi oleh Pemerintah Daerah, maka total kerugian Negara sebesar RP .30.975.000.000 (Tiga Puluh Milyar Sembilan Ratus Tujuh Lima Juta Rupiah). Jubir KPK Johan Budi SP saat di konfirmasi melalui pesan singkat, Rabu,(06/02) sejauhmana perkembangan kasus itu menjawab, mau di cek dulu. “ Saya Check dulu Ya,” Jawabnya singkat. (Delis Ndruru)

RADAR DAERAH
Penambang Ilegal Rusak Lahan Sawit
PT. Rabinmas Jaya Parit Gunung
p e t u g a s keamanan/Securyti untuk menghentikan kegiatan penambangan. Mendapat perintah penghentian penambangan ini oknum tersebut menghentikan kegiatannya, namun setelah berselang beberapa minggu kemudian aktipitas penambangan berlanjut kembali terbukti pada tanggal (18/ 5/2013) hari sabtu malam dilakukan penghentian langsung kegiatan penambangan oleh Andrianto HRD perusahaan ini. Menurut Securyti perusahaan ini Agus Kusuma mengatakan bahwa kegiatan penambangan atau system yang mereka gunakan dalam penambangan bukan menggunakan mesin tambang seperti lajimnya namun Tanah yang mengandung Pasir Timah tersebut diangkut menggunakan Mobil Dump Truck 6 Unit dan menggunakan Escapator 4 Unit.dan selanjutnya mereka bawak ke suatu tempat penampungan selanjutnya di lakukan pencucian untuk memisahkan unsure tanah dengan pasir Timah. Kegiatan ini agar tidak di ketahui pihak perusahaan Rabinmas Jaya dilakukan pada malam hari,diduga kegiatan ini sudah berlangsung cukup lama melihat dampak yang ditimbulkan kegiatan ini adalah 15 Batang sawit yang sudah berumur 17 Tahun dan masih produktif tumbang dirobohkan alat berat oknum penambang,selain pohon sawit yang tumbang dampak lainnya adalah Tanah mengalami lekukan yang cukup dalam karena Tanah tersebut di angkut keluar lokasi sawit tersebut. Menurut Andrianto kerugian Perusahaan ini mencapai 1 Milyar Rupiah dengan perincian 1 Batang sawit ini harganya Rp.50 Juta masa tanam Tahun 1996 atau berumur 17 tahun,Jumlah keseluruhan sawit yang rusak adalah 15 Btg X Rp.50 Jt = Rp.750 Jt di tambah kerugian lainnya diperkirakan mencapai 1 Milyar rupiah katanya kepada media ini.Andrianto mengatakan bahwa apa bila oknum tersebut tidak ada niat baik dalam penyelesaian ini tidak tertutup kemungkinan akan dilanjutkan ke ranah Hukum tandasnya. Direktur PT.Rabin Mas Jaya KRT. Datuk H. Ramli Sutanegara, SH, SE, MBA mengatakan disela sela pertemuan dengan para Pengurus dan Para Caleg Partai Nas Dem di Hotel Dewi jln.Sriwijaya mengatakan bahwa sudah membuat suatu pengaduan atau laporan kepada Polres Belitung tembusan Kapolda Babel atas penambangan liar ini sesuai dengan Register No : 03/Lap-PT RMJ/V/2013 Perihal Penyetopan Penambangan di Lahan HGU PT.Rabinmas Jaya tertanggal 23 mei 2013 tandasnya kepada awak media ini.( Jphp )

Minggu ke I, Juni 2013

31

www. radarnusantara.com

Dinas Pasar Kota Bukittinggi Diduga “Telan” Lebihi Target
Bukittinggi, Radar Nusantara Sudah beberapa tahun aktivitas berjalan norman khususnya pasar aur kuning, pasar bawah, pasar atas, terlihat adem-adem saja sepertinya jahu dari jangkauan tindak pidana korupsi (TPK) padahal sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bukittinggi terserat dari jasa pasar seperti kios,loss pedagang, sewa tenda, dan lapak lainnya. Ironisnya ada lagi pungutan di luar dari retrebusi perda, seperti pegadang kaki lima, (PKL) pegadang emperan (Peran) yang hampir sama dengan PKL. Hal ini terdapat adanya informasi yang disampaikan masyarakat dan LSM-GARANSI melalui humasnya Asnawi, Mudadrisman dan Muhelman (23/ 05) di ruang kerja, mereka menyatakan kepada Radar Nusantara bahwa pihak Dinas Pasar Kota Bukittinggi melabihi kouta targer PAD dari hasil pungutan resmi. Ditempat terpisa Radar Nusantara mencoba mengkomfirmasi kabid pasar aur kuning Roesmios melalui via phonselnya 0812677566xx ia mengatakan, bahwa “mengenai targer PAD pasar saya tidak tau coba saja tanya keatas (dinas,) sambil meminta no. hp pak kadis pasar Kota Bukittinggi Yos yang sering disapa sambil menutup phonselnya. Tidak hanya disitu saja, Radar Nusantara mencoba meminta informasi dari kadis pasar kota bukittinggi Hermansyah, dengan melalui via phonsel selularnya (23/05/2013) dengan menghubungi sampai dua kali Kadis Pasar tersebut tidak mengangkat telp. Selularnya, selang beberapa kemudian hermansyah memberikan keterangan komfirmasinya dengan pesan singkat “PAD pasar 6 Milyar” Radar Nusantar melihat pesan singkat Kadis Pasar yang tidak menguraikan jumlah pendapatan pasar pertahunnya. Saat mengakhiri, LSM-GARANSI akan mengaudit pendapatan pasar tegaskannya “kita mau klarifikasi kepada pihak Dinas DPKAD berapa banyak pencetakan karcis retrebusi perhari atau perbulan bahkan pertahunnya dan ditotalkan blok cetaknya selama satu tahun berapa banyak, dan berapa pula jumlah kios, loss, dan lapak lainya yang dihasilkan dari pungutan resmi, sepanjang pantauan kami melihat saat ini kios sudah banyak yang direnofasi oleh pihak pedagang, bahkan jumlah kios harganya puluhan juta pertahunnya padahal itu tidak di perpolehkan” sambil menutup keterangan persnya Direktur Eksekutif GARANSI mengamini yang disampaikan oleh tim investigasinya. (Tim)

Belitung,Radar Nusantara Lagi-lagi penambang Ilegal berbuat ulah yang sampai saat ini tidak ada henti-hentinya terselesaikan di negeri ini,pasalnya lahan HGU PT.Rabinmas Jaya yang terletak di wilayah Parit Gunung Divisi I B Blok Q-47 dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dikatakan HRD PT. Rabinmas Jaya Andrianto kepada beberapa awak media Nasional di kantor Rabinmas Jaya Parit Gunung.Dia mengatakan bahwa lahan milik perusahaan ini yang sudah di Tanami sawit selama 17 Tahun berlokasi di Blok Q-47 dirusak oknum yang sampai saat ini masih dilakukan penyidikan dan pencarian. Berawal pada waktu salah satu karyawan perusahaan ini mengetahui kegiatan penambangan ini di lokasi Tanaman sawit,langsung melaporkan kepada petugas satpam perusahaan,setelah itu dilanjutkan kepada pimpinan.mendapatkan laporan ini pimpinan memerintahkan

