Anda di halaman 1dari 24

Kata Pengantar

Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Mahakuasa yang telah berkenan menganugerahkan kesempatan sehingga bahan buku ajar "MDM Menyenangkan dan Mudah belajar kanji" untuk pelajar SMA/MA sederajat dapat diselesaikan oleh kami. Buku ini disusun untuk memudahkan siswa dalam memahami belajar kanji. Dan sebagai acuan dan diharapkan siswa dapat mengembangkan kreativitas, melalui pemahaman konsep dan wacana serta pelatihan-pelatihan dalam setiap babnya. Materi dalam buku ini disajikan secara tematik. Pada bab ini dapat dikembangkan siswa melalui soal latihan yang beraneka ragam. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkenan memberikan kritik dan saran dalam rangka penyempurnaan buku ini di kemudian hari. Akhirnya penulis berharap dengan terbitnya buku ini dapat memberi motivasi semangat mempelajari kanji.

Jakarta, Juni 2013 Penulis

1|Page

Daftar Isi

Kata Pengantar ...........................................................................................................1 Daftar Isi......................................................................................................................2

I. Sejarah Kanji.........................................................................................................3 II. Mengenal Kanji......................................................................................................4 III. Aturan Menulis Kanji.............................................................................................6 Bab I A. B. C. D. E.

Cara menulis kanji...........................................................................................8 Latihan kun yomi dan on yomi........................................................................13 Latihanmembaca............................................................................................14 Latihan menulis..............................................................................................17 Kebudayaan...................................................................................................20

Daftar Pustaka...........................................................................................................22 Biodata Penulis......................................................................................................... 23

2|Page

I.Sejarah Kanji

Kanji adalah huruf yang berasal dari Cina. Pada mulanya orang Cina zama dahulu menggambar benda-benda yang ada di sekitar mereka. Gambar-gambar tersebut kemudian dibuat sesederhana mungkin dan digambar dalam bentuk kotakkotak untuk memudahkan mereka dalam menulisnya. Maka muncul kanji (Yama, gunung), (kawa, sungai), (ta, sawah), (hito, manusia), dan lain-lain. Karena berawal dari penyederhaan sebuah gambar, setiap Kanji memiliki makna tertentu. Hal ini juga berarti hampir semua benda yang ada di dunia ini (terutama kata-kata yang termasuk dalam bahasa cina dan jepang) dapat ditulis dengan huruf kanji. Dengan demikian dapat diasumsikan jumlah huruf kanji hampir sama dengan jumlah benda yang ada di dunia. Huruf kanji masuk ke jepang sekitar abad IV. Pada waktu itu Cina berada di bawah kekuasaan Dinasti Kan. Maka dari itu huruf berupa gambar-gambar tersebut dinamakan "Kanji", yang artinya "huruf negeri Kan". Meski Jepang mengadaptasi Kanji dari Cina, namun tidak semua kanji yang ada di Jepang sama dengan kanji cina. Hal ini karena ada beberapa kanji yang mengalami penyederhanaan bentuk. Selain itu, jumlah kanji yang ada di Jepang tidak sebanyak yang ada di Cina. Pada tahun 1900 mulai muncul pendapat untuk membatasi jumlah huruf kanji yang begitu banyak. Akhirnya pada tahun 1981 ditetapkan daftar kanji yang memuat 1945 huruf kanji yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

3|Page

II. Mengenal Kanji

a.

;(bushu) Guratan Utama

Huruf kanji terbentuk dari beberapa garis atau coretan yang membentuk bagian-bagian kanji, lalu bagian-bagian tersebut pada akhirnya membentuk huruf kanji secara utuh. Bushu adalah istilah yang berkenaan dengan bagian-bagian yang ada pada sebuah huruf kanji yang dapat dijadikan suatu dasar untuk pengklasofikasian huruf kanji. Hal ini akan memudahkan kita ketika mencari arti suatu kanji pada sebuah kamus. Dibawah ini merupakan beberapa bushu atau guratan utama pada kanji: 1. (Kiri) Contoh:

2. (kanan) Contoh:

3. (atas) Contoh:

4. (bawah) Contoh:

5. (upper left) contoh:

6.

