Anda di halaman 1dari 18

ANALISIS PENOKOHAN DAN TEMA NOVEL CAFE

WAITING LOVE ( Dng yg rn kfi) KARYA


GIDDENS KO ( Jiubadao)

PROPOSAL SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh
gelar Sajana Sastra

ANNISAH
2012-12-0036
FAKULTAS SASTRA CINA
UNIVERSITAS DARMA PERSADA
JAKARTA
2016

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat,
rahmat serta karunia-Nya, Penulis dapat menyelesaikan proposal skripsi yang
berjudul Analisis Struktur Faktual dan Tema Novel Caf Waiting Love (
Dng yg rn kfi) Karya Giddens ( Jiubadao). Proposal ini
ditujukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memenuhi sebagian persyaratan
guna memperoleh gelar Sajana Sastra.
Penulis menyadari dalam penulisan proposal ini masih jauh dari
sempurna, dan banyak kekurangan baik dalam metode penulisan maupun dalam
pembahasan materi. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan kemampuan Penulis.
Sehingga Penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun
mudah-mudahan dikemudian hari dapat memperbaiki segala kekuranganya.
Dalam penulisan proposal ini, Penulis selalu mendapatkan bimbingan,
dorongan, serta semangat dari banyak pihak. Oleh karena itu Penulis ingin
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dosen yang terhormat,
yakni Yth. Ibu Suhadarliyah S.S, S.E, M.M selaku Dosen pembimbing, yang telah
meluangkan waktunya, tenaga dan pikirannya untuk membimbing Penulis dalam
penulisan proposal ini, selain pembimbing Penulis juga ingin mengucapkan
banyak rasa terima kasih kepada teman-teman sekelas semuanya yang telah ikut
membantu Penulis dalam menyelsesaikan Propsal ini.

Akhirnya, Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang


telah membantu penulis. dengan besar harapan semoga proposal yang ditulis oleh
Penulis ini dapat bermanfaat khususnya bagi Penulis sendiri dan umumnya bagi
pembaca.

Tangerang, 29 Februari 2016


Penulis

Annisah

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................. i


DAFTAR ISI ..............................................................................................iii
BAB 1 PENDAHULUAN
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.
I.

Latar Belakang ......................................................................... 1


Ruang Lingkup dan Batasan Permasalahan ............................. 4
Landasan Teori ......................................................................... 4
Perumusan Masalah ................................................................. 5
Tujuan Penelitian ...................................................................... 6
Manfaat Penelitian ................................................................... 6
Metode Penelitian ..................................................................... 7
Sistematika Penyusunan ........................................................... 8
Ejaan Penulisan ........................................................................ 8

LAMPIRAN ............................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................10
LAMPIRAN

12

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


Banyak batasan mengenai sastra, antara lain: (1) sastra adalah seni; (2)
satra adalah ungkapan spontan dari perasaan yang mendalam; (3) sastra adalah
ekspresi pikiran dalam bahasa, sedang yang dimaksud dengan pikiran adalah
pandangan, ide-ide, perasaan, pemikiran, dan semua keinginan mental manusia;
(4) sastra adalah inspirasi kehidupan yang dimaterikan (diwujudkan) dalam
sebuah bentuk keindahan; (5) sastra adalah semua buku yang memuat perasaan
kemanusiaan yang mendalam dan kekuatan moral dengan sentuhan kesucian
kebebasan pandangan dan bentuk yang mempesona.
Menurut Sumardjo dan Saini (1988:3), sastra adalah ungkapan pribadi
manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan
dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat
bahasa. Sedangkan karya sastra adalah suatu kegiatan kreatif sebuah karya seni.
Sastra merupakan segala sesuatu yang ditulis dan dicetak. Selain itu, karya sastra

Universitas Darma Persada

juga merupakan karya imajinatif yang dipandang lebih luas pengertiannya dari
pada karya fiksi (Wellek dan Warren, 1995:3 - 4).

