Anda di halaman 1dari 10

PENILAIAN STATUS GIZI

Geha Sholichah 08020098

STATUS GIZI
Status gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh status keseimbangan antara jumlah asupan zat gizi dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh untuk fungsi biologis (pertumbuhan fisik, perkembangan, aktifitas, dll)

1. Gizi baik=Gizi seimbang (Asupan zat gizi= Kebutuhan zat gizi) 2. Kurang gizi=Gizi tidak seimbang (Asupan zat gizi< Kebutuhan zat gizi) 3. Gizi lebih=Gizi tidak seimbang (Asupan zat gizi>Kebutuhan zat gizi)

INDIKATOR STATUS GIZI


Tanda-tanda yang dapat memberikan gambaran tentang keadaan keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi oleh tubuh. Contoh: Pertumbuhan fisik ukuran tubuh antropometri ( Berat badan, Tinggi badan)

Cara penilaian status gizi dilakukan atas dasar : Anamnesis Pemeriksaan Fisik Antropometri Pemeriksaan Lab Pemeriksaan Radiologik

ANAMNESIS
- Riwayat Nutrisi selama kehamilan, saat kelahiran, keadaan waktu lahir, penyakit dan kelainan yang diderita, data imunisasi, data keluarga, riwayat kontak dengan pasien penyakit menular tertentu, riwayat makanan, keadaan fisik ayah dan ibu.

PEMERIKSAAN FISIK
Bentuk tubuh Pada kepala anak Thoraks Abdomen Ekstremitas

ANTROPOMETRI
Terdapat berbagai macam tata cara antropometri, 4 aspek yaitu: - Baku antropometri - Indeksi antropometri - Klasifikasi status gizi - Garis pembatas

PEMERIKSAAN LAB
Pemeriksaan darah rutin (kadar Hb dan protein serum) Pemeriksaan kimia darah lain bila diperlukan (kadar hormon, perbandingan asm amino esensial dg non-esensial, kadar lipid, kadar kolesterol)

PEMERIKSAAN RADIOLOGI
Terutama untuk menilai umur biologik misalnya umur tulang