(enclosure) contoh:

7.

(lower left) contoh:


4|Page

b.

Cara Pengucapan Satu aksara kanji bisa memiliki cara membaca yang berbeda-beda. Selain itu

tidak jarang, satu bunyi bisa dilambangkan oleh aksara kanji yang berbeda-beda. Aksara kanji memiliki dua cara pengucapan, ucapan Tionghoa (on'yomi) dan ucapan Jepang (kun'yomi). Secara harfiah, Kunyomi artinya adalah Bacaan Jepang (bacaan Kun) sedangkan Onyomi adalah Bacaan China (bacaan On). Kunyomi yaitu pembacaan kanji dengan cara menetapkan bahasa jepang sebagai cara membaca kanji berkenaan dengan arti kanji tersebut. Sedangkan onyomi yaitu membacan kanji dengan cara meniru pengucapannya dalam bahasa cina zaman dulu. Dalam daftar-daftar kanji (termasuk dalam daftar Jooyoo Kanji) dan dalam buku-buku pelajaran huruf kanji biasanya onyomi ditulis dengan huruf katakana sedangkan kunyomi ditulis dengan hiragana. Namun didalam pemakaiannya seharihari untuk penulisan onyomi pun (misalnya untuk menulis furigana) biasanya menggunakan huruf hiragana. Contoh:

a. Kunyomi

: 1)

/ (hi/-bi) (ka)

2) b. Onyomi : 1)

/ (nichi/ni)

2) (jitsu)

5|Page

III.Aturan Menulis Kanji


Untuk menulis huruf Jepang, baik Hiragana, Katakana dan terutama Kanji ada caracara dan aturan dalam penulisannya. Manfaat dari memahami cara penulisan Kanji adalah melalui langkah tersebut pembelajaran dapat pula menghitung jumlah coretan sehingga kesalahan penghitungan coretan dapat dihindari. Aturan dasar penulisan Kanji adalah : 1. Coretan horizontal dibuat dari kiri ke kanan

2. Coretan vertikal dibuat dari atas ke bawah

3. Huruf yang berupa coretan horizontal bersusun, di tulis dari atas ke bawah.

4. Huruf yang berupa coretan vertikal yang berjajar, ditulis dari kiri dan kanan.

5. Cara membuat sebuah kotak adalah sebagai berikut : Bila ada gambar di dalam sebuah kotak, maka coretan yang menutup kotak tersebut ditulis paling akhir.

6|Page

Jika ada sebuah garis yang melalui sebuah kotak, garis tersebut ditulis paling akhir.

Jika ada sebuah garis yang melalui sebuah kotak, garis tersebut ditulis paling akhir.

Selain menulis sesuai dengan urutan penulisan, ada beberapa cara agar huruf Kanji terlihat bagus, yaitu : 1. Anda menulis pada sebuah kotak. Tiap kotak hanya berisi satu hurug kanji, tanpa memandang jumlah coretannya. Dengan demikian, huruf Kanji yang berjumlah coretan sedikit maupun banyak akan berukuran sama besarnya. Contoh :


2. Ada tiga macam cara untuk mengakhiri suatu coretan, yaitu : a. Berhenti

b. Lepas

c. Congkel

7|Page

Bab I A. Cara menulis Kanji


/ /

()

Hari Matahari

besok

() tanggal 1 () jepang

() hari miggu

() lalu

Bulan

bulan

()

bulan

() januari

() hari senin

8|Page

() Kamis

Pohon

: pohon

Hari

() tempat penyimpanan kayu

Gunung

()Gunung gunung fuji ()nama keluarga berapi

() :

()

gunung

9|Page

()

Sungai

: Sungai

() : Sungai nil

Sawah

()sawah ()nama keluarga

()ladang sawah

10 | P a g e

()Orang penduduk

Orang

() : Lima orang orang jepang

()

()

Mulut

Mulut

() pintu masuk

()Pintu keluar

11 | P a g e

()

Mobil

mobil

()sepeda

()kereta

()

