Anda di halaman 1dari 21

MAKALAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN BERBAGAI GANGGUAN PADA SISTEM MUSKULOSKELETAL SKOLIOSIS

OLEH : SGD 7 Desak Ayu Wulan Mas Suari Made Bak a !ardana "i #u u Eka Sin ia De$i A% #u u 'na "()era ' Gs % Ayu "+r% Selly ,ri - a.i "i !adek D$i Les ari "i Made #u ri /a0ayu ' "y(.an Adi ya A+un+ #% ' #u u A+us Sua.a0endra De$a # % Eri2k Bayu Sa3u ra (1202105010) (1202105022) (120210502&) (120210502*) (12021050*7) (1202105052) (120210505*) (1202105051) (120210501*) (1202105015)

#/OG/AM S,-D' 'LM- !E#E/AWA,A" 4A!-L,AS !EDO!,E/A" -"'5E/S',AS -DA6A"A 201*

Kasus SGD 7 & 8 An. B usia 10 tahun dibawa ke RS. C dengan keluhan bentuk tubuh anak B tidak pr p rsi nal. !bu "engatakan anakn#a se$ak ke%il "e"iliki kebiasaan duduk "iring An. B sering "engeluh n#eri pada tulang punggungnn#a pada saat "e"bungkuk atau ketika bangun dari duduk #ang la"a. Skala n#eri &. An.B "erasa k ndisi abn r"al tubuhn#a "e"buat klien "erasa akti'itasn#a sangat terbatas( pergerakann#a la"bat( dan "erasa "alu dengan te"an) te"ann#a. Dari hasil palpasi didapatkan 'ertebra teraba "elengkung( dada kanan p steri r "en n$ l disertai %apula kanan ta"pak lebih tinggi dan "en n$ l 1. *elaskan k nsep dasar pen#akit #ang diala"i leh klien dengan kasus diatas + de,inisi( eti l gi( epide"i l gi( klasi,ikasi( pat ,isi l gi( "ani,estasi klinis( pe"eriksaan penun$ang dan pr gn sis.. Apakah BB dan p sisi duduk dapat "en%etuskan kelainan #ang diala"i leh klien/ *elaskan0 1. *elaskan penatalaksaaan untuk kasus klien diatas +K nser'ati, dan 2e"bedahan&. Sebutkan da"pak lain k ndisi kelainan klien terhadap siste" tubuh #ang lain +respirasi( kardi 'askuler( "uskul skeletal( dan neur l gi3. *elaskan asuhan keperawatan untuk kasus klien diatas +pengka$ian( diagn sa( ren%ana( inter'ensi4. *elaskan pendidikan kesehatan #ang perlu diberikan $ika klien akan dilakukan tindakan pe"bedahan

1. Konsep dasar penyakit (Skoliosis) 2engertian sk li sis Sk li sis adalah kelengkungan tulang belakang #ang abn r"al ke arah sa"ping( #ang dapat ter$adi pada seg"en ser'ikal +leher-( t rakal +dada- "aupun "erupakan lu"bal +pinggang-. Sk lisis #ang pen#akit tulang belakang

"en$adi bengk k ke sa"ping kiri atau kanan sehingga wu$udn#a "erupakan bengk k ben$ lan #ang dapat dilihat dengan $elas dari arah belakang. 2en#akit ini $uga sulit untuk dikenali ke%uali setelah penderita "eningkat "en$adi dewasa (Mion, Rosmawati, 2007). Sk li sis berasal dari kata 5unani #ang berarti lengkungan( "engandung arti k ndisi pat l gik.6ertebra ser'ikal( t rakal( dan lu"bal "e"bentuk k lu"na 'ertikal denganpusat 'ertebra berada pada garis tengah. Sk li sis adalah de, r"itas kelainan tulang belakang #ang "engga"barkan de'iasi 'ertebra kearah lateral dan r tasi nal. +Rusli(.008*adi sk li sis "erupakan kelainan tulang belakang di"ana ter$adi pen#i"pangan susunan tulang belakang $ika dilihat dari belakang adan#a kur'a tulang belakang ke arah lateral +sa"ping- diikuti dengan r tasi Etiologi a. Kongenital +bawaan-( biasan#a berhubungan dengan suatu kelainan dala" pe"bentukan tulang belakang atau tulang rusuk #ang "en#atu b. Neuromuskuler( pengendalian t t #ang buruk atau kele"ahan t t atau kelu"puhan akibat pen#akit berikut7 ) Cerebral palsy ) ) Polio ) Osteoporosis juvenil Distrofi otot

