KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI PENYELENGGARA EVALUASI DAN PENUNJUKKAN AHLI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

SOAL PAST TEST PENYELENGGARAAN EVALUASI DAN PENUNJUKAN AHLI K3 PETUNJUK
Sebelum Saudara mengerjakan soal-soal, bacalah terlebih dahulu ketentuan-ketentuan sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Tuliskan nama dan instansi saudara di sudut kanan atas pada lembar jawaban Pilih satu jawaban saja yang paling benar dari alternative jawaban yang tersedia dengan memberi tanda X (silang) pada lembar jawaban Untuk pembentulan pilihan jawaban yang salah, dengan cara melingkari jawaban yang dipilih Berkas soal dan jawaban diserahkan kembali kepada panitia setelah selesai dikerjakan atau tanda waktu telah selesai Lembar pertanyaan tidak boleh dicoret-coret

KERJAKANLAH SOAL-SOAL BERIKUT INI SESUAI PETUNJUK

A. PENGETAHUAN DASAR KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA
1. Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara filosofis ialah : a. Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat digunakan secara efisien b. Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja c. Pemikiran dan upaya penerapannya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan khususnya tenaga kerja baik jasmani maupun rohani, hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera. Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara etimologis ialah : a. Suatu upaya perlindungan kerja b. Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja c. Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja sehat dan selamat d. Upaya agar produksi tidak terganggu Batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang berakibat : a. Adanya korban yang cidera luka-luka atau meninggal dunia b. Adanya kerusakan peralatan dan nyaris terjadi korban manusia c. Terganggunya proses pekerjaan walaupun tidak terjadi korban yang cidera maupun kerusakan peralatan d. Jawaban a, b dan c benar Faktor penyebab kecelakaan kerja : a. Perbuatan manusia yang tidak aman

2.

3.

4.

b. c. d. 5.

Kondisi yang berbahaya Kombinasi a dan b Jawaban a, b dan c benar

Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari pekerja merupakan : a. Sebab dasar b. Sebab tidak langsung c. Sebab langsung Ruang lingkup obyek pengawasan keselamatan kerja menurut undang-undang keselamatan kerja ialah : a. Perusahaan Swasta b. Tempat kerja c. Perusahaan Negara d. Tempat usaha Sikap a. b. c. d. perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatar belakangi oleh : Usia Sifat seseorang Pendidikan dan pengalaman Kondisi fisik

6.

7.

8.

Kondisi tempat kerja yang berbahaya bertalian dengan : a. Mesin, pesawat, alat b. Proses produksi c. Cara kerja d. Jawaban a, b dan c benar Usaha pencegahan kecelakaan kerja antara lain melalui : a. Inspeksi b. Riset c. Asuransi d. Jawaban a, b dan c benar Dasar hukum penunjukan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja : a. Permen No. 02/Men/1992 b. Permen No. 01/Men/1988 c. Permen No. 04/Men/1987 Kondisi berbahaya yaitu antara lain kondisi yang tidak aman dari : a. Kondisi pekerja b. Kondisi pengusaha c. Kondisi lingkungan Sumber bahaya yang termasuk dalam lingkungan kerja adalah : a. Kebisingan b. Cara penanganan bahan yang salah c. Tempat kerja yang kotor d. Jawaban a, b dan c benar Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan reprensif meliputi : a. Perencanaan, pembuatan dan pemakaian

9.

10.

11.

12.

13.

Jawaban a. Pada pelaksanaan proses produksi c. Monitoring. 18. 14. 17. Identifikasi. U. Analisa kecelakaan d. c. Agar efektif. 20. Evaluasi dan Pengendalian c. Aktivitas itu disebut : a. Evaluasi dan Pengendalian Penerapan SMK3 di tempat kerja bersifat a. Wajib bagi setiap perusahaan b. Wajib bagi perusahaan besar dan beresiko bahaya tinggi Audit a. Identifikasi. Memperpanjang masa umur pesawat d. c. b. Dari awal perencanaan sampai pengoperasian perusahaan b. Manajemen K3 merupakan integral dari manajemen perusahaan adalah mutlak diperlukan untuk penanganan masalah K3. Suka rela bagi perusahaan yang berorientasi export c. hal tersebut bertujuan : a. Evaluasi.U. Peraturan perundangan mengenai kesehatan kerja yang berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja : a. No. c. Job Safety Analisis b. 1 Tahun 1970 pasal 8 .b. Identifikasi. Memenuhi peraturan perundangan c. upaya pengendalian resiko dilakukan dengan urutan sebagai berikut : a. b dan c benar Di dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja ditempat kerja. a. Monitoring. d. Sejak dibentuk P2K3 B. 16. b. Pengendalian dan Monitoring b. KESEHATAN KEJA 1. Perencanaan dan modifikasi Perencanaan Setiap instalasi atau pesawat yang digunakan di tempat kerja diharus memiliki izin pemakaian. efisien dan aman dalam pemakaiannya b. yang dibentuk di suatu perusahaan terdiri dari unsur : Bipartite Tripartite Organisasi pekerja Organisasi independen 19. Monitoring dan Pengendalian d. Seorang Ahli K3 bekerja sama dengan teknisi dan tenaga operator melakukan aktifitas mengamati tahapan proses kerja peralatan dan menganalisa kemungkinan-kemungkinan faktor penyebab kecelakaan untuk dijadikan sebagai pedoman prosedur kerja. Job Safety Ovsevation c. Safety audit P2K3 a. SMK3 bertujuan untuk : Meneliti kejadian kecelakaan kerja Menilai kelayakan semua peralatan dan mesin-mesin yang berbahaya Mengukur kinerja penerapan SMK3 15.