Universitas Darma Persada

Salah satu bentuk karya sastra yang seringkali dianggap sebagai cerminan dari
kehidupan nyata adalah novel. sebenarnya apa sih novel itu? dalam arti luas novel adalah
cerita berbentuk prosa dalam ukuran yang luas. Ukuran yang luas disini dapat berarti cerita
dengan plot (alur) yang kompleks, karakter yang banyak, tema yang kompleks, suasana cerita
yang beragam, dan setting cerita yang beragam pula.
Melalui karya sastra seorang pengarang menyampaikan pandangannya tentang
kehidupan yang ada di sekitarnya. Seperti salah satu pengarang novel masa kini adalah
Giddens Ko (), hampir semua novel yang ia tulis adalah merupakan dari pengalaman
pribadinya sendiri. Ke Jing Teng Mulai menulis sejak tahun 1999, sudah lebih dari 50 novel
yang ia tulis dan disukai banyak pembacanya. Karyanya diadaptasi dalam bentuk komik,
film, dan game online. diantaranya karya-karyanya yang utama adalah
(Nxi nin, wmen yq zhu de nhi) You Are the Apple of My Eye,
(Gngf) Kongfu , (Shshu) Pembunuh, (Sholns d b tng rn )
Medali Perunggu Saolin Kedelapan, dan lain-lain. Pada tahun 2013 ia memenangkan
penghargaan dengan novel cina terbaik yang berjudul (Dng yg rn kfi)
Waiting Cafe Love . Pada tahun 1999, Stasiun KKCity BBS menampilkan film seri
(Gngf) Kongfu dan mulai dipublikasikan.
Dari semua novel yang Giddens tulis, saya tertarik untuk menganalisis novelnya yang
berjudul (Dng yg rn kfi) Waiting Cafe Love, karena novel ini juga
pernah difilmkan pada tahun 2014. Film yang berjudul sama dengan novelnya ini adalah film
keduanya setelah (Nxi nin, wmen yq zhu de nhi) You
Are the Apple of My Eye, sama seperti film pertamanya film (Dng yg rn
kfi) Waiting Cafe Love juga mendapatkan respon yang bagus.

Universitas Darma Persada

Tentu saja sesuatu yang wajar bagi seorang film maker yang menciptakan sebuah
karya yang berhasil meraup keuntungan besar untuk kembali mencoba kesuksesan tersebut.
Tiga tahun yang lalu Giddens Ko meraih kesuksesan besar lewat
(Nxi nin, wmen yq zhu de nhi) You Are the Apple of My Eye, dan kali ini ia
kembali dengan materi dari novel keduanya. Tidak berada di kursi sutradara memang, dan
hasil yang ia berikan juga tidak seperti kakaknya tersebut, tapi (Dng yg
rn kfi) Waiting Cafe Love berhasil memberikan tontonan yang cukup menghibur dengan
kisah cinta yang chessy dan konyol.
Novel ini bercerita tentang Si Ying ( ) seorang siswa SMA yang bekerja di
sebuah kafe, kafe ini memiliki nama yang unik yaitu (Dng yg rn kfi)
Waiting Cafe Love. Di kafe ini lah semua bermula, Kafe ini mempunyai bartender yang
sangat handal Abusi () ia bisa meracik semua jenis kopi sesuai keinginan pelanggan.
Ternyata Abusi () adalah seorang lesbian, ia menggunakan nama Abusi () dari
seorang Penyihir dalam film Harry Potter yaitu Albus Dumbledore, karena ia bisa meracikan
kopi apa saja seperti seorang penyihir, jadi ia menggunakan nama Lesbinya Abusi ().
Di cafe ini juga ada seorang pelanggan pria yang sering datang ke cafe ia adalah Ze
yu ( ) seorang pria tampan yang membuat Siying ( ) jatuh cinta padanya, tapi
Siying ( ) hanya sekedar suka Pada Zeyu ( ), karena Zeyu ( ) sudah memiliki
pacar, kemudian Si ying ( ) secara tidak sengaja bertemu dengan A Tuo ( ) seorang
senior di Universitas Tsing Hua, A tuo ( ) terkenal dengan cerita legendarisnya, banyak
cerita yang mengatakan dulu A tuo ( ) pernah memiliki pacar, namun pacarnya direbut
oleh soeorang lesbian, tapi sebenarnya adalah pacar A tuo ( ) menjadi seorang lesbian
dan pergi meninggalkannya. Diakhir cerita Siying ( ) Jatuh Cinta Pada A tuo ( ),
Universitas Darma Persada

namun sayangnya saat Siying ( ) menyadari ia menyukai A tuo ( ), A tuo ( )


sudah pergi keliling dunia. Dan juga Bos wanita () pemilik cafe yang selalu duduk
termenung sendrian didekat jendela dan selalu menaruh 2 cangkir kopi Racikan special bos
wanita diatas mejanya, menunggu seseorang yang datang membeli kopinya dan berbicara
padanya.

1.2 Ruang Lingkup dan Batasan Permasalahan


Batasan masalah dalam penelitian novel caf waiting love ( Dng yg
rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao) ini yaitu penuis hanya akan membahas
tentang penokohan dan tema nya saja serta unsur unsur intrinsik lainnya yang berhubungan
dengan penokohan dan tema dalam caf waiting love ( Dng yg rn kfi)
karya Giddens Ko ( jiubadao).