Gerbang

gerbang

()devisi

()spesialis

12 | P a g e

B. Latihan membaca kun yomi dan on yomi a. Tuliskan kun yomi dan on yomi seseuai pada gambar dibawah ini!
1. Bulan 6. Mulut

7. Gerbang

2. Matahari

3. Pohon

; ;

8. Gunung

4. Sungai

; ;

9. Sawah

5. Mobil

; ;

10. Orang

; ;

13 | P a g e

C. Latihan membaca huruf Kanji a. Tuliskan cara baca Kanji berikut ini dengan menggunakan huruf Hiragana ! 1. 2. 3. 4. 5. ___________ ___________ ___________ ___________ ___________ 6. 7. 8. 9. 10. ____________ ____________ ____________ ____________ ____________

b. Tuliskan cara baca kanji yang tepat pada kalimat-kalimat di bawah ini ! 1. (sungai ini sangat indah) __________________ 2. ; ; (Dari hari senin sampai hari kamis ada ujian)

__________________ __________________

3. (Tuan ........ adalah orang Jepang) __________________

__________________

4. (China penduduknya banyak) __________________ 5.


(gunung fuji adalah gunumg tertinggi di Jepang)


14 | P a g e

6. (Tuan..... adalah spesialis mobil) ___________________ ___________________ 7. ; (Dia jatuh dari pohon) ___________________

8. (Bisakah menyetir mobil) ___________________

c. Lingkarilah kanji yang sesuai dengan gambar !


1. 2.

3.

4.

15 | P a g e

5.

6.

7.

8.

d. Jodohkanlah kanji dibawah ini dengan cara baca yang tepat ! 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 A B C D E F G H I J

16 | P a g e

D. Latihan menulis huruf Kanji a. Tulislah kata-kata dibawah ini menggunakan huruf kanji 1. Hari kamis Populasi Orang

4. Hari Minggu

Bulan

Februari

7. Hari Senin

8. Sungai

9.Kereta

10. januari

11.maret

3
17 | P a g e

12. April

13. Mei

14. Juni

4
15Juli

5
16Agustus

6
17September

18 Oktober

19 November

20Desember

21

Orang jepang

22

yamada

18 | P a g e

23spesialis

4Gunung

25Pohon

26Mobil

27. 1 orang

28 . 2 orang

29.. Yamagawa

30. Mulut

31. Tanggal 1

32 Tanggal 2

33. . Gunung fuji


19 | P a g e

E. Kebudayaan

Shodo seni menulis indah menggunakan kuas dan tinta hitam atau yang lebih dikenal dengan istilah kaligrafi sudah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu. Kaligrafi pertama kali dikembangkan di negeri China. Awalnya kaligrafi mengutamakan keindahan tulisan saja, namun lama-kelamaan mengarah ke sebuah seni. Seni ini lalu diperkenalkan di Jepang pada abad ke 17 bersamaan dengan penyebaran agama Budha dari India menuju Korea, China, dan Jepang, di mana kitab suci Budha sudah ditulis dengan kaligrafi China saat agama tersebut diperkenalkan di Jepang. Kaligrafi di Jepang disebut shodo, yang berasal dari huruf kanji kaku (menulis) dan michi(cara). Meskipun shodo merupakan kebudayan yang cukup kuno, Namun Jepang masih mempertahankan kebudayaan itu, terbukti hingga saat ini masih banyak orang yang tertarik untuk mempelajarinya, bahkan di sekolah-sekolah para murid (biasanya murid SD) diajarkan shodo. Sekilas shodo tampak mudah dibuat, namun orang yang masih pemula akan langsung mengalami kesulitan saat mencobanya, karena banyaknya hal yang harus diperhatikan, mulai dari keseimbangan bentuk tulisan, tarikan garis, tebal-tipisnya garis, hingga irama tulisan. Keindahan kaligrafi tentunya tidak terlepas dari peralatan yang digunakan. Ada 6 jenis peralatan utama yang biasanya digunakan untuk membuat kaligrafi Jepang. Yang pertama adalahshitajiki, berupa alas untuk menulis. Biasanya alas ini berbahan semacam kain flannel yang permukaannya lembut dan berwarna hitam. Kedua adalah bunchinatau pemberat kertas berbentuk balok yang terbuat dari besi. Peralatan lainnya yaitu kertas untuk menulis. Kertas yang digunakan bukan sembarang kertas, melainkan kertas yang tipis dan ringan, namun tahan lama dan dapat menyerap tinta. Kertas khusus ini dikenal denganhashi, berupa kertas dengan dua permukaan berbeda, di mana sebelah permukaannya kasar, sedangakan permukaan sebaliknya halus. Bagian inilah yang dipakai saat menulis kaligrafi. Ukuran hanshi umumnya berkisar antara 24 x 32,5 hingga 26 x 35 cm. Selanjutnya adalah perlengkapan yang paling utama dalam
20 | P a g e

