Anda di halaman 1dari 12

1.

Gelombang Radio
Gelombang radio memiliki panjang gelombang antara 10 4 m hingga 0.1
m. Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan
cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).
Gelombang ini melintas, dan merambat lewat udara, dan bisa juga merambat
lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak
memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Wi-Fi
Wi-fi atau yang lebih dikenal dengan wireless network atau jaringan tanpa
kabel memanfaatkan gelombang elektromagnetik yakni gelombang radio.
Komunikasi melalui jaringan internet tanpa kabel (wireless network) sangat
mirip dengan komunikasi radio dua arah (seperti cara kerja radio walkietalkie) yakni di dalam komputer terdapat transmitter dan receiver dan sebuah
alat bernama router yang dapat menghubungkan komputer ke jaringan
internet. Sebuah router adalah alat untuk menghubungkan komputer ke
jaringen internet yang memanfaatkan gelombang radio dengan merubah
sinyal radio menjadi data digital.
Alat yang menghasilkangelombang radio dinamakan transmitter dan alat
yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio disebut
receiver. Agar transmitter dan receiver dapat lebih fokus menangkap atau
mengirim sinyal radio ke udara, dibutuhkanlah alat lain yaitu antena. Jika
semua alat yang dibutuhkan untuk berkomunikasi, mengirim dan menerima
data melalui gelombang radio telah dilengkapi, barulah komputer tersebut
dapat digunakan.
Radio AM dan FM
Pesawat radio AM (amplitude modulation) merupakan pesawat radio yang
menggunakan jenis gelombang HF, MF, dan LF. Gelombang AM adalah hasil
proses modulasi antara amplitude getaran-getaran pembawa dengan getaran
listrik suara yang diberikan. Pada stasiun pemancar radio AM, getaran listrik
yang dihasilkan oleh bunyi dimodulasikan atau dipengaruhkan terhadap
amplitude gelombang pembawa sehingga amplitude gelombang pembawa
berubah-ubah sesuai perubahan getaran pada getaran listrik dari bunyi.
Gelombang hasil modulasi tersebut dipancarkan mellui antena pemancar.
Pada antenna pesawat radio penerima , gelombang AM diterima oleh antenna
kemudian gelombang dipisahkan antara gelombang pembawa dengan
getaran listrik bunyi yang dibawanya. Getaran pembawa dibuang, sedangkan
getaran bunyi diperkuat sehingga gelombang bunyi yang dikirimkan melalui
pemancar dapat diperdengarkan melalui speaker pesawat radio. Adapun
gelombang radio FM dihasilkan oleh proses modulasi frekuansi dari getarangetaran gelombang pembawa dengan gelombang listrik suara.
Pada pemancar radio FM, getaran listrik yang dihasilkan bunyi yang akan
dikirimkan dimodulasikan dengan frekuansi gelombang pembawa. Dalam hal
ini frekuensi gelombang pembawa menjadi berubah-ubah sesuai dengan
frekuansi getaran yang dihasilan oleh bunyi.

Gambar 1 Skema pemancaran dan penerimaan gelombang radio dalam udara


dengan transmitter dan receiver (sumber: explainthatstuff.com)
Bluetooth
Bluetooth menghubungkn dan dapat dipakai untuk melakukan tukarmenukar informasi pada peralatan elektronik satu ke peralatan elektronik
lain. Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth
Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz
dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu
menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara
host-host bluetooth dengan jarak terbatas. (http://www.ekorahayu.com/apaitu-bluetooth-dan-cara-kerjanya.html)
Jaringan bluetooth mentransmisikan data melalui gelombang radio
berdaya rendah. Teknologi ini beroperasi pada frekuensi 2,45 gigahertz
(tepatnya antara 2,402 dan 2.480 GHz). Memastikan bahwa Bluetooth dan
perangkat lain tidak mengganggu satu sama lain telah menjadi bagian
penting dari proses desain Bluetooth. Salah satu cara perangkat Bluetooth
menghindari interfensi sistem lain adalah dengan mengirimkan sinyal yang
sangat lemah sekitar 1 milliwatt. Sebagai informasi, sinyal terkuat yang dapat
dikirim telepon seluler adalah 3 watt. Daya rendah membatasi jangkauan
perangkat Bluetooth sekitar 10 meter, mengurangi kemungkinan interfensi
antara sistem komputer dan telepon portabel atau televisi. Bahkan dengan
daya rendah, Bluetooth tidak memerlukan line of sight antara perangkat
komunikasi.

