Anda di halaman 1dari 22

Urolithiasis

Vembriarto Jati Pramono 13/3555865/PKH/503

Urolithiasis adalah panyakit pada sistem urinaria karena adanya pembentukan dan akumulasi kristal yang menghambat proses urinasi (Lulich dan Osborne, 2007). Prevalensi urolithiasis pada anjing dan kucing meningkat setiap tahunnya (Gisselman, et al., 2009). Hal ini berkaitan dengan diet tinggi protein dan adanya perubahan pola gaya hidup ke modern. Kristal kalsium oksalat (CaOx) adalah tipe kristal yang paling sering terjadi pada anjing dan kucing dengan angka prevalensi 90% (Sparkes dan Philippe, 2008).

Uroliths terdiri dari kalsium oksalat monohidrat dan kalsium oksalat dihidrat terbentuk akibat dari interaksi beberapa faktor risiko antara lain lingkungan dan demografi yang berbeda, dan beberapa gangguan metabolisme yang berbeda. Artinya, tidak semua uroliths kalsium oksalat yang terbentuk dengan jalan yang sama(Lulich, 2013).

Teori Umum Pembentukan Urolith


1. Teori presipitasi kristalisasi Melibatkan urin jenuh mengandung kristaloid sebagai faktor predominan dalam presipitasi dan pengkristalan matriks di urin 2. Teori nukleasi matriks Adanya substansi abnormal dalam urin maupun dalam vesika urinaria senagai urolith dapat terbentuk 3. Teori hambatan kristalisasi Bukan dari mineral yang berlebih tetapi karena ketiadaan penghambat kristalisasi. kalkuli dapat terbentuk : konsentrasi unsur pembentuk urolith dalam urin cukup tinggi dan retensi kristal dalam sal. urinaria lebih lama.

Grafik Batang Peningkatan Kasus Ca Oksalat Pada Anjing

Gambar 1. Grafik batang yang menggambarkan terjadinya peningkatan kasus uroliths kalsium oksalat pada anjing (Minnesota Urolith Center dari 1981-2007). Key: MAP = magnesium amonium fosfat (struvite), CaOx = kalsium oksalat, CAP = kalsium fosfat.

Proses Pembentukan Urolith


Proses pembentukan kristal berasal dari beberapa proses fisiokimia : Peningkatan eksresi kalsium dan oksalat dalam urin, Supersaturasi urin, Kristalisasi, Agregasi kristal, Pertumbuhan kristal, Penempelan kristal ke saluran ureter, Retensi ureter, Agglomerasi ureter (Yadav, et al., 2011).

Supersaturasi Urin
Supersaturation (solubility product exceeded) dari urin dengan kristaloid tergantung pada : 1. 2. 3. 4. 5. Amount of solute ingested and excrete Urine volume Urine pH Promoters Inihibitors

Gambar Ca Oksalat

Gambar Ca Oksalat
Terdiri dari kalsium oksalat monohidrat (whewellite) atau kalsium oksalat dihidrat (weddelite)
Sering tidak terdeteksi oleh analisis kualitatif

Paling sering di dalam kandung kemih pada anjing Ginjal, ureter, kandung kemih pada kucing Mungkin memiliki tepi bergerigi UTI merupakan komplikasi daripada faktor predisposisi Tingkat kekambuhan tinggi (25-48%)

Faktor Presdiposisi terjadinya urolithiasis


Kalsium oksalat mempunyai presdiposisi antara lain : 1. Breed Anjing : Miniature Schnauzer, Bichon frise, Lhasa Apso, Shih tzu, Yorkshire terrier, miniatur Poodle 2. Jantan > Betina 3. Pada hewan yang lebih tua

Gejala klinis Menurut Tempat Urolith pada Organ Sal. Kemih


Pada Ginjal Tidak ada tanda-tanda Nyeri panggul Hematuria Tanda-tanda infeksi Tanda-tanda gagal ginjal

Lanjutan...
Pada Ureter Tidak ada tandatanda (terutama kucing) Nyeri panggul (obstruksi saluran kemih akut) Tanda-tanda postrenal azotemia (jika pecah bilateral atau uret

Lanjutan...
Pada VU Tidak ada tanda-tanda Disuria Peningkatan frekuensi Hematuria

Lanjutan...
Pada Urethra Tanda-tanda obstruksi Tanda-tanda azotemia pasca-ginjal disuria peningkatan frekuensi hematuria Tidak ada tandatanda (jarang)

Inhibitor kristalisasi dan agregasi

Pyrophosphates Diphosphonates Citrate Some cations (e.g. Mg+2) Glycosaminoglycans Nephrocalcin

Kebutuhan Fosfor
Tingkat fosfor dalam darah harus dengan rasio kisaran kalsium-fosfor dari 1,1:1 sampai 2:1. Diet rendah fosfor : 15 40 mg/KgBB

Bahan pakan tinggi fosfor : Tulang Dairy product Ikan Jerohan Kuning telur

Patogenesis
hipofosfatemia

Stimulasi Produksi Vit. D (Elliot, 2003)

hormon paratiroid (PTH)

Fosfor serum turun : peningkatan aktivasi vitamin D3 menjadi calcitriol oleh 1-hydroxylase (Westropp, 2007)

Hiperkasiuria

Terjadi meknisme penyerapan Ca

Lanjutan...
Hiperkasiuria Terjadi Perubahan Fisikokimia

Supersaturasi Urin

pH Asam

Terbentuknya Inti Urolith dan Proses Pembentukan Urolith

Terbentuk Ca Oksalat

KESIMPULAN
Penurunan fosfor dapat mempungaruhi stimulasi Vitamin D menjadi calcitriol oleh 1- hydroxylase pada ginjal dibawah pengaturan hormon paratiroid. Hal ini akan meningkatkan penyerapan kalsium dan ekskresi kalsium ke dalam urin sehingga akan menyebabkan kondisi hiperkalsiuria. Hiperkalsiuria ini kemudian akan menjadi faktor resiko terhadap pembentukkan kalsium urolit. Hiperkalsiuria dapat terjadi melalui dua/(2) mekanisme yaitu penyerapan kalsium berlebih oleh usus dan reabsorpsi kalsium yang berkurang di ginjal.