Anda di halaman 1dari 22

KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI

PENYELENGGARA EVALUASI DAN PENUNJUKKAN


AHLI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

SOAL PAST TEST


PENYELENGGARAAN EVALUASI DAN PENUNJUKAN AHLI K3
PETUNJUK
Sebelum Saudara mengerjakan soal-soal, bacalah terlebih dahulu ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.

Tuliskan nama dan instansi saudara di sudut kanan atas pada lembar jawaban
Pilih satu jawaban saja yang paling benar dari alternative jawaban yang tersedia dengan memberi
tanda X (silang) pada lembar jawaban
Untuk pembentulan pilihan jawaban yang salah, dengan cara melingkari jawaban yang dipilih
Berkas soal dan jawaban diserahkan kembali kepada panitia setelah selesai dikerjakan atau tanda
waktu telah selesai
Lembar pertanyaan tidak boleh dicoret-coret

KERJAKANLAH SOAL-SOAL BERIKUT INI SESUAI PETUNJUK

A. PENGETAHUAN DASAR KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA


1.

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara filosofis ialah :


a. Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat digunakan secara efisien
b. Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja
c. Pemikiran dan upaya penerapannya untuk menjamin keutuhan dan
kesempurnaan khususnya tenaga kerja baik jasmani maupun rohani, hasil karya
dan budaya menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera.

2.

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara etimologis ialah :


a. Suatu upaya perlindungan kerja
b. Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah dan mengurangi
kecelakaan dan penyakit akibat kerja
c. Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja sehat dan selamat
d. Upaya agar produksi tidak terganggu

3.

Batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang berakibat :


a. Adanya korban yang cidera luka-luka atau meninggal dunia
b. Adanya kerusakan peralatan dan nyaris terjadi korban manusia
c. Terganggunya proses pekerjaan walaupun tidak terjadi korban yang cidera
maupun kerusakan peralatan
d. Jawaban a, b dan c benar

4.

Faktor penyebab kecelakaan kerja :


a. Perbuatan manusia yang tidak aman
b. Kondisi yang berbahaya
c. Kombinasi a dan b
d. Jawaban a, b dan c benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

5.

Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari pekerja merupakan :
a. Sebab dasar
b. Sebab tidak langsung
c. Sebab langsung

6.

Ruang lingkup obyek pengawasan keselamatan kerja menurut undang-undang keselamatan kerja
ialah :
a. Perusahaan Swasta
b. Tempat kerja
c. Perusahaan Negara
d. Tempat usaha

7.

Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatar belakangi oleh :
a. Usia
b. Sifat seseorang
c. Pendidikan dan pengalaman
d. Kondisi fisik

8.

Kondisi tempat kerja yang berbahaya bertalian dengan :


a. Mesin, pesawat, alat
b. Proses produksi
c. Cara kerja
d. Jawaban a, b dan c benar

9.

Usaha pencegahan kecelakaan kerja antara lain melalui :


a. Inspeksi
b. Riset
c. Asuransi
d. Jawaban a, b dan c benar

10.

Dasar hukum penunjukan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja :


a. Permen No. 02/Men/1992
b. Permen No. 01/Men/1988
c. Permen No. 04/Men/1987

11.

Kondisi berbahaya yaitu antara lain kondisi yang tidak aman dari :
a. Kondisi pekerja
b. Kondisi pengusaha
c. Kondisi lingkungan

12.

Sumber bahaya yang termasuk dalam lingkungan kerja adalah :


a. Kebisingan
b. Cara penanganan bahan yang salah
c. Tempat kerja yang kotor
d. Jawaban a, b dan c benar

13.

Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan reprensif meliputi :


a. Perencanaan, pembuatan dan pemakaian
b. Perencanaan dan modifikasi
c. Perencanaan

14.

Setiap instalasi atau pesawat yang digunakan di tempat kerja diharus memiliki izin pemakaian, hal
tersebut bertujuan :
a. Agar efektif, efisien dan aman dalam pemakaiannya
b. Memenuhi peraturan perundangan
c. Memperpanjang masa umur pesawat
d. Jawaban a, b dan c benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

15.

Di dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja ditempat kerja, upaya pengendalian
resiko dilakukan dengan urutan sebagai berikut :
a. Identifikasi, Evaluasi, Pengendalian dan Monitoring
b. Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
c. Identifikasi, Monitoring dan Pengendalian
d. Identifikasi, Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian

16.

Penerapan SMK3 di tempat kerja bersifat


a. Wajib bagi setiap perusahaan
b. Suka rela bagi perusahaan yang berorientasi export
c. Wajib bagi perusahaan besar dan beresiko bahaya tinggi

17.

Audit SMK3 bertujuan untuk :


a. Meneliti kejadian kecelakaan kerja
b. Menilai kelayakan semua peralatan dan mesin-mesin yang berbahaya
c. Mengukur kinerja penerapan SMK3

18.

Seorang Ahli K3 bekerja sama dengan teknisi dan tenaga operator melakukan aktifitas mengamati
tahapan proses kerja peralatan dan menganalisa kemungkinan-kemungkinan faktor penyebab
kecelakaan untuk dijadikan sebagai pedoman prosedur kerja. Aktivitas itu disebut :
a. Job Safety Analisis
b. Job Safety Ovsevation
c. Analisa kecelakaan
d. Safety audit

19.

P2K3 yang dibentuk di suatu perusahaan terdiri dari unsur :


a. Bipartite
b. Tripartite
c. Organisasi pekerja
d. Organisasi independen

20.

Manajemen K3 merupakan integral dari manajemen perusahaan adalah mutlak diperlukan untuk
penanganan masalah K3.
a. Dari awal perencanaan sampai pengoperasian perusahaan
b. Pada pelaksanaan proses produksi
c. Sejak dibentuk P2K3

B. KESEHATAN KEJA
1.

Peraturan perundangan mengenai kesehatan kerja yang berkaitan dengan pemeriksaan


kesehatan tenaga kerja :
a. U.U. No. 1 Tahun 1970 pasal 8
b. U.U. No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 3
c. U.U. No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 1

2.

Faktor-faktor dilingkungan kerja yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja :


a. Faktor fisik, kimia, biologis
b. Faktor fisik, kimia, biologis dan fisiologis
c. Faktor fisik, kimia, biologis, psikologis dan fisiologis

3.

Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi :


a. Upaya preventif dan promotif
b. Upaya kuratif saja
c. Upaya promotif dan rehabilitati saja
d. Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

4.

Upaya pelaksanaan kesehatan kerja diperusahaan dititik beratkan pada :


a. Upaya kuratif
b. Upaya preventif
c. Upaya promotif
d. Upaya Rehabilitatif

5.

Penerapan norma-norma ergonami ditempat kerja, meliputi norma-norma :


a. Pembebanan kerja fisik, sikap tubuh dalam bekerja, mengangkut
mengangkat
b. Olah raga dan kesegaran jasmani, musik dan dekorasi, lingkungan kerja
c. Semuanya benar

dan

6.

Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya
yang ditimbulkan dari lingkungan, getaran, radiasi, debu, kebisingan dan pencahayaan termasuk
golongan :
a. Fisik
b. Kimia
d. Biologi

7.

Perencanaan peralatan atau mesin yang tidak disesuaikan dengan manusianya dapat
menimbulkan kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan ataupun penurunan produktivitas.
Penyesuaian pekerjaan dengan peralatannya disebut :
a. Ilmu Fisika
b. Ilmu Kimia
c. Ilmu Ergonomi

8.

Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting dari pada upaya penyembuhan terhadap
terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja, alternative terakhir dari pada pencegahan tersebut
adalah :
a. Eliminasi
b. Subtansi
c. Ventilasi
d. APD (Alat Pelindung Diri)

9.

Masuknya bahan kimia ke dalam manusia sebagian besar melalui :


a. Makanan atau tertelan
b. Kulit
c. Pernafasan
d. Jawaban a, b dan c benar

10.

Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi uadara ruangan kerja adalah :
a. Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik
b. Memakai respirator
c. Memasang ventilasi lebih banyak

11.

Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja meliputi :


a. Pemeriksaan kesehatan awal
b. Pemeriksaan kesehatan berkala
c. Pemeriksaan kesehatan awal, berkala dan khusus

12.

Yang
a.
b.
c.

termasuk kategori bahan berbahaya adalah jenis bahan yang mempunyai sifat :
Oksidator, mudah meledak, mudah menyala atau terbakar
Memacarkan radiasi, racun,korosif, iritasi
Karsinogenik, sensitisasi, teratogenik, miutagenik

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

13.

Pengaruh bahan kimia terhadap kesehatan tergantung pada konsentrasi dan lamanya paparan
dapat menyebabkan :
a.
b.
c.

Iritasi, korosif, sulit bernafas


Alergi, keracunan sistematik
Kanker, kerusakan/kelainan janin, pneomokoniosis, efek huis

14.

Hygiene perusahaan adalah spesialisasi dalam ilmu hygiene beserta prakteknya yang dengan
mengadakan penilaian kepada faktor-faktor penyebab-penyebab baik kualitatif maupun kuantitatif
dalam lingkungan kerja melalui pengukuran-pengukuran dan hasilnya dipergunakan untuk tindak
korektif dan pencegahan.Jadi sasarannya adalah :
a. Manusia (tenaga kerja)
b. Lingkungan
c. a dan b salah
d. a dan b benar

15.

Tujuan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja (awal) adalah :


a. Agar tenaga kerja yang diterima berada dalam kondisi kesehatan yang setinggi-tingginya
b. Tidak mempunyai penyakit menular yang akan mengenai tenaga kerja lainnya
c. Cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan
kesehatan tenaga kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja lainnya dapat
dijamin

16.

Dampak negative dalam proses kegiatan industri antara lain menimbulkan pencemaran udara
yang dapat berpengaruh terhadap :
a. Kesehatan manusia
b. Tumbuh-tumbuhan dan komponen hayati lainnya
c. Harta benda
d. Semuanya benar

17.

Metode-metode pengolahan dan pembuangan limbah industri yang banyak digunakan adalah
sebagai berikut :
a. Metode pembusukan
b. Metode pembuangan
c. Metode pengendapan
d. Metode proses produksi

C. MEKANIK, PESAWAT UAP DAN BEJANA TEKAN


1.

Ruang lingkup Permen No. Per.05/Men/1985 meliputi :


a. Peralatan angkat, pita transport, pesawat angkutan di atas landasan dan di atas
permukaan, alat angkutan jalan ril
b. Pesawat tenaga dan produksi
c. Pesawat Lift
d. Jawaban a, b dan c benar

2.

Pengertian dari pesawat angkat dan angkut adalah suatu pesawat atau alat yang digunakan untuk
:
a. Memindahkan muatan pada jarak tertentu
b. Memindahkan, mengangkat muatan vertical dan horisontal
c. Memindahkan, mengangkat muatan vertical dan horizontal dalam jarak yang
ditentukan
d. Jawaban a, b dan c benar
Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

3.

Pembinaan K3 bidang mekanik merupakan mitra efektif dalam rangka usaha mencegah dan
mengurangi terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Hal tersebut merupakan :
a. Kewajiban pengusaha / pengurus
b. Kewajiban tenaga kerja
c. Kewajiban Depnakertrans
d. Jawaban a, d dan c adalah benar

4.

Pengawasan K3 bidang Mekanik yang bersifat preventif meliputi :


a. Perencanaan dan pemakaian
b. Perencanaan, reparasi dan modifikasi
c. Perencanaan, pembuatan, prosedur pemakaian dan perawatan

5.

Dasar teknik K3 bidang mekanik pada prinsipnya ditujukan untuk pengamanan terhadap :
a. Tenaga kerja dari ancaman bahaya / kecelakaan
b. Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadi kecelakaan
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b tidak benar

6.

Dalam mengoperasikan pesawat angkat dan angkut harus dilakukan oleh :


a. Operator yang memiliki kemampuan dan ketrampilan
b. Operator yang memiliki pengalaman
c. Operator yang memiliki SIO (Surat Ijin Operasi)
d. Jawaban a, b dan c benar

7.

Berdasarkan peraturan perundangan K3 bidang mekanik bahwa setiap pesawat harus memiliki
pengesahan pemakaian dengan maksud dan tujuan :
a. Efektif, efisien dan aman dalam pemakaian
b. Memenuhi peraturan perundangan
c. Memperpanjang umur pemakaian
d. Jawaban a, b dan c benar

8.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa setiap pesawat angkat dan angkut yang akan dibuat
dan dipasang harus memiliki persyaratan teknis dan kepada :
a. Pembuat dan pemasang harus mendapat pengesahan
b. Pembuat dan pemasang tidak perlu mendapat pengesahan
c. Pemilik / pemakai dapat menentukan persyaratan
d. Jawaban a, b dan c benar

9.

Hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya kecelakaan dari pemakian pesawat angkat dan angkut
adalah :
a. Putusnya kabel kait pengangkat
b. Terganggunya barang yang di angkat maupun keseimbangan
c. Tidak adanya pengaman kait maupun rem tali tidak berfungsi
d. Jawaban a, b dan c benar

10.

Sesuai Permenaker No. Per. 05 /Men/1985, unit pesawat angkat dan angkut wajib dilakukan
pengujian ulang setelah pengujian pertama. Pengujian tersebut selambat-lambatnya :
a. 3 (tiga) tahun setelah pengujian pertama
b. 2 (dua) tahun setelah pengujian pertama
c. 1 (satu) tahun setelah pengujian pertama
d. Jawaban a, b dan c benar

11.

Pesawat angkut di atas landasan dan di atas permukaan adalah :


a. Truk, traktor, kereta gantung, truk Derek dan forklift
b. Dongkrak pneumatic, gondola, keran tower dan takel
c. Escalator, rantai berjalan dan ban berjalan
d. Jawaban a, b dan c benar
Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

12.