%. Idiopatik( pen#ebabn#a "asih belu" ti diketahui d. 8akt r genetik Dilap rkan bahwa ,akt r genetik "e"pun#ai k "p nen pada perke"bangan s% li sis( ter$adi peningkatan insiden pada keluarga pasien dengan s% li sis idi patik dibandingkan dengan pasien #ang tidak "e"pun#ai riwa#at pen#akit s% li sis. e. 8akt r h r" nal. De,isiensi "elat nin dia$ukan sebgai pen#ebab s% li sis. Sekresi "elat nin pada "ala" hari "en#ebabkan penurunan pr gresi'itas s% li sis dibandingkan dengan pasien tanpa pr gresi'itas. 9 r" n pertu"buhan $uga diduga "e"pun#ai peranan pada perke"bangan sk li sis. Ke%epatan pr gresi'itas sk li sis pada u"u"n#a dilap rkan pada pasien dengan gr wth h r" ne. ,. 2erke"bangan Spinal dan :e ri Bi "ekanik Abn r"alitas dari "ekanis"e pertu"buhan spinal $uga "enun$ukkan pen#ebab dari perke"bangan dan pr gresi'itas sk li sis( di"ana dihubungkan dengan waktu" ke%epatan pertu"buhan pada re"a$a. g. Abn r"alitas *aringan. Beberapa te ri dia$ukan sebagai k "p nen struktural pada k "p nen tulang belakang + t t( tulang( liga"entu" dan atau dis%us- sebagai pen#ebab sk li sis. Beberapa te ri didasari atas bser'asi pada k ndisi seperti s#ndr "e ;ar,an +gangguan ,ibrillin-( du%henne "us%ular d#str ph# +gangguan t tdan displasia ,ibr sa pada tulang. Epidemiologi Di A"erika Serikat kasus sk li sis lebih dari .3 dera$at terdapat pada 1(3<1000 rang. =engkungan kurang dari 10 dera$at tidak berta"bah setelah "aturitas tulang( tetapi 40> lengkungan %epat berta"bah pada "asa prepubertas. Sebagian besar kasus sk li sis tidak diketahui pen#ebabn#a atau idi patik( ter$adi pada 80> kasus( dan ke$adian pada wanita 7 kali lebih tinggi daripada laki)laki. Di setiap negara diperkirakan kira)kira 1> penduduk "engala"i sk li sis dan %enderung diderita pere"puan daripada laki)laki dengan perbandingan antra 171

+*a"aludin( .004-. ;enurut ahli rth pedi% dan re"at l gi RS? Dr S et " Suraba#a( Dr Ketut ;artiana Sp.@rt.+K-( &(1> dari .000 anak SD hingga S;2 di Suraba#a( setelah diteliti tern#ata "engala"i tulang bengk k. 9asil r ngten sebagai bentuk pe"eriksaan lan$utan diketahui #ang kebengk kan#a "en%apai 10 dera$at seban#ak 1(8>( sedangkan #ang lebih dari 10 dera$at seban#ak 1> +Raha#u( .008-. Klasifikasi A nstruktural 7 Sk li sis tipe ini bersi,at re'ersibel +dapat dike"balikan ke bentuk se"ula-( dan tanpa perputaran +r tasi- dari tulang punggung a. Sk li sis p stural 7 Disebabkan leh kebiasaan p stur tubuh #ang buruk b. Spas"e t t dan rasa n#eri( #ang dapat berupa 7 +i- A#eri pada spinal ner'e r keganasan +iii- A#eri pada abd "en 7 dapat disebabkan leh apendisitis %. 2erbedaan pan$ang antara tungkai bawah +i- A%tual sh rtening +ii- Apparent sh rtening 7 1. K ntraktur adduksi pada sisi tungkai #ang lebih pendek .. K ntraktur abduksi pada sisi tungkai #ang lebih pan$ang Sruktural 7 Sk li sis tipe ini bersi,at irre'ersibel dan dengan r tasi dari tulang punggung a. !di patik +tidak diketahui pen#ebabn#a- 7 80> dari seluruh sk li sis +i- Ba#i 7 dari lahir B 1 tahun +ii- Anak)anak 7 & B C tahun +iii- Re"a$a 7 10 B 1C tahun +akhir "asa pertu"buhan+i6- Dewasa 7 D 1C tahun b. @ste patik +i- K ngenital +didapat se$ak lahir1. :erl kalisasi 7 a. Kegagalan pe"bentukan tulang punggung +he"i'ertebraeb. Kegagalan seg"entasi tulang punggung +unilateral b n# bar.. General 7 ts 7 sk li sis skiatik (ii- A#eri pada tulang punggung 7 dapat disebabkan leh in,la"asi atau

a. @ste genesis i"per,e%ta b. Ara%hn da%til# +ii- Didapat 1. 8raktur disl kasi dari tulang punggung( trau"a. .. Ri%kets dan ste "alasia 1. E",ise"a( th ra% plast# %. Aeur patik +i- K ngenital 1. Spina bi,ida .. Aeur ,ibr "at sis +ii- Didapat 1. 2 li "ielitis .. 2araplegia 1. Cerebral pals# &. 8riedrei%hFs ataGia 3. S#ring "ielia Klasifikasi umum lain dari skoliosis : Functional: 2ada tipe s% li sis ini( spine adalah n r"al( na"un suatu lekukan abn r"al berke"bang karena suatu pers alan dite"pat lain didala" tubuh. !ni dapat disebabkan leh satu kaki adalah lebih pendek daripada #ang lainn#a atau leh keke$angan)keke$angan di punggung. Neuromuscular7 2ada tipe s% li sis ini( ada suatu pers alan ketika tulang)tulang dari spine terbentuk. Baik tulang)tulang dari spine gagal untuk "e"bentuk sepenuhn#a( atau "ereka gagal untuk berpisah satu dari lainn#a. :ipe s% li sis ini berke"bang pada rang) rang dengan kelainn)kelainan lain ter"asuk kerusakankerusakan kelahiran( pen#akit t t +"us%ular d#str ph#-( %erebral pals#( atau pen#akit ;ar,an. *ika lekukan hadir waktu dilahirkan( ia disebut % ngenital. :ipe s% li sis ini seringkali adalah $auh lebih parah dan "e"erlukan perawatan #ang lebih agresi, daripada bentuk)bentuk lain dari s% li sis. Degenerative7 :idak seperti bentuk)bentuk lain dari s% li sis #ang dite"ukan pada anak)anak dan re"a$a)re"a$a( degenerati'e s% li sis ter$adi pada dewasa)dewasa #ang lebih tua. !a disebabkan leh perubahan)perubahan pada spine #ang