Jauhi Narkoba
Beri Kasih Sayang, Perhatian Pada Anak dan Suami

Diduga Meja Pasar Trubuk Dijual Beli Penyewa
”Diminta Dinas Menindak Tegas Penjual Dan Pembeli”
Bengkalis, Radar Nusantara
Meja Pasar Trubuk bengkalis yang seharusnya penguna hanya membayar sewa per bulan kepada pemerintah melalui Dinas Pasar dan Kebersihan,Selasa.(21/5). “Sewa yang hanya dikenakan kepada penguna sebesar Rp,50.000 perbulan untuk pajak Distribusi dari Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis”. Hal itu terungkap dari salah seorang peniaga pasar trubuk bengkalis yang tidak mau disebut namanya”mengatakan bahwa meja tersebut banyak yang dijual penyewa kepada salah seorang Tokeh cina yang juga mempunyai meja jaualan Udang berinisial (Lehong) yang tinggal dijalan senayan Bengkalis”. Harga yang jual dilakukan oleh penyewa kepada pembeli Lehong sebesar Rp.9 sampai 11 juta permeja”ungkapnya. “Lehong ketika dikonfirmasi dikediamannya dia tidak dapat ditemui,hanya istrinya keluar rumah menemui wartawan,dan istrinya menolak keras terkait suaminya membeli meja dipasar trubuk”kalau masalah itu tunggu adik saya pulang dari pekan baru,yang tahu masalah beli meja itu hanya adik saya pak”ujarnya istri lehong”. “Ketika mananyai suaminya kenapa tidak mahu ditememui”suami saya tidak bisa berbahasa melayu pak,” ungkapnya.”. Hasil rakaman percakapan lehong kepeda penjual dia membeli meja tersebut dibelinya sebesar Rp.9 sampai 11 juta rupiah permeja,jelas sekali meja tersebut dibeli tokeh cina alias lehong”. “Hari selasa,(21/5) sekitar pukul 13.30 wib. Pangilan masuk dengan No.Hp:085265583792 mengaku istri lehong, mengatakan kepada wartawan,bapak mau uang dan meja silakan ambil,kata-kata singkat yang dilemparkan yang mengaku istri lehong”ingin menyogok wartawan dengan uang”. “Ketika ingin konfirmasi kabib pasar Afrizal di Dinas pasar dan kebersihan kabupaten bengkalis tetapi tidak ada ditempat,salah seorang stafnya mengatakan pak ijal dinas luar”ujar stafnya. Diminta kepada Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan agar bisa menindak tegas kepada pembeli dan penjual,kerana meja

tersebut bukan untuk jual beli,itu milik pemerintah bengkalis’hanya untuk disewa kepada peniaga pasar trubuk bengkalis” (Alim)

Rumah Do’a Anak Yatim “H. Dwi Susanto” Ramai Dikunjungi
Bogor, Radar Nusantara Belum lama ini 20/5/2013 Tatang sebagai wakil dari H.Dwi Susanto pemilik Rumah Do’a Anak Yatim di Desa Cibutu Rt 02/06 bertemu wartawan Radar Nusantara di rumah Do’a Anak Yatim diruang kerjanya. “Berdirinya Rumah Anak Yatim tersebut dari satu anak yatim sudah mencapai sebanyak dua ribu anak yatim dan yang aktif sebanyak seribu anak-anak yatim”, ujar Tatang wakil H.Dwi Susanto. Banyak tamu-tamu yang datang dan berkunjung di rumah doa anak yatim, baik itu dari Palembang, Bandung, Bogor, Bekasi dan beberapa dari luar jawa. “Tamu-tamu yang hadir meminta doa kepada anak yatim tersebut agar bisa menyelesaikan permasalahan seperti utang piutang ekonomi dan dalam bekerja agar naik jabatan”, ujar Tatang sebagai ketua Pengurus Rumah Anak Yatim ini. “Alhamdulillah doa-doa anak yatim tersebut dikabulkan”, ujar salah satu pengunjung yang sering datang. .Doa anak-anak yatim ini diharapkan sebagai jembatan dalam membantu kesulitan apa saja, tambahnya. H.Dwi Susanto ketua anak yatim mengatakan, “anak-anak yatim tersebut akan di berangkatkan umroh sebanyak 28 anak yatim. “28 anak yatim yang terpilih itu berasal dari 4 desa Cibuntu, Cicadas, Tegal Waru dan Tenjo Laya serta 4 kecamatan yang terpilih”, tandas H.Dwi Susanto. (nanayadi)

Kapuas Hulu, Radar Nusantara Peran keluarga sangat penting dalam memerangi penyalahgunaan Narkoba, dimana orang tua harus memberikan “kasih sayang dan perhatian” cukup kepada anak-anak, terutama kita sebagai seorang ibu dalam keluarga, ungkap Ny. Wulan Dhani Ketua Ibu Bhayangkari Kapuas Hulu pada saat usai memberikan pembinaan/sosialisasi narkotika psikotropika dan zat adiktif pada remaja dan anak sekolah Kabupaten Kapuas Hulu, di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu, kamis (23/5). Selain itu juga sedini mungkin, kita harus memberikan pembekalan ketaqwaan dan keimanaan kepada anak-anak kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian anak-anak kita, kedepannya melangkah dan bersosialisasi di lingkungan masyarakat mempunyai benteng-benteng dalam mencegah hal yang negatif yang disebut narkoba itu. Peran Ibu sangat penting dalam kehidupan keluarga, bukan hanya kepada anak tetapi juga kepada seorang suami. Oleh karena itu kami dari Bhayangkari berkomitmen untuk memberikan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba keberbagai kalangan, target kami nantinya

kami akan memberikan sosialisasi kepada Ibu-ibu lainnya. “ada yang bilang, apabila kita memberikan pembelajaran ke seseorang (kelaki-laki _red) artinya kita menyelamatkan satu orang, tetapi apabila kita memberikan pengetahuan dan pembelajaran kepada Ibu-Ibu artinya kita menyelamatkan satu generasi,” cetusnya. Nah, justru kami secara berkalah enam bulan sekali akan memberikan sosialisasi keberbagai kalangan khususnya pada Ibu-ibu untuk mengetahui, bagai mana si gejala – gejala narkoba ? Narkoba bukan hanya dengan anak-anak saja, bisa dengan suami bahkan dengan seorang Ibu juga bisa kecanduan narkoba. Oleh karena itu Sosialisasi yang bertemakan “Di Kenal Untuk Di Tinggal, Diketahui Untuk Dimusuhi” ini sangat tepat sekali dan kedepannya sosialisasi mengenai narkoba ini baik untuk dilaksanakan dan diikuti, sehingga dengan demikian kita tahu dan paham bagaimana mengantisipasi dan mengindari narkoba yang pengaruhnya sangat buruk dalam kehidupan kita. Ungkap Wulan Dhani Ketua Bhayangkari yang berparas cantik dan murah senyum ini. (Santo)