No. U. Subtansi c. Fisik b. promotif. Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya yang ditimbulkan dari lingkungan. Ilmu Fisika b. biologis b. Kulit c. Eliminasi b. Upaya preventif.U. Faktor fisik.b. 2. 4. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 1 Faktor-faktor dilingkungan kerja yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja : a. Ilmu Ergonomi Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting dari pada upaya penyembuhan terhadap terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja. alternative terakhir dari pada pencegahan tersebut adalah : a. Ilmu Kimia c. radiasi. Pernafasan 7. . Olah raga dan kesegaran jasmani. biologis. kebisingan dan pencahayaan termasuk golongan : a. No. kuratif dan rehabilitatif Upaya pelaksanaan kesehatan kerja diperusahaan dititik beratkan pada : a. Penyesuaian pekerjaan dengan peralatannya disebut : a. Biologi Perencanaan peralatan atau mesin yang tidak disesuaikan dengan manusianya dapat menimbulkan kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan ataupun penurunan produktivitas. kimia. Upaya kuratif saja c. Upaya preventif c. musik dan dekorasi. Upaya promotif d. Makanan atau tertelan b. Faktor fisik. 5. mengangkut mengangkat b. biologis dan fisiologis c. Semuanya benar dan 3. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 3 U.U. meliputi norma-norma : a. Upaya preventif dan promotif b. APD (Alat Pelindung Diri) Masuknya bahan kimia ke dalam manusia sebagian besar melalui : a. kimia. Upaya kuratif b. c. kimia. Upaya Rehabilitatif Penerapan norma-norma ergonami ditempat kerja. debu. lingkungan kerja c. 9. Upaya promotif dan rehabilitati saja d. Pembebanan kerja fisik. Kimia d. 6. sikap tubuh dalam bekerja. getaran. Faktor fisik. 8. Ventilasi d. psikologis dan fisiologis Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi : a.

Jawaban a. c. berkala dan khusus Yang termasuk kategori bahan berbahaya adalah jenis bahan yang mempunyai sifat : a. Tumbuh-tumbuhan dan komponen hayati lainnya c. efek huis 11. 16. Memacarkan radiasi. Iritasi. 12. iritasi c. Harta benda d. a dan b benar Tujuan a.korosif.Jadi sasarannya adalah : a. pneomokoniosis. b. mudah menyala atau terbakar b. miutagenik Pengaruh bahan kimia terhadap kesehatan tergantung pada konsentrasi dan lamanya paparan dapat menyebabkan : a. racun. Hygiene perusahaan adalah spesialisasi dalam ilmu hygiene beserta prakteknya yang denganmengadakan penilaian kepada faktor-faktor penyebab-penyebab baik kualitatif maupun kuantitatif dalam lingkungan kerja melalui pengukuran-pengukuran dan hasilnya dipergunakan untuk tindak korektif dan pencegahan. 14. Oksidator. teratogenik. Karsinogenik. a dan b salah d.d. mudah meledak. Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik b. sulit bernafas Alergi. Memakai respirator c. Dampak negative dalam proses kegiatan industri antara lain menimbulkan pencemaran udara yang dapat berpengaruh terhadap : a. kerusakan/kelainan janin. Semuanya benar . 13. pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja (awal) adalah : Agar tenaga kerja yang diterima berada dalam kondisi kesehatan yang setinggi-tingginya Tidak mempunyai penyakit menular yang akan mengenai tenaga kerja lainnya Cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan sehingga keselamatan dan kesehatan tenaga kerja yang bersangkutan dan tenaga kerja lainnya dapat dijamin 15. Memasang ventilasi lebih banyak Pemeriksaan kesehatan tenaga kerja meliputi : a. 10. Kesehatan manusia b. Manusia (tenaga kerja) b. c. korosif. b dan c benar Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi uadara ruangan kerja adalah : a. Pemeriksaan kesehatan awal. b. sensitisasi. Lingkungan c. keracunan sistematik Kanker. Pemeriksaan kesehatan awal b. Pemeriksaan kesehatan berkala c.

Perencanaan. Operator yang memiliki kemampuan dan ketrampilan b. Memindahkan muatan pada jarak tertentu b. Jawaban a. Pesawat Lift d. Jawaban a dan b benar d.05/Men/1985 meliputi : a. mengangkat muatan vertical dan horisontal c. Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadi kecelakaan c. Kewajiban tenaga kerja c. Per. Ruang lingkup Permen No. Jawaban a. b dan c benar Berdasarkan peraturan perundangan K3 bidang mekanik bahwa setiap pesawat harus memiliki pengesahan pemakaian dengan maksud dan tujuan : a. pita transport. Perencanaan dan pemakaian b. 7. pesawat angkutan di atas landasan dan di atas permukaan. b dan c benar Pembinaan K3 bidang mekanik merupakan mitra efektif dalam rangka usaha mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Peralatan angkat. d dan c adalah benar Pengawasan K3 bidang Mekanik yang bersifat preventif meliputi : a. . MEKANIK. reparasi dan modifikasi c. Perencanaan. Operator yang memiliki SIO (Surat Ijin Operasi) d. prosedur pemakaian dan perawatan Dasar teknik K3 bidang mekanik pada prinsipnya ditujukan untuk pengamanan terhadap : a. Metode-metode pengolahan dan pembuangan limbah industri yang banyak digunakan adalah sebagai berikut : a. Kewajiban pengusaha / pengurus b. Operator yang memiliki pengalaman c. Efektif. Tenaga kerja dari ancaman bahaya / kecelakaan b. Hal tersebut merupakan : a. alat angkutan jalan ril b. Metode pembusukan b.17. Metode pengendapan d. pembuatan. Memindahkan. Pesawat tenaga dan produksi c. Metode pembuangan c. 4. Kewajiban Depnakertrans d. 5. Metode proses produksi C. PESAWAT UAP DAN BEJANA TEKAN 1. Jawaban a dan b tidak benar Dalam mengoperasikan pesawat angkat dan angkut harus dilakukan oleh : a. Jawaban a. efisien dan aman dalam pemakaian 2. 6. 3. Memindahkan. b dan c benar Pengertian dari pesawat angkat dan angkut adalah suatu pesawat atau alat yang digunakan untuk : a. Jawaban a. mengangkat muatan vertical dan horizontal dalam jarak yang ditentukan d.