disebabkan leh arthritis. 2ele"ahan dari liga"en)liga"en dan $aringan)$aringan lunak lain #ang n r"al dari spine digabungkan dengan spur)spur tulang #ang abn r"al dapat "en$urus pada suatu lekukan dari spine #ang abn r"al. ain! ain7 Ada pen#ebab)pen#ebab p tensial lain dari s% li sis( ter"asuk tu" r) tu" r spine seperti ste id ste "a. !ni adalah tu" r $inak #ang dapat ter$adi pada spine dan "en#ebabkan n#eri<sakit. A#eri "en#ebabkan rang) rang untuk bersandar pada sisi #ang berlawanan untuk "engurangi $u"lah dari tekanan #ang diterapkan pada tu" r. !ni dapat "en$urus pada suatu kelainan bentuk spine. Dari besarn#a sudut sk li sis dapat dibagi "en$adi (Kawiyana dalam Soetjiningsih, 2004) : Sk li sis ringan 7 sudut C bb kurang dari .0H Sk li sis sedang 7 sudut C bb antara .1 B &0H Sk li sis berat 7 sudut C bb lebih dari &1H Patofisiologi Sk li sis "erupakan kelainan p stur di"ana sekilas "ata( penderita tidak "engeluh sakit atau #ang lain( tetapi suatu saat dala" p sisi #ang "e"butuhkan kesiapan tubuh untuk "e"bawa beban tubuh "isaln#a kebiasaan duduk #ang buruk dala" waktu #ang la"a seperti "isaln#a punggung terlalu "e"bukuk( kepala terlalu terangkat( "en#andarkan tubuh pada p sisi salah satu sisi tubuh. Se"akin $auh bagian tubuh dan gra'itasi tubuh "aka se"akin besar pula resik ter$adin#a keluhan t t #ang dapat "en#ebabkan sk li sis( "aka ker$a t t tidak akan pernah sei"bang. 9al ini #ang akan "engakibatkan suatu "ekanis"e pr teksi dari t t t t tulang belakang untuk "en$aga kesei"bangan( "ani,estasin#a #ang ter$adi $ustru overuse pada salah satu sisi t t #ang dala" waktu terus "enerus dan hal #ang sa"a ter$adi adalah ketidaksei"bangan p stur tubuh ke salah satu sisi tubuh( Ketegangan t t para 'ertebra salah satu sisi dapat "eningkatkan dera$at lengkungan ke arah lateral atau sk li sis +Ari,( .007-.. *ika hal ini berlangsung terus "enerus pada siste" "uskul skletal tulang belakang akan "engala"i ber"a%a" "a%a" keluhan antara lain( n#eri t t( keterbatasan gerak +range of motion- dari tulang belakang atau back pain, k ntaktur t t( dan "enu"pukn#a pr ble"atik akan berakibat pada terganggun#a akti'itas kehidupan sehari)hari bagi penderita( seperti haln#a gangguan pada siste" pernapasan( siste"

pen%ernaan dan siste" kardi 'askuler. 2e"bengk kan #ang disebabkan karena salah sikap ter$adi pada "asa kanak)kanak antara u"ur 4 tahun sa"api 17 tahun dan dapat disebabkan karena kebiasan #ang salah( teruta"a dala" sikap duduk di sek lah. Sk li sis ini tidak berat tidak pr gresi, dan dapat diperbaiki dengan perbaikan sikap +S ehars ( 1CC1-. 9al ini akibat kebiasaan p sisi duduk dan berdiri #ang salah dala" waktu #ang la"a dan seringn#a sikap ber"alas)"alasan. +9utt n IC dan Ada"s ;A 1C83 dala" 2ar$ t .007-. "anifestasi klinis ;aniestasi klinisn#a berupa7 :ulang belakang "elengkung se%ara abn r"al ke arah sa"ping Bahu dan<atau pinggul kiri dan kanan tidak sa"a tinggin#a A#eri punggung Kelelahan pada tulang belakang setelah duduk atau berdiri la"a Sk li sis #ang berat +dengan kelengkungan #ang lebih besar dari 40>- bisa "en#ebabkan gangguan perna,asan. Keban#akan pada punggung bagian atas( tulang belakang "e"bengk k ke kanan dan pada punggung bagian bawah( tulang belakang "e"bengk k ke kiri( sehingga bahu kanan lebih tinggi dari bahu kiri. 2inggul kanan $uga "ungkin lebih tinggi dari pinggul kiri. 9arga diri rendah +;alu;enurut ! Siow dala" artikel #ang ditulis leh A rlaila ". #amal$ddin (#amal$ddin, 2007), sk li sis tidak "enun$ukkan ge$ala awal. Kesann#a han#a dapat dilihat apabila tulang belakang "ulai bengk k. *ika keadaan berta"bah buruk( sk li sis "en#ebabkan tulang rusuk tert n$ l keluar dan penderita "ungkin "engala"i "asalah sakit belakang serta sukar berna,as. Dala" keban#akan k ndisi( sk li sis han#a diberi perhatian apabila penderita "ulai "enitik beratkan s al pena"pilan diri. Ialaupun sk li sis tidak "endatangkan rasa sakit( rata)rata penderita "erasa "alu dan rendah diri. #emeriksaan #enun$ang a. R ntgen tulang belakang. J)Ra# 2r #eksi 8 t p l s harus dia"bil dengan p steri r dan lateral penuh terhadap tulang belakang dan krista iliaka dengan p sisi tegak( untuk "enilai