RADAR DAERAH
Kejari Bidik Korupsi Proyek Jalan Poros Telu Rhu-Tanjung Punak
2 Kasus Proyek Jalan TA 2012
Bengkalis, Radar Nusantara Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis mendalami penyidikan 2 kasus terkait dengan indikasi korupsi proyek pembangunan jalan poros dari Desa Teluk Rhu-Tanjung Punak di Kecamatan Rupat Utara dan peningkatan jalan Sukatani Dusun Murni Desa Sepahat kecamatan Bukitbatu-jalan base dan jembatan beton dengan inidikasi kerugian Negara Rp 1 miliar lebih. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Mukhlis melalui Kepala Seksi Pidana khusus (Kasi Pidsus) Arjuna Meghanada mengatakan kedua proyek yang mengucurkan dana APBD Bengkalis tahun anggaran (TA) 2012 ini disinyalir telah mencairkan dana uang muka dari total anggaran proyek sebanyak 30 persen, tetapi pekerjaan dilapangan Nol persen sampai masa akhir tahun 2012. “Kasus ini kita dalami berdasarkan hasil investigasi tim Kejari, yang menemukan adanya pencairan uang muka untuk kedua proyek tetapi yang harusnya akhir Desember 2012 selesai, kedua pekerjaan proyek tersebut dilapangan nol persen, sehingga dapat kita duga ada indikasi fiktif” kata Arjuna Meghanada kepada Wartawan, diruang kerjanya, Jum’at Kemaren (17/5). Dikatakan Arjuna, dari hasil penyidikan kedua kasus proyek tersebut, dengan memanggil saksi 8 orang untuk masing-masing kasus Dugaan sementara mengarah kepada satu orang yang masih dimintai keterangan sebagai penanggungjawab adanya indikasi korupsi tersebut. “Dari beberapa saksi yang telah diperiksa. dari 2 penyidikan itu ternyata mengarah pada satu orang yang sama, dan sampai saat ini saksi juga yang disangkakan masih kooferatif untuk dimintai

Minggu ke I, Juni 2013

32

www. radarnusantara.com

Masjid Jami’ Terlama Di Lahat
dengan semakin besar masjid maka mimbarpun bergeser seperti yang digunakan sekarang,” ungkapnya. Pada awalnya masjid tersebut bernama masjid agung dan pada tahun 1990 an, masjid tersebut berubah menjadi masjid agung seperti yang dikenal oleh masyarakat sekarang ini, dan masjid ini selalu digunakan oleh masyarakat lahat untuk melakukan kegiatan agama. Saat ini banyak kegiatan didalam masjid seperti adanya pengajian ibu-ibu yaitu majlis ta’lim setiap jum’at dan kegiatan pengajian darma wanita kecamatan serta banyak lagi lainnya, begitupun yang dilakukan oleh kaum ikhwan seperti ada pengajian Al-Qu’an setiap malamnya, belajar Iqro’ serta pada saat bulan Ramadhan nanti ada kegiatan tadarus yang dilakukan setiap malam sampai selesainya bulan Ramadahan atau bulan syawal. Selain itu masjid inipun mempunyai perpustakaan untuk para hamba Allah untuk menambah ilmu wawasan tentang Agama Islam, dimana buku-buku perpustakaan ini didapatkan oleh bantuan serta partisipasi masyarakat untuk menciptakan generasi yang sangat mencintai agama. Imam besar masjid agung ini ialah H. Siddik Al-Hafizd dimana ustazd ini adalah seorang yang tahfidz al-qur’an dan setiap ada perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an Dia selalu ikut dan sering menjadi juara baik diKabupaten Lahat sendiri maupun tingkat Provinsi. Disamping itu didalam masjid yang berukuran kurang lebih 75 X 60 ini terdapat suatui makam yaitu makam salah satu seorang yang mengabdikan diri bagi agama dan mengajarkan ilmu agama islam di masjid agung tersebut. Dengan telah diterbitkannya sedikit kulasan tentang Masjid Jami’ atau Masjid agung ini menambah wawasan kita dalam mendalami agama islam serta dapat menjadikan kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, karena orang paling mulia disisi Allah adalah orang yang bertaqwa kepadaNya. (SUPELMAN)

keterangannya,”katanya lagi. Terang kemungkinan, jika bukti -bukti sudah terkumpul, maka pihaknya akan segera menentukan siapa penanggungjawab adanya indikasi korupsi yang disinyalir merugikan Negara miliar tersebut. “Kalau bukti-bukti sudah terkumpul kita akan tentukan siapa penanggungjawab adanya indikasi korupsi tersebut dan menjadikan sang koruptor dari saksi menjadi tersangka,”katanya.(Alim)

Akibat Aturan Tidak Jelas, Masyarakat Jadi Penyelundup
Diperkiran 20 Ton Gula Asal Luar Negeri Diseludupkan Ke Daratan Aceh
malam hari gula tersebut pun, diseludupkan ke daratan Aceh. Menurut keterangan Komandan TNIAL Kollonel. Laut Imam M, yang dikonfirmasi Radar Nusantara Jumat (27/05) dikatakan bahwa, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Bea dan Cukai Banda Aceh guna mencegah penyeludupan. Namun, pihak-pihak atau kelompok yang mencari keuntungan sendiri itu, tetap saja lolos beraksi setiap saat tanpa henti. Bahkan kerap pihak oknum aparat ikut bermain. “Kami TNI-AL telah melakukan kerjasama dengan Bea dan Cukai Banda Aceh guna mencegah penyeludupan gula dari Sabang ke daerah pabean, tetapi penyeludupan terus terjadi setiap hari. Yang disayangkan aksi penyeludupan itu juga ada oknum yang ikut terlibat pasalnya, suatu saat kami melihat oknum sendiri ikut menurunkan gula di dermaga Ule Lheu Banda Aceh”., kata Danlanal Sabang. Ditambahkannya, meskipun aturan pemerintah sudah ada ketentuannya tetapi pihak yang mencari keuntungan pribadi dan kelompok tidak menghiraukan, sehingga bukan saja masyarakat biasa yang hanya menyedulupkan tetapi oknum aparat sendiri ikut bermain. Saat kita mencegah masyarakat untuk tidak dilakukan penyeludupan justru aparat kemanan yang bermain., jelasnya. Sementara itu Kapolres Sabang AKBP.Chomariasih,SH yang dikonfirmasi media ini melalui layanan Send Masagge Servis (SMS) ke Hand Phonenya (HP), menyangkut maraknya penyeludupan gula melalui pantai Balohan Kecamatan Sukajaya Sabang dan kapal KMP.BRR, sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan. Padahal daerah yang kerap menjadi lokasi penyeludupan terdapat Polsek dan KP-3. Sementara kepala BPKS Fauzi Husin beberapa kali hendak ditemui wartawan dia tidak ada waktu, bahkan sejak menjabat sebagai pimpinan lembaga yang didanai pemerintah pusat itu, lebih banyak berada diluar Sabang. Padahal kantor pusat BPKS berada di pulau Sabang, namun banyak pejabat lembaga nasional tersebut yang jarang terlihat masuk kerja di kantor berlantai empat ini. Sudah beberapa kali wartawan mencoba mendatangkan ke kantor BPKS disaat pimpinan itu berada di Sabang, tetapi selalu gagal untuk ditemukan dengan alasan ada kegiatan yang tidak bisa diganggu. Sehingga aturan dan maraknya penyeludupan gula ke daerah pabean, tidak diketahui siapa yang harus bertanggungjawab. Seharusnya lembaga ini yang notabenenya pemberi izin mengsosialisasikan kepada masyarakat tentang aturan yang berlaku. Hasil investigasi media ini ke beberapa titik yang rawan penyeludupan terdapat sejumlah ton gula siap diberangkatkan ke daratan Aceh, diantara yang dijadikan lokasi penyeludupan adalah pantai Keuneukai, Jaboi, Anoi Itam, Balohan selebihnya melalui kapal ferry KMP.BRR. khsusus penyeludupan melalui kapal Ferry KMP.BRR dilakukan sejumlah masyarakat setiap hari dengan cara memasukan pada malam dini hari. Aparat keamanan sendiri tetap bertugas pada pagi hari di dermaga penyeberangan Balohan, pun demikian kamar kosong dan setiap sudut lantai kapal terlihat tumpukan sak gula, ada kesan bahwa masyarakat diajarkan untuk melakukan penyeludupan. Sementara disisi lain ratusan sak gula diseludupkan melalui boat nelayan, seperti melalui pantai Ule Kreung Balohan walau disekitar itu ada pos keamanan. (jsb)

