Anda di halaman 1dari 31

KALKULUS PREDIKAT/

KALIMAT BERKUANTOR
Predikat (1)
Dalam tata bahasa, predikat menunjuk pada
bagian kalimat yang memberi informasi tentang
subjek.
Contoh:
terbang ke bulan
lebih tebal dari kamus
kedua contoh kalimat tersebut merupakan kalimat
tidak lengkap. Agar menjadi suatu kalimat yang
lengkap, haruslah disubstitusikan subyek di
bagian depan kalimat.
Misalnya, subyek Buku ini disubstitusikan pada
kalimat lebih tebal dari kamus, menjadi Buku
ini lebih tebal dari kamus.
Predikat (2)
Dalam ilmu logika, kalimat-kalimat yang
memerlukan subyek disebut predikat.
Predikat biasanya disimbolkan dengan huruf.
Jadi, misalkan :
p : terbang ke bulan
q : lebih tebal dari kamus,
maka baik p maupun q adalah predikat.
Untuk menyatakan perlunya substitusi subyek
(yang tidak diketahui), maka dituliskan p(x) dan
q(y).
Salah satu cara untuk mengubah predikat menjadi
suatu kalimat adalah dengan mensubstitusi semua
variabelnya dengan nilai-nilai tertentu.
Predikat (3)
Misalkan :
p(x) : x habis dibagi 5 dan
x disubstitusikan dengan 35, maka
p(x) menjadi kalimat benar karena :
35 habis dibagi 5.
Cara lain adalah dengan menambahkan kuantor
pada kalimat.
Kuantor adalah kata-kata seperti beberapa,
semua, dan lain-lain yang menunjukkan berapa
banyak elemen yang dibutuhkan agar predikat
menjadi benar.
Kuantor
Ada 2 (dua) macam kuantor untuk menyatakan
jumlah obyek yang terlibat yaitu
Kuantor Universal (simbol )
Kuantor Eksistensial (simbol -).
Kuantor Universal
Kuantor universal menunjukkan bahwa setiap obyek dalam
semestanya mempunyai sifat kalimat yang menyatakannya.
Kata yang digunakan: semua atau setiap
Misalnya:
p(x) : x dapat mati.
Karena semua manusia dapat mati, maka hal tersebut
dinyatakan dengan :
(x) x e manusia, x e p(x).
Kalau semesta sudah jelas, maka dapat dihilangkan. Jadi,
jika semesta pembicaraannya sudah jelas, yaitu himpunan
manusia-manusia di bumi, maka dituliskan: ( x) p(x).
Kuantor Eksistensial
Kuantor Eksistensial menunjukkan bahwa di
antara obyek-obyek dalam semestanya, paling
sedikit ada satu obyek (atau lebih, asal tidak
semua) yang memenuhi sifat kalimat yang
menyatakannya.
Kata yang digunakan: terdapat, ada, beberapa,
paling sedikit satu
Contoh:
(-x e D) q(x), disingkat (-x) q(x) :
bernilai T jhj paling sedikit ada satu x dalam D yang
menyebabkan q(x) benar
hanya bernilai salah jika untuk semua x e D, q(x)
bernilai salah.
Contoh (1a & 1b)
Terjemahkan kalimat di bawah ini dengan
menggunakan kuantor dan -
a. Beberapa orang rajin beribadah.
b. Setiap bilangan adalah negatif atau mempunyai akar riil.
Penyelesaian:
a. Jika p(x) : x rajin beribadah
maka kalimat (a) dapat ditulis (-x) p(x).
b. Jika p(x) : x adalah bilangan negatif
q(x) : x mempunyai akar riil
Maka kalimat (b) dapat ditulis (x)(p(x) v q(x)).
Contoh (1c & 1d)
Terjemahkan kalimat di bawah ini dengan menggunakan
kuantor dan -
c. Ada bilangan yang tidak riil.
d. Tidak semua mobil mempunyai karburator.

Penyelesaian:

c. Jika p(x) : x adalah bilangan riil

maka kalimat (c) dapat ditulis sebagai (-x) p(x).

d. Jika q(y) = mobil mempunyai karburator
Maka kalimat (d) dapat ditulis sebagai ((y) q(y)).
atau kalimat (d) dapat ditulis sebagai (-y) q(y).
Contoh (2a)
Nyatakan bilangan berkuantor di bawah ini dalam bahasa
sehari-hari
( bilangan riil x) x
2
> 0
Penyelesaian:
Berikut ini diberikan beberapa cara untuk menyatakannya :
Semua bilangan riil mempunyai kuadrat tak negatif
Setiap bilangan riil mempunyai kuadrat tak negatif
Sembarang bilangan riil mempunyai kuadrat tak negatif
x mempunyai kuadrat tak negatif untuk setiap bilangan
riil x
Kuadrat dari sembarang bilangan riil tidaklah negatif.