Untuk menjamin pengoperasian peralatan mekanik dapat aman maka peralatan-peralatan


tersebut harus :
a. Dioperasikan oleh operator yang memiliki sertifikat
b. Diperiksa dan diuji sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
c. Peralatan mekanik harus baru
d. Jawaban a, b dan c benar

13.

Yang dimaksud dengan peralatan angkat sesuai dengan Permen No. Per.05/Men/1985 tentang
Pesawat angkat dan angkut, kecuali :
a. Gondola
c. Forklift
b. Crane
d. Lift

14.

Pengawasan K3 mekanik dilakukan mulai dari :


a. Perencanaan, pembuatan, pemasangan, peredaran
b. Pemakaian dan atau perbaikan teknis
c. Pemeliharaan
d. Jawaban a, b dan c benar

15.

Operator pesawat tenaga dan produksi sesuai Permenaker No. 04/Men/1985 adalah :
a. Wajib memiliki Surat Ijin Operator (SIO)
b. Tidak wajib memiliki Surat Ijin Operator (SIO)
c. Setiap tenaga kerja
d. Jawaban a, b dan c benar

16.

Dalam melayani pesawat tenaga dan produksi yang sedang beroperasi, seorang operator dapat :
a. Mewakilkan kepada orang lain
b. Meninggalkan tempat kerjanya untuk keperluan penting
c. Dilarang meninggalkan tempat kerjanya
d. Jawaban a, b dan c benar

17.

Yang dimaksud penggerak mula sesuai Permen No. Per,04?men/1985 tentang pesawat Tenaga
dan Produksi adalah :
a. Turbin air
b. Motor Listrik
c. Transformator
d. Jawaban a, b dan c benar

18.

Pengujian unit pesawat tenaga dan produksi dilakukan selambat-lambatnya :


a. 5 (lima) tahun sekali
b. 3 (tiga) tahun sekali
c. 2 (dua) tahun sekali
d. Jawaban a, b dan c benar

19.

Yang dimaksud dengan penggerak mula sesuai dengan Permen No. Per.04/Men/1985 adalah :
a. Motor diesel, turbin air, kincir angin
b. Motor listrik
c. Transformator

20.

Alat
a.
b.
c.

21.

Pemeriksaan visual pada setiap pesawat uap yang baru bertujuan untuk mengetahui :
a. Kondisi seluruh alat perlengkapan pengamanannya
b. Kondisi seluruh bagian konstruksi dan seluruh alat perlengkapan pengamanannya
c. Kondisi sisi luar dan seluruh alat perlengkapan pengamanannya
d. Jawaban a, b dan c benar

pengaman adalah suatu alat perlengkapan yang digunakan untuk pengamanan :


Tenaga kerja dari ancaman bahaya yang mungkin terjadi
Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadi kecelakaan
Pesawat tenaga dan produksi agar tidak cepat rusak

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

22.

Kekurangan air di dalam ketel uap pada saat sedang dioperasikan dapat mengakibatkan :
a. Terjadinya kenaikan temperature air
b. Terjadinya overheating dan peledakan
c. Terjadinya kenaikan tahanan kerja

23.

Akte ijin diberikan kepada pemakai bilamana :


a. Hasil pemeriksaan dan pengujian alat-alat perlengkapan pengaman dan alat-alat
pembakarannya memenuhi syarat
b. Hasil pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan alat-alat perlengkapan otomatisnya
memenuhi syarat
c. Hasil pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan alat-alat perlengkapan
pengamannya memenuhi syarat

24.

Menurut Undang-undang dan Peraturan uap 1930, apakah setiap pesawat uap yang akan
dioperasikan :
a. Perlu diberi ijin pemakaian
b. Tidak perlu diberi ijin pemakaian
c. Ada yang tidak perlu ijin pemakaian
d. Jawaban a, b dan c benar

25.

Akte ijin pesawat uap sejak tahun 1988 dikeluarkan oleh :


a. Direktur Jendral Binawas
b. Direktur PNKK
c. Kepala Kantor Wilayah Depnaker
d. Jawaban a, b dan c benar

26.

Peledakan pada ketel uap dapat terjadi karena :


a. Tinggi air di dalam ketel uap di bawah batas aman
b. Peledakan hanya dapat terjadi bila tingkap pengaman tidak bekerja
c. Tidak mempunyai termometer
d. Jawaban a, b dan c benar

27.

Untuk ketel uap tekanan rendah dilengkapi dengan :


a. 2 (dua) tingkap pengaman
b. 1 (satu) tingkap pengaman
c. 1 (satu) pipa pengaman
d. Jawaban a, b dan c benar

28.

Akibat buruk dari suatu pengujian padat denga air dingin yang dilaksanakan sesuai ketentuan
yang berlaku, dipertanggungjawabkan kepada yang :
a. Memohon (meminta) pemadatan
b. Melakukan pemadatan
c. Mengawasi pemadatan

29.

Ketel uap dimana tekanan yang ditimbulkan uapnya maksimal sebesar kg/cm2 diberi
perlengkapan :
a. Sekurang-kurangnya satu gelas pedoman air
b. Sekurang-kurangnya satu pompa air pengisi
c. Satu pipa pengaman terbuka
d. Jawaban a, b dan c benar

30.

Ketel uap yang mengalami temperatur berlebih (over heating) adalah disebabkan oleh :
a. Tingkap pengaman tidak bekerja
b. Kapasitas pembakaran bahan baker terlalu besar
c. Tinggi air di dalam ketel uap di bawah batas aman
d. Jawaban a, b dan c benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

31.

Pesawat uap dan Bejana tekan, baru dapat dibuat apabila :


a. Mempunyai gambar rencana
b. Mempunyai perhitungan konstruksi
c. Telah mempunyai pengesahan gambar rencana
d. Jawaban a, b dan c benar

32.

Yang disebut denga ketel uap adalah :


a. Pesawat menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya dan harus ada ruang baker
b. Pesawat menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya dan harus ada cerobong
asap
c. Pesawat menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya
d. Jawaban a, b dan c benar

33.

Pesawat uap dengan tekanan kerja 4 kg/cm2, uji padatnya :


a. 7,5 kg/cm2
b. 8 kg/cm2
c. 6 kg/cm2
d. 9 kg/cm2

34.

Semua pesawat uap yang tidak memerlukan ijin dalam pemakaiannya harus :
a. Terus menerus diawasi
b. Tidak perlu diawasi
c. Diawasi seperlunya saja
d. Tergantung pada pemakai

35.

Pemeriksaan berkala pada bejana uap dilakukan minimal :


a. Sekali dalam 1 tahun
b. Sekali dalam 2 tahun
c. Sekali dalam 5 tahun
d. Sekali dalam 4 tahun

36.

Pada saat akan membersihkan ketel uap yang masih dalam operasi :
a. Ketel uap dimatikan dan airnya dibuang sebagian
b. Ketel uap dimatikan dan airnya langsung dibuang
c. Ketel uap dimatikan dan airnya didinginkan baru dibuang
d. Ketel uap dimatikan, uapnya dan langsung airnya dibuang

37.