traktor. rantai berjalan dan ban berjalan d. Setiap tenaga kerja d. Gondola c. b dan c benar Pesawat angkut di atas landasan dan di atas permukaan adalah : a.b. Pembuat dan pemasang harus mendapat pengesahan b. 14. Perencanaan. pembuatan. Forklift b. Tidak wajib memiliki Surat Ijin Operator (SIO) c. 10. Jawaban a. b dan c benar 9. Jawaban a. truk Derek dan forklift b. c. b dan c benar Yang dimaksud dengan peralatan angkat sesuai dengan Permen No. Jawaban a. 8. peredaran b. 3 (tiga) tahun setelah pengujian pertama b. Terganggunya barang yang di angkat maupun keseimbangan c. Escalator. Pembuat dan pemasang tidak perlu mendapat pengesahan c. Pemeliharaan d. Jawaban a. b dan c benar Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa setiap pesawat angkat dan angkut yang akan dibuat dan dipasang harus memiliki persyaratan teknis dan kepada : a. b dan c benar Hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya kecelakaan dari pemakian pesawat angkat dan angkut adalah : a. Truk. b dan c benar Untuk menjamin pengoperasian peralatan mekanik dapat aman maka peralatan-peralatan tersebut harus : a. gondola. Pengujian tersebut selambat-lambatnya : a. 12. 04/Men/1985 adalah : a. Dongkrak pneumatic. Pemakaian dan atau perbaikan teknis c. Pemilik / pemakai dapat menentukan persyaratan d. Peralatan mekanik harus baru d. 15. Wajib memiliki Surat Ijin Operator (SIO) b.05/Men/1985 tentang Pesawat angkat dan angkut. Memenuhi peraturan perundangan Memperpanjang umur pemakaian Jawaban a. Putusnya kabel kait pengangkat b. unit pesawat angkat dan angkut wajib dilakukan pengujian ulang setelah pengujian pertama. Lift Pengawasan K3 mekanik dilakukan mulai dari : a. 11. b dan c benar Operator pesawat tenaga dan produksi sesuai Permenaker No. Tidak adanya pengaman kait maupun rem tali tidak berfungsi d. Per. kecuali : a. Per. 1 (satu) tahun setelah pengujian pertama d. kereta gantung. keran tower dan takel c. b dan c benar Sesuai Permenaker No. Jawaban a. pemasangan. 13. Jawaban a. 2 (dua) tahun setelah pengujian pertama c. Dioperasikan oleh operator yang memiliki sertifikat b. . d. 05 /Men/1985. Crane d. Jawaban a. Diperiksa dan diuji sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku c.

Motor Listrik c. Dilarang meninggalkan tempat kerjanya d.04?men/1985 tentang pesawat Tenaga dan Produksi adalah : a. 19. 18. 5 (lima) tahun sekali b. Terjadinya overheating dan peledakan c. b dan c benar Pengujian unit pesawat tenaga dan produksi dilakukan selambat-lambatnya : a. b dan c benar Yang dimaksud dengan penggerak mula sesuai dengan Permen No. Perlu diberi ijin pemakaian b. 2 (dua) tahun sekali d. Terjadinya kenaikan temperature air b. 21. 3 (tiga) tahun sekali c. Turbin air b. Meninggalkan tempat kerjanya untuk keperluan penting c. Kondisi sisi luar dan seluruh alat perlengkapan pengamanannya d. Hasil pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan alat-alat perlengkapan pengamannya memenuhi syarat Menurut Undang-undang dan Peraturan uap 1930. kincir angin b. Hasil pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan alat-alat perlengkapan otomatisnya memenuhi syarat c. seorang operator dapat : a. Motor diesel. 23. . turbin air. Kondisi seluruh bagian konstruksi dan seluruh alat perlengkapan pengamanannya c. Kondisi seluruh alat perlengkapan pengamanannya b. Motor listrik c. c. 20. b dan c benar Kekurangan air di dalam ketel uap pada saat sedang dioperasikan dapat mengakibatkan : a. Jawaban a. Jawaban a. b. Terjadinya kenaikan tahanan kerja Akte ijin diberikan kepada pemakai bilamana : a. apakah setiap pesawat uap yang akan dioperasikan : a. Pemeriksaan visual pada setiap pesawat uap yang baru bertujuan untuk mengetahui : a. Hasil pemeriksaan dan pengujian alat-alat perlengkapan pengaman dan alat-alat pembakarannya memenuhi syarat b. Per. Dalam melayani pesawat tenaga dan produksi yang sedang beroperasi.16. b dan c benar Yang dimaksud penggerak mula sesuai Permen No. Per. Jawaban a. Transformator d. Transformator Alat a. Mewakilkan kepada orang lain b.04/Men/1985 adalah : a. pengaman adalah suatu alat perlengkapan yang digunakan untuk pengamanan : Tenaga kerja dari ancaman bahaya yang mungkin terjadi Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadi kecelakaan Pesawat tenaga dan produksi agar tidak cepat rusak 17. 24. Jawaban a. Tidak perlu diberi ijin pemakaian 22.

Pesawat menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya d. Kapasitas pembakaran bahan baker terlalu besar c. 27. 1 (satu) tingkap pengaman c. Telah mempunyai pengesahan gambar rencana d. Jawaban a. 2 (dua) tingkap pengaman b.c. Pesawat menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya dan harus ada ruang baker b. 28. Mempunyai perhitungan konstruksi c. Tinggi air di dalam ketel uap di bawah batas aman d. b dan c benar Untuk ketel uap tekanan rendah dilengkapi dengan : a. Sekurang-kurangnya satu pompa air pengisi c. 1 (satu) pipa pengaman d. Ada yang tidak perlu ijin pemakaian Jawaban a. b dan c benar Peledakan pada ketel uap dapat terjadi karena : a. Peledakan hanya dapat terjadi bila tingkap pengaman tidak bekerja c. Memohon (meminta) pemadatan b. b dan c benar Pesawat uap dan Bejana tekan. Jawaban a. 30. Mempunyai gambar rencana b. Jawaban a. b dan c benar Ketel uap yang mengalami temperatur berlebih (over heating) adalah disebabkan oleh : a. . b dan c benar Akte ijin pesawat uap sejak tahun 1988 dikeluarkan oleh : a. Jawaban a. dipertanggungjawabkan kepada yang : a. Satu pipa pengaman terbuka d. b dan c benar 26. 25. Jawaban a. Direktur PNKK c. Sekurang-kurangnya satu gelas pedoman air b. 29. Melakukan pemadatan c. 32. baru dapat dibuat apabila : a. b dan c benar Yang disebut denga ketel uap adalah : a. Pesawat menghasilkan uap yang dipergunakan diluar pesawatnya dan harus ada cerobong asap c. b dan c benar Akibat buruk dari suatu pengujian padat denga air dingin yang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. 31. d. Jawaban a. Kepala Kantor Wilayah Depnaker d. Tidak mempunyai termometer d. Direktur Jendral Binawas b. Mengawasi pemadatan Ketel uap dimana tekanan yang ditimbulkan uapnya maksimal sebesar ½ kg/cm2 diberi perlengkapan : a. Tinggi air di dalam ketel uap di bawah batas aman b. Tingkap pengaman tidak bekerja b. Jawaban a.