Sabang Aceh, Radar Nusantara. Mengatasnamakan masyarakat sejumlah pelaku penyeludupan gula asal luar negeri yang masuk ke Sabang kian marak, hal tersebut terjadi dikarenakan aturan yang ada dalam Undang-undang dan Peraturan Pemerintah (PP) tidak jelas. Dalam beberapa minggu terakhir diperkirakan 20 ton gula diseludupkan ke daratan Aceh (pabean), ironisnya terjadi penyeludupan besar-besaran di pantai Balohan dan kapal KMP.BRR didepan mata aparat keamanan. Tidak tau siapa yang harus disalahkan dalam hal penyeludupan gula asal luar negeri yang didatangkan ke Sabang sebagai kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (Free Port), karena gula produk luar negeri itu memiliki izin masuk yang dikeluarkan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Sementara menyangkut bebasnya penyeludupan pihak BPKS tidak ikut mengontrol. Sehingga ratus ton gula asal Thailan dan Malaysia dalam sekejab ludes diseludupkan, dengan cara pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi menjual nama rakyat pulau bebas cukai itu. Setiap hari truk-truk pengangkut gula keluar masuk gudang penyimpanan untuk dibawa ke daerah yang Balohan Kecamatan Sukajaya dan pada

Lahat, Radar Nusantara Masjid Jami’ atau yang sekarang dikenal oleh masyarakat lahat sebagai masjid Agung adalah masjid yang paling lama berdiri di bumi seganti setungguan ini, masjid yang berdiri di pusat kjota ini telah dibangun sejak tahun 1920 silam, waktu itu sebelum dibangun di jalan mayor ruslan 3 masjid ini berdiri kokoh di pasar lama, dengan kemajuan jaman serta banyaknya warga cina di tempat tersebut sehingga masjid yang selalu dipadati oleh masyaraklat lahat ini dipindahkan ke jalan mayor ruslan 3 pada tahun 1930 yang lalu. Tanah tempat umat islam beribadah iuni ialah salah satu wakaf dari Hj.Salmah warga sekitar, waktu itu masih jaman belanda sehingga pada waktu perpindahan masjid itu semen untuk membangun pondasi tersebut ada sumbangsi dari pemerintah belanda. Sebelum berdiri kokoh seperti sekarang, masjid tersebut berukuran 15 X 15 meter, akan tetapi dengan banyaknya masyarakat yang sholat disana sehingga dibangunlah perlebaran sehingga terbangun kubah masjid dan sayap kiri dan kanan masjid serta menara yang menjulang tinggi menandakan betapa tingginya ilmu umat islam di lahat. H.Iskandar ketua pengurus masjid tersebut mengatakan bahwa pertama sekali pembangunan masjid agung itu ialah dibangun oleh buyutnya yaitu Hj.Salmah dan Sersan Rodo dimana sersan rodo ini adalah salah satu tentara perang belanda pada saat itu. “Pembangunan masjid agung itu sehingga menjadi kokoh seperti sekarang pembangunanya dilakukan secara bertahap yaitu sampai 3 kali pembangunan dan 2 kali mengalami pergeseran mimbar karena

Bupati Bogor Meresmikan SPAM IKK PDAM Tirta Kahuripan
Bogor, Radar Nusantara Acara peresmian pada tanggal 11 mei 2013 dilokasi Perumahan Mega Sentul Desa Pasirlaja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor yang diresmikan oleh Bupati Bogor Rachmat Yasin dan dihadiri oleh jajaran Direksi PDAM Tirta Kahuripan diantaranya Direktur Utama H.Hadi Mulya Asmat, SH, MM, Direktur umum H. EE Sulaeman, SE, MM, Direktur Tekhnik Ir. H. Daryanta, M.Si Kabag Humas Drs. Hasanudin Taher, Kasie Komunikasi Eksternal Joko Siswanto serta unsur Muspika. Seiring dengan perkembangan pemukiman diKabupaten Bogor, PDAM telah berperan serta dalam mendukung pembangunan infrastruktur dibidang air bersih khususnya di Kecamatan Sukaraja, Tajurhalang,Rumpin dan Gunung Sindur melalui system pengembangan air minum (SPAM) yang pendanaannya melalui bantuan pemerintah pusat,pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.Dalam upaya peningkatan pelayanan terhadap pelanggan serta meningkatkan target cakupan air bersih melalui penambahan sambungan langganan baru dan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dimana pekerjaan pembangunan infrastruktur dibidang air bersih yang sudah selesai 100% dan dapat dioperasionalkan. Pembangunan Sistem Pembangunan Air Minum(SPAM) ini direncanakan untuk melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Pasirlaja,Desa Cijujung dan sekitarnya diperkirakan akan melayani sebanyak+/1.287 sambungan baru diantaranya Perumahan Mega Sentul sebanyak+/-1.012 SL Baru,Perumahan Cijujung Permai +/-200SL Baru dan Perumahan Tatya Asri +/-75 SL Baru.(Aan.S)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

33

Bupati Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini Kab.Tanjabbar

PPDB Kota Bogor Tahun 2013/2014 Jalur Reguler Dibuka

Kuala Tungkal, Radar Nusantara dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-134 Tahun 2013, Ibu-ibu yang yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita(GOW) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyelenggarakan acara puncak peringatan Hari Kartini hari ini,26 April 2013. di Balai Pertemua Kantor Bupati. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Bupati Tanjung Jabung Barat, Unsur Muspida beserta Ibu, kepala SKPD, Kepala Bagian Setda, Ketua TP PKK Kab.Tanjung Jabung Barat,Ketua GOW . Tanjung Jabung Barat, serta Ibu-Ibu Ketua Organisasi Wanita Se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ibu Ketua GOW Kab.Tanjung Jabung Barat dalam Sambutannya menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperingati RA.Kartini sebagai Pejuang Emansipasi Wanita. Dikatakan juga Perempuan Indonesia harus dapat meneladani semangat Kartini.Karena Kartini Merupakan seorang Wanita yang memiliki semangat untuk membuat suatu perubahan demi mengapai sebuah kemajuan, baik untuk diri sendiri,keluarga maupun masyarakat. Sebuah Perjuangan yang menjadi gagasan sangat penting bagi Terwujudnya Emansipasi Wanita dan kesetaraan Gender saat ini. Dalam Sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat yang disampai-