Pengujian pertama dari suatu pesawat uap adalah :


a. Sebelum pesawat uap itu ditembok atau diberi bersalut
b. Setelah pesawat uap itu dioperasikan selama 1 tahun
c. Setelah pesawat uap itu dioperasikan selama 2 tahun
d. Setelah pesawat uap itu diberi ijin

38.

Apakah dibenarkan setiap orang / tenaga kerja melakukan pelayanan terhadap ketel ketel uap :
a. Tidak dibenarkan karena harus mempunyai ketrampilan khusus
b. Dibenarkan karena setiap orang dapat melakukan bermacam-macam pekerjaan
c. Dibenarkan karena memnuhi perintah pimpinan pabrik / perusahaan
d. Jawaban a, b dan c adalah salah

39.

Sesuai Permenaker No. Per. 01/men/1982, setiap bahan dari bagian konstruksi bejana tekan
harus memiliki :
a. Surat tanda hasil pengujian
b. Sertifikat bahan yang diakui
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

40.

Tingkat pengaman pada pesawat uap dan bejana tekan berfungsi :


a. Menahan tekanan
b. Untuk mengukur tekanan
c. Membuang uap secara otomatis apabila terjadi tekanan lebih
d. Membuang air berlebih

D. KONSTRUKSI BANGUNAN, INSTALASI LISTRIK DAN PENANGGULANGAN


KEBAKARAN
1.

Pengujian kualitas alat pemadam api ringan (APAR) antara lain berupa :
a. Kondisi bejana APAR nya saja
b. Kondisi bejana APAR dan kualitas obat pengisinya
c. Cara penempatan dan peralatannya

2.

Sistem penanggulangan kebakaran aktif, merupakan langkah penting


penanggulangan kebakaran, jenisnya dianataranya adalah :
a. Keadaan kualitas gedung dan perlengkapannya
b. Instalasi penanggulangan kebakaran permanen maupun temporer
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah

3.

Intalasi penangkal petir radio aktif, saat ini telah tidak diijinkan untuk dipasang di Indonesia,
sebab mengundang bahaya potensial berupa :
a. Exposure radio aktif
b. Kurang efektif menyalurkan arus petir
c. Sulit cara pemasangannya

4.

Pelaksanaan K3 Listrik dan penanggulangan kebakaran dilaksanakan dengan pola preventif,


apakah yang dimaksud dengan pola tersebut ?
a. Dimulai dari saat perencanaan
b. Dilaksanakan setelah ada kejadian kecelakaan
c. Dilakukan perawatan rutin
d. Dimulai saat pelaksanaan

5.

Yang termasuk system proteksi kebakaran pasif antara lain


a. Kualitas bahan bangunan
b. Alat pemadam api ringan
c. Sarana evakuasi
d. Hydran

6.

Ada
a.
b.
c.

7.

Untuk mendeteksi kebakaran pada ruangan yang cenderung memiliki suhu yang berubah-ubah
sebaiknya dipasang detector :
a. Asap type ionisasi
b. Panas type suhu tetap
c. Panas type kenaikan suhu
d. Jawaban a, b dan c benar

8.

Penggunaan media pemadam Halon Total Flooding System dibatasi penggunaannya di Indonesia,
disebabkan :
a. Kualitas pemadam buruk
b. Harga satuan mahal
c. Merusak lingkungan (lapisan ozon)
d. Jawaban a, b dan c benar

dalam

system

3 (tiga) jenis pompa hydrant / sprinkler yaitu :


Pompa listrik, pompa air, pompa bensin
Pompa listrik, pompa diesel dan pompa jocky
Popa utama, pompa jocky dan pompa cadangan

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

10

9.

Beberapa persyaratan yg harus diperhatikan dalam rangka memadamkan kebakaran antara lain :
a. Mengetahui arah angin
b. Mengetahui jenis benda yang terbakar
c. Mengetahui kondisi bangunan
d. (a), (b) dan (c) benar

10.

Dalam sistem jaminan keamanan pada jalur tangga darurat dari pengaruh gas atau asap akibat
kebakaran, diperlukan perlengkapan :
a. Fan sistem penyedot
b. Fan sistem takanan udara
c. Semuanya benar
d. Semuanya salah

11.

Setiap instalasi penyalur petir harus dilengkapi dengan pembumian sekurang-kurangnya :


a. 1 (satu) buah
b. 3 (tiga) buah
c. 2 (dua) buah
d. 4 (empat) buah

12.

Sudut perlindungan setiap penerima petir adalah :


a.
b.
c.
d.

13.

Potensi bahaya pada instalasi listrik diantaranya :


a. Beban lebih
b. Kebakaran
c. Panas
d. Peledakan

14.

Sistem instalasi penyalur petir yang berlaku adalah :


a. Sistem radioaktif
b. Sistem konvensional dan elektrostatik
c. a dan b benar
d. a dan b salah

15.

Alat yang digunakan untuk mengukur kehandalan elektroda pembumian instalasi penyalur petir
adalah :
a. Mega ohm meter
b. Insulation tester
c. Earth Resistans tester
d. Sound level meter

16.

Untuk mendeteksi kebakaran di ruang genset sebaiknya dipasang detector kebakaran jenis :
a. Asap tipe ionisasi
b. Panas tipe kenaikan suhu
c. Panas tipe suhu tetap
d. Jawaban a, b dan c benar

17.

Dasar hukum pengawasan K3 Konstruksi Bangunan antara lain :


a. UU No. 1 Tahun 1970
b. Permen No. 1 Tahun 1980
c. SKB Menaker dan Menteri PU No. Kep. 174/Men/1986
No. 104/Kepts/1986
d. Jawaban a, b dan c benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

11

18.

Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu :


a. Perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan
b. Penggalian, pembetonan
c. Pemasangan tiang-tiang bangunan
d. Jawaban a, b dan c benar

19.

Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan pembangunan
gedung adalah :
a. Konsultan perencana
b. Pemberi tugas
c. Kontraktor
d. Supplier material

20.

Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3 yang berfungsi
untuk :
a. Usaha-usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit akibat
kerja
b. Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c. Usaha-usaha penyelamatan
d. Jawaban a, b dan c benar

21.

Pengawasan K3 Sarana Bangunan meliputi :


a. Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bengunan mulai dari
kegiatan
pelaksanaan,
serah
terima
pekerjaan
sampai
dengan
masa
pemeliharaan/perawatan.
b. Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai dari
kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan
c. Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai
dengan masa pemeliharaan/perawatan
d. Jawaban a, b dan c benar

22.

Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari :


a. Rancangan teknis pelaksanaan & pasca konstruksi
b. Rancangan teknis pelaksanaan
c. Rancangan pasca konstruksi
d. Jawaban a, b dan c benar

23.

Salah satu bentuk pengawasan K3 konstruksi bangunan yaitu :


a. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan
b. Wajib lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan
c. Daftar Periksa / Checklist K3 Bangunan Tinggi
d. Jawaban a, b dan c benar

24.

Langkah-langkah dalam melakukan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu :


a. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan
b. Standar Operation Procedure
c. Daftar Periksa / Checklist K3 Banguanan Tinggi
d. Wajib Lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan

25.