Jawaban a dan b salah Tingkat pengaman pada pesawat uap dan bejana tekan berfungsi : a. 6 kg/cm2 d. Tergantung pada pemakai Pemeriksaan berkala pada bejana uap dilakukan minimal : a. Sekali dalam 2 tahun c. Sertifikat bahan yang diakui c. Tidak dibenarkan karena harus mempunyai ketrampilan khusus b.33. Sekali dalam 1 tahun b.5 kg/cm2 b. INSTALASI . 01/men/1982. b dan c adalah salah Sesuai Permenaker No. Jawaban a dan b benar d. KONSTRUKSI LISTRIK DAN PENANGGULANGAN BANGUNAN. Setelah pesawat uap itu dioperasikan selama 1 tahun c. 8 kg/cm2 c. 35. Sebelum pesawat uap itu ditembok atau diberi bersalut b. Surat tanda hasil pengujian b. Ketel uap dimatikan dan airnya dibuang sebagian b. Pesawat uap dengan tekanan kerja 4 kg/cm2. Setelah pesawat uap itu diberi ijin Apakah dibenarkan setiap orang / tenaga kerja melakukan pelayanan terhadap ketel – ketel uap : a. Per. 39. Tidak perlu diawasi c. Sekali dalam 4 tahun Pada saat akan membersihkan ketel uap yang masih dalam operasi : a. Membuang air berlebih 34. Setelah pesawat uap itu dioperasikan selama 2 tahun d. Jawaban a. Sekali dalam 5 tahun d. Terus menerus diawasi b. Menahan tekanan b. 37. uji padatnya : a. Ketel uap dimatikan. 36. Membuang uap secara otomatis apabila terjadi tekanan lebih d. setiap bahan dari bagian konstruksi bejana tekan harus memiliki : a. Untuk mengukur tekanan c. D. Dibenarkan karena setiap orang dapat melakukan bermacam-macam pekerjaan c. Dibenarkan karena memnuhi perintah pimpinan pabrik / perusahaan d. Ketel uap dimatikan dan airnya didinginkan baru dibuang d. 7. 38. 40. 9 kg/cm2 Semua pesawat uap yang tidak memerlukan ijin dalam pemakaiannya harus : a. Ketel uap dimatikan dan airnya langsung dibuang c. Diawasi seperlunya saja d. uapnya dan langsung airnya dibuang Pengujian pertama dari suatu pesawat uap adalah : a.

Asap type ionisasi b. pompa jocky dan pompa cadangan Untuk mendeteksi kebakaran pada ruangan yang cenderung memiliki suhu yang berubah-ubah sebaiknya dipasang detector : a. d. Pengujian kualitas alat pemadam api ringan (APAR) antara lain berupa : a. Merusak lingkungan (lapisan ozon) d. c. Exposure radio aktif b. Jawaban a dan b salah system 2. Panas type suhu tetap c. Kurang efektif menyalurkan arus petir c. Mengetahui arah angin 7. Panas type kenaikan suhu d.KEBAKARAN 1. jenisnya dianataranya adalah : a. 5. disebabkan : a. b dan c benar Beberapa persyaratan yg harus diperhatikan dalam rangka memadamkan kebakaran antara lain : a. Popa utama. 3. Instalasi penanggulangan kebakaran permanen maupun temporer c. Dilaksanakan setelah ada kejadian kecelakaan c. b. 9. b dan c benar Penggunaan media pemadam Halon Total Flooding System dibatasi penggunaannya di Indonesia. pompa air. Dimulai saat pelaksanaan Yang a. . Intalasi penangkal petir radio aktif. Kualitas pemadam buruk b. Ada 3 (tiga) jenis pompa hydrant / sprinkler yaitu : a. saat ini telah tidak diijinkan untuk dipasang di Indonesia. Sulit cara pemasangannya Pelaksanaan K3 Listrik dan penanggulangan kebakaran dilaksanakan dengan pola preventif. Jawaban a. Pompa listrik. apakah yang dimaksud dengan pola tersebut ? a. Jawaban a dan b benar d. 6. Keadaan kualitas gedung dan perlengkapannya b. termasuk system proteksi kebakaran pasif antara lain Kualitas bahan bangunan Alat pemadam api ringan Sarana evakuasi Hydran 4. Harga satuan mahal c. Jawaban a. Pompa listrik. sebab mengundang bahaya potensial berupa : a. Kondisi bejana APAR dan kualitas obat pengisinya c. Kondisi bejana APAR nya saja b. Cara penempatan dan peralatannya Sistem penanggulangan kebakaran aktif. Dimulai dari saat perencanaan b. merupakan langkah penting dalam penanggulangan kebakaran. pompa diesel dan pompa jocky c. pompa bensin b. Dilakukan perawatan rutin d. 8.