2. Microwave
Di dunia kesehatan, microwave juga memegang peranan penting.
Karakteristik yang dimanfaatkan adalah kemampuannya untuk menghasilkan
energi panas. Hampir semua penggunaan microwave dalam kesehatan
berkaitan dalam dunia kesehatan berkaitan dengan pemanasan suatu
jaringan tubuh.
GPS (Global Positioning System)
Global Positioning System (GPS) merupakan hal yang sering digunakan
pada era sekarang ini untuk menunjukkan lokasi secara akurat. GPS
menerapkan system radar yang memanfaatkan gelombang mikro. Radar
adalah singkatan dari Radio Detection and Ranging. antena radar dapat

bertindak sebagai pemancar dan penerima gelombang elektromagnetik.


Waktu antara gelombang ditransmisikan dan diterima dipergunakan untuk
menghitung jarak suatu objek dri sebuah pemancar. Radar memancarkan dan
menerima sinyal secara bergantian dengan system switch.
Pada sistem GPS, setiap satelit secara periodis mengirimkan pesan yang
isinya adalah waktu pengiriman pesan dan informasi orbit satelit. Receiver
GPS akan menghitung jarak receiver dengan setiap satelit mengirimkan
pesan-pesan tersebut. Dengan membandingkan jarak antara beberapa satelit
ini dapat ditentukan letak GPS receiver tersebut.
Oven Microwave
Microwave oven menggunakan gelombang mikro dalam band
frekuensisekitar 2.45 GHz. Pemanasan dengan gelombang mikro mempunyai
kelebihan yaitu pemanasan lebih merata karena bukan mentransfer panas
dari luar tetapi membangkitkan panas dari dalam bahan tersebut.
Pemanasannya juga dapat bersifat selektif artinya tergantung dari dielektrik
properties bahan. Hal ini akan menghemat energi untuk pemanasan.
Misalkan dipakai untuk pemanasan bahan untuk body mobil maka chamber
untuk pemanasan tidak akan panas tapi body mobil akan panas sesuai
dengan yang diinginkan.
Telekomunikasi
Operator telekomunikasi juga memanfaatkan gelombang mikro untuk
komunikasi antara BTS ataupun antara BTS dengan pelanggannya. Pada
tower-tower operator telekomunikasi sangat sering dijumpai antena
directional untuk komunikasi antara BTS . Untuk komunikasi ke end user
operator GSM di Indonesia memakai frekuensi di sekitar 800 MHz, 900MHz
dan 1800MHz. Namun sistem seperti ini sudah tidak digunakan lagi bagi
hampi semua negara Eropa. Di Jerman contohnya sudah jarang terlihat
penggunaan gelombang mikro untuk komunikasi dengan metode WDM
antara BTS dengan BSC. Jaringan backbone komunikasi sudah memakai
jarinagn fiber optis. Untuk komunikasi ke end user pada sistem selular tetap
menggunakan gelombang mikro.

3. Inframerah
Sinar elektromagnet yang panjang gelombangnya lebih daripada cahaya
nampak yaitu di antara 700 nm dan 1 mm. Sinar inframerah merupakan
cahaya yang tidak tampak. Jika dilihat dengan dengan spektroskop cahaya
maka radiasi cahaya infra merah akan nampak pada spektrum elektromagnet
dengan panjang gelombang di atas panjang gelombang cahaya merah.
Dengan panjang gelombang ini maka cahaya inframerah ini akan tidak
tampak oleh mata namun radiasi panas yang ditimbulkannya masih
terasa/dideteksi.
Kacamata Night Vision
Sinar inframerah merupakan cahaya tak tampak, dalam keadaan gelap,
bukan berarti tidak ada cahaya namun dalam keadaan gelap masih ada
kemungkinan untuk terdapat cahaya inframerah hanya karena cahaya
inframerah yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Kacamata Night