Petugas teknis K3 yang mengkoordinir pelaksanaan K3 terhadap seluruh tahapan pekerjaan


konstruksi banguanan adalah :
a. Construction Safety Engineer
b. Construction Safety Inspector
c. Construction Safety Officer
d. Jawaban a, b dan c benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

12

26.

Lantai kerja yang aman adalah lantai kerja yang memiliki resistansi isolasi sekurang-kurangnya
sebesar :
a. 10 kilo ohm
b. 25 kilo ohm
c. 50 kilo ohm
d. 75 kilo ohm

27.

Pemasangan instalasi listrik di Indonesia pada saat ini berpedoman kepada :


a. Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 (PUIL 1987)
b. Peraturan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000)
c. Peraturan Umum Instalasi Listrik 2001 (PUIL 2001)

28.

Apa
a.
b.
c.
d.

29.

Apa yang dimaksud dengan bahaya sentuh langsung ?


a. Sentuh pada bagian konduktif yang merupakan bagian dari listriknya, yang dalam
keadaan kerja normal umumnya bertegangan dan atau dialiri arus
b. Sentuh pada bagian konduktif terbuka perlengkapan atau instalasi listrik yang menjadi
bertegangan akibat kegagalan isolasi
c. Sentuh pada bagian yang tidak konduktif dari perlengkapan atau instalasi listrik

30.

Standar Nasional Indonesia No. SNI-04-0225-2000 tentang Peraturan Umum Instalasi Listrik
Indonesia 2000 (PUIL 2000) diberlakukan melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi nomor :
a. Permenaker No. Per.04/Men/1988
b. Kepmenakertrans No. Kep.75/Men/2000
c. Kepmenakertrans No. Kep.75/Men/2001
d. Kepmenakertrans No. Kep.75/Men/2002

31.

Dalam persyaratan untuk Badan Pengusahaan Listrik, antara lain disyaratkan :


a. Harus mempunyai teknisi yang memiliki kompetensi K3 di bidang listrik yang
disahkan oleh Kemenakertrans RI
b. Harus memiliki ahli K3 umum
c. Tidak harus memiliki teknisi
d. Semua jawaban a, b dan c benar

32.

Kegagalan isolasi dari suatu instalasi listrik harus dicegah terutama dengan cara :
a. Perlengkapan listrik harus dirancang dan dibuat dengan baik
b. Bagian aktif harus diisolasi dengan bahan yang tepat
c. Instalasi listrik harus dipasang dengan baik
d. Semua jawaban a, b dan c benar

33.

Syarat-syarat keselamatan kerja ditetapkan melalui peraturan perundangan salah satunya


persyaratan untuk mencegah terkena aliran listrik. Syarat-syarat tersebut memuat prinsip-prinsip
teknis ilmiah menjadi kumpulan ketentuan yang susun secara :
a. Acak, samara dan praktis
b. Teratur, samara dan Praktis
c. Teratur, jelas dan praktis
d. Jawaban diatas tidak ada yang benar
Instansi yang berwenang menurut PUIL 2000 adalah :
a. Lembaga yang memuat PUIL
b. Instansi yang memberlakukan PUIL
c. Badan Standar Indonesia
d. Badan pengusahaan listrik

34.

kemungkinan bahaya yang dapat dialami seseorang terhadap instalasi listrik ?


Bahaya sambaran petir
Bahaya sentuh langsung
Bahaya sentuh tidak langsung
Jawaban b dan c benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

13

35.

Pengawasan instalasi penyalur petir diatur berdasarkan :


a. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per.02/Men/1989
b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per.04/Men/1987
c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per.04/Men/1985
d. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per.01/Men/1979

36.

Perancah (Scaffolding) merupakan bangunan peralatan yang dibuat sementara yang berguna
untuk :
a. Penyangga tenaga kerja
b. Penyangga bahan
c. Penyangga peralatan
d. Semua jawaban benar

37.

Perancah (Scaffolding) dipakai harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :


a. Harus diberi lantai papan yang kuat dan rapat
b. Tidak harus diberi lantai papan yang kuat dan rapat
c. Harus diberi pagar pengaman, apabila tingginya lebih dari 2 (dua) meter
d. Jawaban a dan c benar

38.

Instalasi penyalur petir secara umum harus memenuhi persyaratan :


a. Kemampuan perlindungan secara teknis
b. Ketahanan mekanis
c. Ketahanan terhadap korosi
d. Semua jawaban benar

39.

Penggunaan lift yang salah yaitu :


a. Kapasitas angkut lift tidak dicantumkan dan dipasang dalam kereta
b. Kapasitas angkut harus sesuai dengan kapasitas angkut sesuai dengan ijin lift
c. Kapasitas angkut lift dicantumkan dan dipasang dalam kereta
d. Penetapan jumlah orang yang diangkut berdasarkan SNI yang berlaku

40.

Surat ijin operasi pemakaian lift berlaku selama :


a. 2 (dua) tahun dan dapat diperbaharui kembali
b. 3 (tiga) tahun dan dapat diperbaharui kembali
c. 5 (lima) tahun dan dapat diperbaharui kembali
d. Tidak ada yang benar

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

14

KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI


PENYELENGGARA EVALUASI DAN PENUNJUKKAN
AHLI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI.


UJIAN CALON AHLI K3 UMUM
(ESSAY)
Mata Ujian
Penguji

:
:

Komprehensif
Tim Evaluasi Calon Ahli K3 Umum

Petunjuk Umum
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Nomor ujian berdasarkan Nomor Daftar Hadir


Tulis Nomor Ujian dan Nama serta lokasi bekerja di sudut kanan atas pada lembar jawaban.
Bacalah dengan teliti sebelum Saudara memberikan jawaban.
Dilarang membuka buku atau catatan.
Teliti kembali semua jawaban Saudara sebelum diserahkan kepada Pengawas Ujian.
Bekerjalah sendiri dengan tertib.
Jawab pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !

Jawablah dengan singkat dan jelas !


1.

Latar belakang dikeluarkannya UU No. 1 Tahun 1970 adalah :


a. Bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan dalam pekerjaannya, untuk
meningkatkan kesejahteraannya dan produktivitasnya secara nasional
b. Setiap orang lain ditempat kerja perlu terjamin kesehatannya
c. Setiap sumber produksi perlu dipakai digunakan secara aman dan efisien
d. Bahwa untuk itu perlu didayaupayakan untuk membina perlindungan kerja, melalui
penerbitan norma-norma Kesehatan Kerja

2.

Yang melakukan pengawasan K3 menurut UU No. 1 Tahun 1970 adalah :


a. Pengawas Umum oleh Direktur
b. Pengawasan langsung oleh Pegawai K3 dan ahli K3
c. Ketentuan pelaksanaannya tercantum dalam :
Peraturan Menaker No. 3/M/1978
Peraturan Menaker No. 2/M/1992

3.