Kebakaran c. d. Sistem konvensional dan elektrostatik c. . c. 10. Potensi bahaya pada instalasi listrik diantaranya : a. Panas d. diperlukan perlengkapan : a. 16. c. c. 1 Tahun 1980 SKB Menaker dan Menteri PU No. Beban lebih b. 2 (dua) buah d. 12. 3 (tiga) buah c. Earth Resistans tester d. 174/Men/1986 No. d. 17. b dan c benar hukum pengawasan K3 Konstruksi Bangunan antara lain : UU No. 1 (satu) buah b. d. Fan sistem penyedot b. 1 Tahun 1970 Permen No. Mengetahui jenis benda yang terbakar Mengetahui kondisi bangunan (a). (b) dan (c) benar Dalam sistem jaminan keamanan pada jalur tangga darurat dari pengaruh gas atau asap akibat kebakaran. a dan b benar d. Semuanya benar d. a dan b salah Alat yang digunakan untuk mengukur kehandalan elektroda pembumian instalasi penyalur petir adalah : a. 15. Sound level meter Untuk a. Fan sistem takanan udara c. 13. Peledakan Sistem instalasi penyalur petir yang berlaku adalah : a. Mega ohm meter b. 14. Insulation tester c. Semuanya salah Setiap instalasi penyalur petir harus dilengkapi dengan pembumian sekurang-kurangnya : a. Sistem radioaktif b.b. 4 (empat) buah Sudut perlindungan setiap penerima petir adalah : a. 104/Kepts/1986 11. Dasar a. b. b. b. mendeteksi kebakaran di ruang genset sebaiknya dipasang detector kebakaran jenis : Asap tipe ionisasi Panas tipe kenaikan suhu Panas tipe suhu tetap Jawaban a. Kep. c.

Jawaban a. Pemberi tugas c. d. Kontraktor d. b dan c benar Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari : a. Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan. kebakaran. Daftar Periksa / Checklist K3 Banguanan Tinggi d. Konsultan perencana b. Jawaban a. Usaha-usaha pencegahan kecelakaan. Supplier material Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai pengurus membentuk unit K3 yang berfungsi untuk : a. satu bentuk pengawasan K3 konstruksi bangunan yaitu : Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan Wajib lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan Daftar Periksa / Checklist K3 Bangunan Tinggi Jawaban a. pelaksanaan. 24. Pemasangan tiang-tiang bangunan d. Wajib Lapor Pekerjaan / Proyek Konstruksi Bangunan . 20. b dan c benar 19. 22. Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai dari kegiatan pelaksanaan. Perencanaan. Jawaban a. 23. pemanfaatan b. Rancangan pasca konstruksi d. Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bengunan mulai dari kegiatan pelaksanaan. Penggalian. Rancangan teknis pelaksanaan & pasca konstruksi b. b dan c benar Salah a. b. 18. 21.d. Usaha-usaha penyelamatan d. peledakan dan penyakit akibat kerja b. Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan c. serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan. b dan c benar Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan pembangunan gedung adalah : a. Rancangan teknis pelaksanaan c. serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan c. Langkah-langkah dalam melakukan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu : a. b dan c benar Pengawasan K3 Sarana Bangunan meliputi : a. Akte Pengawasan Tempat Kerja Kegiatan Konstruksi Bangunan b. pembetonan c. Jawaban a. Standar Operation Procedure c. b dan c benar Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu : a. c. Jawaban a. b. serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan d.

b dan c benar Kegagalan isolasi dari suatu instalasi listrik harus dicegah terutama dengan cara : a.04/Men/1988 b. 31. 32. Perlengkapan listrik harus dirancang dan dibuat dengan baik b. 28. Kepmenakertrans No. Construction Safety Inspector c. Jawaban a. Bagian aktif harus diisolasi dengan bahan yang tepat c. Kepmenakertrans No. Sentuh pada bagian yang tidak konduktif dari perlengkapan atau instalasi listrik Standar Nasional Indonesia No. Jawaban b dan c benar Apa yang dimaksud dengan bahaya sentuh langsung ? a. Peraturan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) c. Kep. Kep. Petugas teknis K3 yang mengkoordinir pelaksanaan K3 terhadap seluruh tahapan pekerjaan konstruksi banguanan adalah : a.75/Men/2000 c. Construction Safety Officer d. Bahaya sentuh langsung c. 27. . Semua jawaban a.75/Men/2002 Dalam persyaratan untuk Badan Pengusahaan Listrik. Construction Safety Engineer b. Peraturan Umum Instalasi Listrik 2001 (PUIL 2001) Apa kemungkinan bahaya yang dapat dialami seseorang terhadap instalasi listrik ? a. Sentuh pada bagian konduktif yang merupakan bagian dari listriknya. Kep. Per.75/Men/2001 d. SNI-04-0225-2000 tentang Peraturan Umum Instalasi Listrik Indonesia 2000 (PUIL 2000) diberlakukan melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor : a. Tidak harus memiliki teknisi d.25. Bahaya sentuh tidak langsung d. Sentuh pada bagian konduktif terbuka perlengkapan atau instalasi listrik yang menjadi bertegangan akibat kegagalan isolasi c. 29. Bahaya sambaran petir b. 50 kilo – ohm d. yang dalam keadaan kerja normal umumnya bertegangan dan atau dialiri arus b. 30. Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 (PUIL 1987) b. Permenaker No. Kepmenakertrans No. 25 kilo – ohm c. b dan c benar Lantai kerja yang aman adalah lantai kerja yang memiliki resistansi isolasi sekurang-kurangnya sebesar : a. antara lain disyaratkan : a. 10 kilo – ohm b. Instalasi listrik harus dipasang dengan baik 26. 75 kilo – ohm Pemasangan instalasi listrik di Indonesia pada saat ini berpedoman kepada : a. Harus mempunyai teknisi yang memiliki kompetensi K3 di bidang listrik yang disahkan oleh Kemenakertrans RI b. Harus memiliki ahli K3 umum c.