Vision membantu manusia untuk dapat melihat bena-benda dalam keadaan


gelap dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik yaitu sinar
inframerah. Kacamata night vision menggunakan gambar teknologi
enhancement mengumpulkan semua cahaya yang tersedia, termasuk cahaya
inframerah, dan memperkuatnya sehingga manusia dapat dengan mudah
melihat apa yang terjadi di dalam gelap.
Cara lain menggunakan teknologi yang disebut thermal imaging, yakni
berhubungan dengan panas. Benda panas, termasuk tubuh manusia,
memancarkan beberapa panas dalam bentuk sinar inframerah. Kacamata
night vision menggunakan teknologi thermal imaging menangkap cahaya
inframerah yang dipancarkan sebagai panas oleh benda-benda di bidang
pandang. Dengan cara ini, manusia dapat melihat gambar dari apa yang
terjadi di dalam gelap berdasarkan jumlah panas yang dihasilkan oleh
berbagai benda.
Thermal imaging bekerja dengan baik ketika mencoba untuk mendeteksi
orang dalam gelap. Ini juga lebih cocok untuk kondisi mendekati kegelapan
mutlak. Kebanyakan malam peralatan visi, bagaimanapun, menggunakan
teknologi peningkatan gambar. Teknologi night vision memiliki banyak
kegunaan untuk lembaga militer dan penegakan hukum. Sebagai contoh,
dapat digunakan untuk menemukan orang-orang dalam gelap, serta untuk
navigasi dan pengawasan.
Remote Control
Remote control infra merah memanfaatkan sinar infra merah untuk
mengendalikan benda lain dari jarak jauh. Biasanya di aplikasikan pada
televisi, radio, dvd, ac, dll. Remote jenis ini memiliki jangkauan yang relatif
lebih pendek dibanding dengan remote RF. Dalam pemakaiannya agak susah
sebab cahaya infra merah harus tepat mengenai penangkap sinyal. Remote
ini dapat bekerja pada jarak maksimal 10 m, dan bisa turun bila daya baterai
melemah.
Untuk dapat memerintah peralatan elektronika lain, harus ada beberapa
komponen. Yakni transmitter, papan rangkaian serta tombol, dan reciever.
Transmitter berfungsi sebagai pengirim perintah ke peralatan elektronika,
berupa LED (light emiting diode) yang memancarkan sinar infrared atau infra
merah. Umumnya berada di ujung atau di bagian depan remote yang
diarahkan ke peralatan elektronika.
Papan rangkaian adalah sejumlah tombol-tombol di remote control,
bentuk perintahnya tergantung dari tombol yang ditekan. Berisi rangkaian
yang terintegrasi dalam IC (integrated circuit) yang membaca tombol yang
ditekan, kemudian membangkitkan transmitter untuk mengirim sinyal sesuai
perintah ke peralatan eletronika lainnya. Sementara receiver adalah
komponen yang terdapat pada alat elektronika yang menerima perintah,
Receiver berupa fototransistor infra merah yang berperan mendeteksi pola
sinyal infra merah yang dikirimkan remote control.
Cara kerjanya ialah, ketika kita memencet suatu tombol pada remote
control, papan rangkaian akan membaca perintah sesuai tombol yang
ditekan. Kemudian saat papan rangkaian sudah mengetahui perintahnya, hal
itu akan membangkitkan transmitter untuk mengirim sinyal sesuai perintah.
Receiver yang ada pada peralatan elektronika lain pun akan mendeteksi

perintah yang dikirim oleh transmitter, yakni mendeteksi pola sinyal infra
merah.

4. Cahaya Tampak
Dalam rentang spektrum gelombang elektromagnetik, cahaya atau sinar
tampak hanya menempati pita sempit di atas sinar inframerah. Spektrum
frekuensi sinar tampak berisi frekuensi dimana mata manusia peka
terhadapnya. Frekuensi sinar tampak membentang antara 40.000 dan 80.000
GHz (1013) atau bersesuaian dengan panjang gelombang antara 380 dan 780
nm (10-9). Cahaya yang kita rasakan sehari-hari berada dalam rentang
frekuensi ini. Cahaya juga dihasilkan melalui proses dalam skala atom dan
molekul berupa pengaturan internal dalam konfigurasi elektron. Pembahasan
tentang cahaya begitu luas dan membentuk satu disiplin ilmu fisika
tersendiri, yaitu optik.

Cahaya Tampak pada Astronomi


Warna benda panas, seperti bintang, dapat digunakan untuk
memperkirakan suhu mereka, menurut IDEA. Misalnya, suhu permukaan
matahari sekitar 5.800 Kelvin (9980 F atau 5527 C). Cahaya yang
dipancarkan memiliki panjang gelombang puncak sekitar 550 nm, yang kita
anggap cahaya putih sebagai terlihat (atau sedikit kekuningan). Menurut
NASA, jika suhu permukaan matahari yang dingin, sekitar 3.000 C, akan
terlihat kemerahan, seperti bintang Betelgeuse. Jika itu lebih panas, sekitar
12.000 C, akan terlihat biru, seperti bintang Rigel.
Para astronom juga dapat menentukan benda apa yang terbuat dari
karena setiap elemen menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu,
yang disebut spektrum penyerapan. Dengan mengetahui spektrum
penyerapan unsur, astronom dapat menggunakan spectroscopes untuk
menentukan komposisi kimia dari bintang, awan debu dan benda-benda yang
jauh lainnya.