pembuatan kaligrafi, yaitu kuas yang dinamakan fude. Ada berbagai macam bentuk fude, mulai dari kecil hingga besar. Fudeukuran besar biasanya digunakan untuk membuat tulisan, sedangkan yang kecil digunakan untuk membubuhkan tanda tangan si pembuat kaligrafi. Batang fude terbuat dari bambu atau kayu pohon, sedangkan bulunya terbuat dari bulu hewan, seperti domba, musang, rakun, rusa, bahkan ekor kuda. Bulu itu kemudian diikat dan ditempelkan pada batang fude. Rapi tidaknya ikatan bulu fude sangat mempengaruhi tekstur tulisan. Tidak hanya fude saja tetapi juga tinta yang dipakai juga mempengaruhi hasil tulisan. Tinta yang dipakai untuk seni kaligrafi bisa berupa tinta botolan, namun agar hasil tulisan lebih maksimal, biasanya digunakan sumi, berupa tinta yang dipadatkan. Cara mencairkan sumi sangatlah mudah, cukup dengan menambahkan air lalu menggosok-gosokannya dalam wadah besi yang disebut suzuri.

Sebelum menulis kaligraf, keenam perlengkapan itu ditata sesuai aturan. Hanshi diletakkan di atas shitajiki, kemudian di bagian atasnya beri pemberat bunchin agar tidak bergeser ataupun tertiup angin. Sedangkan suzuriyang sudah berisi tinta sumi diletakkan di sebelah kanan bersebelahan dengan fude. Kadangkadang fude juga diletakkan di atas fudeoki, yang mirip seperti balok kecil untuk menyimpan sumpit. Untuk menulis kaligrafi bahasa Jepang, hal pertama yang harus dikuasai tentunya tulisan Jepang, mengingat urutan penulisan huruf Jepang tidak sama seperti menulis huruf alphabet. Hal ini sangat penting, karena kesalahan sekecil apapun akan tampak jelas pada hanshi.

Selanjutnya adalah tata cara menggunakan fude. Cara memakai fude yang benar adalah menggenggam bagian tengahnya, dan saat mencoretkan tinta pada hanshi, fude
21 | P a g e

diarahkan tegak lurus, pergelangan tangan dan siku tidak boleh menyentuh meja.

Daftar Pustaka

Kano Chieko, 1989. Basic Kanji Book Vol 1, Bojinsha, Tokyo. Endah Herawaty, 2008. 105 Kanji Dasar,think, Jogjakarta Sujianto, Drs, M.Hum,2004.Pengantar Linguistik Bahasa Jepang, Kesaint Blanc, Jakarta http://www-japan-informations.blogspot.com/2011/09/sejarah-kanji.html http://jculture-shaoran91.blogspot.com/2008/08/shodo.html

22 | P a g e

BIODATA PENULIS

Nama : Dara Saraswati Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 18 Juni 1993 Alumni SMA 4 Bekasi Pelajar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) angkatan 2011 Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang

Nama : Resa Aristiadefa Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 22 Februari 1994 Alumni MAN 13 Jakarta Selatan Pelajar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) angkatan 2011 Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang

Nama : Siska Amelia Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 1 Maret 1993 Alumni SMK Islam PB Sudirman 2 Pelajar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) angkatan 2011 Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang

23 | P a g e

24 | P a g e