Semua jawaban benar Penggunaan lift yang salah yaitu : a. Syarat-syarat tersebut memuat prinsip-prinsip teknis ilmiah menjadi kumpulan ketentuan yang susun secara : a. Ketahanan terhadap korosi d. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Harus diberi pagar pengaman. 38. b dan c benar 34. Tidak harus diberi lantai papan yang kuat dan rapat c.Per.02/Men/1989 b. Harus diberi lantai papan yang kuat dan rapat b. jelas dan praktis d. c. Penetapan jumlah orang yang diangkut berdasarkan SNI yang berlaku Surat a. Penyangga peralatan d. samara dan praktis b. Semua jawaban a.Per. Kapasitas angkut harus sesuai dengan kapasitas angkut sesuai dengan ijin lift c. b. Kemampuan perlindungan secara teknis b. Syarat-syarat keselamatan kerja ditetapkan melalui peraturan perundangan salah satunya persyaratan untuk mencegah terkena aliran listrik. ijin operasi pemakaian lift berlaku selama : 2 (dua) tahun dan dapat diperbaharui kembali 3 (tiga) tahun dan dapat diperbaharui kembali 5 (lima) tahun dan dapat diperbaharui kembali Tidak ada yang benar 36. Badan pengusahaan listrik Pengawasan instalasi penyalur petir diatur berdasarkan : a. Jawaban a dan c benar Instalasi penyalur petir secara umum harus memenuhi persyaratan : a.d. Instansi yang memberlakukan PUIL c. 35. Teratur. Jawaban diatas tidak ada yang benar Instansi yang berwenang menurut PUIL 2000 adalah : a.04/Men/1985 d.Per. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.04/Men/1987 c. 39. Semua jawaban benar Perancah (Scaffolding) dipakai harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : a. 40.01/Men/1979 Perancah (Scaffolding) merupakan bangunan peralatan yang dibuat sementara yang berguna untuk : a. Ketahanan mekanis c. Badan Standar Indonesia d. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Lembaga yang memuat PUIL b. apabila tingginya lebih dari 2 (dua) meter d. Penyangga bahan c. Kapasitas angkut lift tidak dicantumkan dan dipasang dalam kereta b. d. 37. Kapasitas angkut lift dicantumkan dan dipasang dalam kereta d. Penyangga tenaga kerja b. samara dan Praktis c. 33. . Teratur.Per. Acak.

1 tahun 1970 ? Siapa yang melakukan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan Undang – undang No. 4.KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI PENYELENGGARA EVALUASI DAN PENUNJUKKAN AHLI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI. 2. Jawab pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! : Komprehensif : Tim Evaluasi Calon Ahli K3 Umum Jawablah dengan singkat dan jelas ! 1. 2. 3. 1 tahun 1970. UJIAN CALON AHLI K3 UMUM (ESSAY) Mata Ujian Penguji Petunjuk Umum 1. Bacalah dengan teliti sebelum Saudara memberikan jawaban. 1 tahun 1970 dan sebutkan peraturan Menterinya ? dan jelaskan pula mekanisme pengawasan terhadap ditaatinya Undang – undang No. Uraikan latar belakang dikeluarkannya Undang – undang No. 5. Bekerjalah sendiri dengan tertib. yang dilakukan oleh Ahli K3 Umum di tempat kerja / Perusahaan ? . Teliti kembali semua jawaban Saudara sebelum diserahkan kepada Pengawas Ujian. Nomor ujian berdasarkan Nomor Daftar Hadir Tulis Nomor Ujian dan Nama serta lokasi bekerja di sudut kanan atas pada lembar jawaban. 7. 6. Dilarang membuka buku atau catatan.

Jelaskan dan beri contoh beberapa factor lingkungan kerja yang mempengaruhi kesehatan seseorang dalam melakukan pekerjaan ! Terutama yang berada di Perusahaan saudara ! Jelaskan apa yang dimaksud dengan : a. 19. 14. 16. Sebutkan kewajiban pengurus sebagaimana diatur dalam UU No. Kecelakaan Kerja? b. 10. 1 tahun 1970 ! Sebutkan Hak dan Kewajiban tenaga kerja sebagaimana diatur dalam Undang – undang No. 12.pesawat yang tergolong pesawat uap menurut peraturan perundangan yang saudara maksud ? Sebutkan kejadian atau peristiwa yang termasuk kategori kecelakaan kerja menurut Permen No. 20. 8. . 11. Penyakit akibat kerja ? Saudara sebagai Ahli K3 Umum di Perusahaan. 1 tahun 1970 ! Jelaskan nama Peraturan Perundangan yang merupakan landasan Hukum pengawasan Pesawat Uap di Indonesia ? Jelaskan pula nama pesawat. Mengapa seorang operator suatu peralatan / pesawat yang membahayakan dalam mengoperasikan harus mendapat lisensi dari Depnaker ? Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstruksi bangunan ! Mengapa tenaga kerja yang akan dipekerjakan di perusahaan saudara harus dilakukan pemeriksaan awal dan berkala baik fisik maupun mental ! Sebutkan ruang lingkup pengawasan kesehatan kerja dan lingkungan kerja ! Sebutkan ruang lingkup pengawasan mekanik ! Sebutkan sumber – sumber bahaya yang terdapat di perusahaan saudara khususnya di bidang Mekanik. Pertanyaannya : Jelaskan langkah – langkah saudara dalam melakukan investigasi kecelakaan kerja di Perusahaan saudara. 15. 13. 03/men/1998. 6. 18. 9. 7.3. 4. 17. Pesawat uap dan Bejana tekan ! Bagaimana cara menanggulangi dan memadamkan terjadinya kebakaran baik secara teoritis maupun praktek di perusahaan saudara ? Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang instalasi listrik dan penanggulangan kebakaran ! Mengapa instalasi listrik di perusahaan saudara dilakukan pemeriksaan dan pengujian oleh Pegawai Pengawas /Ahli K3 Spesialis ! Jelaskan 5 (lima) prinsip dasar SMK3 ? dan sebutkan peraturan Perundang-undangan sebagai landasan hukum yang mewajibkan setiap Perusahaan menerapkan SMK3 ! Sebutkan tugas dan kewajiban Ahli K3 Umum ! 5. salah satu tugasnya adalah melakukan Investigasi (Pemeriksaan dan Penyelidikan) terhadap terjadinya Kecelakaan Kerja.