kannya saat menghadiri acara peringatan hari kartini Bahwa Pemikiran Kartini yang dituangkan dalam bukunya Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan ungkapan menyeluruh dari kekhawatirannya akan nasib perempuan Indonesia yang masih sangat terbelakang dan keinginannya untuk berbuat demi kemajuan Kaum Perempuan indoesia. Pemikiran tersebut yang menjadikan Wanita Indonesia saat ini dapat berdiri sejajar dengan perempuan lain di seluruh dunia. peranan dan kiprah perempuan selama ini dalam mendukung pemerintah tidak diragukan lagi, mencakup perbaikan nasib dan kondisi kehidupan perempuan , mayarakat dan bangsa indonesia. Bupati juga mengajak seluruh perempuan apapun latar belakangnya untuk bersama berjuang memperbaiki kondisi kehidupan perempuan khususnya dan kondisi kehidupan bangsa sebagaimana yang diharapkan oleh Ibu kita Kartini. Dikatakan pemerintah juga sangat mendukung kaum peerempuan untuk memperjuangkan kedudukan dan eranannya dalam berbagai aspek kehidupan menuju kesetaraan gender. Dukungan pemerintah ini dapat dilihat dalam bidang kesehatan dimana pemerintah terus berjuang dalam upaya penurunan angka kematian Ibu dan bayi, dibidang pendidikan terdapat kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan,

begitu pula dibidang ekonomi dan sosial khususnya terhadap perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. Dengan tema “mari kita tingkatkan peran perempuan dalam membentuk dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, sehat dan sejahtera”, acara puncak Peringatan Hari Kartini Kabupaten Tanjung Jabung Barat diisi dengan penampilan tarian dari anak-anak TK,SD dalam Kota Kuala Tungkal serta acara hiburan yang diisi oleh Ibu-ibu dari berbagai Organisasi Wanita se-kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebelum acara puncak ini , serangkaian kegiatan telah dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Kartini ke-134 Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Diantaranya lomba memasak, lomba memakai tekuluk,Lomba joget Gembira, dan Seminar Pola asuh Anak yang pesertanya terdiri dari Ibu-Ibu anggota Dharwa Wanita SKPD dan organisasi Wanita Kab.Tanjung Jabung barat. Diharapkan dengan peringatan Hari Kartini ini perempuan Indonesia dapat meningkatkan peran aktifnya dalam mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas, berkarakter dan berakhlak mulia cerdas dan sejahtera sesuai dengan tema yang diusung pada peringatan tersebut. ( Hermansyah )

Bogor, Radar Nusantara

Penerimaan peserta didik baru [PPDB] Kota Bogor untuk jalur regular tahun ajaran 2013/2014 akan dibuka kembali,perihal ini disampaikan dalam konfrensi pers diruang rapat tiga Balaikota Bogor tanggal 24 mei 2013.Acara ini dihadiri Kabag Humas Pemkot Bogor Ary Wiharjo Harsono,Kadisdik Kota Bogor Dra.Hj Fetty Qondarsyah, Msi serta Kabid Menengah Drs.H .Agus Suherman, Mpd dan rekan-rekan awak media. Sesuai jadwaL calon peserta didik tingkat SMA Negeri dapat mendaptarkan diri mulai tanggal 17-20 juni 2013.Pendaftaran dibuka mulai jam 08.00-14.00,calon peser ta didik harus melampirkan ijazah asli atau surat keterangan lulus dari sekolah asal.Menyertakan SKHUN asli atau dari sekolah asal,buku raport asli dan mengisi formulir pendaftaran.Tahun ini proses seleksi menggunakan nilai UN SMP/MTS dan nilai rapot kelas V11-kelas V111 mata pelajaran yang di UN-kan,jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Dra. Hj. Fetty Qondarsyah, Msi. Menurutnya calon peserta didik asal sekolah dalam kota memiliki dua pilihan sementara peserta asal luar kota Bogor hanya satu pilihan.Seleksi calon peserta didik baru berdasarkan peringkat jumlah nilai dari tertinggi ke terendah sampai terpenuhinya daya tampung yang telah ditetapkan.Jumlah nilai adalah hasil penjumlahan antara nilai UN SMP/MTS dengan jumlah masing-masing hasil konversi terhadap rentang nilai satuan dari nilai rapot kelas V11-V111 untuk mata pelaja-

ran yang di UN-kan.Pengumuman akan dilaksanakan tanggal 28 juni jam 08.0014.00 ditempat calon peser ta didik mendaftar.Daftar ulang akan dilaksanakan pada tanggal 2-4 juli 2013 jam 08.0014.00,apabila tidak mendaftar ulang dianggap mengundurkan diri,jelas Fetty.Sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Bogor telah membuka jalur khusus PPDB tahun ajaran 2013/2014 bagi siswa siswi kota Bogor yang memiliki prestasi.Persyaratannya calon peserta didik baru berprestasi dalam bidang akademik non akademik memiliki sertifikat atau piagam penghargaan yang dikeluarkan kementrian/badan/dinas/lembaga/institusi dan organisasi resmi yang diakui pemerintah.Fetty juga menjelaskan bahwa calon peserta didik berusia maksimal 21 tahun pada tanggal 15 juli 2013,sementara calon peserta didik lulusan sebelum tahun 2012/2013 dapat diterima sepanjang daya tampung masih memungkinkan dimana daya tampung telah ditentukan untuk SMAN sejumlah 36 anak didik perkelas.Juga harus melampirkan SKCK dan surat keterangan tidak sedang bersekolah [SKTSB] dari kelurahan setempat. Beliau juga menyatakan penerimaan peserta didik baru harus dapat menciptakan suatu system pendidikan nasional yang dapat menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efesiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan local, nasional dan global.[Aan.S]

Pengungsi Longsor di Cikuda Garut Krisis Pangan
Garut, Radar Nusantara Pengungsi korban dampak longsor tanah tebing di Kampung Cikuda Desa Mekarsari Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut mengalami krisis pangan akibat minimnya bantuan logistik dan tidak sesuai kebutuhan. Bantuan yang kebanyakan terdiri dari mi instan dan makanan kaleng tersebut, sulit diterima karena warga mengaku terbiasa mengonsumsi nasi. “Sejak kejadian kita memang mendapatkan bantuan mi instan dan makanan kaleng dari Pemkab. Tapi kita yang mengungsi di sini tak paham cara masaknya dan tak cocok. Sehingga setiap hari hanya makan mi instan. Yang kami butuhkan itu beras. Persediaan beras yang kami miliki habis hari ini,” ungkap Saodah, salah seorang pengungsi, Rabu (22/5). Kepala Desa Mekarsari Alit Kusmana menambahkan, warga pengungsi juga sangat membutuhkan sarana air bersih. Pasalnya, sarana Mandi Cuci kakus (MCK)) umum yang ada sekarang lokasinya tepat berada di bawah tebing rawan longsor susulan. Sehingga warga tak berani memanfaatkan MCK tersebut. “Mereka juga sangat membutuhkan beras dan susu bayi. Karena tak sedikit pengungsi yang masih memiliki anak balita,” ujarnya. Alit menuturkan, hingga kini warga pengungsi masih mengandalkan pemilik rumah tempat mereka mengungsi untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan lainnya. Alit menyebutkan, tebing yang mengalami longsor berketinggian sekitar 200 meter dengan panjang longsoran sekitar 100 meter. Kendati tak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan ratusan tumbak areal sawah tertimbun dan sekitar 18 rumah dengan jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 25 KK terancam longsoran. Mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, sebanyak 25 KK setara 49 jiwa tersebut diungsikan dan ditempatkan di sebuah garasi mobil di rumah salah seorang warga lainnya yang dinilai aman. Berkaitan dengan kemungkinan relokasi warga, Alit menyatakan pihaknya masih menunggu hasil peninjauan pihak BPBD (Badan Penanganan Bencana Daerah) Garut. PAN