Contoh (2b)
Nyatakan bilangan berkuantor di bawah ini dalam bahasa
sehari-hari
(- bilangan bulat m) m
2
= m
Penyelesaian:
Berikut ini diberikan beberapa cara untuk menyatakannya :
Ada bilangan bulat yang kuadratnya sama dengan bilangan
itu sendiri
Beberapa bilangan bulat sama dengan kuadratnya sendiri
Terdapat bilangan bulat yang kuadratnya sama dengan
bilangan itu sendiri.
NILAI KEBENARAN
KALIMAT BER-KUANTOR
Contoh (3a)
Misalkan D adalah himpunan bilangan bulat.
Buktikan bahwa :
kalimat (-m e D) m
2
= m bernilai benar.
Penyelesaian:
Kalimat (-x) p(x) bernilai benar bila dapat
ditunjukkan bahwa ada satu x (atau lebih) yang
memenuhi sifat p.

Untuk m = 1 e D, m
2
= 1
2
= 1 = m.
Jadi, kalimat (-meD) m
2
= m benar untuk m = 1
Terbukti bahwa kalimat (- m e D) m
2
= m benar.
Contoh (3b)
Misalkan E adalah himpunan bilangan bulat antara 5
dan 10.
Buktikan bahwa :
kalimat (- m e E) m
2
= m bernilai salah.
Penyelesaian:
Untuk 5 s m s 10, 5
2
= 25 = 5 ; 6
2
= 36 = 6 ; . . . ;
10
2
= 100 = 10
Berarti tidak ada satupun m e E yang memenuhi relasi
m
2
= m.
Jadi, kalimat (- m e E) m
2
= m salah
Contoh (4a)
Tentukan kebenaran kalimat di bawah
ini (Semesta pembicaraannya adalah
himpunan bilangan bulat)
(x) x
2
2 > 0
Penyelesaian:
a. Jika x = 1 maka x
2
2 = 1
2
2 = -1 < 0 Jadi, tidak
semua x memenuhi x
2
2 > 0
sehingga kalimat (x) x
2
2 > 0 bernilai
salah.

Contoh (4b)
Tentukan kebenaran kalimat di bawah
ini (Semesta pembicaraannya adalah
himpunan bilangan bulat)
(-x) x
2
10x + 21 = 0
Penyelesaian:
x
2
10x + 21 = 0
(x 3)(x 7) = 0
x1 = 3 ; x2 = 7
Memang benar ada x yang memenuhi relasi x
2

10x + 21 = 0 (yaitu 3 dan 7) sehingga kalimat (-x)
x
2
10x + 21 = 0 bernilai benar.
Ingkaran
Kalimat Berkuantor
Ingkaran Kalimat Berkuantor
Secara umum:
Ingkaran kalimat Semua x bersifat p(x) adalah :
Ada x yang tidak bersifat p(x)
Dalam simbol:
((x e D) p(x)) (-x e D) p(x)

Ingkaran kalimat : Ada x yang bersifat q(x) adalah :
Semua x tidak bersifat q(x).
Dalam simbol :
((-x e D) q(x)) (x e D) q(x)
Contoh (5a)
Tulislah ingkaran kalimat berikut ini :
Terdapatlah bilangan bulat x sedemikian hingga x
2
= 9
Penyelesaian:
Untuk lebih memudahkan penyelesaian, terlebih dahulu
kalimat ditulis ulang dengan menggunakan kuantor,
kemudian barulah dituliskan ingkarannya.
Kalimat mula-mula : (-x e bulat) x
2
= 9
Ingkaran : (x e bulat) x
2
= 9
Atau : Kuadrat semua bilangan bulat tidak sama dengan 9
Contoh (5b)
Tulislah ingkaran kalimat berikut ini :
Semua program COBOL mempunyai
panjang lebih dari 20 baris.

Penyelesaian:

Kalimat mula-mula :
(x e program COBOL) panjang x > 20 baris)

Ingkaran :
(-x e program COBOL) (panjang x s 20 baris)

Atau :
Ada program COBOL yang panjangnya kurang dari
atau sama dengan 20 baris
Contoh (6a)
Tulislah kalimat di bawah ini dalam simbol logika berkuantor,
kemudian tulislah ingkarannya (semestanya adalah
himpunan bilangan bulat)