dera$at kur'a dengan "et de C bb dan "enilai "aturitas skeletal dengan "et de Risser. Kur'a stru%tural akan "e"perlihatkan r tasi 'ertebra pada pr #eksi p steri r)anteri r( 'ertebra #ang "engarah ke pun%ak pr sessus spin sus "en#i"pang kegaris tengah sedangkan u$ung atas dan bawah kur'a diidenti,ikasi sewaktu tingkat si"etri 'ertebra diper leh ke"bali. Dera$at Risser adalah sebagai berikut 7 Grade 0 7 tidak ada ssi,ikasi( Grade 1 7 penulangan "en%apai .3>( Grade . 7 penulangan "en%apai .4)30>( Grade 1 7 penulangan "en%apai 31)73>( Grade & 7 penulangan "en%apai 74> Grade 3 7 "enun$ukkan ,usi tulang #ang k "plit.

2e"eriksaan dasar #ang penting adalah , t p l s +r entgen- tulang punggung #ang "eliputi 7 a. 8 t A2 dan lateral ada p sisi berdiri 7 , t ini bertu$uan untuk "enentukan dera$at pe"bengk kan s% li sis b. 8 t A2 telungkup %. 8 t , r%e bending R and = 7 , t ini bertu$uan untuk "enentukan dera$at pe"bengk kan setelah dilakukan bending d. 8 t pel'ik A2 b. 2engukuran dengan sk li "eter +alat untuk "engukur kelengkungan tulang belakangSk li "eter adalah sebuah alat untuk "engukur sudut kur'aturai. Cara pengukuran dengan sk li "eter dilakukan pada pasien dengan p sisi "e"bungkuk( ke"udian atur p sisi pasien karena p sisi ini akan berubah) ubah tergantung pada l kasi kur'atura( sebagai % nt h kur'a dibawah 'ertebra lu"bal akan "e"butuhkan p sisi "e"bungkuk lebih $auh dibanding kur'a pada th rakal. Ke"udian letakkan sk li "eter pada apeks kur'a( biarkan sk li "eter tanpa ditekan( ke"udian ba%a angka dera$at kur'a. 2ada s%reening( pengukuran ini signi,ikan apabila hasil #ang diper leh lebih besar dari 3 dera$at( hal ini biasan#a "enun$ukkan dera$at kur'atura D .00 pada pengukuran % bbFs angle pada radi l gi sehingga "e"erlukan e'aluasi #ang lan$ut.

#rognosis 2r gn sis dari sk li sis tergantung pada pen#ebab( l kasi dan beratn#a kelengkungan. Se"akin besar kelengkungan sk li sis( se"akin tinggi resik ter$adin#a pr gresi'itas sesudah "asa pertu"buhan anak berlalu. Sk li sis ringan #ang han#a diatasi dengan bra%e "e"iliki pr gn sis #ang baik dan %enderung tidak "eni"bulkan "asalah $angka pan$ang selain ke"ungkinan ti"buln#a sakit pinggang pada saat usia penderita se"akin berta"bah. 2enderita sk li sis idi patik #ang "en$alani pe"bedahan $uga "e"iliki pr gn sis #ang baik dan bisa hidup s%ara akti, dan sehat. 2enderita sk li sis neur "uskuler selalu "e"iliki pen#akit lainn#a #ang serius +"isaln#a %erebral pals# atau distr ,i t t-. Karena itu tu$uan dari pe"bedahan biasan#a adalah "e"ungkinkan anak bisa duduk tegak pada kursi r da. Ba#i #ang "enderita sk li sis k ngenital "e"iliki se$u"lah kelainan bentuk #ang "endasarin#a( sehingga penanganann#a pun tidak "udah dan perlu dilakukan beberapa kali pe"bedahan. %. &paka' (( dan posisi duduk dapat mencetuskan kelainan yang dialami ole' klien) *elaskan Berat badan Berat badan "erupakan salah satu ,akt r predisp sisi #ang dapat "en#ebabkan ter$adin#a kelainan sk li sis pada sese rang ketika "engala"i peningkatan berat badan( se%ara t t"atis beban #ang diperlukan leh tubuh untuk "en pang berat dari tubuh itu sendiri se"akin berat( tulang #ang "erupakan pen#angga atau pen# k ng bagi tubuh ketika "endapatkan beban #ang berta"bah se%ara terus "enerus( la"a kela"aan akan "engala"i penurunan ke"a"puan( se%ara sederhana tulang #ang "engala"i penurunan ke"a"puan terus "enerus akibat besarn#a beban #ang dipikul akan "engala"i Ketegangan ke arah lateral dan "en#ebabkan ter$adin#a sk li sis 2 sisi Duduk 2 sisi duduk sangat berpengaruh terhadap pr p rsi nalitas dari tulang itu sendiri ketika Duduk tegang dan kaku "aka akan "e"berikan tekanan pada tulang belakang( p sisi duduk #ang keliru akibat kursi #ang tidak sesuai dengan t t pada tulang belakang tersebut sehingga dapat "eningkatkan dera$at lengkungan salah satu sisi