Prosedur pengangkatan ahli K3 sesuai ketentuan Permenaker No. 2 Tahun 1992


adalah :
a. Pengajuan permohonan tertulis ke Menakertrans dan pimpinan perusahaan
b. Permohonan tersebut dilampiri :
Daftar riwayat hidup
Surat pengalaman kerja
Surat keterangan dokter
Surat berkelakuan baik, dst
c. Lulus ujian dari TIM penguji / seleksi yang dibentuk Menakertrans
d. Keputusan penunjukan berkala 3 tahun dan dapat diperpanjang masa berlakunya

4.

Yang dimaksud pesawat uap menurut UU Uap tahun 1930 adalah :


a. Pemanas air, b. Pengering Uap, c. Penguap, d. Bejana Uap

5.

Kewajiban Pengurus menurut UU No. 1 Tahun 1970 (pasal 14) adalah :


Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

15

a.
b.
c.

Secara tertulis menempatkan dalam tempat kerja yang dipimpinnya, semua syarat K3
diwajibkan, kecuali UU ini disemua peraturan pelaksanaannya
Memasang ditempat kerjanya semua gambar K3 yang diwajibkan dan bahan pembinaan
lainnya
Menyediakan secara cuma-cuma semau alat pelindung diri ditempat kerja yang dipimpinnya

6.

Hak dan Kewajiban tenaga kerja menurut UU No. 1 Tahun 1970 (Pasal 12) adalah :
a. Memberi keterangan yang benar bila diminta oleh pegawai pengawas atau ahli K3
b. Memahami APP yang diwajibkan
c. Memenuhi dan mentaati semua syarat-syarat K3
d. Meminta kepada pengurus untuk melengkapi syarat K3 yang diwajibkan
e. Menyatakan keberatan bekerja di tempat berbahaya bila tidak dilengkapi dengan syarat K3

7.

Peraturan perundangan yang mengatur pesawat uap adalah :


a. UU Uap 1930 (Stoom Ordonantie 1930)
b. Peraturan Uap 1930 (Stoom Vevordening 1930)

8.

Ruang Lingkup K3 Konstruksi Bangunan adalah : obyek konstruksi bangunan dan tahapan
perencanaan, pembuatan, pemakaian, perawatan sampai pembongkaran

9.

Tenaga kerja wajib diperiksakan kesehatannya untuk mengetahui kondisi / derajat kesehatannya
dikaitkan dengan jenis pekerjaan yang akan dihadapi, agar tidak terjadi kecelakaan kerja.

10.

Ruang lingkup pengawasan K3 mekanik adalah : semua obyek K3 mekanik seperti crane,
pesawat tenaga dan produksi, forklift, dll dilakukan pengawasan dari saat perencanaan,
pembuatan, penggunaan, perawatan dan pembongkaran.

11.

Sumber bahaya pada obyek mekanik diantaranya adalah :


a. Untuk bejana tekan, berupa peledakan botol baja, peledakan bejana bertekanan, peledakan
las karbit
b. Untuk pesawat mekanik berupa pecahnya batu gerenda, pecahnya gergaji bulat, terlihat
astransmisi, dll
c. Untuk pesawat uap, peledakan pesawat uap, terkena semprotan air panas, pecahnya pipa
uap, dll

12.

Cara menanggulangi dan memadamkan terjadinya kebakaran :


a. Secara teori adalah :
Memutus rantai segi tiga api
Membuat pengurangan kadar oxygen
Menjauhkan benda terbuka dari api
Mengisolasi sumber api
Dll
b. Secara praktek adalah :
Memadamkan api selalu awali mungkin dengan pesawat pemadam api yang sesuai jenisnya
(A,B,C,D), dilakukan oleh petugas yang kompeten dan harus memperhatikan arah anginnya,
jenis bahan yang terbakar dan jenis pemadam yang digunakan

13.

Ruang lingkup pengawas K3 Listrik meliputi :


Pembangkitan
Distribusi
Penyaluran
Pemakaian
Adapun tahap pengawas pelaksanaannya dimulai dari tahap perencanaan, pemasangan,
pemakaian, perawatan dan pembongkaran

14.

Instalasi Listrik perlu diperiksa dan diuji sebab :


a. Instalasi listrik memiliki potensi bahaya tinggi dalam bentuk bahaya sentuh langsung, sentuh
tidak langsung dan bahaya thermik / kebakaran
Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

16

b.

15.

Pemeriksaan dan pengujian untuk mengetahui standart instalasi yang ada, untuk dikoreksi
segera bila ada penyimpangan
c. Ketentuan yang diacu adalah :
UU No. 1 Tahun 1970
Kepmenakertrans No. 75/M/2002
PUIL 2000
Kepmenakertrans No. 311/ M/BW/2003
5 (lima) Perijinan dasar SMK3 adalah :
a. 1. Komitmen dan kebijakan
2. Perencanaan
3. Penerapan
4. Pengukuran dan evaluasi
5. Tinjauan ulang dan peningkatan oleh pihak management
b. Landasan hukum SMK3 adalah :
UU No. 13 Tahun 2003 pasal 87 ayat (1) dan ayat (2)

16.

Tugas dan kewajiban ahli K3 umum menurut permenaker No. Per 2/M/92 adalah :
a. Memabantu mengawasi pelaksanaan peraturan K3
b. Memberikan laporan kegiatannya kepada Menaker / Pejabat yang ditunjuk sebagai berikut :
Untuk ahli K3 diperusahaan 1 kali tiap 3 bulan
Untuk ahli K3 di PJK3 setiap ahri melaksanakan tugas
c. Merahasiakan semua rahasia perusahaan / instansi yang berhubungan dengan jabatannya
Tembusan laporkan disampaikan kepada :
Disnakertrans setempat
Disnakertrans Tk I setempat
Direktur Pengawas Kesehatan kerja

17.

Tugas dan fungsi P2K3 adalah :


1. Tugas :
P2K3 mempunyai tugas memberikan saran dan pertimbangan baik diminta maupun tidak
kepada pengusaha atau pengurus mengenai masalah K3
2. Fungsi :
Untuk melaksanakan tugas P2K3 mempunyai fungsi ditempat kerjanya :
a. Menghimpun dan mengolah data
b. Membantu menunjukan dan menjelaskan kepada setiap tenaga kerja
tentang :
1. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan
Produktivitas
2. Berbagai faktor yang berbahaya di tempat kerja
3. Alat pelindung diri bagi pekerja yang bersangkutan
4. Cara dan sikap kerja yang aman
c. Membantu pengusaha / pengurus didalam :
1. Mengevaluasi cara kerja, proses dan lingkungan
2. Menentukan Tindakan koreksi
3. Mengembangkan system pengendalian bahaya
4. Mengevaluasi penyebab kecelakaan kerja
5. Mengembangkan penyuluhan dan sosialisasi K3
6. Membantu perlengkapan APD, dll
d. Membantu pimpinan perusahaan dalam menyusun kebijakan K3 / management K3

18.

Dasar Hukum pembentukan P2K3 adalah :


Peraturan No.Per 4/M/1987, tentang pembentukan P2K3 dan tata cara perijinan AK3

19.

