Anda di halaman 1dari 2

SRPMK dan SRPMK Degan SANSPRO dan SAP 2000

Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap gempa. Hal ini dapat dilihat pada kejadian gempa dalam bebarapa tahun terakhir yang melanda beberapa daerah di Indonesia dan menyebabkan kerusakan berbagai sarana dan prasarana di daerahdaerah yang terkena dampak bencana tersebut. Kondisi alam ini menyebabkan perlunya pemenuhan terhadap kaidah-kaidah perencanaan/pelaksanaan sistem struktur tahan gempa pada setiap stuktur bangunan yang akan didirikan di wilayah Indonesia, khususnya yang dibangun di wilayah dengan resiko gempa menengah hingga tinggi. Hal ini bertujuan agar pada saat terjadi gempa, struktur bangunan dapat bertahan dan melindungi penghuninya dari resiko bahaya gempa. Salah satu sistem struktur penahan beban lateral sesuai SNI 03-2847-2002 dan SNI 103-1726-2003 adalah Sistem Rangka Pemikul Momen (SRPM), yang terdiri dari 3 jenis yaitu Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB), Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM), Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Gedung yang penulis tinjau pada tugas akhir ini dalah gedung yang berada pada wilayah gempa zona 3 Indonesia. Meurut SNI 03-2847-2002 (Purwono dkk. 2007), bangunan yang berada di zona 3 dan 4 (yaitu zona dengan resiko gempa menengah) harus direncanakan minimum dengan menggunakan sistem struktur yang memenuhi persyaratan detailing mengengah. Dalam melakukan perhitungan struktur sekarang sudah begitu banyak program-program yang diciptakan manusia untuk membantu mempercepat proses perhitungan

struktur. Dan pada umumnya program tersebut didapat dari luar negeri yang mempunyai harga sangat mahal, misalnya saja SAP 2000. Namun sekarang Indonesia juga sudah memiliki program canggih untuk pemodelan, analisis dan desain suatu struktur yang diberi nama SANSPRO. Selain itu sanspro juga juga memiliki kelebihan tersendiri dari SAP 2000, karena dapat melakukan perhitungan pondasi, penggambaran struktur, dan perhitungan biaya struktur yang dapat dilakukan sekaligus dalam satu pekerjaan konstruksi. Sanpro adalah salah satu produk dari Engineering Software Research Center (ESRC) pimpinan yaitu Bapak Ir. Nathan Madutujuh, M. Sc. Atas dasar itu penulis merasa tertarik melakukan anlalsis beton dengan sistem rangka pemikul momen menegah pada gedung tersebut dengan membahas kedua program tersebut untuk membuktikan bahwa program dalam negeri kita yaitu SANSPRO juga juga sangat baik digunakan dalam melakukan perencanaan struktur, selain harganya relative terjangkau, tetapi kualitasnya juda tidak kalah dengan program SAP 2000 yang paling popular di dunia perencanaan stuktur.