Antr p "etri pe"akai $uga dapat "ena"bah tekanan #ang ter$adi dan "erupakan pen#ebab uta"a adan#a "asalah)"asalah punggung seperti n#eri punggung bawah dan sk li sis +A r"iant ( 1CC4-. Kebiasaan dan p sisi duduk dapat "eni"bulkan n#eri pinggang apabila duduk terlalu la"a dengan p sisi #ang salah ini akan "en#ebabkan t t punggung akan "en$adi tegang dan dapat "erusak $aringan disekitarn#a teruta"a bila duduk dengan p sisi terus "e"bukuk atau "en#andarkan tubuh pada salah satu sisi tubuh. 2 sisi itu( "eni"bulkan tekanan tinggi pada sara, tulang setelah duduk sela"a 13 sa"pai .0 "enit t t punggung biasan#a "ulai letih "aka "ulai dirasakan n#eri punggung bawah. @rang #ang duduk tegak lebih %epat letih karena t t) t t punggungn#a lebih tegang se"entara rang #ang duduk "e"bungkuk ker$a t t lebih ringan na"un tekanan pada bantalan sara, lebih besar. @rang #ang duduk pada p sisi "iring atau "en#andarkan tubuh atau salah satu sisi tubuh akan "en#ebabkan ketidak sei"bangan t nus t t #ang "en#ebabkan sk li sis +:arwaka( .00&-. Snell dala" bukun#a anat "i klinik $uga "en$elaskan bahwa bela$ar dengan duduk #ang salah seperti "e$a terlalu rendah dapat "engakibatkan de, r"itas 'ertebra. Se%ara garis besar bahwa pada p sis duduk #ang salah pada "asa anak)anak #ang sedang bela$ar di sek lah dapat "e"berikan suatu de' r"itas pada lengkung % l "na 'ertebralis. Seban#ak &> p pulasi terdapat 10)13 tahun #ang keban#akan pere"puan( bentuk n r"al dan tulang belakang berbentuk lurus dari atas sa"pai bawah +tulang % Gigeus-. :etapi $ika ter$adi sk li sis "aka tulang belakang akan berubah bentuk ke arah kanan dengan tipe S atau C +9ar$ n dala" :ita,i( .003-. :ulang anak)anak "asih dala" pertu"buhan dan ban#ak sel) sel tulang rawan( apabila digesekan suatu gerakan #ang "enetap dala" waktu #ang la"a "aka akan berubah bentuk. 9al ini $uga didukuang &N&K ,S.& 11!13 leh penelitian #ang ber$udul K +,(,N-&N D. SD #&(E &N K&0/&S,0& KE(.&S&&N D,D,K /E0+&D&# /E0*&D.N1& SK2 .2S.S #&D& /&+,N S,0&K&0/&4 :u$uan penelitian ini adalah untuk "engetahui hubungan kebiasaan duduk terhadap ter$adin#a sk li sis pada anak usia11)11 tahun di SDA 2abelan Kartasura. *enis penelitian ter"asuk bser'asi nal analitik dengan desain cross sectonal study( #aitu 'ariabel bebas dan terikat diukur se%ara bersa"aan. Setelah dianalisis "enggunakan chi s!uare test terhadap 41 anak "e"perlihatkan hasil