5. Sinar Ultraviolet
Rentang frekuensi sinar ultraviolet (ultraungu) membentang dalam
kisaran 80.000 GHz sampai puluhan juta GHz (10 17). Sinar ultraungu atau
disebut juga sinar ultraviolet datang dari matahari berupa radiasi ultraviolet
memiliki energi yang cukup kuat dan dapat mengionisasi atom-atom yang
berada di lapisan atmosfer.
Sterilisasi dengan Sinar UV
Sinar Ultraviolet juga dapat digunakan untuk proses sterilisasi, misalnya
untuk membunuh mikroba yang menempel pada permukaan interior Safety
Cabinet dengan disinari lampu UV. Sterilisaisi secara kimiawi biasanya
menggunakan senyawa desinfektan antara lain alkohol. Beberapa kelebihan
sterilisasi dengan cara ini, yaitu memiliki daya antimikrobial sangat kuat,
daya kerja absorbsi asam nukleat, panjang gelombang: 220-290 nm paling
efektif 253,7 nm, kelemahan penetrasi lemah.
Alat Pendeteksi Uang
Alat pendeteksi uang kertas memanfaatkan sinar UV dalam
pengoperasiannya. Toko, bank, teller atau kasir akan terbantu dengan alat
yang memudahkan pekerjaan dan menghindarkan dari penipuan. Alat
tersebut adalah lampu ultraviolet, yang kini tersedia dalam berbagai jenis
dan merk.
Alat pendeteksi uang palsu ini tersedia dalam bentul portable atau
permanen. Penggunaan alat ini juga tergolong sangat mudah dan cepat.
Uang yang akan diperiksa hanya diletakkan di bawah lampu ultraviolet dan
dengan cepat bisa terlihat apakah uang tersebut asli atau palsu. Gambar
atau tanda pada uang kertas akan terdeteksi karena bahan mata uang kertas
yang tidak biasa tersebut hanya bisa terdeteksi dengan sinar UV.
Sinar UV dan Mineral Fluorescence
Fluoresensi mineral terjadi ketika spesimen diterangi dengan panjang
gelombang cahaya tertentu. Ultraviolet (UV) cahaya, sinar-x dan sinar katoda

adalah jenis khas cahaya yang memicu fluoresensi. Jenis cahaya seperti sinar
UV memiliki kemampuan untuk membangkitkan elektron rentan dalam
struktur atom mineral. Elektron bergerak sementara melompat ke orbital
yang lebih tinggi dalam struktur atom mineral. Ketika elektron jatuh kembali
ke orbital asli yang sebagian kecil energi dilepaskan dalam bentuk cahaya.
Cahaya tersebut dikenal sebagai fluoresensi.
Panjang gelombang cahaya yang dilepaskan dari mineral neon sering
jelas berbeda dari panjang gelombang cahaya insiden. Ini menghasilkan
perubahan terlihat dalam warna mineral. Ini "cahaya" terus selama mineral
yang diterangi dengan cahaya dari panjang gelombang yang tepat.

Gambar 2 proses fluoresensi (sumber:


http://geology.com/articles/fluorescent-minerals/)

6. Sinar-X
Sinar-X pada hakikatnya bersaudara dengan cahaya tampak. Yaitu
cahaya yang menyebabkan kita dapat melihat sekeliling kita. Mereka adalah
bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik dan kita tahu bahwa
gelombang elektromagnetik ini terdiri atas paket-paket energi yang disebut
foton. perbedaan antara sinar-X dengan cahaya tampak terletak pada energi
foton yang menyusunnya, dan energi foton ini berkaitan dengan panjang
gelombangnya. Energi foton sinar-X lebih besar dibandingkan energi foton
cahaya tampak. Karena energi foton berbanding terbalik dengan panjang
gelombangnya, maka bisa dikatakan bahwa panjang gelombang foton sinar-X
lebih pendek dibandingkan panjang gelombang foton cahaya tampak. Sayang

sekali mata kita hanya mampu menangkap panjang gelombang tertentu yang
kebetulan panjang gelombang tersebut hanya dimiliki oleh cahaya tampak
sehingga kita tidak mampu melihat sinar-X itu.