Ruang lingkup pengawasan kesehatan kerja meliputi upaya kualitas secara :


Prepentif , Promatif, Konatif, Rehabilitatif
Pada ruang lingkup kerja dimana ada : Tenaga Kerja, Usaha, sumber bahaya, dan
Wilayah Hukum Republik Indonesia
Definisi Kecelakaan Kerja adalah : suatu kejadian yang tidak diduga semula dan

20.

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

17

mengacaukan proses produksi selanjutnya, kecelakaan kerja tidak mesti membawa korban.
Definisi Penyakit akibat kerja adalah : suatu penyakit yang disebabkan oleh pekerjaannya
atau lingkungan tempat kerja.
21.

Sebagai Ahli K3 Umum dalam menangani kecelakan kerja / investigasi adalah :


Mempersiapkan peralatan dan informasi kecelakaan tersebut
Mengkoordinasikan dengan unsur terkait / bagian yang bersangkutan
Melakukan identifikasi penyebab kecelakaan di TKP
Menghimpun hasil identifikasi sesuai ketentuan yang ada
Mengevaluasi dan menganalisis hasil identifikasi secara cermat / detail
Membuat bahan kajian untuk pimpinan perusahaan (rekomendasi ke pimpinan
perusahaan)
Membantu perbaikan TKP

22

Apa pendapat saudara apabila ditempat kerja tidak melaksanakan P3K di tempat kerja
- melanggar PERMEN No.15/Men/2008, tentang P3K di tempat kerja.
- melanggar pasal 3 UU No.1 tahun 1970, tentang syarat-syarat keselamatan kerja.
- akan mengakibatkan korban kecelakaan akan semakin parah.
-

23

Jelaskan bahwa pemberian makanan bagi tenaga kerja melalui penyelenggara makanan di tempat
kerja akan meningkatkan kesehatan dan produktivitas !
- penyelenggaraan makanan di tempat kerja jelas akan meningkatkan kesehatan dan produktivitas

karena juga diatur dalam Permennker no.3/Men/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja, Pasal 2
(i).
- Surat Edaran Mennakertrans No.SE. 01/Men/1979
- Surat Edaran Dirjen Binawas No. SE. 86/BW/1989
24

Apa manfaat pemeriksaan kesehatan sebelum kerja bagi perusahaan ?

25

Apa manfaat pemeriksaan kesehatan tenaga kerja berkala bagi perusahaan ?

26

Jelaskan perbedaan penyakit akibat kerja dengan penyakit akibat hubungan kerja (Work Related
Diseate) !

- Deteksi/Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja awal


- mengidentifikasi penyakit sejak dini
- mencocokkan untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan kesehatan tenaga
kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja yang lain dapat dijamin.
- sesuai dengan PERMENNAKERTRAS No.02/Men/1980 pasal 2 (ayat 1).
- untuk mempertahankan derajat kesehatan tenaga kerja.
- Menilai kemungkinan adanya pengaruh dari pekerjaan yang dilakukan oleh TK.
- Pengendalian lingkungan kerja

- Penyakit akibat kerja (Occupation Diseases) adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau
lingkungan kerja.
- Penyakit akibat hubungan kerja adalah penyakit yang dicetuskan, dipermudah atau diperberat
oleh pekerjaan.
27

Jelaskan bagaimana cara penyelenggara pelayanan kesehatan kerja sesuai Per No. 03/men/1982

28

Bagaimana pendapat saudara, apabila seorang pekerja yang bekerja pada lingkungan kerja dengan
tingkat resistensi tetapi tidak dilakukan pemeriksaan kerja tahunan

- Diselenggarakan sendiri oleh pengurus.


- Diselenggarakan oleh pengurus dengan mengadakan ikatan dengan dokter atau pelayanan
kesehatan lainnya.
- Pengurus dari beberapa perusahaan secara bersama-sama menyelenggarakan suatu pelayanan
kesehatan kerja.

- Melanggar UU No.1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja pasal 8 ayat 2.


-

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

18

29

Jelaskan dan beri contoh beberapa faktor lingkungan kerja yang mempengaruhi kesehatan
seseorang dalam melakukan pekerjaan ? terutama yang berada di perusahaan saudara ?
- faktor fisika (kebisingan, getaran, radiasi, pencahayaan), kimia (bahan-bahan kimia berbahaya),

biologis (bakteri, virus, jamur, gigitan binatang), psikologis (stress, kejiwaan), dan fisiologis
(ergonomi & beban kerja).
30

Jelaskan nama peraturan perundangan yang merupakan landasan hukum pengawasan pesawat uap
di Indonesia. Jelaskan pula nama pesawat-pesawat yang tergolong pesawat uap menurut peraturan
perundang-undangan yang Saudara maksud ?

- PERMEN No.1/MEN/1988 tentang operator.


- UU/(Stoom ordonaan) tahun 1930.
- PP / (stoom veordening) tahun 1930
- UU No.1 tahun 1970 pasal 2 ayat 2 dan pasal 3 ayat 1.
- PERMEN No.1 tahun 1982 tentang Bejana Tekan
- PERMEN No.2 tahun 1982 tentang Juru Las
31

Mengapa seorang operator suatu peralatan / pesawat yang membahayakan dalam pengoperasian
harus mendapatkan lisensi dari Depnakertrans ?
- karena pekerjaan tersebut memerlukan keahlian khusus dalam mengoperasikan alat tersebut dan

mengendalikan bahaya dari alat tersebut.


32

Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstruksi
bangunan ?

- konstruksi bangunan:
Pekerjaan penggalian, pondasi, konstruksi beton, konstruksi baja, pembongkaran.
- PERMENNAKERTRANS No.1/men/1980 tentang K3 pada Konstruksi Bangunan.
33

Mengapa tenaga kerja yang dipekerjakan di perusahaan saudara harus dilakukan pemeriksaan awal
dan berkala baik fisik maupun mental ?

- Deteksi/Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja awal


- mengidentifikasi penyakit sejak dini
- mencocokkan untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan kesehatan tenaga
kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja yang lain dapat dijamin.
- sesuai dengan PERMENNAKERTRAS No.02/Men/1980 pasal 2 (ayat 1).
34

Sebutkan ruang lingkup pengawasan kesehatan kerja dan lingkungan kerja !


- Penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja :
Sarana
Tenaga (dokter dll)
Organisasi
- pelaksanaan pemeriksaan kesehatan kerja tenaga kerja (wal, berkala, khusus dan purna bakti)
- pelaksanaan P3K
- pelaksanaan gizi kerja
- pelaksanaan pemeriksaan syarat2 ergonomi
- pelaksanaan pelaporan
Lingkungan kerja:
- Penanganan bahan kimia berbahaya
- Lingkungan kerja :
Penggunaan pestisida.

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

19

35

Sebutkan sumber-sumber bahaya yang terdapat di perusahaan saudara khususnya dibidang


mekanik, pesawat uap & bejana tekan !
Sumber bahaya :
1. Pesawat Tenaga dan Produksi
2. Penanganan Lingkungan dan Bahan
3. Konstruksi Mesin
4. Kelistrikan
5. PEmeliharaan dan Pengawasan
6. Kesehatan
7. Pengawasan Mesin
Mata Ujian
Penguji

:
:

Komprehensif K3 LISTRIK, KEBAKARAN


Team Evaluasi Calon Ahli K3 Umum

1.