berdasarkan u"ur seban#ak 11 siswa "engala"i sk li sis. 2en#ebab ter$adin#a sk li sis adalah sikap duduk "e"bungkuk seban#ak .1 anak( tegak seban#ak & anak( "iring seban#ak 4 anak. Sehingga dapat disi"pulkan bahwa pada anak usia 11)11 tahun di SDA 2ablean Kartasura #aitu7 1- sebagian besar resp nden "e"pun#ai kebiasaan duduk dengan "e"bungkukL .- pen#ebab ter$adin#a sk li sis sebagian besar resp nden adalah sikap "e"bungkukL 1- berdasarkan n#eri pinggang saat duduk la"a sebagian besar resp nden "erasakan kadang)kadangL &- sebagian besar resp nden la"a "erubah p sisi duduk sela"a 10).0 "enitL 3- se%ara statistik ada hubungan antara kebiasaan duduk terhadap ter$adin#a sk li sis pada anak usia 11)11 tahun. 3. #enatalksanaan untuk kasus diatas :u$uan penatalaksanaan pada penderita sk li sis 7 1. "en%egah pr gresi'itas sk li sis ringan sa"pai sedang. .. "elakukan k reksi dan stabilisasi pada sk li sis #ang lebih berat $enis peng batan #ang disesuaikan dengan pen#ebab( nset ter$adin#a( u"ur penderita( besarn#a kur'a dan pr gresi'itas sk li sis. #enatalksanaan konservatif 9a"pir se"ua sk li sis dapat ditangani dengan terapi k nser'ati,. 2enatalaksaan k nser'ati, dipertahankan sa"pai ter$adi pe"atangan pertu"buhan tulang. 2rinsip penatalksaan k nser'ati, terdiri atas distraksi( traksi( penekanan l kal atau se"a%a" k "binasi. 2enatalksaan k nser'ati, terdiri atas 7 a. @bser'asi @bser'asi "erupakan suatu pe"eriksaan #ang teratur setiap 4 bulan untuk "enilai pr gresi'itas dari sudut sehingga dapat diputuskan tindakan #ang akan dilakukan. 2e"antauan dilakukan $ika dera$at sk li sis tidak begitu berat( #aitu M.3 pada tulang #ang "asih tu"buh atau M30 pada tulang #ang sudah berhenti pertu"buhann#a.Rata)rata tulang berhenti tu"buh pada saar usia 1C tahun. 2ada pe"antauan ini( dilakukan k ntr l , t p l s tulang punggung pada waktu)waktu tertentu. 8 t k ntr l perta"a dilakukan 1 bulan setelah kun$ungan perta"a ke d kter. =alu sekitar 4)C bulan berikutn#a bagi #ang dera$at M.0 atau D.0.

b. =atihan Dapat dilakukan latihan sikap duduk( berdiri( ber$alan( relaksasi t t #ang tegang( latihan perna,asan serta " bilisasi pada $aringan lunak #ang "e"endek. b. 2e"asangan pen#angga +@rth sis)( @rth sis dala" hal ini adalah pe"akaian alat pen#angga #ang dikenal dengan na"a bra%e. Biasan#a indikasi pe"akaian alat ini adalah: N 2ada kun$ungan perta"a( dite"ukan dera$at pe"bengk kan sekitar 10)&0 ) :erdapat pr gresi,itas peningkatan dera$at seban#ak .3 dera$at. *enis dari alat rth sis ini antara lain : ) ;ilwaukee bra%e dan B st n bra%e 7 ;ilwaukee bra%e( "ulai dari leher hingga pinggul( sudah $arang digunakn( Bra%e dari ;ilwaukee & B st n e,ekti, dala" "engendalikan pr gresi'itas sk li sis( tetapi harus dipasang sela"a .1 $a"<hari sa"pai "asa pertu"buhan anak berhenti. ) Charlest n bending bra%e 7 Charleston bending brace" han#a dipakai waktu "ala". Bra%e ini pada lengkungan tunggal di pinggang #enatalksanaan (eda' (2perasi) !ndikasi dilakukann#a perasi pada sk li sis adalah 7 ) :erdapat dera$at pe"bengk kan D30 dera$at pada rang dewasa ) :erdapat pr gresi,itas peningkatan dera$at pe"bengk kan D&0)&3 dera$at pada anak #ang sedang tu"buh ) :erdapat kegagalan setelah dilakukan pe"akaian alat rth sis vertebroplasty# $eknik operasi cukup dilakukan dengan melapisi atau menyemen tulang belakang melalui penyuntikan atau dikenal dengan vertebroplasty# Cara itu dapat mengurangi rasa sakit dan proses penyembuhannya pun tergolong singkat, %ebelum ada teknik vertebroplasty, operasi tulang belakang dilakukan dengan cara pembedahan selebar &' sampai &( milimeter# Dengan proses itu, pasien mesti menjalani proses penyembuhan selama empat sampai lima hari# p steri r spinal ,usi n Anak)anak #ang tidak ada resp n dengan brace( #ang lengkungann#a D&3 dera$at atau #ang "e"pun#ai keluhan ter"asuk kelainan ,isik( n#eri dan

gangguan $antung atau paru( sebaikn#a langsung di perasi. ?"u"n#a perasi #ang dilakukan adalah ,usi tulang belakang dari belakang )posterior spinal fusion* dengan "enggunakan +internal metal fi,ation" hingga ,usi tulang ter$adi 5. Dampak lain kondisi kelainan klien ter'adap sistem tu6u' yang lain (respirasi7 kardiovaskuler7 muskuloskeletal7 dan neurologi) System pernafasan 2ada sk li sis berat( di "ana lengkungan lebih dari 70 dera$at( tulang disekitar tulang belakang atau iga akan "enekann paru)paru( sehingga "eni"bulkan kesulitan berna,as. bengk kn#a tulang belakang $uga bisa "engakibatkan ' lu"e paru paru ataupun r ngga dada $adi berkurang karena sebagian bengk kn#a tulang "enga"bil ruang atau te"pat paru paru. (Ketut7 %889). System kardiovaskuler 2ada lengkungan #ang lebih besar dari 100 dera$at( kerusakan bukan han#a pada paru( na"un $uga pada $antung. 2ada keadaan de"ikian( in,eksi paru teruta"a radang paru akan "udah ter$adi. $antung $uga akan "engala"i kesukaran "e" "pa darah. Dala" keadaan ini( penderita lebih "udah "engala"i pen#akit paru)paru dan pneu" nia. System musculoskeletal 2ada beberapa penelitian( disebutkan bahwa sk li sis depan "eni"bulkan risik kehilangan densitas tulang + ste penia-. :eruta"a pada wanita #ang "enderita sk li sis se$ak re"a$a dan risik "enderita ste p r sis akan "eningkat bersa"aan dengan berta"bahn#a usia. Selain p stur tubuh #ang $elek( sk li sis tingkat ringan dan sedang baru "eni"bulkan keluhan bila sudah berusia di atas 13 tahun. Keluhan #ang "ereka derita biasan#a sakit kr nis di daerah pinggang #ang lebih dini dibandingkan rang #ang n r"al seusian#a. 9al ini akibat pr ses degenerasi #ang lebih dini. Daerah #ang "eneri"a beban #ang berlebihan +daerah %ekungO% n%a'e- akan lebih %epat "engala"i pr ses degenerasi ini. 2ada ken#ataann#a sk li sis akan "en$adi pr ble" #ang perlu "endapat perhatian di "asa #ang akan datang. System neuromuskuler