Sebutkan potensi bahaya listrik ? Jelaskan pengendalian potensi bahaya listrik ? Sebutkan dan jelaskan potensi bahaya petir ? Jelaskan kewajiban pemilik pesawat lift untuk menjamin keamanan penggunaannya ? Sebutkan dan jelaskan kewajiban pengurus / pimpinan dalam rangka mencegah. pesawat uap & bejana tekan ! Mata Ujian Penguji : : Komprehensif K3 LISTRIK. 5. KEBAKARAN Team Evaluasi Calon Ahli K3 Umum 31 32 33 34 35 1. apabila seorang pekerja yang bekerja pada lingkungan kerja dengan tingkat resistensi tetapi tidak dilakukan pemeriksaan kerja tahunan Jelaskan dan beri contoh beberapa faktor lingkungan kerja yang mempengaruhi kesehatan seseorang dalam melakukan pekerjaan ? terutama yang berada di perusahaan saudara ? Jelaskan nama peraturan perundangan yang merupakan landasan hukum pengawasan pesawat uap di Indonesia. 3. 2.21. Jelaskan pula nama pesawat-pesawat yang tergolong pesawat uap menurut peraturan perundang-undangan yang Saudara maksud ? Mengapa seorang operator suatu peralatan / pesawat yang membahayakan dalam pengoperasian harus mendapatkan lisensi dari Depnakertrans ? Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstruksi bangunan ? Mengapa tenaga kerja yang dipekerjakan di perusahaan saudara harus dilakukan pemeriksaan awal dan berkala baik fisik maupun mental ? Sebutkan ruang lingkup pengawasan kesehatan kerja dan lingkungan kerja ! Sebutkan sumber-sumber bahaya yang terdapat di perusahaan saudara khususnya dibidang mekanik. mengurangi dan memadamkan kebakaran ? . 03/men/1982 Bagaimana pendapat saudara. 4. 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Jelaskan tugas dan fungsi P2K3 ? dan sebutkan landasan hukum pembentukan P2K3 ! Apa pendapat saudara apabila ditempat kerja tidak melaksanakan P3K di tempat kerja Jelaskan bahwa pemberian makanan bagi tenaga kerja melalui penyelenggara makanan di tempat kerja akan meningkatkan kesehatan dan produktivitas ! Apa manfaat pemeriksaan kesehatan sebelum kerja bagi perusahaan ? Apa manfaat pemeriksaan kesehatan tenaga kerja berkala bagi perusahaan ? Jelaskan perbedaan penyakit akibat kerja dengan penyakit akibat hubungan kerja (Work Related Diseate) ! Jelaskan bagaimana cara penyelenggara pelayanan kesehatan kerja sesuai Per No.

Pesawat Angkat dan angkut ? 3. Setiap sumber produksi perlu dipakai digunakan secara aman dan efisien d. 5. 2. Latar belakang dikeluarkannya UU No. Bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan dalam pekerjaannya. UJIAN CALON AHLI K3 UMUM SOAL DAN JAWABAN UJIAN KOPREHENSIF 1. 1 Tahun 1970 adalah : a. untuk meningkatkan kesejahteraannya dan produktivitasnya secara nasional b. Jelaskan mekanisme untuk mendapatkan pengesahaan salah satu obyek pengawasan k3 mekanik yang direntral kan antar provinsi ? Jelaskan mekanisme sertifikasi bagi operator a. Jelaskan pula nama pesawat – pesawat yang tergolong pesawat uap menurut peraturan perundangan yang saudara maksud ? Mengapa seorang orang suatu peralatan pesawat yang membahayakan pengoperasiannya harus dapat lisensi dari kementerian tenaga kerja dan transmigrasi ? Jelaskan ruang lingkup pengawasan norma keselamatan dan kesehatan kerja mekanik ? Jelaskan ruang lingkup pengawasan norma ruang lingkup pengawasan k3 pesawat uap dan bejana tekan ? dalam 4. melalui penerbitan norma-norma Kesehatan Kerja . Setiap orang lain ditempat kerja perlu terjamin kesehatannya c. Jelaskan nama peraturan perundangan yang merupakan landasan hukum pengawasan pesawat uap di indonesia.6 Jelaskan ruang lingkup pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang instalasi listrik dan penanggulangan kebakaran ? Mata Ujian Penguji : : Komprehensif MEKANIK PUBT Team Evaluasi Calon Ahli K3 Umum 1. 6. Bahwa untuk itu perlu didayaupayakan untuk membina perlindungan kerja. KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI PENYELENGGARA EVALUASI DAN PENUNJUKKAN AHLI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI. Pesawat Uap ? b.

semua syarat K3 diwajibkan. Pengawasan langsung oleh Pegawai K3 dan ahli K3 c. d. b. . pemakaian. c. 1 Tahun 1970 adalah : a. 8. perawatan sampai pembongkaran Tenaga kerja wajib diperiksakan kesehatannya untuk mengetahui kondisi / derajatkesehatannya dikaitkan dengan jenis pekerjaan yang akan dihadapi. perawatan dan pembongkaran. penggunaan.2. Pengajuan permohonan tertulis ke Menakertrans dan pimpinan perusahaan b. dll dilakukan pengawasan dari saat perencanaan. Pemanas air. Keputusan penunjukan berkala 3 tahun dan dapat diperpanjang masa berlakunya Yang dimaksud pesawat uap menurut UU Uap tahun 1930 adalah : a. forklift. e. 2 Tahun 1992 adalah : a. 7. Ketentuan pelaksanaannya tercantum dalam :  Peraturan Menaker No. kecuali UU ini disemua peraturan pelaksanaannya b. d. Peraturan Uap 1930 (Stoom Vevordening 1930) Ruang Lingkup K3 Konstruksi Bangunan adalah : obyek konstruksi bangunan dan tahapan perencanaan. 6. Yang melakukan pengawasan K3 menurut UU No. Peraturan perundangan yang mengatur pesawat uap adalah : a. UU Uap 1930 (Stoom Ordonantie 1930) b. 4. c. 9. pembuatan. Secara tertulis menempatkan dalam tempat kerja yang dipimpinnya. Pengering Uap. Memasang ditempat kerjanya semua gambar K3 yang diwajibkan dan bahan pembinaan lainnya c. Pengawas Umum oleh Direktur b. pembuatan. b. Bejana Uap Kewajiban Pengurus menurut UU No. 1 Tahun 1970 (pasal 14) adalah : a. Penguap. 1 Tahun 1970 (Pasal 12) adalah Memberi keterangan yang benar bila diminta oleh pegawai pengawas atau ahli K3 Memahami APP yang diwajibkan Memenuhi dan mentaati semua syarat-syarat K3 Meminta kepada pengurus untuk melengkapi syarat K3 yang diwajibkan Menyatakan keberatan bekerja di tempat berbahaya bila tidak dilengkapi dengan syarat K3 3. 2/M/1992 Prosedur pengangkatan ahli K3 sesuai ketentuan Permenaker No. 3/M/1978  Peraturan Menaker No. Lulus ujian dari TIM penguji / seleksi yang dibentuk Menakertrans d. pesawat tenaga dan produksi. Menyediakan secara cuma-cuma semau alat pelindung diri ditempat kerja yang dipimpinnya Hak : a. dst c. Permohonan tersebut dilampiri :  Daftar riwayat hidup  Surat pengalaman kerja  Surat keterangan dokter  Surat berkelakuan baik. agar tidak terjadi kecelakaan kerja. 10. 5. Ruang lingkup pengawasan K3 mekanik adalah : semua obyek K3 mekanik seperti crane. dan Kewajiban tenaga kerja menurut UU No.