Mesin X-Ray
Bagian utama dari mesin sinar-X adalah sepasang elektrode, yaitu katode
dan anode, yang ditempatkan dalam sebuah tabung kaca yang divakumkan.
Katode terbuat dari sebuah filamen yang dipanaskan, seperti yang biasa
ditemukan pada lampu pijar model lama. Arus listrik pada mesin pemancar
sinar-X dilewatkan melalui filamen ini sehingga filamen tersebut menjadi
panas. Akibatnya, elektron-elektron terpancar dari permukaan filamen
tersebut. Anode yang bermuatan positif, dibuat dari bahan tungsten
berbentuk lingkaran datar, menarik elektron-elektron tersebut membentuk
berkas elektron dari katode ke anode dalam tabung.
Antara katode dan anode diberi beda potensial yang sangat besar,
sehingga berkas elektron mengalir dalam tabung dengan energi yang sangat
tinggi. Ketika elektron berenergi tinggi ini menumbuk atom tungsten di
anode, sebuah elektron yang berada pada orbit yang relatif rendah dari atom
tungsten tersebut akan terlempar meninggalkan tempatnya. Elektron lain
yang berada di orbit yang lebih tinggi akan segera jatuh mengisi tempat
kosong di orbital yang lebih rendah yang telah ditinggalkan elektron. Karena
elektron jatuh dari orbital yang lebih tinggi ke orbital yang lebih rendah,
maka dalam proses ini akan dilepaskan foton. pada peristiwa ini, elektron
yang jatuh tersebut berasal dari tingkat energi yang jauh lebih tinggi,
sehingga foton yang dihasilkan juga merupakan foton dengan energi yang
cukup tinggi, yaitu foton-foton sinar-X.
Elektron yang bebas juga dapat menghasilkan foton tanpa menumbuk
sebuah atom. Hal ini terjadi karena sebuah inti atom yang menarik elektron
yang bergerak bebas akan menyebabkan elektron yang bergerak tersebut
akan mengalami perlambatan. Perlambatan atau pengurangan kecepatan
tersebut terjadi dengan cara yang cukup cepat. Perubahan kecepatan ini
akan menyebabkan dilepaskannya energi dalam bentuk foton sinar-X.
Peristiwa tumbukan yang sangat kuat dalam proses pembentukan sinar-X
akan menimbulkan panas. Untuk menghindari terjadinya pelelehan pada
anode akibat panas ini, pada mesin pemancar sinar-X terdapat sebuah motor
yang memutar anode. Dengan demikian, berkas elektron tidak selalu
menumbuk bagian anode yang sama. Selain itu dalam mesin juga terdapat
minyak pendingin yang berfungsi menyerap panas.
Di sekeliling alat penghasil sinar-X ini, dipasangi sebuah penghalang tebal
dari bahan timbal. Ini untuk menjaga agar sinar-X tidak keluar memancar ke
segala arah. Untuk menyalurkan berkas sinar-X yang dihasilkan, dibuat
sebuah lubang kecil di bagian lapisan penghalang tersebut. Sebelum sinar-X
ini mengenai tubuh pasien yang akan difoto, sinar-X ini akan melewati

sejumlah penyering sesuai dengan kebutuhan. Sebuah kamera di sisi lain


pasien akan merekam pola sinar-X yang melewati tubuh pasien. Kamera
sinar-X ini menggunakan teknologi film yang sama dengan kamera film biasa
(bukan kamera digital). Bedanya adalah reaksi kimia pada film foto
disebabkan oleh sinar-X bukan sinar cahaya tampak seperti pada kamera film
biasa.
Umumnya dokter menggunakan secara langsung hasil foto Rontgen
tersebut dalam bentuk film negatif. Film negatif tersebut dengan istilah klise
foto. Pada film negatif ini, bagian yang terkena banyak cahaya akan tampak
lebih hitam dibandingkan dengan bagian yang lebih sedikit dikenai cahaya.
Benda-benda yang keras, seperti tulang, akan tampak putih pada film
sedangkan benda-benda yang lebih lunak, misalnya kulit, akan tampak hitam
atau abu-abu.
Pendeteksi Kanker
X-ray, jenis energi tinggi radiasi elektromagnetik, sering digunakan untuk
diagnosis kanker, pementasan dan pengobatan. X-ray menggunakan radiasi
elektromagnetik untuk membuat gambar. Gambar direkam pada film, yang
disebut radiograf. Gambar yang dihasilkan tampak terang atau gelap,
tergantung pada tingkat penyerapan jaringan yang berbeda. Misalnya, bahan
padat, seperti tulang, muncul sebagai putih pada film, sementara lemak dan
otot muncul sebagai berbagai nuansa abu-abu.
Uji X-ray berlangsung dengan cepat dan tanpa rasa sakit. Dalam dosis
rendah, sinar-X dapat digunakan untuk membangun gambar struktur dalam
tubuh untuk mendeteksi dan tahap tumor. Dalam dosis tinggi sinar-X dapat
digunakan dalam terapi radiasi untuk membantu menghancurkan sel-sel
kanker dalam tubuh.