berda"pak tidak baik pada struktur disekitarn#a( salah satun#a adalah "enekan sara, #ang berda tulang belakang khususn#a area t rakal atau lu"bal( ge$alan#a dapat berupa pegal( kese"utan( sulit berna,as +karena ,ungsi paru)paru dan $antung terganggu-( %epat "erasa lelah( susah untuk , kus( dan lain sebagain#a

:. &su'an kepera;atan untuk kasus klien diatas (pengka$ian7 diagnosa7 rencana7 intervensi) .. #EN-K&*.&N KE#E0&<&/&N #&D& &N. ( DEN-&N SK2 .2S.S .DEN/./&S K .EN A . Reka" ;edis Aa"a Klien Aa"a 2anggilan :e"pat<tanggal lahir ?"ur *enis kela"in @rang tua<wali Aa"a A#ah<!bu<Iali 2endidikan Ala"at A#ah<!bu<Iali ... KE ,+&N ,/&"& 2asien dibawa ke RS dengan keluhan bentuk tubuh #ang tidak pr p rsi nal. 2asien sering "engeluh n#eri pada tulang punggungn#a pada saat "e"bungkuk atau ketika bangun dari duduk #ang la"a. .... 0.<&1&/ KE ,+&N S&&/ .N. 2asien "erasa akti'itasn#a sangat terbatas( pergerakann#a la"bat( dan "erasa "alu dengan te"an)te"ann#a. .=. 0.<&1&/ KESE+&/&N "&S& & , 7 7 An. D 7 7 7 10 :ahun 7 7 7 7 7

Bahasa #ang di"engerti 7

2eker$aan A#ah<!bu<Iali 7

A. 2renatal B. 2erinatal dan p stnatal C. 2en#akit #ang pernah diderita D. 9 spitalisasi<tindakan perasi E. !n$ur#<ke%elakaan 8. Alergi G. !"unisasi dan tes lab rat riu" 9. 2eng batan =. 0.<&1&/ #E0/,"(,+&N A. 5ang "engasuh B. 9ubungan dengan angg ta keluarga C. 9ubungan dengan te"an seba#a 2asien "erasa "alu dengan te"an)te"ann#a D. 2e"bawaan se%ara u"u" =... 0.<&1&/ KE ,&0-& A. S %ial ek n "i B. =ingkungan ru"ah C. 2en#akit keluarga D. Gen gra" =.... #EN-K&*.&N /.N-K&/ #E0KE"(&N-&N S&&/ .N. A. 2ers nal s %ial 2asien "erasa "alu dengan te"an)te"ann#a B. Adapti, " t rik halus C. Bahasa D. ; t rik kasar Akti'itasn#a sangat terbatas dan pergerakann#a la"bat .>. #EN-K&*.&N #2 & KESE+&/&N K .EN S&&/ .N. A. 2e"eliharaan dan persepsi terhadap kesehatan B. Autrisi C. Cairan D. Akti'itas 7 Akti'itas pasien sangat terbatas =.. 0.<&1&/ S2S.&

E. :idur dan istirahat 8. Eli"inasi G. 2 la hubungan 9. K ping atau te"pera"en dan disiplin #ang diterapkan !. K gniti, dan persepsi *. K nsep diri 7 2asien "erasa "alu dengan te"an)te"ann#a K. Seksual dan "enstruasi =. Ailai >. #E"E0.KS&&N F.S.K A. Keadaan u"u" 1. :ingkat kesadaran .. Aadi7 Suhu7 RR7 :D7 1. Resp n n#eri 2 7 2asien "engeluh n#eri saat "e"bungkuk < ketika bangun dari duduk #ang la"a P7) R 7 2asien "engatakan n#eri pada area tulang punggung S 7 2asien "engatakan skala n#erin#a & : 7 2asien "engatakan n#erin#a "un%ul saat "e"bungkuk < ketika bangun dari duduk #ang la"a &. BB7 B. Kulit C. Kepala D. ;ata E. :elinga 8. 9idung G. ;ulut 9. =eher !. Dada *. 2a#udara K. 2aru)paru :B7 ==A7 =K7