1.3 Landasan Teori


Dalam meneliti penokohan dan tema novel caf waiting love ( Dng
yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao) ini, penulis berlandaskan pada teori
struktural atau strukturaliasme.
Dalam buku Metode Penelitian Satra sebuah penjelajahan awal yang disusun oleh
Prof. Dr. Fraruk Strukturalisme adalah sebuah paham, sebuah keyakinan, bahwa segala
sesuatu yang ada dalam dunia ini mempunyai struktur, bekerja secara struktural. Terence
Hawkes (1997) mendefiniskannya sebagai pada dasarnya sebuah cara berpikir tentang dunia
yang terutama mengikatkan diri pada persepsi dan deskripsi mengenai struktur itu. Sesuai
dengan apa yang didefinisiksan oleh Jean Piaget, Struktur adalah tatanan entitas entitas
yang secara mendasar mewujudan tiga gagasan yang fundamental, yaitu (a) gagasan
Universitas Darma Persada

10

mengenai keseluruhan, (b) gagasan mengenai transformasi, dan (c) gagasan mengenai
regulasi diri.
Dalam buku Pengantar ilmu sastra yang diterjemahkan oleh Dick Hartoko pengertian
struktur pada pokoknya berarti bahwa sebuah karya atau peristiwa di dalam masyarakat
menjadi suatu keseluruhan karena ada relasi timbal balik antara bagian bagiannya dan
antara bagian dan keseluruhannya. Hubungan itu tidak hanya bersifat positif, seperti
kemiripan dan keselarasan, melainkan juga negatif, seperti misalnya pertentangan dengan
konflik. Selain itu ditandaskan bahwa suatu kesatuan struktural mencangkup setiap bagian
dan sebaliknya bahwa setiap bagian menunjukkan kepada seluruhan ini dan bukan yang lain.
Pengertian tentang struktur ini menyebabkan kaum strukturalis mementingkan relasi relasi
yang terdapat antara berbagai lapisan yang kita dapati dalam sebuah karya sastra.

1.4 Perumusan Masalah


Topik yang akan penulis bahas dalam skripsi ini adalah menganalisa penokohan dan
tema dalam novel caf waiting love ( Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko (
jiubadao), kisah ini cukup menarik untuk dianalisa karena memiliki karakter tokoh
tokoh yang unik, dan memiliki tema yang menrik untuk dibahas. Berdasarkan hal tersebut ,
rumusan masalah yang akan dibahas didalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimanakah karakter tokoh utama dalam novel caf waiting love (
Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao)?
2. Bagaimana teknik teknik penokohan yang digunakan penulis dalam novel caf
waiting love ( Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko (
jiubadao) ?
3. Bagaimana jenis jenis tokoh dalam novel caf waiting love (
Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao)?

Universitas Darma Persada

11

4. Apa tema yang menjadi dasar pembuatan novel caf waiting love (
Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao)?

1.5 Tujuan Penulisan


Tujuan penulis meneliti penokohan dan tema novel caf waiting love (
Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao) ini adalah utuk memahami
penokohan dan temanya serta untuk memahami keterkaitan di antara unsur unsur tersebut.
Penelitian ini diharapkan berhasil dengan baik dan dapat mencapai tujuan penelitian
secara maksimal, serta mampu menghasilkan laporan yang sistematis dan bermanfaat.
Adapun manfaat penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan mengenai studi atau
analisis karya sastra.

1.6 Manfaat Penelitian


Penulis berharap penelitian analisis penokohan dan tema novel caf waiting love (
Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao) ini dapat
memberikan pengetahuan tentang kesusatraan cina, memberikan pengetahuan mengenai hal
hal menarik yang terkandung didalam karya satra sehingga pembaca dapat mengambil nilai
nilai positif dari novel ini.

1.7 Metode Penelitian


Metode penelitian yang penulis gunakan dalam menganalisis penokohan dan tema
novel caf waiting love ( Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko (
jiubadao) ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, metode penelitian

Universitas Darma Persada

12

kepustakaan dan metode pengumpulan data. Metode pengumpulan data berupa buku novel
caf waiting love ( Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao)
sebagai sumber primer dan dukung beberapa literatur sebagai sumber kedua.
Metode penelitian kualitatif menurut Strauss dan Corbin (1997:11-13), adalah
penelitian yang menghasilkan penemuan penemuan yang tidak dapat dicapai (diperoleh)
dengan menggunakan prosedur prosedur statistik atau cara - cara lain dari kuantifikasi
(pengukuran). Sedangkan menurut Bogdan dan Taylr (1992:21-22) penelitian kualitatif
diartikan sebagai salah satu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa
ucapan atau tulisan san perilaku orang orang yang diamati.
Metode penelitian kepustakaan menurut Jusuf Soewadi, MA dalam bukunya
Pengantar Metode penelitian (2012:36) adalah penelitian yang dilakukan di kepustakaan.
Artinya bahwa data data yang digunakan untuk menguji hipotesis dikumpulkan dari
kepustakaan, yakni dari hasil membaca buku buku, majalah, naskah naskah, catatan
catatan, atau dari dokumen dokumen.