Darma Wanita Garut Lakukan Opsih di Makam Hadlarol Maut

Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Garut Hj. Mutia Alirahman, saat meninjau Opsih di Makam Hadlarol Maut

Garut, Radar Nusantara Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Garut Hj Mutia Alirahman menyampaikan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) seyogyanya dijadikan momentum seluruh elemen untuk berupaya membangkitkan kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa. Membangkitkan motivasi dan memberikan contoh bagi masyarakat, menjadi hal penting bagi upaya tersebut. Demikian disampaikan Hj Mutia sesaat setelah meninjau pelaksan-

aan pembersihan sampah diareal Pemakaman Umum Hadlarol Maut Jl Raya Garut - Bandung Kampung Cihuni Desa Gandamekar kecamatan Kadungora, Senin (20/5). Turut menghadiri peninjauan, Ketua Bidang Sosial Budaya Darma Wanita Kabupaten Garut Ny Rini Mlenik, Ny Kinkin Fathonah berserta sejumlah pengurus lainnya. Menurutnya, kami secara sengaja melaksanakan peninjauan serta ikut serta dalam pelaksanaan pembersihan ini sebagai bagian dari

upaya mengingatkan kembali kepedulian masyarakat akan pentingnya bergotong-royong menjaga lingkungan. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu budaya luhur bangsa yang hari ini semakin terasa memudar. “ini bentuk kepedulian kami di moment peringatan Harkitnas ini”, katanya. Pada peninjauan yang dilaksanakan selepas mengikuti upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-105 di lapang Apel Setda Garut tersebut, diserahkan bantuan dari Pengurus Darma Wanita kepada para pegawai Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) Kabupaten Garut yang sedang melaksanakan upaya pembersihan area Makam. Pada kesempatan tersebut, istri Sekda Garut H Iman Alirahman ini, juga mengajak agar masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan kan untuk kita semua, pungkasnya. Sebagimana diketahui, area yang sudah masuk tanah Pemakaman Umum Hadlarol Maut yang berlokasi di pinggir jalan Raya Cihuni Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora tersebut telah lama di jadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar. Akibatnya sampah menjadi begitu banyak dan mengesankan area makam menjadi seperti tidak terawat. HSs

RADAR DAERAH Pasangan SAMA Siap Lanjutkan Pembangunan
Lahat, Radar Nusantara
Kampanye calon Bupati dan Wakil Bupti Lahat hari ketiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lahat Saifudin Aswari Riva’i SE dan Marwan Mansyur SH MM melakukan Kampanye di dua titik berbeda yaitu di Desa Banyumas dan Desa Tanjung Aur Kecamatan Kikim Barat, Kamis (23/5) Pantauan di Lapangan, Ratusan warga setempat tampak antusias mengikuti kegiatan kampanye ini, mereka tampak berebutan bersalaman kepada calon pemimpin mereka ini, hal ini tampak alami bukan karena kampanye tapi mereka seakan sangat rindu dengan sosok Aswari dan Marwan ini. Marwan Mansyur dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada masyrakat setempat yang telah datang dan menyambut kedatangan mereka, dan dirinya sangat yakin kedatangan masyarakat ini dari hati nurani mereka, bukan karena hal lainnya. “saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada kami dan semoga Allh membalas semuanya,” Ujarnya. Dirinya berjanji akan melanjutkan semua program yang selama ini dilakukan oleh Aswari dan dirinya yakin mampu meberikan yang terbaik untuk masyarakat setempat dan masyarakat Lahat pada umumnya, hal ini bukan isapan jempol semata karena terbukti dari sambutan masyarakat selama ini. Untuk diketahui, Marwan Mansyur sosok yang cukup dikenal karena selama ini dialah Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda), karena disanalah mayoritas perencanaan program pembangunan wilayah Kabupaten Lahat selama ini. Boleh dikatakan Marwan Mansyur adalah ahli pembangunan Lahat yang berpengalaman diberbagai bidang dan organisasi diyakini dapat mewujudkan Lahat yang lebih sempurna. Terpisah, H Saifudin Aswari Riva’i SE mengungkapkan, dirinya datang dan berkunjung ke desa-desa yang ada di Lahat ini bukan hal yang baru dilakukan karena kampanye ini saja, namun semasa dirinya menjabat hampir semua desa didatanginya, hal ini dilakukannya untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mengetahui secara langsung semua kebutuhan masyarakat yang di datanginya. “Semasa saya menjabat hampir semua desa saya kunjungi untuk mengetahui secara langsung semua kebutuhan mereka, dan buktinya masyarakat lebih dekat dengan kami. Ke depan saya bersama pak Marwan siap untuk melanjutkan kembali semua program pembangunan yang ada,” ungkap calon bupati incumbent ini. Tokoh Masyarakat Kikim Area Ghozali Hanan mengatakan, dirinya bersama masyarakat Kikim yakin dan percaya sepenuhnya dengan kepemimpinan Aswari

Minggu ke I, Juni 2013

34

www. radarnusantara.com

selama ini, hal ini dapat dilihat dari program kerjanya selama ini yang mampu memberikan kontribusi langsung untuk masyarakat. “pak wari adalah sosok pemimpin

yang telah teruji, Semua yang dilakukan Aswari Selama ini kami telah nikmati dari semua sisi pembangunan segala infrastruktur dan bantuan-bantuan lain yang sampai ke masyarakat, jadi Aswari itu or-

ang yang sangat profesional dalam bekerja dan mampu memberikan perubahan yang cukup signifikan untuk masyarakat Lahat,” Ujarnya. (Supelman)