=. *antung ;. Abd "en A. Genetalia @. Anus dan rektu" 2. ;uskul skeletal !nspeksi 7 Dada kanan p steri r "en n$ l dan s%apula kaana ta"pak lebih tinggi dan "en n$ l 2alpasi 7 2ada 'ertebra teraba "elengkung. P. Aeur l gi >.. #E"E0.KS&&N D.&-N2S/.K #EN,N*&N>... .NF20"&S. terapi "edis( dll #&/+<&1 /erlampir &N&.S& D&/& &.N +"en%akup rangku"an kesehatan klien dari GiQi( ,isi terapis(

No

Data

#enye6a6?intepretasi

"asala' Kepera;atan

DS 7 ) Klien akti'itasn#a "engatakan sangat

SK@=!@S!S Gangguan pertu"buhan ,isik Kesulitan "elakukan ketera"pilan u"u" kel "p k usia Keterlam6atan #ertum6u'an dan tubuh klien tidak #erkem6angan

Keterlam6atan #ertum6u'an dan #erkem6angan

terbatas( pergerakann#a la"bat( dan "erasa "alu dengan te"an)te"ann#a. D@ 7 ) bentuk ta"pak pr p rsi nal

D.&-N2S& Keterla"batan 2ertu"buhan dan 2erke"bangan berhubungan dengan E,ek

Ketunada#aan 8isik ditandai dengan Gangguan 2ertu"buhan 8isik dan Kesulitan ;elakukan Ketera"pilan ?"u" Kel "p k ?sia

@. #endidikan kese'atan yang perlu di6erikan $ika klien akan dilakukan tindakan pem6eda'an 1. ;e"berikan in, r"asi kepada klien dan keluarga tentang pe"bedahan( baik tehnik pe"bedahan( la"a pe"bedahan( serta da"pak #g dapat diti"bulkan dari tindakan pe"bedahan #ang akan dilakukan untuk "engurangi ke%e"asan klien. .. ;e"berikan in, r"asi kepada klien untuk berpuasa sebelu" dilakukan pe"bedahan. 1. ;enga$arkan klien tentang tehnik distraksi dan relaksasi untuk "eng ntr l n#erin#a serta "e"buat klien "erasa lebih n#a"an. &. ;e"berikan in, r"asi kepada keluarga untuk selalu "ene"ani dan "e"bantu klien dala" "enghadapi pe"bedahan agar klien "erasa lebih tenang dan siap "elakukan pe"bedahaan

KES. "#, &N Sk li sis adalah kelengkungan tulang belakang #ang abn r"al ke arah sa"ping( #ang dapat ter$adi pada seg"en ser'ikal +leher-( t rakal +dada- "aupun lu"bal +pinggang-. 2en#ebab u"u" dari sk li sis "eliputi k ngenital( neur "uskuler dan idi patik( Sk li sis di bagi "en$adi dua #aitu sk li sis struktural dan n n struktural. Ge$ala dari sk li sis berupa kelengkungan abn r"al ke arah sa"ping( bahu dan pinggul tidak sa"a tinggi( n#eri punggung( kelelahan pada tulang belakang( dan gangguan perna,asan. K "plikasi #ang dapat ter$adi pada sk li sis ialah kerusakan paru)paru dan $antung dan sakit tulang belakang. ?ntuk pe"eriksaan penun$ang #ang biasa di lakukan #aitu R ntgen tulang belakang( Sk li "eter( terapi untuk sk li sis ada #ang bersi,at k nser'ati, dan pe"bedahan. Diagn sa keperawatan #ang "un%ul #aitu A#eri akut( 9a"batan " bilitas ,isik( Gangguan %itra tubuh( Ketidake,ekti,an p la na,as( Keterla"batan 2ertu"buhan dan 2erke"bangan

D&F/&0 #,S/&K& An ni".ASKE2SK@=!@S!S.http7<<www.s%ribd.% "<d %<181111.77<&&34&b')bn'nb484) ASKE2)SK@=!@S!S)pd, di akses pada tanggal 3 april .01& An ni"."akalah sk li sis. http7<<www.s%ribd.% "<d %<81.4.0C1<;AKA=A9)SK@=!@S!S di akses pada tanggal 3 april .01& An ni"..01..S% li sis. http7<<"eetd %t r.% "<t pi%<sk li sis diakses tanggal 1 april .01& Ari, 8aisal..01..-uletin ilmiah radiologi#yogjakarta7perhi"punan d kter spesialis radi l gi %abang +2DSR!- 6!! C rwin( EliQabeth. *. .007. -uku %aku Patofisiologi .disi /# *akarta7 EGC. =auer"an IC( Regan ;. Spine. !n 7 ;iller( edit r. 0evie1 of Orthopaedics# 2nd ed# 2hiladelphia 7 I.B. Saunders( 1CC4 7 .70)C1 Rahk"ad R sadi. 3ubungan Kebiasaan Duduk $erhadap $erjadinya %koliosis Pada 4nak 5sia && &/ $ahun Di %d Pabelan Kartasura %urakarta.;alang 2ar$ t ( S. .007. 2entingn#a ;e"aha"i Sikap :ubuh Dala" Kehidupan. ;a$alah 8isi terapi !nd nesia 6 l. 7 A . 11<;ei .007. *akarta7 !8! Graha *ati Asih.

S ehars . 1CC1. 2engantar !l"u Bedah @rt pedi. Cetakan ke !!. Surakarta7 5a#asan Esentia ;edika