Untuk setiap x, jika x bilangan genap maka x
2
+ x genap

Penyelesaian:
Misalkan Z : himpunan bilangan bulat
Misal p(x) : x bilangan genap
q(x) : x
2
+ x bilangan genap
Kalimat mula-mula : (x e z) (p(x) q(x))
Ingkaran : (-x e Z) (p(x) q(x))
= (-x e Z) (p(x) v q(x))
= (-x e Z) (p(x) . q(x))
Atau : Ada bilangan bulat x yang merupakan bilangan
genap tetapi x
2
+ x bukan genap
Contoh (6b)
Tulislah kalimat-kalimat di bawah ini dalam simbol logika
berkuantor, kemudian tulislah ingkarannya (semestanya
adalah himpunan bilangan bulat)
Tidak ada x sedemikian sehingga x bilangan prima dan (x+6)
bilangan prima

Penyelesaian:
Kalimat : Tidak ada x yang bersifat P ekuivalen dengan
kalimat : Semua x tidak bersifat P
Misal p(x) : x bilangan prima
q(x) : x + 6 bilangan prima
Kalimat mula-mula : (x e Z) (p(x) . q(x))
Ingkaran : (-x e Z) {(p(x) . q(x))}
= (-x e Z) (p(x) . q(x))
Terdapatlah suatu bilangan bulat x sedemikian sehingga x
bilangan prima dan x + 6 bilangan prima
(x e Z) (p(x) . q(x))
= (-x e Z) {(p(x) . q(x))}
= (-x e Z) {p(x) v q(x)}
= (-x e Z) (p(x) . q(x))
Kalimat Berkuantor Ganda
Kalimat Berkuantor Ganda
Menambahkan beberapa kuantor
sekaligus pada kalimat yang sama.
Contoh (7a)
Nyatakan kalimat di bawah ini dengan
menggunakan kuantor !
Ada bintang film yang disukai oleh semua orang

Misalkan :
semestanya adalah himpunan semua manusia
p(x,y) = y menyukai x.
Maka kalimat tersebut dapat dituliskan sebagai
(-x)(y) p(x,y).
Contoh (7b)
Nyatakan kalimat di bawah ini dengan menggunakan
kuantor !
Untuk setiap bilangan positif, terdapatlah
bilangan positif lain yang lebih kecil darinya
Penyelesaian :
Kalimat mula-mula bisa dinyatakan sebagai :
Untuk setiap bilangan positif x, terdapatlah
bilangan positif y sedemikian hingga y < x.

Dalam simbolik logika :
( bilangan positif x)(- bilangan positif y) y < x.
Penggunaan Kuantor Ganda
Ada 8 cara berbeda dalam menggunakan 2
kuantor dan - dalam 2 variabel x dan y, masing-
masing adalah :
(x)(y), (y)(x), (-x)(-y), (-y)(-x),
(x)(-y), (-y)(x), (y)(-x), (-x)(y).
Jika semua kuantornya sama, maka urutan
penulisan kuantor-kuantor itu bisa dibalik. Akan
tetapi, jika kuantornya berbeda, urutan
penulisannya tidak selalu dapat dibalik.
Contoh (8)
Misalkan p(x,y) : y adalah ibu dari x
Nyatakan arti simbol logika di bawah ini dalam bahasa
sehari-hari dan tentukan nilai kebenarannya.
(x) (-y) p(x,y)
Untuk setiap orang x, terdapatlah seorang y, sedemikan
hingga y adalah ibu dari x.
Dengan kata lain : setiap orang mempunyai ibu. (nilai
kebenarannya : benar)
(-y) (x) p(x,y)
Terdapatlah seorang y sehingga untuk semua orang x, y
adalah ibu dari x. Dengan kata lain : Ada seseorang yang
merupakan ibu dari semua orang di dunia ini. (nilai
kebenarannya: salah)
Ingkaran Kalimat Berkuantor Ganda
Secara formal:
{ (x)(-y) p(x,y) } (-x)(y) p(x,y)
{ (-x)(y) p(x,y) } (x)(-y) p(x,y)
Contoh (9)
Apakah ingkaran kalimat berikut ini ?
( bilangan bulat n) (- bilangan bulat k) n = 2k
Atau :
Semua bilangan bulat adalah bilangan genap.

Penyelesaian :
Ingkaran :
(- bilangan bulat n) ( bilangan bulat k) n = 2k.
Atau :
Ada bilangan bulat yang tidak sama dengan 2 kali
bilangan bulat lain.
Dengan kata lain :
Ada bilangan bulat yang tidak genap
Latihan :
Ubahlah pernyataan berikut ke dalam logika predikat
kemudian negasikan
1. Setiap orang memiliki seseorang yang menjadi ibunya.
2. Semua orang menghormati Presiden SBY.
3. Ada mahasiswa TI yang tidak lulus logika informatika.
4. Setiap orang dicintai oleh seseorang.
5. Ada programmer yang menguasai semua bahasa
pemrograman.