Pisah Sambut Kepala Sekolah Sekaligus Pelepasan Siswa Kelas XII
Pali, Radar Nusantara. Acara pisah sambut kepala sekolah yang baru yaitu Budianto, S.Pd dengan kepala sekolah lama Drs. Firmansyah, M.Si SMAN 1 Penukal Kab. Pali. Dan sekaligus acara pelepasan siswa/ i kelas XII tahun ajaran 2012/2013 yang berlangsung dihalaman sekolah. Acara pisah sambut kepala sekolah serta Pelepasan siswa/i SMAN 1 Penukal Kab. Pali yang dihadiri oleh camat penukal Asminton, SH, Kepala sekolah SMAN 1 Abab H. Zaibin, S.Pd. M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 1 Penukal Utara Ibnu Syarif, S.Pd, Pengurus komite, orang tua wali murid, semua dewan guru, tokoh masyarakat, seluruh siswa/i SMAN 1 Penukal dan beberapa kepala sekolah serta dewan guru dari sekolah lain yang berada diwilayah kabupaten pali. Budianto, S.Pd dalam kata sambutannya mengatakan, “berterima kasih Kepada Kemite sekolah dan para wali murid yang telah mempercayai anak mereka mengenyam pendidikan disekolah dan berinisiatif mengadakan acara Pisah Sambut kepala sekolah dan pelepasan siswa/i SMAN 1 Penukal ini yang berlangsung dengan meriah. Budianto berharap “semoga siswa/i yang dilepas/ dikembalikan kepada orang tuanya hari ini yang sudah mengikuti ujian nasional serta ujian sekolah lulus seratus persen dengan nilai yang membanggakan”. A.Muis, SH selaku orang tua wali murid kelas XII dalam kata sambutannya mengatakan “ kami semua orang tua wali murid mengucapkan permohonan maaf kepada semua dewan guru SMAN 1 Penukal andai kata selama anak kami diajar dan dididik disekolah ini terdapat kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja, dan kami ucapkan ribuan terimah kasih kepada kepala sekolah dan seluruh dewan guru yang telah mentransferkan ilmu kepada anak kami, semoga ilmu yang telah dewan guru berikan kepada anak kami bisa berguna bagi bangsa, negara, masyarakat dan agama dan berharap semoga anak-anaknya yang telah mengikuti ujian nasional dan ujian sekolah lulus seratus persen”. Dalam Acara pelepasan siswa/i kelas XII SMAN 1 Penukal tersebut terlihat sangat meriah karena diisi dengan berbagai pertunjukan yang ditampilkan oleh siswa/i kepada semua tamu undangan, adapun pertunjukan yang ditampilkan antara lain : tari Tanggai dan Gayung Bersambut. (Heman)

RADAR DAERAH
www. radarnusantara.com

Minggu ke I, Juni 2013

35

Kericuhan Tak Pengaruhi GMNI Gelar Aksi, Pertanyakan Pembongkaran Gedung Pemerintahan Pelantikan 20 Kades Baru
Nias Selatan, Radar Nusantara Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nias Selatan menggelar aksi damai di Gedung DPRD Nisel, Rabu,(25/04) meminta penjelasan Pihak DPRD tentang pembongkaran Sejumlah Aset Daerah seperti Pembongkaran Gedung SD Negeri 1 Dan 2 Telukdalam dan Pembongkaran Gedung Museum Di Lapangan Orurusa Telukdalam yang di lakukan Pemerintah Daerah Nias selatan. Dalam pernyataan sikap Mereka yang di bacakan Pimpinan aksi Sujudkan Manao Di hadapan Wakil Ketua DPRD Budieli laia, SPd dan Sejumlah Anggota Dewan lainnya di Gedung Dewan intinya mempertanyakan apakah pembongkaran sejumlah Gedung tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, Mereka juga menyoal tentang kerugian materil dan imateril yang di alami oleh Siswa-Siswi SD Negeri 1 Dan 2 Telukdalam akibat adanya perubahan jadwal jam belajar serta lokasi sekolah yang di tempati sementara yang semakin jauh. Mereka juga mengkritik Kebijakan Pemerintah Daerah Nisel di bawah kepemimpinan Idealisman Dachi yang mengalihkan lokasi atau pertapakan berlangsungnya proses pendidikan itu menjadi Ruko atau Pasar. Terkait hal itu, GMNI bersama Rakyat Nisel sadar dan

Para Kades saat dilantik Bupati Uu

GMNI ( Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ) di Nisel
tidak bisa lagi di ombang-ambingkan dengan segala tipu daya serta hanya satu tekad dan tujuan yakni bongkar dan teriakan segala kebijakan Pemerintah daerah yang tidak pro Rakyat di Bumi Nisel. Karena Menurut Mereka, penyelenggaraan Pemerintahan seharusnya di dasari dengan Pancasila. “ Karena Pancasila merupakan Ideologi Kritis untuk menilai apakah penyelenggaraan pemerintahan tersebut sudah sesuai dengan kaedah-kaedah yang tercantum dalam Pancasila atau tidak,” Tegas Sujudkan Manao yang juga sebagai Ketua DPC GMNI Nias Selatan. Untuk itu, Mereka meminta agar dalam waktu dekat, Pihak DPRD sebagai Wakil rakyat Nisel bisa memberi jawaban terkait tuntutan Mereka itu. Namun, bila hal itu tidak tindaklanjuti, maka Pihaknya akan kembali melakukan aksi dengan jumlah Massa yang lebih banyak lagi. Wakil Ketua DPRD Nisel Budieli Laia, SPd di hadapan Massa berjanji dalam waktu dekat Pihaknya akan melakukan rapat di tingkat Pimpinan. Aksi damai GMNI itu di mulai dari depan Kampus STKIP dan STIE Nisel kemudian Massa menuju Simpang Lima Telukdalam sambil meneriakan Yel-Yel GMNI dan dengan berjalan kaki seterusnya menuju ke Gedung Dewan Jln. Saonigeho KM 3 Telukdalam dengan pengawalan ketat dari Pihak Aparat Polres Nias Selatan. (Delis Ndruru)

Pilkada Sumsel Team Pemenangan DerMA Desa Tempirai

Siap HantarKan Kemenangan Herman Deru - Mahpilinda Syahrial Oesman
Pali, Radar Nuasantara
Detik-detik Menjelang pesta demokrasi Pilkada Pemilihan gubernur sumatera selatan pada 6 juni mendatang. Mulai terlihat keibukan dibeberapa posko team kemenangan dari masingmasing ke-empat kandidat yang siap melaju ke calon Gubernur dan wakil gunernur Sumsel periode 2013-2018. Menurut hasil pantauan war tawan Radar Nusantara diwilayah kabupaten Pali ( Penukal Abab Lematang Ilir ), Pada (22/ 5) Nampak beberapa posko mulai ramai dikunjungi simpatisan, salah satu contoh Posko Pemenangan Maju Bersama Herman Deru Desa Tempirai, saat wartawan Radar Nusantara menyambangi posko ini, menurut ketua posko team pemenangan Herman Deru – Mahpilinda Syahrial Oesman ( DerMA ), Alam Taro Bin Mustopa yang didampingi rekannya M.Tegap Bin Pakarudin. Team ini siap menjaring masa, mendukung dan mensukseskan pasangan DerMa, kandidat nomor urut 3 unggul sebagai pemenang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Periode 20132018. Alam Taro Juga mengatakan berharap “ agar masyarakat desa Tempirai pada Khususnya dan masyarakat kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Pali, Sumater ta Selatan Pada Umumnya, untuk tidak salah pilih dalam pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur pada 6 juni mendatang, karena dari beberapa calon kandidat yang ada hanya kandidat nomor urut 3 pilihan yang tepat, sebab pasangan nomor urut 3 merupakan pasangan yang muda dan peduli rakyat.sesuai Visinya menjadikan sumsel unggul. Alam Taro yakin bilamana pasangan DerMA Unggul pada pilkada sumsel 6 juni