7. Sinar Gamma
Sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik yang memiliki
frekuensi (dan karenanya juga energi) yang paling besar. Sinar gamma
memiliki rentang frekuensi dari 10 pangkat 18 sampai 10 pangkat 22 Hz.
Sinar gamma dihasilkan melalui proses di dalam inti atom (nuklir).
Iradiasi Pangan
Sinar gamma dengan energi tertentu biasanya berasal dari disintegrasi
spontan radionuklida. Radionuklida alami dan buatan manusi, juga disebut
isotop radioaktif atau radioisotop, tidak stabil, dan memancarkan radiasi
ketika mereka secara spontan hancur, atau pembusukan, ke keadaan stabil.
Radionuklida yang digunakan hampir selalu untuk iradiasi pangan dengan
sinar gamma adalah cobalt-60. Hal ini dihasilkan oleh penembakan neutron
dalam reaktor nuklir dari logam kobalt-59, kemudian ganda dikemas dalam
"pensil" stainless steel untuk mencegah kebocoran apapun selama
penggunaannya di sebuah pabrik radiasi. Cobalt-60 memiliki waktu paruh 5,3
tahun. Teknologi ini telah digunakan secara rutin selama lebih dari tiga puluh
tahun untuk mensterilkan produk medis, gigi dan rumah tangga, dan juga
digunakan untuk pengobatan radiasi kanker. Zat radioaktif memancarkan

sinar gamma sepanjang waktu. Bila tidak digunakan, sumber sinar gamma
disimpan dalam kolam air yang menyerap radiasi yang benar-benar
membahayakan. Untuk menyinari makanan atau beberapa produk lain,
sumber ditarik keluar dari air ke dalam ruang dengan dinding beton besar
yang menjaga sinar setiap dari melarikan diri. Produk medis atau makanan
yang akan disinari dibawa ke dalam kamar, dan terkena sinar untuk jangka
waktu tertentu. Setelah digunakan, sumber dikembalikan ke tangki air.

Daftar Pustaka
http://computer.howstuffworks.com/wireless-network1.htm diakses pada 25
November 2015
http://www.explainthatstuff.com/wirelessinternet.html diakses pada 25 November
2015
http://cara-kerja-wifi.blogspot.co.id/ diakses pada 25 November 2015
http://aprisalmaindahpratiwi91.blogspot.co.id/2012/12/gelombang-mikro.html
diakses pada 25 November 2015
http://www.ekorahayu.com/apa-itu-bluetooth-dan-cara-kerjanya.html diakses
pada 25 November 2015
http://explorecuriocity.org/Explore/ArticleId/711/how-do-bluetooth-signals-travelthrough-the-air-711.aspx diakses pada 25 November 2015
http://wonderopolis.org/wonder/how-do-night-vision-goggles-work/ diakses pada
26 November 2015
http://zonaelektro.net/infra-merah-media-komunikasi-cahaya/ diakses pada 26
November 2015
http://carakerjasesuatu.blogspot.co.id/2015/04/cara-kerja-remot-control.html
diakses pada 26 November 2015
http://deniaariani.blogspot.co.id/2013/10/sterilisasi.html diakses pada 27
November 2015
http://tissorindonesia.com/lampu-ultraviolet-untuk-mendeteksi-uang-palsu/
diakses pada 27 November 2015
http://geology.com/articles/fluorescent-minerals/ diakses pada 27 November 2015
http://www.cancercenter.com/treatments/x-ray/ diakses pada 27 November 2015

APLIKASI GELOMBANG
ELEKTROMAGNETIK
DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

MAKALAH

PUTRI HAYYU DIAN R.


13030184020

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2015