Sebutkan potensi bahaya listrik ?

2.

Jelaskan pengendalian potensi bahaya listrik ?

3.

Sebutkan dan jelaskan potensi bahaya petir ?

4.

Jelaskan kewajiban pemilik pesawat lift untuk menjamin keamanan penggunaannya ?

5.

Sebutkan dan jelaskan kewajiban pengurus / pimpinan dalam rangka mencegah, mengurangi
dan memadamkan kebakaran ?

Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang instalasi
listrik dan penanggulangan kebakaran ?

Mata Ujian
Penguji

:
:

Komprehensif MEKANIK PUBT


Team Evaluasi Calon Ahli K3 Umum

1. Jelaskan mekanisme untuk mendapatkan pengesahaan salah satu obyek pengawasan k3 mekanik
yang direntral kan antar provinsi ?
2. Jelaskan mekanisme sertifikasi bagi operator
a. Pesawat Uap ?
Sesuai dengan Permen 01/MEN/1988tentang kwalifikasi dan syarat2 Operator Pesawat Uap
Operator telah lulus Paket A1+A2 dan lulus Ujian yang diselenggarakan Oleh Departemen Tenaga Kerja
Cq. Ditjen
b.

Pesawat Angkat dan angkut ?


Sesuai dengan Permen 01/MEN/1989 tentang kwalifikasi dan syarat2 Operator Keran Angkut
Operator telah lulus Paket A1+A2 dan lulus Ujian yang diselenggarakan Oleh Departemen Tenaga Kerja
Cq. Ditjen dimana Sertifikat operator diterbitkan oleh Menteri atau Pejabat yang ditunjuknya setelah
yang bersangkutan dinyatakan lulus.

3. Jelaskan nama peraturan perundangan yang merupakan landasan hukum pengawasan pesawat
uap di indonesia. Jelaskan pula nama pesawat pesawat yang tergolong pesawat uap menurut
peraturan perundangan yang saudara maksud ?
1.
UU No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
2.
Undang-Undang Uap 1930
3.
Peraturan Uap 1930
Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

20

4.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja :
a).
No. Per.01/Men/1982, Tentang Bejana Tekan
b).
No. Per.02/Men/1982, Tentang Kwalifikasi Juru Las
di Tempat Kerja
c).
No. Per.01/Men/1988, Tentang Kwalifikasi dan Syarat-syarat Operator Pesawat Uap
5. Keputusan / Edaran Dirjen
6. Standar Nasional dan Internasional
Jenis 2 Pesawat UAP
1. KETEL UAP
2. PESAWAT UAP SELAIN KETEL UAP (ALAT-ALAT LAINNYA)
Pemanas Air
Pengering Uap
Penguap
Bejana Uap
Pipa Uap ID >450 mm
4. Mengapa seorang orang suatu peralatan pesawat yang membahayakan dalam pengoperasiannya
harus dapat lisensi dari kementerian tenaga kerja dan transmigrasi ?
5. Jelaskan ruang lingkup pengawasan norma keselamatan dan kesehatan kerja mekanik ?
Ruang Lingkup Pengawasan K3 Mekanik
a. Perencanaan, pembuatan, Pemasangan atau perakitan, penggunaan atau pengoperasian dan
pemeliharaan Pesawat Tenaga dan Produksi
b. Perencanaan,Pembuatan Pemasangan atau Peraakitan Penggunaan atau Pengoperasian dan
Pemeliharaan pesawat angkat angkut
c. Operator yang mengoperasikan peralatan tersebut
6. Jelaskan ruang lingkup pengawasan norma ruang lingkup pengawasan k3 pesawat uap dan
bejana tekan ?

Ruang Lingkup Pengawasan Pesawat Uap


1. PERENCANAAN
2. PEMBUATAN / PERAKITAN / PEMASANGAN
3. PENGANGKUTAN
4. PEREDARAN / PERDAGANGAN
5. PEMAKAIAN / PENGGUNAAN
6. PEMELIHARAAN / PERBAIKAN / REPARASI / MODIFIKASI
7. PENYIMPANAN
8. PEMUSNAHAN
Dasar Hukum tentang pesawat Uap
1.
2.
3.
4.

UU No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja


Undang-Undang Uap 1930
Peraturan Uap 1930
Peraturan Menteri Tenaga Kerja :
a).
No. Per.01/Men/1982, Tentang Bejana Tekan
b).
No. Per.02/Men/1982, Tentang Kwalifikasi Juru Las
di Tempat Kerja
c).
No. Per.01/Men/1988, Tentang Kwalifikasi dan Syarat-syarat Operator Pesawat

Uap
7. Keputusan / Edaran Dirjen
8. Standar Nasional dan Internasional

Bahaya Yang Timbul dalam Pesawat Uap


1. Semburan api/uap/air panas
2. Peledakan
3. Terkena gas yang berbahaya
Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

21

4. Runtuhnya bangunan
5. Pencemaran lingkungan
6. Sentuhan listrik
7. Dan lain-lain
Ruang Lingkup Pengawasan Pesawat Uap
9. PERENCANAAN
10. PEMBUATAN / PERAKITAN / PEMASANGAN
11. PENGANGKUTAN
12. PEREDARAN / PERDAGANGAN
13. PEMAKAIAN / PENGGUNAAN
14. PEMELIHARAAN / PERBAIKAN / REPARASI / MODIFIKASI
15. PENYIMPANAN
16. PEMUSNAHAN
Pesawat Uap ialah : Ketel uap dan Alat-alat lainnya yang dengan Peraturan Pemerintah
ditetapkan demikian-langsung atau tidak langsung berhubungan (tersambung) dengan suatu
Ketel Uap dan diperuntukan bekerja dengan tekanan lebih besar dari pada tekanan udara luar
(Pasal 1 Ayat 1 UU Uap)
Pesawat Uap Selain Ketel Uap :
Pemanas Air
Pengering Uap
Penguap
Bejana Uap
Pipa Uap ID >450 mm
Dasar Hukum Penggunaan Mekanik
UU No. 1 / 1970
Permen No. 04/Men/1985
Permen No. 05/Men/1985
Permen No. 09/Men/2010
Permen No. 01/Men/1989 Tentang Kualifikasi dan syarat-syarat operator keran angkat
HIdrostatis test (pengawasan)
DP < 5 Kg/cm3
Ptest ; 2x DP
5 < DP < 10 Kg/cm3 Ptest : DP + 5Kg/cm3
Dp > 10 Kg/Cm3 Ptest : 1,5 x DP
Bejana tekan ialah Bejana selain Pesawat Uap di dalamnya terdapat tekanan melebihi
tekanan udara luar dan dipakai untuk menampung gas atau campuran gas termasuk udara,
baik dikempa menjadi cair dalam keadaan larut atau beku (Pasal 1 Hurup (e) Permen 01/1982)

Soal Ahli K3 Umum Try Out DIP

22