1.8 Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan ini disusun menjadi empat bab. Bab satu merupakan
pendahuluan yang berisi latar belakang masalah, batasan permasalahan, landasan teori,
perumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penelitian, metode penelitian, sistematika
penulisan, dan ejaan penulisan. Bab dua berisi riwayat hidup Giddens Ko , karya karya
Giddens ko, dan pendapat - pendapat kritikus sastra terhadap novel caf waiting love (
Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao). Bab tiga berisi
pembahasan mengenai penokohan dan tema novel caf waiting love ( Dng
Universitas Darma Persada

13

yg rn kfi) karya Giddens Ko ( jiubadao). Bab empat merupakan kesimpulan dari


seluruh bab dalam penelitian ini, penulis menyimpulkan tema yang terkadung dalam novel
caf waiting love ( Dng yg rn kfi) karya Giddens Ko (
jiubadao). Kemudian bab ini dilanjutkan dengan daftar pustaka yang dapat menjadi referensi
pembaca guna mencari tahu lebih dalam mengenai sumber yang digunakan dalam penelitian
ini.
1.9 Ejaan Penulisan
Dalam skripsi ini penulis menggunakan ejaan Hny Pnyn (, arti harafiah:
"bunyi bersama bahasa") atau sering disingkat Pnyn (, arti harafiah: "bunyi bersama")
dalam bahasa Mandarin adalah sistem romanisasi (notasi fonetis dan alih aksara ke aksara
Latin) untuk bahasa Mandarin yang digunakan di Republik Rakyat Tiongkok, Taiwan,
Malaysia, dan Singapura.
Pinyin disetujui penggunaannya pada tahun 1958 dan selanjutnya diadopsi pada tahun
1979 oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok. Sistem ini menggantikan sistem alih aksara
lama seperti Wade-Giles (1859; dimodifikasi pada 1912) dan Bopomofo.
Sejak saat itu, Hanyu Pinyin telah diterima sebagai sistem alih aksara utama untuk
bahasa Mandarin di dunia. Pada tahun 1979, Organisasi Internasional untuk Standardisasi
(ISO) mengadopsi Hanyu Pinyin sebagai standar romanisasi untuk bahasa Mandarin. Sistem
ini diadopsi sebagai standar resmi di Taiwan pada tahun 2009 yang umumnya disebut sebagai
Sistem Fonetis Baru.
1.10

Jadwal Peneltian
Jadwal Penelitian terlampir.

Universitas Darma Persada

14

Universitas Darma Persada

DAFTAR PUSTAKA

Buku Referensi
Sumardjo, Jakob dan Saini K.M.. 1997. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta 1991:
Gramedia Pustaka Utama.
Alfian Rokhmansyah, S.S., M.Hum, Studi dan Pengkajian Sastra Perkenalan Awal
Terhadap Ilmu Sastra, Yogyakarta 2014
Andri Wicaksono, M.Pd, Pengkajia Prosa Fiksi, Jakarta 2014
Dr. Suwardi Endraswara, M.HUM. Metodologi Peneltian Sastra.
Fitri Rahmawati, S.Pd. Panduan Wajib EYD, Jakarta ,E-prim
Zheng Enbo, Zheng Qiulei. Penerjemah Xiang Jing, Chinese Culture Art Series
CHINESE LITERATURE, Beijing 1999:Culture art publishing House.
Gondomono, Manusia dan Kebudayaan Han, Jakarta 2013
Septiawan Santana K, Menulis Ilmiah Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Kedua
Jakarta 2010.
Prof. Dr. Faruk, Metode Penelitian Sastra Sebuah Penjelasan Awal, Yogyakarta 2012.
Jusuf Soewadi,MA, Pengantar Metodologi Peneltian, Jakarta 2012:Mitra wacana
media.
Jan Van Luxemburg, Mieke Bal, Willem G Weststeijn, diindonesiakan oleh Dick
Hartoko, Pengantar Ilmu Sastra, Jakarta 1989 cetakan ke 3: PT.Gramedia Pusaka Utama.

15

Universitas Darma Persada

Situs Internet :
http://www.baike.com/wiki/%E4%B9%9D%E6%8A%8A%E5%88%80
http://baike.baidu.com/view/86170.htm
http://lz.book.sohu.com/book-27246.html
http://giddens.idv.tw/story/love/waiting/219-waiting-14
https://id.wikipedia.org/wiki/Hanyu_Pinyin
http://www.baike.com/wiki/

16

Universitas Darma Persada

LAMPIRAN

Jadwal Penelitian

17

Universitas Darma Persada

Sampul Novel dan Penulis:

A. Penulis Giddens Ko

B. Sampul Novel

18

Universitas Darma Persada