Tasikmalaya,RadarNusantara Kasus perusakan kantor Desa Singasari, Kecamatan Taraju, kabupaten Tasikmalaya, yang terjadi pada Selasa (21/5) lalu tidak mempengaruhi pelantikan para Kepala Desa lain di beberapa daerah. Hingga pada Rabu (22/5), Bupati Tasikmalaya, H. Uu Ruzhanul Ulum, kembali melantik 20 kepala Desa lainnya di Lapangan Burujul, Desa Raksasari, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Pelantikan inipun dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, Muspika dan Muspida setempat. Tidak ha-nya itu beberapa anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya pun hadir dalam pelantikan para kepala desa ini. Agenda pelantikan pun berlangsung tertib dan aman hingga akhir acara. Meski diketahui jika Pilkades Kertaraharja taraju kemarin sempat menyisakan masalah. Namun diyakini dengan acera pelantikan ini, buntuk masalah tersebut dinilai telah selesai. Berdasarkan keterangan, 20 or-

ang Kepala Desa yang dilantik ini berasal dari 5 kecamatan. Mereka yakni 5 orang Kepala Desa dari Kecamatan Salawu, 1 orang Kepala Desa dari Kecamatan Puspahiang, 5 Orang Kepala Desa dari Kecamatan Sodonghilir, 5 orang Kepala Desa dari Kecamatan Taraju dan 4 orang kepala Desa dari kecamatan Bojong gambir. Meski Bupati Uu enggan berkomentar banyak mengenai kisruh pilkades di beberapa daerah. Akan tetapi dirinya cukup mengapresiasi kinerja dari para panitia Pilkades dan Badan Pertimbangan Desa (BPD) yang telah bekerja keras mensukseskan agenda tersebut. Sehingga para kades ini terpilih langsung atas dasar kehendak dan suara masyarakat. “Panitia pilkades cukup solid dan berani ambil keputusannya sehingga terpilih kepala desa yang merupakan aspirasi masyarakat,” jelas dia.Bupati pun mewanti-wanti para kades untuk bertugas sesuai aturan. DRM/U.Yoeh

Al- Fata Siap Tempa Siswanya Berprestasi

mendatang, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan terealisasi, seperti yang dikeluhkan masyarakat Tempirai Pasilitas Askes jalan menuju desa Tempirai dengan Desa Prabumenang yang selama ini nyaris rusak parah.dan masih banyak lagi pasilitas lainnya yang harus diperhatikan pemerintah.Ujarnya. ( Herman- Usman)

Pasarkemis Mulai Rentan DBD dan Ciku Ngunya
Tanggerang Raya RN
Organisasi Masyarakat Gerakan Indonesia Bersatu Kab. Tanggerang, dalam minngu ini di sibukan dengan kegiatan sosial, melaksanakan program sehat melalui program sehat pemogingan/Pengasapan di tiap wilayah khusus nya di Desa sukamantri kecamatan pasarkemis kab. Tanggerang, yang secara kebetulan salah satu calon kepala desa sukamatri Bapak H. Maulana, Spd yang mempunyai Program dan misi Menuju Sukamantri Sehat, juga memberikan bantuan sosial berupa obat vestisida guna meringan kan ormas GIB dalam melaksanakan pengasapan setelah mengetahui beberapa masyarakat terjangkit cikungunya dan Demam berdarah,seperti yang di alami salah satu warga perumahan Bumi pasarkemis village Desa sukamantri Rt 04 Rw 16, (Agus) yang di rawat selama 5 hari di salah satu rumah sakit,saat di jumpai Radar Nusantara Beserta Ormas Gerakan Indonesia Bersatu di kediaman nya sehari sepulang dari rumah sakit, masih terlihat lemas akibat terkena gigitan nyamuk Demam berdarah,mekipun pihak rumahsakit telah memberikan tembusan kepada Pihak desa sukamantri tutur agus dengan nada pelan, namun hal itu belum ada tindak lanjut, sampai tim dari Organisasi GIB melakukan pengasapan dengan di dampingi relawan-relawan Calon Kades Sukamantri yang berbendera kuning dengan nomor urut 1(satu), secara serempak melakukan pengasapan di perum bumi pasarkemis village sangat mendapat perhatian penuh juga antusias serta masyrakat berterimakasih kapada tim Relawan Calon kades H.Maulana yang telah ikut peduli kepada masyrakat sukamantri dalam hal pecegahan Demam Berdarah Khusus nya masayrakat rw 16 yang slama ini sangat jarang ada nya program pemberantasan sarang nyamuk dari instansi-instansi terkait,dan salah satu nara sumber masyarakat pasarkemis village saat berwacana dengan ketua biro lingkungan kesehatan Gerakan Indonesia Bersatu kab.Tanggerang,Sangat mengharapkan program seperti ini berlanjut di tiap 2(dua) Bulan sekali atau saat penggatian musim Baik dari instansi Pemerintah Maupun Dari Ormas-Ormas yang mempunyai program sehat dan peduli Kesehatan Lingkungan, jangan setelah ada nya yang terkena atau terjangkit DBD Baru di adakan program tersebut tutur nya dengan tegas. (Asep Maulana/Imron)

Tasikmalaya, Radar Nusantara Kalau dilihat lokasi sekolahnya tidak terlalu jauh dari jalan raya Tasikmalaya – Garut, tidak sampai 3 Km. Namun keadaan jalannya sudak tidak layak untuk dilkalui kendaraan roda dua apalagi roda empat. Tepatnya di Kampung Babakan Jengkol, Desa Sukaluyu, Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya. Sekolah itu bernama Al-Fata, dimana sekolah ini diperuntukkan siswaDTA-TPA sampai Taman Kanak kanak (TK) yang kualitasnya siap untuk masuk sekolah dasar atau ibtidaiyah. Dimana kurikulum pembelajarannya disesuaikan dengan sekolah sekolah lainnya. Menurut Ajengan Yayat Hidayat, Kepala Sekolah Al-Fata yang pernah mengenyam pendidikan d‘i pondok pesantren, mengatakan, bahwa sekolah ini berdiri sejak tahun 1998 dengan kapasitas seadanya. Tapi murid yang tertampung mencapai57 orang dengan dibantu sebagai pemngajar 4 orang

guru. Sekolah ini bisa bertahan dengan pembiayaan hasil swadaya masyarakat dan para orangtua murid. Sekolah ini berdiri diatas tanag Wakaf seluas 80 Bata, dengan 4 ruang kelas dan 1 ruang kantor. Bahgkan untuk trahun ajaran baru, bercita cinta ingin membangun kembali ruang kelas termasuk arena bermain untuk siswanya. Ketika wartawan Radar Nusantara berkunjung ke sekolah tersebut sedang dilaksanakan Intihan. Pelaksaanaannya selama 3 hari, dengan menghabiskan biaya tidak sedikit hasil sumbangan para orangtua murid. Baik Ajengan Yayat Hidayat yang didampingi Sesepuh Al-Fata Mamat Rahmat juga perwakilan orangtua murid, Yuyun, berkata bangga akan kreativitas anak didiknya. Bahkan kedepan pengelolaan AlFata akan diteruskan oleh putri sulungnya Siti Rihayah, yang kini sedang menimba ilmu di STIA Cipasung, ujar Ajengan Yayat. DRM/ U.Yoeh

Minggu ke I, Juni 2013

Dapatkan di Mall-mall Terdekat di Kota Anda

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->