Instalasi Listrik perlu diperiksa dan diuji sebab : a. peledakan bejana bertekanan. 13 Tahun 2003 pasal 87 ayat (1) dan ayat (2) Tugas dan kewajiban ahli K3 umum menurut permenaker No. Memberikan laporan kegiatannya kepada Menaker / Pejabat yang ditunjuk sebagai berikut : 16. Memabantu mengawasi pelaksanaan peraturan K3 b. terkena semprotan air panas. tahap perencanaan. Secara praktek adalah : Memadamkan api selalu awali mungkin dengan pesawat pemadam api yang sesuai jenisnya (A. 1. Untuk pesawat uap. dll Cara menanggulangi dan memadamkan terjadinya kebakaran : a. Per 2/M/92 adalah : a. sentuh tidak langsung dan bahaya thermik / kebakaran b. pecahnya gergaji bulat. Landasan hukum SMK3 adalah : UU No. pecahnya pipa uap. peledakan pesawat uap.B. untuk dikoreksi segera bila ada penyimpangan c. Ketentuan yang diacu adalah :  UU No. 75/M/2002  PUIL 2000  Kepmenakertrans No. 14.11. Penerapan 4. perawatan dan pembongkaran 12. 1 Tahun 1970  Kepmenakertrans No. dll c. jenis bahan yang terbakar dan jenis pemadam yang digunakan Ruang lingkup pengawas K3 Listrik meliputi :  Pembangkitan  Distribusi  Penyaluran  Pemakaian Adapun tahap pengawas pelaksanaannya dimulai dari pemasangan. Tinjauan ulang dan peningkatan oleh pihak management b. 15. Pengukuran dan evaluasi 5. 311/ M/BW/2003 5 (lima) Perijinan dasar SMK3 adalah : a. Sumber bahaya pada obyek mekanik diantaranya adalah : a. Secara teori adalah :  Memutus rantai segi tiga api  Membuat pengurangan kadar oxygen  Menjauhkan benda terbuka dari api  Mengisolasi sumber api  Dll b. terlihat astransmisi. pemakaian. Pemeriksaan dan pengujian untuk mengetahui standart instalasi yang ada. Perencanaan 3. . Instalasi listrik memiliki potensi bahaya tinggi dalam bentuk bahaya sentuh langsung. berupa peledakan botol baja.C. Untuk pesawat mekanik berupa pecahnya batu gerenda. Untuk bejana tekan. dilakukan oleh petugas yang kompeten dan harus memperhatikan arah anginnya. 13.D). Komitmen dan kebijakan 2. peledakan las karbit b.

dll d. Tugas : P2K3 mempunyai tugas memberikan saran dan pertimbangan baik diminta maupun tidak kepada pengusaha atau pengurus mengenai masalah K3 2. Definisi Penyakit akibat kerja adalah : suatu penyakit yang disebabkan oleh pekerjaannya atau lingkungan tempat kerja. Fungsi : Untuk melaksanakan tugas P2K3 mempunyai fungsi ditempat kerjanya : a. 19. dan Wilayah Hukum Republik Indonesia Definisi Kecelakaan Kerja adalah : suatu kejadian yang tidak diduga semula dan mengacaukan proses produksi selanjutnya. Berbagai faktor yang berbahaya di tempat kerja 3. tentang pembentukan P2K3 dan tata cara perijinan AK3 Ruang lingkup pengawasan kesehatan kerja meliputi upaya kualitas secara :  Prepentif . sumber bahaya. Konatif.  Untuk ahli K3 diperusahaan 1 kali tiap 3 bulan  Untuk ahli K3 di PJK3 setiap ahri melaksanakan tugas Merahasiakan semua rahasia perusahaan / instansi yang berhubungan dengan jabatannya Tembusan laporkan disampaikan kepada :  Disnakertrans setempat  Disnakertrans Tk I setempat  Direktur Pengawas Kesehatan kerja 17. Menentukan Tindakan koreksi 3.c. Usaha. Membantu perlengkapan APD.Per 4/M/1987. 18. Membantu pimpinan perusahaan dalam menyusun kebijakan K3 / management K3 Dasar Hukum pembentukan P2K3 adalah : Peraturan No. Cara dan sikap kerja yang aman c. 20. Promatif. Mengembangkan system pengendalian bahaya 4. . Tugas dan fungsi P2K3 adalah : 1. Menghimpun dan mengolah data b. Mengembangkan penyuluhan dan sosialisasi K3 6. kecelakaan kerja tidak mesti membawa korban. Alat pelindung diri bagi pekerja yang bersangkutan 4. Mengevaluasi cara kerja. proses dan lingkungan 2. Membantu menunjukan dan menjelaskan kepada setiap tenaga kerja tentang : 1. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan Produktivitas 2. Rehabilitatif  Pada ruang lingkup kerja dimana ada : Tenaga Kerja. Membantu pengusaha / pengurus didalam : 1. Mengevaluasi penyebab kecelakaan kerja 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful