Anda di halaman 1dari 7

Furunkel

Gejala
Nyeri

Terapi:
Jika sedikit:
antibiotik topikal
Jika banyak: gabung
dengan sistemik

DKA/DKI

DKI: Seperti rasa


terbakar, perih.
DKA: gatal, perih.

Terapi:
Sistemik : sedatif,
kortikosteroid,
antibiotika

Tanda
- Nodus
eritematosa
bentuk
kerucut
- Ditengahny
a terdapat
pustul
- Melunak
jadi abses
berisi pus
dan
jaringan
nekrotik lalu
pecah
membentuk
fistel
DD: Hidradenitis
supurative,
necrotizing
lymphangitis
DKI: bula
eritematosa
DKA: papul,
bulla,
eritem,
edem
DD:
DKI: DKA,
palmoplantar

Predileksi
Tempat yang
sering friksi
( sering
mengalami
gesekan), ex:
axila & bokong

Predisposisi
DM

Penunjang
-Pengecatan gram
-kultur bakteri

Wajah, punggung
tangan, tungkai
bwh.

DKA: bahan
kontak alergen
DKI: bahan kontak
iritan

Tes tempel (patch


test)

Topikal :
antibiotika,
kortikosteroid

Dermatitis statis

Gatal

Terapi:
Umum: istirahat,
elevasi tungkai
10, hindari
trauma.
Medikamentosa:
analgesik,
antibiotik, kompres.
Eritroderma

psoriasis,
dermatitis foto
kontak alergika
DKA: DKI,
dermatitis atopik,
dermatitis
seboroik,
psoriasis.
Varises

Edema

Purpura

Maleolus
medis

sikatriks
DD: dermatitis
kontak, dermatitis
numularis,
penyakit
schamberg

Eritema
Skuama

Terapi:
Topikal

emolien
Sistemik steroid

Tungkai

Universal

- Alergi obat &


jamu
- Penyakit kulit yg
lain
- Penyakit
sistemik
- Keganasan

& kausa
Sifilis/lues

Primer: nyeri
Sekunder: demam,
nyeri tenggorokan,
penurunan berat
badan, malaise,
anoreksia, sakit
kepala

Makula, eritem,
papul,
papuloskuamosa
DD:
Primer: herpes
genitalis,
traumatic ulcer,
fixed durg
eruption

Genital,
generalisata pada
tungkai, sekitar
bibir, pipi, faring,
laring

Penularan melalui
kontak langsung
dengan lesi yang
mengandung T.
Pallidum.

Sekunder:
pytiriasis rosea,
tinea korporis,
psoriasis gutata
akut
-

Terapi:
o Prinsip : obat
harus
bertahan
lama dalam
darah selama
10-14 hr.
Lues
kardiovaskula
r & neurolues
21 hari.

Menemukan
T. pallidum
dari
pemeriksaa
n bahan
ulkus durum
yang
diperiksa
dengan
mikroskop
lapangan
gelap atau
dengan
pengecatan
Burry/ tinta
India.
STS
(Serologic
Test for
Syphilis)
VDRL
(flokulasi) &
TPHA
(aglutinasi)

Obat pilihan
utama
adalah
Penicillin
alamiah/
sintetis. Yang
sintetis cepat
deikskresi.
o Ada 2 bentuk
Penicillin
alamiah :
- Long acting :
Benzatin
penicillin G
(2-3 minggu
dalam darah)
- Short acting :
PAM (Procain
Penicillin G in
oil Aluminium
Monostearat)
72 dalam
darah &
Procain
penicillin G in
water (24
jam dalam
darah).
Dosis obat :
- Stadium dini
Benzatin
penicillin 2,4
o

juta unit
dosis tunggal
PAM 4,8 juta
unit : hr I 2,4
juta u, hr IV
1,2 juta u, hr
VI 1,2 u.
PP in aqua
4,8 juta unit
dibagi 600
ribu unit/ hr
sebanyak 810 kali.
- Stadium
lanjut
Benzatin
penicillin 9
juta unit,
dibagi
menjadi
Minggu I 2,4
juta unit
Minggu II 2,4
juta unit
Minggu III 2,4
juta unit
PAM 1,2 juta
unit/ kali
dengan
interval 2 hr
sampai dosis
total 9 juta

unit
PPM dosis
total 10 juta
unit
Lues
kongenita
Benzatin
penicillin 50
ribu unit/ Kg
BB dosis
tunggal
PP in aqua
50.000 unit/
Kg BB/ hr
selama 10
hari bila BB 3
kg 150.000/
hr.
Terapi untuk
dini & tanda
berumur <
12 th, bila >
12 dosis
dewasa.
Bila tidak
tahan
terhadap
Penicillin bisa
diberikan
Tetrasiklin
4x500 mg/hr
15 hr utk

dini, lanjut 30
hr. Bila hamil
berikan
Eritromisin
4x5000
mg/hr
selama 15 hr
utk stad.
Dini, stad.
Lanjut 30 hr.
Chloramphen
icol bisa tapi
hematotoksik
.